wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ekstraksi dan Parameter Ekstrak

Total questions: 129

Worksheet time: 1hrs 5mins

Name
Class
Date
1.

Dalam ekstraksi dengan refluks, tujuan utama penggunaan kondensor adalah apa?

a)

Menjaga pelarut tetap mendidih terus menerus

b)

Mengembunkan uap pelarut kembali menjadi cairan

c)

Meningkatkan tekanan di dalam labu alas bulat

d)

Menstabilkan pH larutan selama pemanasan

2.

Langkah awal pada prosedur refluks yang tepat untuk 100 g serbuk simplisia adalah apa?

a)

Panaskan langsung di hot plate tanpa pelarut

b)

Masukkan ke labu alas bulat dengan 95% etanol

c)

Tambahkan air suling hingga menutup sampel

d)

Keringkan serbuk di oven sebelum pelarutan

3.

Organoleptik ekstrak menilai aspek mana dari ekstrak?

a)

Kadar air dan abu total

b)

pH serta bobot jenis ekstrak

c)

Kadar alkaloid dan flavonoid total

d)

Bentuk, warna, bau, serta rasa ekstrak

4.

Rendemen ekstrak (%) dihitung dengan rumus mana?

a)

Berat ekstrak total dibagi berat simplisia kali 100

b)

Berat cawan kosong ditambah berat ekstrak kali 100

c)

Berat ekstrak kental dikali volume pelarut kali 100

d)

Berat simplisia dibagi berat ekstrak total kali 100

5.

Untuk menetapkan rendemen, setelah penguapan pada 40–50 °C hingga bobot tetap, langkah perhitungan yang benar adalah apa?

a)

Gunakan berat cawan kosong sebagai berat ekstrak

b)

Kurangi berat cawan kosong dari berat setelah penguapan

c)

Tambahkan berat cawan kosong pada berat setelah penguapan

d)

Kalikan berat cawan kosong dengan volume pelarut

6.

Bobot jenis ekstrak ditetapkan dengan membandingkan apa?

a)

pH ekstrak terhadap pH air suling

b)

Berat ekstrak terhadap berat simplisia

c)

Kerapatan ekstrak terhadap kerapatan air

d)

Volume ekstrak terhadap volume pelarut

7.

Langkah penggunaan piknometer yang benar untuk bobot jenis adalah apa?

a)

Isi dengan ekstrak lalu timbang tanpa kalibrasi air

b)

Timbang kosong, isi penuh air, timbang ulang, lalu isi ekstrak

c)

Panaskan piknometer agar menguap pelarut

d)

Isi air setengah lalu isi ekstrak hingga penuh

8.

Penetapan pH ekstrak cair dilakukan menggunakan apa?

a)

Spektrofotometri UV-Vis untuk nilai pH

b)

Titrasi asam-basa dengan indikator fenolftalein

c)

Elektroda gelas pH meter digital

d)

Kertas indikator pH universal yang dicelupkan

9.

Komponen pada alat refluks yang berfungsi mengukur dan mengontrol suhu adalah apa?

a)

Kondensor vertikal air dingin

b)

Labu alas bulat sebagai wadah

c)

Hot plate sebagai pemanas utama

d)

Termometer pada bagian atas sistem

10.

Water in pada kondensor memiliki fungsi utama apa?

a)

Jalur masuk air pendingin dari bawah

b)

Jalur keluar uap pelarut ke labu

c)

Jalur masuk pelarut ke dalam labu

d)

Jalur keluar air pendingin dari atas

11.

Prinsip kerja refluks yang tepat adalah apa?

a)

Pelarut dipompa keluar untuk mempercepat ekstraksi

b)

Pelarut volatil diuapkan dan tidak dikembunkan kembali

c)

Pelarut non-volatil dipanaskan tanpa kondensor

d)

Pelarut volatil diuapkan lalu dikondensasikan kembali agar sirkulasi terus-menerus

12.

Manakah pernyataan yang tepat mengenai syarat pelarut yang bersifat selektif dalam ekstraksi fitokimia?

a)

Melarutkan senyawa target lebih baik dibanding pengotor

b)

Berharga murah dan sangat mudah didapatkan

c)

Melarutkan semua senyawa sangat cepat tanpa seleksi

d)

Memiliki titik didih sangat tinggi agar tidak menguap

e)

Tidak bereaksi dengan senyawa komponen minyak

13.

