Font size
WorksheetsLatihan Soal ASTS Kelas 12
Total questions: 43
Worksheet time: 29mins
Seorang tokoh masyarakat dikenal sangat dermawan dan aktif dalam kegiatan kemanusiaan (Karma Marga). Namun, dalam kesehariannya ia sering meremehkan orang lain karena merasa paling berjasa. Berdasarkan konsep Catur Marga Yoga, apa yang menjadi kendala utama dalam pencapaian spiritual tokoh tersebut?
Kurangnya intensitas dalam melakukan ritual upakara.
Ketidakseimbangan antara Karma Marga dengan Bhakti Marga (kerendahhatian).
Penguasaan ilmu pengetahuan (Jnana) yang terlalu mendalam.
Terlalu fokus pada pencapaian Moksa di dunia (Jiwa Mukti).
Tidak dilakukannya tapa brata yang ekstrim.
Jika seseorang hanya menguasai Jnana Marga tanpa diimbangi dengan Bhakti Marga, dampak negatif yang paling mungkin muncul dalam karakter individu tersebut adalah...
Menjadi malas karena merasa sudah tahu segalanya.
Terjebak dalam kesombongan intelektual (Ahangkara) dan kehilangan empati.
Cenderung mengabaikan tugas-tugas duniawi sepenuhnya.
Mengalami gangguan fisik akibat terlalu banyak berpikir.
Sulit mendapatkan kekayaan materi karena hanya fokus pada buku.
Dalam meditasi, penggunaan Mantra sering kali disertai dengan Yantra. Implikasi terpenting dari integrasi keduanya dalam proses pemusatan pikiran adalah...
Mempercepat datangnya mukjizat dari dewa tertentu.
Menghilangkan kebutuhan akan disiplin etika (Yama).
Menciptakan resonansi getaran suara dan fokus visual untuk menstabilkan gelombang pikiran.
Sebagai syarat mutlak agar upacara agama sah secara administratif.
Mengganti peran Guru Spiritual (Acarya) dalam membimbing meditasi.
Seseorang mencoba melakukan latihan Dharana (konsentrasi) namun ia masih sering melanggar prinsip Ahimsa dan Satya dalam keseharian. Prediksi dampak yang terjadi pada kualitas spiritualnya adalah...
Ia akan mencapai Samadhi lebih cepat karena kejujuran tidak berpengaruh pada otak.
Pikiran akan terus mengalami kegelisahan (Writte) sehingga sulit mencapai fokus yang murni.
Tubuhnya akan menjadi sangat kebal terhadap penyakit fisik.
Ia akan mendapatkan kekuatan gaib meskipun moralitasnya rendah.
Konsentrasinya akan tetap sempurna selama teknik pernapasannya benar.
Analisislah mengapa dalam ajaran Yogacara, penggunaan Tantra sering dianggap sebagai "jalan cepat" namun berisiko tinggi...
Karena menggunakan simbol-simbol yang sangat mahal harganya.
Membutuhkan penguasaan energi internal yang jika tidak dibimbing guru bisa merusak mental.
Tantra hanya boleh dipelajari oleh mereka yang sudah lanjut usia.
Karena Tantra mengharuskan seseorang meninggalkan keluarga sepenuhnya.
Pelaksanaan Tantra tidak memerlukan kitab suci Veda sebagai landasan.
Seorang siswa hanya belajar kitab suci secara teoretis tanpa pernah mempraktikkan pengabdian nyata kepada masyarakat. Tindakan ini merupakan refleksi dari kegagalan dalam mengintegrasikan...
Raja Yoga dan Jnana Marga.
Jnana Marga dan Karma Marga.
Bhakti Marga dan meditasi.
Tantra dan Yantra.
Moksa dan Samadhi.
Perhatikan ilustrasi berikut: Seseorang mencapai kelepasaan Atman namun masih memiliki sisa "Vana" atau keinginan halus sehingga belum menyatu sepenuhnya dengan Brahman. Tingkatan Moksa ini disebut...
Jiwan Mukti.
Videha Mukti.
Purna Mukti.
Sayujiya.
Salokya.
Perbedaan mendasar antara Sayujiya dan Sarupya dalam tingkatan Moksa terletak pada...
Lokasi alam tempat Atman berada setelah kematian.
