wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Etika Profesi Kependidikan

Total questions: 100

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Dilema etis dalam konteks manajemen pendidikan paling tepat didefinisikan sebagai ...

a)

Situasi ketika keputusan harus sesuai dengan aturan

b)

Konflik antara kepentingan pribadi dan organisasi

c)

Kondisi ketika dua nilai moral yang benar bertentangan

d)

Pelanggaran kode etik dan profesi pendidikan

e)

Ketidakmampuan pemimpin mengambil keputusan

2.

Seorang kepala sekolah harus memilih antara mempertahankan guru senior yang kurang kompeten atau merekrut guru baru yang lebih profesional. Situasi ini termasuk dilema etis karena ...

a)

Menyangkut masalah administratif

b)

Berpotensi menimbulkan konflik hukum

c)

Melibatkan pertentangan nilai keadilan dan loyalitas

d)

Tidak sesuai dengan regulasi pendidikan

e)

Berkaitan dengan anggaran sekolah

3.

Prinsip etika keadilan (justice) dalam pengambilan keputusan pendidikan menekankan pada ...

a)

Kepatuhan terhadap atasan

b)

Perlakuan yang sama dan adil bagi semua pihak

c)

Keuntungan terbesar bagi lembaga

d)

Efisiensi sumber daya

e)

Kepuasan stakeholder tertentu

4.

Pendekatan utilitarianisme dalam dilema etis menilai keputusan berdasarkan ...

a)

Kesesuaiannya dengan hukum

b)

Niat baik pengambil keputusan

c)

Dampak bagi orang terbanyak

d)

Prinsip moral universal

e)

Tradisi dan kebiasaan organisasi

5.

Seorang pimpinan pendidikan menyembunyikan data akreditasi demi menjaga citra institusi. Tindakan ini melanggar prinsip etika ...

a)

Loyalitas

b)

Tanggung jawab

c)

Kejujuran

d)

Profesionalisme

e)

Kerja sama

6.

Dalam pengambilan keputusan etis, langkah pertama yang paling tepat adalah ...

a)

Menentukan sanksi

b)

Mengidentifikasi masalah

c)

Mengambil keputusan tercepat

d)

Berkonsultasi dengan atasan

e)

Menyesuaikan dengan kebijakan lama

7.

Konflik kepentingan (conflict of interest) dalam pendidikan terjadi ketika ...

a)

Kepentingan lembaga lebih besar dari individu

b)

Keputusan memengaruhi banyak pihak

c)

Pengambil keputusan memiliki kepentingan pribadi

d)

Kebijakan tidak disosialisasikan

e)

Aturan tidak tertulis digunakan

8.

Contoh dilema etis dalam evaluasi pendidikan adalah ...

a)

Menentukan jadwal ujian agar tertib

b)

Meluluskan mahasiswa karena tekanan tertentu

c)

Menyusun RPS yang berisi evaluasi pembelajaran

d)

Membuat laporan keuangan berdasarkan kebijakan

e)

Menetapkan kalender akademik sesuai keinginan

9.

Prinsip beneficence dalam etika pendidikan menekankan pada ...

a)

Menghindari risiko hukum

b)

Memberikan manfaat terbaik bagi peserta didik

c)

Menjaga stabilitas organisasi

d)

Kepatuhan struktural dosen dan peserta didik

e)

Transparansi administrasi keuangan

10.

Pengambilan keputusan etis yang bertanggung jawab harus mempertimbangkan ...

a)

Kecepatan dan efisiensi

b)

Dampak jangka pendek saja

c)

Konsekuensi jangka pendek dan jangka panjang

d)

Kepentingan pimpinan

e)

Tradisi organisasi

11.

Jika suatu keputusan legal tetapi tidak etis, maka pimpinan pendidikan seharusnya ...

a)

Tetap menjalankannya secara hati-hati

b)

Menyerahkan sepenuhnya pada hukum

c)

Mengkaji ulang dari perspektif moral dan profesional

d)

Menghindari tanggung jawab sendiri

e)

Menunda dalam waktu yang tak ditentukan

12.

Pendekatan deontologis dalam etika menekankan pada ...

a)

Hasil akhir keputusan yang dapat dipertanggung jawabkan

b)

Kepatuhan pada kewajiban dan aturan moral

c)

Kepentingan mayoritas peserta didik

d)

Efisiensi organisasi pendidikan

e)

Manfaat ekonomi bagi semua stake holder

13.

