wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Introduction to Protein Metabolism

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Pada keadaan puasa panjang, tubuh harus memilih jalur pemanfaatan protein yang meminimalkan akumulasi limbah nitrogen. Strategi mana yang paling efektif untuk mengurangi beban amonia sambil tetap menyediakan energi?

a)

Mengutamakan oksidasi keton agar asam amino dipakai untuk perbaikan jaringan

b)

Mengalihkan asam amino glukogenik ke oksaloasetat untuk glukoneogenesis berkelanjutan

c)

Meningkatkan deaminasi asam amino secara menyeluruh untuk ATP cepat

d)

Memecah protein otot besar-besaran untuk mempertahankan kadar glukosa darah

2.

Seorang atlet mengalami turnover tinggi pada enzim dan protein struktural. Mana rencana yang paling rasional untuk menjaga fungsi sambil meminimalkan kerusakan jaringan?

a)

Mengurangi konsumsi protein agar tubuh mendaur ulang protein rusak lebih cepat

b)

Mengoptimalkan asupan protein dari sumber hewani dan nabati dengan waktu konsumsi pasca-latihan

c)

Meningkatkan asupan karbohidrat sederhana untuk menggantikan semua protein

d)

Mengandalkan energi dari amino acid sebagai sumber utama selama latihan

3.

Jika kadar karbohidrat sangat rendah dan produksi keton meningkat, bagaimana keputusan metabolik terhadap asam amino glukogenik sebaiknya diambil untuk menjaga homeostasis energi dan nitrogen?

a)

Mengkonversi semuanya menjadi asetil-CoA untuk masuk ke siklus sitrat

b)

Mengarahkan sebagian ke piruvat lalu glukoneogenesis untuk kebutuhan glukosa penting

c)

Mendeaminasi total menjadi urea untuk segera diekskresikan tanpa pemanfaatan energi

d)

Menyalurkan seluruhnya ke sintesis keton agar nitrogen tidak dibuang

4.

Seorang pasien dengan penyakit hati menunjukkan kadar amonia darah tinggi. Berdasarkan proses metabolisme protein, strategi manajemen mana yang paling logis untuk menurunkan toksisitas amonia sambil menjaga energi saat simpanan karbohidrat rendah?

a)

Meningkatkan lipogenesis untuk menyimpan trigliserida

b)

Mempercepat konversi amonia menjadi urea di hati

c)

Meningkatkan kanibalisasi jaringan otot pada puasa

d)

Mengurangi aktivitas enzim pepsin di lambung

e)

Menghentikan transport asam amino ke hati

5.

Seorang atlet mengalami malnutrisi dan mulai kehilangan massa otot. Manakah urutan tahap metabolisme protein yang paling tepat untuk merencanakan intervensi nutrisi yang mencegah pemborosan nitrogen?

a)

Pembuangan nitrogen, pencernaan dan absorpsi, transport asam amino

b)

Pencernaan dan absorpsi, pembuangan nitrogen, sintesis vs katabolisme

c)

Pencernaan dan absorpsi, transport asam amino, sintesis vs katabolisme, pembuangan nitrogen

d)

Sintesis vs katabolisme, pencernaan dan absorpsi, pembuangan nitrogen

e)

Transport asam amino, pembuangan nitrogen, pencernaan

6.

Anda merancang diet tinggi protein untuk pasien puasa jangka pendek. Bukti visual menunjukkan jalur asam amino yang memasuki siklus TCA. Pilihan mana yang paling menyokong penyediaan energi tanpa memperparah hiperamonia?

a)

Mengalihkan glutamat langsung ke oksaloasetat

b)

Memfokuskan leucine dan lysine menuju asetosetat

c)

Membatasi semua asam amino ke sukcinil-CoA

d)

Mengarahkan alanin dan serin menuju piruvat

e)

Menekan pembentukan asetil-CoA dari isoleusin

7.

Seorang pasien dengan asupan protein berlebih mengalami peningkatan urea plasma. Gunakan informasi pada diagram untuk menalar jalur utama yang menyebabkan peningkatan urea tersebut.

a)

Transaminasi memindahkan NH2 ke α‑ketoglutarat lalu NH4+ masuk siklus urea

b)

Deaminasi oksidatif membentuk NH3 yang langsung disimpan sebagai glikogen

c)

Transaminasi melepaskan NH3 bebas yang kemudian mengikat karbonil piruvat

d)

Deaminasi oksidatif menggabungkan NH3 menjadi kolesterol di hati

8.

