wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Pilihan Ganda Panca Gita

Total questions: 88

Worksheet time: 44mins

Name
Class
Date
1.

Berdasarkan urutan Panca Gita, unsur suara suci yang paling minimal harus ada saat seseorang bersembahyang pribadi adalah...

a)

Suara Genta

b)

Suara Mantra

c)

Suara Kidung

d)

Suara Gamelan

2.

Berapakah jumlah minimal unsur Panca Gita yang terpenuhi saat kita menghaturkan canang di rumah?

a)

1 unsur

b)

2 unsur

c)

3 unsur

d)

5 unsur

3.

Pada saat hari raya Purnama atau Tilem, minimal terdapat 2 unsur Panca Gita. Selain mantra, unsur kedua yang harus ada adalah...

a)

Suara Gong

b)

Suara Kulkul

c)

Suara Genta dari pemangku

d)

Suara Kidung warga sari

4.

Kehadiran genta dalam Panca Gita tingkat kedua biasanya dipimpin oleh...

a)

Seluruh umat

b)

Pemangku

c)

Ibu-ibu PKK

d)

Penabuh gong

5.

Berapa jumlah minimal unsur Panca Gita yang harus ada saat hari suci Saraswati atau Siwaratri?

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

6.

Unsur ketiga yang ditambahkan pada hari suci Saraswati agar mencapai minimal 3 unsur adalah...

a)

Suara Kentongan

b)

Suara Kidung (Sekar Madya)

c)

Suara Gamelan

d)

Suara Genta

7.

Kidung yang sering dinyanyikan oleh kelompok ibu-ibu saat upacara Dewa Yadnya disebut kidung...

a)

Wargasari

b)

Dangdut

c)

Pop Bali

d)

Tantri

8.

Istilah lain untuk jenis kidung yang digunakan dalam Panca Gita tingkat ketiga adalah...

a)

Sekar Alit

b)

Sekar Madya

c)

Sekar Agung

d)

Sekar Jepun

9.

Jika sebuah pura melaksanakan upacara Pujawali, maka minimal harus terdapat ... unsur Panca Gita.

a)

2

b)

3

c)

4

d)

5

10.

Apa unsur tambahan keempat yang muncul saat upacara Pujawali di pura?

a)

Suara Kulkul

b)

Suara Genta

c)

Suara Gong atau Gamelan Bali

d)

Suara Mantra

11.

Unsur kelima atau yang terakhir dalam deretan Panca Gita adalah...

a)

Suara Kidung

b)

Suara Gong

c)

Suara Genta

d)

Suara Kulkul atau Kentongan

12.

Penanda bahwa Panca Gita telah lengkap berjumlah 5 adalah jika di tempat upacara terdapat...

a)

Banyak umat

b)

Banyak makanan

c)

Bale Kulkul atau Kentongan yang dibunyikan

d)

Pemangku yang banyak

13.

Manakah urutan Panca Gita yang benar dari yang paling sederhana (1) ke yang paling lengkap (5)?

a)

Genta - Mantra - Gong - Kidung - Kulkul

b)

Kulkul - Gong - Kidung - Genta - Mantra

c)

Mantra - Genta - Kidung - Gong - Kulkul

d)

Mantra - Kidung - Genta - Kulkul - Gong

14.

Saat seorang siswa berdoa sendirian di pura tanpa ada pemangku, ia sudah memenuhi Panca Gita tingkat ke...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

15.

Suara Genta mulai dihitung sebagai unsur kedua Panca Gita pada hari...

a)

Hari Senin rutin

b)

Purnama atau Tilem

c)

Saat belajar di kelas

d)

Saat makan siang

16.

Siapakah yang biasanya melantunkan kidung suci (unsur ke-3) dalam upacara di pura?

a)

Petugas keamanan

b)

Anak-anak bermain

c)

Ibu-ibu kawitan/warga sari

d)

Pedagang di luar pura

17.

