wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Aktivitas: Menemukan Nilai-Nilai Yajña

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Gagasan utama manusia yajña yang dapat diterapkan dalam kehidupan sosial menurut Ramayana adalah apa?

a)

Melakukan meditasi pribadi tanpa interaksi sosial

b)

Menghindari keterlibatan dalam kegiatan komunitas lokal

c)

Meningkatkan kekayaan pribadi melalui ritual khusus

d)

Memberi makanan kepada masyarakat secara sukarela

2.

Dalam Bala Kanda, siapa yang memenangkan sayembara di Wideha dan menikahi Sita, putri Raja Janaka?

a)

Laksmana memenangkan sayembara dan menikahi Sita

b)

Bharata memenangkan sayembara dan menikahi Sita

c)

Sri Rama memenangkan sayembara dan menikahi Sita

d)

Dasaratha memenangkan sayembara dan menikahi Sita

3.

Dalam Ayodhya Kanda, permintaan kedua Kaikeyi kepada Raja Dasaratha adalah bahwa Sri Rama harus menjalani apa?

a)

Pengasingan di hutan selama 14 tahun lamanya

b)

Pengangkatan sebagai putra mahkota kerajaan Ayodhya

c)

Pernikahan dengan putri Raja Janaka segera

d)

Perjalanan suci ke Wideha selama beberapa bulan

4.

Apa alasan awal yang memicu penculikan Dewi Sita dalam Aranyaka Kanda?

a)

Surpanaka menceritakan kecantikan Dewi Sita kepada Ravana

b)

Ravana iri pada kekuasaan Sri Rama di Ayodhya

c)

Jatayu mengkhianati Sri Rama dan menunjukkan lokasi Sita

d)

Laksmana mengusir Surpanaka dari hutan secara kasar

5.

Dalam Aranyaka Kanda, tindakan strategis apa yang dilakukan Ravana sebelum menculik Dewi Sita?

a)

Membakar hutan agar Rama menjauh

b)

Mengirim pasukan raksasa menyerang pertapaan

c)

Menyamar sebagai brahmana untuk meminta bantuan

d)

Menjebak Laksmana dengan sihir di Wideha

6.

Dalam Kiskindha Kanda, kesepakatan antara Sri Rama dan Sugriwa berisi komitmen apa?

a)

Rama bertapa di hutan, Sugriwa menjemput Sita ke Alengka

b)

Rama melawan Walin sendiri, Sugriwa menjaga Ayodhya

c)

Rama menjadi raja Kiskindha, Sugriwa menjadi putra Dasaratha

d)

Rama membantu Sugriwa merebut tahta, Sugriwa membantu mencari Sita

7.

Dalam Sundara Kanda, tindakan utama Hanuman yang menunjukkan keberanian adalah apa?

a)

Menantang Rahwana secara langsung

b)

Menyamar sebagai prajurit Alengka

c)

Melompat dari Gunung Mahendra ke Alengka

d)

Membangun jembatan menuju Alengka

8.

Pada Yudha Kanda, peran Wibisana yang paling tepat adalah apa?

a)

Menjadi raja Ayodhya setelah perang

b)

Mengusir Hanuman dari Alengka

c)

Memberi nasihat agar Sita dikembalikan

d)

Memimpin pasukan kera menggempur Alengka

9.

Dalam Uttara Kanda, bagaimana Dewi Sita membuktikan kesuciannya di hadapan Śrī Rāma?

a)

Menerima pengadilan rakyat Ayodhya

b)

Masuk ke dalam api suci di istana

c)

Bersumpah bumi ibu pertiwi Tidak akan menerima mengajak bersama bila tidak suci

d)

Memohon kesaksian Rsi Walmiki di Aswamedha

10.

Menurut uraian tentang kualitas Yajña, unsur yang paling menentukan keberhasilan persembahan adalah apa?

a)

Kesucian dan ketulusan hati

b)

Jumlah materi yang dipersembahkan

c)

Kepemimpinan raja dalam upacara

d)

Kemewahan sarana dan prasarana

11.

Menurut Bhagavad Gita XVII.11, ciri utama yajña yang bersifat satwika adalah apa?

a)

Dilakukan tanpa mengharap pahala

b)

Dilakukan demi hadiah dan pujian

c)

Dilakukan agar tampak mewah dan kaya

d)

Dilakukan tanpa aturan dan keyakinan

12.

Pernyataan manakah yang paling menggambarkan rajasika yajña menurut Gita XVII.12?

a)

Dilakukan tanpa mantra dan sedekah

b)

Dilakukan demi kemegahan belaka

c)

Dilakukan berlandaskan sastra agama

d)

Dilakukan untuk tamu dengan annasewa

13.

Menurut Gita XVII.13, apa yang membuat suatu yajña tergolong tamasika?

a)

Tanpa aturan, tanpa mantra, tanpa sedekah

b)

Tanpa mengharap pahala, penuh keyakinan

c)

Dengan dakṣina, mantra, gita, annasewa

d)

Dengan tujuan menolong tamu upacara

14.

Manakah kombinasi unsur yang wajib ada agar yajña menjadi satwika menurut syarat tujuh butir?

a)

Śraddhā, lascarya, sastra, dakṣina, mantra-gita, annasewa, nasmita

b)

Pamer kemewahan, hadiah, tanpa aturan, tanpa mantra, tanpa sedekah

c)

Hanya sraddha dan dakṣina, tanpa perlu sastra lain

d)

Hanya annasewa dan gita, tanpa keyakinan

15.

Contoh penerapan annasewa dalam konteks satwika yajña adalah apa?

a)

Menyuguhkan jamuan makan kepada tamu upacara

b)

Mengurangi biaya upacara demi pujian

c)

Meniadakan persembahan agar cepat selesai

d)

Menyanyikan lagu suci selama pemujaan