wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Page 1

Total questions: 94

Worksheet time: 47mins

Name
Class
Date
1.

Apa fokus utama materi Kuliah 3 ini?

a)

Interaksi obat pada orang dewasa sehat.

b)

Interaksi obat-nutrisi pada populasi khusus (bayi, anak, ibu hamil/menyusui, dan lansia).

c)

Cara pembuatan obat sirup untuk anak.

d)

Diet ketat untuk menurunkan berat badan.

2.

Parameter farmakokinetika apa saja yang dipengaruhi oleh interaksi obat-makanan pada bayi dan anak?

a)

Hanya rasa obat.

b)

C-max, T-max, dan AUC.

c)

Warna urin dan keringat.

d)

Harga obat dan kemasan.

3.

Komposisi utama bahan makanan bayi (terutama dari ASI) mengandung lemak sebanyak...

a)

10%

b)

30%

c)

50%

d)

90%

4.

Mengapa variasi bahan makanan di setiap negara/regio menjadi tantangan dalam studi interaksi obat?

a)

Karena semua bayi makan hal yang sama.

b)

Karena perbedaan pola makan mempengaruhi absorpsi obat secara berbeda.

c)

Karena bahasa yang digunakan berbeda.

d)

Karena harga makanan berbeda.

5.

Bagaimana kondisi sekresi asam lambung pada bayi baru lahir (neonatus)?

a)

Sangat tinggi sejak lahir.

b)

Sangat rendah atau tidak ada, dan baru meningkat seiring bertambahnya usia.

6.

Kondisi pH lambung yang lebih tinggi (kurang asam) pada bayi dapat menyebabkan...

a)

Peningkatan absorpsi obat yang bersifat basa lemah.

b)

Penurunan absorpsi semua jenis obat.

c)

Obat menjadi sangat beracun di mulut.

d)

Lambung menjadi kebal terhadap obat.

7.

Gastric Emptying Rate (GER) atau laju pengosongan lambung pada bayi cenderung...

a)

Sangat cepat.

b)

Lebih lambat dan tidak teratur dibandingkan orang dewasa.

c)

Berhenti total saat tidur.

d)

Tidak dipengaruhi oleh jenis makanan.

8.

Apa pengaruh pemberian ASI (cairan) terhadap laju pengosongan lambung bayi dibandingkan makanan padat?

a)

ASI lebih lama di lambung.

b)

ASI (cairan) dikosongkan lebih cepat dari lambung.

c)

Keduanya sama saja.

d)

Cairan tidak pernah masuk ke lambung.

9.

Aktivitas enzim empedu pada bayi baru lahir masih rendah, hal ini mempengaruhi absorpsi...

a)

Vitamin larut air.

b)

Obat-obatan yang bersifat lipofilik (larut lemak).

c)

Gula sederhana.

d)

Protein murni.

10.

Mengapa pemberian Fenitoin bersamaan dengan susu formula pada bayi harus dihindari?

a)

Susu formula meningkatkan kadar fenitoin hingga toksik.

b)

Susu formula mengikat fenitoin dan/atau kalsium sehingga menurunkan absorpsi intestinal dan kadar terapetik.

c)

Kombinasi menyebabkan iritasi lambung berat pada semua bayi.

d)

Susu formula mengubah fenitoin menjadi bentuk aktif tambahan.

11.

Pernyataan yang tepat terkait susu formula dan Fenitoin adalah?

a)

Susu formula meningkatkan risiko alergi.

b)

Komponen protein/kalsium dalam susu formula dapat menurunkan absorpsi Fenitoin.

c)

Fenitoin membuat susu formula menjadi pahit.

d)

Susu formula menyebabkan Fenitoin menguap.

12.

Pada anak-anak, apa pengaruh diet tinggi protein terhadap obat Teofilin?

a)

Meningkatkan kadar Teofilin dalam darah.

b)

Meningkatkan klirens (pembersihan) Teofilin sehingga kadar dalam darah menurun.

c)

Menyebabkan kantuk.

d)

Menghentikan kerja ginjal.

