wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL UJIAN TAFSIR JALALAIN AL-JIN S/D AL-MURSALAT

Total questions: 100

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Makna lafaz "يَسْتَمِعُ نفرٌ مِنَ الجنِّ" pada Al-Jin ayat 1 adalah

a)

Sekelompok jin

b)

Seorang jin

c)

Pemimpin jin

d)

Bangsa jin seluruhnya

2.

Arti kata "عَجَبًا" dalam Al-Jin ayat "سَمِعْنَا قُرْآنًا عَجَبًا" adalah

a)

Aneh dan menakjubkan

b)

Panjang dan indah

c)

Sulit dipahami

d)

Menakutkan

3.

Lafaz "سَفِيهُنَا" bermakna

a)

Orang bodoh di antara kami

b)

Pemimpin kami

c)

Anak kecil kami

d)

Musuh kami

4.

Menurut tafsir Jalalain, sebab jin beriman adalah karena mereka

a)

Mendengar Al-Qur’an dibacakan Nabi Muhammad ﷺ

b)

Melihat mukjizat Nabi

c)

Mendengar para sahabat

d)

Membaca kitab terdahulu

5.

Peristiwa jin mendengar Al-Qur’an terjadi ketika Nabi ﷺ

a)

Shalat Subuh di Nakhlah

b)

Hijrah ke Madinah

c)

Di Thaif

d)

Di Gua Hira

6.

Jin yang beriman berasal dari golongan

a)

Jin Nashibin (Yaman)

b)

Jin Madinah

c)

Jin Makkah

d)

Jin Syam

7.

Ayat ini menunjukkan bahwa Al-Qur’an relevan bagi

a)

Manusia dan jin

b)

Manusia Arab saja

c)

Ulama saja

d)

Kaum Muslim tertentu

8.

Pernyataan jin yang menolak kesyirikan memberi pelajaran modern tentang

a)

Kesadaran kritis terhadap tradisi menyimpang

b)

Pentingnya kekuasaan

c)

Dominasi kelompok

d)

Budaya turun-temurun

9.

Dalam konteks dakwah masa kini, kisah jin beriman menunjukkan bahwa

a)

Dakwah bisa menjangkau siapa saja

b)

Dakwah harus dibatasi tempat

c)

Dakwah hanya untuk manusia

d)

Dakwah harus keras

10.

Hikmah utama dari keimanan para jin adalah

a)

Kebenaran Al-Qur’an bersifat universal

b)

Jin lebih cepat beriman

c)

Manusia lebih utama

d)

Jin makhluk sempurna

11.

Ayat ini mengajarkan bahwa hidayah diperoleh melalui

a)

Mendengar dan memahami Al-Qur’an

b)

Keturunan

c)

Kekayaan

d)

Kekuasaan

12.

Sikap jin yang langsung beriman mencerminkan

a)

Kejujuran dan ketundukan pada kebenaran

b)

Ketakutan semata

c)

Paksaan

d)

Kepentingan dunia

13.

Makna "يَهْدِي إِلَى الرُّشْدِ" menurut Jalalain adalah

a)

Menunjukkan jalan kebenaran dan tauhid

b)

Mengajarkan ilmu dunia

c)

Memberi kekayaan

d)

Menguatkan kekuasaan

14.

Penolakan jin terhadap anggapan bahwa Allah memiliki anak menunjukkan

a)

Kemurnian tauhid

b)

Tradisi jin

c)

Pengaruh manusia

d)

Penafsiran bebas

15.

Kesimpulan utama tafsir Surah Al-Jin adalah

a)

Al-Qur’an membawa hidayah bagi seluruh makhluk berakal

b)

Jin lebih utama dari manusia

c)

Jin wajib ditakuti

d)

Jin tidak memiliki kewajiban syariat

16.

Makna lafaz "يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ" adalah

a)

Wahai orang yang berselimut

b)

Wahai orang yang berdiri

c)

Wahai orang yang beriman

d)

Wahai orang yang berhijrah

17.