Ketika tekanan politik memengaruhi kebijakan pendidikan, dilema etis muncul karena ...

a)

Terjadi konflik regulasi

b)

Tuntutan kekuasaan bertentangan dengan nilai profesional

c)

Kurangnya sumber daya dibanding tujuan

d)

pertentangan struktur organisasi

e)

Minimnya partisipasi publik

14.

Transparansi dalam pengambilan keputusan etis bertujuan untuk ...

a)

Menghindari kritik

b)

Meningkatkan kepercayaan publik

c)

Mempercepat kebijakan

d)

Memperkuat kekuasaan pimpinan

e)

Mengurangi beban administrasi

15.

Dilema etis paling sering muncul dalam pengambilan keputusan pendidikan ketika ...

a)

Aturan yang berbeda-beda

b)

Sumber daya melimpah

c)

Nilai-nilai yang bertentangan sama-sama penting

d)

Keputusan diaambil dari beberapa pendapat

e)

adanya kepentingan berbagai pihak dalam pendidikan

16.

Prinsip non-maleficence berarti ...

a)

Mengutamakan kepentingan institusi

b)

Tidak merugikan pihak lain

c)

Memberi manfaat maksimal

d)

Bersikap netral

e)

Menjaga hierarki organisasi

17.

Dalam konteks kepemimpinan etis, teladan (role model) berarti ...

a)

Mematuhi aturan tertulis saja

b)

Menjadi contoh perilaku etis

c)

Menghindari konflik

d)

Mengutamakan hasil

e)

Menjaga wibawa jabatan

18.

Keputusan menaikkan biaya pendidikan tanpa transparansi termasuk pelanggaran etika karena ...

a)

Tidak efisien

b)

Melanggar prinsip kejujuran

c)

Tidak sesuai budaya organisasi

d)

Menghambat inovasi

e)

Bertentangan dengan visi misi

19.

Analisis stakeholder dalam dilema etis bertujuan untuk ...

a)

Menentukan pihak terkuat

b)

Mengidentifikasi pihak terdampak

c)

Menghindari konflik

d)

Menekan resistensi

e)

Mempercepat pengambilan keputusan

20.

Etika profesional menuntut pimpinan pendidikan untuk ...

a)

Selalu menyenangkan semua pihak

b)

Mengambil keputusan berdasarkan prinsip keadilan, integritas, dan tanggung jawab

c)

Mengutamakan kepentingan pribadi demi stabilitas

d)

Menutup informasi penting demi menjaga citra

e)

Mengikuti perintah atasan tanpa kritik

21.

Keputusan etis yang baik biasanya bersifat ...

a)

Menguntungkan pimpinan

b)

Populer

c)

Dapat dipertanggungjawabkan secara moral dan rasional

d)

Cepat dan praktis

e)

Minim kritik

22.

Jika dua keputusan sama-sama memiliki risiko moral, maka langkah terbaik adalah ...

a)

Memilih yang paling mudah

b)

Menghindari keputusan

c)

Memilih yang sedikit mudaratnya

d)

Menyerahkan kepada pihak lain

e)

Mengikuti tekanan eksternal

23.

Etika dalam manajemen pendidikan erat kaitannya dengan ...

a)

Kekuasaan struktural dan keterpercayaan organisasi

b)

Nilai, norma, dan tanggung jawab sosial

c)

Efisiensi dan efektifitas birokrasi

d)

Administrasi keuangan dan manajemen

e)

kebutuhan akan Teknologi pendidikan

24.

Pengambilan keputusan etis mencerminkan kualitas ...

a)

Sistem pendidikan

b)

Regulasi pemerintah

c)

Kepemimpinan pendidikan

d)

Sarana prasarana

e)

Budaya belajar

25.

Salah satu indikator keputusan etis adalah ...

a)

Minimnya protes

b)

Sesuai dengan nilai kemanusiaan

c)

Cepat diimplementasikan

d)

Didukung mayoritas elite

e)

Menguntungkan secara finansial

26.

Dalam dilema etis, musyawarah dan dialog penting karena ...

a)

Mengurangi beban pimpinan

b)

Membuat keputusan yang diterima banyak pihak

c)

Memperoleh perspektif moral yang lebih luas

d)

berbagi tanggung jawab dengan pihak lain

e)

Menjaga stabilitas dan dinamika kelompok

27.

