WorksheetsSOAL BPN 10/01/26
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Laki-laki 75 tahun, 90kg akan dilakukan operasi penggantian lutut kanan. Pasien meminta untuk dilakukan Tindakan Anestesi Epidural, tindakan tersebut dilakukan oleh ahli anestesi dengan menggunakan dengan teknik loss of resistance dengan pendekatan paramedian kiri. Setelah diyakinkan bahwa jarum tuohy berada di rongga epidural, kemudian dimasukkan kateter, dan diberikan test dose, dengan tanpa ada tanda-tanda masuk ke rongga spinal maupun intravena. Kemudian obat anestesi lokal diberikan yakni ropivacaine 0.75% sebanyak 15cc. Pasien diposisikan supine. Setelah hampir satu jam, blok sensorik, maupun blok motorik tidak sempurna pada pasien. Sehingga dilakukan tindakan anestesi spinal untuk mengatasi hal tersebut. Komplikasi akibat respon fisiologis yang buruk yang memang dapat terjadi dari tindakan anestesi neuraksial tersebut adalah? Kecuali
retensi urin
total spinal anesthesia
cauda equina syndrome
horner syndrome
Cardiac arrest
Seorang anak usia 5 tahun 25 kg, akan menjalani operasi pengangkatan apendiks. Teknik anestesi yang dipilih adalah teknik anestesi umum dengan tambahan diberikan anestesi kaudal. Hal-hal dibawah ini merupakan hal-hal yang harus dipertimbangkan disaat akan melakukan tindakan anestesi kaudal? Kecuali
Tindakan anestesi regional ini untuk mengurangi dosis toksik dari obat-obatan anestesi umum
Rongga kaudal ini merupakan bagian dari rongga epidural
Dural sac pada anak-anak berhenti pada vertebra sacral ketiga, sehingga cukup aman dari kejadian injeksi intratekal
Anestesi kaudal juga dapat menimbulkan total spinal anestesia walaupun jarang terjadi
Anatomi rongga kaudal lebih mudah ditemukan pada bayi dan anak-anak
Seorang laki-laki umur 45 tahun dikonsulkan dari bagian bedah syaraf untuk persiapan operasi tumor intrakranial Meningioma. Kesadaran compos mentis GCS 15, adanya riwayat kejang, nyeri kepala ditemukan. Ditemukan adanya riwayat sakit asma bronkial, pencetus serangan adalah udara dingin dan pernah sampai masuk ke RS bila serangan asma. Pada persiapan obat-obatan anestesi yang tersedia adalah Thiopental, Propofol, Rocuronium, Atracurium, Morphin, Fentanyl, Petidine dan Sevoflurane. Pada saat induksi anestesi obat apa yang anda pilih :
Thiopental sebagai obat induksi karena bisa menurunkan cerebral blood flow, dan tekanan intrakranial.
Thiopental sebagai obat induksi karena menurunkan cerebral metabolic rate oksigen (CMRO2) dan kejadian histamin release nya 1: 30.000
Propofol sebagai obat induksi karena dapat menurunkan, CMRO2, cerebral blood flow sehingga menurunkan tekanan intrakranial
Propofol sebagai obat induksi karena dapat menurunkan systemic blood pressure
dibandingkan dengan thiopental
Propofol sebagai obat induksi karena mempunyai sifat anti emetik dan neuropathic pain dalam dosis rendah
Berdasarkan Damage Control Protocol ,bila pasien direncanakan akan ditransfusi, maka pilihan komponen darah adalah :
WB gol O negatif
PRC saja
PRC, FFP, TC dengan perbandingan 1: 2 : 1
PRC, FFP, TC dengan perbandingan 1 : 1 : 1
WB, FFP, TC dengan perbandingan 1 : 1 : 1
Berikut ini adalah tanda-tanda yang dapat menyertai kejadian cardiac arrest pada pasien yang dilakukan anestesi spinal dan wajib menjadi perhatian kita sebagai ahli anestesi sesaat dimulai tindakan anestesi dan sebelum pembedahan, yang paling tepat adalah?