Anda merancang eksperimen untuk menilai fungsi ALT/AST. Manakah rancangan reaksi yang paling tepat untuk menunjukkan peran aminotransferase?

a)

Keto acid + NH3 → amino acid melalui glutamate dehydrogenase

b)

Glutamate + H2O → NH4+ + α‑ketoglutarate (ATP inhibits)

c)

Amino acid + α‑ketoglutarate → keto acid + glutamate (PLP)

d)

Amino acid → CO2 + NH3 tanpa koenzim vitamin B6

9.

PLP (vitamin B6) dihapus dari sistem. Berdasarkan mekanisme, apa konsekuensi fungsional yang paling mungkin?

a)

Deaminasi oksidatif meningkat karena PLP adalah penghambat kuat

b)

Siklus urea berhenti karena PLP adalah donor karbon

c)

Ketogenesis berhenti karena PLP membawa elektron untuk NADH

d)

Transaminasi menurun sehingga transfer NH2 menjadi tidak efisien

10.

Dalam kondisi puasa, jaringan memecah protein. Rencanakan alur pemanfaatan kerangka karbon setelah transaminasi dan deaminasi oksidatif.

a)

Hanya menghasilkan badan keton tanpa jalur lain

b)

Masuk TCA atau glukoneogenesis menghasilkan ATP atau glukosa

c)

Langsung menjadi urea dan diekskresikan seluruhnya

d)

Disimpan sebagai NH3 di jaringan adiposa

11.

Regulasi glutamate dehydrogenase diuji dengan nukleotida. Pilih interpretasi paling tepat dari hasil: ADP/GDP meningkatkan aktivitas, ATP/GTP menurunkan aktivitas.

a)

Aktivitas tidak bergantung pada status energi sel

b)

Aktivitas ditingkatkan saat energi tinggi untuk mempercepat ureagenesis

c)

Aktivitas selalu dihambat oleh semua nukleotida purin

d)

Aktivitas dinaikkan saat energi rendah, diturunkan saat energi tinggi

12.

Perhatikan diagram jalur TCA dan posisi masuk kerangka karbon. Jika suatu asam amino dikategorikan sebagai glucogenic, strategi metabolik mana yang paling tepat untuk mempertahankan kadar glukosa saat puasa panjang?

a)

Mengubah kerangka karbon menjadi acetyl‑CoA untuk ketogenesis cepat

b)

Mengarahkan kerangka karbon ke fumarat untuk meningkatkan produksi badan keton

c)

Menyalurkan kerangka karbon ke acetoacetat untuk sintesis trigliserida

d)

Mengonversi kerangka karbon langsung menjadi sitrat untuk meningkatkan NADPH

e)

Mengalihkan kerangka karbon ke oksaloasetat guna mendukung glukoneogenesis

13.

Sebuah pasien mengalami hiperammonemia akut. Berdasarkan mekanisme toksisitas pada gambar, rencana intervensi mana yang paling logis untuk mencegah edema serebral?

a)

Memblokir pembentukan citrulline sehingga amonia tetap di sitosol

b)

Menghambat TCA di neuron agar konsumsi ATP menurun

c)

Merangsang ornithine transcarbamylase untuk mempercepat siklus urea

d)

Menekan pembentukan karbamoil‑fosfat pada mitokondria hepatosit

e)

Meningkatkan produksi glutamin di astrosit untuk mengikat amonia

14.

Anda diminta menilai apakah suatu asam amino bersifat ketogenic, glucogenic, atau keduanya. Manakah pendekatan analitis yang paling tepat berdasarkan jalur yang ditunjukkan?

a)

Menguji konversi eksklusif ke fumarat tanpa melewati TCA

b)

Memeriksa apakah terdegradasi menjadi α‑ketoglutarat saja dalam TCA

c)

Mengevaluasi kemampuan membentuk sitrat langsung dari piruvat

d)

Memverifikasi apakah hanya menjadi succinyl‑CoA di mitokondria

e)

Menentukan mampu masuk sebagai acetyl‑CoA atau acetoacetat untuk ketogenesis

15.