Arti kata pada Al-Muzzammil ayat 2 adalah …

a)

Bangunlah pada waktu malam

b)

Tidurlah di malam hari

c)

Berdoalah di siang hari

d)

Menyendirilah di gua

18.

Lafaz yang dibahas bermakna …

a)

Membaca dengan perlahan dan jelas

b)

Membaca dengan cepat

c)

Menghafal tanpa memahami

d)

Membaca dengan suara keras

19.

Menurut tafsir Jalalain, panggilan “al-Muzzammil” ditujukan kepada Nabi ketika beliau …

a)

Berselimut setelah menerima wahyu

b)

Sedang tidur di rumah Aisyah

c)

Sedang salat di masjid

d)

Sedang hijrah

20.

Surah Al-Muzzammil termasuk surah …

a)

Makkiyah

b)

Madaniyah

c)

Campuran Makki-Madani

d)

Turun setelah hijrah

21.

Perintah qiyamul-lail pada awal surah ini pada mulanya bersifat …

a)

Wajib bagi Nabi dan para sahabat

b)

Sunnah sejak awal

c)

Hanya anjuran ringan

d)

Khusus untuk sahabat

22.

Perintah qiyamul-lail relevan bagi Muslim modern sebagai sarana …

a)

Penguatan spiritual dan keistiqamahan iman

b)

Aktivitas fisik semata

c)

Pengganti salat wajib

d)

Tradisi budaya Arab

23.

Perintah membaca Al-Qur’an dengan tartil mengajarkan prinsip …

a)

Kualitas ibadah lebih utama daripada kuantitas

b)

Banyaknya bacaan tanpa pemahaman

c)

Kecepatan dalam ibadah

d)

Hafalan tanpa tadabbur

24.

Dalam konteks dakwah masa kini, surat Al-Muzzammil ini menekankan pentingnya …

a)

Persiapan ruhani sebelum menghadapi masyarakat

b)

Debat publik

c)

Kekuasaan politik

d)

Popularitas dai

25.

Hikmah utama perintah qiyamul-lail adalah …

a)

Menguatkan jiwa sebelum memikul tugas berat dakwah

b)

Mengurangi waktu istirahat

c)

Menguji fisik semata

d)

Membiasakan kesendirian

26.

Ayat “إِنَّا سَنُلْقِي عَلَيْكَ قَوْلًا ثَقِيلًا” menunjukkan bahwa wahyu …

a)

Mengandung tanggung jawab besar

b)

Sulit dipahami manusia

c)

Berat secara fisik

d)

Ditujukan bagi kaum tertentu

27.

Sikap Nabi yang taat menjalankan perintah malam hari mencerminkan …

a)

Kedisiplinan dan ketundukan total kepada Allah

b)

Kelemahan fisik

c)

Tradisi suku Arab

d)

Tekanan sosial

28.

Menurut tafsir Jalalain, ayat “وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا” berarti …

a)

Bacalah Al-Qur’an dengan perlahan agar dipahami maknanya

b)

Bacalah dengan suara keras

c)

Bacalah tanpa berhenti

d)

Bacalah hanya di malam hari

29.

Keringanan pada akhir surah Al-Muzzammil (ayat 20) menunjukkan bahwa syariat Islam …

a)

Bersifat fleksibel dan penuh rahmat

b)

Selalu berat

c)

Tidak memperhatikan kondisi umat

d)

Tidak berubah

30.

Kesimpulan utama tafsir Surah Al-Muzzammil adalah …

a)

Persiapan ruhani adalah fondasi dakwah dan ketaatan

b)

Ibadah malam hanya untuk Nabi

c)

Dakwah cukup dengan lisan

d)

Amal sedikit sudah cukup

31.

