NEW
Font size
WorksheetsQuiz Teknik Produksi
Total questions: 20
Worksheet time: 7mins
Perkembangan teknologi produksi dari sistem manual ke otomatis terutama bertujuan untuk:
Mengurangi variasi desain produk
Meningkatkan ketergantungan operator
Meningkatkan produktivitas, konsistensi, dan efisiensi biaya
Mengurangi penggunaan material
Menghilangkan inspeksi kualitas
Ciri utama teknologi produksi modern dibanding konvensional adalah:
Ketergantungan penuh pada tenaga manusia
Fleksibilitas rendah
Integrasi otomasi, digitalisasi, dan kontrol kualitas
Fokus pada produksi satu jenis produk
Biaya investasi selalu rendah
Jika sebuah komponen memiliki bentuk kompleks dan diproduksi dalam jumlah besar, proses yang paling tepat adalah:
Machining penuh
Casting atau die casting
Forging manual
Grinding
Welding bertahap
Keunggulan utama proses forming dibanding machining adalah:
Presisi tinggi
Tidak memerlukan cetakan
Efisiensi material lebih baik
Toleransi sangat ketat
Permukaan sangat halus
Proses forging dipilih dibanding casting karena:
Bentuk lebih kompleks
Biaya cetakan lebih mahal
Sifat mekanik produk lebih baik
Proses lebih cepat
Tidak memerlukan pemanasan
Proses rolling paling sesuai untuk produksi:
Komponen 3D kompleks
Poros bertingkat
Pelat dan profil panjang
Lubang presisi
Permukaan halus akhir
Extrusion umumnya digunakan untuk menghasilkan:
Komponen berlubang kompleks dengan penampang seragam
Produk dengan toleransi sangat ketat
Permukaan akhir tanpa finishing
Produk volume kecil
Produk dari material rapuh
Proses turning digunakan terutama untuk:
Permukaan datar
Lubang presisi
Benda kerja berbentuk silindris
Permukaan kompleks
Pemotongan lembaran
Perbedaan utama milling dan turning terletak pada:
Jenis pahat
Gerak relatif benda kerja dan pahat
Jenis material
Konsumsi energi
Hasil akhir
Grinding umumnya digunakan sebagai:
Proses pembentukan awal
Proses finishing presisi
Proses pembentukan massal
Proses penyambungan
Proses pengecoran
Keunggulan utama 3D printing dibanding proses konvensional adalah:
Kecepatan produksi massal
Biaya produksi rendah untuk volume besar
Fleksibilitas desain dan prototyping cepat
Kualitas permukaan terbaik
Kekuatan material tertinggi
Keterbatasan utama 3D printing dalam produksi massal adalah:
Tidak bisa membuat bentuk kompleks
Biaya per unit tinggi dan waktu lama
Tidak bisa mencetak logam
Tidak presisi
Tidak bisa diotomasi
Perbedaan utama brazing dan soldering adalah:
Jenis material dasar
Suhu logam pengisi
Kekuatan sambungan
Jenis gas pelindung
Bentuk sambungan
Pengelasan lebih disukai dibanding sambungan mekanik karena:
Mudah dibongkar
Tidak memerlukan operator terampil
Sambungan lebih kuat dan permanen
Biaya selalu lebih rendah
Tidak memerlukan inspeksi
Tujuan utama kontrol kualitas dalam produksi adalah:
Meningkatkan kecepatan mesin
Mengurangi jumlah operator
Menjamin produk sesuai spesifikasi
Menghilangkan inspeksi
Mengurangi biaya desain
Alat ukur yang paling tepat untuk mengukur diameter luar presisi adalah:
Mistar baja
Jangka sorong
Mikrometer luar
Feeler gauge
Dial indicator
Metode uji kualitas yang tidak merusak produk disebut:
DT
NDT
Mechanical test
Sampling test
Destructive inspection
Untuk memproduksi komponen otomotif dalam jumlah besar dengan kualitas stabil, kombinasi teknologi paling tepat adalah:
Machining manual + inspeksi visual
Casting + finishing manual
Otomasi produksi + kontrol kualitas terintegrasi
3D printing saja
Forging manual
Kesalahan pemilihan proses produksi paling mungkin menyebabkan:
Produk lebih kuat
Waktu produksi lebih cepat
Biaya meningkat dan kualitas menurun
Standar terpenuhi
Inspeksi lebih mudah
Peran utama insinyur teknik mesin dalam teknologi produksi adalah:
Mengoperasikan mesin
Menggambar produk
Memilih dan mengoptimalkan proses produksi
Menjual produk
Mengawasi administrasi
