Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KUIS DRAMA

Total questions: 25

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

Dalam sebuah adegan tanpa suara, seorang tokoh terus-menerus menggosok satu titik noda di meja kayu yang sebenarnya sudah bersih hingga tangannya gemetar. Secara psikologis, aksi ini paling tepat dimaknai sebagai...

a)

Wujud ketelitian tokoh dalam menjaga kebersihan rumah

b)

Manifestasi kecemasan mendalam atau rasa bersalah yang tidak tersampaikan

c)

Cara tokoh untuk menghabiskan waktu luang sambil menunggu tamu

d)

Prosedur standar dalam merawat perabot kayu kuno

e)

Upaya tokoh untuk melatih kekuatan otot tangannya

2.

Seorang tokoh masuk ke kamar, melihat sebuah piala juara satu, lalu perlahan memalingkan piala tersebut ke arah tembok. Makna terdalam dari tindakan non-verbal ini adalah...

a)

Tokoh tidak ingin pialanya terkena debu dari arah depan

b)

Rasa muak atau kekecewaan terhadap pencapaian yang terasa hampa

c)

Tokoh sedang menata ulang dekorasi kamar agar lebih estetik

d)

Strategi untuk menyembunyikan identitas diri dari orang lain

e)

Kebiasaan unik tokoh yang selalu meletakkan benda secara terbalik

3.

Bunyi "sirine ambulans yang perlahan menjauh" di akhir sebuah adegan konflik keluarga paling tepat digunakan untuk membangun suasana...

a)

Harapan bahwa korban akan segera sembuh di rumah sakit

b)

Kesadaran yang terlambat atau penyesalan yang tertinggal dalam kesunyian

c)

Kepastian bahwa bantuan medis telah datang tepat pada waktunya

d)

Pengalih perhatian agar penonton tidak fokus pada kesedihan tokoh

e)

Tanda bahwa adegan akan segera berganti ke latar rumah sakit

4.

Tokoh wanita berdiri di depan jendela yang basah karena hujan, ia menuliskan sebuah nama di embun kaca, lalu segera menghapusnya dengan telapak tangan sebelum nama itu selesai ditulis. Hal ini mengindikasikan...

a)

Ketidaksukaan tokoh pada nama tersebut

b)

Konflik batin antara keinginan untuk merindu dan keharusan untuk melupakan

c)

Tokoh sedang bermain-main untuk mengusir kebosanan saat hujan

d)

Kaca jendela yang terlalu kotor sehingga perlu dibersihkan segera

e)

Tokoh sedang mengetes tingkat kelembapan udara di dalam rumah

5.

Dalam naskah drama kolaborasi, penggunaan cahaya lampu yang "merah redup" di sudut meja saat tokoh sedang menulis surat secara visual bermakna...

a)

Tokoh sedang berupaya menghemat penggunaan energi listrik

b)

Simbol kemarahan yang terpendam atau bahaya yang sedang mengintai pikiran tokoh

c)

Penanda bahwa waktu sudah menunjukkan larut malam

d)

Memberikan efek cantik pada wajah aktor saat tersorot kamera

e)

Kesulitan ekonomi tokoh sehingga tidak mampu membeli lampu yang terang

6.

Jika seorang tokoh terus-menerus menghindari kontak mata dan berulang kali merapikan letak kacamatanya meskipun sudah pas, hal ini menunjukkan...

a)

Masalah pada penglihatan tokoh yang semakin memburuk

b)

Mekanisme pertahanan diri untuk menutupi kebohongan atau kegugupan

c)

Kualitas kacamata yang buruk sehingga sering bergeser dari hidung

d)

Tokoh adalah seorang ilmuwan yang sangat teliti terhadap posisi benda

e)

Ketidaksukaan tokoh terhadap lawan bicara yang ada di depannya

7.

Tokoh anak remaja berkata kepada kakeknya: "Eyäng, nyuwun pangapunten, I have to go now karena ada janji." Evaluasi penggunaan bahasa tersebut menunjukkan...

a)

Bentuk ketidaksopanan remaja terhadap orang tua karena menggunakan bahasa asing

b)

Upaya menyeimbangkan rasa hormat (Basa Jawa) dengan identitas modern (English) dalam komunikasi antar-generasi

c)

Tokoh kakek tersebut adalah pensiunan guru bahasa Inggris

d)

Remaja tersebut sudah lupa kosa kata Jawa untuk kata "pergi"

e)

Keinginan tokoh untuk terlihat lebih pintar dibandingkan kakeknya

8.

Jika tokoh A menggunakan Basa Jawa Krama namun dengan nada suara yang meninggi dan mata melotot, hal ini menciptakan efek...

a)

Kesopanan yang luar biasa dari seorang bangsawan

b)

Satir atau kemarahan yang sarkastik/sangat terkontrol namun menyakitkan

c)

Kebingungan penonton karena bahasa dan ekspresi tidak sinkron

d)

Tanda bahwa aktor belum memahami maksud dari naskah Jawa

e)

Komedi situasional yang memancing tawa penonton

9.