Lafaz “يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ” menurut Jalalain berarti …

a)

Wahai orang yang berselimut pakaiannya

b)

Wahai orang yang bersedih

c)

Wahai orang yang tidur

d)

Wahai orang yang bersembunyi

32.

Makna “اذكر” dalam ayat “وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ” adalah …

a)

Agungkanlah Allah dengan tauhid

b)

Sebut nama Allah secara lisan saja

c)

Takbir ketika salat saja

33.

Lafaz الرُّجْزَ dalam ayat الرُّجْزَ فَاهْجُرْ ditafsirkan Jalalain sebagai …

a)

Berhala dan perbuatan syirik

b)

Najis fisik

c)

Penyakit

d)

Kesedihan

34.

Surah Al-Muddatsir mennandai dimulainya fase …

a)

Dakwah terbuka secara resmi

b)

Dakwah rahasia

c)

Hijrah ke Madinah

d)

Perang Badar

35.

Perintah قُمْ فَأَنذِرْ menunjukkan kewajiban Nabi ﷺ untuk …

a)

Memberi peringatan tentang tauhid dan azab

b)

Mengajarkan fiqh

c)

Mengatur pemerintahan

d)

Membentuk pasukan

36.

Menurut Jalalain, perintah meninggalkan ar-rujz berkaitan langsung dengan …

a)

Pemurnian aqidah dari syirik

b)

Kebersihan jasmani

c)

Adab berpakaian

d)

Tradisi Quraisy

37.

Ayat وَلَا تَمْنُن تَسْتَكْثِرُ mengajarkan dai masa kini agar …

a)

Tidak berdakwah demi keuntungan pribadi

b)

Selalu menuntut imbalan

c)

Mengutamakan popularitas

d)

Memperbanyak donasi

38.

Perintah bersabar وَلِرَبِّكَ فَاصْبِرْ relevan dalam konteks …

a)

Tantangan dakwah dan tekanan sosial

b)

Kehidupan ekonomi

c)

Aktivitas politik

d)

Hubungan dagang

39.

Ancaman neraka جَحِيمٌ menunjukkan bahwa Islam …

a)

Menegaskan keadilan dan konsekuensi moral

b)

Mengandalkan ketakutan semata

c)

Tidak memberi harapan

d)

Bersifat keras tanpa rahmat

40.

Hikmah dari urutan perintah (bangun – peringatan – pengagungan – kesabaran) adalah …

a)

Dakwah harus dimulai dari kesiapan pribadi

b)

Dakwah cukup dengan ucapan

c)

Ibadah terpisah dari dakwah

d)

Kesabaran tidak penting

41.

Gambaran penjaga neraka berjumlah 19 mengandung hikmah …

a)

Ujian keimanan bagi orang kafir

b)

Detail teknis neraka

c)

Angka simbol budaya Arab

d)

Perhitungan astronomi

42.

Ayat-ayat ancaman dalam surah ini bertujuan utama untuk …

a)

Menyadarkan manusia dari kelalaian

b)

Menakut-nakuti tanpa tujuan

c)

Menghibur orang kafir

d)

Menggambarkan kisah fiksi

43.

Menurut Jalalain, orang yang enggan taat digambarkan sebagai …

a)

Orang yang mendustakan dan berpaling

b)

Orang bodoh

c)

Orang miskin

d)

Orang lemah fisik

44.

Konsep إنذار dalam surah ini menegaskan bahwa dakwah Nabi ﷺ bersifat …

a)

Universal dan penuh tanggung jawab

b)

Lokal dan terbatas

c)

Opsional

d)

Khusus Quraisy

45.

Kesimpulan utama tafsir Surah Al-Muddatsir adalah …

a)

Dakwah membutuhkan keberanian, kemurnian tauhid, dan kesabaran

b)

Dakwah cukup dengan ibadah pribadi

c)

Ancaman lebih penting dari kabar gembira

d)

Dakwah hanya tugas Nabi

46.

