wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Perkembangan Teknologi Farmasi

Total questions: 7

Worksheet time: 6mins

Name
Class
Date
1.

Apa keuntungan utama dari penerapan teknologi nano pada obat-obatan yang sukar larut?

a)

Memungkinkan sel untuk melakukan pembaruan (self-renew) dan meregenerasi dirinya.

b)

Meningkatkan bioavailabilitas obat dengan cara memperkecil ukuran partikel.

c)

Menjamin mutu obat sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh CPOB.

d)

Mengubah sel-sel yang rusak pada organ tubuh menjadi sel yang sehat kembali.

2.

Berdasarkan Mekanisme Kerja Sel Punca, manakah pernyataan yang paling tepat mendeskripsikan kemampuan sel punca?

a)

Sel punca berfungsi sebagai acuan resmi pengawasan mutu obat dalam Farmakope Indonesia.

b)

Sel punca dapat memperkecil partikel obat untuk meningkatkan kelarutan.

c)

Sel punca adalah sel yang belum terspesialisasi yang dapat berkembang menjadi berbagai jenis sel lain.

d)

Sel punca hanya dapat berdiferensiasi menjadi sel darah merah dan sel imun.

3.

Bagaimana teknologi nano membantu mempercepat penyerapan obat di dalam tubuh?

a)

Dengan mengubah susunan genetika lingkungan yang menyebabkan defisiensi insulin.

b)

Dengan meregenerasi sel pada organ yang sakit sehingga berfungsi normal kembali.

c)

Dengan memastikan proses produksi obat dikendalikan oleh sistem komputer secara otomatis.

d)

Dengan membuat obat terdispersi lebih luas sehingga kontak dengan pelarut lebih besar.

4.

aplikasi spesifik dari teknologi sel punca di dunia farmasi adalah untuk menangani kasus penyakit apa?

a)

Sakit kepala

b)

Batuk pilek

c)

Diabetes Melitus Tipe I.

d)

Penyakit yang disebabkan oleh partikel yang terlalu besar.

5.

Selain kemampuan untuk berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel, dua kemampuan fundamental lain dari sel punca adalah...

a)

Melakukan pembaruan (self-renew) dan meregenerasi diri sendiri (self-regenerate).

b)

Mempercepat absorpsi obat dan meningkatkan bioavailabilitas.

c)

Memperkecil ukuran partikel dan meningkatkan kisaran distribusi.

d)

Mematuhi standar CPOB dan Farmakope Indonesia.

6.

Manakah di antara berikut ini yang BUKAN merupakan jenis sel dewasa yang dapat dihasilkan dari diferensiasi sel punca

a)

Sel Lemak.

b)

Sel Pankreas.

c)

Sel Tulang.

d)

Sel Saraf.

7.

apa tujuan utama dari penerapan CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) dalam produksi obat?

a)

Untuk menggantikan pengobatan dengan obat menjadi regenerasi sel.

b)

Untuk mengembangkan teknologi baru seperti sel punca dan teknologi nano.

c)

Untuk mempercepat penyerapan atau absorpsi obat di dalam tubuh pasien.

d)

Untuk menjamin mutu obat agar memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.