Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LATIHAN SOAL DHARMA GITA KELAS 8

Total questions: 75

Worksheet time: 57mins

Name
Class
Date
1.

Nyanyian suci yang digunakan dalam berbagai upacara Yajna adalah........

a)

Dharma Santana

b)

Dharma Kriya

c)

Dharma Gita

d)

Dharma Sasana

2.

Ini adalah gambar.......

a)

Kulkul

b)

Genta

c)

Gong

d)

Mantra

3.

Lagu-lagu yang dilantunkan ketika mengasuh bayi disebut......

a)

Sekar Rare

b)

Sekar Alit

c)

Sekar Agung

d)

Sekar Madya

4.

Bagian dari gending sekar rare adalah......

a)

Ginada

b)

Wargasari

c)

Wirat Kalangenan

d)

Gending jejangeran

5.

Gegendingan yang dibentuk berdasarkan padalingsa disebut.......

a)

Pupuh

b)

Palawakya

c)

Sloka

d)

Kidung

6.

Salah satu jenis pupuh macepat yaitu.......

a)

Kawitan Wargasari

b)

Girisa

c)

Mandamalon

d)

Pangkur

7.

Bagian dari Panca Gita, yaitu......

a)

Kulkul

b)

Kidung

c)

Mantra

d)

Genta

e)

Gong

8.

Salah satu jenis kekidungan yang digunakan pada upacara Dewa Yajna adalah.......

a)

Kidung Bala Ugu

b)

Kawitan Wargasari

c)

Kidung Demung Sawit

d)

Kidung Malat Rasmi

9.

Gambar tersebut merupakan bagian dari Panca Gita, yaitu......

a)

Genta

b)

Mantra

c)

Kulkul

d)

Kidung

10.

Kidung yang digunakan saat upacara Bhuta Yajna adalah......

a)

Brahmara Angisep Sari

b)

Pupuh Ginada

c)

Kidung Bala Ugu

d)

Pupuh Jerum

11.

Perhatikan Pada Lingsa dibawah ini!

8a-8i-8a-8u-8a-4i-8a

Diatas merupakan pada lingsa pupuh......

a)

Ginanti

b)

Sinom

c)

Ginada

d)

Mijil

12.

Perhatikan lirik dibawah ini!

Eda Ngaden Awak Bisa

Depang Anake Ngadanin

Geginane Buka Nyampat

Anak Sai Tumbuh Luhu

Ilang Luhu Bok'e Katah

Yadin Ririh

Liu Enu Pelajahan

Itu merupakan salah satu lirik dari pupuh......

a)

Ginada

b)

Ginanti

c)

Semarandana

d)

Pucung

13.

Perhatikan lirik dibawah ini!

Saking tuhu manah guru

Minuturin cening mangkin

Kawruhe luir sanjata

Ne dadi prabotang sai

Kaanggen ngaruruh merta

Saenun ceninge urip

Diatas merupakan lirik pupuh......

a)

Semarandana

b)

Pangkur

c)

Pucung

d)

Ginanti

14.

Salah satu manfaat dari Dharma Gita sebagai media hiburan adalah.......

a)

Pementasan tari arja

b)

Menghibur diri

c)

Pelengkapan upacara Yajna

d)

Pelengkapan disaat memasak

15.

Biasanya ditulis dengan tanda lengkung (U) dalam Sekar Agung adalah.......

a)

Guru

b)

Laghu

c)

Pada

d)

Lingsa

16.

Perhatikan lirik dibawah ini!

Stuti nira tan tulus, sinahuran paramarta Siwa

Anaku huwus katon, abimatanta tumunta kabeh

Hana panganugrahanku cadu sakti winimba sara

Pasupati sastra kastu pangarannya nihan wulati

Diatas tersebut merupakan contoh lirik dari Wirama.......

a)

Totaka

b)

Mandamalon

c)

Girisa

d)

Merdukomala

17.

Salah satu jenis gending Sang Hyang adalah......

a)

Ginada

b)

Sang Hyang Dedari

c)

Wargasari

d)

Palawakya

18.