Tujuan memilih pelarut dengan titik didih cukup rendah pada proses ekstraksi adalah untuk:

a)

Mengurangi kebutuhan agitasi selama ekstraksi

b)

Meningkatkan kelarutan semua senyawa polar secara maksimal

c)

Menjamin pelarut tidak bereaksi dengan komponen minyak

d)

Menghindari kehilangan karena penguapan yang berlebih

e)

Memudahkan penguapan pelarut tanpa suhu terlalu tinggi

14.

Pernyataan yang benar tentang pemilihan pelarut berdasarkan kepolaran adalah:

a)

Pelarut polar protik tidak dapat melarutkan alkohol berantai pendek

b)

Pelarut polar aprotik selalu memiliki konstanta dielektrik di atas 80

c)

Pelarut semi‑polar seperti etil asetat mengekstrak kisaran senyawa menengah

d)

Perbedaan kepolaran tidak mempengaruhi kandungan bioaktif

e)

Pelarut non‑polar mengekstrak senyawa sangat polar dengan efisien

15.

Faktor ukuran partikel bahan tanaman terhadap ekstraksi paling tepat adalah:

a)

Ukuran lebih besar meningkatkan luas permukaan yang tersedia

b)

Ukuran serbuk kasar mengurangi pelepasan komponen bioaktif

c)

Ukuran lebih kecil mempercepat difusi pelarut ke matriks

d)

Ukuran tidak mempengaruhi kecepatan ekstraksi sama sekali

e)

Ukuran terlalu halus selalu mencegah kanal pelarut terbentuk

16.

Di antara opsi berikut, mana yang merupakan pasangan pelarut–titik didih yang benar?

a)

Benzena – 56°C menurut data non‑polar

b)

Heksana – 69°C sesuai tabel sifat umum

c)

Toluena – 35°C seperti pelarut aromatik

d)

Klorofrom – 77°C seperti halogenasi

e)

Etil asetat – 64°C untuk ester ringan

17.

Konstanta dielektrik yang relatif lebih tinggi menunjukkan:

a)

Pelarut cenderung lebih non‑polar dari aromatik

b)

Pelarut memiliki kemampuan solvatasi ion lebih kecil

c)

Pelarut akan memiliki massa jenis lebih tinggi

d)

Pelarut selalu termasuk kategori protik kuat

e)

Pelarut menunjukkan kepolaran lebih besar secara umum

18.

Manakah kombinasi kategori pelarut yang benar berdasarkan tabel?

a)

Heksana non‑polar, etil asetat polar protik

b)

Tetrahydrofuran polar aprotik, etanol polar protik

c)

Diklorometana semi‑polar, aseton non‑polar

d)

Piridin polar protik, toluena semi‑polar

e)

1,4‑Dioksana non‑polar, benzena polar aprotik

19.

Batas maksimum residu pelarut etanol dalam produk akhir adalah:

a)

1% atau 10.000 ppm sesuai pedoman

b)

0,3% atau 3.000 ppm standar umum

c)

0,02% atau 390 ppm untuk alkohol

d)

0,5% atau 5.000 ppm untuk ester

e)

Tidak ada batas selama penguapan lengkap

20.

Jika sebuah ekstraksi menggunakan metanol, nilai residu yang masih diperbolehkan adalah:

a)

0,1% atau 1.000 ppm sebagai batas umum

b)

0,5% atau 5.000 ppm bila semi‑polar

c)

0,02% atau 390 ppm untuk pelarut ringan

d)

0,3% atau 3.000 ppm sebagaimana tercantum

e)

1% atau 10.000 ppm menurut tabel

21.

Seorang peneliti ingin meminimalkan reaksi pelarut dengan komponen minyak selama ekstraksi. Strategi yang paling tepat adalah:

a)

Menambah waktu ekstraksi hingga mencapai kesetimbangan

b)

Memilih pelarut bersifat netral dan tidak reaktif

c)

Mengganti pelarut dengan air destilasi murni

d)

Meningkatkan suhu untuk mempercepat pelarutan

e)

Menggunakan pelarut dengan konstanta dielektrik tertinggi

22.

Metabolit sekunder pada tumbuhan secara umum berfungsi sebagai apa?

a)

Komponen pembentuk jaringan dasar

b)

Zat pertahanan dan interaksi ekologis

c)

Produk utama pertumbuhan sel

d)

Sumber energi utama respirasi

23.

