wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz UAS K3

Total questions: 141

Worksheet time: 1hrs 11mins

Name
Class
Date
1.

Ekspansi K3 adalah ...

a)

Keamanan, kebersihan, dan kerja

b)

Keselamatan dan Kesehatan Kerja

c)

Pekerjaan dan Keselamatan Kerja

d)

Keamanan dan perawatan di tempat kerja

2.

Tujuan utama penerapan K3 di tempat kerja adalah ...

a)

Meningkatkan output produksi saja

b)

Memelihara keselamatan pekerja dan sumber daya produksi

c)

Meningkatkan upah pekerja

d)

Mempercepat waktu kerja

3.

Undang-undang utama yang mengatur keselamatan kerja di Indonesia adalah ...

a)

Undang-Undang No. 13 Tahun 2003

b)

Undang-Undang No. 11 Tahun 1967

c)

Undang-Undang No. 1 Tahun 1970

d)

Undang-Undang No. 32 Tahun 2009

4.

Menurut Undang-Undang No. 1 Tahun 1970, tujuan utama K3 adalah ...

a)

Mengatur jam kerja

b)

Meningkatkan produksi dan mengurangi biaya

c)

Mencegah kecelakaan kerja dan melindungi pekerja

d)

Meningkatkan jumlah pekerja

5.

Menurut ISO 45001 (2018), sistem K3 bertujuan untuk ...

a)

Mengurangi produktivitas

b)

Meningkatkan disiplin ketepatan waktu

c)

Mencegah cedera dan penyakit terkait pekerjaan

d)

Mengelola promosi pekerjaan

6.

Berdasarkan Undang-Undang No. 13 tahun 2003 pasal 87, setiap perusahaan harus ...

a)

Menerapkan sistem manajemen K3 yang terintegrasi

b)

Memberikan upah lembur

c)

Mengurangi jam kerja

d)

Menyusun laporan keuangan bulanan

7.

Faktor kemanusiaan dalam implementasi K3 menurut Moekijat (2004) berarti ...

a)

Hindari sanksi hukum

b)

Utamakan keselamatan manusia

c)

Tingkatkan keuntungan perusahaan

d)

Kurangi biaya produksi

8.

Program K3 harus dilaksanakan untuk alasan ...

a)

Kemanusiaan, ekonomi, dan hukum

b)

Produksi, ekonomi, dan disiplin

c)

Hukum, promosi, dan efisiensi

d)

Produktivitas, politik, dan sosial

9.

Salah satu kewajiban pengusaha dalam implementasi K3 adalah ...

a)

Memberikan izin kerja tambahan

b)

Menyediakan alat pelindung diri (APD)

c)

Meningkatkan jam lembur

d)

Mengurangi jumlah pekerja

10.

K3 dalam industri pertambangan bertujuan untuk ...

a)

Meningkatkan pajak daerah

b)

Mengurangi risiko kecelakaan tambang

c)

Mempercepat produksi batubara

d)

Meningkatkan jumlah peralatan berat

11.

Bahaya adalah ...

a)

Peralatan pelindung pribadi

b)

Sebuah kondisi yang berpotensi menyebabkan bahaya

c)

Tempat kerja yang nyaman

d)

Sistem pengawasan kerja

12.

Risiko adalah ...

a)

Kemungkinan dan dampak dari suatu bahaya

b)

Jumlah pekerja di area pertambangan

c)

Tingkat keuntungan perusahaan

d)

Alat pengukur suhu di tambang

13.

Bahaya fisik termasuk ...

a)

Radiasi, getaran, suhu ekstrem

b)

Virus dan bakteri

c)

Asam dan pelarut

d)

Kelelahan kerja

14.

Bahaya kimia dapat disebabkan oleh ...

a)

Pencahayaan yang buruk

b)

Debu silika dan gas beracun

c)

Hewan berbisa

d)

Postur duduk yang salah

15.

Bahaya biologis sering ditemui akibat ...

a)

Paparan ultraviolet

b)

Air yang menggenang dan mikroorganisme

c)

Suhu dingin

d)

Getaran peralatan berat

16.