13.

Bagaimana pengaruh diet tinggi karbohidrat terhadap metabolisme Teofilin?

a)

Menurunkan laju metabolisme Teofilin.

b)

Mempercepat metabolisme Teofilin.

c)

Menghancurkan molekul Teofilin.

d)

Tidak ada pengaruh.

14.

Perubahan fisiologis utama pada ibu hamil yang mempengaruhi farmakokinetika adalah...

a)

Penurunan volume darah.

b)

Peningkatan volume plasma dan cairan tubuh secara keseluruhan.

c)

Penurunan berat badan.

d)

Peningkatan kecepatan pengosongan lambung.

15.

Peningkatan pH lambung selama kehamilan (akibat penurunan sekresi asam) dapat mempengaruhi...

a)

Disolusi dan absorpsi obat-obatan yang bersifat asam.

b)

Warna kulit ibu hamil.

c)

Pertumbuhan rambut bayi.

d)

Kadar gula darah ibu.

16.

Selama kehamilan, kadar albumin dalam plasma cenderung menurun, hal ini menyebabkan...

a)

Obat yang berikatan dengan protein memiliki fraksi bebas (aktif) yang lebih tinggi.

b)

Obat tidak bisa bekerja.

c)

Albumin memakan molekul obat.

d)

Tekanan darah menjadi sangat rendah.

17.

Mengapa ibu hamil disarankan memberikan jarak antara konsumsi suplemen zat besi (Fe) dengan antasida?

a)

Antasida meningkatkan keasaman lambung.

b)

Antasida menghambat absorpsi zat besi karena meningkatkan pH lambung.

c)

Zat besi merusak fungsi antasida.

d)

Keduanya menyebabkan bayi menjadi terlalu besar.

18.

Konsumsi kopi (kafein) pada ibu hamil dapat mengganggu penyerapan suplemen...

a)

Vitamin C.

b)

Zat Besi (Fe) dan Kalsium.

c)

Glukosa.

d)

Vitamin B12.

19.

Apa risiko jika ibu hamil mengonsumsi alkohol bersamaan dengan obat-obatan?

a)

Meningkatkan kecerdasan janin.

b)

Risiko tinggi terjadinya malformasi janin (teratogenik).

c)

Mempercepat proses persalinan.

d)

Tidak ada risiko selama diminum sedikit.

20.

Pada ibu menyusui, faktor apa yang menentukan obat masuk ke dalam ASI?

a)

Hanya berat badan ibu.

b)

Kelarutan lemak dan ikatan protein obat.

c)

Warna kemasan obat.

21.

Obat yang bersifat lipofilik (larut lemak) lebih mudah masuk ke ASI karena

a)

ASI tidak mengandung lemak.

b)

ASI mengandung globula lemak yang dapat mengikat obat tersebut.

c)

Obat larut lemak sangat ringan.

d)

Sel payudara menarik lemak secara paksa.

22.

Mengapa ibu menyusui harus menghindari obat-obatan golongan sedatif (penenang)?

a)

Karena membuat ASI menjadi asin.

b)

Karena obat dapat terakumulasi di ASI dan menyebabkan bayi mengantuk atau depresi napas.

c)

Karena sedatif meningkatkan produksi ASI secara berlebihan.

d)

Karena sedatif menghancurkan nutrisi ASI.

23.

Apa dampak merokok terhadap ibu menyusui terkait interaksi obat?

a)

Meningkatkan kadar vitamin C dalam ASI.

b)

Nikotin dapat menurunkan produksi ASI dan masuk ke dalam ASI, mempengaruhi metabolisme obat pada bayi.

c)

Merokok mempercepat penyembuhan luka pasca melahirkan.

d)

Tidak ada dampak pada ASI.