Ketika nilai efisiensi bertentangan dengan nilai keadilan, pimpinan pendidikan sebaiknya ...

a)

mempertimbangkan efisiensi dari berbagai sudut pandang

b)

Lebih memperhatikan keadilan dan mengabaikan efisiensi

c)

Menyeimbangkan dengan mempertimbangkan dampak etis

d)

Menyerahkan pada hukum

e)

Mengambil keputusan yang banyak didukung

28.

Keputusan yang etis tetapi tidak populer menunjukkan bahwa pimpinan ...

a)

Tidak demokratis

b)

Lemah secara politik

c)

Berani dan berintegritas

d)

Tidak komunikatif

e)

Kurang adaptif

29.

Tujuan utama pembelajaran dilema etis dalam Manajemen Pendidikan adalah agar mahasiswa mampu ...

a)

Menjelaskan berbagai hal yang menyebabkan dilema etis

b)

Menghindari konflik yang disebabkan dilema etis

c)

Mengambil keputusan yang bertanggung jawab secara moral dan profesional

d)

Mengikuti semua aturan yang berlaku terkait etika dalam dunia pendidikan

e)

Menjadi administrator yang efisien dan memperthatikan etika

30.

Seorang peneliti pendidikan menggunakan instrumen milik peneliti lain tanpa izin dan tanpa sitasi yang jelas. Berdasarkan etika penelitian, tindakan tersebut termasuk pelanggaran karena ...

a)

Mengurangi validitas data

b)

Melanggar prinsip kejujuran akademik

c)

Tidak sesuai dengan metodologi penelitian

d)

Menyalahai prosedur analisis data

e)

Mengganggu objektivitas peneliti

31.

Dalam penelitian tindakan sekolah, kepala sekolah merangkap sebagai peneliti dan evaluator. Dilema etis utama dalam situasi ini adalah ...

a)

Keterbatasan waktu penelitian

b)

Potensi konflik kepentingan

c)

Kesulitan menyusun instrumen

d)

Ketidaksesuaian desain penelitian

e)

Kurangnya dukungan guru

32.

Seorang mahasiswa memanipulasi data agar hasil penelitian sesuai dengan hipotesis. Jika dianalisis secara etis, dampak paling serius dari tindakan ini adalah ...

a)

Menurunnya nilai akademik mahasiswa

b)

Hilangnya integritas ilmiah

c)

Kesalahan dalam teknik statistik

d)

Tertundanya publikasi

e)

Bertambahnya beban pembimbing

33.

Penelitian pendidikan yang melibatkan peserta didik usia sekolah dasar menuntut perhatian etis khusus karena ...

a)

Data sulit dikumpulkan

b)

Anak merupakan subjek rentan yang memerlukan perlindungan khusus

c)

Instrumen harus lebih sederhana

d)

Proses analisis lebih lama

e)

Validitas eksternal rendah

34.

Dalam konteks etika penelitian, informed consent berfungsi utama untuk ...

a)

Memenuhi persyaratan administratif

b)

Menjamin kerahasiaan data

c)

Menjamin partisipasi sukarela

d)

Mempercepat pengumpulan data

e)

Menghindari bias peneliti

35.

Jika seorang peneliti tidak mengungkapkan sumber pendanaan penelitian, maka secara etis hal tersebut bermasalah karena ...

a)

Mengurangi nilai publikasi

b)

Menyulitkan reviewer

c)

Berpotensi menyembunyikan konflik kepentingan

d)

Melanggar gaya selingkung jurnal

e)

Menghambat diseminasi hasil

36.

Praktik salami publication dianggap tidak etis karena ...

a)

Mengurangi jumlah sitasi

b)

Membagi satu hasil penelitian menjadi beberapa publikasi tanpa justifikasi ilmiah

c)

Menurunkan kualitas bahasa artikel

d)

Menyulitkan pembaca

e)

Melanggar struktur IMRaD

37.

Dalam analisis etika kepenulisan ilmiah, penulis yang hanya memberikan dana tetapi tidak berkontribusi ilmiah seharusnya ...

a)

Dicantumkan sebagai penulis utama

b)

Dicantumkan sebagai penulis pendamping

c)

Tidak dicantumkan sebagai penulis

d)

Dicantumkan sebagai korespondensi

e)

Dicantumkan tanpa persetujuan

38.

