Font size
WorksheetsPage 1
Total questions: 150
Worksheet time: 1hrs 15mins
Kompetensi dasar topik ini menekankan penerapan prinsip pewarisan sifat berdasarkan hukum siapa?
Hukum Darwin tentang seleksi
Hukum Mendel pada makhluk hidup
Hukum Lamarck tentang adaptasi
Hukum Hardy–Weinberg populasi
Istilah yang merujuk pada uji silang dengan individu homozigot resesif untuk mengetahui genotip disebut apa?
Resiprok sebagai silang balik
Outcross pada populasi liar
Testcross dalam analisis genotip
Backcross untuk stabilisasi sifat
Hukum Mendel I secara umum menjelaskan prinsip apa dalam pewarisan sifat?
Dominansi tidak sempurna pada fenotip
Interaksi epistatik antar gen
Asortimen bebas pada dua gen
Segregasi alel saat pembentukan gamet
Hukum Mendel II berkaitan dengan konsep apa?
Asortimen bebas dua karakter
Segregasi satu alel tunggal
Polimeri gen menambah efek
Kodomainan dua alel setara
Menentukan jumlah macam gamet dari genotip parental terutama menggunakan prosedur apa?
Menilai interaksi epistasis gen
Menguji silang resiprok dua arah
Mengukur frekuensi fenotip F2
Menghitung kombinasi alel per lokus
Backcross berbeda dari testcross karena tujuan utamanya adalah apa?
Mengembalikan sifat ke induk
Menguji hipotesis epistasis
Menentukan genotip tersembunyi
Menghasilkan asortimen bebas
Kodomainan ditandai oleh apa pada individu heterozigot?
Kedua alel diekspresikan bersama
Satu alel menutupi alel lain
Fenotip berada di tengah-tengah
Alel mematikan mengurangi viabilitas
Dominansi tidak sempurna menghasilkan fenotip seperti apa pada keturunan heterozigot?
Campuran penuh kedua fenotip lengkap
Sama persis dengan homozigot dominan
Menengah antara kedua homozigot
Tidak terkait genotip kedua induk
Epistasis–hipostasis menggambarkan hubungan apa antar gen?
Gen memunculkan sifat kuno atavisme
Kedua gen menambah efek polimeri
Satu gen menutupi ekspresi gen lain
Alel ganda muncul bersamaan
Dalam perhitungan rasio fenotip F2 pada dua sifat bebas, rasio klasik yang diharapkan adalah berapa?
3:1 pada monohibrid tunggal
9:3:3:1 pada dihibrid bebas
12:3:1 pada epistasis dominan
1:2:1 pada gen kodominan
Siapa tokoh yang dianggap berjasa besar dalam mengembangkan prinsip dasar genetika modern dan dijuluki Bapak Genetika?
Gregor John Mendel, biarawan Austria
Charles Darwin, naturalis Inggris
Thomas Hunt Morgan, ahli Drosophila
Francis Crick, ahli biologi molekuler
Istilah parental pada persilangan genetika merujuk pada
keturunan pertama yang dihasilkan
pasangan alel pada satu gen
orang tua atau tetua pasangan
susunan genetik individu
Gamet dalam konteks pewarisan sifat didefinisikan sebagai
sel kelamin jantan dan betina
pasangan alel alternatif
fenotip yang teramati
unit gen yang dominan
Istilah F1, F2, dan F3 masing-masing merujuk pada
tipe fenotip struktural organisme
generasi filial hasil perkawinan
jenis alel dominan dan resesif
urutan lokus pada kromosom
Gen dalam materi ini dijelaskan sebagai
sifat yang selalu muncul di keturunan
susunan genetik seluruh individu
pasangan alel dengan variasi alternatif
faktor pembawa sifat berupa DNA
Alel menggambarkan
lokus yang berdekatan pada kromosom
kumpulan genotip seluruh populasi
tingkat ekspresi fenotip dalam lingkungan
pasangan gen yang menunjukkan sifat alternatif
Sifat dominan adalah sifat yang
muncul jika alel resesif berpasangan
selalu muncul pada keturunan dan mengalahkan alel pasangannya
tidak selalu muncul kecuali homozigot
hanya terlihat pada kondisi lingkungan tertentu
Sifat resesif akan tampak pada fenotip jika
tidak ada alel dominan dalam genotip
berpasangan dengan alel dominan
terjadi mutasi pada kedua alel
lingkungan memicu ekspresi sifat
Genotip diartikan sebagai
ciri-ciri yang teramati secara fenotipik
tingkat dominansi dalam ekspresi sifat
susunan genetik suatu sifat pada individu
pasangan alel yang identik atau berbeda
Fenotip adalah
susunan genetik yang mendasari sifat
unit faktor pewarisan pada DNA
sifat yang muncul atau dapat diamati pada organisme
pasangan alel dominan dan resesif
Homozigot merujuk pada kondisi ketika
alel berada pada lokus berbeda
alel menunjukkan sifat alternatif
satu alel dominan dan satu resesif
pasangan alel gen sama, dominan atau resesif
Heterozigot terjadi bila
alel tidak mempengaruhi fenotip apapun
sepasang alel identik keduanya resesif
sepasang alel identik keduanya dominan
sepasang alel berbeda, satu dominan satu resesif
Istilah karakter digunakan untuk
menjelaskan sifat yang dapat diturunkan seperti warna bunga
menamai lokasi gen pada kromosom tertentu
mengelompokkan alel berdasarkan dominansi
mengukur tingkat ekspresi gen secara kuantitatif
Apa yang dinyatakan oleh Hukum Mendel I (hukum segregasi) tentang perilaku alel saat meiosis?