24.

Perubahan fisiologis pada lansia yang paling signifikan mempengaruhi farmakokinetika adalah

a)

Peningkatan massa otot.

b)

Penurunan fungsi ginjal dan hati (metabolisme dan eliminasi).

c)

Peningkatan kadar air tubuh.

d)

Peningkatan kecepatan regenerasi sel.

25.

Dampak dari penurunan asam lambung pada lansia terhadap nutrisi adalah...

a)

Peningkatan penyerapan Vitamin B12.

b)

Penurunan penyerapan Vitamin B12, kalsium, dan zat besi.

c)

Lansia menjadi kebal terhadap kuman.

d)

Nafsu makan menjadi sangat tinggi.

26.

Lansia mengalami penurunan total cairan tubuh dan peningkatan lemak tubuh, hal ini mengakibatkan...

a)

Obat larut air (seperti Digoksin) memiliki konsentrasi plasma yang lebih tinggi.

b)

Obat larut lemak memiliki waktu paruh yang lebih pendek.

c)

Lansia tidak butuh minum.

d)

Lemak melindungi lansia dari keracunan obat.

27.

Penurunan aliran darah ke hati pada lansia menyebabkan...

a)

Metabolisme obat menjadi lebih cepat.

b)

Laju metabolisme obat menurun (first-pass metabolism berkurang).

c)

Hati menjadi lebih besar.

d)

Tidak ada pengaruh pada obat.

28.

Fungsi ginjal (GFR) pada lansia menurun sekitar 1% setiap tahun setelah usia 40 tahun, hal ini menyebabkan...

a)

Ekskresi obat melalui urin menjadi lebih lambat dan risiko toksisitas meningkat.

b)

Ginjal menjadi lebih bersih.

c)

Lansia harus minum lebih sedikit obat.

d)

Obat langsung keluar melalui keringat.

29.

Mengapa penggunaan diuretik pada lansia harus dipantau ketat terkait nutrisi?

a)

Diuretik dapat menyebabkan kehilangan elektrolit (seperti kalium dan natrium) serta dehidrasi yang memengaruhi status nutrisi.

b)

Diuretik selalu meningkatkan nafsu makan sehingga kebutuhan kalori berkurang.

c)

Diuretik membuat semua vitamin larut lemak terserap lebih banyak tanpa efek lain.

d)

Diuretik tidak memengaruhi keseimbangan cairan dan elektrolit pada lansia.

30.

Interaksi antara Warfarin dan sayuran hijau pada lansia sangat kritis karena...

a)

Lansia tidak suka sayuran.

b)

Perubahan asupan Vitamin K secara drastis dapat menyebabkan kegagalan terapi antikoagulan (risiko stroke atau perdarahan).

c)

Sayuran hijau menyebabkan kulit lansia menjadi hijau.

d)

Warfarin membuat sayuran menjadi beracun.

31.

Apa yang dimaksud dengan "Polypharmacy" pada lansia?

a)

Lansia yang hanya pergi ke satu apotek.

b)

Penggunaan banyak obat secara bersamaan yang meningkatkan risiko interaksi obat-nutrisi.

c)

Lansia yang memiliki banyak dokter.

d)

Lansia yang bekerja di apotek.

32.

Efek samping penggunaan obat antikolinergik pada lansia terkait mulut adalah...

a)

Air liur berlebihan.

b)

Xerostomia (mulut kering) yang menyebabkan sulit mengunyah dan menelan.

c)

Gigi menjadi lebih kuat.

d)

Lidah menjadi mati rasa total.

33.

Penggunaan jangka panjang pencahar (laksatif) pada lansia dapat menyebabkan defisiensi...

a)

Vitamin larut air saja.

b)

Vitamin larut lemak dan elektrolit seperti kalium.

c)

Gula dan protein.

d)

Oksigen dalam darah.

34.

