Font size
WorksheetsLembar Kerja Peserta Didik – Pertumbuhan Penduduk (Kelas XI)
Total questions: 71
Worksheet time: 36mins
Aktivitas 1 – Untuk jenis pertumbuhan penduduk alami, faktor penyebab utamanya adalah ....
kelahiran dan kematian
imigrasi dan emigrasi
urbanisasi dan transmigrasi
angka melek huruf dan pendapatan
Aktivitas 1 – Rumus sederhana untuk menghitung pertumbuhan penduduk alami adalah ....
jumlah kelahiran − jumlah kematian
jumlah imigrasi − jumlah emigrasi
(jumlah kelahiran + jumlah imigrasi) − (jumlah kematian + jumlah emigrasi)
jumlah penduduk akhir − jumlah penduduk awal
Aktivitas 1 – Untuk jenis pertumbuhan penduduk non alami, faktor penyebab utamanya adalah ....
imigrasi dan emigrasi
kelahiran dan kematian
perkawinan dan cerai
urbanisasi dan fertilitas
Aktivitas 1 – Rumus sederhana untuk menghitung pertumbuhan penduduk non alami adalah ....
jumlah imigrasi − jumlah emigrasi
jumlah kelahiran − jumlah kematian
jumlah kematian − jumlah kelahiran
jumlah penduduk awal − jumlah penduduk akhir
Aktivitas 1 – Rumus sederhana untuk menghitung pertumbuhan penduduk total adalah ....
(jumlah kelahiran + jumlah imigrasi) − (jumlah kematian + jumlah emigrasi)
jumlah kelahiran − jumlah kematian
jumlah imigrasi − jumlah emigrasi
jumlah kematian + jumlah emigrasi − jumlah kelahiran
Aktivitas 2 – Data Kependudukan Kecamatan Sejahtera Tahun 2020: penduduk awal 50.000 jiwa; kelahiran 1.200 jiwa; kematian 400 jiwa; penduduk masuk 800 jiwa; penduduk keluar 300 jiwa. Berapakah pertumbuhan penduduk alami?
800 jiwa
500 jiwa
1.300 jiwa
400 jiwa
Aktivitas 2 – Data Kependudukan Kecamatan Sejahtera Tahun 2020: penduduk awal 50.000 jiwa; kelahiran 1.200 jiwa; kematian 400 jiwa; penduduk masuk 800 jiwa; penduduk keluar 300 jiwa. Berapakah pertumbuhan penduduk non alami?
500 jiwa
800 jiwa
1.300 jiwa
−300 jiwa
Aktivitas 2 – Data Kependudukan Kecamatan Sejahtera Tahun 2020: penduduk awal 50.000 jiwa; kelahiran 1.200 jiwa; kematian 400 jiwa; penduduk masuk 800 jiwa; penduduk keluar 300 jiwa. Berapakah pertumbuhan penduduk total?
1.300 jiwa
800 jiwa
500 jiwa
100 jiwa
Aktivitas 2 – Data Kependudukan Kecamatan Sejahtera Tahun 2020: penduduk awal 50.000 jiwa; kelahiran 1.200 jiwa; kematian 400 jiwa; penduduk masuk 800 jiwa; penduduk keluar 300 jiwa. Makna hasil perhitungan pertumbuhan total di wilayah tersebut adalah ....
jumlah penduduk bertambah 1.300 jiwa pada tahun 2020
jumlah penduduk berkurang 1.300 jiwa pada tahun 2020
jumlah penduduk tetap, tidak berubah
jumlah penduduk bertambah 100 jiwa pada tahun 2020
Aktivitas 3 – Pilih dua dampak positif yang mungkin timbul dari pertumbuhan penduduk yang tinggi.
