wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS TEK.FORMULASI STERIL

Total questions: 70

Worksheet time: 1hrs 10mins

Name
Class
Date
1.
Steril merupakan keadaan yang BEBAS dari mikroorganisme, baik bentuk vegetatif, non vegetatif (spora), patogen maupun non patogen. Yang termasuk jenis bakteri patogen penyebab penyakit thypus adalah…
a)
Escherechia coli
b)
Salmonella sp
c)
Clostridium tetani
d)
Clostiridum botulinum
e)
Bacillus antthracis
2.
Suatu sediaan disyaratkan harus steril, karena obat-obat ini akan berhubungan langsung dengan bagian tubuh yang rentan terhadap infeksi, seperti…
a)
Darah
b)
Mulut
c)
Hidung
d)
Tangan
e)
Kulit
3.
Sediaan berbentuk silindris padat kecil, ditanam secara secara subkutan, untuk tujuan penglepasan obat secara terus-menerus, dengan penyuntik khusus/penyayatan disebut …
a)
Injeksi
b)
Larutan dialis
c)
Implan atau pelet
d)
Cairan infus
e)
Larutan irigasi
4.
Suatu sediaan steril dalam jumlah besar dan tidak disuntikkan ke dalam vena, tapi digunakan untuk merendam atau mencuci luka yang terbuka/sayatan bedah disebut …
a)
Injeksi
b)
Larutan dialisis
c)
Implan atau pelet
d)
Cairan infus
e)
Larutan irigasi
5.
Sediaan untuk membuang senyawa-senyawa toksik dari dalam tubuh, yang bertujuan untuk menggantikan fungsi ginjal agar dapat kembali berfungsi normal disebut …
a)
Injeksi
b)
Larutan dialisis
c)
Implan atau pelet
d)
Cairan infus
e)
Larutan irigasi
6.
Kondisi dengan tingkat kontaminasi mikroba dikurangi sampai suatu tingkat tertentu dimana mikroorganisme dapat ditiadakan pada suatu produk disebut …
a)
Aseptis
b)
Sterilitas
c)
Sterilisisasi
d)
Teknik steril
e)
Sediaan steril
7.
Perhatikan penyataan berikut ini : 1. Jumlah mikroba yang ada pada material yang akan disterilkan. 2.Sifat mikroba itu sendiri. 3.Peralatan sterilisasi. 4.Sifat fisika kimia material yang akan disterilkan. 5.Kemasan sediaan parenteral. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses sterilisasi tergantung kepada …
a)
1, 2, dan 3
b)
1, 2, dan 4
c)
2, 3, dan 4
d)
3, 4, dan 5
e)
2, 3, dan 5
8.
Cara sterilisasi perlu diperhatikan karena bahan-bahan yang tidak tahan panas akan rusak pada cara sterilisasi panas, cara sterilisasi panas tersebut adalah…
a)
Filtrasi bakteri filter
b)
Gas formaldehid
c)
Gas etilen oksida
d)
Autoklaf
e)
Sinar ultraviolet
9.
Cara sterilisasi bisa dilakukan dengan cara fisika dan kimia. Cara sterilisasi secara fisika kecuali …
a)
Pemanasan basah
b)
Pemanasan kering
c)
Penyinaran
d)
Filtrasi
e)
Gas formaldehida
10.
Suhu yang dipakai dalam sterilisasi dengan autoklaf…
a)
121˚ - 123˚ selama 40 menit
b)
121˚ - 123˚ selama 15 menit
c)
121˚ - 123˚ selama 30 menit
d)
115˚ - 116˚ selama 45 menit
e)
115˚ - 116˚ selama 40 menit
11.
Sterilisasi oven merupakan cara sterilisasi secara fisika dan termasuk cara sterilisasi…
a)
Pemanasan basah
b)
Pemanasan lembab
c)
Penyinaran
d)
Bakteri filter
e)
Pemanasan kering
12.
Seorang farmasis sedang melakukan pencampuran larutan steril berupa sediaan injeksi serbuk kering. Ketika ditambahkan solven aquabidest steril pada vial tersebut, sediaan menjadi hangat. Sifat dari zat yang terlarut tersebut adalah…
a)
Endotem
b)
Eksoterm
c)
Termostabil
d)
Termolabil
e)
Termik
13.
Perpindahan air melalui membran selektif permeabel dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat disebut …
a)
Membran
b)
Osmosis
c)
Steril
d)
Sterilisasi
e)
autoclave
14.