Mengapa lansia disarankan membatasi asupan garam (natrium) saat mengonsumsi obat antihipertensi?

a)

Garam membuat obat terasa manis.

b)

Natrium menyebabkan retensi cairan yang melawan efek obat penurun tekanan darah.

c)

Garam menghancurkan ginjal secara instan.

d)

Garam meningkatkan efektivitas obat hingga 1000%.

35.

Interaksi antara kalsium (dari suplemen atau susu) dengan antibiotik siprofloksasin pada lansia mengakibatkan...

a)

Pembentukan kompleks kelasi yang menurunkan efektivitas antibiotik.

b)

Antibiotik menjadi lebih kuat.

c)

Tulang menjadi rapuh.

d)

Urin menjadi berwarna putih.

36.

Pada kondisi khusus bayi, mengapa kulit mereka lebih permeabel terhadap obat topikal (salep)?

a)

Karena kulit bayi sangat tebal.

b)

Karena stratum korneum bayi lebih tipis dan hidrasi kulit lebih tinggi.

c)

Karena bayi tidak memiliki pori-pori.

d)

Karena bayi jarang mandi.

37.

Bayi prematur memiliki risiko interaksi obat-nutrisi lebih tinggi karena...

a)

Organ tubuh (hati dan ginjal) belum matang secara fungsional.

b)

Mereka menangis lebih sering.

c)

Mereka membutuhkan lebih banyak susu.

d)

Mereka tidak memiliki sistem imun.

38.

Vitamin K diberikan pada bayi baru lahir untuk mencegah...

a)

Penyakit kuning.

b)

Perdarahan (Hemorrhagic Disease of the Newborn).

39.

Apa pengaruh makanan berserat tinggi terhadap penyerapan obat Digoksin pada pasien lansia?

a)

Meningkatkan absorpsi.

b)

Menurunkan absorpsi karena digoksin terikat oleh serat.

c)

Tidak berpengaruh.

d)

Mempercepat kerja jantung.

40.

Interaksi antara jus grapefruit dan obat kolesterol (Statin) pada lansia berbahaya karena...

a)

Menurunkan kadar obat dalam darah.

b)

Menghambat metabolisme statin sehingga kadarnya meningkat drastis (risiko rhabdomyolysis).

c)

Membuat jus terasa pahit.

d)

Menyebabkan diare hebat.

41.

Pada ibu hamil, defisiensi asam folat akibat interaksi obat dapat menyebabkan...

a)

Kelainan tabung saraf pada janin (Neural Tube Defects).

b)

Bayi lahir dengan rambut pirang.

c)

Ibu mengalami mual pagi hari.

d)

Kenaikan berat badan berlebih.

42.

Penggunaan Tetrasiklin pada ibu hamil dilarang karena dapat berinteraksi dengan kalsium janin dan menyebabkan...

a)

Gangguan pembentukan tulang dan pewarnaan gigi permanen pada anak.

b)

Anak menjadi sangat tinggi.

c)

Anak lahir tanpa kuku.

d)

Ibu mengalami pusing hebat.

43.

Mengapa pemberian obat melalui rute intravena (infus) pada bayi harus sangat hati-hati terkait nutrisi parenteral?

a)

Risiko presipitasi (pengendapan) jika obat tidak kompatibel dengan larutan nutrisi.

b)

Cairan infus terlalu dingin.

c)

Bayi tidak suka jarum.

d)

Larutan nutrisi mengandung banyak gula.

44.

Pada anak penderita epilepsi yang menggunakan diet ketogenik, penggunaan obat tertentu harus dipantau karena...

a)

Diet tersebut mengubah pH darah dan mempengaruhi efikasi obat antiepilepsi.

b)

Diet tersebut mengandung terlalu banyak sayuran.

c)

Diet tersebut menyebabkan anak menjadi malas.

d)

Obat antiepilepsi membuat anak menjadi sangat lapar.

45.