Mengapa suara mantra disebut sebagai unsur yang paling minimal?

a)

Karena suaranya paling keras

b)

Karena mantra adalah dasar utama persembahyangan pribadi

c)

Karena mantra hanya untuk orang tua

d)

Karena mantra tidak membutuhkan konsentrasi

18.

Jika terdengar suara mantra, genta, dan kidung, namun tidak ada suara gamelan, upacara tersebut berada pada tingkat...

a)

Tingkat 1

b)

Tingkat 2

c)

Tingkat 3

d)

Tingkat 4

19.

Instrumen musik tradisional Bali yang masuk dalam Panca Gita tingkat ke-4 adalah...

a)

Gitar

b)

Piano

c)

Gong/Gamelan

d)

Seruling elektrik

20.

Bale Kulkul biasanya dibunyikan pada saat...

a)

Sembahyang harian di rumah

b)

Menghaturkan canang pagi

c)

Hanya saat hari raya Saraswati

d)

Upacara besar yang memiliki sarana kulkul

21.

Kata "Panca" dalam Panca Gita berarti...

a)

Tiga

b)

Empat

c)

Lima

d)

Enam

22.

Kata "Gita" dalam Panca Gita berarti...

a)

Doa yang tertulis

b)

Nyanyian atau Suara Suci

c)

Persembahan bunga

d)

Pemimpin upacara

23.

Manakah yang termasuk contoh hari suci yang minimal menggunakan 3 unsur Panca Gita?

a)

Hari ulang tahun

b)

Siwaratri

c)

Hari Minggu

d)

Hari masuk sekolah

24.

Suara apakah yang dihasilkan dari alat yang dipegang oleh Pemangku?

a)

Suara Gong

b)

Suara Genta

c)

Suara Kulkul

d)

Suara Kendang

25.

Apa fungsi suara Gamelan dalam Panca Gita tingkat ke-4?

a)

Sebagai hiburan semata

b)

Sebagai pengiring suci upacara Pujawali agar lebih agung

c)

Untuk mengusir burung

d)

Sebagai tanda upacara selesai

26.

Jika kita mendengar suara Kulkul saat upacara, berarti unsur Panca Gita yang terpenuhi berjumlah...

a)

2

b)

3

c)

4

d)

5

27.

Urutan Panca Gita menunjukkan tingkat ... suatu upacara.

a)

Biaya

b)

Kompleksitas/Kelengkapan

c)

Kecepatan

d)

Jarak

28.

Menghaturkan canang sari di pelangkiran rumah termasuk penerapan Panca Gita tingkat...

a)

Pertama

b)

Kedua

c)

Ketiga

d)

Keempat

29.

Kelompok "Wargasari" berkaitan erat dengan unsur Panca Gita yang ke...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

30.

Apa yang membedakan Panca Gita saat Purnama dengan saat hari biasa (harian)?

a)

Tidak ada mantra saat Purnama

b)

Adanya tambahan suara genta dari pemangku saat Purnama

c)

Adanya suara gong saat hari harian

d)

Tidak ada persembahyangan saat Purnama

31.

Suara suci yang bersumber dari ucapan manusia disebut...

a)

Mantra

b)

Genta

c)

Gong

d)

Kulkul

32.

Suara suci yang bersumber dari dentangan logam kecil yang dibawa pemangku disebut...

a)

Mantra

b)

Genta

c)

Gong

d)

Kulkul

33.

Suara suci yang bersumber dari nyanyian kelompok umat disebut...

a)

Mantra

b)

Genta

c)

Kidung

d)

Kulkul

34.

Suara suci yang bersumber dari orkestra tradisional Bali disebut...

a)

Mantra

b)

Genta

c)

Kidung

d)

Gamelan/Gong

35.

Suara suci yang bersumber dari kayu atau bambu yang dipukul di menara khusus disebut...

a)

Mantra

b)

Genta

c)

Kidung

d)

Kulkul

36.