Hiperammonemia diketahui mengganggu keseimbangan energi otak. Berdasarkan jalur yang ditampilkan, alasan utama penurunan produksi ATP pada neuron adalah…

a)

Amonia mengaktifkan siklus urea di otak sehingga boros ATP

b)

Amonia menghambat enzim TCA sehingga aliran substrat berkurang

c)

Glutamin menurunkan osmolaritas sitosol sehingga respirasi meningkat

d)

Amonia meningkatkan aktivitas arginase sehingga NADH menurun

e)

Citrulline menjadi toksik dan merusak kompleks I rantai transpor

16.

Pada diagram, langkah pertama siklus urea terjadi di mitokondria. Mana skenario yang paling tepat untuk menjelaskan pembentukan karbamoil fosfat dan kebutuhan energinya?

a)

NH3 dan CO2 dengan tiga ATP dalam mitokondria

b)

NH3 dan CO2 dengan dua ATP dalam sitosol

c)

NH3 dan CO2 dengan satu ATP dalam mitokondria

d)

NH3 dan CO2 bereaksi tanpa ATP di sitosol

17.

Seorang peneliti menonaktifkan ornithine transcarbamylase. Berdasarkan alur pada gambar, perubahan apa yang paling mungkin terjadi pada pergerakan metabolit antar kompartemen?

a)

Ornithine langsung menjadi argininosuksinat di sitosol

b)

Arginin tetap di mitokondria dan tidak dihidrolisis

c)

Citrulline tidak terbentuk dan tidak pindah ke sitosol

d)

Karbamoil fosfat keluar ke darah dari mitokondria

18.

Perhatikan hubungan siklus urea dengan TCA pada diagram. Jika argininosuksinat liase dihambat, konsekuensi mana yang paling logis terhadap pembentukan fumarat dan arginin?

a)

Fumarat meningkat, arginin menurun tajam

b)

Fumarat menurun, arginin tidak terbentuk

c)

Fumarat tetap, arginin bertambah cepat

d)

Fumarat turun sedikit, arginin naik moderat

19.

Seorang pasien memiliki defisiensi arginase. Berdasarkan diagram alur akhir siklus urea, prediksi paling kuat mengenai akumulasi dan daur ulang ornithine adalah apa?

a)

Urea normal, ornithine terperangkap di mitokondria

b)

Urea tidak terbentuk, ornithine tidak kembali ke mitokondria

c)

Urea meningkat, ornithine menurun di sitosol

d)

Urea menurun, ornithine meningkat lalu kembali ke mitokondria

20.

Gunakan informasi pada gambar untuk merencanakan intervensi: Jika kadar amonia darah tinggi, enzim mana yang paling strategis ditingkatkan aktivitasnya terlebih dahulu, dan mengapa?

a)

Argininosuksinat liase, karena menghasilkan fumarat dan arginin

b)

Arginase, karena menghidrolisis arginin menjadi urea

c)

Karbamoil fosfat sintetase I, karena menangkap NH3 di mitokondria

d)

Ornithine transkarbamilase, karena memindahkan citrulline ke sitosol

21.

Gambar menjelaskan peran N-acetylglutamate (NAG) terhadap CPS I. Jika kadar NAG turun drastis karena defisiensi NAGS, rencanakan intervensi paling tepat untuk mencegah hiperammonemia akut pada bayi.

a)

Memberi suplemen NAG sintetis dosis terukur segera

b)

Memberikan diuretik untuk mempercepat ekskresi urea

c)

Menghambat enzim ornithine transcarbamylase sementara

d)

Meningkatkan asupan lemak untuk menekan deaminasi

22.

Saat asupan protein naik, lebih banyak amonia terbentuk. Pilih strategi adaptasi hati yang paling efektif untuk menjaga detoksifikasi, dan jelaskan logika pemilihannya dibanding opsi lain.

a)

Mengurangi produksi urea untuk hemat nitrogen

b)

Mengalihkan nitrogen ke pembentukan keton terutama

c)

Menurunkan aktivitas enzim siklus urea keseluruhan

d)

Meningkatkan sintesis NAG untuk mengaktifkan CPS I

23.