Alel pasangan berpisah bebas pada anafase meiosis
Alel bergabung kembali saat pembentukan zigot
Alel dominan selalu tetap pada kromosom yang sama
Alel resesif hilang selama pembelahan meiosis
Pada akhir meiosis, berapa banyak alel untuk suatu gen yang dimiliki setiap gamet?
Satu alel untuk tiap gen
Dua alel untuk tiap gen
Tiga alel untuk tiap gen
Jumlah alel bergantung pada dominansi
Perkawinan monohibrid yang dikaji Mendel fokus pada...
Dua sifat sekaligus pada satu individu
Satu sifat pada dua spesies berbeda
Banyak sifat pada populasi berbeda
Satu sifat beda pada dua individu sejenis
Dalam percobaan kacang kapri, sifat batang tinggi (T) terhadap batang pendek (t) bersifat...
Dominan terhadap pendek
Kodominan dengan pendek
Resesif terhadap pendek
Intermediet terhadap pendek
Jika induk P1 adalah ♀ tt dan ♂ TT, seperti pada skema, bagaimana genotipe semua F1?
Semua Tt heterozigot
Semua TT homozigot
Semua tt homozigot
Campuran TT dan tt
Ketika sesama F1 (Tt × Tt) dikawinkan, rasio fenotip F2 yang dihasilkan untuk tinggi:pendek adalah...
Tinggi : pendek = 1 : 3
Tinggi : pendek = 2 : 1
Tinggi : pendek = 1 : 1
Tinggi : pendek = 3 : 1
Jika suatu tanaman F2 berfenotip pendek, genotipenya mesti...
TT atau Tt tidak dibedakan
Tt heterozigot dominan
tt homozigot resesif
TT homozigot dominan
Manakah pernyataan yang paling tepat menjelaskan asal rasio 3:1 pada fenotip F2 tinggi:pendek?
Dua alel T dan t segregasi saat gamet terbentuk
Alel T menggandakan diri lebih sering dari alel t
Gen tinggi berada pada kromosom berbeda dengan gen pendek
Lingkungan menyebabkan tiga tanaman tumbuh lebih tinggi
Pada persilangan monohibrid batang tinggi (TT) dengan batang pendek (tt), genotip keturunan F1 adalah apa?
Semua homozigot TT
Semua heterozigot Tt
Setengah TT setengah tt
Semua homozigot tt
Dalam pembentukan gamet individu heterozigot Tt, jenis gamet yang dihasilkan adalah apa?
Gamet T dan gamet t
Hanya gamet T saja
Hanya gamet t saja
Tidak menghasilkan gamet
Rasio genotip F2 dari persilangan Tt × Tt adalah berapa?
1 TT : 2 Tt : 1 tt
3 TT : 1 Tt : 0 tt
1 TT : 1 Tt : 2 tt
2 TT : 1 Tt : 1 tt
Rasio fenotip F2 dari persilangan Tt × Tt untuk sifat tinggi-pendek adalah berapa?
4 tinggi : 0 pendek
2 tinggi : 2 pendek
1 tinggi : 3 pendek
3 tinggi : 1 pendek
Pernyataan yang tepat tentang dominansi pada contoh batang tinggi adalah apa?
Alel T dominan terhadap alel t
Dominansi berubah pada F2
Alel t dominan terhadap alel T
Tidak ada alel yang dominan
Saat F1 heterozigot Tt dikawinkan sesamanya, berapa macam gamet yang dibentuk masing-masing induk?
Satu macam gamet
Tiga macam gamet
Dua macam gamet
Empat macam gamet
Hukum Mendel II (Hukum Asortasi) menyatakan apa mengenai pasangan sifat?
Tidak dapat berpasangan bersama
Selalu bergantung satu sama lain
Hanya berpasangan pada satu sifat
Berpasangan secara bebas satu sama lain
Konsekuensi hukum asortasi pada perkawinan dengan dua sifat adalah apa?
Penurunan kedua sifat berlangsung independen
Satu sifat menentukan sifat lainnya
Tidak terjadi pemisahan alel
Kedua sifat selalu muncul bersama
Pada persilangan F2 dari F1 Tt × Tt, berapa probabilitas mendapatkan keturunan fenotip pendek?