Mengapa Panca Gita penting dalam upacara Hindu di Bali?

a)

Karena getaran suara suci diyakini menambah kesucian upacara

b)

Agar upacara menjadi sangat berisik

c)

Agar semua orang bisa menyanyi

d)

Karena diwajibkan oleh pemerintah

37.

Pada hari raya Saraswati, ibu-ibu biasanya menyanyikan kidung. Ini memenuhi unsur ke...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

38.

Jika sebuah pura kecil tidak memiliki gong, namun ada mantra, genta, dan kidung, maka Panca Gita yang terpenuhi adalah...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

39.

Sembahyang di rumah tanpa pemangku tetap sah karena sudah memenuhi unsur minimal yaitu...

a)

Mantra

b)

Genta

c)

Kidung

d)

Gong

40.

Apa perbedaan utama antara Genta dan Gong dalam Panca Gita?

a)

Genta lebih besar dari Gong

b)

Genta adalah unsur ke-2, Gong adalah unsur ke-4

c)

Genta dimainkan banyak orang

d)

Gong dipegang oleh pemangku

41.

Kulkul dalam Panca Gita berfungsi sebagai suara penutup atau pelengkap ke...

a)

Satu

b)

Tiga

c)

Empat

d)

Lima

42.

Dalam Panca Gita, suara apakah yang paling pertama muncul?

a)

Suara Kulkul

b)

Suara Gong

c)

Suara Kidung

d)

Suara Mantra

43.

Apa yang dimaksud dengan "Sekar Madya"?

a)

Nyanyian anak-anak

b)

Kidung suci seperti Wargasari untuk Dewa Yadnya

c)

Doa sebelum makan

d)

Bunyi gamelan

44.

Di mana biasanya kita menemukan suara Panca Gita tingkat ke-4 (Gong)?

a)

Di kamar tidur

b)

Di pasar

c)

Di Pura saat upacara Pujawali

d)

Di s

45.

Di mana biasanya kita menemukan suara Panca Gita tingkat ke-4 (Gong)?

a)

Di kamar tidur

b)

Di pasar

c)

Di Pura saat upacara Pujawali

d)

Di sekolah setiap hari

46.

Siswa yang paham Panca Gita akan tahu bahwa sembahyang pribadi mengutamakan...

a)

Suara gong yang keras

b)

Kidung yang panjang

c)

Pengucapan mantra yang khusyuk

d)

Bunyi genta yang terus-menerus

47.

Unsur Panca Gita manakah yang melibatkan alat musik perkusi kayu?

a)

Mantra

b)

Genta

c)

Kidung

d)

Kulkul

48.

Kesimpulan dari materi Panca Gita di atas adalah...

a)

Jumlah unsur suara suci bertambah seiring besarnya tingkatan upacara

b)

Semua upacara harus selalu ada gong

c)

Sembahyang di rumah tidak perlu mantra

d)

Kulkul harus dibunyikan setiap hari

49.

Apa yang dimaksud dengan Dharma Gita secara harfiah?

a)

Nyanyian yang ditujukan untuk menghibur penonton di panggung.

b)

Lagu-lagu daerah yang tidak memiliki kaitan dengan agama.

c)

Nyanyian suci yang mengandung ajaran kebenaran (Dharma).

d)

Puisi bebas yang ditulis oleh para sastrawan modern di Bali.

50.

Dharma Gita yang sering digunakan untuk mengiringi jalannya upacara Yadnya disebut juga sebagai...

a)

Sekar Jagat

b)

Panca Gita

c)

Lagu Pop Bali

d)

Gending Rare

51.

Jenis tembang yang secara khusus diciptakan dan dinyanyikan untuk bayi dan anak-anak disebut...

a)

Sekar Alit

b)

Sekar Agung

c)

Sekar Rare

d)

Sekar Madya

52.

