WorksheetsLATIHAN SOAL DHARMA GITA KELAS 8
Total questions: 75
Worksheet time: 57mins
Nyanyian suci yang digunakan dalam berbagai upacara Yajna adalah........
Dharma Santana
Dharma Kriya
Dharma Gita
Dharma Sasana
Ini adalah gambar.......
Kulkul
Genta
Gong
Mantra
Lagu-lagu yang dilantunkan ketika mengasuh bayi disebut......
Sekar Rare
Sekar Alit
Sekar Agung
Sekar Madya
Bagian dari gending sekar rare adalah......
Ginada
Wargasari
Wirat Kalangenan
Gending jejangeran
Gegendingan yang dibentuk berdasarkan padalingsa disebut.......
Pupuh
Palawakya
Sloka
Kidung
Salah satu jenis pupuh macepat yaitu.......
Kawitan Wargasari
Girisa
Mandamalon
Pangkur
Bagian dari Panca Gita, yaitu......
Kulkul
Kidung
Mantra
Genta
Gong
Salah satu jenis kekidungan yang digunakan pada upacara Dewa Yajna adalah.......
Kidung Bala Ugu
Kawitan Wargasari
Kidung Demung Sawit
Kidung Malat Rasmi
Gambar tersebut merupakan bagian dari Panca Gita, yaitu......
Genta
Mantra
Kulkul
Kidung
Kidung yang digunakan saat upacara Bhuta Yajna adalah......
Brahmara Angisep Sari
Pupuh Ginada
Kidung Bala Ugu
Pupuh Jerum
Perhatikan Pada Lingsa dibawah ini!
8a-8i-8a-8u-8a-4i-8a
Diatas merupakan pada lingsa pupuh......
Ginanti
Sinom
Ginada
Mijil
Perhatikan lirik dibawah ini!
Eda Ngaden Awak Bisa
Depang Anake Ngadanin
Geginane Buka Nyampat
Anak Sai Tumbuh Luhu
Ilang Luhu Bok'e Katah
Yadin Ririh
Liu Enu Pelajahan
Itu merupakan salah satu lirik dari pupuh......
Ginada
Ginanti
Semarandana
Pucung
Perhatikan lirik dibawah ini!
Saking tuhu manah guru
Minuturin cening mangkin
Kawruhe luir sanjata
Ne dadi prabotang sai
Kaanggen ngaruruh merta
Saenun ceninge urip
Diatas merupakan lirik pupuh......
Semarandana
Pangkur
Pucung
Ginanti
Salah satu manfaat dari Dharma Gita sebagai media hiburan adalah.......
Pementasan tari arja
Menghibur diri
Pelengkapan upacara Yajna
Pelengkapan disaat memasak
Biasanya ditulis dengan tanda lengkung (U) dalam Sekar Agung adalah.......
Guru
Laghu
Pada
Lingsa
Perhatikan lirik dibawah ini!
Stuti nira tan tulus, sinahuran paramarta Siwa
Anaku huwus katon, abimatanta tumunta kabeh
Hana panganugrahanku cadu sakti winimba sara
Pasupati sastra kastu pangarannya nihan wulati
Diatas tersebut merupakan contoh lirik dari Wirama.......
Totaka
Mandamalon
Girisa
Merdukomala
Salah satu jenis gending Sang Hyang adalah......
Ginada
Sang Hyang Dedari
Wargasari
Palawakya
Dalam Panca Gita gambar tersebut termasuk.......
Genta
Mantra
Gong
Kidung
Perhatikan padalingsa di bawah ini!
4u-6i-6o-10e-10i-6i-6u
Padalingsa tersebut merupakan padalingsa dari pupuh.....
Durma
Dandang Gula
Mijil
Pucung
Gending atau lagu yang dinyanyikan dengan cara bersama-sama saling sahut-menyahut antara kelompok satu dengan kelompok yang lainnya disebut......
Gending Pop
Gending Jejangeran
Gending Sang Hyang
Gending Rare
Perhatikanlah lirik berikut ini!
Meong-meong alih ja bikule
Bikul gede-gede
Buin mokoh-mokoh
Kereng pesan ngarusuhin
Lirik lagu tersebut termasuk.......
Sekar Rare
Sekar Alit
Sekar Madya
Sekar Agung
Pupuh juga sering dikatakan sebagai tembang macepat, artinya......