Dalam Panca Gita gambar tersebut termasuk.......

a)

Genta

b)

Mantra

c)

Gong

d)

Kidung

19.

Perhatikan padalingsa di bawah ini!

4u-6i-6o-10e-10i-6i-6u

Padalingsa tersebut merupakan padalingsa dari pupuh.....

a)

Durma

b)

Dandang Gula

c)

Mijil

d)

Pucung

20.

Gending atau lagu yang dinyanyikan dengan cara bersama-sama saling sahut-menyahut antara kelompok satu dengan kelompok yang lainnya disebut......

a)

Gending Pop

b)

Gending Jejangeran

c)

Gending Sang Hyang

d)

Gending Rare

21.

Perhatikanlah lirik berikut ini!

Meong-meong alih ja bikule

Bikul gede-gede

Buin mokoh-mokoh

Kereng pesan ngarusuhin

Lirik lagu tersebut termasuk.......

a)

Sekar Rare

b)

Sekar Alit

c)

Sekar Madya

d)

Sekar Agung

22.

Pupuh juga sering dikatakan sebagai tembang macepat, artinya......

a)

Maca Cepat

b)

Maca Patuh

c)

Maca Patpat

d)

Maca Patah

23.

Perhatikanlah lirik kidung berikut ini!

Purwakaning angripta rum

Ning Wana Ukir

Kahadang labuh kartika panedenging sari

Angayon tangguli ketur

Angringring jangga mure

Lirik kidung tersebut merupakan kidung......

a)

Brahmara angisep sari

b)

Kawitan warga sari

c)

Malet Rasmi

d)

Wargasari

24.

Kidung yang sering dipakai sesuai dengan gambar tersebut adalah......

a)

Wargasari

b)

Pupuh Jerum

c)

Tunjung Biru

d)

Wirama Sikarini

25.

Kidung yang dipakai saat upacara yang sesuai dengan gambar tersebut adalah......

a)

Pupuh Jerum

b)

Kidung Malat Rasmi

c)

Kidung Demung Sawit

d)

Pupuh Adri

26.

Kidung yang dipakai saat upacara yang ditunjukkan pada gambar tersebut adalah......

a)

Kawitan Warga Sari

b)

Wargasari

c)

Kidung Tantri

d)

Kidung Wirama Praharsini

27.

Kidung yang sering dipakai disaat upacara yang ditunjukkan pada gambar tersebut adalah.......

a)

Kidung Demung Sawit

b)

Kidung Bala Ugu

c)

Kidung Wargasari

d)

Kidung Wirama Indra Wangsa

28.

Bait-bait dari kitab suci yang dilantunkan menggunakan irama mantra, mengandung nilai-nilai pujaan kepada Hyang Widhi Wasa beserta manifestasi-Nya merupakan pemahaman dari…

a)

Palawakya

b)

Sekar Rare

c)

Sekar Madya

d)

Sloka

29.

Kekidungan atau tembang tengahan, yaitu nyanyian yang ditembangkan untuk mengiringi upacara (Yajna) disebut dengan Sekar…

a)

Madya

b)

Rare

c)

Alit

d)

Agung

30.

Pada umumnya menggambarkan kesucian, ajaran ketuhanan, ajaran kelapasan, dan menggambarkan swadharma seorang Sulinggih (orang suci) merupakan pengertian dari Kidung....

a)

Manusa Yadnya

b)

Pitra Yadnya

c)

Rsi Yadnya

d)

Dewa Yadnya

31.

Pupuh Sinom, Dandang Gula, Maskumambang, Mijil, dan Pucung termasuk….

a)

Sekar Rare

b)

Sekar Alit

c)

Sekar Madya

d)

Sekar Agung

32.

Apa fungsi utama Sekar Alit dalam budaya Hindu….

a)

Untuk menemani upacara keagamaan

b)

Untuk menghormati leluhur

c)

Untuk menghibur selama festival

d)

Untuk mengajarkan nilai-nilai moral kepada anak-anak

33.

