WorksheetsPerusahaan Dagang
Total questions: 40
Worksheet time: 30mins
Aktivitas utama perusahaan dagang adalah....
Menghasilkan barang jadi
Menjual jasa kepada pelanggan
Membeli barang dan menjual kembali tanpa mengubah esensinya
Menyewakan aktiva tetap
Menjual surat berharga
Persediaan barang dagangan yang belum terjual pada akhir periode dilaporkan dalam....
Laporan laba rugi sebagai beban
Neraca sebagai aktiva lancar
Laporan perubahan ekuitas
Catatan atas laporan keuangan
Laporan arus kas
Dalam metode persediaan periodik, pembelian barang dagangan untuk dijual kembali dicatat dengan....
Mendebet Persediaan
Mengkredit Persediaaan
Mendebet Pembelian
Mengkredit Pembelian
Mendebet Harga Pokok Penjualan
Jika perusahaan menggunakan metode periodik, pembelian barang dagangan secara kredit Rp450.000,00 dicatat dengan ayat jurnal....
Pembelian (D) Rp450.000,00; Kas (K) Rp450.000,00
Persediaan (D) Rp450.000,00; Kas (K) Rp450.000,00
Pembelian (D) Rp450.000,00; Utang Dagang (K) Rp450.000,00
Utang Dagang (D) Rp450.000,00; Pembelian (K) Rp450.000,00
Persediaan (D) Rp450.000,00; Utang Dagang (K) Rp450.000,00
Akun yang merupakan lawan (pengurang) terhadap akun Pembelian adalah....
Potongan Tunai Penjualan
Retur dan Potongan Penjualan
Biaya Angkut Pembelian
Retur dan Potongan Pembelian
Penjualan
Retur pembelian Rp45.000,00 kepada pemasok dicatat dengan....
Pembelian (D); Utang Dagang (K)
Utang Dagang (D); Retur dan Potongan Pembelian (K)
Retur dan Potongan Pembelian (D); Utang Dagang (K)
Utang Dagang (D); Pembelian (K)
Retur dan Potongan Penjualan (D); Utang Dagang (K)
Potongan tunai pembelian dicatat dalam akun....
Retur dan Potongan Pembelian
Potongan Tunai Pembelian
Potongan Tunai Penjualan
Retur dan Potongan Penjualan
Diskon Penjualan
Jika perusahaan membayar utang pembelian dalam masa potongan, akun yang dikredit adalah....
Kas dan Potongan Tunai Penjualan
Kas dan Retur dan Potongan Pembelian
Utang Dagang saja
Kas saja
Kas dan Potongan Tunai Pembelian
Biaya angkut pembelian yang menjadi beban pembeli pada metode periodik dicatat ke akun....
Persediaan
Pembelian
Biaya Angkut Pembelian
Biaya Angkut Penjualan
Harga Pokok Penjualan
Manfaat pemisahan akun Biaya Angkut Pembelian dari akun Pembelian adalah....
Mengurangi jumlah penjualan bersih
Menambah modal pemilik
Menyediakan informasi biaya angkut untuk pengawasan manajemen
Mengurangi kas secara langsung
Menghindari pencatatan retur pembelian
Rabat adalah....
Potongan karena pembayaran lebih awal
Potongan karena retur barang
Potongan dari harga daftar yang resmi
Potongan karena kesalahan penagihan
Potongan karena penjualan tunai
Rabat tidak dicatat dalam pembukuan karena....
Tidak berpengaruh pada harga jual
Hanya mengurangi harga daftar untuk menentukan harga jual sesungguhnya
Selalu diberikan untuk semua pembeli
Hanya dicatat oleh pembeli
Hanya dicatat oleh penjual
Harga daftar Rp300.000,00 dengan rabat 30% menghasilkan harga jual sesungguhnya....
Rp90.000,00
Rp210.000,00
Rp189.000,00
Rp270.000,00
Rp300.000,00
Dengan rabat berganda 30% dan 10% atas harga daftar Rp300.000,00, harga jual sesungguhnya adalah....
Rp180.000,00
Rp189.000,00
Rp192.000,00
Rp210.000,00
Rp270.000,00
Rumus yang benar untuk menghitung Harga Pokok Barang yang Tersedia untuk Dijual adalah....