Tinggi blok sensori setinggi T5
Pemanjangan segmen PR
Heart rate awal 60 bpm
Tekanan darah 121/60 mmHg
Pengobatan asma dengan beta agonis
Bila pasien dengan diabetes mellitus yang dilakukan tindakan operasi dengan anestesi umum tetap dilakukan pada kondisi hiperglikemia, maka untuk mempertahankan agar luaran pasca operasi yang baik yaitu:
TD darah dipertahankan systole tetap diatas 110 mmHg, jika perlu vasokonstriktor utk mempertahankan perfusi jaringan
HgbA1C segera di koreksi jika > 6 % dalam 24 jam pasca operasi
Gula darah dipertahankan <180 mg/dL selama tindakan dengan pemeriksaan berkala selama tindakan dan pasca operasi
Pemberian insulin dengan dosis maksimal 40 IU segera setelah operasi
Memberikan post operatif pain multimodal sampai 3 hari pasca operasi
Pemeriksaan pasien cirrhosis hepatis menunjukkan albumin serum 2.7 g/dL, bilirubin 3.2 mg/dL, ascites dapat terkontrol, pasien tampak mengantuk, status nutrisi cukup, maka pasien tergolong kelompok resiko berdasarkan klasifikasi Child:
C
B
A
E
D
Elemen yang harus dibuktikan saat dokter diajukan ke pengadilan berkaitan dengan kelalaiannya dalam mengelola pasien adalah:
Data rekam medik yang jelas serta kelengkapan fasilitas untuk merawat pasien
Petugas medik yang lain, misalnya perawat dapat dijadikan saksi adanya kelalaian dokter
Adanya penyulit yang dialami oleh pasien selama dirawat akibat penyakitnya
Perlu dibuktikan ada kerugian (damage) apapun yang dialami pasien
Harus ada hubungan profesional yang telah disepakati antara dokter dan pasiennya
Di bawah ini bukan karakteristik fisiologi cairan, elektrolit, dan renal pada neonatus:
Obligat kehilangan sodium
Total cairan tubuh yang lebih tinggi
Penurunan laju filtrasi glomerulus
Volume ekstraseluler yang lebih tinggi
Rentan terjadi alkalosis metabolik
Pasien yang aktivitas fisiknya sangat terbatas, menunjukkan gejala gagal jantung pada aktivitas ringan namun nyaman jika istirahat termasuk dalam klasifikasi NYHA Functional Classification:
I
V
II
III
IV
Wanita 27 tahun dengan komorbid von Willebrand disease tipe 1 mengalami fraktur femur terbuka. Pasien akan dilakukan pembedahan fiksasi internal dari fraktur femurnya. Prothrombin time, partial thromboplastin time dan platelet count normal. Selama pembedahan terjadi perdarahan merembes (oozing) yang banyak dan kualitas bekuan darah (clot) jelek. Untuk mengatasi situasi demikian, yang paling tepat adalah pemberian:
Cryoprecipitate
Fresh frozen plasma
Platelets
Lyophilized factor VII concentrate
Desmopressin
Bayi laki-laki usia 1 bulan dengan diagnosis malformasi anorectal akan dilakukan anoplasty. Postoperasi mengalami gagal jantung kongesti karena coarctasi aorta. Pasien takipnea, oliguria, perfusi perifer dingin pucat, hepatomegaly dan cardiomegaly. Bayi diintubasi dan ventilasi mekanik pressure support, FiO2 100%. Pemeriksaan penunjang sebagai berikut:
pH 7.47
PaCO2 11 mmHg
PaO2 209 mmHg
HCO3- 7.7 mEq/L
BD -14.6 mEq/L
Hb 9.5 g/dL
Na+ 135 mEq/L
Cl- 95 mEq/L
K+ 5.5 mEq/L
Total CO2 8 mEq/L
Diagnosa gangguan keseimbangan asam-basa pasien ini adalah:
Primer alkalosis respiratorik dengan kompensasi asidosis metabolik
Primer alkalosis metabolik dengan kompensasi asidosis respiratorik
Primer alkalosis respiratorik dan primer asidosis metabolik
Primer asidosis respiratorik dengan kompensasi alkalosis respiratorik
Primer alkalosis respiratorik yang belum terkompensasi lengkap