Maca Cepat
Maca Patuh
Maca Patpat
Maca Patah
Perhatikanlah lirik kidung berikut ini!
Purwakaning angripta rum
Ning Wana Ukir
Kahadang labuh kartika panedenging sari
Angayon tangguli ketur
Angringring jangga mure
Lirik kidung tersebut merupakan kidung......
Brahmara angisep sari
Kawitan warga sari
Malet Rasmi
Wargasari
Kidung yang sering dipakai sesuai dengan gambar tersebut adalah......
Wargasari
Pupuh Jerum
Tunjung Biru
Wirama Sikarini
Kidung yang dipakai saat upacara yang sesuai dengan gambar tersebut adalah......
Pupuh Jerum
Kidung Malat Rasmi
Kidung Demung Sawit
Pupuh Adri
Kidung yang dipakai saat upacara yang ditunjukkan pada gambar tersebut adalah......
Kawitan Warga Sari
Wargasari
Kidung Tantri
Kidung Wirama Praharsini
Kidung yang sering dipakai disaat upacara yang ditunjukkan pada gambar tersebut adalah.......
Kidung Demung Sawit
Kidung Bala Ugu
Kidung Wargasari
Kidung Wirama Indra Wangsa
Bait-bait dari kitab suci yang dilantunkan menggunakan irama mantra, mengandung nilai-nilai pujaan kepada Hyang Widhi Wasa beserta manifestasi-Nya merupakan pemahaman dari…
Palawakya
Sekar Rare
Sekar Madya
Sloka
Kekidungan atau tembang tengahan, yaitu nyanyian yang ditembangkan untuk mengiringi upacara (Yajna) disebut dengan Sekar…
Madya
Rare
Alit
Agung
Pada umumnya menggambarkan kesucian, ajaran ketuhanan, ajaran kelapasan, dan menggambarkan swadharma seorang Sulinggih (orang suci) merupakan pengertian dari Kidung....
Manusa Yadnya
Pitra Yadnya
Rsi Yadnya
Dewa Yadnya
Pupuh Sinom, Dandang Gula, Maskumambang, Mijil, dan Pucung termasuk….
Sekar Rare
Sekar Alit
Sekar Madya
Sekar Agung
Apa fungsi utama Sekar Alit dalam budaya Hindu….
Untuk menemani upacara keagamaan
Untuk menghormati leluhur
Untuk menghibur selama festival
Untuk mengajarkan nilai-nilai moral kepada anak-anak
Jenis Dharma Gita apa yang digunakan dalam upacara Pawiwahan atau pernikahan adalah….
Kidung Manusa Yadnya
Kidung Pitra Yadnya
Kidung Dewa Yadnya
Kidung Rsi Yadnya
Terdapat beberapa jenis kidung yang dilantunkan untuk mengiringi rangkaian upacara Dewa Yadnya seperti yang dilaksanakan di Bali. Kidung untuk mengakhiri Upacara/Nyineb…..
Kidung Wargasari
Kakawin
Kidung Warga Sirang
Palawakya
Eksistensi Dharmagita menjadi bagian yang penting dan sekaligus sebagai satu kesatuan yang utuh dalam setiap pelaksanaan upacara yadnya. Jika ditelisik secara etimologis, Dharmagita pada dasarnya berasal dari Bahasa Sansekerta yang terdiri atas kata Dharma yang berarti kebenaran dan Kebajikan, serta kata Gita yang berarti ….
lagu
musik
irama
pujaan
Melantunkan Dharmagita pada dasarnya tidak hanya sekedar aktivitas olah suara yang bersesuaian terhadap kaedah intonasi, nada, dan irama sehingga mampu menghasilkan estetika yang dapat menggetarkan jiwa. Namun, aktivitas Dharmagita pada hakekatnya merujuk terhadap esensi untuk ….