pasar tenaga kerja dan aktivitas ekonomi meningkat
kepadatan permukiman dan kemacetan bertambah
inovasi dan dinamisme sosial-budaya meningkat
beban infrastruktur pendidikan dan kesehatan menurun
Aktivitas 3 – Pilih dua dampak negatif yang mungkin timbul dari pertumbuhan penduduk yang tinggi.
kepadatan permukiman dan kemacetan bertambah
kualitas layanan publik menurun
tekanan terhadap fasilitas pendidikan dan kesehatan meningkat
kesempatan usaha lokal meluas
Aktivitas 3 – Pilih dua upaya pemerintah yang tepat untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk.
program keluarga berencana dan edukasi kesehatan reproduksi
menaikkan angka kelahiran melalui insentif
pemerataan pembangunan dan kesempatan kerja di daerah asal
membatasi akses layanan kesehatan dasar
Aktivitas 4 – Pentingnya memahami pertumbuhan penduduk bagi perencanaan pembangunan wilayah adalah ....
menjadi dasar merumuskan kebijakan pembangunan berkelanjutan terutama di bidang pendidikan dan kesehatan
hanya berguna untuk menghitung pajak daerah
tidak memengaruhi penentuan alokasi sarana dan prasarana
semata-mata menentukan batas administrasi wilayah
Suatu kecamatan memiliki data kependudukan: kelahiran 1.150 jiwa, kematian 750 jiwa, penduduk masuk 600 jiwa, penduduk keluar 900 jiwa. Berapakah pertumbuhan penduduk alami wilayah tersebut?
400 jiwa
−300 jiwa
100 jiwa
1.150 jiwa
Suatu kecamatan memiliki data kependudukan: kelahiran 1.150 jiwa, kematian 750 jiwa, penduduk masuk 600 jiwa, penduduk keluar 900 jiwa. Berapakah pertumbuhan penduduk non alami wilayah tersebut?
−300 jiwa (berkurang)
400 jiwa (bertambah)
100 jiwa (bertambah)
300 jiwa (bertambah)
Suatu kecamatan memiliki data kependudukan: kelahiran 1.150 jiwa, kematian 750 jiwa, penduduk masuk 600 jiwa, penduduk keluar 900 jiwa. Berapakah pertumbuhan penduduk total wilayah tersebut?
100 jiwa (bertambah)
−300 jiwa (berkurang)
400 jiwa (bertambah)
1.500 jiwa (bertambah)
Suatu kecamatan memiliki data kependudukan: kelahiran 1.150 jiwa, kematian 750 jiwa, penduduk masuk 600 jiwa, penduduk keluar 900 jiwa. Makna hasil perhitungan pertumbuhan total tersebut adalah ....
penduduk bertambah 100 jiwa
penduduk berkurang 100 jiwa
penduduk berkurang 300 jiwa
penduduk bertambah 400 jiwa
Suatu daerah mengalami pertumbuhan penduduk total yang tinggi, tetapi kualitas hidup penduduknya rendah. Pilih dua faktor kependudukan yang mungkin menyebabkan kondisi tersebut.
angka kelahiran yang tinggi
urbanisasi tanpa lapangan kerja dan perumahan memadai
penurunan angka ketergantungan usia
peningkatan akses pendidikan dan kesehatan
migrasi keluar besar-besaran
Pertumbuhan penduduk non alami di suatu kota meningkat pesat akibat urbanisasi. Pilih dua dampak yang paling mungkin terjadi.
kemacetan lalu lintas meningkat
munculnya kawasan permukiman kumuh
ruang terbuka hijau bertambah luas
arus balik penduduk ke desa meningkat drastis
Pertumbuhan penduduk non alami di suatu kota meningkat pesat akibat urbanisasi. Kebijakan yang paling tepat untuk mengatasi masalah tersebut adalah ....
pemerataan pembangunan dan penciptaan lapangan kerja di daerah asal
pembatasan mutlak mobilitas penduduk antarwilayah
menaikkan angka kelahiran melalui insentif
menghentikan investasi di wilayah perdesaan
Pertumbuhan penduduk total dapat memengaruhi perencanaan pembangunan wilayah pada bidang pendidikan dan kesehatan karena ....