Suatu larutan obat suntik yang mempunyai jumlah molekul terlarut yang lebih besar (larutan pekat) dari cairan tubuh, sehingga mempunyai tekanan osmosa yang lebih besar disebut …
a)
Isotonis
b)
Isoosmotik
c)
Hipertonis
d)
Hipotonis
e)
Isohidri
15.
Larutan obat suntik yang mempunyai jumlah molekul terlarut yang lebih (lebih encer)dari cairan tubuh disebut …
a)
Isotonis
b)
Isoosmotik
c)
Hipertonis
d)
Hipotonis
e)
Isohidri
16.
Larutan yang menunjukkan tekanan osmotik yang sama dengan tekanan osmotik cairan tubuh disebut …
a)
Isotonis
b)
Isoosmotik
c)
Isohidri
d)
Hipotonis
e)
hipertonis
17.
Suatu larutan obat suntik dengan cairan tubuh bila mempunyai tekanan osmosa (kepekatan) yang sama dengan cairan tubuh disebut …
a)
Isotonis
b)
Isoosmotik
c)
Isohidri
d)
Hipertonis
e)
Hipotonis
18.
Apabila larutan injeksi bersifat hipotonis (lebih encer dari cairan tubuh), maka cairan sel akan mengalami…
a)
Hemolisis
b)
Mengkerut
c)
Menyerap
d)
Mengecil
e)
Terbagi
19.
Apabila larutan injeksi bersifat hipertonis (lebih pekat dari cairan tubuh), maka cairan sel akan mengalami…
a)
Hemolisis
b)
Mengkerut
c)
Menyerap
d)
Mengecil
e)
Terbagi
20.
Yang merupakan larutan isotonis adalah…
a)
Nacl 0,9%
b)
Dekstrose
c)
Ringer Lactat
d)
Asering
e)
Dexktrose 10%
21.
Suatu cara sterilisasi yang bisa dilakukan untuk dapat membunuh bakteri yang termostabil adalah dengan cara…
a)
Pemijaran
b)
Bakteri filter
c)
Dengan gas paraformaldehid
d)
Pemanasan kering
e)
Gas etilen oksida
22.
Suatu teknik sterilisasi untuk zat-zat yang termolabil adalah dengan cara…
a)
Pemanasan basah
b)
Pemanasan kering
c)
Filtrasi bakteri filter
d)
Autoclave
e)
Oven
23.
Sterilisasi dengan pasteurisasi pertama kali dilakukan oleh Louis Pasteur pada tahun 1870. Cara pasterisasi ini dilakukan dengan cara pemanasan dibawah 1000C. Pasteurisasi dengan temperature rendah dilakukan pada suhu… selama … menit
a)
700C selama 30 menit
b)
1210C selama 15 menit
c)
700C selama 15 menit
d)
800C - 850C selama 15 menit
e)
1160C selama 15 menit
24.
Peristiwa koagulasi protein pada mikroba terjadi ketika proses sterilisasi…
a)
Sterilisasi dengan gas
b)
Sterilisasi dengan oven
c)
Sterilisasi dengan cara kimia
d)
Sterilisasi dengan pemijaran
e)
Sterilisasi dengan bakteri filter
25.
Proses sterilisasi yang akan menyebabkan kerusakan sel bakteri dan struktur DNA bakteri adalah…
a)
Autoclave
b)
Pasteurisasi
c)
Oven
d)
Sinar UV
e)
Formaldehid
26.
Proses sterilisasi yang menyebabkan kerusakan asam nukleat (inti sel) mikroba adalah…
a)
Autoclave
b)
Pasteurisasi
c)
Oven
d)
Sinar UV
e)
Formaldehid
27.
Larutan injeksi dikatakan isotonis dengan  cairan tubuh, bila memiliki titik beku...
a)
0,23℃
b)
0,52℃
c)
0,73℃
d)
0,91℃
e)
0,32℃
28.
Yang di maksud dengan osmosis adalah..
a)
perpindahan air melalui membran selektif permeabel dari bagian yang  lebih encer ke bagian yang lebih pekat
b)
Konsentrasi zat terlarut berpengaruh pada  penurunan titik beku larutan
c)
sediaan steril berupa larutan, emulsi, suspensi atau serbuk yang harus dilarutkan atau disuspensikan lebih dahulu sebelum digunakan secara oral
d)
larutan obat suntik yang  mempunyai jumlah molekul terlarut  yang lebih kecil (lebih encer) dari  cairan tubuh,
e)
perpindahan air melalui membrane selektif
29.
Perhatikan soal berikut ini :
a)
0.52
b)
0.67
c)
0.9
d)
0.23
e)
0.7
30.