Persediaan akhir + Penjualan bersih
Persediaan awal + Harga pokok pembelian
Harga pokok pembelian − Biaya angkut pembelian
Penjualan kotor − Retur penjualan
Persediaan akhir + Harga pokok penjualan
Jika harga pokok barang yang tersedia untuk dijual Rp2.760.000,00 dan persediaan akhir Rp420.000,00, maka HPP adalah....
Rp2.340.000,00
Rp2.760.000,00
Rp420.000,00
Rp3.180.000,00
Rp2.000.000,00
Rumus yang tepat untuk Harga Pokok Penjualan (HPP) adalah....
Persediaan awal + Penjualan bersih
Persediaan awal + Pembelian bersih + Biaya angkut pembelian − Persediaan akhir
Penjualan kotor − Retur dan potongan penjualan
Penjualan bersih − Laba kotor
Penjualan bersih + Persediaan akhir
Jurnal penjualan tunai barang dagangan Rp36.000,00 adalah....
Penjualan (D) Rp36.000,00; Kas (K) Rp36.000,00
Kas (D) Rp36.000,00; Penjualan (K) Rp36.000,00
Kas (D) Rp36.000,00; Piutang Dagang (K) Rp36.000,00
Piutang Dagang (D) Rp36.000,00; Penjualan (K) Rp36.000,00
Penjualan (D) Rp36.000,00; Piutang Dagang (K) Rp36.000,00
Penjualan kredit Rp36.000,00 dicatat dengan....
Kas (D); Penjualan (K)
Piutang Dagang (D); Penjualan (K)
Penjualan (D); Piutang Dagang (K)
Penjualan (D); Kas (K)
Piutang Dagang (D); Kas (K)
Akun Retur dan Potongan Penjualan diklasifikasikan sebagai....
Akun pendapatan
Akun beban operasi
Akun lawan (pengurang) penjualan
Akun aktiva lancar
Akun kewajiban jangka pendek
Tujuan utama penggunaan akun Retur dan Potongan Penjualan adalah....
Menambah jumlah penjualan kotor
Menunjukkan jumlah penjualan bersih
Menunjukkan penjualan kredit
Syarat 2/10, n/30 berarti....
Potongan 2% jika dibayar dalam 30 hari
Potongan 10% jika dibayar dalam 2 hari
Potongan 2% jika dibayar dalam 10 hari, selebihnya dibayar penuh paling lambat 30 hari
Potongan 10% jika dibayar dalam 2 hari, selebihnya tidak dibayar paling lambat 30 hari
Tidak ada potongan tunai
Jurnal penjualan kredit Rp30.000,00 dengan syarat 2/10, n/30 adalah....
Kas (D) Rp30.000,00; Penjualan (K) Rp30.000,00
Penjualan (D) Rp30.000,00; Piutang Dagang (K) Rp30.000,00
Piutang Dagang (D) Rp30.000,00; Penjualan (K) Rp30.000,00
Piutang Dagang (D) Rp29.400,00; Penjualan (K) Rp29.400,00
Penjualan (D) Rp600,00; Potongan Tunai Penjualan (K) Rp600,00
Jika piutang Rp30.000,00 dengan syarat 2/10, n/30 dibayar dalam masa potongan, penerimaan kas adalah....
Rp30.000,00
Rp29.400,00
Rp600,00
Rp28.800,00
Rp30.600,00
Jurnal penerimaan piutang Rp30.000,00 dibayar dalam periode potongan 2% adalah....
Kas (D) Rp30.000,00; Piutang Dagang (K) Rp30.000,00
Kas (D) Rp29.400,00; Potongan Tunai Penjualan (D) Rp600,00; Piutang Dagang (K) Rp30.000,00
Kas (D) Rp29.400,00; Penjualan (D) Rp600,00; Piutang Dagang (K) Rp30.000,00
Kas (D) Rp29.400,00; Retur dan Potongan Penjualan (D) Rp600,00; Piutang Dagang (K) Rp30.000,00
Potongan Tunai Penjualan (D) Rp600,00; Penjualan (K) Rp600,00
Dalam metode persediaan periodik, informasi jumlah persediaan akhir diperoleh dari....
Saldo akun Persediaan di buku besar
Kartu persediaan perpetual
Perhitungan fisik persediaan di gudang
Buku pembantu persediaan
Laporan laba rugi
Metode persediaan periodik juga disebut metode fisik karena....