Melestarikan budaya yang bernafaskan ajaran agama Hindu
Mengamalkan kaedah pakem seni suara tradisional Bali
Menghayati ajaran agama Hindu
Menyemarakkan pelaksanaan upacara yadnya
Perayaan hari suci Saraswati dilaksanakan dengan penuh suka cita di SMP Negeri 2 Kuta Selatan. Suara kulkul terdengar jelas yang menandakan dimulainya prosesi upacara yadnya. Tabuh Lelambatan pun mulai bergema menggugah setiap insan untuk merasakan ketenangan jiwa. Sarana upakara telah dihaturkan dengan aroma keharuman bunga yang semerbak serta kepulan asap dupa yang menjulang ke angkasa seolah menjamah kesucian Brahman yang tak terbayangkan. Suasana khusuk tambah terasa manakala lantunan kidung suci telah berkumandang dan alunan puja mantra Sang Sadhaka yang diiringi dengan gemericik bajra telah menuntun pikiran ini untuk lebih terpusat terhadap keagungan Brahman. Berdasarkan ilustrasi tersebut, maka terdapat 5 suara yang mengiringi prosesi upacara yadnya tersebut yang dalam ajaran agama Hindu disebut dengan ….
Panca Kursika
Panca Gita
Panca Yadnya
Panca Yama Brata
Sikap dan perilaku Sang Sadhaka saat memimpin upacara yadnya sejatinya memiliki makna tersendiri. Secara filosofis religious, tetanganan atau sikap mudra Sang Sadhaka berkembang menjadi tari-tarian yang dibawakan untuk mengiringi upacara yadnya. Suara bajra berkembang menjadi gemuruh alunan gamelan, dan puja mantra Sang Sadhaka berkembang menjadi ….
Suara kulkul
Puja kramaning sembah
Nyanyian suci (gita)
Gemericik tirtha
Dharmagita sarat akan nilai-nilai kebenaran, etika, estetika, dan nilai budaya yang adi luhung. Ketika seseorang mampu melafalkan dharmagita dengan benar, maka akan dapat menggetarkan hati Nurani yang paling suci. Kondisi intern yang seperti inilah yang dapat menguasai pikiran dan indria sehingga dapat menguasai pikiran dan indria sehingga dapat menghasilkan anandam, yaitu ….
Keteguhan diri
Kepuasan bathin
Kesadaran dan keikhlasan
Kebahagiaan lahir dan bathin
Berdasarkan pernyataan yang terdapat pada tabel tersebut, maka pada hakekatnya merujuk terhadap salah satu jenis Dharmagita yakni ….
Sekar Rare
Sekar Alit
Sekar Madya
Sekar Agung
Berdasarkan beberapa nama tembang di atas, maka yang termasuk bagian dari Sekar Agung ditunjukkan pada nomor ….
(1), (2), (3)
(2), (4), (5)
(3), (5), (9)
(3), (7), (8)
“Eda ngaden awak bisa, Depang anake ngadanin, Geginane buka nyampat, Anak sai tumbuh luhu, Ilang luhu buke katah, Yadin ririh, Enu liu paplajahan”.
Mencermati isi tembang Sekar Madya di atas secara saksama, maka mengandung makna secara inplisit yang berkenaan dengan konteks kehidupan masa kini yakni ….
Tidak ingkar terhadap kewajibannya dalam hidup ini untuk menjaga keharmonisan secara seimbang
Banyak sedikitnya Artha benda dan kemewahan yang ditampilkan dalam beryadnya bukan merupakan jaminan mutlak berhasilnya sebuah yadnya
Mengisyaratkan tentang petuah atau nasihat agar kita selalu memiliki sikap rendah hati. Senantiasa menjalani kehidupan di dunia ini berdasarkan atas filosofi ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk
Orang-orang gampang diliputi rasa marah, benci, dan dendam. Pada akhirnya saling tunjuk dan saling menyalahkan, bahkan tak jarang saling menjatuhkan, dan ingin menjadi pahlawan kesiangan
Sekar Alit yang lebih familiar dengan sebutan Pupuh di Bali diikat oleh kaedah Padalingsa. Adapun yang dimaksud dengan Padalingsa dalam Sekar Alit, kecuali ….
Banyaknya wanda (suku kata) dalam setiap carik (baris)
Panjang pendeknya suara dalam melantunkan tembang
Huruf vokal pada setiap akhir baris dalam satu bait (pada)
Banyaknya carik dalam satu pada
Berdasarkan tabel di atas, maka yang termasuk bagian dari Sekar Alit (Pupuh) ditunjukkan secara lengkap pada nomor ….
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
Salah satu tembang Macepat yang memiliki 6 baris dalam satu bait, memiliki rumusan padalingsa 8u, 8i, 8a, 8i, 8a, 8i dan karakteristik isi tembangnya menekankan terhadap pemberian nasihat atau wejangan. Berdasarkan ciri-ciri yang disajikan tersebut, maka pada dasarnya berkenaan dengan pupuh ….