Apa dampak penggunaan jangka panjang kortikosteroid pada anak-anak terkait status nutrisi?

a)

Menghambat pertumbuhan tulang dan meningkatkan risiko obesitas.

b)

Membuat anak menjadi sangat cerdas.

c)

Meningkatkan tinggi badan secara drastis.

d)

Menyebabkan defisiensi vitamin C saja.

46.

Lansia penderita diabetes yang minum alkohol saat menggunakan insulin berisiko mengalami...

a)

Hiperglikemia.

b)

Hipoglikemia berat (kadar gula darah terlalu rendah).

c)

Berat badan turun drastis.

d)

Luka cepat sembuh.

47.

Apa fungsi enzim Sitokrom P450 yang menurun pada lansia?

a)

Membantu pernapasan.

b)

Metabolisme obat di hati.

c)

Mencerna lemak di usus.

48.

Pada ibu menyusui, kapan waktu terbaik minum obat agar konsentrasinya rendah di ASI?

a)

Segera sebelum menyusui.

b)

Tepat setelah menyusui atau sebelum waktu tidur bayi yang lama.

c)

Kapan saja tidak masalah.

d)

Saat bayi sedang makan makanan pendamping.

49.

Mengapa asupan protein yang sangat rendah pada lansia dapat meningkatkan toksisitas obat yang berikatan dengan protein?

a)

Karena obat tidak punya protein untuk diikat (kadar bebas naik).

b)

Karena protein menghancurkan obat.

c)

Karena lansia menjadi lemas.

d)

Karena protein adalah racun bagi lansia.

50.

Apa kesimpulan dari manajemen interaksi obat-nutrisi pada populasi khusus?

a)

Dosis dan pola makan harus disesuaikan berdasarkan kondisi fisiologis dan usia pasien.

b)

Semua orang boleh minum obat dengan cara yang sama.

c)

Nutrisi tidak penting dalam pengobatan.

d)

Obat herbal selalu aman untuk bayi dan ibu hamil.

51.

Pada bayi, kapasitas pengikatan protein plasma lebih rendah karena kadar protein apa yang belum mencukupi?

a)

Globulin

b)

Albumin

c)

Hemoglobin

d)

Insulin

52.

Apa yang dimaksud dengan "teratogenik"?

a)

Sifat obat yang menyebabkan cacat bawaan pada janin.

b)

Sifat obat yang meningkatkan nafsu makan.

c)

Sifat obat yang memperkuat sistem imun pada bayi.

d)

Sifat obat yang membuat obat lain kurang efektif.

53.

Penggunaan suplemen kalsium bersamaan dengan Levotiroksin (obat tiroid) pada lansia sebaiknya...

a)

Diberi jarak minimal 4 jam.

b)

Diminum bersamaan.

c)

Dicampur dalam satu gelas.

d)

Dihentikan salah satunya.

54.

Mengapa asupan Vitamin K yang konsisten penting bagi pengguna Warfarin?

a)

Karena Vitamin K adalah racun.

b)

Karena fluktuasi Vitamin K mempengaruhi efektivitas pembekuan darah yang diatur Warfarin.

c)

Agar Warfarin terasa manis.

d)

Supaya pasien tidak pusing.

55.

Obat pencahar jenis mineral oil tidak disarankan untuk lansia karena dapat mengganggu penyerapan...

a)

Vitamin B dan C.

b)

Vitamin A, D, E, dan K.

c)

Protein nabati.

d)

Natrium.

56.

Pada anak-anak, konsumsi jus buah berlebihan dapat menurunkan absorpsi obat apa?

a)

Parasetamol.

b)

Fexofenadine (antihistamin).

c)

Vitamin C.

d)

Sirup obat batuk.

57.

Apa dampak utama dari penurunan fungsi ginjal pada lansia terhadap obat larut air?

a)

Obat akan menetap lebih lama di tubuh (waktu paruh meningkat).

b)

Obat langsung hilang.

c)

Obat menjadi tidak aktif.

d)

Obat merubah warna urin menjadi bening.