Bahaya ergonomis dapat terjadi akibat ...

a)

Postur kerja yang tidak selaras dengan anatomi tubuh

b)

Penggunaan bahan kimia

c)

Gangguan listrik

d)

Radiasi elektromagnetik

17.

Contoh bahaya mekanis adalah ...

a)

Kebisingan

b)

Objek bergerak yang dapat mencubit

c)

Getaran

d)

Radiasi

18.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan pekerja termasuk, antara lain, ...

a)

Usia, nutrisi, dan lingkungan kerja

b)

Jenis kelamin dan posisi pekerjaan

c)

Kuota cuti tahunan

d)

Regulasi upah minimum

19.

Kondisi tidak aman termasuk ...

a)

Ruang kerja bising dengan pencahayaan yang tidak memadai

b)

Bekerja sesuai SOP

c)

Mengenakan PPE lengkap

d)

Menghadiri briefing keselamatan

20.

Contoh tindakan tidak aman adalah ...

a)

Melaporkan kejadian hampir celaka

b)

Mengoperasikan peralatan tanpa izin

c)

Menghadiri pelatihan K3

d)

Memakai helm keselamatan

21.

Fungsi utama dari APD adalah ...

a)

menggantikan fungsi peralatan berat

b)

Melindungi pekerja dari potensi bahaya

c)

Meningkatkan kenyamanan kerja

d)

Mengurangi jam kerja

22.

Helm keselamatan digunakan untuk melindungi ...

a)

Mata

b)

Kepala

c)

Telinga

d)

Tangan

23.

Earplugs or earmuffs are used to protect from ...

a)

Bahan kimia

b)

Kebisingan

c)

Gas beracun

d)

Radiasi

24.

Respirator digunakan untuk melindungi organ ...

a)

Penglihatan

b)

Pendengaran

c)

Pernafasan

d)

Pencernaan

25.

Sarung tangan pelindung digunakan untuk melindungi dari ...

a)

Terbakar, bahan kimia, atau benda tajam

b)

Suhu udara panas

c)

Pencahayaan yang buruk

d)

Kebisingan

26.

Sepatu keselamatan harus dipakai untuk mencegah ...

a)

Terkena tusukan atau dipukul oleh benda berat

b)

Terkena malaria

c)

Kehilangan pendengaran

d)

Kekurangan oksigen

27.

Pelindung wajah berfungsi untuk melindungi ...

a)

Kepala

b)

Wajah dan mata

c)

Punggung

d)

Kaki

28.

Sabuk pengaman atau harness digunakan untuk bekerja ...

a)

Di ketinggian

b)

Di ruang terbatas

c)

Di area berdebu

d)

Di lingkungan bising

29.

Pakaian pelindung digunakan untuk mencegah ...

a)

Paparan terhadap bahan kimia atau panas

b)

Kelelahan kerja

c)

Kebisingan

d)

Gizi yang buruk

30.

Tanda keselamatan di area pertambangan berfungsi untuk ...

a)

Mendekorasi area kerja

b)

Memberikan informasi bahaya

c)

Promosi perusahaan

d)

Mengatur waktu kerja

31.

Frequency Rate (FR) shows ...

a)

Tingkat keparahan kecelakaan

b)

Frekuensi kejadian kecelakaan

c)

Nilai ekonomi proyek

d)

Tingkat kebersihan tempat kerja

32.

Severity Rate (SR) shows ...

a)

Jumlah pekerja

b)

Jumlah hari kerja yang hilang akibat kecelakaan

c)

Jumlah jam lembur

d)

Nilai produksi tambang

33.

Incident Rate (IR) measures ...

a)

Total incidents relative to total workers

b)

Total mine production

c)

Number of damaged PPE

d)

Number of new workers

34.

Jika FR dan SR keduanya tinggi, itu berarti ...

a)

OHS beroperasi secara efektif

b)

Sistem manajemen OHS tidak efektif

c)

Produksi meningkat

d)

Risiko rendah

35.

Model piramida kecelakaan Heinrich menunjukkan bahwa ...

a)

Kecelakaan fatal lebih sedikit dibandingkan dengan hampir celaka

b)

Semua kecelakaan memiliki tingkat keparahan yang sama

c)

Hampir celaka tidak perlu dilaporkan

d)

Statistik tidak berpengaruh pada K3

36.