kebutuhan sarana, tenaga, dan anggaran meningkat sehingga perlu penambahan fasilitas
jumlah sekolah dan puskesmas tidak perlu berubah
hanya memengaruhi sektor industri
semata-mata menentukan perubahan nama wilayah
Sebagai pelajar, peran nyata yang dapat dilakukan untuk mendukung pengendalian kualitas penduduk di lingkungan sekitar adalah ....
menjadi bagian dari kegiatan sosialisasi kependudukan dan kesehatan di sekolah/komunitas
menyebarkan informasi tanpa verifikasi di media sosial
mendorong teman sebaya untuk menikah dini
mengabaikan program kesehatan sekolah
Pertumbuhan penduduk alami ditentukan oleh faktor ....
urbanisasi dan transmigrasi
imigrasi dan emigrasi
kelahiran dan kematian
mobilitas harian
kepadatan penduduk
Selisih antara jumlah kelahiran dan jumlah kematian disebut ....
migrasi netto
pertumbuhan penduduk total
pertumbuhan penduduk alami
angka fertilitas
angka mortalitas
Perpindahan penduduk masuk ke suatu wilayah disebut ....
emigrasi
imigrasi
urbanisasi
transmigrasi
sirkulasi
Faktor utama pertumbuhan penduduk non alami adalah ....
kelahiran
kematian
perkawinan
migrasi
urbanisasi
Jumlah penduduk awal ditambah pertumbuhan alami dan non alami disebut ....
kepadatan penduduk
persebaran penduduk
komposisi penduduk
pertumbuhan penduduk total
angka beban tanggungan
Angka kelahiran yang tinggi akan menyebabkan ....
penurunan jumlah penduduk
pertumbuhan penduduk meningkat
migrasi keluar meningkat
urbanisasi menurun
kepadatan penduduk berkurang
Ilmu yang mempelajari dinamika penduduk disebut ....
sosiologi
antropologi
geografi fisik
demografi
ekologi
Penduduk yang pindah keluar daerah asal disebut ....
imigran
transmigran
emigran
urban
komuter
Pertumbuhan penduduk yang cepat dapat menimbulkan masalah ....
meningkatnya lahan hijau
menurunnya kebutuhan pangan
bertambahnya tenaga kerja
pengangguran meningkat
pemerataan pembangunan
Jumlah penduduk per satuan luas wilayah disebut ....
persebaran penduduk
kepadatan penduduk
komposisi penduduk
struktur penduduk
pertumbuhan penduduk
Contoh faktor yang memengaruhi kelahiran adalah ....
iklim
pendidikan
relief
jenis tanah
ketinggian tempat
Kematian penduduk dalam demografi disebut ....
Natalitas
Mortalitas
Fertilitas
Mobilitas
Migrasi
Pertumbuhan Penduduk Alami bernilai negatif jika ....
Kelahiran lebih besar dari kematian
Kematian sama dengan kelahiran
Kematian lebih besar dari kelahiran
Migrasi masuk tinggi
Urbanisasi meningkat
Pertumbuhan penduduk total dipengaruhi oleh ....
Kelahiran
Kematian
Migrasi
Kelahiran, kematian, migrasi
Kepadatan wilayah
Program pemerintah untuk menekan angka kelahiran adalah ....
Transmigrasi
Urbanisasi
Keluarga berencana
Industrialisasi
Regionalisasi
Data Penduduk Nagari X menunjukkan kelahiran 550 jiwa dan kematian 450 jiwa. Pertumbuhan penduduk alaminya adalah ....
100 jiwa
150 jiwa
200 jiwa
250 jiwa
300 jiwa
Jika penduduk masuk 400 jiwa dan penduduk keluar 250 jiwa maka pertumbuhan non alaminya sebesar ....
