wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

kelas 8 bab 6

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Di sebuah komunitas yang penuh warna, Siti dan Dimas sering terlibat dalam diskusi seru tentang pentingnya moderasi beragama. Mereka berdua yakin bahwa moderasi beragama adalah kunci untuk menciptakan harmoni di antara berbagai kelompok. Nah, apa sih yang sebenarnya dimaksud dengan moderasi beragama?

a)

Moderasi beragama mengabaikan nilai-nilai spiritual.

b)

Moderasi beragama adalah praktik ekstrem dalam beragama.

c)

Moderasi beragama adalah pendekatan yang menekankan toleransi dan keseimbangan dalam praktik beragama.

d)

Moderasi beragama adalah cara untuk mengekspresikan fanatisme.

2.

Di tengah keragaman komunitas kita, Faris, Eko, dan Rani sedang asyik berdiskusi tentang nilai-nilai yang bisa mendukung moderasi dalam kehidupan sehari-hari. Mereka sepakat bahwa sangat penting untuk mengedepankan nilai-nilai yang dapat menyatukan semua orang. Yuk, sebutkan tiga nilai-nilai Al-Qur'an yang mendukung moderasi!

a)

Ketidakadilan

b)

Kekerasan

c)

Diskriminasi

d)

Keadilan, Toleransi, Keseimbangan

3.

Rina, seorang mahasiswa yang penuh semangat dan aktif dalam organisasi kampus, selalu mencari inspirasi dari ajaran agamanya setiap hari. Dalam setiap keputusan yang diambil dan interaksi dengan teman-temannya, ajaran tersebut menjadi cahaya penuntun. Nah, bagaimana sih peran agama dalam kehidupan sehari-hari Rina yang penuh warna ini?

a)

Agama berperan sebagai pedoman moral, identitas, dan sumber komunitas dalam kehidupan sehari-hari.

b)

Agama dianggap sebagai penghalang bagi kemajuan individu.

c)

Agama hanya berfungsi sebagai tradisi tanpa makna.

d)

Agama tidak memiliki dampak pada hubungan sosial.

4.

Di sebuah desa yang dihuni oleh berbagai agama, Dedi, seorang pemuda yang penuh semangat, mengajak teman-temannya, Rido dan Fatimah, untuk berdiskusi tentang pentingnya toleransi antarumat beragama. Mereka menyadari bahwa dengan saling menghormati, mereka dapat hidup berdampingan dengan damai dan bahagia, seperti sebuah orkestra yang harmonis.

a)

Toleransi antarumat beragama tidak berpengaruh pada hubungan sosial.

b)

Toleransi antarumat beragama penting untuk menciptakan kedamaian, mengurangi konflik, dan membangun hubungan yang harmonis dalam masyarakat yang beragam.

c)

Toleransi antarumat beragama hanya penting untuk kepentingan politik.

d)

Toleransi antarumat beragama mengarah pada peningkatan konflik dan ketegangan.

5.

Di sebuah komunitas, Rina, Faris, dan Adi sedang asyik berdiskusi tentang praktik ibadah yang dianggap moderat. Mereka penasaran, kira-kira apa saja ya praktik ibadah yang bisa dilakukan tanpa berlebihan dan tetap membawa berkah?

a)

Puasa Senin-Kamis, shalat tahajud, dan umrah.

b)

Zakat fitrah, shalat sunnah, dan haji.

c)

Shalat lima waktu, puasa Ramadan, dan sedekah.

d)

Shalat malam, puasa Arafah, dan membaca Al-Qur'an.

6.

Di sebuah desa yang penuh warna, terdapat dua kelompok yang memiliki pandangan agama yang berbeda. Kelompok A, yang dipimpin oleh Abdulrahman, percaya pada toleransi dan kerukunan antaragama, sementara Kelompok B, yang dipengaruhi oleh ekstremisme, sering kali menyebabkan konflik. Yuni dan Dimas, sebagai warga desa, sangat ingin tahu: Sebutkan dampak negatif dari ekstremisme dalam agama yang dialami oleh desa tersebut!

a)

Pengembangan seni dan budaya, peningkatan pendidikan, kerjasama internasional.

b)

Peningkatan toleransi, kerukunan antaragama, dialog antarbudaya.

c)

Konflik sosial, intoleransi, kekerasan, pelanggaran hak asasi manusia.

d)

Kesejahteraan sosial, pengurangan kemiskinan, peningkatan kesehatan masyarakat.

7.

Di sebuah kota yang multikultural, Laila, Faris, dan Dedi sering berkumpul untuk berdiskusi tentang pentingnya moderasi beragama. Mereka percaya bahwa moderasi beragama dapat membantu menciptakan toleransi dan harmoni di antara berbagai kelompok yang berbeda. Namun, dalam diskusi seru mereka, muncul pendapat yang mengatakan bahwa moderasi beragama justru menghambat kebebasan berpendapat. Bagaimana pendapat Laila, Faris, dan Dedi tentang hal ini?

a)

Moderasi beragama penting untuk mendorong toleransi dan harmoni dalam masyarakat multikultural.

b)

Moderasi beragama menghambat kebebasan berpendapat.

c)

Moderasi beragama tidak relevan dalam masyarakat homogen.

d)

Moderasi beragama hanya penting untuk kelompok tertentu.

8.

Anisa, seorang pelajar yang penuh semangat, selalu berusaha untuk menerapkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupannya sehari-hari. Dia sering bertanya-tanya, bagaimana cara yang paling tepat untuk melakukannya agar bisa lebih bermakna?

a)

Membaca Al-Qur'an tanpa memahami maknanya.

b)

Menerapkan nilai-nilai Al-Qur'an dengan memahami, mengamalkan ajaran, dan berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari.

c)

Hanya mengikuti tradisi tanpa merujuk pada Al-Qur'an.

d)

Mengabaikan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

9.

Di sebuah kota yang beragam, Dimas, Joko, dan Ratna berkolaborasi untuk menciptakan suasana yang harmonis antarumat beragama. Apa langkah seru yang bisa mereka ambil untuk mencapai tujuan mulia ini?

a)

Melalui pendidikan, dialog antaragama, dan kegiatan sosial.

b)

Melalui propaganda, penutupan tempat ibadah, dan intimidasi.

c)

Dengan mengabaikan perbedaan, dan memaksakan satu agama.

d)

Melalui pengucilan, diskriminasi, dan kekerasan.

10.

Faris, Sri, dan Indah sedang asyik berdiskusi tentang tindakan ekstremisme yang bertentangan dengan ajaran Islam. Mereka penasaran dan ingin mencari tahu contoh nyata dari tindakan tersebut. Yuk, kita bantu mereka!

a)

Contoh tindakan ekstremisme yang bertentangan dengan ajaran Islam adalah dialog antaragama.

b)

Contoh tindakan ekstremisme yang bertentangan dengan ajaran Islam adalah penggalangan dana untuk amal.

c)

Contoh tindakan ekstremisme yang bertentangan dengan ajaran Islam adalah terorisme.

d)

Contoh tindakan ekstremisme yang sesuai dengan ajaran Islam adalah toleransi.