58.

Penurunan motilitas usus pada lansia dapat mengakibatkan...

a)

Obat diserap terlalu cepat.

b)

Waktu kontak obat di usus lebih lama, yang bisa meningkatkan atau menurunkan absorpsi tergantung jenis obat.

c)

Obat tidak pernah keluar dari lambung.

d)

Lansia menjadi sering buang air besar.

59.

Ibu hamil yang menderita anemia harus menghindari minum suplemen zat besi bersama...

a)

Jus jeruk.

b)

Teh atau kopi (mengandung tanin/kafein yang menghambat serapan besi).

c)

Air putih.

d)

Daging merah.

60.

Apa pengaruh kehamilan terhadap aktivitas enzim CYP3A4 di hati?

a)

Menurun secara drastis.

b)

Dapat meningkat, sehingga metabolisme beberapa obat menjadi lebih cepat.

c)

Tidak berubah.

d)

Enzim tersebut menghilang.

61.

Bayi memiliki proporsi air tubuh yang lebih besar (sekitar 75-80%) dibandingkan dewasa, hal ini mempengaruhi...

a)

Volume distribusi obat larut air.

b)

Penyerapan lemak.

62.

Mengapa lansia berisiko mengalami malnutrisi akibat interaksi obat?

a)

Karena obat meningkatkan nafsu makan.

b)

Karena efek samping obat seperti mual, dysgeusia (gangguan rasa), dan mulut kering.

c)

Karena lansia tidak suka makan enak.

d)

Karena obat memberikan nutrisi yang cukup.

63.

Penggunaan aspirin dosis tinggi pada lansia dapat meningkatkan risiko...

a)

Perdarahan saluran cerna.

b)

Kenaikan berat badan.

c)

Gigi menjadi lebih putih.

d)

Pendengaran menjadi lebih tajam.

64.

Apa saran untuk ibu menyusui yang harus minum obat dengan waktu paruh pendek?

a)

Diminum tepat sebelum bayi tidur malam yang lama.

b)

Jangan menyusui selamanya.

c)

Diminum saat sedang menyusui.

d)

Diminum bersama susu formula.

65.

Pada anak-anak, defisiensi Zinc (seng) akibat interaksi obat dapat menyebabkan...

a)

Gangguan pertumbuhan dan penyembuhan luka yang lambat.

b)

Pertumbuhan rambut yang sangat cepat.

c)

Anak menjadi sangat tinggi.

d)

Penglihatan menjadi sangat tajam.

66.

Mengapa lansia sering mengalami sembelit sebagai efek samping interaksi obat?

a)

Karena mereka makan banyak serat.

b)

Karena efek antikolinergik obat mengurangi motilitas usus dan sekresi.

c)

Karena obat meningkatkan aktivitas peristaltik.

d)

Karena asupan cairan meningkat drastis.

67.

Ibu hamil yang mengonsumsi obat antiepilepsi harus mendapat tambahan suplemen...

a)

Vitamin C

b)

Asam Folat dan Vitamin K

c)

Natrium

d)

Gula merah

68.

Apa yang terjadi jika pH lambung bayi menjadi lebih asam seiring bertambahnya usia?

a)

Absorpsi obat basa lemah menurun.

b)

Absorpsi obat basa lemah meningkat.

c)

Bayi menjadi sering muntah.

d)

Obat tidak bisa masuk ke usus.

69.

Lansia yang mengonsumsi Digoksin harus memantau asupan mineral apa untuk menghindari toksisitas?

a)

Zat besi.

b)

Kalium (kadar kalium rendah meningkatkan risiko keracunan digoksin).

c)

Vitamin A.

d)

Seng.

70.