100 jiwa
150 jiwa
200 jiwa
250 jiwa
300 jiwa
Sevina mencatat data: pertumbuhan penduduk alami 300 jiwa dan pertumbuhan non alami 120 jiwa. Pertumbuhan total wilayah tersebut adalah ....
380 jiwa
400 jiwa
420 jiwa
450 jiwa
480 jiwa
Pertumbuhan penduduk non alami bernilai negatif jika ....
Migrasi masuk tinggi
Migrasi masuk=keluar
Migrasi keluar lebih besar dari masuk
Kelahiran tinggi
Kematian menurun
Revanda mengamati bahwa banyak penduduk pindah ke Kota Padang untuk bekerja. Fenomena ini termasuk ....
Transmigrasi
Urbanisasi
Emigrasi
Sirkulasi
Migrasi
Jika kelahiran 800 jiwa dan kematian 800 jiwa, maka pertumbuhan penduduk alaminya adalah ....
-800
0
-400
400
800
Kenya menyimpulkan bahwa pertumbuhan penduduk tinggi tanpa perencanaan akan berdampak ....
Meningkatnya kualitas lingkungan
Penertiban kualitas lingkungan
Tekanan terhadap fasilitas umum
Meningkatnya pendapatan per kapita
Berkurangnya kebutuhan pangan
Pertumbuhan penduduk total bernilai positif jika ....
Kematian dan emigrasi tinggi
Kelahiran dan imigrasi lebih besar
Kematian lebih besar dari kelahiran
Migrasi keluar meningkat
Kelahiran dan migrasi bernilai nol
Haikal mencatat bahwa pertumbuhan alami negatif tetapi total tetap positif. Hal ini terjadi karena ....
Angka kelahiran rendah
Kelahiran sangat tinggi
Migrasi masuk lebih besar
Urbanisasi menurun
Emigrasi menurun
Pertumbuhan penduduk non alami lebih dominan terjadi di daerah ....
Pegunungan terpencil
Desa agraris
Wilayah konflik
Kota pusat kegiatan
Kawasan konservasi
Maisyila menyebutkan bahwa migrasi masuk menyebabkan ....
Berkurangnya penduduk
Stagnasi penduduk
Pertumbuhan penduduk meningkat
Angka kematian naik
Natalitas menurun
Jika suatu wilayah mengalami pertumbuhan total sangat tinggi, maka kebijakan yang tepat adalah ....
Membuka kawasan permukiman baru
Membatasi pendidikan
Mengurangi fasilitas kesehatan
Meningkatkan angka kelahiran
Menutup akses transportasi
Pertumbuhan penduduk alami tinggi biasanya terjadi pada wilayah ....
Tingkat pendidikan tinggi
Fasilitas kesehatan baik
Budaya menikah muda
Urbanisasi tinggi
Industrialisasi maju
Faktor non alami yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk adalah ....
Mortalitas
Fertilitas
Usia kawin
Migrasi
Angka harapan hidup
Pertumbuhan penduduk total dapat digunakan sebagai dasar untuk ....
Menekan iklim wilayah
Merencanakan pembangunan
Menentukan jenis tanah
Memperkirakan curah hujan
Mengukur relief wilayah
Bu Ici menjelaskan bahwa suatu nagari mengalami kepadatan tinggi, meskipun angka kelahirannya rendah. Penyebab paling logis adalah ....
Angka kematian rendah
Migrasi masuk tinggi
Usia produktif tinggi
Budaya keluarga besar
Fertilitas rendah
Pertumbuhan penduduk total negatif jika dalam jangka panjang dapat menyebabkan ....
Bonus demografi
Kekurangan tenaga kerja
Kepadatan tinggi
Tekanan lingkungan
Urbanisasi tinggi
Suatu daerah dengan pertumbuhan penduduk non alami tinggi sebaiknya menerapkan kebijakan ....
