NEW
Font size
WorksheetsQuiz K3 (Semifinal)
Total questions: 45
Worksheet time: 15mins
Dalam Pasal 3 pada UU nomor 1 tahun 1970, disebutkan syarat-syarat keselamatan kerja. Manakah di bawah ini yang MERUPAKAN salah satu tujuannya?
Meningkatkan keuntungan perusahaan sebesar-besarnya
Mencegah dan mengurangi kecelakaan
Mengurangi jam kerja lembur
Mengurangi jumlah tenaga kerja
Siapa yang dilindungi oleh UU No. 1 Tahun 1970 di tempat kerja?:
Tamu yang berkunjung ke area kerja
Karyawan dengan status PKWTT
Top management perusahaan
Setiap orang yang memasuki area kerja
Sebelum adanya UU No. 1 Tahun 1970, peraturan keselamatan kerja apa yang digunakan di Indonesia (warisan Belanda)?
Dienst Van het Stoomwezen
Veiligheids Reglement (VR) 1910
Gezondheid op het werk
Openbaar Ministerie (OM) 1960
Pada lambang K3, terdapat gambar roda gigi. Berapakah jumlah gerigi pada roda tersebut dan apa maknanya secara sejarah?
9 Gerigi, melambangkan 9 prinsip pencegahan
10 Gerigi, melambangkan 10 tokoh besar pencetus asal usul K3
11 Gerigi, melambangkan 11 bab dalam UU no 1 Tahun 1970
12 Gerigi, melambangkan 12 personil dalam tim Panitia Pembina K3
Siapa yang memiliki kewenangan dan kewajiban untuk menandatangani Kebijakan K3 di perusahaan?:
Ahli K3 Umum di Perusahaan
Pengusaha / Pengurus Puncak Perusahaan
Kepala Disnaker Provinsi setempat
Auditor SMK3 Perusahaan
Seorang leader melihat tim nya bekerja dengan kondisi yang berbahaya dan langsung menghentikan operasi, tindakan tersebut dinamakan tindakan:
Edukasi
Persuasif
Preventif
Idealis
Seorang teknisi melakukan aktifitas perbaikian alat yang sedang rusak tanpa melakukan isolasi energi, tindakan tersebut merupakan tindakan yang salah, langkah apa yang harus dilakukan sebelum memulai pekerjaan tersebut:
Memberi tanda dan berkerja
Langsung berkerja agar target tercapai
Tinggalkan dan mengabaikan alat yang rusak
Memutus energi, mengunci, memberi tanda LOTO lalu berkerja
Yang dimaksud Confined Space atau area terbatas adalah:
Dirancang untuk berkerja jangka panjang, tersedia sirkulasi, ruangan yang sempit.
Memiliki ruang yang kecil, terdapat banyak akses, memiliki sirkulasi udara yang baik.
Tidak diperuntukan untuk berkerja, akses yang terbatas, tidak memiliki sirkulasi udara.
Semua jawaban benar.
Sebuah pekerjaan diarea tongkang memiliki risiko lebih besar, seorang leader melihat itu dan mengganti tempat pekerjaan ke tempat yang lebih aman, tindakan tersebut merupakan upaya kontrol risiko sebagai berikut:
Rekayasa engineering
Eliminasi
Subtitusi
Semua jawaban benar
Berikut adalah sumber – sumber bahaya, kecuali:
Fisika
Kimia
Ergonomi
Kebakaran
Seorang surveyor bekerja di area yang memiliki banyak hewan buas, sumber bahaya tersebut merupakan sumber bahaya:
Biologi
Kimia
Ergonomi
Fisika
Dalam kecelakaan kerja disumbang oleh dua penyebab, penyebab langsung dan tidak langsung, yang dimaksud dengan penyebab tidak langsung adalah:
Santet
Kondisi tidak aman
Tindakan tidak aman
Kurangnya pengetahuan terhadap sumber bahaya
Risiko ergonomi yang sering dialami oleh surveyor lapangan adalah…
Gangguan pendengaran
Nyeri otot akibat membawa peralatan dan berjalan jauh
Keracunan bahan kimia
Gangguan penglihatan
Pemeriksaan fungsi paru (spirometri) umumnya diperlukan untuk pekerja yang...