0 persen dari seluruh keturunan
50 persen dari seluruh keturunan
75 persen dari seluruh keturunan
25 persen dari seluruh keturunan
Dalam konteks hukum asortasi, alel untuk satu sifat terhadap alel sifat lain bersifat bagaimana?
Tidak saling mempengaruhi saat berpasangan
Selalu menekan alel sifat lain
Saling bergabung membentuk satu gen
Menentukan urutan gen lain
Pada persilangan BBKK dengan bbkk, genotipe semua individu F1 adalah apa?
bbkk semuanya sama
BBKK beragam
BbKk semuanya sama
BbKK campuran
Dari persilangan F1 sesama (BbKk × BbKk), rasio fenotip F2 untuk bulat kuning : bulat hijau : keriput kuning : keriput hijau adalah apa?
1 : 2 : 1 : 2
4 : 2 : 2 : 4
9 : 3 : 3 : 1
3 : 9 : 1 : 3
Jika alel B dominan untuk bentuk bulat dan b resesif keriput, K dominan kuning dan k resesif hijau, fenotip dari genotipe Bbkk adalah apa?
Keriput kuning
Keriput hijau
Bulat hijau
Bulat kuning
Berapa rasio genotip F2 yang ditunjukkan: BBKK : BBKk : BbKK : BBkk : BbKk : bbKK : Bbkk : bbKk : bbkk?
1 : 2 : 2 : 1 : 4 : 1 : 2 : 2 : 1
9 : 3 : 3 : 1 : 0 : 0 : 0 : 0 : 0
1 : 3 : 3 : 1 : 4 : 2 : 2 : 2 : 1
2 : 2 : 1 : 2 : 4 : 1 : 2 : 1 : 1
Hukum Mendel II menyatakan apa tentang pemisahan alel pada dihibid?
Alel selalu ikut bersama
Dominansi penuh selalu terjadi
Mutasi terjadi setiap generasi
Asortasi bebas dua gen
Gametes yang mungkin dari individu BbKk adalah apa?
bk dan kk saja
BK, Bk, bK, bk
BB, kk, BK, bb
BK saja semua
Dalam skema, P1 BBKK disilangkan dengan bbkk. Gamet yang dihasilkan dari BBKK dan bbkk masing-masing adalah apa?
BB dan kk
BK dan bk
BK dan KK
Bk dan bK
Jika dua individu BbKk disilangkan, probabilitas mendapatkan keturunan bulat hijau adalah berapa?
1/16 dari total
6/16 dari total
9/16 dari total
3/16 dari total
Pada persilangan dihibird dengan sifat biji bulat (B) dominan terhadap keriput (b) dan warna biji kuning (K) dominan terhadap hijau (k), genotip induk BBKK disilangkan dengan bbkk. Genotip F1 yang terbentuk adalah apa?
bbKk pada seluruh keturunan
BbKk pada seluruh keturunan
BBKK pada seluruh keturunan
Bbkk pada seluruh keturunan
Menurut Hukum Mendel I, saat pembentukan gamet dari alel Kk, bagaimana pemisahan alel terjadi?
k selalu resesif sehingga hanya gamet k
K selalu dominan sehingga hanya gamet K
K tetap bersama k membentuk gamet Kk
K dan k berpisah menjadi gamet K dan gamet k
Menurut Hukum Mendel II, pada individu BbKk, kombinasi gamet yang mungkin adalah apa?
Hanya BK dan bk
BK saja karena dominansi
Hanya Bk dan bK
BK, Bk, bK, bk
Jika dua individu F1 dengan genotip BbKk kawin sesama, pasangan alel yang mengelompok bebas antara B/b dan K/k akan membentuk kombinasi berikut. Pilih pernyataan yang benar.
B dengan K membentuk bk; b dengan k membentuk BK
B dengan k membentuk BK; b dengan K membentuk bk
B dengan K membentuk BK; b dengan k membentuk bk
B selalu dengan B; k selalu dengan k
Pada persilangan BbKk × BbKk, rasio genotip F2 BBKK:BBKk:BbKK:BbKk:bbKK:bbKk:BBkk:Bbkk:bbkk dilaporkan 1:2:2:4:1:2:2:2:1. Makna rasio ini menunjukkan apa?
Frekuensi kombinasi genotip sembilan kotak Punnett
Rasio fenotip dominan terhadap resesif tunggal
Urutan generasi dari P ke F2
Jumlah gamet yang dihasilkan tiap induk
Rasio fenotip biji pada F2 dari BbKk × BbKk adalah bulat kuning : bulat hijau : keriput kuning : keriput hijau = 9:3:3:1. Penyebab utama rasio 9:3:3:1 adalah apa?
Epistasis resesif mengubah rasio menjadi 9:7
Kodominansi kedua gen dan pautan erat
Asortasi bebas dua gen dan dominansi lengkap
Mutasi genetik acak pada F2
Testcross didefinisikan sebagai perkawinan individu berfenotip dominan yang genotipnya tidak diketahui dengan individu sejenis yang ber-genotip apa?
