wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Bahasa Latin dan Penggolongan Obat

Total questions: 5

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.

Dokter menuliskan instruksi 'S. t. d. d. ung s.u.e' pada sebuah resep sediaan salep. Manakah interpretasi yang paling tepat untuk keselamatan pasien?

a)

Tandailah 3 kali sehari 1 salep untuk pemakaian luar (obat luar).

b)

Campurkan 3 salep ke dalam air untuk dioleskan pada area luka.

c)

Gunakan 1 salep segera untuk pemakaian luar (obat luar).

d)

Diminum 3 kali sehari untuk pengobatan infeksi dalam.

2.

Seorang pasien membawa resep dengan instruksi 'Telinga Kanan,. s. b. d. d. gtt. II'. Di mana pasien harus mengaplikasikan obat tersebut?

a)

Telinga kanan, tiga kali sehari sebanyak dua tetes.

b)

Telinga kanan, dua kali sehari sebanyak dua tetes.

c)

Telinga kiri, dua kali sehari sebanyak dua tetes.

d)

Mata kanan, dua kali sehari sebanyak dua tetes.

3.

Berdasarkan regulasi penggolongan obat di Indonesia, manakah pernyataan yang benar mengenai obat dengan logo lingkaran biru dengan tepi hitam?

a)

Boleh dijual bebas di warung kelontong tanpa perlu pengawasan tenaga teknis farmasi.

b)

Hanya boleh diserahkan oleh Apoteker dengan resep dokter asli.

c)

Termasuk golongan Psikotropika yang memerlukan pelaporan khusus setiap bulan.

d)

Merupakan Obat Bebas Terbatas yang dapat dibeli tanpa resep namun disertai tanda peringatan P1-P6.

4.

Di antara sediaan berikut, manakah yang termasuk dalam pengawasan ketat golongan Narkotika menurut UU yang berlaku?

a)

Alprazolam (Ansiolitik)

b)

Parasetamol (Antipiretik)

c)

Kodein (Antitusif/Analgetik)

d)

Amoksisilin (Antibiotik)

5.

Sesuai dengan PP No. 51 Tahun 2009, tindakan penyerahan obat keras (Logo K Merah) di Apotek harus dipastikan dilakukan oleh:

a)

Kurir layanan antar obat tanpa perlu verifikasi identitas pasien.

b)

Kasir yang telah diberikan pelatihan singkat tentang nama-nama obat.

c)

Pemilik sarana apotek meskipun tidak memiliki latar belakang farmasi.

d)

Apoteker atau Tenaga Teknis Kefarmasian di bawah supervisi Apoteker.