Kedekatan Atman dengan Tuhan secara fisik.
Tingkat kemanunggalan (penyatuan) Atman dengan sumber ketuhanan (Brahman).
Jumlah kekayaan yang ditinggalkan di dunia.
Jenis mantra yang digunakan selama hidup.
Analisislah dampak negatif bagi seseorang yang hanya menjalankan Raja Yoga (meditasi) namun mengabaikan kewajiban sosialnya di masyarakat...
Ia akan dikutuk oleh para dewa karena menjadi egois.
Perkembangan spiritualnya menjadi tidak membumi dan kurang peka sosial.
Meditasinya akan gagal total dan menyebabkan sakit kepala.
Ia akan kekurangan energi untuk melakukan pernapasan (Pranayama).
Masyarakat akan menganggapnya sebagai orang sakti secara otomatis.
Penerapan ajaran Astanga Yoga dalam kehidupan keluarga yang paling tepat untuk mencapai keharmonisan adalah...
Mengajak semua anggota keluarga bermeditasi 24 jam penuh.
Melaksanakan Yama (seperti Ahimsa/tidak menyakiti) dan Niyama (kedisiplinan batin).
Hanya fokus pada gerakan fisik (Asana) agar semua anggota keluarga sehat.
Mengharuskan anak-anak untuk menguasai Tantra sejak dini.
Mengabaikan urusan ekonomi demi fokus pada Samadhi.
Seseorang yang sangat aktif, ambisius, dan mudah meledak emosinya saat keinginannya tidak tercapai, menunjukkan dominasi guna...
Sattvam.
Rajas.
Tamas.
Sattvam dan Tamas.
Nirguna.
Bandingkan dua individu: A selalu tenang dan bijaksana (Sattvam), sedangkan B sering malas dan menunda pekerjaan (Tamas). Jika keduanya ingin mencapai keseimbangan Tri Guna, langkah strategis bagi si B adalah...
Meningkatkan Rajas melalui kerja keras dan disiplin sebelum mencapai Sattvam.
Langsung melakukan meditasi Samadhi tanpa bergerak sedikitpun.
Tetap pada kondisi malas karena itu adalah takdir alam.
Mengurangi konsumsi makanan yang sehat.
Meningkatkan sifat Tamas agar lebih tenang tidurnya.
Upaya yang paling efektif dalam menyeimbangkan Tri Guna saat kita merasa sangat emosional dan marah (Rajasi) adalah...
Berteriak sekeras mungkin untuk melepaskan beban.
Melakukan pernapasan dalam (Pranayama) dan refleksi diri ke arah Sattvam.
Tidur seharian agar amarah hilang (Tamas).
Mengonsumsi makanan pedas untuk menyalurkan energi.
Menyalahkan orang lain agar beban pikiran berkurang.
Mengapa sifat Sattvam harus tetap dikendalikan dan tidak boleh membuat seseorang menjadi abai terhadap tanggung jawab duniawi?
Karena Sattvam bisa berubah menjadi Tamas jika terlalu tenang.
Ketenangan sejati harus tetap disertai dengan aksi nyata (Dharma).
Sattvam hanya cocok untuk para pertapa di hutan.
Sifat damai harus dikalahkan oleh orang-orang yang bersifat Rajas.
Sattvam tidak memerlukan kendali karena sudah merupakan sifat dewa.
Seorang pengusaha sukses merasa hidupnya hampa meskipun kaya raya. Ia mulai mempelajari Veda dan bermeditasi. Perubahan komposisi guna yang terjadi adalah...
Dari Rajas menuju Sattvam.
Dari Tamas menuju Rajas.
Dari Sattvam menuju Tamas.
Tetap Rajas namun lebih kaya.
Menjadi Nirguna sepenuhnya.
Seorang pengusaha modern menerapkan prinsip Artha yang dilandasi oleh Dharma (sesuai ajaran Veda). Implikasi dari tindakan ini dalam tantangan ekonomi global adalah...
Pengusaha tersebut akan cepat bangkrut karena terlalu jujur.
Terciptanya keberlanjutan bisnis (sustainability) karena adanya kepercayaan (trust) dari mitra.
Ia akan dianggap aneh oleh pengusaha lainnya.
Bisnisnya hanya akan laku di kalangan umat Hindu saja.