Salah satu ciri khas dari Sekar Rare adalah...

a)

Terikat oleh aturan Guru Lagu yang sangat ketat.

b)

Menggunakan bahasa Sansekerta yang sangat sulit.

c)

Bersifat bebas, riang, dan tidak terikat aturan Guru Lagu.

d)

Hanya boleh dinyanyikan oleh seorang Sulinggih.

53.

Contoh tembang yang termasuk ke dalam kelompok Sekar Rare adalah...

a)

Pupuh Sinom

b)

Kidung Wargasari

c)

Meong-meong atau Juru Pencar

d)

Kekawin Arjuna Wiwaha

54.

Sekar Alit sering juga disebut dengan istilah...

a)

Kekawin

b)

Pupuh atau Macapat

c)

Kidung

d)

Sloka

55.

Berapakah jumlah jenis Pupuh yang umum dikenal dalam tradisi Sekar Alit di Bali?

a)

5 jenis

b)

10 jenis

c)

12 jenis

d)

15 jenis

56.

Bahasa yang dominan digunakan dalam penulisan Sekar Madya (Kidung) adalah...

a)

Bahasa Bali Kepara (Modern)

b)

Bahasa Indonesia yang disempurnakan

c)

Bahasa Jawa Kuno (Kawi) tengahan

d)

Bahasa Sansekerta murni

57.

Contoh kidung yang sangat populer digunakan dalam upacara Dewa Yadnya adalah...

a)

Kidung Wargasari

b)

Pupuh Maskumambang

c)

Kekawin Ramayana

d)

Lagu Ratu Anom

58.

Jenis Dharma Gita yang memiliki tingkatan paling sulit dan menggunakan aturan Guru Lagu (panjang pendek suara) disebut...

a)

Sekar Rare

b)

Sekar Alit

c)

Sekar Madya

d)

Sekar Agung

59.

Nama lain dari Sekar Agung adalah...

a)

Kidung

b)

Pupuh

c)

Kekawin atau Wirama

d)

Gending Anak

60.

Sekar Agung biasanya bersumber dari kitab-kitab suci purbakala yang ditulis dalam bahasa...

a)

Sansekerta dan Jawa Kuno

b)

Bali halus dan Inggris

c)

Melayu kuno

d)

Jawa modern

61.

Di bawah ini yang merupakan contoh dari Sekar Agung adalah...

a)

Kekawin Bharatayudha

b)

Pupuh Ginada

c)

Kidung Tantri

d)

Gending Dadong Dauh

62.

Apa fungsi utama Dharma Gita dalam kegiatan keagamaan di Bali?

a)

Sebagai pengiring tari-tarian modern.

b)

Sebagai sarana untuk menambah kemeriahan pesta pora.

c)

Sebagai persembahan melalui suara suci agar pikiran menjadi tenang.

d)

Sebagai syarat agar upacara mendapatkan bantuan dana.

63.

Tembang yang biasanya digunakan sebagai pengantar tidur anak-anak di Bali termasuk...

a)

Sekar Rare

b)

Sekar Alit

c)

Sekar Madya

d)

Sekar Agung

64.

Yang termasuk dalam kelompok "Sekar Madya" berdasarkan penggunaannya di upacara adalah...

a)

Kidung Dewa Yadnya, Pitri Yadnya, dan Manusa Yadnya.

b)

Hanya nyanyian untuk anak-anak TK.

c)

Nyanyian pujian dalam bahasa Inggris.

d)

Lagu-lagu perjuangan bangsa.

65.

Apa yang membedakan Sekar Madya dengan Sekar Agung?

a)

Sekar Madya lebih sulit daripada Sekar Agung.

b)

Sekar Madya menggunakan kidung, Sekar Agung menggunakan wirama/kekawin.

c)

Sekar Madya hanya untuk anak-anak, Sekar Agung untuk orang tua.

d)

Tidak ada perbedaan di antara keduanya.

66.

Pupuh Sinom dan Pupuh Pangkur adalah bagian dari...

a)

Sekar Rare

b)

Sekar Alit

c)

Sekar Madya

d)

Sekar Agung

67.