Kalimat: "This is my final decision, mboten saget diganggu gugat!" memiliki kekuatan karakterisasi berupa...

a)

Ketegasan yang tidak bisa ditawar, menggabungkan prinsip global dan prinsip lokal

b)

Keraguan tokoh dalam mengambil keputusan karena mencampur dua bahasa

c)

Tokoh sedang bingung bahasa mana yang lebih tepat untuk digunakan

d)

Upaya tokoh untuk meminta maaf namun dengan nada yang keras

e)

Ketidakmampuan tokoh dalam berargumen menggunakan satu bahasa secara utuh

10.

Alih kode (code-switching) dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Jawa saat tokoh sedang emosional (marah/sedih) biasanya menandakan...

a)

Tokoh sedang berakting menjadi orang lain

b)

Kembalinya tokoh ke "bahasa ibu" sebagai bentuk kejujuran emosi yang paling dalam

c)

Rendahnya tingkat pendidikan tokoh karena tidak konsisten berbahasa Indonesia

d)

Upaya tokoh agar pembicaraannya tidak dimengerti oleh penonton

e)

Tokoh tersebut sedang lupa naskah bahasa Indonesia-nya

11.

Manakah kombinasi laku dan dialog yang paling menunjukkan karakter "Andhap Asor" (rendah hati)?

a)

Berdiri tegak: "I am the best, mboten wonten sing saged ngalahke kulo."

b)

Membungkuk sedikit: "Nyuwun sewu, kulo namung saged mbantu sededik, I’ll do my best."

c)

Duduk di meja: "Sopo kowe? I don't care about you!"

d)

Menunjuk wajah orang: "Aku ini pemimpin di sini, paham?"

e)

Meninggalkan ruangan: "Goodbye, kulo mboten butuh bantuanmu."

12.

Penggunaan Bahasa Inggris "I'm sorry, I failed you" dalam drama Jawa kelapangan paling tepat digunakan untuk menunjukkan...

a)

Keinginan tokoh untuk terlihat keren saat berbicara

b)

Batas-batas peran emosional atau rasa asing tokoh terhadap nilai-nilai tradisional keluarganya

c)

Tokoh ingin pindah ke luar negeri secepat mungkin

d)

Tanda bahwa tokoh adalah orang asing yang tersesat

e)

Upaya menghibur anggota keluarga agar tidak sedih lagi

13.

(Dialog): "Halah, mung masalah sepele wae dadi geger. Come on, be professional!" Karakter yang mengucapkan ini kemungkinan besar memiliki sifat...

a)

Bijaksana dan sabar dalam menghadapi masalah

b)

Praktis, logis, namun mungkin kurang memiliki empati terhadap rasa sakit orang lain

c)

Sangat menghargai perasaan teman-temannya

d)

Penakut dan ingin segera lari dari tanggung jawab

e)

Suka memprovokasi agar terjadi pertengkaran yang lebih besar

14.

Tokoh yang dalam setiap adegannya selalu berdiri di dekat pintu atau jendela menunjukkan tendensi psikologis berupa...

a)

Keinginan untuk selalu menghirup udara segar.

b)

Perasaan tidak betah atau adanya keinginan bawah sadar untuk melarikan diri dari situasi.

c)

Tugasnya sebagai penjaga keamanan rumah.

d)

Hobi mengamati orang yang lewat di jalanan.

e)

Tokoh sedang menunggu paket kiriman belanja online.

15.

Aksi tokoh: (Ia melihat bekas luka di tangannya, menutupinya dengan lengan baju, lalu memaksakan sebuah senyum ke arah orang tuanya). Aksi ini menunjukkan konsep BK berupa...

a)

Kejujuran tokoh dalam mengakui kesalahannya.

b)

Upaya menyembunyikan luka batin demi menjaga perasaan orang lain (suppression).

c)

Kebanggaan tokoh atas luka yang ia dapatkan saat bermain.

d)

Tokoh sedang merasa kedinginan sehingga menutup lengan bajunya.

e)

Kurangnya rasa kasih sayang orang tua terhadap kondisi fisik anak.

16.

Tokoh yang sedang mengalami "Self-Loathing" (benci diri sendiri) paling kuat digambarkan melalui aksi...

a)

Menghapus semua foto dirinya di media sosial secara perlahan.

b)

Menghancurkan cermin atau menutup penampilan dirinya dengan kain hitam.

c)

Membeli banyak pakaian baru untuk menutupi kekurangan fisiknya.

d)

Menangis tersedu-sedu di pundak sahabatnya.

e)

Berteriak keras di tengah lapangan yang kosong.

17.