Makna lafaz أُقْسِمُ بِيَوْمِ الْقِيَامَةِ dalam Surah Al-Qiyāmah ayat 1 menurut Jalalain adalah …

a)

Allah bersumpah untuk menegaskan kebenaran hari kiamat

b)

Allah menolak sumpah

c)

Hari kiamat tidak pasti

d)

Sumpah manusia

47.

Lafaz النَّفْسِ اللَّوَّامَةِ pada Surah Al-Qiyāmah ayat 2 bermakna …

a)

Jiwa yang mencela dirinya karena dosa

b)

Jiwa yang tenang

c)

Jiwa yang kufur

d)

Jiwa yang sombong

48.

Kata بَلَى pada Surah Al-Qiyāmah ayat 4 menunjukkan …

a)

Penegasan kuat terhadap kemampuan Allah

b)

Keraguan

49.

Surah Al-Qiyāmah ayat 3–4 membantah anggapan orang kafir bahwa …

a)

Allah tidak mampu menghidupkan kembali tulang-belulang

b)

Kematian hanya tidur panjang

c)

Manusia tidak bertanggung jawab

d)

Dunia kekal

50.

Penegasan Allah mampu menyusun kembali ujung jari dalam Surah Al-Qiyāmah ayat 4 menunjukkan …

a)

Kekuasaan Allah hingga detail paling kecil

b)

Keindahan jasmani manusia

c)

Perbedaan sidik jari

d)

Proses biologis semata

51.

Surah Al-Qiyāmah ayat 5 menggambarkan manusia berdosa sebagai orang yang …

a)

Ingin terus berbuat maksiat tanpa batas

b)

Tidak tahu hukum

c)

Lemah fisik

d)

Dipaksa

52.

Surah Al-Qiyāmah ayat 14 relevan dengan kehidupan modern karena menegaskan bahwa manusia …

a)

Menyadari dosa meski beralasan

b)

Selalu tidak tahu kesalahannya

c)

Bebas tanpa tanggung jawab

d)

Tidak memiliki nurani

53.

Larangan tergesa-gesa membaca wahyu pada Surah Al-Qiyāmah ayat 16–19 mengajarkan prinsip …

a)

Kesabaran dan ketelitian dalam menerima ilmu

b)

Kecepatan belajar

c)

Hafalan tanpa makna

d)

Debat terbuka

54.

Konsep hisab dalam Surah Al-Qiyāmah ayat 25–26 relevan sebagai pengingat bahwa …

a)

Setiap perbuatan memiliki konsekuensi

b)

Hanya dosa besar yang dihitung

c)

Dunia adalah segalanya

d)

Hukuman tidak pasti

55.

Hikmah utama dari Surah Al-Qiyāmah ayat 20–21 adalah …

a)

Kecenderungan manusia mencintai dunia dan melalaikan akhirat

b)

Dunia harus ditinggalkan

c)

Akhirat tidak penting

d)

Dunia lebih mulia

56.

Gambaran wajah berseri dan muram pada Surah Al-Qiyāmah ayat 22–24 menunjukkan …

a)

Balasan sesuai amal perbuatan

b)

Perbedaan fisik manusia

c)

Tingkatan sosial

d)

Usia

57.

Ayat-ayat kematian pada Surah Al-Qiyāmah ayat 26–30 bertujuan …

a)

Menyadarkan manusia akan kepastian ajal

b)

Menakut-nakuti tanpa hikmah

c)

Menghibur orang sakit

d)

Menjelaskan medis kematian

58.

Menurut Jalalain, makna “كَلا إِذَا بَلَغَتِ التَّرَاقِيَ” pada Surah Al-Qiyāmah ayat 26 adalah …

a)

Ruh telah sampai di tenggorokan saat sakaratul maut

b)

Nafas berhenti sementara

c)

Penyakit parah

d)

Kesadaran menurun

59.