"First-pass metabolism" yang berkurang pada lansia mengakibatkan...

a)

Kadar obat dalam sirkulasi darah meningkat (bioavailabilitas naik).

b)

Obat dihancurkan lebih cepat.

c)

Obat tidak sampai ke hati.

d)

Obat keluar melalui paru-paru.

71.

Mengapa susu (kalsium) dapat menghambat efektivitas antibiotik tertentu pada anak?

a)

Karena kalsium membunuh bakteri baik.

b)

Karena kalsium membentuk kompleks tidak larut (kelasi) dengan antibiotik.

c)

Karena susu membuat antibiotik menjadi basi.

d)

Karena kalsium meningkatkan suhu tubuh.

72.

Pemberian ASI eksklusif membantu kematangan organ bayi, namun ibu harus waspada karena...

a)

ASI mengandung racun.

b)

Hampir semua obat yang diminum ibu dapat ditemukan dalam ASI dalam kadar tertentu.

c)

ASI menghambat kerja obat.

d)

ASI membuat bayi kebal terhadap obat.

73.

Pada lansia, penurunan massa otot (sarkopenia) mengakibatkan...

a)

Peningkatan tempat penyimpanan obat.

b)

Penurunan cadangan protein untuk mengikat obat.

c)

Lansia menjadi lebih kuat.

d)

Tidak ada dampak pada farmakologi.

74.

Apa risiko utama interaksi obat pada ibu hamil di trimester pertama?

a)

Keguguran atau malformasi organ janin (organogenesis).

b)

Bayi lahir terlalu besar.

c)

Gigi bayi berwarna kuning.

d)

Ibu menjadi sering lapar.

75.

Obat penurun panas (parasetamol) pada bayi biasanya diberikan dalam bentuk...

a)

Tablet besar.

b)

Sirup atau drop (tetes) untuk memudahkan dosis dan pemberian.

c)

Suntikan setiap jam.

d)

Bubuk yang dicampur nasi.

76.

Mengapa lansia dianjurkan minum air putih yang cukup saat minum obat?

a)

Untuk mencegah tersedak dan membantu disolusi serta fungsi ginjal dalam ekskresi.

b)

Supaya obat terasa manis.

c)

Agar kulit tidak keriput.

d)

Sebagai pengganti makanan.

77.

Fenobarbital pada anak-anak dapat meningkatkan kebutuhan akan vitamin...

a)

Vitamin C.

b)

Vitamin D (risiko rakhitis atau gangguan tulang).

c)

Vitamin B12.

d)

Vitamin A.

78.

Apa yang dimaksud dengan "Gastroesophageal Reflux" yang sering terjadi pada bayi?

a)

Makanan masuk ke paru-paru.

b)

Kembalinya isi lambung ke kerongkongan, yang bisa mempengaruhi waktu tinggal obat di lambung.

c)

Bayi tidak bisa buang air besar.

d)

Lambung bayi menjadi sangat besar.

79.

Penggunaan Metformin pada lansia diabetes dapat menyebabkan gangguan penyerapan...

a)

Lemak.

b)

Vitamin B12.

c)

Kalsium.

d)

Vitamin C.

80.

Isoniazid (obat TBC) dapat menyebabkan defisiensi Vitamin B6, gejalanya pada pasien adalah...

a)

Kesemutan atau nyeri saraf (neuropati perifer).

b)

Gangguan penglihatan.

81.

Apa efek diet tinggi lemak pada ibu hamil terhadap absorpsi obat lipofilik?

a)

Menurunkan absorpsi.

b)

Meningkatkan absorpsi.

c)

Menghilangkan efek obat.

d)

Membuat obat menjadi asam.

82.

Pada lansia, penggunaan obat anti-inflamasi (NSAID) bersama diuretik dapat menyebabkan...

a)

Kerusakan ginjal dan peningkatan tekanan darah.

b)

Penurunan berat badan.

c)

Kesembuhan sendi yang sangat cepat.

d)

Kulit menjadi halus.