Makna dari gerakan "Tangan mengepal di bawah meja hingga kulit memutih sementara wajah tersenyum tenang" adalah...

a)

Tokoh sedang menahan rasa lapar yang luar biasa.

b)

Kontradiksi antara emosi marah yang meledak di dalam dan topeng kesabaran di luar.

c)

Tokoh sedang berlatih kekuatan otot tangan secara sembunyi-sembunyi.

d)

Keinginan tokoh untuk segera mengakhiri pembicaraan yang membosankan.

e)

Penanda bahwa tokoh memiliki penyakit saraf pada bagian tangan.

18.

Aksi visual: (Tokoh menghapus nomor telepon di layarnya, berhenti sejenak pada nomor terakhir, lalu menekan tombol hapus dengan sangat cepat) melambangkan...

a)

Kapasitas memori ponsel yang sudah penuh.

b)

Proses pengambilan keputusan sulit untuk memutus hubungan dengan masa lalu.

c)

Tokoh sedang membersihkan daftar kontak yang tidak aktif.

d)

Kesalahan tokoh saat ingin menghubungi seseorang.

e)

Ketidakmampuan tokoh dalam mengoperasikan teknologi ponsel.

19.

(Setting BK): "Kamar dengan banyak piala namun ada satu piala yang diletakkan di lantai bawah meja." Hal ini bisa diinterpretasikan sebagai...

a)

Kamar yang sudah terlalu penuh dengan prestasi.

b)

Adanya suatu pencapaian yang justru menjadi sumber beban atau rasa malu bagi tokoh.

c)

Kelalaian tokoh dalam merapikan barang-barang pribadinya.

d)

Tanda bahwa tokoh akan segera membuang piala tersebut.

e)

Piala tersebut baru saja jatuh secara tidak sengaja.

20.

Tokoh yang memiliki "Empati Rendah" biasanya ditunjukkan dengan laku...

a)

Menatap lawan bicara dengan dahi berkerut karena bingung.

b)

Terus bermain ponsel atau memotong pembicaraan saat orang lain sedang menangis.

c)

Memberikan tisu kepada orang yang sedang bersedih tanpa bicara.

d)

Ikut menangis saat mendengar cerita sedih dari temannya.

e)

Mengajak orang yang bersedih untuk pergi makan di luar.

21.

Resolusi drama yang paling sehat secara psikologis (BK) adalah saat tokoh utama...

a)

Berhasil membalas dendam kepada semua musuhnya dengan kejam.

b)

Memilih untuk menerima kenyataan dan mulai menata kembali hidupnya yang berantakan.

c)

Mendapatkan kekayaan melimpah secara mendadak di akhir cerita.

d)

Pergi meninggalkan kota asalnya tanpa memberi tahu siapa pun.

e)

Meminta orang lain untuk menyelesaikan semua masalahnya.

22.

Setting: "Lampu sorot hanya mengarah pada sebuah kursi kosong di tengah panggung yang gelap total." Apa pesan yang ingin dibangun?

a)

Efisiensi penggunaan lampu panggung.

b)

Penekanan pada tema ketiadaan, kehilangan, atau penantian yang sia-sia.

c)

Memberi waktu bagi penonton untuk mencari tempat duduk yang nyaman.

d)

Menunjukkan bahwa tokoh utama sedang berganti kostum di belakang panggung.

e)

Penanda bahwa pertunjukan belum siap untuk dimulai.

23.

Fungsi utama dari adegan "Freeze" (membeku) di tengah panggung adalah...

a)

Menghentikan tenaga para pemain agar tidak terlalu lelah.

b)

Memberikan waktu bagi penonton untuk memotret adegan tersebut.

c)

Menekankan sebuah momen krusial atau memberi ruang bagi monolog internal tokoh.

d)

Menunjukkan bahwa suhu di atas panggung sangat dingin.

e)

Tanda bahwa ada kesalahan teknis pada sistem suara atau lampu.

24.

Analisis adegan: (Tokoh melepaskan jam tangannya, meletakkannya di atas meja, lalu menutupnya dengan selembar kain). Makna simbolis dari tindakan ini adalah...

a)

Tokoh ingin tidur tanpa terganggu suara detak jam.

b)

Berhentinya waktu bagi tokoh atau upaya untuk menghentikan beban masa lalu.

c)

Tokoh takut jam tangannya dicuri oleh orang lain.

d)

Jam tangan tersebut sudah rusak dan tokoh ingin membuangnya.

e)

Tokoh sedang bersiap-siap untuk mandi dan tidak ingin jamnya basah.

25.

Mengapa pemilihan properti "Telepon yang tidak pernah berdering" bisa menjadi instrumen penceritaan yang kuat?

a)

Menunjukkan bahwa tokoh tidak memiliki teman atau keluarga.

b)

Membangun rasa kesepian dan harapan yang perlahan mati pada tokoh.

c)

Menunjukkan bahwa telepon tersebut belum dibayar tagihannya.

d)

Karena telepon adalah benda yang sangat umum dalam sebuah drama.

e)

Menghindari gangguan suara saat pementasan berlangsung.