Jenis Dharma Gita apa yang digunakan dalam upacara Pawiwahan atau pernikahan adalah….

a)

Kidung Manusa Yadnya

b)

Kidung Pitra Yadnya

c)

Kidung Dewa Yadnya

d)

Kidung Rsi Yadnya

34.

Terdapat beberapa jenis kidung yang dilantunkan untuk mengiringi rangkaian upacara Dewa Yadnya seperti yang dilaksanakan di Bali. Kidung untuk mengakhiri Upacara/Nyineb…..

a)

Kidung Wargasari

b)

Kakawin

c)

Kidung Warga Sirang

d)

Palawakya

35.
Kata “ Dharma Gita “ berasal dari bahasa ……….
a)
Kawi
b)
Jawa
c)
Bali
d)
Sansekerta
36.
Nyanyian/lagu-lagu yang mengandung ajaran kebenaran/kebaikan yang dinyanyikan pada pelaksanaan upacara yadnya disebut…….
a)
Pesantian
b)
Dharma Gita
c)
Dharma Tula
d)
Dharma wacana
37.
Panca Gita tidak dapat dipisahkan dengan pelaksanaan upacara keagamaan dalam agama Hindu. Berikut ini yang tidak termasuk Panca Gita adalah…
a)
kulkul
b)
mantra
c)
musik
d)
gong
38.
Dharma Gita dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis.....
a)
Sekar Rare, SekarAlit, , Sekar Agung
b)
Sekar Rare, Sekar Alit, Sekar Madia, Sekar Agung.
c)
Sekar Rare, Sekar Alit, Sekar Madia, Sekar Agung, Sloka dan Palawakya.
d)
Sekar Rare, Sekar Madia, Palawakya dan Sloka.
39.
Bebeke putih jambul, Juru pencar dalam Dharma Gita termasuk…
a)
Sekar rare
b)
Sekar Alit
c)
Sekar Madya
d)
Sekar Agung
40.
Pupuh Sinom, Dandang Gula, Maskumambang, Mijil,Pucung, Mijil termasuk…
a)
Sekar Rare
b)
Sekar Alit
c)
Sekar Madya
d)
Sekar Agung
41.
Kawitan Warga Sari, Warga Sari termasuk contoh Dharma Gita…
a)
Sekar Alit
b)
Sekar Madya
c)
Sekar Agung
d)
Geguritan
42.
Dharma Gita yang dipakai untuk mengiringi upacara Dewa Yadnya adalah...
a)
Warga Sari
b)
Dandang Gula
c)
Sinom
d)
Maskumambang
43.
Kekawin Arjuna Wiwaha termasuk jenis Dharma Gita...
a)
Sekar Alit
b)
Sekar Madya
c)
Sekar Rare
d)
Sekar Agung
44.
Suatu perlombaan Dharma Gita yang diselenggaarkan untuk meningkatkan rasa bakti dan persaudaraan umat Hindu disebut…
a)
Pesantian
b)
Utsawa Dharma Gita
c)
Dharma Gita
d)
Tembang
45.
Dampak sikap mental yang ditimbulkan oleh Dharma Gita adalah…….kecuali
a)
Pembentukan Sikap mental
b)
Jiwa menjadi keras
c)
Prilaku/budi pekerti menjadi baik
d)
pengetahuan spiritual bertambah
46.
Dibawah ini yang merupakan aturan pupuh/macepat adalah……kecuali
a)
banyak baris dalam tiap bait
b)
banyak suku kata dalam setiap baris
c)
labuh suara pada syair terakhir
d)
sajaknya bebas
47.
Aturan yang digunakan dalam pembuatan atau pelantunan pupuh disebut …
a)
Labuh Suara
b)
Titi Suara
c)
Guru Lagu
d)
Padalingsa
48.
Kekawin Lubdaka gubahan Mpu Tanakung berhubungan dengan hari raya…….
a)
Pagerwesi
b)
Saraswati
c)
Siwa Ratri
d)
Nyepi
49.
Pupuh Sinom dalam satu bait terdiri dari …….baris
a)
7 baris
b)
8 baris
c)
9 baris
d)
10 baris
50.
sekar agung juga disebut dengan....
a)
sekar alit
b)
tembang gede
c)
tembang anyar
d)
tembang bali
51.
salah satu jenis dharma gita yang menggunakan bahasa jawa kuno atau bahasa kawi adalah ...
a)
sekar agung
b)
sekar madya
c)
kidung dewa yadnya
d)
pada lingsa
52.
salah satu jenis dharma gita yang diikat oleh syarat seperti guru, laghu, wretta dan matra adlaah ....
a)
pupuh
b)
kekawin
c)
sekar alit
d)
sekar rare
53.
Karya sastra yang terbentuk dari berbagai wirama disebut...
a)
pupuh
b)
kekawin
c)
sekar alit
d)
sekar rare
54.
Kakawin Arjuna Wiwaha ditulis oleh...
a)
Mpu Kanwa
b)
Mpu Tantular
c)
Mpu sedah'
d)
Rsi Walmiki
55.