Di bawah ini yang memiliki efek minimal terhadap neonates melalui plasenta adalah
Fentanyl
Alfentanyl
Morphine
Meperidine
Remifentanil
Seorang pasien laki-laki 65 tahun menjalani prosedur Hartmann karena kanker kolon. Pengelolaan nyeri pasca bedah dilakukan dengan pemberian bupivacain o,1% dan fentanil 2 mcg/ml kontinu melalui kateter epidural. 4 hari pasca bedah pasien febris 39,5 C, nyeri hebat punggung dan kelemahan kaki kanan sejak kemarin. Langkah yang tepat untuk kasus ini adalah
Hentikan pemberian bupivacain dan fentanil, ambil contoh darah untuk dilakukan kultur kuman dan pemberian antibiotika sesuai hasil kultur
Mintakan pemeriksaan MRI urgen dan konsultasikan untuk tindakan fisioterapi
Hentikan pemberian bupivacain dn fentanil sambil observasi pemulihan kelemahan kaki kanan
Tarik kateter epidural sekitar 1 cm, sambil observasi pemulihan kelemahan kaki kanan
Lepas kateter epidural dan potong ujung kateter untuk dilakukan kultur kuman, dan tegakkan diagnosisi untuk segera dilakukan pembedahan dekompresi
Seorang pasien perempuan usia 60 tahun direncanakan untuk operasi thyroidectomi. Sebagai seorang dokter anestesi anda mengingatkan dokter bedah untuk berhati-hati dengan saraf laryngeal recurrent. Pernyataan yang benar tentang saraf laryngeal recurrent adalah
Kerusakan bilateral menyebabkan suara serak pasca operasi
Inferior dari saraf ini bertanggungjawab terhadap motorik dan sensorik ke area toraks saja
Menginervasi semua otot laring termasuk cricothyroid
Saraf ini merupakan kelanjutan cabang dari saraf no X
Berada di depan kelenjar thyroid dan paling beresiko saat operasi thyroidectomy
Seorang anak 6 tahun obese, dilakukan pembedahan herniotomi elektif. Anestesi umum dengan sevofluran dan 50% nitrous oxide teknik low flow, ventilasi diatur dengan volum tidal 7 ml/kg dan frekuensi 16 x/menit. Sekitar 45 menit kemudian timbul takikardi dan tekanan darah meningkat yang tidak mereda dengan pemberian fentanil, bahkan diikuti aritmia ventrikuler. Masalah yang paling sesuai dengan kondisi anak tersebut adalah
Tanda awal dari hipertermi maligna
Nyeri akibat tindakan pembedahan
Hipoksia
Dehidrasi karena puasa
Hiperkarbi karena soda lime sudah tidak efektif
Obat diuretika yang mempunyai efek samping alkalosis
Golongan potassium sparing diuretic
Golongan brain natriuretic peptide
Golongan loop diuretic
Golongan aldosteron blockers
Vasopressin
Sistem buffer yang terpenting pada tubuh manusia adalah ?
Hemoglobin
HCO3
Protein Plasma
Albumin
Fosfat
Seorang laki-laki berusia 83 tahun akan menjalani vitrektomi. Dari pemeriksaan pasien dinilai ASA 2 dengan penyulit geriatric dan hipertensi terkontrol, terapi amlodipin 5 mg. Tekanan darah 130/60 mmHg, laju nadi 65 x/menit, laju nafas 20 x/menit, dan saturasi perifer 96% tanpa suplementaasi oksigen. Pernyataan yang tidak benar tentang perubahan fisiologi yang terjadi pada pasien lanjut usia dibawh ini adalah?
Hipotermia perioperasi sering terjadi karena gangguan respon tubuh terhadap dingin
Massa ginjal, aliran darah ginjal, dan GFR (Glomerular Filtration Rate) menurun seiring bertambahnya usia
Respon jantung untuk meningkatkan laju nadi pada stress berkurang
Meningkatnya ruang rugi pada sistem pernafasan yang meningkatkan resiko desaturasi
Disfungsi kerja jantung pada lansia lebih sering disebabkan karena gangguan fungsi diastolic ventrikel
Faktor koagulasi yang bergantung pada vitamin K?
