NEW
Font size
WorksheetsUlangan Induksi Elektromagnetik
Total questions: 20
Worksheet time: 3600secs
Perbandingan lilitan primer dengan lilitan sekunder sebuah transformator adalah 4:10. Jika kuat arus primer 5 ampere, berapakah kuat arus sekunder?
1 A
2 A
1,5 A
2,5 A
Sebuah trafo arus primer dan sekundernya masing-masing 0,8 A dan 0,5 A. Jika jumlah lilitan primer dan sekunder masing-masing 100 dan 800, berapakah efisiensi trafo?
30 %
40 %
50 %
60 %
Efisiensi sebuah trafo 60%. Jika energi listrik yang dikeluarkan 300 J, berapakah energi listrik yang masuk trafo?
400 J
500 J
600 J
700 J
Penemu teori induksi elektromagnetik adalah .....
Hans Cristian Oersted
Michael Jackson
Michael Faraday
Alexander Graham Bell
Perhatikan gambar berikut ini.
sebuah kumparan dihubungkan dengan galvanometer yang sensitive seperti gambar. jika arus mengalir dari A ke B, jarm galvanometer akan bergerak kekiri. jika kutub utara magnet dimasukkan kemudian dikeluarkan dari kumparan, jarum dalam galvanometer akan bergerak...
Ke kiri ke kanan kemudian berhenti
Ke kiri kemudian diam
Kekanan kemudian diam
Ke kanan, kekiri kemudian berhenti
Ke kanan, kemudian ke kiri
Sebuah solenoida terdiri atas 250 lilitan berada dalam suatu medan magnet homogen sehingga fluks magnetiknya 4x10-5 . Apabila fluks magnetik berkurang menjadi 1,5 x 10-5 Wb dalam waktu 0,25 sekon. GGL yang dihasilkan sebesar?
3 x 10-3 volt
3 x 10-2 volt
2,5 x 10-3 volt
2,5 x 10-2 volt
2,5 x 10-5 volt
Manakah gambar yang menunjukkan kutub magnet terinduksi yang benar pada kumparan ketika kutub magnet U didekatkan pada kumparan?
Gambar disamping menunjukkan rangkaian alat-alat yang digunakan untuk percobaan GGL induksi. Di antara faktor-faktor di bawah ini
(1) Jumlah lilitan (N)
(2) Kekuatan fluks (B)
(3) Kecepatan relatif dari magnet
(4) Diameter kawat kumparan
(5) Kuat arus (i)
Yang berpengaruh terhadap besarnya GGL induksi yang dihasilkan adalah....
(1), (2), (3), (4), dan (5)
(1), (2), (3), dan (4) saja
(1), (2), dan (4) saja
(1), (2), dan (3) saja
(2), (3), dan (4) saja
Induksi elektromagnetik adalah . . .
Gejala timbulnya gaya gerak listrik (GGL) dalam suatu penghantar akibat adanya perubahan fluks magnetik.
Gejala perubahan fluks medan magnet akibat perubahan arus listrik
Gejala terjadinya arus listrik akibat adanya perbedaan potensial pada ujung-ujung kumparan
Gejala munculnya beda potensial (tegangan) pada suatu penghantar karena perubahan arus listrik dalam kumparan
Gejala timbulnya gaya gerak listrik akibat adanya perubahan arus listrik
Perhatikan gambar berikut !
Jika magnet digerakan masuk kedalam kumparan kemanakah jarum galvanometer bergerak
ke atas
ke kiri
ke kanan
ke bawah
Perhatikan data alat berikut
(1). bel listrik
(2). Generator
(3). dinamo
(4). relay
(5). travo
Dari data tersebut alat yang bekerja berdasarkan prinsip percobaan faraday adalah ....
(1), (2) dan (3)
(2), (3) dan (4)
(2), (3) dan (5)
(3), (4) dan (5)
(1),(3) dan (4)
Arah arus induksi yang terjadi dalam suatu penghantar sedemikian hingga menimbulkan medan magnet yang menentang perubahan magnet (berusaha mempertahankan fluks magnetnya konstan). Merupakan bunyi hukum
Lenz
Lorenz
Faraday
Ohm
Bosavart
Kawat PQ sepanjang 25 cm digeser ke kanan dengan kecepatan 4 m/s seperti pada gambar berikut.
Jika induksi magnet 0,2 T, besar GGL dan arah arus pada kawat PQ secara berturut-turut adalah . . . .
0,2 v dari P ke Q
0,2 V dari Q ke P
2,5 V dari P ke Q
2,5 V dari Q ke P
20 V dari P ke Q
Sebuah trafo ideal kumparan primernya dihubungkan dengan sumber tegangan dan kumparan sekunder dihubungkan dengan lampu seperti gambar berikut. Lampu akan semakin terang jika…..
Jumlah lilitan sekunder ditambah
Tegangan primer dikurangi
Jumlah lilitan sekunder dikurangi
Tegangan sekunder diperbesar
Jumlah lilitan primer dikurangi
Gambar berikut melukiskan transformator ideal dimana kumparan primer dihubungkan dengan tegangan AC dan kumparan sekundernya dengan sebuah lampu L.
Kondisi lampu akan menyala dengan cahaya….
Terang bila lilitan sekundernya diperbanyak
Redup bila lilitan sendernya dikurangi
Redup bila lilitan primer dikurangi
Redup bila tegangan primer diperbesar
Terang bila tegangan sekunder diperbesar
Gambar di bawah ini melukiskan tranformator ideal. Kumparan primer dihubungkan dengan sumber tegangan dan kumparan sekundernya dihubungkan dengan sebuah lampu (L), maka kondisi lampu akan….
Normal terangnya bila lilitan primer dirubah
Redup bila tegangan primer ditambah
Lebih terang bila lilitan sekunder ditambah
Lebih redup bila lilitan sekunder ditambah
Lebih terang bila lilitan primer dikurangi
Kumparan dengan 10 lilitan mengalami perubahan fluks magnetik dengan persamaan:
φ = 0,02 t3 + 0, 4 t2 + 5 dengan φ dalam satuan Weber dan t dalam satuan sekon. Tentukan besar ggl induksi saat t = 1 sekon!
6,8 V
7,0 V
4,8 V
8,4 V
8,6 V
Sebuah kumparan dengan induktansi 5 mH mengalami perubahan kuat arus yang mengalir dari 0,2 A menjadi 1,0 A dalam waktu 0,01 sekon. Tentukan besarnya tegangan yang timbul akibat peristiwa tersebut!
0,1 V
0,2 V
0,3 V
0,4 V
0,5 V
Suatu generator menghasilkan tegangan GGL induksi sebesar Ɛ. Jika generator tersebut kumparannya dirubah sehingga jumlah lilitannya menjadi dua kali lipat dari semula, dan laju fluksnya menjadi tiga kali semula, besar perbandingan GGL sekarang dan GGL mula – mula adalah.....
1 : 6
1 : 3
2 : 3
3 :2
6 : 1
Sebuah kumparan menembus medan magnet homogen secara tegak lurus sehingga terjadi GGL induksi. Jika kumparan diganti dengan kumparan lain yang memiliki lilitan 2 kali jumlah lilitan kumparan semula dan laju perubahan fluksnya tetap, maka perbandingan GGL induksi mula-mula dan final adalah ...
1 : 1
1 : 2
2 : 1
3 : 1
3 : 2