Berbagai molekul obat, dapat mengalami reaksi penguraian jenis tertentu, karena mendapat perlakuan tertentu seperti penguraian molekul obat oleh molekul air yang dinamakan..
a)
Polimorfisme
b)
Asilasi
c)
Hidrolisis
d)
Hemolisis
e)
Hidrokoloid
31.
Suatu peristiwa terjadinya kehilangan karbondioksida dari suatu molekul (seperti asam karboksilat) disebut..
a)
Hidrolisis
b)
Oksidasi
c)
Dekarboksilasi
d)
Resemisasi
e)
Polarisasi
32.
Beberapa senyawa obat ada yang memiliki sifat optis aktif, yaitu sifat memutar bidang cahaya oleh senyawa tersebut. Senyawa yang dapat berubah sifat optisnya, maka senyawa ini disebut mengalami..
a)
Hidrolisis
b)
Oksidasi
c)
Dekarboksilasi
d)
Rasemisasi
e)
Polimorfisme
33.
Berbedanya bentuk kristal internal suatu senyawa dapat menunjukkan berbedanya beberapa sifat, seperti suhu lebur, kelarutan, stabilitas. Suatu senyawa dapat memiliki struktur kristal internal yang berbeda-beda disebut..
a)
Asilasi
b)
Polimorfisme
c)
Oksidasi
d)
Rasemisasi
e)
Dekarboksilasi
34.
Suatu zat yang bersifat pireksial, yaitu menyebabkan demam, sakit kepala dan kaki, mual disebut…
a)
Pyrogen
b)
Mikorooorganisme
c)
Bakteri
d)
Fungi
e)
Mikroba
35.
Sediaan parenteral dapat dibuat dosis tunggal dan dosis ganda. Wadah yang digunakan untuk sediaan parenteral dosis tunggal adalah…
a)
Vial
b)
Blister
c)
Plastic
d)
Ampul
e)
Infus
36.
Teknik sterilisasi untuk bahan obat yang bersifat termostabil dan higroskopis adalah…
a)
Metode panas basah
b)
Metode pemijaran
c)
Metode panas kering
d)
Metode gas
e)
Metode fisika
37.
Produksi sediaan injeksi dalam kemasan ampul ataupun vial yang dilakukan dengan teknis aseptis dilakukan pada industry farmasi pada kelas…
a)
Kelas A
b)
Kelas B
c)
Kelas C
d)
Kelas D
e)
Kelas E
38.
Sediaan parenteral volume besar dan volume kecil selain berbeda dalam ukuran volume, tetapi juga berbeda dalam rute penggunaannya. Sediaan parenteral volume besar biasanya digunakan melalui rute…
a)
Rute intramuscular
b)
Rute subcutan
c)
Rute intravena
d)
Rute intradermal
e)
Rute intraperotoneal
39.
Jenis logam yang biasanya digunakan sebagai wadah sediaan steril adalah…
a)
Kalium
b)
Natrium
c)
Alumunium
d)
Kalsium
e)
Cadmium
40.
Syarat air yang digunakan sebagai solven untuk sediaan steril / sediaan injeksi adalah…
a)
Mengandung ion klorida
b)
Dapat melarutkan semua bahan padat
c)
Ph < 5
d)
Mengandung antioksidan
e)
Bebas pyrogen
41.
Syarat kemasan yang baik yaitu …
a)
Tidak toksik, dapat bereaksi
b)
Tidak mengabsorbsi sediaan dan inert
c)
Menjelaskan informasi obat
d)
Tidak toksik dan tembus cahaya
e)
Inert dan toksik
42.
Pada formulasi sediaan steril khususnya sediaan parenteral, bahan yang tidak perlu ada dalam sediaan parenteral adalah…
a)
Pendapar
b)
Pengawet
c)
Antimikroba
d)
Pengisi
e)
Penambah kelarutan
43.
Perhatikan gambar berikut ! Wadah yang dapat digunakan untuk produk parenteral adalah…
a)
Tipe I dan tipe II
b)
Tipe I dan III
c)
Tipe II dan NP
d)
Tipe III dan NP
e)
Tipe I, II dam III
44.
Dengan kemajuan teknologi polimer, maka plastik merupakan alternatif wadah sediaan steril. Bila dilihat dari sifat polimer terhadap adanya panas, maka polimer yang yang lunak hanya pada waktu pembuatan di pabrik (pabrikasi) dan akan mengeras secara permanen disebut…
a)
Termoset
b)
Termoplastik
c)
Termolabil
d)
Termostabil
e)
Termal
45.
Industry farmasi memproduksi infus dekstrosa 5% dengan volume 500mL per botol. Dalam satu kali produksi akan dibuat sebanyak 1000 kemasan. Berapa gram zat yang harus ditimbang?
a)
50
b)
25
c)
500
d)
2500
e)
25000
46.