Penegasan hisab dalam Surah Al-Qiyāmah menanamkan nilai pendidikan berupa …

a)

Tanggung jawab moral individu

b)

Ketergantungan sosial

c)

Ketakutan berlebihan

d)

Pasrah tanpa usaha

60.

Kesimpulan utama tafsir Surah Al-Qiyāmah menurut Jalalain adalah …

a)

Kepastian kebangkitan dan pertanggungjawaban manusia

b)

Kematian sebagai akhir segalanya

c)

Dunia lebih utama

d)

Amal tidak berpengaruh

61.

Makna lafaz “هَلْ أَتَى عَلَى الْإِنسَانِ حِينٌ” dalam Surah Al-Insān ayat 1 menurut Jalalain adalah …

a)

Pernah berlalu suatu masa ketika manusia belum disebut

b)

Manusia sudah ada sejak awal

c)

Manusia diciptakan dalam kesempurnaan

d)

Manusia selalu mulia

62.

Lafaz “نُطْفَةٍ أَمْشَاجٍ” pada Surah Al-Insān ayat 2 bermakna …

a)

Air mani yang bercampur

b)

Darah kental

c)

Tanah liat

d)

Cahaya

63.

Kata “سَبِيلًا” dalam Surah Al-Insān ayat 3 menurut tafsir Jalalain berarti …

a)

Jalan kebaikan dan keburukan

b)

Jalan rezeki

c)

Jalan kehidupan dunia

d)

Jalan kekuasaan

64.

Surah Al-Insān ayat 3 menegaskan bahwa manusia …

a)

Diberi petunjuk dan kebebasan memilih

b)

Dipaksa dalam segala perbuatan

65.

Penyebutan balasan bagi orang kafir dalam Surah Al-Insān ayat 4 menunjukkan …

a)

Keadilan Allah dalam memberi konsekuensi

b)

Kekerasan syariat

c)

Ketidakseimbangan hukum

d)

Ancaman tanpa sebab

66.

Hubungan antara ujian dan penciptaan manusia dalam Surah Al-Insān ayat 2–3 menunjukkan konsep …

a)

Taklif dan tanggung jawab moral

b)

Jabariyah mutlak

c)

Determinisme total

d)

Kebebasan tanpa batas

67.

Surah Al-Insān ayat 8–9 relevan bagi kehidupan modern dalam hal …

a)

Ikhlas dalam memberi tanpa pamrih

b)

Pentingnya balasan sosial

c)

Mencari pengakuan publik

d)

Popularitas amal

68.

Pernyataan “إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ” menanamkan nilai …

a)

Keikhlasan murni dalam amal sosial

b)

Transaksi kebaikan

c)

Kepentingan kelompok

d)

Balasan dunia

69.

Konsep memberi makan orang miskin, yatim, dan tawanan dalam Surah Al-Insān ayat 8 menunjukkan bahwa Islam …

a)

Menjunjung tinggi kemanusiaan universal

b)

Hanya peduli sesama Muslim

c)

Mengutamakan status sosial

d)

Membatasi empati

70.

Hikmah utama penyebutan nikmat surga dalam Surah Al-Insān ayat 11–22 adalah …

a)

Motivasi untuk istiqamah dalam ketaatan

b)

Gambaran simbolis tanpa makna

c)

Hiburan semata

d)

Keindahan bahasa

71.

Gambaran minuman bercampur “كَافُورًا” dalam Surah Al-Insān ayat 5 menunjukkan …

a)

Kenikmatan khusus bagi orang beriman

b)

Obat jasmani

c)

Tradisi Arab

d)

Kiasan dunia

72.

Penegasan Allah memberi balasan atas kesabaran dalam Surah Al-Insān ayat 12 menunjukkan bahwa …

a)

Kesabaran memiliki nilai tinggi di sisi Allah

b)

Kesabaran hanya sikap pasif

c)

Kesabaran tidak berdampak

d)

Balasan hanya di dunia

73.