Faktor VII
Faktor VIII
Faktor V
Faktor I
Faktor XI
Pasien laki-laki 65 tahun, berat badan 80 kg, menjalani operasi laparoskopi kolesistektomi. Pada saat operator melakukan insuflasi di tahap insuflasi moderate, tekanan darah pasien tampak sedikit meningkat, dari 140/90 mmHg menjadi 160/90 mmHg. Apakah yang menyebabkan peningkatan tekanan darah saat insuflasi moderate?
Akibat posisi Trendelenburg
Aktivasi parasimpatis akibat hiperkarbia
Effective cardiac filling
Kolaps vena cava inferior
Penurunan venous return
Remaja 16 tahun mengalami kelemahan otot proximal progresif, diduga myopathy primer dan direncanakan biopsy otot. Pengelolaan anestesi yang aman untuk remaja ini meliputi :
Anestesi umum dengan sungkup karena operasi singkat
Intubasi asleep menggunakan muscle relaxant rocuronium
Rumatan anestesi inhalasi menggunakan sevoflurane atau halothane
Premedikasi menggunakan benzodiazepine
Intubasi asleep menggunakan muscle relaxant succinyl choline
Seorang pasien laki-laki 36 tahun, TB 160 cm dan BB 95 kg, dengan diagnosis tumor intradural ekstramedular T7-8 dengan nyeri hebat dan paraparese inferior. Dilakukan operasi dekompresi dan reseksi tumor dengan posisi prone. Pasca operasi pasien mengeluhkan gangguan penglihatan atau post operative visual loss (POVL). Faktor resiko terjadinya POVL adalah :
Operasi lama dengan posisi kepala head-down
Obesitas
Banyak kehilangan darah selama operasi
Hipotensi kendali
Semua benar
Seorang anak usia 12 tahun menjalani pembedahan herniotomy dengan anestesi umum sevoflurane. Ditengah pembedahan anak mengalami takipnea, takikardi, etCO2 meningkat, diikuti suhu yang meningkat. Diagnosis Malignant Hypertermia ditegakan dan diberikan terapi dantrolene. Yang perlu kita pahami tentang dantrolene adalah :
Menghambat pelepasan ion calcium dari sarcoplasmic reticulum
Dantrolene hanya efektif untuk menurunkan suhu pada Malignant Hyperthermia saja
Effective half life dantrolene sekitar 2 jam --> 6 jam
Dantrolene aman diberikan dengan infus perifer
Pemberianya dimulai dengan dosis 5 mg/kgBB, dosis maksimal 25 mg/kgBB --> 2,5-
10 mg/kgBB
Pasien usia 75 tahun dengan penyakit penyerta hipertensi direncanakan
pembedahan colectomy karena Ca colon. Terapi hipertensi yang di pertimbangkan untuk
dihentikan karena potensial hipotensi saat induksi anestesi adalah :
Metoprolol
HCT
Spironolactone
ACE inhibitor
Furosemide
Wanita 45 tahun direncanakan pembedahan open cholecystectomy PS ASA 1. Dari
anamnesa pasien menyatakan bahwa kakaknya pernah dilakukan pembedahan yang
sama dalam kondisi sehat dan mengalami reaksi hebat akibat anestesi dengan gejala
takikardi, aritmia, dan hipertensi hingga perlu dirawat di ICU. Untuk anestesi wanita
tersebut sebaiknya dihindari pengunaan :
Ketamin
Propofol
Thiopental
Sevofluran
Etomidate
Wanita 60 tahun dirawat di ruang pulih sadar setelah pembedahancholecystectomy
laparoskopik. Untuk mencegah mual muntah pasien diberikan terapi anti emetic. Beberapa saat setelah pemberian obat anti emetic, otot-otot wajah berkontraksi tanpa disadari (involuntary movement), kesulitan menelan, dan torticolis. Obat yang menyebabkan gejala tersebut adalah
Metoclopramie
Granisetron
Ondansetron
Promethazine
Seorang laki-laki 70 th dengan keluhan tidak bisa kencing dan sudah dipasang kateter urin 2 minggu yang lalu. Dari USG Urologi didapatkan BPH grade 2-3. Tekanan darah pasien 156/89 mmH dengan obat captopril 3x25 mg, nadi 72 kali/menit, SpO2 96% room air. Ureum 56 mg/dl, kretinin 2,1 mg/dl. Pasien akan direncanakan operasi TURP. Bahan cairan irigasi yang dipakai adalah?