Tidak ada pengaruhnya terhadap profitabilitas perusahaan.
Hubungan yang paling tepat antara Veda Sruti dan Veda Smrti adalah...
Smrti lebih tinggi kedudukannya daripada Sruti.
Smrti merupakan penjabaran praktis dan kontekstual dari wahyu abadi Sruti.
Sruti tidak lagi relevan jika sudah ada Smrti.
Sruti adalah hasil pemikiran manusia, sedangkan Smrti adalah wahyu dewa.
Keduanya tidak memiliki keterkaitan sama sekali.
Berdasarkan prinsip Satya (kebenaran) dalam Veda, tindakan seorang murid yang mengetahui temannya menyontek saat ujian adalah...
Diam saja agar tetap dianggap kawan yang setia.
Ikut menyontek agar nilai mereka sama-sama bagus.
Melaporkan dengan cara yang bijak atau menegur temannya demi kebenaran.
Menjauhi teman tersebut tanpa memberi tahu kesalahannya.
Memberikan jawaban agar teman tersebut tidak perlu menyontek lagi.
Kodifikasi Veda oleh Maharsi Vyasa bertujuan untuk...
Membatasi orang awam agar tidak bisa membaca Veda.
Mempermudah umat dalam mempelajari dan mengamalkan ajaran suci sesuai bakat dan kemampuan.
Menghilangkan bagian-bagian Veda yang sudah dianggap kuno.
Menambah jumlah Dewa yang harus disembah.
Membuat Veda menjadi kitab yang hanya bersifat sejarah.
Dampak logis bagi masyarakat yang mengabaikan isi pokok Veda dalam kehidupan sosial adalah...
Masyarakat akan menjadi sangat maju secara teknologi tanpa hambatan.
Hilangnya fondasi moral dan etika yang menyebabkan kekacauan sosial (Adharma).
Meningkatnya jumlah kekayaan materi secara instan.
Kehidupan akan menjadi lebih sederhana tanpa aturan agama.
Tidak ada dampak apapun karena Veda hanya untuk ritual.
Perhatikan daftar berikut:
1. Kitab yang membahas pelepasan keduniawian (Sannyasa).
2. Kitab yang membahas tentang hakikat Sang Diri (Atman).
3. Kitab yang membahas tentang tata cara upacara Yadnya.
4. Kitab yang membahas tentang silsilah raja-raja.
Kitab Upanisad secara khusus memfokuskan bahasannya pada nomor...
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
1 dan 4
1, 2, dan 4
Manakah di bawah ini yang termasuk dalam kelompok kitab Upanisad?
Ayur Veda.
Chandogya dan Brhad Aranyaka.
Ramayana dan Mahabharata.
Manava Dharmasastra.
Gandharva Veda.
Pokok ajaran Nyaya Darsana sangat menekankan pada...
Pemujaan dewa melalui api suci.
Logika dan epistemologi (cara mendapatkan pengetahuan yang benar).
Gerakan fisik yoga yang ekstrim.
Penolakan terhadap keberadaan Tuhan.
Kehidupan setelah kematian secara rinci.
Saat seseorang melakukan sembahyang dengan konsentrasi penuh dan menyadari hakikat dirinya, ia sebenarnya sedang mengaplikasikan konsep Samkhya Darsana tentang...
Penggabungan antara Purusa (kesadaran) dan Prakrti (materi).
Pembedaan antara Purusa dan Prakrti untuk mencapai kelepasaan.
Pemujaan kepada banyak dewa secara bersamaan.
Pembuatan patung dewa yang indah.
Penggunaan kekuatan sihir untuk tujuan duniawi.
Jenis Wiwaha (perkawinan) yang dianggap paling ideal menurut Veda karena didasari atas pemberian sukarela oleh orang tua tanpa mahar adalah...
Brahma Wiwaha.
Asura Wiwaha.
Raksasa Wiwaha.
Paisaca Wiwaha.
Gandharva Wiwaha.
Perhatikan jenis perkawinan ini:
1. Gandharwa Wiwaha (berdasarkan cinta kasih).
2. Arsa Wiwaha (memberikan sapi/lembu).
Pernyataan yang benar mengenai kedua jenis wiwaha tersebut adalah nomor...
1 dan 2 adalah legal menurut hukum Hindu.
