NEW
Font size
WorksheetsUH PAI BAB "TOLERANSI DAN MEMELIHARA KEHIDUPAN MANUSIA"
Total questions: 15
Worksheet time: 15mins
Bacalah QS. Yunus: 40 berikut!
وَمِنْهُمْ مَنْ يُؤْمِنُ بِهِ وَمِنْهُمْ مَنْ لَا يُؤْمِنُ بِهِ ۚ وَرَبُّكَ أَعْلَمُ بِالْمُفْسِدِينَ
Berdasarkan ayat tersebut, sikap yang paling tepat dalam menghadapi perbedaan keyakinan di tengah masyarakat yang majemuk adalah...
Menyerahkan penilaian akhir mengenai iman seseorang kepada Allah SWT sambil tetap berbuat baik
Memaksa orang lain untuk beriman agar tidak termasuk golongan perusak
Melakukan debat terbuka untuk menentukan siapa yang paling benar di antara masyarakat
Mencampuradukkan ajaran agama sebagai bentuk toleransi yang tinggi
Menjauhi kelompok yang tidak beriman agar terhindar dari perbuatan merusak
Dalam QS. Yunus: 41, Allah memerintahkan Rasul-Nya untuk berkata: 'Bagi-ku pekerjaanku dan bagimu pekerjaanmu'. Prinsip dakwah yang dapat diambil dari potongan ayat ini dalam kehidupan berbangsa adalah...
Mengisolasi diri dari lingkungan yang tidak sesuai dengan prinsip pribadi
Menumbuhkan sikap saling menghargai tanpa harus mengintervensi keyakinan masing-masing
Membangun sekat pemisah yang tegas agar tidak terjadi gesekan antarumat beragama
Sikap masa bodoh terhadap segala bentuk kemungkaran yang dilakukan orang lain
Menganggap semua agama benar sehingga tidak perlu ada dakwah lagi
Perhatikan QS. Al-Maidah: 32
مِنْ اَجْلِ ذٰلِكَۛ كَتَبْنَا عَلٰى بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ اَنَّهٗ مَنْ قَتَلَ نَفْسًا ۢ بِغَيْرِ نَفْسٍ اَوْ فَسَادٍ فِى الْاَرْضِ فَكَاَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيْعًاۗ وَمَنْ اَحْيَاهَا فَكَاَنَّمَآ اَحْيَا النَّاسَ جَمِيْعًاۗ
Allah menegaskan bahwa membunuh satu manusia tanpa alasan yang benar sama dengan membunuh seluruh manusia. Analisis yang paling kuat mengapa Allah memberikan perumpamaan sedemikian rupa adalah...
Karena nyawa manusia memiliki nilai harga yang sangat mahal secara materi
Karena setiap manusia memiliki ikatan persaudaraan darah satu sama lain
Karena jumlah manusia di bumi sangat terbatas sehingga harus dilindungi
Karena setiap individu memiliki hak hidup yang dianugerahkan Tuhan dan harus dijaga oleh sistem sosial
Karena pembunuhan hanya boleh dilakukan oleh pihak berwenang saja
Bacalah ilustrasi berikut!
Sebuah berita bohong (hoaks) menyebar di media sosial yang memicu konflik antar kelompok agama. Jika dihubungkan dengan QS. Al-Maidah: 32 tentang menjaga kehidupan, tindakan preventif yang paling sesuai dengan ajaran Islam adalah...
Meminta bantuan pihak berwajib untuk menangkap semua orang yang berkomentar
Menutup akun media sosial secara permanen agar tidak melihat konflik
Mengabaikan saja karena hal tersebut dianggap sebagai ujian iman
Langsung membalas postingan tersebut dengan argumen yang lebih keras
Melakukan tabayyun (klarifikasi) dan menahan diri dari menyebarkan berita yang belum pasti
Perhatikan Hadis Berikut!
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: قِيلَ لِرَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَيُّ الْأَدْيَانِ أَحَبُّ إِلَى اللهِ؟ قَالَ: «الْحَنِيفِيَّةُ السَّمْحَةُ» (HR. Ahmad)
Artinya: Dari Ibnu Abbas, ia berkata: Ditanyakan kepada Rasulullah SAW: "Agama manakah yang paling dicintai Allah?" Beliau bersabda: "Al-Hanifiyyah as-Samhah (Agama yang lurus lagi toleran)."