Cairan glisin 2 persen
Mannitol 3 persen
Glukosa 5 persen
Air steril
Urea 1 persen
Seorang pasien laki-laki usia 60 tahun yang menjalani operasi menggunakan monitor cardiac output karena operasi pada geriatric dengan kemungkinan perdarahan. Cardiac output awal adalah 4,5 L/menit. Durante operasi didapatkan tekanan darah 80/50 mmHg, HR 115 kali/menit dengan CO 4 L/menit. Kemudian dokter anestesi memberikan cairan sebanyak 500 cc bolus intravena. Berapakah cardiac output yang diharapkan pada pasien ini setelah pemberian cairan yang dianggap sebagai fluid responsiveness?
3 L/menit
4,6 L/menit
3,6 L/menit
4 L/menit
2,6 L/menit
Seorang laki-laki dibawa ke IGD oleh warga sekitar setelah mengalami kecelakaan sepeda motor. Dari pemeriksaan awal didapatkan jalan napas bebas, dengan frekuensi napas 28 kali/mnt. Tampak pengembangan dinding dada tidak simetris dan ada retraksi sela iga. Setelah dipasang monitor, didapatkan saturasi 88% dengan tekanan darah 92/58 mmHg, dengan nadi 116 kali/mnt. Pasien tampak gelisah dan sulit merespon pertanyaan yang diajukan kepadanya. Apakah tindakan pertama yang paling tepat dilakukan pada pasien tersebut?
Berikan morfin dan sedasi agar pasien tenang dan tidak melawan saat diperiksa
Lakukan needle thoracosintesis untuk mengatasi kondisi kegawatan saat ini
Lakukan pemeriksaan foto x-ray dada untuk menentukan diagnosisnya
Posisikan kaki lebih itnggi (shock position) karena mungkin mengalami hipovolemia
Lakukan pemeriksaan analisa gas darah untuk mengetahui penyebab sesaknya
Wanita primipara usia 25 tahun, akan dilakukan labour analgesia dengan teknik epidural kontinyu. Pasien sudah mengeluh sakit perut hilang timbul. Pemeriksaan laboratorium dalam batas normal dengan faal hemostasis dalam batas normal. Nyeri yang timbul dalam persalinan kala 1 aktif terkait dengan dermatom
T10-L1
T8-S4
T12-L1
L2-L5
T10-S4
Penggunaan nitroglycerin dapat mengakibatkan :
Methemoglobinemia
Pansitopenia
Sickle Cell Anemia
Acute Myeloid Leukemia
Anemia megaloblastic
Seorang wanita berusia 35 tahun dikonsulkan ke anda dengan diagnosis nyeri akut somatik pascalaparotomi. Apakah asam amino eksitatorik yang terpenting terlibat pada kondisi tersebut?
Adenosine
Serotonin
Aspartate
Glutamate
Somatostatin
Seorang pria 65 tahun menjalani operasi THR. Dari pemeriksaan fisis ditemukan TD 120/80 mmHg, HR 82 x/menit, RR 20 x/menit, SpO2 99%. Lab dalam batas normal. Pasien dilakukan regional anesthesia. Dua jam setelah operasi dimulai, ahli bedah mengimplantasikan bone cement. Lima menit setelah itu diaktivasi code blue pada ruang bedah tersebut. Menurut anestesiolog, pasien mengalami bone cement impantation syndrome. Di antara hal-hal berikut ini manakah yang TIDAK SESUAI dengan tanda-tanda BCIS?
