WorksheetsQUIZZ KONSTRUKSI
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
1. BPK telah memiliki beberapa panduan dalam melaksanakan pemeriksaan konstruksi. Manakah berikut ini yang bukan merupakan panduan dalam pemeriksaan konstruksi?
A. Suplemen Pengujian Fisik Pekerjaan Konstruksi Gedung; 2021
B. Panduan Penggunaan Jasa Laboratorium dalam Pengujian Volume dan Mutu Pekerjaan Konstruksi; 2023
C. Panduan Pemeriksaan Kepatuhan Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi, 2020
D. Suplemen Pengujian Fisik Pekerjaan Konstruksi SDA; 2021
2. Manakah pernyataan berikut ini yang tidak tepat
A. Pada Spesifikasi Umum 2018 Revisi 2 Bina Marga (Divisi 7 - Struktur Beton) jika terdapat kekurangan ketebalan pada pekerjaan beton yang terpasang maka untuk pembayaran terdapat koreksi pembayaran
B. Pada Spesifikasi Umum 2018 Revisi 2 Bina Marga (Divisi 7 - Struktur Beton) Untuk keperluan pengujian kuat tekan beton, Penyedia Jasa harus menyediakan benda uji beton berupa silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm, dan harus dirawat sesuai dengan SNI 4810:2013 (atau L/D = 2,0)
C. Pada Spesifikasi Umum 2018 Revisi 2 Bina Marga (Divisi 7 - Struktur Beton) Pekerjaan beton yang diperbaiki dapat diterima dengan pengurangan pembayaran sebesar 1,5% dari harga satuan untuk setiap pengurangan kekuatan sebesar 1% dari nilai kekuatan karakteristik rencana.
D. AHSP bukan merupakan bagian dari kontrak oleh karena itu tidak boleh menjadi dasar perhitungan kerugian negara/daerah, hanya boleh dikoreksi jika terdapat indikasi kecurangan
3. Manakah pernyataan berikut ini yang tidak tepat mengenai hasil benda uji inti (core) aspal
A. Benda uji inti tidak boleh diserahkan ke laboratorium dalam keadaan basah
B. Benda uji dapat digunakan untuk pengujian ketebalan, kepadatan, dan ekstrasi
C. Benda uji inti (core) paling sedikit harus diambil dua titik pengujian yang mewakili per penampang melintang per lajur secara acak sebagaimana yang diperintahkan oleh Pengawas Pekerjaan dengan jarak memanjang antar penampang melintang yang diperiksa tidak lebih dari 100 m
D. Pada post audit pengujian yang dapat dilakukan dengan menggunakan benda uji adalah pengujian ketebalan dan kepadatan
4. Manakah berikut yang termasuk aktivitas pengendalian yang dilakukan oleh PPK
A. memberikan persetujuan atas hasil pelaksanaan pengujian dan pemeriksaan
mutu serta volume
B. melakukan pengawasan terhadap penerapan keselamatan konstruksi;
C. memberikan peringatan dan teguran tertulis kepada pihak Penyedia jika
terjadi penyimpangan terhadap dokumen kontrak
D. memeriksa dan membuat rekomendasi terhadap penyusunan dan pemutakhiran RMPK Penyedia
5. Manakah yang bukan termasuk risiko internal yang dihadapi oleh Pengguna Jasa
A. PPK tidak memiliki kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan/atau
keahlian yang dibutuhkan
B. Tidak tersedianya (atau tidak handalnya) kebijakan/sistem dan prosedur entitas untuk mengelola keseluruhan kegiatan konstruksi
C. Jumlah atau rasio PPK tidak sebanding dengan jumlah pekerjaan konstruksi yang ditangani dalam rentang waktu tertentu
D. kualitas dan ketersediaan bahan, peralatan, serta kehandalan program mutu
6. Dalam pengujian mutu beton bangunan salah satu cara adalah dengan penggunaan metode Non Destructive Test (NDT). Manakah pernyataan yang tidak tepat dalam penggunaan metode NDT untuk pengujian mutu beton bangunan
A. Non-destructive test akan lebih valid jika pengujian telah dilakukan
dengan menggunakan peralatan yang sudah dikalibrasi
B. Uji NDT boleh digunakan sebagai dasar untuk menerima atau menolak mutu beton
C. Penggunaan palu beton (hammer test) atau
pulse-velocity dapat
digunakan untuk mengevaluasi keseragaman beton
in-place (di tempat) atau untuk memilih area yang akan di-core
D. Semua jawaban salah
7. Manakah yang tidak termasuk dalam tahapan perencanaan pemeriksaan konstruksi
A. Identifikasi pengguna hasil pemeriksaan (
intended users) dan
pihak yang bertanggung jawab
B. Penentuan hal pokok, tujuan, dan lingkup pemeriksaan
C. Pemerolehan Bukti dan Analisis Bukti
D. Penggunaan tenaga ahli
8. Terdapat faktor-faktor yang dapat diperimbangkan dalam penggunaan tenaga ahli antara lain risiko ketidakpatuhan material (RKM), harapan penugasan, dan asas biaya manfaat penggunaan Tenaga Ahli.
Jika RKM yang dihadapi adalah rendah dan harapan penugasan yang diberikan adalah tepat volume , maka strategi pemeriksaan yang digunakan adalah
A. Menggunakan tenaga ahli
B. Pemeriksaan reguler
C. Pemeriksa yang memiliki kompetensi dan latar belakang teknis
D. Semua jawaban dapat dilakukan
9. Pemberian rekomendasi perbaikan dalam konstruksi gedung dapat dilakukan dalam kondisi, kecuali
A. Pemeriksaan dilakukan saat pekerjaan masih dalam masa pelaksanaan kontrak dan/atau masa pemeliharaan
B. Jika terdapat kekurangan mutu namun masih dalam batas toleransi (contoh: toleransi dimensi baja tulangan)
C. Jika sudah melewati batas toleransi maka rekomendasi perbaikan harus ditentukan oleh ahli untuk merekomendasikan perbaikan yang diperlukan agar memenuhi syarat SNI dan keselamatan
D. Terjadi kesalahan perhitungan volume item pekerjaan berdasarkan dokumen as built drawing dan RAB serta back up quantity
10. Rekomendasi perbaikan dalam pelaksaan pekerjaan konstruksi jalan dapat diberikan, kecuali
A. Terdapat justifikasi teknis yang menunjukkan bahwa perbaikan dapat mengembalikan konstruksi terbangun agar memenuhi spesifikasi dan umur rencana
B. Masih terdapat sisa waktu masa pelaksanaan atau masa pemeliharaan pekerjaan
C. Adanya perbuatan melawan hukum
D. Penyedia bersedia melaksanakan perbaikan sesuai spesifikasi serta persetujuan PPK
