wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QUIS SEBELUM UAS ENTERPRISE SISTEM

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

A. Supply Chain Management (SCM) (Turunan Soal Esai 1 – Analisis & Integrasi SCM) Dalam konteks SCM modern, integrasi aliran informasi memiliki dampak paling signifikan terhadap ...

a)

Pengurangan jumlah tenaga kerja

b)

Peningkatan visibilitas dan pengambilan keputusan lintas rantai pasok

c)

Eliminasi seluruh biaya logistik

d)

Penghapusan peran distributor

2.

A. Supply Chain Management (SCM) (Turunan Soal Esai 1 – Analisis & Integrasi SCM) Ketidakterpaduan sistem informasi antar mitra rantai pasok paling mungkin menyebabkan ...

a)

Overproduction yang terkontrol

b)

Bullwhip effect

c)

Peningkatan kualitas produk

d)

Optimalisasi distribusi

3.

A. Supply Chain Management (SCM) (Turunan Soal Esai 1 – Analisis & Integrasi SCM) SCM berbasis sistem enterprise dianggap strategis karena ...

a)

Fokus pada efisiensi internal semata

b)

Mampu mengoordinasikan keputusan operasional hingga strategis antar organisasi

c)

Menghilangkan ketergantungan pada pemasok

d)

Menggantikan fungsi manajemen puncak

4.

A. Supply Chain Management (SCM) (Turunan Soal Esai 1 – Analisis & Integrasi SCM) Informasi real-time dalam SCM paling berpengaruh pada proses ...

a)

Perencanaan kapasitas jangka panjang

b)

Pengambilan keputusan taktis dan operasional

c)

Penyusunan visi perusahaan

d)

Evaluasi kinerja individu

5.

A. Supply Chain Management (SCM) (Turunan Soal Esai 1 – Analisis & Integrasi SCM) Implementasi SCM gagal memberikan nilai tambah apabila ...

a)

Sistem terintegrasi secara teknologi

b)

Tidak terjadi kolaborasi antar pelaku rantai pasok

c)

Menggunakan platform berbasis cloud

d)

Memiliki modul logistik

6.

B. Customer Relationship Management (CRM) (Turunan Soal Esai 2 – Analisis Strategis CRM) CRM strategis berbeda dari CRM operasional karena CRM strategis berfokus pada ...

a)

Otomatisasi proses layanan

b)

Pengelolaan data transaksi

c)

Pembangunan hubungan jangka panjang dengan pelanggan

d)

Pengurangan biaya TI

7.

B. Customer Relationship Management (CRM) (Turunan Soal Esai 2 – Analisis Strategis CRM) Kegagalan implementasi CRM sering terjadi akibat ...

a)

Keterbatasan teknologi

b)

Kurangnya orientasi pelanggan dalam budaya organisasi

c)

Terlalu banyak data pelanggan

d)

Penggunaan database terpusat

8.

B. Customer Relationship Management (CRM) (Turunan Soal Esai 2 – Analisis Strategis CRM) Analisis data pelanggan dalam CRM paling efektif untuk mendukung ...

a)

Segmentasi pasar dan personalisasi layanan

b)

Pengendalian inventori

c)

Manajemen aset tetap

d)

Audit sistem

9.

B. Customer Relationship Management (CRM) (Turunan Soal Esai 2 – Analisis Strategis CRM) CRM analitik memberikan nilai strategis terutama pada aktivitas ...

a)

Penanganan keluhan harian

b)

Perencanaan pemasaran berbasis data

c)

Pengelolaan gudang

d)

Penjadwalan produksi

10.

B. Customer Relationship Management (CRM) (Turunan Soal Esai 2 – Analisis Strategis CRM) Integrasi CRM dengan sistem lain (ERP/SCM) bertujuan untuk ...

a)

Mengurangi jumlah modul sistem

b)

Menyediakan pandangan pelanggan secara menyeluruh (single customer view)

c)

Memisahkan data operasional

d)

Menurunkan kualitas informasi

11.

C. Enterprise Resource Planning (ERP) (Turunan Soal Esai 3 – Analisis ERP Terintegrasi) Nilai utama ERP dalam organisasi terletak pada kemampuannya untuk ...

a)

Mengotomatisasi satu fungsi bisnis

b)

Mengintegrasikan proses bisnis lintas fungsi secara end-to-end

c)

Menggantikan sistem legacy sepenuhnya

d)

Menstandarkan laporan keuangan saja

12.

C. Enterprise Resource Planning (ERP) (Turunan Soal Esai 3 – Analisis ERP Terintegrasi) Risiko utama implementasi ERP skala besar adalah ...

a)

Kurangnya modul

b)

Ketidaksesuaian antara proses bisnis dan sistem ERP

c)

Terlalu banyak pengguna

d)

Kelebihan kapasitas server

13.