Reviewer yang menolak artikel karena perbedaan pandangan pribadi melanggar etika karena ...

a)

Tidak mengikuti sistem blind review

b)

Bersikap tidak objektif dan tidak profesional

c)

Tidak memahami metodologi

d)

Mengabaikan format jurnal

e)

Terlalu ketat dalam penilaian

39.

Mengutip karya sendiri secara berlebihan tanpa relevansi yang jelas dapat dikategorikan sebagai pelanggaran etika karena ...

a)

Menurunkan kualitas artikel

b)

Memanipulasi sitasi dan dampak ilmiah

c)

Melanggar aturan bahasa

d)

Tidak efisien secara akademik

e)

Mengurangi kebaruan penelitian

40.

Untuk menjaga etika penelitian di lingkungan perguruan tinggi, kebijakan paling komprehensif yang seharusnya disusun adalah ...

a)

Panduan penulisan skripsi

b)

Kode etik penelitian dan publikasi ilmiah

c)

Aturan teknis pengumpulan data

d)

Pedoman akreditasi jurnal

e)

Standar penilaian dosen

41.

Jika sebuah penelitian kolaboratif melibatkan banyak institusi, maka strategi etis terbaik dalam penentuan penulis adalah ...

a)

Berdasarkan jabatan tertinggi

b)

Berdasarkan urutan institusi

c)

Berdasarkan kontribusi ilmiah yang nyata

d)

Berdasarkan kesepakatan informal

e)

Berdasarkan jumlah dana

42.

Dalam merancang penelitian pendidikan yang etis, peneliti seharusnya mengintegrasikan ...

a)

Kepentingan publikasi dan karier

b)

Metodologi, perlindungan subjek, dan integritas ilmiah

c)

Kecepatan penelitian dan efisiensi biaya

d)

Target luaran dan reputasi institusi

e)

Preferensi pembimbing

43.

Upaya pencegahan plagiarisme yang paling efektif di tingkat program studi adalah ...

a)

Meningkatkan sanksi akademik

b)

Menggunakan perangkat lunak deteksi plagiarisme

c)

Pendidikan etika akademik sejak awal

d)

Membatasi akses jurnal

e)

Mengurangi tugas menulis

44.

Dalam publikasi ilmiah pendidikan, transparansi data dapat diwujudkan dengan cara ...

a)

Menyimpan data secara pribadi

b)

Menyediakan data pendukung yang dapat diakses sesuai etika

c)

Menghapus data mentah

d)

Menyederhanakan hasil

e)

Menunda publikasi

45.

Untuk menjaga etika penelitian tindakan sekolah, kepala sekolah sebaiknya ...

a)

Mengontrol seluruh proses penelitian

b)

Memisahkan peran manajerial dan peran peneliti secara profesional

c)

Menyerahkan penelitian kepada guru sepenuhnya

d)

Menentukan hasil sejak awal

e)

Menghindari evaluasi

46.

Sintesis antara tuntutan publikasi dan etika ilmiah dapat dicapai dengan ...

a)

Memperbanyak artikel

b)

Memilih jurnal bereputasi

c)

Mengutamakan kualitas, kejujuran, dan kontribusi ilmiah

d)

Mengikuti tren penelitian

e)

Menggunakan jasa pihak ketiga

47.

Dalam penelitian pendidikan berbasis komunitas, prinsip etis utama yang perlu disintesis adalah ...

a)

Efisiensi dan efektivitas

b)

Partisipasi, keadilan, dan penghormatan terhadap konteks lokal

c)

Inovasi dan kebaruan

d)

Replikasi dan generalisasi

e)

Standarisasi instrumen

48.

Untuk mencegah konflik kepentingan dalam publikasi, peneliti sebaiknya ...

a)

Menghindari kolaborasi

b)

Mengungkapkan secara terbuka potensi konflik

c)

Menyembunyikan afiliasi

d)

Mengurangi jumlah penulis

e)

Menyerahkan sepenuhnya ke editor

49.

Sintesis nilai etika dan manajemen penelitian pendidikan tercermin dalam ...

a)

Target luaran yang tinggi yang dapat dicapaian

b)

Kepatuhan administratif dan keuangan

c)

Pengambilan keputusan penelitian yang bertanggung jawab

d)

Dominasi pimpinan penelitian

e)

Kompetisi antarpeneliti yang merata

50.