Pucung
Maskumambang
Semarandana
Ginanti
“Yening pageh subha karmane margiang, pungkur wekas yan numadi, rawuh saking swargan, dados anak sugih pradnyan, listuhayu lewihing warni, hita wasana, nika sane kapuponin.” Jika dicermati berdasarkan padalingsanya, maka pada dasarnya berkenaan dengan pupuh ….
Mijil
Durma
Ginada
Pangkur
Kidung merupakan sebutan lain dari Sekar Madya atau Tembang Tengahan yang dipergunakan untuk mengiringi prosesi upacara yadnya. Isi tembangnya disesuaikan dengan jenis upacara yang dilaksanakan dengan dikemas menggunakan Bahasa ….
Sansekerta berpadu dengan Jawa Kuno
Sansekerta berpadu dengan Tamil
Jawa Kuno berpadu dengan Bahasa Bali
Jawa Kuno berpadu dengan Bahasa Nagari
Berdasarkan bagan berkorelasi tersebut, maka hubungan yang tepat antara kidung menurut fungsinya dengan jenis kidung yakni ….
(1)-(e), (2)-(b), (3)-(c)
(1)-(e), (2)-(b), (4)-(a)
(1)-(e), (3)-(c), (4)-(a)
(1)-(e), (4)-(a), (5)-(d)
“Ida ratu saking luhur, kaula nunas lugrane, mangda sampun titiang tandruh, mangayat bhatara mangkin, titian ngaturang pejati, banten suci mwang daksina, sami sampun puput, pratingkahing saji.”
Kidung di atas merupakan kidung wargasari yang dipergunakan pada saat nuntun atau ngastawa para Dewa. Kidung tersebut secara esensi mengandung makna ….
Memuja Tuhan atas dasar persembahan yang tulus ikhlas
Kesadaran dalam berbhakti kepada Tuhan
Daksina dan Pejati sebagai sarana memuja Tuhan
Kepercayaan terhadap adanya Tuhan
Sekar agung disebut dengan Wirama atau di Bali lebih lazim dikenal dengan sebutan Kekawin. Kekawin diatur oleh banyak suku kata yang disebut dengan ….
Guru
Laghu
Dirga
Wretta
“Hana sira ratu dibya rĕngön, prasāsta ring rāt musuhnira pranata, jaya pandita ring aji kabéh, Sang Dasaratha nāma tāmoli.”.
Kekawin di atas pada umumnya menggunakan wirama ….
Mandamalon
Sronca
Indrawangsa
Basantatilaka
Bait-bait dari kitab suci Weda yang terdiri atas 4 baris dalam 1 bait yang mengandung nilai-nilai pujaan kepada Hyang Widhi Wasa serta berisi tentang perilaku kehidupan manusia dan dilantunkan menggunakan irama mantra disebut dengan ….
Sloka
Palawakya
Kakawin
Kidung
Aturan dalam pembacaan Palawakya terdiri atas Guru Basa dan Onek-onekan, Guru Basa yakni teknik pemenggalan bacaan (jeda) menurut arti kata dalam konteks kalimatnya (narasi dan alur cerita). Sementara, onek-onekan yakni teknik palafalan fonem yang baik dan benar. Teknik pengambilan suara dalam pembacaan Palawakya yakni ….
Pangkal lidah (bungkahing jihwa)
Ujung lidah
Antara ujung lidah dengan kerongkongan
Diagfragma
Pada kebudayaan Jawa, Sinom mengandung arti tunas yang baru tumbuh dan bersemi. Tembang ini penggambaran seorang anak yang mulai beranjak dewasa. Tembang ini biasanya digunakan untuk ….
Memberikan wejangan kepada kaula muda
Menggambarkan kehidupan istana
Memuja keagungan Tuhan
Menjelaskan tentang upacara yadnya
Masing-masing pupuh mengandung suasana kejiwaan yang berbeda-beda. Suasana yang ditimbulkan oleh pupuh tersebut sangat berguna untuk mengungkapkan suasana dramatik dari suatu cerita/ lakon. Semarandana, Ginada Eman-eman, Maskumambang, dan Demung mengandung suasana kejiwaan dengan jenis pupuh tersebut adalah ….
Aman, tenang, tentram
Riang, gembira
Memberi wejangan
Sedih, kecewa, tertekan