Intermediet kodominan
Homozigot dominan
Heterozigot dominan
Homozigot resesif
Tujuan testcross untuk menguji apakah individu dominan adalah homozigot atau heterozigot. Jika seluruh keturunan menunjukkan fenotip sama 100%, kesimpulan yang tepat adalah apa?
Terjadi mutasi pada gen resesif
Induk dominan adalah homozigot
Induk dominan adalah heterozigot
Terjadi pautan gen kuat
Dalam testcross, jika keturunan menunjukkan fenotip beragam, kesimpulan genotip induk dominan paling mungkin adalah apa?
Heterozigot
Poliploid
Homozigot
Hemizigot
Backcross berbeda dari testcross karena apa?
Backcross mengawinkan keturunan dengan salah satu induknya
Backcross menghasilkan rasio 9:3:3:1
Backcross selalu menggunakan induk homozigot resesif
Backcross hanya untuk sifat resesif terkait seks
Dalam uji testcross, alel H bersifat dominan terhadap alel h. Jika betina HH disilangkan dengan jantan hh, bagaimana fenotipe seluruh F1?
Semua putih resesif
Tiga perempat hitam
Semua abu-abu intermediet
Separuh hitam separuh putih
Semua hitam dominan
Pada persilangan betina Hh dengan jantan hh, berapa rasio genotipe F1 yang diharapkan?
hh:HH = 1:3
HH:hh = 3:1
HH:Hh = 1:1
Hh:HH = 3:1
Hh:hh = 1:1
Mengapa betina HH pada testcross menghasilkan hanya satu macam gamet?
Karena heterozigot tidak stabil
Karena homozigot dominan
Karena dominansi tidak lengkap
Karena terjadi penyilangan balik
Karena mutasi gen spontan
Jika hasil testcross menunjukkan keturunan 50% hitam dan 50% putih, genotipe tetua betina paling mungkin adalah?
HH dengan epistasis
Hh dengan kodominansi
HH homozigot
Hh heterozigot
hh homozigot
Tujuan utama backcross adalah untuk?
Menghasilkan fenotipe intermediet
Menguji linkage gen
Meningkatkan heterozigositas
Mendeteksi mutasi baru
Mengembalikan galur murni
Dalam backcross, individu F1 disilangkan dengan tetua bergalur murni. Apa hasil yang diharapkan bila F1 Yy disilangkan dengan tetua yy?
Rasio fenotipe 1:1
Semua resesif murni
Semua dominan sama
Rasio fenotipe 2:1
Rasio genotipe 3:1
Pada testcross betina Hh × jantan hh, berapa macam gamet yang dihasilkan betina?
Tiga macam H, h, hh
Empat macam dengan rekombinan
Tidak menghasilkan gamet
Satu macam H saja
Dua macam H dan h
Pernyataan mana yang benar tentang alel resesif h pada konteks ini?
Tidak pernah diwariskan
Selalu dominan pada Hh
Hanya muncul karena mutasi
Menampakkan fenotipe pada hh
Menyebabkan letal pada F1
Jika seekor marmot berambut hitam memiliki genotipe tidak diketahui, testcross dengan hh dilakukan. Hasil semua anak hitam. Kesimpulan paling tepat?
Dominansi tidak lengkap
Gen H tidak segregasi
Terjadi epistasis warna
Induk hitam bergentipe Hh
Induk hitam bergentipe HH
Pada backcross untuk memperoleh homozigot dominan, individu F1 Yy harus disilangkan dengan tetua apa?
YY homozigot
HH homozigot
hh homozigot
yy homozigot
Yy heterozigot
Pada perkawinan resiprok, apa yang dipertukarkan antara induk jantan dan betina?
Genotip keseluruhan individu
Jumlah alel heterozigot bebas
Sifat fenotip jenis kelaminnya
Kromosom autosom dominan
Pernyataan manakah yang benar tentang pengaruh perkawinan resiprok terhadap rasio hasil jika gen tidak tertaut pada kromosom seks?
Rasio hasil mengikuti pola interaksi epistasis
Rasio hasil bergantung pada induk jantan
Rasio hasil tidak terpengaruh
Rasio hasil selalu berubah signifikan
Contoh perkawinan resiprok pada monohibrid ercis yang diberikan adalah antara tanaman betina berbiji kuning dengan jantan berbiji hijau. Pasangan resiprok yang setara adalah:
Betina hijau × jantan hijau
Betina kuning × jantan kuning
Betina kuning × jantan ungu
Betina hijau × jantan kuning
Rumus untuk menghitung jumlah macam gamet yang dihasilkan individu dengan n pasang alel heterozigot bebas adalah:
2^n untuk alel heterozigot
n! untuk kombinasi alel
2n untuk gen tertaut
n² untuk semua gen
Langkah pertama dalam membuat diagram anak garpu untuk menentukan macam gamet adalah:
Menuliskan alel heterozigot terpisah
Menentukan epistasis dominan
Menambahkan rasio fenotip akhir
Menghubungkan alel homozigot bercabang
Pada diagram anak garpu, garis penghubung untuk alel heterozigot dibuat bercabang, sedangkan alel homozigot dibuat:
Menyilang dua cabang
Berulang dengan loop
Lurus tanpa cabang
Bercabang tiga tingkat
Individu AaBb memiliki dua pasang alel heterozigot. Berapa jumlah macam gamet yang dapat dihasilkan?