Tembang yang digunakan khusus untuk upacara kematian (Pitri Yadnya) biasanya diambil dari...

a)

Kidung (Sekar Madya) atau Pupuh (Sekar Alit).

b)

Hanya lagu-lagu gembira.

c)

Sekar Rare anak-anak.

d)

Musik perkusi saja.

68.

Wirama merupakan jenis irama yang terikat aturan panjang pendek (Hraswa-Dirgha) pada...

a)

Sekar Alit

b)

Sekar Madya

c)

Sekar Agung

d)

Sekar Rare

69.

Nyanyian "Bibibi anu" merupakan contoh dari...

a)

Sekar Rare

b)

Sekar Alit

c)

Sekar Madya

d)

Sekar Agung

70.

Fungsi Dharma Gita sebagai "Pemuput Yadnya" berarti...

a)

Nyanyian sebagai penghibur para tamu.

b)

Nyanyian sebagai pelengkap kesempurnaan ritual suci.

c)

Nyanyian untuk mengakhiri masa jabatan pemangku.

d)

Nyanyian yang dilakukan setelah makan bersama.

71.

Secara tradisional, pembagian kelompok Dharma Gita di Bali terbagi menjadi...

a)

2 kelompok

b)

3 kelompok

c)

4 kelompok

d)

5 kelompok

72.

Sifat dari Sekar Alit atau Pupuh biasanya menggambarkan...

a)

Hanya tentang peperangan.

b)

Berbagai macam watak atau perasaan manusia.

c)

Hanya tentang daftar belanjaan.

d)

Cara memasak makanan tradisional.

73.

Pupuh Ginada biasanya digunakan untuk menggambarkan suasana...

a)

Gembira dan senang.

b)

Sedih, kecewa, atau merana.

c)

Marah dan bersemangat.

d)

Lucu dan tertawa.

74.

Kekawin Ramayana menceritakan tentang kisah...

a)

Perjalanan Sang Rama melawan Rahwana.

b)

Sejarah kemerdekaan Indonesia.

c)

Asal-usul pulau Bali.

d)

Kehidupan para pedagang di pasar.

75.

Jenis kidung yang digunakan untuk memuja kebesaran Tuhan adalah...

a)

Kidung Dewa Yadnya.

b)

Kidung Manusa Yadnya.

c)

Kidung Pitri Yadnya.

d)

Kidung Bhuta Yadnya.

76.

Kidung yang digunakan saat upacara pernikahan disebut...

a)

Kidung Dewa Yadnya.

b)

Kidung Manusa Yadnya.

c)

Kidung Bhuta Yadnya.

d)

Kidung Pitri Yadnya.

77.

Dharma Gita sering dipelajari dalam kegiatan yang disebut...

a)

Megambel

b)

Pesantian atau Makidung

c)

Menari

d)

Melukis

78.

Tujuan utama diajarkannya Dharma Gita kepada siswa adalah...

a)

Agar siswa bisa menjadi artis terkenal.

b)

Untuk melestarikan budaya dan menanamkan nilai moral/spiritual.

c)

Agar siswa bisa memenangkan perlombaan olahraga.

d)

Sebagai syarat agar bisa lulus ujian matematika.

79.

Dalam sebuah upacara Ngenteg Linggih di Pura Besakih, instrumen genta yang biasanya dibawa oleh Pemangku digantikan dengan penggunaan Bajra oleh Sulinggih. Secara teologis, alasan mendasar dari perbedaan penggunaan kedua instrumen tersebut dalam struktur Panca Gita adalah...

a)

Bajra memiliki frekuensi suara yang lebih nyaring untuk menjangkau seluruh mandala Pura Besakih dibandingkan genta.

b)

Penggunaan Bajra mencerminkan status kesucian Dwi Jati dan kewenangan spiritual yang lebih besar dalam memuput Yadnya Utama.

c)

Genta hanya diperuntukkan bagi upacara harian di rumah, sedangkan Bajra adalah standar wajib untuk semua jenis upacara di pura.

d)

Perbedaan tersebut semata-mata didasarkan pada tradisi fisik alat tanpa memiliki keterkaitan dengan tingkat kesucian pemimpin upacara.