"Near miss" berarti ...

a)

Kecelakaan serius

b)

Peristiwa hampir kecelakaan tanpa korban

c)

Kecelakaan dengan kerusakan besar

d)

Laporan tahunan

37.

Analisis akar penyebab dapat dilakukan menggunakan metode ...

a)

Diagram Fishbone (Ishikawa)

b)

Diagram Pareto

c)

Analisis SWOT

d)

Diagram batang

38.

Faktor utama yang menyebabkan kecelakaan kerja termasuk ...

a)

Manusia, Mesin, Metode, Material, Lingkungan

b)

Gaji, Promosi, Posisi, Lembur

c)

Usia, Jenis Kelamin, Tipe pekerjaan, Lokasi kerja

d)

Target, Proyek, Kontrak

39.

Salah satu tujuan dari statistik kecelakaan adalah ...

a)

Mengidentifikasi tren dan pola kecelakaan

b)

Meningkatkan biaya proyek

c)

Meningkatkan jam kerja

d)

Mengurangi laporan keselamatan

40.

Analisis tren kecelakaan digunakan untuk ...

a)

Menilai efektivitas program K3

b)

Menghitung keuntungan perusahaan

c)

Membuat jadwal kerja

d)

Menentukan struktur organisasi

41.

Identifikasi bahaya dilakukan untuk ...

a)

Mencatat data gaji karyawan

b)

Mengenali potensi bahaya sebelum menyebabkan kecelakaan

c)

Mengatur shift kerja

d)

Menghitung biaya produksi

42.

HIRADC adalah singkatan dari ...

a)

Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko dan Menentukan Kontrol

b)

Pemeriksaan Kesehatan, Audit Risiko dan Kontrol Kerusakan

c)

Informasi Bahaya dan Kontrol Departemen Penyelamatan

d)

Klasifikasi Risiko Tinggi dan Bahaya

43.

Stage pertama dalam HIRADC adalah ...

a)

Menilai risiko

b)

Identifikasi potensi bahaya

c)

Menentukan kontrol

d)

Melakukan audit

44.

Hierarki pengendalian risiko dimulai dengan ...

a)

Penghapusan

b)

Administrasi

c)

Substitusi

d)

APD

45.

Contoh dari eliminasi adalah ...

a)

Menghapus bahan berbahaya dari proses kerja

b)

Meningkatkan jam kerja

c)

Memberikan bonus

d)

Memperbarui PPE

46.

Substitusi berarti ...

a)

Mengganti zat berbahaya dengan yang lebih aman

b)

Menghilangkan semua alat kerja

c)

Memindahkan pekerja

d)

Mengurangi produksi

47.

Contoh dari kontrol rekayasa adalah ...

a)

Memasang ventilasi dan sensor otomatis

b)

Mengganti shift kerja

c)

Pelatihan pekerja

d)

Menggunakan masker

48.

Pengendalian administratif dilakukan melalui ...

a)

Rotasi pekerjaan dan SOP

b)

Merancang ulang alat

c)

Penggunaan APD

d)

Memasang alarm

49.

Penggunaan APD termasuk dalam ...

a)

Kontrol akhir (garis pertahanan terakhir)

b)

Kontrol administratif

c)

Penghapusan bahaya

d)

Substitusi

50.

Prinsip utama dari budaya keselamatan adalah ...

a)

Komitmen, komunikasi, dan pelaporan terbuka

b)

Menyembunyikan insiden

c)

Meningkatkan lembur

d)

Mengurangi pelaporan near-miss

51.

Induksi keselamatan diberikan kepada ...

a)

Semua pekerja baru dan tamu

b)

Hanya pengawas

c)

Operator peralatan berat

d)

Hanya kontraktor

52.

Safety talk is conducted ...

a)

At the start of every work shift

b)

At the end of every month

c)

Every year

d)

After an accident occurs

53.

Tujuan dari patroli keselamatan adalah ...

a)

Memastikan area kerja aman dan mematuhi standar OHS

b)

Menghukum pekerja yang terlambat

c)

Mengatur jadwal kerja

d)

Mengumpulkan data keuangan

54.