8 macam gamet
4 macam gamet
3 macam gamet
2 macam gamet
Macam gamet yang dihasilkan oleh individu AaBb menurut contoh adalah:
AB, AA, BB, bb
AB, Ab, aB, ab
Aa, Bb, AA, BB
AA, BB, ab, bb
Jika sebuah individu memiliki tiga pasang alel heterozigot bebas (AaBbCc), berapa jumlah macam gamet yang dihasilkan menurut rumus yang diberikan?
6 macam gamet
8 macam gamet
2 macam gamet
4 macam gamet
Pernyataan manakah yang paling tepat tentang tujuan penggunaan diagram anak garpu dalam penentuan gamet?
Memprediksi terjadinya mutasi spontan
Menentukan urutan gen pada kromosom seks
Memvisualisasi pemisahan alel saat pembentukan gamet
Menghitung rasio fenotip F2 secara langsung
Individu dengan genotip AABbCCDd membentuk jenis gamet apa saja sesuai diagram percabangan?
ABCD, ABCd, AbCD, AbCd
ABCD, ABCd, AbCd, aBCd
ABcD, AbcD, aBcD, abcD
ABCD, AbcD, aBCD, abCD
Pada persilangan ercis BbKk × BbKk, sifat dominan yang diuji adalah apa?
Bulat dan hijau
Keriput dan hijau
Bulat dan kuning
Keriput dan kuning
Langkah pertama dalam metode diagram anak garpu untuk menghitung fenotip F1 adalah apa?
Menentukan jenis gamet terlebih dulu
Menghitung total genotip lengkap
Mengalikan koefisien akhir
Memasangkan alel yang sejenis
Menurut data, jumlah pasangan alel yang sama untuk lokus B pada BbKk × BbKk adalah berapa?
BB:2, Bb:1, bb:1
BB:0, Bb:3, bb:1
BB:1, Bb:1, bb:2
BB:1, Bb:2, bb:1
Menurut data, jumlah pasangan alel yang sama untuk lokus K pada BbKk × BbKk adalah berapa?
KK:0, Kk:3, kk:1
KK:1, Kk:1, kk:2
KK:2, Kk:1, kk:1
KK:1, Kk:2, kk:1
Jika langkah 3 menggabungkan pasangan alel antar-lokus, kombinasi 1KK dengan 1BB menghasilkan fenotip apa?
BBKK, bulat kuning
BbKK, bulat kuning
BBKk, bulat kuning
BBkk, bulat keriput
Pada penggabungan, 2Kk dengan 1BB menghasilkan apa menurut skema?
2 BBKk, bulat kuning
2 BbKk, bulat kuning
2 BBkk, bulat keriput
2 bbKk, keriput kuning
Pada penggabungan, 1kk dengan 1BB menghasilkan apa menurut skema?
1 BBKk, bulat kuning
1 bbkk, keriput hijau
1 Bbkk, bulat keriput
1 BBkk, bulat keriput
Konsep yang memungkinkan penghitungan fenotip tanpa menentukan jenis gamet disebut apa?
Uji silang balik
Hukum pemisahan alel
Tabel Punnett besar
Diagram anak garpu
Pada genotip AABbCCDd, pasangan alel heterozigot terdapat pada lokus mana saja?