Penambahan kelahiran
Pemerataan pembangunan
Pembatasan pendidikan
Penutupan fasilitas umum
Peningkatan angka kematian
Data pertumbuhan penduduk sangat penting bagi pemerintah daerah karena ....
Menentukan iklim mikro
Menentukan jenis vegetasi
Dasar perencanaan pembangunan berkelanjutan
Menentukan struktur geologi
Memprediksi cuaca ekstrem
Pertumbuhan penduduk alami yang tinggi namun kualitas penduduk rendah akan berdampak ....
Meningkatnya produktivitas
Meningkatnya kesejahteraan sosial
Munculnya masalah sosial
Meningkatnya investasi
Pemerataan ekonomi
Jika migrasi masuk didominasi usia produktif, maka wilayah tujuan akan mengalami ....
Penurunan beban tanggungan
Peningkatan ketergantungan
Penurunan produktivitas
Krisis tenaga kerja
Penurunan pertumbuhan ekonomi
Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, pengendalian pertumbuhan penduduk bertujuan untuk ....
Meningkatnya kepadatan
Menekan jumlah penduduk secara drastis
Menyesuaikan daya dukung lingkungan
Mengurangi angka harapan hidup
Membatasi mobilitas penduduk
Pertumbuhan penduduk total yang sangat tinggi tanpa pengelolaan dapat menyebabkan ....
Ketahanan pangan meningkat
Pemerataan penduduk
Degradasi lingkungan
Meningkatnya ruang terbuka hijau
Berkurangnya urbanisasi
Strategi paling tepat untuk mengatasi pertumbuhan penduduk non alami di Kota adalah ....
Meningkatkan urbanisasi
Membangun industri di Kota
Pemerataan pembangunan desa
Meningkatkan angka kelahiran
Mengurangi transportasi umum
Pertumbuhan penduduk alami rendah dan non alami negatif menunjukkan bahwa wilayah tersebut ....
Sangat menarik bagi penduduk
Mengalami urbanisasi tinggi
Mengalami penurunan jumlah penduduk
Mengalami bonus demografi
Memiliki kualitas penduduk tinggi
Analisis pertumbuhan penduduk sangat diperlukan dalam perencanaan wilayah karena ....
Berkaitan dengan curah hujan
Mempengaruhi penggunaan lahan
Menentukan struktur batuan
Mempengaruhi iklim regional
Menentukan jenis tanah
Kebijakan keluarga berencana berperan langsung dalam menekan ....
Migrasi masuk
Migrasi keluar
Pertumbuhan penduduk alami
Pertumbuhan penduduk non alami
Kepadatan wilayah
Jika suatu daerah mengalami pertumbuhan penduduk total tinggi dan kualitas penduduk rendah, maka solusi yang tepat adalah ....
Meningkatkan angka kelahiran
Meningkatkan pendidikan dan kesehatan
Membatasi fasilitas publik
Menurunkan usia kawin
Meningkatkan emigrasi
Pertumbuhan penduduk harus dikaji secara geografis karena ....
Hanya berkaitan dengan jumlah penduduk
Dipengaruhi oleh faktor alam dan sosial wilayah
Tidak berhubungan dengan lingkungan
Bersifat statis
Hanya dipengaruhi migrasi
Jelaskan keterkaitan antara kondisi geografis Indonesia dengan persebaran penduduknya, serta dampaknya terhadap pembangunan wilayah.
Kepadatan penduduk cenderung tinggi di wilayah seperti Pulau Jawa karena tanah subur, aksesibilitas baik, dan pusat kegiatan ekonomi; wilayah terpencil seperti Papua dan Maluku cenderung berpenduduk jarang sehingga muncul ketimpangan pembangunan yang perlu diatasi dengan pemerataan berbasis kondisi geografis.