Simulasi respons darurat bertujuan untuk ...

a)

Melatih respons terhadap keadaan darurat

b)

Meningkatkan efisiensi kerja

c)

Meningkatkan keuntungan

d)

Menghemat waktu

55.

Program penghargaan dan hukuman untuk OHS bertujuan untuk ...

a)

Meningkatkan disiplin dan budaya keselamatan

b)

Memberikan hadiah produksi

c)

Mengurangi jam kerja

d)

Menambah beban kerja

56.

Audit OHS internal dilakukan oleh ...

a)

Tim OHS perusahaan

b)

Pemerintah

57.

Dalam kesehatan dan keselamatan kerja (K3), audit eksternal dilakukan oleh ...

a)

Instansi pemerintah atau auditor independen

b)

Pengawas tambang

c)

Operator alat berat

d)

Mahasiswa magang

58.

Salah satu indikator dari program K3 yang sukses adalah ...

a)

Menurunnya Tingkat Frekuensi (FR) dan Tingkat Keparahan (SR) dari tahun ke tahun

b)

Peningkatan produksi

c)

Jumlah laporan kecelakaan yang tinggi

d)

Lebih banyak jam lembur

59.

Pekerja yang secara aktif melaporkan potensi bahaya mencerminkan ...

a)

Budaya keselamatan yang kuat

b)

Disiplin yang buruk

c)

Pelatihan yang tidak memadai

d)

Kekurangan loyalitas terhadap perusahaan

60.

“Zero Accident” dapat dicapai jika ...

a)

Semua potensi bahaya diidentifikasi dan dikendalikan

b)

Semua pekerja bekerja lembur

c)

Produksi dihentikan sepenuhnya

d)

Tidak ada laporan near-miss

61.

Pilih Benar atau Salah: K3 hanya bertujuan untuk meningkatkan produktivitas perusahaan.

a)

Benar

b)

Salah

62.

Pilih Benar atau Salah: Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 adalah dasar hukum utama untuk keselamatan kerja di Indonesia.

a)

Benar

b)

Salah

63.

Pilih Benar atau Salah: Undang-Undang No. 13 Tahun 2003, Pasal 87, mengatur kewajiban untuk menerapkan sistem manajemen K3.

a)

Benar

b)

Salah

64.

Pilih Benar atau Salah: ISO 45001:2018 membahas sistem manajemen kualitas perusahaan.

a)

Benar

b)

Salah

65.

Pilih Benar atau Salah: K3 adalah komponen penting dari sistem manajemen perusahaan.

a)

Benar

b)

Salah

66.

Pilih Benar atau Salah: Implementasi K3 adalah tanggung jawab pekerja semata, bukan majikan.

a)

Benar

b)

Salah

67.

Pilih Benar atau Salah: Faktor manusia adalah salah satu alasan utama untuk implementasi K3.

a)

Benar

b)

Salah

68.

Pilih Benar atau Salah: Kecelakaan di tempat kerja tidak dapat dicegah karena itu adalah takdir.

a)

Benar

b)

Salah

69.

Pilih Benar atau Salah: Kewajiban perusahaan adalah menyediakan alat pelindung diri (APD) untuk pekerja.

a)

Benar

b)

Salah

70.

Pilih Benar atau Salah: Program K3 dapat mengurangi biaya yang diakibatkan oleh kecelakaan kerja.

a)

Benar

b)

Salah

71.

Pilih Benar atau Salah: Sebuah bahaya adalah kondisi yang aman bagi pekerja.

a)

Benar

b)

Salah

72.

Pilih Benar atau Salah: Risiko sama dengan produk dari probabilitas dan dampak dari bahaya.

a)

Benar

b)

Salah

73.

Pilih Benar atau Salah: Bahaya fisik termasuk kebisingan, getaran, dan pencahayaan yang buruk.

a)

Benar

b)

Salah

74.

Pilih Benar atau Salah: Bahaya kimia tidak mempengaruhi kesehatan pekerja.

a)

Benar

b)

Salah

75.

Pilih Benar atau Salah: Debu silika adalah jenis bahaya kimia dalam pertambangan.

a)

Benar

b)

Salah

76.