B dan D
A dan D
A dan C
B dan C
Dalam persilangan dihibrid dengan sifat bulat–keriput dan kuning–hijau, rasio fenotipe F2 yang diperoleh adalah
9:3:3:1 empat kelompok fenotipe
12:3:1 tiga kelompok fenotipe
15:1 dua kelompok fenotipe
9:7 dua kelompok fenotipe
Koefisien fenotipe 'bulat kuning' pada skema dihibrid di halaman ini dihitung dari penjumlahan
1+2+2+4 total sembilan
1+2+4 total tujuh
2+2+4 total delapan
1+4+4 total sembilan
Jika 'bulat hijau' berkoefisien 3 dan 'keriput hijau' berkoefisien 1, maka rasio lengkap fenotipe adalah
bulat kuning : keriput kuning : bulat hijau : keriput hijau = 9:3:1:3
bulat kuning : bulat hijau : keriput kuning : keriput hijau = 9:1:3:3
bulat kuning : bulat hijau : keriput kuning : keriput hijau = 9:3:3:1
bulat kuning : bulat hijau : keriput kuning : keriput hijau = 3:9:3:1
Pada tabel korelasi jumlah sifat beda n dengan jumlah macam genotipe F2, rumus umum yang digunakan adalah
4^n untuk genotipe F2
2^n untuk genotipe F2
3^n untuk genotipe F2
n^3 untuk genotipe F2
Menurut tabel, kemungkinan jumlah fenotipe F2 untuk n sifat adalah
2^n untuk fenotipe F2
3^n untuk fenotipe F2
4^n untuk fenotipe F2
n^2 untuk fenotipe F2
Jumlah perbandingan F2 (banyak rasio individu dalam skala penuh) untuk n sifat pada tabel adalah
4n nilai skala perbandingan
2n nilai skala perbandingan
3n nilai skala perbandingan
n! nilai skala perbandingan
Dalam contoh AABBccDD × aabbCCdd, jumlah sifat beda yang disilangkan adalah
3 karena satu lokus sama alelnya
4 karena ada empat lokus berbeda
5 karena termasuk epistasis kompleks
2 karena dua lokus homozigot
Berdasarkan contoh tersebut, jumlah macam genotipe F2 yang dihasilkan adalah
34 = 81 kombinasi genotipe
24 = 16 kombinasi genotipe
33 = 27 kombinasi genotipe
44 = 256 kombinasi genotipe
Masih dari contoh yang sama, jumlah macam fenotipe F2 yang diharapkan adalah
34 = 81 macam fenotipe
24 = 16 macam fenotipe
23 = 8 macam fenotipe
44 = 256 macam fenotipe
Bagian 'Penyimpangan Semu Hukum Mendel' menyatakan bahwa pada dihibird, selain rasio umum 9:3:3:1, peneliti kadang memperoleh perbandingan lain. Contoh rasio yang disebutkan adalah
16:1, 1:16, 8:8, 10:6
9:3:4, 9:7, 12:3:1, 9:6:1
3:1, 1:2:1, 1:1, 2:1
7:1, 5:3, 4:4, 2:2
Pada kasus warna rambut sapi shorthorn dengan alel CR dan CW , genotip CRCR akan menghasilkan fenotip apa?
hitam akibat alel lain
merah muda hasil campuran
putih tanpa pigmen merah
roan dengan bercak putih merata
merah terang tanpa bercak putih
Istilah roan pada sapi shorthorn merujuk pada...
putih polos tanpa pigmen merah
coklat kemerahan bercampur percikan putih
hitam pekat akibat epistasis
abu-abu karena mutasi spontan
merah murni tanpa variasi warna
Rasio fenotip F1 dari persilangan CRCW × CRCW pada sapi shorthorn adalah...
1 merah : 2 roan : 1 putih
3 merah : 1 putih : 0 roan
1 roan : 2 merah : 1 putih
2 putih : 1 merah : 1 roan
1 merah : 1 putih : 2 roan
Perbedaan utama kodominan dengan dominansi tidak sempurna adalah...
fenotip heterozigot tidak menunjukkan kedua alel
fenotip heterozigot identik dengan homozigot resesif
fenotip heterozigot selalu letal pada F1
fenotip heterozigot mengekspresikan alel dominan penuh
fenotip heterozigot mengekspresikan kedua alel
Pada bunga snapdragon, persilangan merah × putih menghasilkan F1 dengan warna...
merah muda pada semua individu
putih polos pada seluruh individu
merah pekat pada setengah individu
ungu tua akibat epistasis
roan mirip pola bercak sapi
Fenomena di mana alel dominan tidak sepenuhnya menutupi alel resesif disebut...
dominansi tidak sempurna
kodominan penuh
resesif letal
epistasis dominan
penetransi lengkap
Rasio fenotip pada F2 hasil menyilangkan sesama F1 merah muda snapdragon adalah...
1 merah : 1 putih : 2 merah
2 merah muda : 1 merah : 1 putih
3 merah : 1 putih : 0 merah muda
1 putih : 2 merah : 1 merah muda
1 merah : 2 merah muda : 1 putih
Pernyataan yang benar tentang alel kodominan adalah...
selalu menyebabkan rasio 3:1 di F2
ditulis selalu dengan huruf kecil yang sama
menghasilkan fenotip identik dengan homozigot
ditulis dengan simbol dasar huruf kapital berbeda
tidak dapat muncul pada heterozigot sama sekali
Jika genotip C^W C^W pada sapi shorthorn, fenotip yang muncul adalah...
roan campuran merah putih
merah muda homogen
coklat tua akibat dominansi penuh
merah pekat bercak putih
putih tanpa pigmen merah
Alasan penyimpangan semu hukum Mendel dapat terjadi adalah karena...
interaksi antar alel dan interaksi genetik
pengaruh lingkungan semata
kesalahan perhitungan rasio klasik
mutasi acak tanpa gen lain
dominansi penuh di semua lokus
Pada persilangan bunga snapdragon merah (MM) dengan putih (mm), F1 berfenotip merah muda. Apa istilah untuk fenomena ini?
Dominansi penuh tanpa heterozigot
Intermediet karena heterozigot
Kodominansi dengan dua warna
Epistasis menutupi alel lain
Jika dua bunga snapdragon F1 (Mm × Mm) disilangkan, berapakah rasio fenotip merah : merah muda : putih?