83.

Apa yang harus diperhatikan saat memberikan suplemen serat pada lansia yang minum obat jantung?

a)

Berikan bersamaan agar lancar.

b)

Berikan jarak waktu agar serat tidak mengikat obat di saluran cerna.

c)

Jangan berikan serat sama sekali.

d)

Berikan serat dalam bentuk jus.

84.

Pada bayi, fungsi empedu yang belum sempurna menyebabkan kesulitan dalam menyerap...

a)

Air mineral.

b)

Lemak dan vitamin larut lemak.

c)

Karbohidrat sederhana.

d)

Oksigen.

85.

Apa risiko penggunaan antibiotik spektrum luas pada bayi terhadap vitamin K?

a)

Gangguan flora usus yang menurunkan sintesis vitamin K sehingga meningkatkan risiko perdarahan.

b)

Peningkatan absorpsi vitamin K hingga hipervitaminosis K.

c)

Tidak ada efek terhadap vitamin K karena bayi mendapatkannya dari ASI sepenuhnya.

d)

Antibiotik mengubah vitamin K menjadi bentuk toksik.

86.

Mengapa berat badan ibu hamil harus dipantau saat pemberian dosis obat?

a)

Karena dosis obat sering kali perlu disesuaikan dengan perubahan berat badan dan volume distribusi.

b)

Agar ibu tidak terlalu cantik.

c)

Supaya bayi tidak kaget.

d)

Hanya untuk dokumentasi rumah sakit.

87.

Lansia yang mengonsumsi spironolakton (diuretik hemat kalium) dilarang menggunakan substitusi garam yang mengandung...

a)

Gula.

b)

Kalium (risiko hiperkalemia berat).

c)

Natrium.

d)

Cuka.

88.

Pada ibu menyusui, merokok dapat menyebabkan bayi mengalami...

a)

Nafsu makan meningkat.

b)

Gangguan tidur, mual, dan muntah akibat nikotin dalam ASI.

c)

Pertumbuhan badan yang cepat.

d)

Rambut bayi menjadi hitam.

89.

Efek samping "Xerostomia" pada lansia dapat diatasi dengan...

a)

Berhenti minum air.

b)

Sering minum air putih atau menggunakan stimulan air liur.

c)

Makan makanan yang sangat kering.

d)

Minum obat tidur.

90.

Apa pengaruh kehamilan terhadap pengosongan lambung (Gastric Emptying)?

a)

Menjadi jauh lebih cepat.

b)

Cenderung melambat karena pengaruh hormon progesteron.

c)

Berhenti total selama 9 bulan.

d)

Tidak terpengaruh hormon.

91.

Bayi baru lahir memiliki sistem enzim hati (glukuronidasi) yang belum matang, contoh obat yang berbahaya adalah...

a)

Parasetamol dosis normal.

b)

Kloramfenikol (risiko Gray Syndrome).

c)

Vitamin C.

d)

Sirup madu.

92.

Lansia dengan penyakit ginjal kronis harus membatasi asupan protein karena...

a)

Protein merusak gigi.

b)

Metabolisme protein menghasilkan sisa nitrogen yang memperberat kerja ginjal.

c)

Protein membuat obat menjadi mahal.

d)

Protein menyebabkan kantuk.

93.

Penggunaan antasida secara kronis pada lansia dapat menyebabkan defisiensi...

a)

Lemak.

b)

Zat besi dan Vitamin B12 (karena pH lambung naik).

c)

Air.

d)

Kalium saja.

94.

Apa pesan terpenting untuk ibu hamil mengenai obat herbal?

a)

Pasti aman karena alami.

b)

Harus dikonsultasikan karena banyak herbal memiliki efek farmakologis yang bisa membahayakan janin.

c)

Diminum sebanyak mungkin untuk kesehatan.

d)

Herbal adalah pengganti makanan utama.