Seorang dosen mencantumkan nama mahasiswa sebagai penulis tanpa kontribusi nyata. Secara etis, tindakan ini ...

a)

Dapat dibenarkan sebagai pembinaan

b)

Melanggar prinsip kepenulisan ilmiah

c)

Diperbolehkan jika disepakati

d)

Tidak berdampak signifikan

e)

Umum terjadi

51.

Jika sebuah jurnal meminta biaya publikasi tinggi tanpa proses review yang jelas, maka secara etis jurnal tersebut ...

a)

Berkualitas tinggi

b)

Layak dijadikan rujukan

c)

Berpotensi termasuk jurnal predator

d)

Sesuai standar internasional

e)

Mendukung open access

52.

Menilai suatu penelitian pendidikan etis atau tidak, indikator paling utama adalah ...

a)

Jumlah responden

b)

Dampak kebijakan

c)

Kepatuhan pada prinsip kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab

d)

Reputasi peneliti

e)

Jumlah sitasi

53.

Seorang peneliti menggunakan data lama tanpa izin untuk publikasi baru. Keputusan etis yang seharusnya diambil adalah ...

a)

Tetap mempublikasikan agar dapat diketahui kalayak

b)

Mengubah judul sesuai dengan data yang dimiliki

c)

Memperoleh izin dan mencantumkan sumber secara jelas

d)

Mengurangi data dengan membuang data yang tidak sesuai

e)

Menyembunyikan metode yang tidak sesuai

54.

Dalam mengevaluasi pelanggaran etika penelitian, pendekatan yang paling adil adalah ...

a)

Menghukum seberat-beratnya

b)

Mengabaikan pelanggaran kecil

c)

Menilai konteks, dampak, dan tingkat kesengajaan

d)

Menyerahkan pada opini publik

e)

Menghindari konflik

55.

Publikasi hasil penelitian yang berpotensi merugikan kelompok tertentu harus ...

a)

Tetap dipublikasikan tanpa perubahan

b)

Dibatalkan sepenuhnya

c)

Dikaji ulang dengan pertimbangan etis dan mitigasi dampak

d)

Diserahkan pada sponsor

e)

Dipersingkat

56.

Etika penelitian dan publikasi ilmiah penting dalam Manajemen Pendidikan karena ...

a)

Meningkatkan peringkat institusi

b)

Menjamin kredibilitas ilmu dan kepercayaan publik

c)

Mempercepat karier akademik

d)

Memenuhi tuntutan administratif

e)

Mengurangi beban dosen

57.

Jika terjadi pelanggaran etika oleh peneliti senior, maka keputusan paling etis adalah ...

a)

Membiarkannya

b)

Menutupi demi nama baik

c)

Menangani secara profesional dan proporsional

58.

Tujuan utama pembelajaran etika penelitian dan publikasi ilmiah pada jenjang magister adalah agar mahasiswa mampu ...

a)

Menghasilkan banyak artikel

b)

Mengikuti aturan teknis

c)

Menilai, mengambil keputusan, dan bertindak etis dalam praktik penelitian

d)

Menghindari kesalahan metodologis

e)

Meningkatkan sitasi

59.

Seorang kepala sekolah mengubah kebijakan penilaian demi meningkatkan citra sekolah tanpa melibatkan guru. Secara etis, masalah utama dari tindakan ini adalah ...

a)

Kurangnya kompetensi manajerial

b)

Pelanggaran prinsip partisipasi dan keadilan

c)

Ketidakefisienan kebijakan

d)

Ketidaksesuaian kurikulum

e)

Lemahnya komunikasi organisasi

60.

Dalam pengambilan keputusan manajerial, dilema etis muncul ketika pimpinan harus ...

a)

Menjalankan aturan tertulis

b)

Menghadapi konflik kepentingan dan nilai moral

c)

Menyusun rencana strategis

d)

Mengoptimalkan sumber daya

e)

Menentukan struktur organisasi

61.

Seorang pimpinan pendidikan memprioritaskan kepentingan pribadi dalam pengadaan sarana sekolah. Jika dianalisis secara etis, tindakan ini mencerminkan ...

a)

Kepemimpinan visioner

b)

Konflik kepentingan dan penyalahgunaan wewenang

c)

Gaya kepemimpinan transaksional

d)

Ketegasan manajerial

e)

Efisiensi organisasi

62.