Di sebuah SMA Negeri yang heterogen, terdapat siswa dari berbagai latar belakang suku dan agama. Saat jam istirahat tiba, seorang siswa Muslim ingin menggunakan ruang kelas untuk menunaikan salat Zuhur karena musala sedang direnovasi. Di saat yang sama, teman-temannya yang non-Muslim sedang berdiskusi kelompok di kelas tersebut.
Berdasarkan prinsip "As-Samhah" dalam hadis di atas, implementasi sikap yang paling tepat dilakukan oleh siswa Muslim tersebut adalah...
Meminta teman-temannya segera keluar kelas dengan tegas karena salat adalah kewajiban yang tidak bisa ditunda
Mencari tempat lain yang lebih tenang tanpa mengganggu diskusi temannya, sebagai bentuk menghargai hak orang lain
Melaporkan teman-temannya ke guru piket karena dianggap menghalangi jalannya ibadah di lingkungan sekolah.
Berdiskusi dengan baik untuk meminta izin menggunakan sebagian ruang kelas dengan tetap menjaga ketenangan bagi kedua belah pihak.
Menunda salat hingga pulang sekolah agar tidak terjadi gesekan atau perbedaan pendapat dengan teman yang berbeda keyakinan.
Perhatikan penggalan ayat berikut!
...وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا...
Artinya: “...dan barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia...”
Di era modern yang penuh dengan tantangan kompleks, prinsip "memelihara kehidupan" dalam ayat tersebut tidak hanya bermakna menyelamatkan seseorang dari pembunuhan fisik, tetapi juga mencakup upaya preventif dan sistemik untuk menjaga martabat dan keberlangsungan hidup manusia.
Manakah dari pernyataan berikut yang merupakan implementasi paling tepat dari semangat ayat tersebut dalam konteks kehidupan global saat ini?
Memberikan bantuan materi kepada korban bencana alam hanya jika mereka memiliki latar belakang keyakinan yang sama
Menjadi pendonor darah rutin atau pendonor sumsum tulang belakang untuk membantu pasien yang sedang berjuang melawan penyakit kritis.
Mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang berfokus pada efisiensi industri meskipun berisiko meningkatkan angka pengangguran massal.
Mengikuti aksi unjuk rasa untuk menuntut keadilan bagi pelaku kejahatan agar mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya tanpa melalui proses hukum.
Menjaga kerahasiaan informasi medis seseorang namun membagikan data pribadinya di media sosial demi kepentingan edukasi tanpa izin.
Perhatikan Hadis Berikut!
عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيرَنَا وَيَعْرِفْ شَرَفَ كَبِيرِنَا» (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Artinya: “Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi yang muda di antara kami dan tidak mengetahui kemuliaan (hak) orang yang tua di antara kami.”
Dalam sebuah masyarakat yang majemuk, seringkali muncul persinggungan antara semangat perubahan yang dibawa generasi muda dengan nilai-nilai tradisi yang dipegang teguh oleh generasi tua. Jika prinsip hadis di atas dikaitkan dengan toleransi sosial dalam kehidupan berbangsa, tindakan manakah yang paling mencerminkan implementasi hadis tersebut?
Generasi tua harus selalu mendominasi pengambilan keputusan karena mereka memiliki pengalaman hidup yang lebih banyak daripada generasi muda.
Generasi muda dibebaskan untuk mengekspresikan diri sepenuhnya tanpa perlu memperhatikan adat istiadat setempat demi kemajuan zaman.
Terciptanya ruang dialog di mana generasi muda menyampaikan ide-ide inovatif dengan bahasa yang santun, sementara generasi tua memberikan arahan dengan penuh kasih sayang tanpa merendahkan
Masyarakat hanya memberikan bantuan sosial dan fasilitas umum kepada orang tua sebagai bentuk penghormatan, sementara generasi muda diminta untuk mandiri sepenuhnya.
Menyerahkan seluruh urusan pemerintahan kepada generasi muda agar lebih energik, sementara orang tua diminta fokus pada urusan ibadah pribadi saja.
Perhatikan Teks Ayat Berikut!