Aritima
Peningkatan SVR
Hipertensi pulmonal
Hipoksemia
Low cardiac output
Seorang laki-laki berusia 45 tahun akan menjalani prosedur pembedahan laparotomi dengan riwayat penyakit hepatitis. Tanda vital tekanan darah 130/80 mmHg, laju nadi 88 kali/menit. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan SGOT 89 mg/dl, SGPT 120 mg/dl. Apakah agen inhalasi pilihan pada pasien tersebut
Enflurane
Desflurane
Isoflurane
Metoxyflurane
Halotan
Yang merupakan neurotransmitter inhibitorik utama di otak adalah :
Dopamine
Acetylcholine
Glutamate
Glycine
GABA
Wanita, usia 35 tahun dengan G3P2A0 Hamil 41 minggu direncanakan terminasi kehamilan dengan Sectio Caesaria. Pasien dengan Preeklamsia berat, Tekanan Darah 180/110 mmHg, nadi 65bpm dengan terapi nifedipine 4 x 10 mg. Saat pindah ke tempat tidur kamar bedah pasien mengalami kejang tonik klonik. Pencegahan konvulsi yang direkomendasikan untuk pre-eklamsia berat adalah :
Fenobarbital
Thiopental
Fenitoin
Propofol
Magnesium Sulfat
Seorang wanita, 28 tahun dengan penyakit penyerta SLE, direncanakan untuk menjalani operasi kolesistektomi per laparoskopi. Pasien diketahui memiliki riwayat menerima terapi kortikosteroid prednison per oral dengan dosis 5 mg/hari selama 6 bulan terakhir. Pernyataan yang benar di bawah ini adalah :
Direkomendasikan untuk tetap mendapatkan terapi prednison 5 mg per oral pada pagi hari sebelum operasi
Direkomendasikan untuk mendapatkan deksametason 8 mg per oral pada pagi hari sebelum operasi
Direkomendasikan untuk mendapat hidrokortison sulfat 100mg setiap 8 jam dimulai sejak pagi sebelum operasi
Pasien tersebut masih dapat memberikan respon terhadap stres pembedahan karena terapi prednison yang didapatkan kurang dari 12 bulan
Pasien tersebut tidak perlu mendapatkan terapi pengganti steroid
Seorang wanita 26 tahun G3P2A0 direncanakan untuk operasi seksio Caesarea atas indikasi riwayat SC sebelumnya. Dilakukan anestesi epidural, dengan 10 mL bupivakain 0,5%. Satu menit setelah penyuntikan selesai, pasien mengeluh pusing, susah bernapas kemudian kejang. Dari monitor EKG tampak gambaran VT. Penatalaksanaan yang paling tepat dalam 4 menit pertama adalah :
Defibrillation, CPR, adrenaline, seksio sesarea
CPR, defibrillation, 20% Intralipid, seksio sesarea
CPR, defibrillation, adrenaline, 20% Intralipid
Defibrillation, CPR, adrenaline, amiodarione
CPR, adrenaline, 20% Intralipid, seksio sesarea
Transmisi rangsang proprioseptif melalui
Serabut A-alpha
Serabut B
Serabut C
Serabut A-beta
Serabut A-gamma
Anak laki-laki usia 8 tahun akan direncanakan operasi tonsilektomi. Dari alloanamnesis didapatkan riwayat batuk pilek 4 minggu yang lalu. Pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium saat ini dalam batas normal. Setelah operasi selesai, pasien akan dilakukan ekstubasi sadar. 6 jam post operasi di ruang perawatan, pasien mengalami muntah darah. Pemeriksaan fisik didapatkan pasien tampak gelsah dan pucat, laju nadi 128x/menit, tekanan darah 88/50. Didiagnosis dengan perdarahan paska tonsilektomi dan direncanakan eksplorasi perdarahan. Tindakan yang TIDAK direkomendasikan dilakukan untuk operasi emergensi pada pasien tersebut adalah :
Intubasi endotrakeal dengan teknik rapid sequence induction dengan cricoid pressure
Pemasangan NGT untuk evakuasi isi lambung
Intubasi endotrakeal dengan awake blind nasal intubation
Resusitasi cairan dengan kristaloid
Pemasangan kateter urin untuk memantau produksi urin
Seorang perempuan berusia 40 tahun akan dilakukan operasi tumor payudara. Komorbiditas pasien ini asthma bronchial. Di ruang operasi, pasien terlihat tenang dengan TD 140/70 dan laju nadi 70 kali per menit. Laju nafas 20 kali per menit dengan saturasi perifer saat pasien berbaring supine 96% tanpa suplementasi oksigen. Untuk pengelolaan anestesi pasien ini, obat anestesi yang sebaiknya dihindari adalah :
Propofol
Sevoflurane
Isoflurane
Thiopental
Ketamine
Seorang wanita usia 55 tahun dikonsulkan ke anestesi dengan nyeri kronik akibat osteo arthritis. Pasien dengan riwayat gastritis kronik. Dari pemeriksaan didapatkan tekanan darah 110/80 mmHg, denyut nadi 62 x/menit, frekuensi napas 14 kali/menit, suhu 36,5 derajat C dan GCS E4M6V5. Manakah dari sediaan obat anti inflamasi non steroid berikut ini yang dapat diberikan pada pasien tersebut?