80.

hadapkan pada pilihan antara mengundang Pemangku dengan Genta atau Sulinggih dengan Bajra. Berdasarkan kapasitas menghaturkan Yadnya, keputusan yang paling tepat adalah...

a)

Mengundang Pemangku karena efisiensi waktu dan kesederhanaan prosesi lebih diutamakan dalam setiap upacara piodalan di desa.

b)

Mengundang Sulinggih jika upacara tersebut berskala besar atau utama agar kapasitas spiritual pemuput selaras dengan besarnya Yadnya.

c)

Mengundang keduanya secara bersamaan agar suara Genta dan Bajra dapat berbunyi sekaligus untuk memenuhi unsur Panca Gita.

d)

Tetap menggunakan Pemangku namun memberikan instruksi untuk menggunakan Bajra agar terlihat setara dengan upacara di Pura Besakih.

81.

Dalam struktur Panca Gita yang lengkap, jika seorang Sulinggih sudah membunyikan Bajra namun suara Kulkul tidak terdengar karena alasan teknis, maka rancangan tindakan yang paling bijaksana untuk menjaga esensi Panca Gita adalah...

a)

Menghentikan sementara pemujaan Sulinggih sampai alat Kulkul diperbaiki agar urutan Panca Gita tetap sempurna berjumlah lima.

b)

Memastikan unsur suara lainnya seperti Kidung dan Gamelan tetap berjalan harmonis sebagai bentuk kompensasi atas hilangnya satu unsur.

c)

Mengganti suara Kulkul dengan suara Genta Pemangku agar jumlah instrumen suara yang terdengar tetap berjumlah lima jenis yang berbeda.

d)

Memperkeras volume suara Gamelan untuk menutupi ketiadaan suara Kulkul agar masyarakat tidak menyadari adanya unsur yang hilang.

82.

Perhatikan pernyataan berikut: "Bajra Sulinggih merupakan peningkatan dari Genta Pemangku dalam urutan Panca Gita." Berdasarkan pernyataan tersebut, kaitan antara instrumen dengan kualitas suara suci dalam upacara adalah...

a)

Suara suci yang dihasilkan oleh Bajra memiliki fungsi untuk menggantikan peran Kidung dan Gamelan dalam upacara Ngenteg Linggih.

b)

Kualitas kesucian sebuah upacara hanya ditentukan oleh jenis instrumennya, bukan pada kemantapan mantra yang diucapkan pemuput.

c)

Instrumen Bajra merupakan simbol penguatan mantra yang diucapkan oleh Pandita untuk mengantarkan Yadnya yang bersifat utama.

d)

Suara Genta Pemangku tidak lagi dianggap sebagai bagian dari Panca Gita apabila dalam suatu upacara sudah terdapat suara Bajra.

83.

Pada saat pelaksanaan upacara di Pura Besakih, umat mendengar suara dentangan logam yang sangat berwibawa mengiringi mantra Ida Pedanda. Berdasarkan pemahaman materi Panca Gita pengembangan, suara tersebut diidentifikasi sebagai...

a)

Genta, karena merupakan instrumen wajib bagi seluruh pemimpin upacara Hindu baik Pemangku maupun Sulinggih.

b)

Bajra, karena instrumen tersebut melekat pada kedudukan suci seorang Dwi Jati atau Pandita saat memuput upacara besar.

c)

Kulkul, karena suara logam tersebut menjadi penanda bahwa umat harus segera melakukan persembahyangan bersama.

d)

Sekar Madya, karena getaran suaranya memiliki nada yang serupa dengan kidung-kidung suci yang dilantunkan para krama.