Eksistensi Dharmagita menjadi bagian yang penting dan sekaligus sebagai satu kesatuan yang utuh dalam setiap pelaksanaan upacara yadnya. Jika ditelisik secara etimologis, Dharmagita pada dasarnya berasal dari Bahasa Sansekerta yang terdiri atas kata Dharma yang berarti kebenaran dan Kebajikan, serta kata Gita yang berarti ….

a)

lagu

b)

musik

c)

irama

d)

pujaan

56.

Melantunkan Dharmagita pada dasarnya tidak hanya sekedar aktivitas olah suara yang bersesuaian terhadap kaedah intonasi, nada, dan irama sehingga mampu menghasilkan estetika yang dapat menggetarkan jiwa. Namun, aktivitas Dharmagita pada hakekatnya merujuk terhadap esensi untuk ….

a)

Melestarikan budaya yang bernafaskan ajaran agama Hindu

b)

Mengamalkan kaedah pakem seni suara tradisional Bali

c)

Menghayati ajaran agama Hindu

d)

Menyemarakkan pelaksanaan upacara yadnya

57.

Perayaan hari suci Saraswati dilaksanakan dengan penuh suka cita di SMP Negeri 2 Kuta Selatan. Suara kulkul terdengar jelas yang menandakan dimulainya prosesi upacara yadnya. Tabuh Lelambatan pun mulai bergema menggugah setiap insan untuk merasakan ketenangan jiwa. Sarana upakara telah dihaturkan dengan aroma keharuman bunga yang semerbak serta kepulan asap dupa yang menjulang ke angkasa seolah menjamah kesucian Brahman yang tak terbayangkan. Suasana khusuk tambah terasa manakala lantunan kidung suci telah berkumandang dan alunan puja mantra Sang Sadhaka yang diiringi dengan gemericik bajra telah menuntun pikiran ini untuk lebih terpusat terhadap keagungan Brahman. Berdasarkan ilustrasi tersebut, maka terdapat 5 suara yang mengiringi prosesi upacara yadnya tersebut yang dalam ajaran agama Hindu disebut dengan ….

a)

Panca Kursika

b)

Panca Gita

c)

Panca Yadnya

d)

Panca Yama Brata

58.

Sikap dan perilaku Sang Sadhaka saat memimpin upacara yadnya sejatinya memiliki makna tersendiri. Secara filosofis religious, tetanganan atau sikap mudra Sang Sadhaka berkembang menjadi tari-tarian yang dibawakan untuk mengiringi upacara yadnya. Suara bajra berkembang menjadi gemuruh alunan gamelan, dan puja mantra Sang Sadhaka berkembang menjadi ….

a)

Suara kulkul

b)

Puja kramaning sembah

c)

Nyanyian suci (gita)

d)

Gemericik tirtha

59.