2 : 1 : 1
1 : 2 : 1
1 : 1 : 2
3 : 1 : 0
Pada snapdragon, alel M tidak menutupi alel m pada heterozigot. Konsekuensinya bagi fenotip heterozigot adalah?
Fenotip campuran di antara dua ekstrem
Fenotip sama dengan dominan penuh
Fenotip sama dengan resesif murni
Fenotip tidak dapat diprediksi acak
Dalam sistem golongan darah ABO, alel IA dan IB bersifat?
Intermediet menghasilkan golongan A
Kodominan satu sama lain
Dominan penuh terhadap i
Resesif terhadap alel i
Golongan darah AB memiliki kombinasi alel apa?
IBi dengan ekspresi B saja
IAIB dengan ekspresi keduanya
IAi dengan ekspresi A saja
ii tanpa antigen apapun
Pada kelinci, hierarki dominansi warna adalah C > cch > ch > c. Apa fenotip genotip Cc?
Abu-abu penuh dominan
Himalaya dengan ujung gelap
Cinchilla abu-abu keperakan
Albino tanpa pigmen
Kelinci betina abu-abu muda (Cchc) dikawinkan dengan kelinci jantan abu-abu (Cch). Mana pernyataan benar tentang gamet yang mungkin dari betina?
Hanya gamet C saja
Hanya gamet ch saja
Gamet C, ch, dan c
Gamet C dan c
Pada persilangan Cchc × Cch, anak dengan genotip cc akan berfenotip apa?
Abu-abu penuh cerah
Cinchilla abu-abu keperakan
Himalaya ujung gelap
Albino tanpa warna
Jika genotip anak adalah Cc, fenotip yang muncul sesuai hierarki dominansi adalah?
Putih resesif total
Kodominan dua pola
Merah muda intermediet
Abu-abu penuh dominan
Pertimbangkan grafik persilangan kelinci pada gambar. Pasangan mana yang dapat menghasilkan anak Cc h?
Induk ii × IAIB
Induk CC × cc
Induk cc × chch
Induk Cch × Cchc
Pada persilangan kucing dengan alel warna bulu Ch , ch , dan C , rasio fenotip keturunan abu‑abu : abu‑abu keperakan (cinchila) : himalayan adalah
4:0:0 karena satu alel mematikan
1:2:1 mengikuti hukum segregasi
3:0:1 karena alel himalayan resesif
2:1:1 sesuai data persilangan
1:1:2 sesuai dominansi penuh
Istilah alel letal mengacu pada alel yang
menyebabkan kematian pada pemilik gen
hanya muncul pada kromosom X
mengubah warna bulu pada hewan
meningkatkan laju metabolisme sel
selalu bersifat resesif pada semua kasus
Pernyataan yang benar tentang alel letal dominan adalah
homozygot hidup normal tanpa kelainan
tidak mempengaruhi pembentukan organ tubuh
heterozygot selalu mati sebelum lahir
selalu terkait dengan kromosom seks
homozygot biasanya letal sebelum lahir
Dalam persilangan Cc × Cc pada ayam creeper, individu CC tidak ditemukan karena
bersifat steril sehingga tidak terhitung
letal sejak embrio akibat kelainan perkembangan
menderita penyakit metabolik dewasa
terjadi nondisjungsi kromosom saat meiosis
tereliminasi oleh seleksi alam saat dewasa
Rasio keturunan menetas pada persilangan Cc × Cc ayam creeper adalah
80% menetas karena perawatan inkubator
25% menetas semuanya normal
50% menetas karena setengahnya letal
75% menetas dengan sebagian subletal
100% menetas tanpa kelainan
Rasio fenotip ayam normal : creeper yang menetas pada F1 dari Cc × Cc adalah
2:1 akibat penetransi tidak penuh
1:1 karena alel seimbang
1:3 karena dominansi lengkap
3:1 sesuai hukum Mendel klasik
1:2 karena satu genotip letal
Konsep subletal pada heterozygot Cc ayam creeper berarti
individu menunjukkan gejala ringan dan tetap hidup
individu mati sebelum lahir seperti homozygot
individu hanya jantan yang terpengaruh
individu steril sehingga tidak menghasilkan keturunan
individu sepenuhnya normal tanpa gejala
Jika suatu populasi ayam mengandung alel C dan c dengan frekuensi sama, persilangan acak menghasilkan berapa proporsi embrio letal?
0 karena alel C bukan letal
3/4 embrio letal bertipe CC
1/8 embrio letal bertipe CC
1/2 embrio letal bertipe Cc
1/4 embrio letal bertipe CC
Pada kucing, jika F1 menunjukkan 25 (CinchiIa), 25 (abu‑abu), 25 (himalayan), maka sisa 25 adalah
CC dominan penuh warna pekat
C^c^h heterozigot dengan fenotip abu‑grey
C^c^h homozigot dengan fenotip cinchila
C c^h homozigot dengan fenotip himalayan
C^h C^h dengan fenotip berbeda
Alel letal resesif menyebabkan kematian pada individu dengan genotip mana?