Menurut Jalalain, makna “سَقَاهُمْ رَبُّهُمْ شَرَابًا طَهُورًا” pada Surah Al-Insān ayat 21 adalah …

a)

Minuman suci yang membersihkan batin

b)

Air biasa

c)

Obat jasmani

d)

Simbol tidur

74.

Perintah bersabar dan tidak mengikuti orang berdosa dalam Surah Al-Insān ayat 24 mengajarkan …

a)

Konsistensi prinsip dalam tekanan sosial

b)

Isolasi sosial

c)

Penolakan dialog

d)

Kekerasan sikap

75.

Kesimpulan utama tafsir “Surah Al-Insān” menurut Jalalain adalah …

a)

Manusia diuji dengan kebebasan memilih dan akan dibalas sesuai amal

b)

Takdir meniadakan usaha

c)

Dunia lebih utama

d)

Amal tidak berpengaruh

76.

Makna lafaz “وَالْمُرْسَلَاتِ عُرْفًا” pada Surah Al-Mursalāt ayat 1 menurut Jalalain adalah …

a)

Malaikat yang diutus berturut-turut

b)

Angin yang bertiup keras

c)

Awan yang bergerak cepat

d)

Para nabi yang diutus

77.

Lafaz “فَالْعَاصِفَاتِ عَصْفًا” menunjuk pada …

a)

Angin kencang yang menghancurkan

b)

Malaikat pencabut nyawa

c)

Gempa bumi

d)

Badai laut

78.

Makna “فَالْفَارِقَاتِ فَرْقًا” adalah …

a)

Malaikat yang membedakan haq dan batil

b)

Manusia yang berilmu

c)

Al-Qur’an sebagai pembeda

d)

Hari kiamat

79.

Kata “غُرْفًا أَوْ نُذْرًا” menunjukkan fungsi malaikat sebagai …

a)

Penyampai hujjah dan peringatan

b)

Pelaksana azab

c)

Penjaga surga

d)

Pengatur rezeki

80.

Lafaz “قُدِّرَتْ” bermakna …

a)

Ditentukan waktunya

b)

Disebarkan tanpa batas

c)

Dibatalkan ketetapannya

d)

Dipercepat tanpa ukuran

81.

Rangkaian sumpah pada Surah Al-Mursalāt ayat 1–7 bertujuan untuk menegaskan …

a)

Kepastian terjadinya hari pembalasan

b)

Keagungan malaikat

c)

Keindahan bahasa Al-Qur’an

d)

Kecepatan angin

82.

Penghancuran umat terdahulu pada Surah Al-Mursalāt ayat 16–18 menunjukkan prinsip …

a)

Sunnatullah dalam pembalasan

b)

Sejarah semata

c)

Kekejaman alam

d)

Kesalahan nabi

83.

Penyebutan penciptaan manusia dari air hina Surah Al-Mursalāt (ayat 20) bertujuan …

a)

Meruntuhkan kesombongan manusia

b)

Menjelaskan proses biologis

c)

Merendahkan manusia

d)

Menjelaskan nasab

84.

Penegasan kekuasaan Allah atas bumi Surah Al-Mursalāt (ayat 25–26) menunjukkan bahwa bumi adalah …

a)

Tempat hidup dan mati dalam ketetapan Allah

b)

Ruang bebas manusia

c)

Milik manusia sepenuhnya

d)

Tempat ujian tanpa aturan

85.

Ayat “فَوَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ” berulang untuk menekankan …

a)

Beratnya akibat pendustaan

b)

Keindahan sastra

c)

Kemarahan malaikat

d)

Keterulangan sejarah

86.

Pendustaan kebenaran dalam Surah Al-Mursalāt relevan dengan fenomena modern berupa …

a)

Penolakan moral dan kebenaran objektif

b)

Perkembangan teknologi

c)

Globalisasi budaya

d)

Kebebasan berekspresi

87.