Transparansi dalam manajemen pendidikan penting secara etis karena ...

a)

Mempercepat proses birokrasi

b)

Mengurangi beban administrasi

c)

Membangun kepercayaan dan akuntabilitas publik

d)

Memperkuat otoritas pimpinan

e)

Menghindari kritik internal

63.

Ketika seorang rektor menutupi kasus pelanggaran etik dosen demi menjaga reputasi institusi, dilema etis yang muncul adalah konflik antara ...

a)

Efektivitas dan efisiensi

b)

Loyalitas institusi dan kejujuran moral

c)

Aturan dan inovasi

d)

Kepemimpinan dan manajemen

e)

Kinerja dan motivasi

64.

Prinsip keadilan dalam kepemimpinan pendidikan menuntut pimpinan untuk ...

a)

Memberikan perlakuan yang sama dalam semua kondisi

b)

Memperlakukan setiap warga lembaga secara proporsional dan objektif

c)

Mengutamakan kepentingan mayoritas

d)

Mengikuti keputusan atasan

e)

Menjaga stabilitas organisasi

65.

Dalam konteks manajemen pendidikan, konflik kepentingan terjadi ketika ...

a)

Kebijakan tidak disosialisasikan

b)

Keputusan berdampak luas

c)

Pimpinan memiliki kepentingan pribadi dalam keputusan yang diambil

d)

Aturan berubah secara cepat

e)

Anggaran terbatas

66.

Seorang pemimpin pendidikan yang etis akan mempertimbangkan dampak kebijakan terutama terhadap ...

a)

Citra lembaga

b)

Posisi pimpinan

c)

Peserta didik dan mutu pendidikan

d)

Tekanan politik

e)

Kelompok elite

67.

Ketika efisiensi anggaran bertentangan dengan kualitas layanan pendidikan, analisis etis yang tepat adalah ...

a)

Selalu memilih efisiensi

b)

Mengorbankan mutu demi anggaran

c)

Menyeimbangkan efisiensi dengan tanggung jawab moral

d)

Menunda keputusan

e)

Mengikuti tekanan eksternal

68.

Gaya kepemimpinan otoriter berpotensi menimbulkan masalah etis karena ...

a)

Mempercepat pengambilan keputusan

b)

Mengurangi partisipasi dan otonomi warga lembaga

c)

Meningkatkan disiplin

d)

Menguatkan struktur

e)

Mengurangi konflik

69.

Untuk membangun budaya etis di lembaga pendidikan, strategi paling komprehensif adalah ...

a)

Menetapkan sanksi tegas

b)

Menyusun kode etik dan keteladanan pimpinan

c)

Mengawasi seluruh aktivitas

d)

Meningkatkan target kinerja

e)

Memperketat birokrasi

70.

Integrasi antara kepemimpinan etis dan manajemen strategis dapat diwujudkan melalui ...

a)

Pencapaian target kuantitatif

b)

Pengambilan keputusan berbasis nilai, data, dan partisipasi

c)

Sentralisasi wewenang

d)

Kepatuhan struktural

e)

Pengendalian ketat

71.

Dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang etis, pimpinan sebaiknya menyinergikan ...

a)

Kepentingan politik dan ekonomi

b)

Nilai moral, regulasi, dan kebutuhan pemangku kepentingan

c)

Tekanan eksternal dan citra lembaga

d)

Kepentingan pimpinan dan atasan

e)

Efisiensi dan popularitas

72.

Upaya pencegahan penyalahgunaan wewenang dalam manajemen pendidikan dapat disintesis melalui ...

a)

Peningkatan kekuasaan pimpinan

b)

Sistem akuntabilitas, transparansi, dan kontrol internal

c)

Pengurangan partisipasi

d)

Penyeragaman kebijakan

e)

Pembatasan informasi

73.

Kepemimpinan transformasional yang etis tercermin ketika pimpinan ...

a)

Fokus pada hasil jangka pendek

b)

Memberikan instruksi tegas

c)

Menginspirasi perubahan dengan keteladanan moral

d)

Mengontrol penuh bawahan

e)

Menghindari risiko

74.

Untuk mengelola konflik etis di lembaga pendidikan, pendekatan terbaik adalah ...

a)

Menghindari konflik

b)

Menggunakan kekuasaan struktural

c)

Dialog, musyawarah, dan pertimbangan nilai moral

d)

Menyerahkan pada pihak luar

e)

Mengambil keputusan sepihak

75.