Heterozigot dominan
Homozygot dominan
Homozygot resesif
Heterozigot resesif
Pada jagung, alel dominan G mengatur terbentuknya klorofil. Jika kedua induk heterozigot disilangkan (Gg × Gg), rasio keturunan letal adalah
25 persen keturunan
50 persen keturunan
75 persen keturunan
0 persen keturunan
Dari 1.200 biji hasil persilangan Gg × Gg yang semuanya ditanam, berapa yang tumbuh menjadi tanaman baru?
1.200 tanaman tumbuh
900 tanaman tumbuh
600 tanaman tumbuh
300 tanaman tumbuh
Fenotip yang dihasilkan oleh genotip GG pada kasus jagung tersebut adalah
Albino tanpa klorofil
Berdaun hijau normal
Berdaun hijau kekuningan
Mati pada fase embrio
Apa yang benar tentang alel subletal?
Selalu dominan penuh
Hanya menyebabkan kematian embrio
Mengakibatkan kematian pada usia anak-anak
Tidak memengaruhi viabilitas individu
Contoh penyakit manusia yang merupakan subletal homozygot dominan adalah
Hemofilia
Talasemia
Achondroplasia
Albino
Contoh kondisi manusia yang merupakan subletal resesif adalah
Ichthyosis congenita
Talasemia
Hemofilia
Albino
Penyimpangan semu hukum Mendel akibat interaksi genetik umumnya melibatkan
Satu pasang alel tunggal
Dua pasang gen non alelik
Rekombinasi kromosom seks
Mutasi lingkungan murni
Interaksi genetik yang menimbulkan rasio fenotip menyimpang secara semu dari hukum Mendel dapat terjadi pada tingkat
Semata karena peristiwa meiosis
Produk-produk gen atau aksi sel
Hanya pada organ reproduksi
Hanya pada level DNA
Peristiwa interaksi genetik yang termasuk penyimpangan semu dari hukum Mendel meliputi
Atavisme, epistasis-hipostasis, kriptomeri, komplementer
Dominansi tak lengkap saja
Linkage dan crossing over saja
Pleiotropi tunggal saja
Istilah atavisme pada konteks bentuk pial ayam merujuk pada apa?
Perubahan lingkungan yang mengubah fenotip permanen
Munculnya sifat baru berbeda dari tetua
Hilangnya seluruh sifat dominan pada F1
Pembentukan gen baru selama meiosis
Pada ayam ras, empat bentuk pial yang dikenal adalah apa saja?
Walnut, crown, pea, rose
Single, pea, comb, ros
Ros, pea, crest, single
Ros, pea, walnut, single
Gen untuk bentuk pial ayam dikendalikan oleh berapa pasang alel?
Tiga pasang alel tidak terkait
Satu pasang alel tunggal
Empat pasang alel saling bebas
Dua pasang alel berinteraksi
Simbol alel untuk sifat pial gerigi (ros) dan pial biji (pea) yang digunakan pada materi ini adalah apa?
R untuk ros, P untuk pea
r untuk ros, p untuk pea
G untuk ros, B untuk pea
R untuk pea, P untuk ros
Dominansi antara sifat pial ros dan pial bilah (single) adalah bagaimana?
Keduanya resesif terhadap pea
Ros dominan terhadap single
Single dominan terhadap ros
Keduanya kodominan setara
Dominansi antara sifat pial pea dan pial bilah (single) adalah bagaimana?
Pea dominan terhadap single
Single dominan terhadap pea
Keduanya kodominan setara
Keduanya resesif terhadap ros
Genotip yang mungkin untuk fenotip pial ros menurut tabel adalah apa?
RrPp atau rrpp
RRpp atau Rrpp
RRPP atau rrPP
RRpp atau RRPP
Genotip yang mungkin untuk fenotip pial pea menurut tabel adalah apa?
RRpp atau Rrpp
rrPP atau rrPp
rrpp atau RRPP
RrPp saja tunggal
Fenotip pial walnut memiliki genotip apa menurut tabel?
RrPp heterozigot gabungan
RRpp homozigot dominan
rrPP homozigot dominan
rrpp homozigot resesif
Hasil F1 dari persilangan ayam ros galur murni dengan ayam single adalah apa?
Semua F1 berfenotip single
F1 semua berfenotip pea
Semua F1 berfenotip ros
F1 separuh ros separuh single
Rasio fenotip F2 dari F1 hasil persilangan ros galur murni × single adalah bagaimana?
25% ros dan 75% single
50% ros dan 50% single
100% ros tanpa single
75% ros dan 25% single
Pial bilah (single) memiliki genotip apa menurut tabel?
rrpp homozigot ganda
RRpp dominan tunggal
rrPP dominan tunggal
RrPp heterozigot ganda