1 adalah perkawinan paksa.
2 adalah perkawinan karena diculik.
1 dan 2 hanya berlaku untuk kasta Sudra.
Keduanya dilarang dalam ajaran Veda.
Dalam cerita Mahabharata, Yudhistira melaksanakan Rajasuy a Yadnya. Nilai utama yang dapat dipetik dari pelaksanaan yadnya tersebut adalah...
Kesombongan sebagai raja yang paling kuat.
Pengabdian dan pengakuan kedaulatan yang didasari atas Dharma demi kesejahteraan rakyat.
Upaya untuk memamerkan kekayaan kerajaan Indraprastha.
Cara untuk mengadu domba kerajaan-kerajaan lain.
Hanya sekadar mengikuti tradisi leluhur tanpa makna.
Tokoh dalam Mahabharata yang dikenal melakukan pengorbanan (Yadnya) diri demi kemenangan Pandawa dalam perang Bharatayudha adalah...
Duryodhana.
Gatotkaca.
Sakuni.
Karna.
Dhritarashtra.
Analisislah mengapa konsep Moksa dianggap sebagai tujuan tertinggi (Parama Dharma), melampaui Artha dan Kama...
Karena Artha dan Kama hanya memberikan kebahagiaan sementara yang terikat waktu.
Karena untuk mencapai Moksa tidak memerlukan biaya sama sekali.
Moksa menjamin seseorang menjadi raja di kelahiran berikutnya.
Artha dan Kama dilarang sepenuhnya dalam ajaran Hindu.
Hanya orang kaya yang bisa mencapai Moksa.
Validasi pernyataan berikut: "Seseorang bisa mencapai Moksa tanpa harus menjadi pendeta atau pertapa."
Salah, karena Moksa hanya untuk kasta Brahmana.
Benar, asalkan ia menjalankan swadharmanya dengan tulus dan lepas dari keterikatan (Niskama Karma).
Salah, karena hidup berkeluarga menghambat pencapaian spiritual secara mutlak.
Benar, namun hanya berlaku bagi mereka yang hidup di zaman kuno.
Salah, karena Moksa membutuhkan ritual yang sangat rumit di hutan.
Melompati tahapan Yama dan Niyama dalam Astanga Yoga akan menyebabkan fondasi spiritual seseorang menjadi rapuh dan mudah terjebak dalam ego.
Benar
Salah
Samadhi adalah tahapan awal dalam Astanga Yoga yang harus dikuasai sebelum melakukan pernapasan (Pranayama).
Benar
Salah
Videha Mukti adalah tingkatan Moksa di mana seseorang mencapai kelepasan saat masih hidup di dunia.
Benar
Salah
Purna Mukti merupakan penyatuan mutlak Atman dengan Brahman tanpa meninggalkan sisa karma sedikitpun.
Benar
Salah
Orang yang dominan sifat Tamas biasanya memiliki semangat juang yang tinggi dan sangat disiplin dalam bekerja.
Benar
Salah
Sifat Sattvam membawa ketenangan, kejernihan pikiran, dan kebijaksanaan bagi seseorang.
Benar
Salah
Tri Guna selalu ada dalam diri setiap manusia dengan komposisi yang berbeda-beda tergantung pada perilaku dan pola pikirnya.
Benar
Salah
Keseimbangan Tri Guna tidak berpengaruh pada kesehatan mental individu di era modern.
Benar
Salah
Ajaran Veda bersifat Sanatana Dharma, yang artinya kebenarannya abadi dan relevan diterapkan dalam menghadapi tantangan zaman modern.
Benar
Salah
Penerapan Veda dalam teknologi harus tetap memperhatikan nilai-nilai etika dan kelestarian alam agar tidak merusak kemanusiaan.
Benar
Salah
Salah satu tujuan mempelajari Veda adalah mengetahui kebenaran Atman. Apa saja tujuan lain dalam mempelajari kitab suci Veda?
Tri Guna disebut juga tiga sifat dasar yang ada dalam diri setiap makhluk hidup. Sebutkan tiga upaya menyeimbangkan sifat-sifat Tri Guna dalam diri!
Jelaskan mengapa Moksa merupakan tujuan tertinggi di dalam agama Hindu dan patut diusahakan pencapaiannya di dalam kehidupan ini oleh setiap umat manusia!