وَإِن كَذَّبُوكَ فَقُل لِّى عَمَلِى وَلَكُمْ عَمَلُكُمْ ۖ أَنتُم بَرِيٓـُٔونَ مِمَّآ أَعْمَلُ وَأَنَا۟ بَرِىٓءٌ مِّمَّا تَعْمَلُونَ
Artinya: “Dan jika mereka (tetap) mendustakanmu (Muhammad), maka katakanlah: 'Bagiku pekerjaanku dan bagimu pekerjaanmu. Kamu tidak bertanggung jawab terhadap apa yang aku kerjakan dan aku pun tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan'.” (QS. Yunus: 41)
Analisis terhadap ayat di atas menunjukkan bahwa Islam memberikan otonomi penuh pada individu untuk bertanggung jawab atas perbuatannya (individual responsibility). Dalam masyarakat yang multikultural, dampak positif yang paling signifikan dari keyakinan ini terhadap kerukunan antarumat beragama adalah...
Munculnya sikap masa bodoh (apatis) terhadap lingkungan sekitar karena setiap individu sibuk dengan amalnya sendiri
Menghilangkan hak seseorang untuk menasihati orang lain dalam urusan kebaikan dan pencegahan kemungkaran di ruang publik.
Terciptanya tatanan sosial yang damai karena setiap pihak tidak merasa terbebani atau berhak menghakimi keyakinan orang lain yang berbeda
Mendorong terjadinya sinkretisme agama, di mana seseorang boleh mencampuradukkan ajaran berbagai agama demi menjaga perasaan sesama.
Menurunkan semangat dakwah Islamiyah karena adanya anggapan bahwa semua perbuatan manusia pada akhirnya benar di mata Tuhan.
Perhatikan Teks Ayat Berikut!
...مَن قَتَلَ نَفْسًۢا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِى ٱلْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ ٱلنَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا ٱلنَّاسَ جَمِيعًا...
Artinya: “...barangsiapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. Dan barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia...” (QS. Al-Maidah: 32)
Pertanyaan: Pak Hamzah adalah seorang Muslim yang taat dan sedang menabung untuk mendaftarkan Haji tahun ini. Namun, ia mendapati tetangga dekatnya yang non-Muslim mengalami kecelakaan hebat dan membutuhkan biaya operasi segera untuk menyelamatkan nyawanya. Keluarga tetangga tersebut tidak mampu membiayai operasi tersebut.
Berdasarkan nilai universal dalam QS. Al-Maidah: 32 mengenai eksistensi satu nyawa manusia, tindakan manakah yang paling mencerminkan implementasi ihyaun nafs (memelihara kehidupan) dalam konteks moderasi beragama?
Menyarankan keluarga tetangga tersebut untuk membuat penggalangan dana di media sosial agar identitas Pak Hamzah sebagai Muslim tetap terjaga tanpa harus mengorbankan dana Hajinya.
Memberikan bantuan biaya pengobatan dari dana tabungan Hajinya dengan keyakinan bahwa menyelamatkan nyawa manusia bersifat mendesak (dhahuriyah), sementara pendaftaran Haji dapat ditunda
Mendoakan secara tulus dari rumah agar Tuhan memberikan kesembuhan kepada tetangganya, karena membantu secara finansial kepada non-Muslim dalam urusan medis bukan merupakan prioritas zakat.
Membantu mengurus administrasi rumah sakit saja tanpa memberikan bantuan finansial, karena Pak Hamzah harus konsisten menjaga amanah dana yang sudah diniatkan untuk ibadah Haji.
Menghubungi tokoh agama dari keyakinan tetangga tersebut untuk mengambil tanggung jawab penuh, karena setiap umat harus mengurus beban hidup sesama pemeluk agamanya masing-masing.
Perhatikan Hadis Berikut!
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «يَسِّرُوا وَلاَ تُعَسِّرُوا، وَبَشِّرُوا، وَلاَ تُنَفِّرُوا» (HR. Bukhari & Muslim)
Artinya: “Mudahkanlah dan janganlah kalian mempersulit, berilah kabar gembira dan janganlah kalian membuat orang lari (merasa muak/menjauh).”
Pertanyaan: Dalam konteks kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk (beragam suku, budaya, dan agama), seringkali muncul ketegangan akibat cara penyampaian ajaran agama yang kaku atau cenderung menghakimi kelompok lain. Jika prinsip hadis di atas diaktualisasikan dalam praktik toleransi sosial, maka dampak yang paling tepat terhadap harmoni antarumat beragama adalah...