Pilih Benar atau Salah: Bahaya biologis dalam penambangan dapat disebabkan oleh genangan air dan nyamuk.

a)

Benar

b)

Salah

77.

Pilih Benar atau Salah: Bahaya ergonomis muncul dari posisi kerja yang tidak sesuai dengan anatomi tubuh.

a)

Benar

b)

Salah

78.

Pilih Benar atau Salah: Ergonomi berfokus pada hubungan manusia dengan mesin dan lingkungan mereka.

a)

Benar

b)

Salah

79.

Pilih Benar atau Salah: Bahaya mekanis termasuk terjepit, dipukul, atau terjerat oleh peralatan kerja.

a)

Benar

b)

Salah

80.

Pilih Benar atau Salah: Bahaya psikososial bukan bagian dari kategori risiko K3.

a)

Benar

b)

Salah

81.

Pilih Benar atau Salah: Fungsi utama APD adalah untuk meningkatkan kenyamanan pekerja.

a)

Benar

b)

Salah

82.

Pilih Benar atau Salah: Helm keselamatan melindungi kepala dari benturan dan benda yang jatuh.

a)

Benar

b)

Salah

83.

Pilih Benar atau Salah: Kacamata pelindung melindungi mata dari percikan zat kimia.

a)

Benar

b)

Salah

84.

Pilih Benar atau Salah: Penutup telinga membantu mengurangi risiko kebisingan di tempat kerja.

a)

Benar

b)

Salah

85.

Pilih Benar atau Salah: Respirator tidak diperlukan di tambang bawah tanah.

a)

Benar

b)

Salah

86.

Pilih Benar atau Salah: Sarung tangan melindungi terhadap panas, bahan kimia, dan gesekan.

a)

Benar

b)

Salah

87.

Pilih Benar atau Salah: Sepatu keselamatan hanya digunakan di laboratorium.

a)

Benar

b)

Salah

88.

Pilih Benar atau Salah: Pelindung wajah melindungi wajah dan mata.

a)

Benar

b)

Salah

89.

Pilih Benar atau Salah: Sebuah harness atau sabuk keselamatan digunakan untuk bekerja di ketinggian.

a)

Benar

b)

Salah

90.

Pilih Benar atau Salah: Pakaian pelindung berfungsi untuk meningkatkan gaya seorang pekerja.

a)

Benar

b)

Salah

91.

Pilih Benar atau Salah: Frequency Rate (FR) menunjukkan seberapa sering kecelakaan terjadi.

a)

Benar

b)

Salah

92.

Pilih Benar atau Salah: Severity Rate (SR) menunjukkan jumlah hari kerja yang hilang akibat kecelakaan.

a)

Benar

b)

Salah

93.

Pilih Benar atau Salah: Tingkat Insiden (IR) mengukur total insiden relatif terhadap jumlah pekerja.

a)

Benar

b)

Salah

94.

Pilih Benar atau Salah: FR yang tinggi berarti sistem K3 sangat baik.

a)

Benar

b)

Salah

95.

Pilih Benar atau Salah: SR yang tinggi menunjukkan kecelakaan kecil.

a)

Benar

b)

Salah

96.

Pilih Benar atau Salah: Jika FR dan SR keduanya tinggi, sistem K3 perlu perbaikan.

a)

Benar

b)

Salah

97.

Pilih Benar atau Salah: Near misses tidak perlu dilaporkan karena tidak menyebabkan kerugian.

a)

Benar

b)

Salah

98.

Pilih Benar atau Salah: Model piramida Heinrich menggambarkan rasio antara hampir celaka dan kecelakaan fatal.

a)

Benar

b)

Salah

99.

Pilih Benar atau Salah: Analisis akar penyebab kecelakaan dapat menggunakan Diagram Fishbone.

a)

Benar

b)

Salah

100.

Pilih Benar atau Salah: Faktor-faktor "Manusia, Mesin, Metode, Material, Lingkungan" digunakan dalam analisis kecelakaan.

a)

Benar

b)

Salah

101.

Pilih Benar atau Salah: Identifikasi bahaya dilakukan setelah kecelakaan terjadi.

a)

Benar

b)

Salah

102.