Bekerja di ruang administrasi
Terpapar debu, asap, atau bahan kimia udara
Bekerja dengan komputer
Bekerja dengan kebisingan
Salah satu tanda awal gangguan ergonomi adalah…
Nyeri otot akibat Gerakan Berulang dan Posisi Canggung
Demam tinggi akibat cuaca extreme
Noice-induced Hearing Loss akibat Kebisingan
Black Lung (Paru-paru hitam) akibat debu Batubara
Posisi kerja yang baik saat mengangkat beban adalah…
Membungkuk dengan kaki lurus
Mengangkat beban dengan lutut ditekuk dan punggung lurus
Mengangkat beban dengan punggung membungkuk
Mengangkat beban sambil memutar badan
Ergonomi yang baik di tempat kerja dapat berdampak pada…
Penurunan kualitas kerja
Meningkatnya kelelahan
Meningkatnya kenyamanan dan produktivitas kerja
Bertambahnya risiko kecelakaan
Kondisi Penerangan yang kurang di area inspeksi lapangan termasuk …
Tindakan Tidak Aman
Kondisi Tidak Aman
Teledor
Pelanggaran SOP
Pengecekan rutin alat kerja agar tetap laik fungsi termasuk …
Resik
Ringkas
Rawat
Rajin
Seorang pekerja melanggar SOP karena target produksi tinggi dan tekanan waktu. Ini menunjukkan bahwa Tindakan Tidak Aman dipengaruhi oleh …
Faktor individu semata
Sistem manajemen dan budaya kerja
Kurangnya APD
Kondisi lingkungan
Kondisi berikut yang PALING TEPAT dikategorikan sebagai KTA adalah …
Pekerja tidak menggunakan sarung tangan
Pekerja mengabaikan rambu
Instalasi listrik terbuka tanpa pelindung
Bercanda saat bekerja
Near miss dalam konteks Kondisi Tidak Aman (KTA) dan Tidakan Tidak Aman (TTA) memiliki fungsi utama untuk …
Menentukan kesalahan pekerja
Memberi sanksi administratif
Mengidentifikasi potensi kecelakaan sebelum terjadi
Menilai produktivitas kerja
Budaya K3 yang lemah paling sering ditandai oleh …
Banyaknya APD
Tingginya pelaporan KTA dan TTA
Normalisasi kondisi tidak aman
Kepatuhan SOP tinggi
Perbedaan mendasar antara KTA dan TTA adalah …
Lokasi kejadian
Subjek pelaku
Sumber risiko (lingkungan vs perilaku)
Tingkat keparahan
Prinsip Utama P3K “ABC” berarti…..
Alat, Bantuan, Cara
Airway, Breathing, Circulation
Aman, Bersih, Cermat
Aman, Bantu, Cedera
Jarak aman penggunaan APAR saat mulai menyemprot api adalah sekitar…
50 cm
1 meter
2-3 meter
5 meter
Jika api sudah membesar dan menghasilkan asap tebal, tindakan terbaik Adalah
Tetap mencoba memadamkan
Mengambil APAR tambahan
Mengamankan diri dan melakukan evakuasi
Menunggu intruksi
Pada kasus korban tidak sadar namun masih bernapas, posisi P3K yang benar Adalah
Posisi Tengkurap (Prone Position)
Posisi Telentang (Lay Position)
Posisi Duduk (Sitting Position)
Posisi Pemulihan
(Recovery Position)
Dalam kasus evakuasi, sesaat setelah tiba di titik kumpul para karyawan harus…
Berbaris lalu pulang
Menunggu Instruksi dan dilakukan pendataan
Menyebar agar tidak berkumpul di satu titik
Berbaris dan Masuk Kembali ke Gedung
Dalam situasi gempa bumi saat berada di dalam Gedung,
Tindakan awal yang benar Adalah….
Langsung berlari keluar
Berlindung, lindungi kepala, dan jauhi kaca
Menelpon keluarga dan mengabari kerabat
Menggunakan lift agar cepat keluar gedung
Banyak pihak yang dirugikan akibat dari kecelakaan kerja, dari korban langsung yang mengalami, keluarga korban, rekan kerja korban dan juga perusahaan dimana korban bekerja. Sehingga hal ini membuat seluruh perusahaan berusaha menanamkan budaya Zero Accident di perusahaan mereka. Menurut permenaker PER-02/MEN/1993 yang dimaksud dengan Zero Accident adalah.
Tidak terjadinya kecelakaan kerja yang mengakibatkan pekerja rawat jalan dan kehilangan hari kerja dalam jangka waktu 1 hari.