Umat Islam diperbolehkan mengikuti ritual ibadah agama lain sebagai bentuk upaya "memudahkan" pergaulan dan menyenangkan hati sesama manusia.
Terciptanya dakwah yang santun dan inklusif, di mana perbedaan tidak dipandang sebagai ancaman melainkan ruang untuk saling mengenal dengan cara yang membahagiakan
Menghilangkan batasan-batasan syariat yang dianggap sulit oleh masyarakat modern agar agama tetap relevan dan tidak membuat orang menjauh dari Islam
Setiap individu bebas menentukan aturan agamanya masing-masing tanpa perlu terikat pada dalil yang baku demi menjaga ketenangan sosial.
Mengabaikan amar ma'ruf nahi munkar di ruang publik agar tidak ada pihak yang merasa tersinggung atau menjauh dari lingkungan pergaulan.
Bacalah pernyataan di bawah ini dengan saksama, kemudian tentukan apakah pernyataan tersebut Benar atau Salah berdasarkan pemahaman ayat yang dirujuk!
Potongan Ayat: ...فَقُل لِّى عَمَلِى وَلَكُمْ عَمَلُكُمْ ۖ أَنتُم بَرِيٓـُٔونَ مِمَّآ أَعْمَلُ وَأَنَا۟ بَرِىٓءٌ مِّمَّا تَعْمَلُونَ
Pernyataan: "Berdasarkan kandungan QS. Yunus/10: 41, jika setelah dakwah disampaikan secara baik namun tetap terdapat kelompok yang mendustakan ajaran Islam, maka sikap seorang Muslim yang paling tepat adalah berlepas diri atas amal mereka dan tetap menjaga keharmonisan tanpa pemaksaan, karena setiap pihak memikul tanggung jawab penuh atas perbuatannya masing-masing di hadapan Allah."
BENAR
SALAH
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar atau Salah berdasarkan pemahaman tekstual dan kontekstual ayat tersebut!
Pernyataan: "Dalam QS. Al-Maidah/5: 32, Allah SWT memberikan perumpamaan bahwa menghilangkan nyawa seorang manusia tanpa alasan yang benar (haq) setara dengan membunuh seluruh umat manusia. Hal ini menegaskan bahwa Islam memandang setiap individu sebagai representasi dari seluruh kemanusiaan, sehingga perlindungan terhadap nyawa (Hifzhun Nafs) bersifat absolut dan tidak boleh dilanggar oleh siapapun tanpa otoritas hukum yang sah."
BENAR
SALAH
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar atau Salah berdasarkan pemahaman moderasi beragama yang tepat!
Pernyataan: "Prinsip Al-Hanifiyyah as-Samhah (Agama yang lurus lagi toleran) dalam hadis Nabi Muhammad SAW mengajarkan bahwa seorang Muslim harus bersikap lapang dada dan memudahkan urusan sosial dengan penganut agama lain. Namun, hal ini tidak mencakup partisipasi dalam ritual ibadah agama lain, karena sifat Al-Hanifiyyah (lurus/murni) menuntut konsistensi dalam menjaga kemurnian akidah dan tata cara ibadah sesuai syariat Islam."
BENAR
SALAH
Mengucapkan selamat hari raya kepada penganut agama lain adalah satu-satunya indikator valid bagi seorang Muslim untuk dianggap memiliki sikap toleransi yang tinggi.
BENAR
SALAH
Dalam sebuah kepanitiaan bakti sosial di lingkungan desa, seorang Muslim bernama Farhan bekerja sama dengan pemeluk agama lain untuk membagikan sembako kepada warga miskin. Di tengah kegiatan, rekan non-Muslimnya mengajak Farhan untuk ikut masuk ke dalam tempat ibadahnya guna mengikuti doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran acara. Farhan dengan sopan menolak ajakan masuk ke ritual doa tersebut, namun tetap melanjutkan kerja sama membagikan sembako di halaman luar.
Pernyataan: "Tindakan Farhan yang menolak ikut dalam ritual doa bersama namun tetap melanjutkan kerja sama sosial merupakan implementasi yang tepat dari keseimbangan antara prinsip Al-Hanifiyyah (menjaga kemurnian akidah) dan As-Samhah (toleransi sosial), karena toleransi dalam Islam hanya berlaku pada urusan muamalah (sosial) dan tidak boleh melampaui batas peribadatan (akidah)."
BENAR
SALAH