Pilih Benar atau Salah: HIRADC adalah metode untuk identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko.

a)

Benar

b)

Salah

103.

Pilih Benar atau Salah: Langkah pertama dalam HIRADC adalah menentukan risiko.

a)

Benar

b)

Salah

104.

Pilih Benar atau Salah: Eliminasi berarti menghapus sumber bahaya dari proses kerja.

a)

Benar

b)

Salah

105.

Pilih Benar atau Salah: Substitusi berarti mengganti bahan berbahaya dengan yang lebih aman.

a)

Benar

b)

Salah

106.

Pilih Benar atau Salah: Kontrol rekayasa termasuk memasang ventilasi dan pelindung mesin.

a)

Benar

b)

Salah

107.

Pilih Benar atau Salah: Kontrol administratif diterapkan melalui pelatihan dan rotasi pekerjaan.

a)

Benar

b)

Salah

108.

Pilih Benar atau Salah: Menggunakan APD adalah garis pertahanan terakhir terhadap bahaya.

a)

Benar

b)

Salah

109.

Pilih Benar atau Salah: Dalam hierarki pengendalian risiko, penghapusan ditempatkan sebagai prioritas tertinggi.

a)

Benar

b)

Salah

110.

Pilih Benar atau Salah: Kontrol administratif lebih efektif daripada eliminasi.

a)

Benar

b)

Salah

111.

Pilih Benar atau Salah: Induksi keselamatan harus dihadiri oleh semua pekerja baru dan pengunjung tambang.

a)

Benar

b)

Salah

112.

Pilih Benar atau Salah: Pembicaraan keselamatan dilakukan sekali seminggu.

a)

Benar

b)

Salah

113.

Pilih Benar atau Salah: Patroli keselamatan bertujuan untuk memastikan kondisi kerja memenuhi standar K3.

a)

Benar

b)

Salah

114.

Pilih Benar atau Salah: Latihan respons darurat dilakukan setidaknya dua kali setahun.

a)

Benar

b)

Salah

115.

Program reward dan punishment K3 dapat meningkatkan disiplin pekerja. Pilih benar atau salah.

a)

Benar

b)

Salah

116.

Audit internal K3 dilakukan oleh pihak luar perusahaan. Pilih benar atau salah.

a)

Benar

b)

Salah

117.

Audit eksternal K3 dilakukan oleh instansi pemerintah atau auditor independen. Pilih benar atau salah.

a)

Benar

b)

Salah

118.

Budaya keselamatan yang baik mendorong pekerja melaporkan potensi bahaya. Pilih benar atau salah.

a)

Benar

b)

Salah

119.

“Zero Accident” hanya bisa tercapai jika semua produksi dihentikan. Pilih benar atau salah.

a)

Benar

b)

Salah

120.

Evaluasi dan audit K3 dilakukan untuk meningkatkan sistem keselamatan kerja. Pilih benar atau salah.

a)

Benar

b)

Salah

121.

Kasus: Seorang operator tambang bekerja tanpa helm karena merasa area kerja aman. Pertanyaan: Apa pelanggaran K3 yang terjadi dan apa risiko utamanya?

a)

Melanggar kewajiban penggunaan APD; risiko cedera kepala akibat benda jatuh

b)

Melanggar prosedur istirahat; risiko kelelahan

c)

Melanggar aturan komunikasi radio; risiko miskomunikasi

d)

Melanggar tata letak peralatan; risiko tersandung

122.

Kasus: Perusahaan tambang belum memiliki sistem manajemen K3 yang terdokumentasi. Pertanyaan: Apakah hal ini melanggar peraturan dan apa dasar hukumnya?

a)

Melanggar UU No. 13 Tahun 2003 Pasal 87 tentang kewajiban penerapan sistem manajemen K3 terintegrasi

b)

Tidak melanggar karena bersifat rekomendasi saja

c)

Melanggar Perda setempat tanpa rujukan nasional

d)

Hanya pelanggaran etika perusahaan tanpa dasar hukum

123.