Persebaran penduduk merata di seluruh Indonesia karena kondisi negara kepulauan membuat semua wilayah memiliki aksesibilitas yang sama sehingga pembangunan otomatis seimbang.
Wilayah dengan kondisi geografis berat dan akses terbatas memiliki kepadatan penduduk lebih tinggi karena lahan luas mendorong konsentrasi penduduk; dampaknya pembangunan lebih cepat di wilayah tersebut.
Kondisi geografis tidak berpengaruh terhadap persebaran penduduk maupun pembangunan sehingga kebijakan pemerataan tidak diperlukan.
Analisis dampak bonus demografi terhadap pembangunan Indonesia jika tidak diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang memadai.
Produktivitas meningkat pesat sehingga pengangguran dan kemiskinan menurun tajam tanpa perlu peningkatan pendidikan dan pelatihan.
Tidak terjadi perubahan signifikan pada pasar kerja karena jumlah penduduk usia produktif tidak berhubungan dengan perekonomian.
Muncul beban pembangunan karena tenaga kerja tidak terserap optimal, meningkatnya pengangguran, kemiskinan, serta masalah sosial; solusinya peningkatan pendidikan, kesehatan, dan pelatihan kerja.
Arus migrasi kembali ke pedesaan besar-besaran yang otomatis menyeimbangkan struktur ekonomi tanpa intervensi kebijakan.
Bandingkan karakteristik penduduk Pulau Jawa dan Indonesia Timur dari aspek kepadatan, mata pencaharian, dan kualitas penduduk.
Pulau Jawa memiliki kepadatan sangat tinggi, mata pencaharian didominasi industri, perdagangan, dan jasa dengan kualitas penduduk relatif tinggi; Indonesia Timur berkepadatan rendah, didominasi sektor primer seperti pertanian tradisional dan perikanan, dengan kualitas penduduk relatif lebih rendah.
Pulau Jawa berkepadatan rendah dan didominasi pertanian tradisional, sedangkan Indonesia Timur berkepadatan sangat tinggi dengan dominasi industri dan jasa serta kualitas penduduk lebih tinggi.
Kedua wilayah memiliki kepadatan, struktur mata pencaharian, dan kualitas penduduk yang sama karena kebijakan nasional menyamakan seluruh indikator.
Pulau Jawa dan Indonesia Timur sama-sama didominasi kehutanan dan pertambangan dengan kualitas penduduk identik dan kepadatan moderat.
Identifikasi dua permasalahan kependudukan akibat urbanisasi berlebihan dan jelaskan solusi berbasis geografis.
Muncul permukiman kumuh dan penurunan kualitas lingkungan perkotaan; solusi berupa pengembangan kota satelit, penataan ruang wilayah penyangga, serta penyediaan perumahan layak.
Kekurangan tenaga kerja di kota; solusi berupa mendorong migrasi besar-besaran ke pusat kota tanpa pengaturan tata ruang.
Menurunnya biaya hidup di kota; solusi berupa pembatasan kegiatan industri agar penduduk tetap rendah.
Meningkatnya akses infrastruktur di desa; solusi berupa penutupan jalur transportasi antara kota dan desa.
Menurut pendapatmu, bagaimana peran geografi penduduk dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Memberikan pemahaman tentang jumlah, persebaran, komposisi, dan kualitas penduduk untuk perencanaan sesuai daya dukung dan identifikasi ketimpangan sehingga kebijakan pemerataan, peningkatan kualitas SDM, dan layanan dasar dapat tepat sasaran.
Hanya mempelajari peta fisik tanpa keterkaitan dengan perilaku penduduk sehingga tidak relevan bagi perencanaan pembangunan.
Mendorong pemanfaatan sumber daya alam semaksimal mungkin demi pertumbuhan jangka pendek tanpa mempertimbangkan daya dukung dan lingkungan.
Menolak pemerataan layanan dasar karena dianggap menghambat konsentrasi ekonomi di kota besar.