Sintesis antara profesionalisme dan etika kepemimpinan terlihat pada pimpinan yang ...

a)

Tegas tanpa kompromi

b)

Populer di mata bawahan

c)

Kompeten, adil, dan bertanggung jawab

d)

Selalu mengikuti aturan

e)

Fokus pada administrasi

76.

Dalam manajemen perubahan, kepemimpinan etis ditunjukkan dengan ...

a)

Memaksakan kebijakan

b)

Menyembunyikan risiko perubahan

c)

Mengomunikasikan tujuan dan dampak perubahan secara jujur

d)

Mengabaikan resistensi

e)

Mengutamakan kecepatan

77.

Untuk menjamin etika dalam pengelolaan SDM pendidikan, kebijakan paling tepat adalah ...

a)

Promosi berdasarkan kedekatan

b)

Penilaian kinerja berbasis merit dan transparansi

c)

Rotasi rutin

d)

Pengawasan ketat

e)

Pembatasan kewenangan

78.

Kepemimpinan etis dalam pendidikan pada akhirnya bertujuan untuk ...

a)

Meningkatkan kekuasaan pimpinan

b)

Menjaga stabilitas organisasi

c)

Mewujudkan mutu pendidikan dan keadilan sosial

d)

Memenuhi tuntutan administratif

e)

Menghindari kritik

79.

Keputusan pimpinan yang legal tetapi merugikan peserta didik harus dinilai secara etis sebagai ...

a)

Sah dan tidak bermasalah

b)

Efektif secara manajerial

c)

Tidak etis meskipun sesuai hukum

d)

Dapat diterima dalam kondisi tertentu

e)

Risiko kepemimpinan

80.

Jika seorang pemimpin pendidikan menolak kritik dan masukan, maka secara etis kepemimpinannya ...

a)

Tegas

b)

Visioner

c)

Kurang akuntabel dan partisipatif

d)

Efisien

e)

Stabil

81.

Dalam mengevaluasi kepemimpinan pendidikan, indikator etika paling utama adalah ...

a)

Pencapaian target

b)

Kepatuhan bawahan

c)

Integritas dan tanggung jawab moral

d)

Efisiensi anggaran

e)

Reputasi lembaga

82.

Ketika terjadi pelanggaran etika oleh pejabat struktural, tindakan paling etis adalah ...

a)

Menutupi demi stabilitas

b)

Menunda penanganan

c)

Menangani secara adil, transparan, dan proporsional

d)

Menyerahkan sepenuhnya ke atasan

e)

Menghindari konflik

83.

Pemimpin yang membiarkan diskriminasi dalam lembaga pendidikan secara etis dapat dinilai ...

a)

Netral

b)

Tidak tegas

c)

Melanggar prinsip keadilan dan hak asasi

d)

Realistis

e)

Efektif

84.

Evaluasi terhadap kebijakan pendidikan yang tidak melibatkan pemangku kepentingan menunjukkan bahwa kebijakan tersebut ...

a)

Efisien

b)

Inovatif

c)

Lemah secara etis dan demokratis

d)

Kuat secara struktural

e)

Berorientasi hasil

85.

Kepemimpinan yang berorientasi pada kekuasaan semata berpotensi ...

a)

Meningkatkan disiplin

b)

Menjamin kepatuhan

c)

Menimbulkan penyalahgunaan wewenang

d)

Mempercepat reformasi

e)

Mengurangi konflik

86.

Dalam evaluasi etika manajemen pendidikan, keputusan yang paling dapat dipertanggungjawabkan adalah keputusan yang ...

a)

Menguntungkan lembaga

b)

Didukung mayoritas

c)

Selaras dengan nilai moral, regulasi, dan kepentingan publik

d)

Cepat dilaksanakan

e)

Minim resistensi

87.

Pemimpin pendidikan yang berani mengambil keputusan tidak populer demi kepentingan peserta didik menunjukkan ...

a)

Otoritaranisme

b)

Lemah secara politik

c)

Integritas dan kepemimpinan etis

d)

Kurang komunikasi

e)

Ketidakefisienan

88.