Tidak menggunakan buku besar
Menggunakan sistem komputer
Mengandalkan perhitungan fisik untuk menentukan persediaan dan HPP
Tidak mencatat transaksi penjualan
Hanya mencatat transaksi tunai
Salah satu kelemahan metode persediaan periodik dibanding perpetual adalah....
Lebih mahal
Informasi persediaan dan HPP tidak tersedia setiap saat
Tidak memerlukan perhitungan fisik persediaan
Tidak dapat digunakan oleh perusahaan kecil
Tidak memerlukan jurnal penutup
Dalam ilustrasi UD Merapi, pembelian barang dagangan kredit dari PT Mulia Rp275.000,00 dicatat ke akun....
Persediaan (D); Utang Dagang (K)
Pembelian (D); Utang Dagang (K)
Pembelian (D); Kas (K)
Utang Dagang (D); Pembelian (K)
Persediaan (D); Kas (K)
Biaya angkut pembelian UD Merapi Rp25.000,00 dicatat dengan....
Biaya Angkut Pembelian (D); Kas (K)
Persediaan (D); Kas (K)
Pembelian (D); Kas (K)
Kas (D); Biaya Angkut Penjualan (K)
Biaya Angkut Penjualan (D); Kas (K)
Retur pembelian UD Merapi Rp30.000,00 dicatat dalam jurnal sebagai....
Utang Dagang (D); Pembelian (K)
Retur dan Potongan Pembelian (D); Utang Dagang (K)
Utang Dagang (D); Retur dan Potongan Pembelian (K)
Pembelian (D); Utang Dagang (K)
Utang Dagang (D); Kas (K)
Gaji pegawai UD Merapi Rp90.000,00 dibayar tunai dicatat dengan....
Gaji Pegawai (D); Utang Dagang (K)
Gaji Pegawai (D); Kas (K)
Biaya Upah (D); Kas (K)
Kas (D); Gaji Pegawai (K)
Gaji Pegawai (D); Prive (K)
Retur penjualan kepada UD Merapi (retur dari pelanggan) Rp40.000,00 dicatat ke akun....
Retur dan Potongan Pembelian (D); Piutang Dagang (K)
Retur dan Potongan Penjualan (D); Piutang Dagang atau Kas (K)
Penjualan (D); Piutang Dagang (K)
Piutang Dagang (D); Penjualan (K)
Penjualan (D); Kas (K)
Potongan tunai penjualan UD Merapi Rp6.200,00 dicatat ke akun....
Potongan Tunai Pembelian
Retur dan Potongan Pembelian
Potongan Tunai Penjualan
Retur dan Potongan Penjualan
Diskon Pembelian
Dalam laporan laba rugi UD Merapi, penjualan bersih diperoleh dari....
Penjualan − HPP
Penjualan − Retur dan Potongan Pembelian
Penjualan − (Retur dan Potongan Penjualan + Potongan Tunai Penjualan)
Penjualan − Biaya Angkut Pembelian
Penjualan − Biaya Operasi
Perhitungan harga pokok pembelian UD Merapi adalah....
Pembelian − Retur − Potongan Tunai Pembelian + Biaya Angkut Pembelian
Pembelian + Retur + Potongan Tunai Pembelian − Biaya Angkut Pembelian
Pembelian − Biaya Angkut Pembelian − Retur
Pembelian + Biaya Angkut Penjualan
Penjualan − HPP
Dalam laporan laba rugi UD Merapi, Laba Kotor Penjualan diperoleh dari....
Penjualan kotor − HPP
Penjualan bersih − HPP
Penjualan kotor − Biaya Operasi
Penjualan bersih − Biaya Operasi
HPP − Penjualan bersih
Tujuan penyusunan neraca saldo setelah pembukuan adalah....
Menentukan laba bersih secara langsung
Menguji keseimbangan jumlah debit dan kredit di buku besar
Menghitung harga pokok penjualan
Menentukan saldo kas akhir
Menghitung penyusutan
Neraca saldo UD Merapi per 31 Oktober 2015 menunjukkan total sisi debit dan kredit yang....
Berbeda
Sama besar
Lebih besar di debit
Lebih besar di kredit
Hanya memuat akun riil
Salah satu fungsi penting HPP dalam perusahaan dagang adalah....
Menentukan saldo kas
Menentukan besarnya modal disetor
Menentukan besarnya laba kotor penjualan
Menentukan besarnya prive
Menentukan besarnya piutang dagang
