WorksheetsEkivalensi dengan Mempertimbangkan Inflasi — Soal Ekstraksi
Total questions: 21
Worksheet time: 11mins
Indeks harga konsumen pada tahun 2011, 2012, 2013, dan 2014 berturut-turut adalah 81,66; 89,45; 100; dan 106,42. Hitung persentase perubahan CPI (tingkat inflasi) untuk tahun 2012, 2013, dan 2014.
2012: 9,54%; 2013: 11,80%; 2014: 6,42%
2012: 9,80%; 2013: 10,54%; 2014: 6,42%
2012: 8,66%; 2013: 12,00%; 2014: 5,90%
2012: 10,00%; 2013: 11,80%; 2014: 6,00%
Misalnya harga sebuah komoditas pada tahun 1998 adalah Rp1.880,00/kg dan indeks harga pada saat itu adalah 250 serta indeks harga pada tahun 2018 adalah 400. Hitung harga komoditas tersebut pada tahun 2018.
Rp2.880,00/kg
Rp3.008,00/kg
Rp2.500,00/kg
Rp3.200,00/kg
Misalnya harga sebuah komoditas pada tahun 1998 adalah Rp1.880,00/kg, indeks harga pada saat itu adalah 250, dan indeks harga pada tahun 2018 adalah 400. Hitung tingkat inflasi rata-rata per tahun selama periode 1998–2018.
1,60% per tahun
2,38% per tahun
3,00% per tahun
4,00% per tahun
Diketahui CPI tahun 1998 sebesar 250 dan harga komoditas pada tahun 1998 adalah Rp1.800 per kg. Jika tingkat inflasi tahunan rata-rata 9% selama 20 tahun, manakah pasangan yang benar untuk CPI tahun 2018 dan harga komoditas pada tahun 2018?
CPI 1401 dan harga Rp10.088 per kg
CPI 1250 dan harga Rp9.720 per kg
CPI 1401 dan harga Rp9.000 per kg
CPI 1600 dan harga Rp11.520 per kg
Telah dihitung bahwa tingkat inflasi rata-rata selama 20 tahun pada suatu persoalan adalah 2,38%. Hitung tingkat penurunan daya beli uang rata-rata per tahun pada persoalan tersebut.
2,32%
2,38%
2,20%
2,50%
Indeks harga konsumen dihitung dengan tahun dasar 1980. Harga 1 kg beras pada tahun 1980 adalah Rp250,00. Penurunan daya beli uang rata‑rata sampai tahun 2000 adalah 8% per tahun. Berapa indeks harga konsumen pada tahun 2000?
530
480
600
430
Indeks harga konsumen dihitung dengan tahun dasar 1980. Harga 1 kg beras pada tahun 1980 adalah Rp250,00. Penurunan daya beli uang rata‑rata sampai tahun 2000 adalah 8% per tahun. Berapa harga 1 kg beras pada tahun 2000?
Rp1.325,00
Rp1.250,00
Rp1.530,00
Rp1.000,00
Indeks harga konsumen dihitung dengan tahun dasar 1980. Harga 1 kg beras pada tahun 1980 adalah Rp250,00. Penurunan daya beli uang rata‑rata sampai tahun 2000 adalah 8% per tahun. Hitung rata‑rata tingkat inflasi selama periode 1980–2000.
8,7%
8,0%
9,0%
7,5%
Sebuah perusahaan akan menerima Rp1.000.000,00 di tahun depan dan Rp2.000.000,00 pada 2 tahun mendatang. Nilai‑nilai tersebut adalah nilai aktual. Bila tahun ini dianggap tahun dasar dan tingkat inflasi 6% per tahun, berapakah total nilai sebenarnya (nilai konstan) yang setara saat ini dari kedua penerimaan tersebut?
Rp2.723.389
Rp2.660.000
Rp2.840.000
Rp2.700.000
Diberikan penerimaan tahun depan sebesar Rp1.000.000 dan penerimaan 2 tahun mendatang sebesar Rp2.000.000. Tingkat bunga tak terinflasi i' = 10% dan tingkat inflasi f = 6%. Berapakah nilai present worth (P) dari aliran kas tersebut?
Rp2.328.000
Rp2.150.000
Rp2.500.000
Rp1.943.000
Usulan proyek memerlukan biaya awal Rp20.000.000,00 dan diharapkan memberikan pendapatan selama 4 tahun masing‑masing Rp7.000.000,00 (dinyatakan dalam nilai uang saat ini). Asumsikan MARR = 20% yang sudah termasuk inflasi 5% di masa datang. Dengan kondisi tersebut, apakah usulan proyek layak diterima?
Diterima karena NPW positif (sekitar Rp272.000)
Ditolak karena NPW negatif
Tidak dapat diputuskan karena inflasi tidak diketahui
Ditunda karena periode balik modal lebih dari 4 tahun
Misalnya tingkat bunga tak terinflasi adalah 8% dan inflasi sebesar 5%. Hitung kombinasi tingkat bunga inflasi i.