Dharmagita sarat akan nilai-nilai kebenaran, etika, estetika, dan nilai budaya yang adi luhung. Ketika seseorang mampu melafalkan dharmagita dengan benar, maka akan dapat menggetarkan hati Nurani yang paling suci. Kondisi intern yang seperti inilah yang dapat menguasai pikiran dan indria sehingga dapat menguasai pikiran dan indria sehingga dapat menghasilkan anandam, yaitu ….

a)

Keteguhan diri

b)

Kepuasan bathin

c)

Kesadaran dan keikhlasan

d)

Kebahagiaan lahir dan bathin

60.

Berdasarkan pernyataan yang terdapat pada tabel tersebut, maka pada hakekatnya merujuk terhadap salah satu jenis Dharmagita yakni ….

a)

Sekar Rare

b)

Sekar Alit

c)

Sekar Madya

d)

Sekar Agung

61.

Berdasarkan beberapa nama tembang di atas, maka yang termasuk bagian dari Sekar Agung ditunjukkan pada nomor ….

a)

(1), (2), (3)

b)

(2), (4), (5)

c)

(3), (5), (9)

d)

(3), (7), (8)

62.

“Eda ngaden awak bisa, Depang anake ngadanin, Geginane buka nyampat, Anak sai tumbuh luhu, Ilang luhu buke katah, Yadin ririh, Enu liu paplajahan”.

Mencermati isi tembang Sekar Madya di atas secara saksama, maka mengandung makna secara inplisit yang berkenaan dengan konteks kehidupan masa kini yakni ….

a)

Tidak ingkar terhadap kewajibannya dalam hidup ini untuk menjaga keharmonisan secara seimbang

b)

Banyak sedikitnya Artha benda dan kemewahan yang ditampilkan dalam beryadnya bukan merupakan jaminan mutlak berhasilnya sebuah yadnya

c)

Mengisyaratkan tentang petuah atau nasihat agar kita selalu memiliki sikap rendah hati. Senantiasa menjalani kehidupan di dunia ini berdasarkan atas filosofi ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk

d)

Orang-orang gampang diliputi rasa marah, benci, dan dendam. Pada akhirnya saling tunjuk dan saling menyalahkan, bahkan tak jarang saling menjatuhkan, dan ingin menjadi pahlawan kesiangan

63.

Sekar Alit yang lebih familiar dengan sebutan Pupuh di Bali diikat oleh kaedah Padalingsa. Adapun yang dimaksud dengan Padalingsa dalam Sekar Alit, kecuali ….

a)

Banyaknya wanda (suku kata) dalam setiap carik (baris)

b)

Panjang pendeknya suara dalam melantunkan tembang

c)

Huruf vokal pada setiap akhir baris dalam satu bait (pada)

d)

Banyaknya carik dalam satu pada

64.

Berdasarkan tabel di atas, maka yang termasuk bagian dari Sekar Alit (Pupuh) ditunjukkan secara lengkap pada nomor ….

a)

(1) dan (2)

b)

(1) dan (3)

c)

(2) dan (3)

d)

(2) dan (4)

65.

Salah satu tembang Macepat yang memiliki 6 baris dalam satu bait, memiliki rumusan padalingsa 8u, 8i, 8a, 8i, 8a, 8i dan karakteristik isi tembangnya menekankan terhadap pemberian nasihat atau wejangan. Berdasarkan ciri-ciri yang disajikan tersebut, maka pada dasarnya berkenaan dengan pupuh ….

a)

Pucung

b)

Maskumambang

c)

Semarandana

d)

Ginanti

66.

“Yening pageh subha karmane margiang, pungkur wekas yan numadi, rawuh saking swargan, dados anak sugih pradnyan, listuhayu lewihing warni, hita wasana, nika sane kapuponin.” Jika dicermati berdasarkan padalingsanya, maka pada dasarnya berkenaan dengan pupuh ….

a)

Mijil

b)

Durma

c)

Ginada

d)

Pangkur

67.