Kasus: Karyawan bekerja di area tambang bawah tanah tanpa pelatihan keselamatan. Pertanyaan: Langkah K3 apa yang diabaikan perusahaan?

a)

Safety Induction bagi pekerja baru sebelum memasuki area tambang

b)

Pemberian bonus produksi bulanan

c)

Pengadaan kantin di lokasi tambang

d)

Pemeriksaan pajak peralatan

124.

Kasus: Pekerja tidak melapor ketika hampir tertimpa batu (near miss). Pertanyaan: Mengapa pelaporan near miss penting?

a)

Menunjukkan potensi bahaya yang belum dikendalikan dan membantu mencegah kecelakaan lebih fatal

b)

Untuk meningkatkan data kehadiran pekerja

c)

Agar produksi dihentikan sementara

d)

Supaya laporan keuangan perusahaan lebih baik

125.

Kasus: Supervisor tidak menegur pekerja yang bekerja tanpa APD. Pertanyaan: Apa tanggung jawab supervisor dalam sistem K3?

a)

Melakukan pengawasan K3 sehingga kelalaian tidak terjadi dan budaya keselamatan terjaga

b)

Membuat jadwal libur karyawan saja

c)

Mengatur penggajian bulanan

d)

Mengawasi persediaan makanan di kantin

126.

Kasus: Perusahaan hanya menerapkan K3 ketika terjadi inspeksi. Pertanyaan: Apa kesalahan pendekatan K3 yang dilakukan?

a)

Tidak menerapkan K3 secara berkelanjutan (continuous improvement) dan menjadikannya sekadar formalitas audit

b)

Mengadakan terlalu banyak pelatihan

c)

Memberlakukan shift pendek

d)

Memasang terlalu banyak rambu informasi

127.

Kasus: Pekerja tidak memahami arti rambu evakuasi di lokasi tambang. Pertanyaan: Bagaimana cara perusahaan memperbaikinya?

a)

Memberikan pelatihan dan safety briefing rutin untuk menjelaskan arti rambu dan prosedur evakuasi

b)

Menambah jam lembur

c)

Mengurangi jumlah rambu agar tidak membingungkan

d)

Meniadakan simulasi evakuasi

128.

Kasus: Operator alat berat bekerja lebih dari 12 jam tanpa istirahat. Pertanyaan: Risiko apa yang timbul?

a)

Kelelahan yang meningkatkan risiko human error dan kecelakaan alat berat

b)

Peningkatan produktivitas tanpa dampak keselamatan

c)

Berkurangnya konsumsi bahan bakar alat

d)

Perbaikan spontan kondisi fisik pekerja

129.

Kasus: Kecelakaan terjadi karena pekerja tidak mengikuti SOP saat pengelasan. Pertanyaan: Faktor penyebab utama kecelakaan ini?

a)

Unsafe Act akibat kelalaian pekerja

b)

Kerusakan alat karena usia pakai

c)

Cuaca dingin ekstrem

d)

Kegagalan material tanpa kelalaian manusia

130.

Kasus: Alat berat digunakan tanpa perawatan rutin hingga rem gagal berfungsi. Pertanyaan: Apa penyebab dasar kecelakaan menurut model Bird?

a)

Kurangnya pengendalian (Lack of Control) dan maintenance tidak memadai

b)

Kelebihan pelatihan operator

c)

Kualitas bahan bakar rendah

d)

Kelebihan dokumentasi inspeksi

131.

Kasus: Pekerja mengeluh pusing akibat kebisingan tinggi di area crusher. Pertanyaan: Jenis hazard dan langkah pengendaliannya?

a)

Bahaya fisik (kebisingan); kendali dengan earplug/earmuff, pengukuran dB, dan rotasi kerja

b)

Bahaya biologis; kendali dengan vaksinasi

c)

Bahaya ergonomi; kendali dengan peregangan

d)

Bahaya kimia; kendali dengan netralisasi asam

132.

Kasus: Pekerja tambang batubara menghirup debu silika berlebih. Pertanyaan: Jenis hazard dan dampaknya?

a)

Bahaya kimia (debu silika) yang menyebabkan penyakit paru-paru silikosis; kendali ventilasi, respirator, penyemprotan air

b)

Bahaya fisik (panas) yang menyebabkan dehidrasi; kendali naungan

c)

Bahaya ergonomi yang menyebabkan nyeri punggung; kendali kursi ergonomis

d)

Bahaya psikologis yang menyebabkan stres; kendali konseling

133.