Seorang atlet memulai diet tinggi protein. Berdasarkan mekanisme pada gambar, tindakan terpadu apa yang paling mungkin terjadi di hati setelah beberapa hari?

a)

Induksi enzim siklus urea dan peningkatan ekskresi urea

b)

Penurunan CPS I karena kehabisan NAG kronis

c)

Peningkatan amonia darah akibat ornithine berkurang tajam

d)

Aktivasi jalur ketogenesis sebagai detoksifikasi utama

24.

Pada awal puasa (1–2 hari), rencanakan strategi metabolik yang meminimalkan pemakaian protein sambil mempertahankan glukosa darah. Manakah urutan proses yang paling tepat untuk dicapai tubuh?

a)

Segera meningkatkan ketogenesis, menghentikan glukoneogenesis total

b)

Memaksimalkan glikogenolisis, memulai pemecahan protein sedang

c)

Langsung meningkatkan oksidasi asam lemak, menambah deaminasi luas

d)

Meningkatkan lipogenesis, menurunkan penggunaan glukosa perifer

25.

Selama puasa berkepanjangan, jelaskan rencana adaptasi hati untuk mengurangi produksi urea sambil menjaga fungsi otak. Pilih skenario yang paling konsisten dengan perubahan bahan bakar dan konservasi otot.

a)

Meningkatkan glukoneogenesis dari asam amino, menaikkan urea

b)

Meningkatkan produksi badan keton, mengalihkan otak ke keton

c)

Mengaktifkan siklus urea terus-menerus tinggi tanpa perubahan bahan bakar

d)

Menurunkan oksidasi lemak, mempercepat proteolisis otot

26.

Pada diagram, fumarat yang dihasilkan dari pemecahan argininosuksinat mengikuti lintasan yang mengoptimalkan pemanfaatan energi. Rangkaikan jalur paling efisien agar NADH yang dihasilkan dapat dipakai untuk produksi ATP sambil tetap memasok nitrogen ke siklus urea.

a)

Fumarat menjadi malat lalu kembali ke TCA

b)

Fumarat langsung ke oksaloasetat lalu ke TCA

c)

Fumarat menjadi malat lalu ke oksaloasetat

d)

Fumarat dikonversi ke sitrat lalu ke TCA

27.

Gunakan diagram untuk menilai pernyataan berikut: Untuk memastikan pasokan nitrogen kedua pada urea tanpa mengorbankan aliran karbon TCA, metabolit mana yang perlu ditransaminasi dan produk apa yang dihasilkan?

a)

Oksaloasetat ditransaminasi menjadi aspartat

b)

Malat ditransaminasi menjadi glutamat

c)

Suksinat ditransaminasi menjadi alanin

d)

Sitrat ditransaminasi menjadi asparagin

28.

Seorang peneliti memodifikasi enzim argininosuksinat liase sehingga produksi fumarat menurun. Berdasarkan diagram hubungan siklus urea–TCA, apa konsekuensi metabolik yang paling mungkin di hati?

a)

Peningkatan aspartat mempercepat pembuangan nitrogen

b)

Kenaikan suksinat memperkuat anaplerosis TCA

c)

Penurunan malat mengurangi ketersediaan oksaloasetat

d)

Peningkatan NADH memperbaiki efisiensi ATP

29.

Perhatikan diagram alur detoksifikasi amonia yang melibatkan hati, otak, ginjal, usus, dan otot. Jika aktivitas glutamin sintetase di jaringan menurun tajam, strategi apa yang paling tepat untuk mencegah neurotoksisitas akibat akumulasi amonia?

a)

Meningkatkan produksi urea hepatik melalui stimulasi CPS1

b)

Menghambat urease bakteri untuk mengurangi urea portal

c)

Memperbanyak pemasukan protein untuk meningkatkan siklus urea

d)

Mengalihkan amonia ke sintesis glutamin di otot perifer

30.

Amati diagram siklus urea dengan enzim NAGS, CPS1, OTC, ASS, ASL, dan arginase. Seorang pasien dengan kadar orotat urin tinggi, hiperamonemia, dan citrulin rendah paling konsisten dengan defisiensi enzim mana, dan apa rencana klinis awal yang paling beralasan?

a)

Defisiensi OTC; berikan pengikat nitrogen alternatif dan batasi protein

b)

Defisiensi CPS1; berikan arginin untuk mendorong siklus urea

c)

Defisiensi ASS; berikan citrulin untuk melewati blokade

d)

Defisiensi arginase; berikan amonia untuk merangsang siklus