C. Enterprise Resource Planning (ERP) (Turunan Soal Esai 3 – Analisis ERP Terintegrasi) Integrasi modul ERP memungkinkan terjadinya ...

a)

Duplikasi data

b)

Inkonsistensi informasi

c)

Aliran data otomatis antar fungsi bisnis

d)

Isolasi proses

14.

C. Enterprise Resource Planning (ERP) (Turunan Soal Esai 3 – Analisis ERP Terintegrasi) Penyesuaian proses bisnis agar sesuai dengan ERP dikenal sebagai ...

a)

Customization

b)

Business Process Reengineering

c)

System Migration

d)

Data Cleansing

15.

C. Enterprise Resource Planning (ERP) (Turunan Soal Esai 3 – Analisis ERP Terintegrasi) ERP dianggap sebagai sistem strategis karena ...

a)

Digunakan hanya oleh manajemen puncak

b)

Mendukung pengambilan keputusan berbasis data terintegrasi

c)

Berfokus pada operasi harian saja

d)

Tidak membutuhkan perubahan organisasi

16.

D. Web Service (SOAP & REST) (Turunan Soal Esai 4 – Integrasi Sistem Enterprise) Peran utama Web Service dalam arsitektur enterprise adalah ...

a)

Menyediakan antarmuka pengguna

b)

Menjembatani interoperabilitas antar sistem heterogen

c)

Mengelola keamanan jaringan

d)

Menyimpan data transaksi

17.

D. Web Service (SOAP & REST) (Turunan Soal Esai 4 – Integrasi Sistem Enterprise) SOAP lebih sering digunakan pada sistem enterprise lama karena ...

a)

Lebih ringan dari REST

b)

Memiliki standar keamanan dan transaksi yang ketat

c)

Tidak membutuhkan XML

d)

Berbasis URL sederhana

18.

D. Web Service (SOAP & REST) (Turunan Soal Esai 4 – Integrasi Sistem Enterprise) REST lebih banyak diadopsi pada sistem modern karena ...

a)

Kompleksitas tinggi

b)

Ketergantungan pada XML

c)

Sifatnya stateless dan fleksibel

d)

Tidak menggunakan HTTP

19.

D. Web Service (SOAP & REST) (Turunan Soal Esai 4 – Integrasi Sistem Enterprise) Pemilihan SOAP dibanding REST paling tepat ketika ...

a)

Sistem membutuhkan transaksi kompleks dan keamanan tinggi

b)

Aplikasi bersifat mobile

c)

Integrasi berskala kecil

d)

Kinerja menjadi prioritas utama

20.

D. Web Service (SOAP & REST) (Turunan Soal Esai 4 – Integrasi Sistem Enterprise) Tanpa Web Service, sistem enterprise cenderung mengalami ...

a)

Integrasi longgar

b)

Isolasi sistem dan data silo

c)

Peningkatan interoperabilitas

d)

Standarisasi proses

21.

E. Arsitektur Enterprise (Turunan Soal Esai 5 – Analisis Strategis EA) Arsitektur Enterprise berfungsi sebagai ...

a)

Dokumentasi teknis semata

b)

Cetak biru (blueprint) pengembangan organisasi

c)

Pengganti strategi bisnis

d)

Sistem operasional

22.

E. Arsitektur Enterprise (Turunan Soal Esai 5 – Analisis Strategis EA) Nilai strategis Arsitektur Enterprise terletak pada kemampuannya untuk ...

a)

Mengurangi jumlah aplikasi

b)

Menyelaraskan tujuan bisnis dan TI

c)

Menghilangkan risiko proyek

d)

Mempercepat pemrograman

23.

E. Arsitektur Enterprise (Turunan Soal Esai 5 – Analisis Strategis EA) Dalam TOGAF, Architecture Development Method (ADM) digunakan untuk ...

a)

Implementasi database

b)

Siklus pengembangan arsitektur enterprise

c)

Pemrograman sistem

d)

Pengujian aplikasi

24.

E. Arsitektur Enterprise (Turunan Soal Esai 5 – Analisis Strategis EA) Tanpa Arsitektur Enterprise, organisasi berisiko mengalami ...

a)

Fleksibilitas tinggi

b)

Fragmentasi sistem dan investasi TI tidak terarah

c)

Integrasi optimal

d)

Kecepatan inovasi meningkat

25.

E. Arsitektur Enterprise (Turunan Soal Esai 5 – Analisis Strategis EA) Arsitektur Enterprise menjadi semakin penting pada organisasi modern karena ...

a)

Kompleksitas bisnis dan TI yang meningkat

b)

Berkurangnya penggunaan teknologi

c)

Fokus pada satu sistem

d)

Minimnya kebutuhan integrasi