Kidung merupakan sebutan lain dari Sekar Madya atau Tembang Tengahan yang dipergunakan untuk mengiringi prosesi upacara yadnya. Isi tembangnya disesuaikan dengan jenis upacara yang dilaksanakan dengan dikemas menggunakan Bahasa ….

a)

Sansekerta berpadu dengan Jawa Kuno

b)

Sansekerta berpadu dengan Tamil

c)

Jawa Kuno berpadu dengan Bahasa Bali

d)

Jawa Kuno berpadu dengan Bahasa Nagari

68.

Berdasarkan bagan berkorelasi tersebut, maka hubungan yang tepat antara kidung menurut fungsinya dengan jenis kidung yakni ….

a)

(1)-(e), (2)-(b), (3)-(c)

b)

(1)-(e), (2)-(b), (4)-(a)

c)

(1)-(e), (3)-(c), (4)-(a)

d)

(1)-(e), (4)-(a), (5)-(d)

69.

“Ida ratu saking luhur, kaula nunas lugrane, mangda sampun titiang tandruh, mangayat bhatara mangkin, titian ngaturang pejati, banten suci mwang daksina, sami sampun puput, pratingkahing saji.”

Kidung di atas merupakan kidung wargasari yang dipergunakan pada saat nuntun atau ngastawa para Dewa. Kidung tersebut secara esensi mengandung makna ….

a)

Memuja Tuhan atas dasar persembahan yang tulus ikhlas

b)

Kesadaran dalam berbhakti kepada Tuhan

c)

Daksina dan Pejati sebagai sarana memuja Tuhan

d)

Kepercayaan terhadap adanya Tuhan

70.

Sekar agung disebut dengan Wirama atau di Bali lebih lazim dikenal dengan sebutan Kekawin. Kekawin diatur oleh banyak suku kata yang disebut dengan ….

a)

Guru

b)

Laghu

c)

Dirga

d)

Wretta

71.

“Hana sira ratu dibya rĕngön, prasāsta ring rāt musuhnira pranata, jaya pandita ring aji kabéh, Sang Dasaratha nāma tāmoli.”.

Kekawin di atas pada umumnya menggunakan wirama ….

a)

Mandamalon

b)

Sronca

c)

Indrawangsa

d)

Basantatilaka

72.

Bait-bait dari kitab suci Weda yang terdiri atas 4 baris dalam 1 bait yang mengandung nilai-nilai pujaan kepada Hyang Widhi Wasa serta berisi tentang perilaku kehidupan manusia dan dilantunkan menggunakan irama mantra disebut dengan ….

a)

Sloka

b)

Palawakya

c)

Kakawin

d)

Kidung

73.

Aturan dalam pembacaan Palawakya terdiri atas Guru Basa dan Onek-onekan, Guru Basa yakni teknik pemenggalan bacaan (jeda) menurut arti kata dalam konteks kalimatnya (narasi dan alur cerita). Sementara, onek-onekan yakni teknik palafalan fonem yang baik dan benar. Teknik pengambilan suara dalam pembacaan Palawakya yakni ….

a)

Pangkal lidah (bungkahing jihwa)

b)

Ujung lidah

c)

Antara ujung lidah dengan kerongkongan

d)

Diagfragma

74.

Pada kebudayaan Jawa, Sinom mengandung arti tunas yang baru tumbuh dan bersemi. Tembang ini penggambaran seorang anak yang mulai beranjak dewasa. Tembang ini biasanya digunakan untuk ….

a)

Memberikan wejangan kepada kaula muda

b)

Menggambarkan kehidupan istana

c)

Memuja keagungan Tuhan

d)

Menjelaskan tentang upacara yadnya

75.

Masing-masing pupuh mengandung suasana kejiwaan yang berbeda-beda. Suasana yang ditimbulkan oleh pupuh tersebut sangat berguna untuk mengungkapkan suasana dramatik dari suatu cerita/ lakon. Semarandana, Ginada Eman-eman, Maskumambang, dan Demung mengandung suasana kejiwaan dengan jenis pupuh tersebut adalah ….

a)

Aman, tenang, tentram

b)

Riang, gembira

c)

Memberi wejangan

d)

Sedih, kecewa, tertekan