12,6%
13,4%
8,4%
15,0%
Sebuah usulan investasi dengan biaya awal Rp20.000.000,00 dan arus masuk Rp7.000.000,00 per tahun selama 4 tahun dievaluasi pada tingkat bunga terinflasi i = 20% dengan inflasi f = 5%. Berapakah tingkat bunga tak terinflasi i'?
14,29%
13,40%
15,00%
12,00%
Dengan data biaya awal Rp20.000.000,00 dan arus masuk Rp7.000.000,00 per tahun selama 4 tahun, gunakan tingkat bunga tak terinflasi i' hasil perhitungan untuk menentukan nilai present worth (P) dalam nilai konstan. Pilih nilai yang paling mendekati.
Rp268.000 (positif)
Rp−268.000 (negatif)
Rp0
Rp2.895.400
Investasi awal sebuah mesin Rp50.000.000,00; ongkos operasi dan perawatan per tahun Rp4.000.000,00 selama 5 tahun. Nilai‑nilai tersebut adalah nilai aktual; tingkat inflasi 8% dan tingkat bunga tak terinflasi 6%. Tentukan nilai P dengan perhitungan nilai aktual.
Rp63.575.400 (dalam bentuk ongkos)
Rp59.000.000 (dalam bentuk ongkos)
Rp50.000.000 (dalam bentuk ongkos)
Rp66.848.500 (dalam bentuk ongkos)
Ulangi perhitungan pada kondisi yang sama (biaya awal Rp50.000.000,00; ongkos operasi Rp4.000.000,00 per tahun selama 5 tahun) tetapi gunakan pendekatan nilai konstan. Berapakah nilai P (dalam bentuk ongkos)?
Rp63.575.300
Rp60.000.000
Rp50.000.000
Rp66.848.500
Dengan data pada butir sebelumnya, jika 6% adalah tingkat bunga yang sudah mengandung inflasi sedangkan inflasi 8%, hitung nilai P dengan perhitungan nilai konstan.
Rp66.848.500 (dalam bentuk ongkos)
Rp63.575.300 (dalam bentuk ongkos)
Rp59.000.000 (dalam bentuk ongkos)
Rp50.000.000 (dalam bentuk ongkos)
Seorang karyawan ingin menyimpan uang dalam jumlah yang sama tiap tahun, mulai 1 tahun dari sekarang, selama 30 tahun. Ia ingin menarik uang tiap tahun selama 5 tahun mulai tahun ke‑31, dengan setiap penarikan memiliki daya beli Rp5.000.000,00 saat ini. Tingkat inflasi rata‑rata 7% dan tingkat bunga terinflasi 15%. Berapakah besar setoran tahunan yang diperlukan?
Rp320.000 per tahun
Rp356.000 per tahun
Rp410.000 per tahun
Rp500.000 per tahun
Biaya operasional dan perawatan sebuah generator dinyatakan dalam nilai konstan dan meningkat 6% per tahun selama 5 tahun. Tingkat inflasi umum f=7% dan tingkat bunga pasar i=15% . Tentukan nilai sekarang P dari seluruh pengeluaran 5 tahun tersebut.
Rp8.520.000
Rp8.900.000
Rp9.052.900
Rp9.500.000
Sebuah investasi peralatan pabrik membutuhkan dana awal Rp100.000.000 pada tahun 0. Ongkos tenaga kerja tahun ke-1 Rp15.000.000 dan naik 8% setiap tahun dari nilai tahun sebelumnya. Ongkos material tahun ke-1 Rp26.000.000 dan naik 10% per tahun. Nilai sisa peralatan diperkirakan Rp10.000.000 pada akhir tahun ke-5. Tingkat bunga sebelum inflasi i=10% dan inflasi umum f=5% selama 5 tahun. Dengan menabulasi nilai-nilai aktual, tentukan nilai sekarang total P dari pengeluaran 5 tahun tersebut (dalam juta rupiah, dibulatkan tiga desimal).
241,000
248,300
254,498
260,000
Data sama dengan soal investasi peralatan pabrik: dana awal Rp100.000.000 (tahun 0); tenaga kerja tahun ke-1 Rp15.000.000 naik 8% per tahun; material tahun ke-1 Rp26.000.000 naik 10% per tahun; nilai sisa Rp10.000.000 pada akhir tahun ke-5; tingkat bunga sebelum inflasi i=10% dan inflasi umum f=5% selama 5 tahun. Dengan perhitungan nilai konstan, tentukan nilai sekarang total P dari pengeluaran 5 tahun tersebut (dalam juta rupiah, dibulatkan tiga desimal).
241,000
248,300
254,498
260,000