Ibuprofen
Aspilet
Ketorolac
Diclofenac
Celecoxib
Primigravida melahirkan secara spontan pada usia gestasi 35 minggu. Bidan yang menolong menyatakan bayu seperti tersedak dan batuk setiap kali diberi susu. Bayi ternyata menderita trakeoesofageal fistula. Bagaimana anatomi yang paling sering pada kelainan tersebut?
Segmen atas esofagus berhubungan dengan trakea dan segmen bawah buntu
Segmen atas esofagus berhubungan dengan bagian distal trakea dan segmen bawah berhubungan dengan karina
Baik segmen atas maupun segmen bawah buntu
Segmen atas dan segmen bawah berhubungan dan ada fistula dari esofagus bagian bawah
Segmen atas esofagus berupa kantung dan segmen bawah esofagus berhubungan dengan trakea
Laki laki 67 tahun durante operasi reseksi Ca Colon dengan General Anestesia. Pasien mempunyai Riwayat Old Miokard Infark (OMI) dan congestive Heart Failure (CHF). Maintenance anestesi dengan gas sevoflurane. N2O 60% dan rocuronium. Setelah 1 jam operasi, operator meminta posisi Tradelenburg untuk visualisasi operasi. Saturasi pasien turun menjadi 93% dari awal 99%. Gelombang oksimeter tidak berubah. Auskultasi paru kiri suara menghilang. Penyebab yang paling mungkin dari kasus yang terjadi Adalah
Bula yang pecah
Atelektasis
Mucous Plaque
Pneumothoraks
Migrasi tracheal tube
Seorang laki laki 68 tahun akan menjalani pembedahan amputasi akibat acute limb ischemic. Pasien telah di berikan terapi warfarin selama lebih dari 1 bulan. Pada pasien yang menggunakan warfarin dan akan dilakukan operasi, hal apa yang harus di lakukan preoperative
Dilakukan bridging therapy menggunakan levonox
Dilakukan bridging therapy menggunakan aspirin
Dilakukan bridging therapy menggunakan heparin
Dilakukan bridging therapy menggunakan clopidogrel
Dilakukan bridging therapy menggunakan clopidogrel dan aspirin
Pasien perempuan usia 50 tahun akan dilakukan anestesi umum untuk Tindakan histerektomi saat ini tekanan darah 110/70 mmhg, denyut jantung 72x/menit, respirasi 14x/menit. Ditengah operasi dokter anestesi melihat perubahan warna pada sodalime menjadi warna ungu. Apa yang menjadi patokan untuk mengganti soda lime?
Saat perubahan warna soda lime mencapai 80-90%
Saat perubahan warna soda lime mencapai 40-60%
Saat perubahan warna soda lime mencapai 30-50%
Saat perubahan warna soda lime mencapai 5-10%
Saat perubahan warna soda lime mencapai 50-70%
Pasien usia 58 tahun nampak sesak dan ada suara wheezing. Pada pemeriksaan ada suara stridor ekspirasi dan inspirasi. Terdapat tumor yang menekan trakea. Tipe aliran udara pada tempat obstruksi adalah:
Stenotic flow
Turbulent flow
Laminar flow
No flow
Undulant flow
Bagaimana anatomi tracheobronchial tree pada orang dewasa?
Trachea dilindungi oleh 16-20 cincin cartilage sirkuler
Paru kanan terdiri dari 2 lobus, paru kiri 3 lobus
Diliputi sel epitel skuamous
Bronkus kiri lebih panjang dan sempit
Bronkus utama terpisah pada sudur yang berbeda sehingga benda asing cenderung ke paru kiri
Paparan berkepanjangan dari anestesi inhalasi nitrogen oksida secara
sistemik di antaranya depresi sumsum tulang belakang, yaitu
anemia megaloblastik
anemia aplastic
idiopatik trombositopenia purpura
trombositopenik trombotik purpura
chronic myeloid leukemia