Perhatikan soal berikut : Berapa Benzil alkohol yang harus ditimbang…

a)
4
b)
5.2
c)
10
d)
12
e)
13.2
47.
Perhatikan soal berikut ini . Berapakah NaCl yang harus ditambahkan agar larutan tersebut menjadi isotonis…
a)
0.01
b)
0.005
c)
0.006
d)
0.007
e)
0.008
48.
Penyakit yang dapat ditularkan melalui jarum suntik jika jarum suntik tersebut tidak disterilkan terlebih dahulu adalah…
a)
Chikungunya
b)
Hepatitis
c)
Types
d)
DBD
e)
Malaria
49.
Pada umumnya sediaan farmasi terdiri dari zat aktif dan zat tambahan yang disesuaikan dengan bentuk sediaan yang akan dibuat. Pada pembuatan sediaan farmasi ditambahkan suatu zat tambahan Benzalkonium klorid yang berfungsi sebagai…
a)
Stabilisator
b)
Pengawet
c)
Corigensia solubilis
d)
Corigensia actionis
e)
Corigensia coloris
50.
Bentuk sediaan injeksi yang beredar dipasaran saat ini terdiri dari sediaan parenteral volume kecil dan besar. Sediaan injeksi mengandung bahan-bahan dengan sifat sifat fisika kimia yang berbeda. Wadah yang cocok untuk sediaan injeksi volume kecil yang memiliki karakteristik sensitive terhadap sinar matahari / fotosensitif adalah…
a)
Ampul bening
b)
Ampul amber
c)
Vial bening
d)
Vial amber
e)
Plastic infus
51.
Rute pemberian obat merupakan hal penting yang perlu diperhatikan untuk mencapai efek terapi obat yang diharapkan, sebagai contoh pemberian obat secara injeksi yang biasanya digunakan apabila… kecuali...
a)
Diinginkan efek yang cepat, kuat dan lengkap
b)
Diinginkan efek sistemik
c)
Obat yang merangsang atau dirusak getah lambung / hormon
d)
Obat yang tidak diresorpsi usus
e)
Pada pasien yang tidak sadar atau tidak mau bekerja sama
52.
Rute pemberian injeksi yang disuntikkan langsung ke dalam rongga perut disebut...
a)
Intramuskuler
b)
Epidural
c)
Intraperitoneal
d)
Intradermal
e)
Intratekal
53.
Corigensia atau bahan tambahan yang tidak digunakan dalam sediaan injeksi adalah ...
a)
Antioksidan
b)
Zat warna
c)
Pengawet
d)
Buffer
e)
Bahan pengisotonis
54.
Sediaan steril berupa larutan atau suspensi dalam air, yang disuntikkan ke dalam cairan sendi dalam rongga sendi adalah sediaan injeksi...
a)
Injeksi Intrartikulus
b)
Injeksi Intracutan
c)
Injeksi Intrarterium
d)
Injeksi Intravena
e)
Injeksi Intramuscular
55.
Pada pembuatan sediaan injeksi selain zat aktif juga ditambahkan bahan pembantu. Bahan pembantu yang ditambahkan pada pembuatan injeksi mempunyai tujuan untuk...
a)
Mendapatkan larutan yang jernih
b)
Mendapatkan larutan yang steril
c)
Mendapatkan larutan yang isotonis
d)
Mendapatkan larutan yang berwarna
e)
Mendapatkan larutan dengan ph yang tidak sesuai
56.
Dalam FI edisi IV sediaan steril untuk kegunaan parenteral digolongkan menjadi 5 jenis yang berbeda, kecuali...
a)
Sediaan berupa larutan
b)
Sediaan padat kering
c)
Sediaan berupa suspensi
d)
Sediaan berupa pulvis
e)
Sediaan berupa emulsi
57.
Pemeberian obat injeksi memiliki bermacam-macam rute. Cara pemberian injeksi yang menghasilkan efek tercepat (sekitar 18 detik) dibandingkan dengan injeksi cara lain yaitu...
a)
Subkutan
b)
Intravena
c)
Intramuskular
d)
Intrakutan
e)
Intraperitoneal
58.
Ada beberapa cara injeksi untuk memasukkan obat langsung ketempat yang diinginkan. Salah satunya adalah injeksi intralumbal, yaitu...
a)
Injeksi ke selaput paru
b)
Injeksi ke jantung
c)
Injeksi ke antara ruang tulang belakang pinggang
d)
Injeksi ke celah-celah sendi
e)
Injeksi ke bagian otot
59.