Tujuan utama pembelajaran etika kepemimpinan dan manajemen pendidikan pada jenjang magister adalah agar mahasiswa mampu ...

a)

Menjadi administrator yang patuh

b)

Menghafal teori kepemimpinan

c)

Menganalisis, merumuskan, dan mengevaluasi keputusan kepemimpinan secara etis

d)

Menghindari konflik organisasi

e)

Mengikuti kebijakan atasan

89.

Dalam konteks globalisasi pendidikan, tekanan untuk mengadopsi standar internasional dapat menimbulkan dilema etis karena ...

a)

Menurunkan efisiensi sistem

b)

Berpotensi mengabaikan konteks dan kebutuhan lokal

c)

Menghambat mobilitas akademik

d)

Meningkatkan biaya pendidikan

e)

Mengurangi kolaborasi global

90.

Penggunaan AI dalam penilaian pembelajaran menjadi isu etis ketika ...

a)

Digunakan secara luas

b)

Mempercepat proses evaluasi

c)

Algoritma bersifat tidak transparan dan bias

d)

Mengurangi beban guru

e)

Berbasis data besar

91.

Seorang institusi pendidikan menggunakan platform digital global yang menyimpan data peserta didik di luar negeri. Isu etis utama dari praktik ini adalah ...

a)

Efisiensi sistem

b)

Kecepatan akses

c)

Keamanan dan kedaulatan data pribadi

d)

Biaya langganan

e)

Kemudahan integrasi

92.

Dalam pembelajaran daring, kesenjangan akses teknologi mencerminkan masalah etis karena ...

a)

Menghambat inovasi

b)

Mengurangi efektivitas pembelajaran

c)

Melanggar prinsip keadilan dan kesetaraan pendidikan

d)

Menurunkan motivasi guru

e)

Menambah beban administrasi

93.

Global ranking perguruan tinggi sering dikritik secara etis karena ...

a)

Terlalu kompleks

b)

Berbasis data kuantitatif

c)

Cenderung mengabaikan misi sosial dan pengabdian lokal

d)

Tidak relevan secara global

e)

Sulit diverifikasi

94.

Pemanfaatan AI generatif oleh mahasiswa tanpa panduan etis dapat berdampak pada ...

a)

Peningkatan kreativitas

b)

Penurunan beban belajar

c)

Kaburnya batas kejujuran akademik dan orisinalitas

d)

Efisiensi waktu

e)

Kualitas presentasi

95.

Dalam manajemen pendidikan, digitalisasi administrasi menjadi dilema etis ketika ...

a)

Sistem berjalan otomatis

b)

Mengurangi interaksi tatap muka

c)

Mengabaikan kelompok yang tidak literat digital

d)

Mempercepat layanan

e)

Mengurangi penggunaan kertas

96.

Praktik komersialisasi pendidikan di era global dinilai bermasalah secara etis karena ...

a)

Meningkatkan daya saing

b)

Memperluas akses global

c)

Berpotensi menjadikan pendidikan sebagai komoditas semata

d)

Menarik investor

e)

Mendorong inovasi

97.

Penggunaan proctoring digital berbasis AI saat ujian daring menjadi kontroversi etis karena ...

a)

Mahal

b)

Tidak stabil

c)

Berpotensi melanggar privasi dan hak peserta didik

d)

Tidak efisien

e)

Membutuhkan pelatihan

98.

Dalam konteks keadilan sosial, kebijakan zonasi pendidikan menimbulkan dilema etis ketika ...

a)

Menurunkan prestasi siswa

b)

Menghambat mobilitas sosial tertentu

c)

Tujuan pemerataan bertentangan dengan pilihan individu

d)

Mengurangi persaingan

e)

Menyulitkan administrasi

99.

Untuk merespons tantangan etika AI dalam pendidikan, kebijakan institusi yang paling komprehensif adalah ...

a)

Melarang penggunaan AI sepenuhnya

b)

Membiarkan penggunaan tanpa regulasi

c)

Menyusun pedoman penggunaan AI yang etis, transparan, dan edukatif

d)

Mengandalkan teknologi pihak ketiga

e)

Mengurangi penilaian tertulis

100.

Integrasi globalisasi dan etika profesi pendidikan dapat diwujudkan melalui ...

a)

Penyeragaman kurikulum internasional

b)

Adopsi penuh model asing

c)

Penguatan nilai lokal dalam kerangka kolaborasi global

d)

Persaingan antarnegara

e)

Standarisasi penilaian