Tidak terjadinya kecelakaan kerja di tempat kerja tertentu atau area kerja risiko tinggi yang menyebabkan kehilangan hari kerja
Tidak terjadinya kecelakaan kerja yang mengakibatkan pekerja meninggal dunia, cacat tetap, atau kehilangan hari kerja dalam jangka waktu tertentu.
Tidak terjadinya kecelakaan kerja yang mengakibatkan cacat tertentu pada pekerja dan kerugian materi kepada perusahaan
Pasal 13 UU No 1 Tahun 1970 menyatakan, “Barang siapa akan memasuki suatu tempat, diwajibkan menaati semua petunjuk keselamatan kerja dan memakai alat pelindung diri yang diwajibkan”. Ketentuan ini mengikat kepada:
Orang yang terikat langsung dengan pekerjaan di tempat kerja
Hanya pada instalasi yang dianggap area risiko tinggi
Orang tidak berkepentingan yang masuk ke area kerja
Seluruh personil yang memasuki area kerja tanpa terkecuali
Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 mengamanatkan setiap perusahaan untuk:
Menyusun jadwal pelatihan keselamatan tahunan
Melakukan audit lingkungan hidup berkala
Membuat laporan K3 setiap 3 bulan sekali kepada Disnaker Prov.
Menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
Menurut UU No 1 Tahun 1970, Tiga unsur pokok apa yang harus terpenuhi agar suatu lokasi disebut sebagai 'Tempat Kerja'?
Adanya izin usaha, modal, dan keuntungan
Adanya usaha, tenga kerja, dan sumber bahaya
Adanya area kerja, sumber bahaya dan penilaian risiko
Adanya Gedung kerja, mesin kerja dan personil kerja
Dalam Pasal 3 pada UU nomor 1 tahun 1970, disebutkan syarat-syarat keselamatan kerja. Manakah di bawah ini yang MERUPAKAN salah satu tujuannya?:
Meningkatkan keuntungan perusahaan sebesar-besarnya
Mencegah dan mengurangi kecelakaan
Mengurangi jam kerja lembur
Mengurangi jumlah tenaga kerja
APAR adalah singkatan dari...
Alat Pemadam Api Ringkas
Alat Pemadam Api Ringan
Salah Semua
Alat Pemutusan Api Rantai
5R berperan penting dalam pengendalian risiko karena:
Menggantikan APD
Menghilangkan kebutuhan SOP
Mengurangi peluang terjadinya Unsafe Condition
Mempercepat pekerjaan
Saat evakuasi kebakaran di Gedung bertingkat, penggunaan lift….
Dianjurkan
Diperbolehkan
Dilarang
Wajib
APAR jenis Dry Chemical Powder TIDAK disarankan untuk….
Kebakaran Listrik
Kerbakaran gas
Kebakaran cairan mudah terbakar
Ruangan dengan peralatan
Peran utama Tim Tanggap Darurat diperusahaan Adalah
Menghentikan produksi
Menangani kejadian darurat sesuai prosedur
Membuat laporan bulanan
Menjaga pintu masuk
Salah satu metode untuk mencegah kelelahan mata akibat menatap layar monitor ataupun layar gadget yang terlalu lama adalah, dengan metode 20-20-20, yang dimaksud metode 20-20-20 tersebut adalah:
20 Detik Menatap layar, 20 Meter Melihat Objek dan 20 Menit Istrahat Pandangan
20 Jam Menatap layar, 20 Kilometer Melihat Objek dan 20 Detik Istrahat Pandangan.
20 Menit menatap layar, 20 Kaki (6 Meter) Melihat Objek dan 20 Detik Istrahat Pandangan.
20 Menit Menatap Layar 20 Kaki (6 Centimeter) Melihat Objek dan 20 Detik Istrahat Pandangan.
Pemeriksaan kesehatan yang tepat untuk pekerja dengan paparan bising adalah…
Spirometri
Audiometri
EKG
Tes buta warna
Risiko ergonomi paling sering muncul akibat…
Paparan bahan kimia
Postur kerja tidak alamiah dan gerakan berulang
Kebisingan tinggi di atas nilai ambang batas
Radiasi
Gangguan muskuloskeletal (MSDs) dapat disebabkan oleh…
Posisi tidur yang salah
Jongkok di Toilet Duduk
Postur kerja janggal dan gerakan berulang
Semua Salah
Dalam konteks SMK3, pelaporan Kondisi Tidak Aman dan Tindakan Tidak Aman seharusnya dipandang sebagai:
Kesalahan individu
Input perbaikan sistem
Ancaman disiplin
Beban administrasi