Kasus: Pekerja di area genangan air sering terserang malaria. Pertanyaan: Jenis hazard dan solusi K3?

a)

Bahaya biologis (nyamuk, genangan air); solusi drainase, fogging rutin, pemeriksaan kesehatan berkala

b)

Bahaya fisik (kebisingan); solusi earplug

c)

Bahaya kimia (asap); solusi ventilasi

d)

Bahaya ergonomi; solusi rotasi kerja

134.

Kasus: Operator alat berat sering mengalami nyeri punggung. Pertanyaan: Jenis hazard dan pencegahannya?

a)

Bahaya ergonomi; pencegahan desain kursi ergonomis, latihan peregangan, rotasi kerja

b)

Bahaya biologis; pencegahan fogging

c)

Bahaya kimia; pencegahan masker karbon aktif

d)

Bahaya fisik; pencegahan helm tambahan

135.

Kasus: Pekerja pingsan karena suhu tinggi di tambang terbuka. Pertanyaan: Sebutkan jenis bahaya dan solusi pengendalian.

a)

Bahaya fisik (panas ekstrem); solusi naungan kerja, air minum, dan istirahat periodik

b)

Bahaya kimia (debu); solusi ventilasi

c)

Bahaya ergonomi; solusi kursi empuk

d)

Bahaya psikososial; solusi konseling

136.

Kasus: Pekerja mengeluh iritasi mata saat mengelas tanpa pelindung. Pertanyaan: Kesalahan dan tindakan perbaikan?

a)

Tidak menggunakan goggles; perbaikan wajib gunakan goggles/face shield dan edukasi APD

b)

Menggunakan helm; perbaikan tambah sarung tangan

c)

Berada di area berdebu; perbaikan ventilasi ruangan

d)

Kurang istirahat; perbaikan tambah lembur

137.

Kasus: Seorang pekerja tidak mau memakai sarung tangan saat mengelas logam. Pertanyaan: Bahaya apa yang bisa terjadi?

a)

Luka bakar, sengatan listrik, dan infeksi kulit; perlu pengawasan dan pelatihan ulang

b)

Gangguan pendengaran

c)

Nyeri punggung

d)

Dehidrasi ringan tanpa risiko lain

138.

Kasus: Operator tidak mengganti filter respirator meski sudah rusak. Pertanyaan: Risiko yang mungkin timbul?

a)

Paparan gas dan debu berbahaya yang menyebabkan gangguan pernapasan; wajib inspeksi APD rutin

b)

Gangguan pada sistem hidrolik alat

c)

Cedera lutut akibat postur

d)

Kehilangan komunikasi radio

139.

Kasus: Pekerja menggunakan sepatu biasa di area pengecoran logam. Pertanyaan: Apa pelanggaran dan akibatnya?

a)

Tidak memakai sepatu keselamatan; akibat risiko luka bakar akibat tumpahan logam cair

b)

Tidak memakai helm; akibat benturan kepala

c)

Tidak memakai rompi; akibat sulit terlihat

d)

Tidak memakai masker; akibat batuk ringan

140.

Kasus: Tali harness pekerja di area tinggi putus saat digunakan. Pertanyaan: Faktor penyebabnya dan solusinya?

a)

APD rusak tidak diperiksa; solusi pemeriksaan APD sebelum digunakan dan ganti peralatan sesuai standar

b)

Kesalahan dokumentasi shift; solusi perbaiki jadwal

c)

Cuaca panas; solusi tambah minum

d)

Kurang pelabelan rambu; solusi kurangi rambu

141.

Kasus: Dalam satu tahun terjadi 20 kecelakaan ringan dari 100 pekerja. Pertanyaan: Apa yang bisa disimpulkan dari nilai FR tinggi?

a)

Frekuensi kecelakaan tinggi menunjukkan perlunya peningkatan pengendalian risiko dan budaya K3

b)

Semua kecelakaan pasti fatal

c)

Produksi selalu menurun drastis

d)

FR tinggi tidak terkait keselamatan