Tantangan “فَبِأَيِّ حَدِيثٍ بَعْدَهُ يُؤْمِنُونَ” Surah Al-Mursalāt (ayat 50) mengandung kritik terhadap …

a)

Penolakan wahyu sebagai sumber kebenaran

b)

Hadis Nabi

c)

Ilmu pengetahuan

d)

Tradisi Arab

88.

Konsep azab bertahap dalam surah ini menanamkan kesadaran bahwa …

a)

Penundaan azab bukan berarti pembiaran

b)

Azab selalu cepat

c)

Allah tidak memberi kesempatan

d)

Dunia penuh kebetulan

89.

Penegasan hari keputusan (“يَوْمُ الْفَصْلِ”) relevan untuk membangun sikap …

a)

Tanggung jawab etis jangka panjang

b)

Ketakutan berlebihan

c)

Pasrah tanpa usaha

d)

Ketergantungan sosial

90.

Penggambaran surga bagi orang bertakwa (ayat 41–44) berfungsi sebagai …

a)

Penyeimbang ancaman dengan harapan

b)

Pelarian dari realitas

c)

Kiasan budaya

d)

Cerita simbolik

91.

Kontras antara pendusta dan muttaqin dalam Surah Al-Mursalāt menunjukkan …

a)

Keadilan balasan Allah

b)

Perbedaan nasib dunia

c)

Kelas sosial

d)

Pilihan budaya

92.

Perintah “كُلُوا وَاشْرَبُوا هَنِيئًا” mengandung makna bahwa kenikmatan surga …

a)

Bebas dari rasa takut dan dosa

b)

Sama seperti dunia

c)

Terbatas waktu

d)

Bersifat simbolik

93.

Tantangan kepada orang kafir untuk bersujud Surah Al-Mursalāt (ayat 48) menunjukkan bahwa mereka …

a)

Menolak ketaatan meski jelas kebenaran

b)

Tidak mampu fisik

c)

Tidak tahu tata cara

d)

Belum mendapat ajaran

94.

Hikmah pengulangan ancaman dalam Surah Al-Mursalāt adalah …

a)

Penguatan peringatan agar membekas

b)

Pengulangan tanpa tujuan

c)

Menunjukkan kemarahan

d)

Pengisi ayat

95.

Ayat-ayat alam dalam Surah Al-Mursalāt mengajak manusia untuk …

a)

Merenung dan beriman

b)

Menguasai alam

c)

Meneliti sains

d)

Mengeksploitasi bumi

96.

Menurut Jalalain, fungsi sumpah berturut-turut di awal Surah Al-Mursalāt adalah …

a)

Menguatkan kebenaran berita kiamat

b)

Menjelaskan jenis malaikat

c)

Menyusun bahasa puitis

d)

Menarik perhatian semata

97.

Gambaran manusia tak mampu berbicara pada hari kiamat Surah Al-Mursalāt (ayat 35–36) menunjukkan …

a)

Hilangnya alasan pembelaan diri

b)

Ketidakmampuan bicara fisik

c)

Kesalahan malaikat

d)

Kekacauan bahasa

98.

Konsep “يَوْمُ الْفَصْلِ” dalam Surah Al-Mursalāt berarti …

a)

Hari pemisahan hak dan batil

b)

Hari kehancuran alam

c)

Hari pengumpulan saja

d)

Hari kemenangan manusia

99.

Penggunaan pertanyaan retoris di akhir Surah Al-Mursalāt bertujuan untuk …

a)

Menggugah kesadaran intelektual

b)

Mengakhiri bacaan

c)

Menantang bahasa

d)

Menyulitkan pemahaman

100.

Kesimpulan utama tafsir Surah Al-Mursalāt menurut Jalalain adalah …

a)

Kepastian hari pembalasan dan keadilan Allah

b)

Keutamaan malaikat

c)

Keindahan alam

d)

Sejarah umat terdahulu