Pada sediaan steril seperti cotohnya sediaan yang digunakan pada mata diperlukan penambahan larutan dapar. Kegunaan penambahan larutan dapar tersebut adalah..
a)
Menambah kelarutan obat
b)
Menurunkan tegangan permukaan
c)
Meningkatkan aktivitas zat aktif
d)
Menurunkan efek samping zat aktif
e)
Menjaga stabilitas obat
60.
Pada umumnya sediaan farmasi terdiri dari zat aktif dan zat tambahan yang disesuaikan dengan bentuk sediaan yang akan dibuat. Pada pembuatan sediaan farmasi ditambahkan suatu zat tambahan Benzalkonium klorid yang berfungsi sebagai…
a)
Stabilisator
b)
Pengawet
c)
Corigensia solubilis
d)
Corigensia actionis
e)
Corigensia coloris
61.
Suatu obat jenis antibiotika ada yang bersifat bakterisida dan bakteriostatika. Sediaan farmasi dengan golongan beta lactam atau sepalosporin biasa digunakan dengan tujuan…
a)
Untuk membunuh bakteri
b)
Untuk mencegah bakteri
c)
Untuk melawan bakteri
d)
Untuk mencegah pertumbuhan bakteri
e)
Untuk menghambat bakteri
62.
Pada kondisi pandemi sangatlah penting penggunaan desifektan. Desinfektan adalah…
a)
Bahan yang dapat memperlambat atau menahan pertumbuhan bakteri
b)
Bahan yang dapat membunuh virus
c)
Bahan yang dapat membunuh mikroba
d)
Bahan yang digunakan untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dengan menghambat aktivitas mikroorganisme tersebut, biasa digunakan pada jaringan hidup
e)
Bahan yang digunakan untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dengan menghambat aktivitas mikroorganisme tersebut, tidak direkomdasikan pada jaringan hidup
63.
Sediaan steril berupa salep mata disebut dengan istilah…
a)
Collyria
b)
Oculenta
c)
Collunarium
d)
Opthalmicum
e)
Eye drops
64.
Sediaan parenteral yang diberikan dalam wadah dosis tunggal dengan volume 0,5 mL- 100 mL dan hanya digunakan sekali pakai untuk tujuan parenteral dan disegel dengan pemanasan dan tidak bisa disimpan setelah segel dibuka adalah…
a)
Infus
b)
Ampul
c)
Vial
d)
Collunaria
e)
Collyria
65.
Berikut ini merupakan keuntungan penggunaan sediaan parenteral atau injeksi adalah…
a)
Obat memiliki onset yang lambat
b)
Bioavailabilitas obat tidak sempurna
c)
Kerusakan obat dalam tractus gastrointestinal (per oral) dapat dihindarkan
d)
Efek obat tidak dapat diprediksi dengan pasti
e)
Obat tidak dapat diberikan kepada penderita yang sakit keras atau dalam keadaan koma
66.
Syarat cairan pembawa untuk obat suntik adalah harus inert secara farmakologi, dapat diterima dan diserap baik oleh tubuh. Dasar pemilihan cairan pembawa ini harus berdasarkan…
a)
pH nya
b)
Tonisitasnya
c)
Farmakologinya
d)
Kelarutannya
e)
Stabilitasnya
67.
Seorang pasien yang dirawat dirumah sakit mendapatkan obat berupa sediaan dalam bentuk ampul dengan kandungan Piracetam 400mg/2 mL. Hitunglah % zat aktif dari sediaan ampul tersebut…
a)
0.05
b)
0.1
c)
0.15
d)
0.2
e)
0.25
68.
Seorang pasien mendapatkan resep salep mata yang mengandung gentamicin 50mg/5g. Hitunglah % zat aktif dari sediaan salep mata tersebut…
a)
0.1
b)
0.15
c)
0.05
d)
0.02
e)
0.01
69.
Tiap mL tetes mata mengandung Tetrahydrazoline HCl 0,05% b/v . Berapa mg Tetrahydrazolin HCl yang terdapat dalam 5 mL larutan tetes mata tersebut…
a)
0,01 mg
b)
2 mg
c)
2,5 mg
d)
3 mg
e)
1 mg
70.
Dalam pembuatan sediaan steril di industry farmasi terdapat ruangan yang biasa digunakan untuk membuat produk obat yang tidak mengalami sterilisasi akhir tetapi diproses secara aseptis. Ruangan tersebut termasuk kategori…
a)
Ruang kelas 1
b)
Ruang kelas 2
c)
Ruang kelas 3
d)
Ruang kelas 4
e)
Ruang kelas black area