84.

Apabila seorang Sulinggih memuput upacara namun tidak menggunakan Bajra, melainkan menggunakan Genta biasa, maka persepsi yang benar menurut kaidah Panca Gita pengembangan adalah...

a)

Tingkat upacara tersebut secara otomatis menurun menjadi Yadnya sederhana karena instrumen yang digunakan tidak sesuai status.

b)

Terjadi ketidaksesuaian antara kapasitas spiritual pemuput (Dwi Jati) dengan simbol instrumen yang digunakan dalam pemujaan.

c)

Upacara dianggap tidak sah karena Bajra adalah satu-satunya instrumen yang boleh disentuh oleh Ida Pedanda atau Pandita.

d)

Hal tersebut tidak menjadi masalah karena yang paling utama adalah suara mantra, sedangkan jenis instrumen hany

85.

Sebuah upacara piodalan menghadirkan Sulinggih dengan Bajra, Kidung Wargasari, Gamelan, dan Kulkul. Namun, umat lupa mengucapkan mantra saat persembahyangan. Evaluasi terhadap penerapan Panca Gita tersebut adalah...

a)

Panca Gita tetap dianggap sempurna karena empat unsur suara luar (instrumen) sudah menutupi ketiadaan mantra umat.

b)

Upacara kehilangan unsur intinya (tingkat pertama) karena mantra adalah dasar suara suci yang menghubungkan diri dengan Tuhan.

c)

Kelengkapan Panca Gita beralih menjadi tingkat keempat saja karena mantra umat dianggap tidak wajib dalam upacara besar.

d)

Instrumen Bajra Sulinggih secara otomatis sudah mewakili seluruh mantra umat sehingga Panca Gita tetap dihitung lengkap.

86.

Dalam konteks masyarakat di Bali, perbedaan penggunaan Genta oleh Pemangku dan Bajra oleh Sulinggih dalam Panca Gita bertujuan untuk...

a)

Memberikan pembatasan sosial agar masyarakat umum dapat membedakan tingkat kekayaan penyelenggara upacara.

b)

Menjaga tata krama spiritual dan etika keagamaan sesuai dengan tingkat penyucian diri (Diksa) dari pemimpin upacara.

c)

Memastikan bahwa setiap upacara memiliki variasi suara yang berbeda-beda agar umat tidak merasa jenuh saat berdoa.

d)

Mempermudah panitia upacara dalam menentukan jumlah upah atau dana punia yang akan diberikan kepada pemuput.

87.

Rancanglah sebuah urutan Panca Gita yang paling tepat jika upacara dilaksanakan dalam skala besar (Utama) dengan menghadirkan pemimpin dari golongan Pandita!

a)

Mantra - Genta - Kidung Wargasari - Gamelan Bali - Suara Kulkul.

b)

Mantra - Bajra Sulinggih - Kidung Sekar Madya - Gamelan - Suara Kulkul.

c)

Suara Kulkul - Gamelan - Bajra Sulinggih - Kidung - Mantra Pribadi.

d)

Bajra Sulinggih - Mantra - Kidung Wargasari - Suara Kulkul - Gamelan.

88.

Seorang Pemangku diminta memuput upacara yang mendadak menjadi besar karena kehadiran banyak pejabat. Tindakan Pemangku yang sesuai dengan prinsip Panca Gita pengembangan adalah...

a)

Mengganti Gentanya dengan Bajra secara mendadak agar sesuai dengan skala upacara yang sedang berlangsung.

b)

Tetap menggunakan Genta sesuai dengan kapasitasnya sebagai Ekajati yang menghaturkan Yadnya secara sederhana.

c)

Meminta Sulinggih untuk segera datang karena Pemangku dilarang membawa Genta dalam upacara yang dihadiri pejabat.

d)

Menghilangkan unsur suara Genta dan hanya fokus pada mantra agar tidak terjadi kesalahan prosedur instrumen.