Tujuan utama metode perkolasi dalam ekstraksi daun adalah apa?

a)

Memecah sel secara mekanik cepat

b)

Melarutkan senyawa dengan aliran pelarut kontinu

c)

Mengeringkan simplisia sebelum analisis

d)

Mengendapkan senyawa melalui pemanasan kuat

24.

Mengapa etanol 96% sering dipilih sebagai pelarut ekstraksi metabolit sekunder?

a)

Keseimbangan polar–nonpolar melarutkan beragam senyawa

b)

Meningkatkan pembentukan garam dari alkaloid

c)

Polaritas sangat rendah tidak melarutkan air

d)

Tidak beracun dan tidak mudah menguap

25.

Langkah sederhana untuk menyiapkan perkolator sebelum ekstraksi adalah apa?

a)

Memanaskan kolom hingga 90 derajat

b)

Membasahi simplisia dengan pelarut hingga merata

c)

Menambahkan garam dapur ke pelarut

d)

Menggiling pelarut sampai berbusa tebal

26.

Pernyataan yang benar terkait pengentalan ekstrak adalah apa?

a)

Dilakukan untuk menaikkan kadar air ekstrak

b)

Selalu mengubah komposisi kimia menjadi garam

c)

Hanya bisa dilakukan dengan pendinginan kuat

d)

Tujuannya memperoleh ekstrak pekat siap uji

27.

Hasil pengukuran densitas ekstrak pekat daun jati merah dilaporkan bernilai sekitar berapa?

a)

0,20 g/mL

b)

1,50 g/mL

c)

0,50 g/mL

d)

0,85 g/mL

28.

Tujuan utama penggunaan rotary evaporator dalam laboratorium kimia adalah untuk melakukan apa terhadap pelarut dalam sampel?

a)

Mengoksidasi pelarut menjadi gas inert

b)

Menghilangkan pelarut lewat penguapan terkontrol

c)

Mengubah pelarut menjadi padatan amorf

d)

Menetralkan pelarut dengan basa kuat

29.

Penurunan tekanan pada sistem rotary evaporator menyebabkan apa terhadap titik didih pelarut?

a)

Titik didih tetap dan tidak berubah

b)

Titik didih fluktuatif tanpa pola tertentu

c)

Titik didih menurun sehingga mudah menguap

d)

Titik didih meningkat secara signifikan

30.

Komponen yang memutar labu alas bulat untuk memperluas permukaan penguapan disebut apa?

a)

Kondensor heliks berpendingin

b)

Pompa sirkulasi air

c)

Katup pengatur vakum

d)

Rotor penggerak labu

31.

Apa peran pompa vakum pada rotary evaporator?

a)

Menahan aliran uap agar tetap dalam labu

b)

Menambah oksigen untuk mempercepat penguapan

c)

Menurunkan tekanan sehingga titik didih lebih rendah

d)

Meningkatkan tekanan agar pelarut cepat mendidih

32.

Freeze drying diawali dengan pembekuan sampel, kemudian apa proses berikutnya?

a)

Sublimasi air beku di bawah vakum

b)

Koagulasi protein pada suhu tinggi

c)

Distilasi pelarut organik bertekanan

d)

Emulsifikasi air dalam matriks padat

33.

Spray drying paling tepat untuk menghasilkan apa dari larutan atau suspensi?

a)

Gel kental berpori tinggi

b)

Kristal besar berbentuk kubus

c)

Serbuk halus kering stabil

d)

Emulsi cairan berwarna pekat

34.

Konveyor dryer bekerja dengan prinsip apa yang paling dominan?

a)

Dehidrasi kimia menggunakan desikan

b)

Pembekuan cepat dengan nitrogen cair

c)

Pengeringan kontinu di atas sabuk berjalan

d)

Pemanasan kontak melalui pelat panas

35.

Faktor yang meningkatkan laju evaporasi karena memperbesar area kontak uap-cair adalah apa?

a)

Penyinaran UV mengubah struktur cairan

b)

Putaran labu meningkatkan permukaan

c)

Peningkatan viskositas memperlambat uap

d)

Penambahan garam memperkecil tegangan

36.

Pada suhu 60°C, etanol terdestilasi cepat dalam sistem vakum. Penyebab utamanya adalah apa?

a)

Air pendingin menambah energi penguapan

b)

Putaran labu menghambat penguapan etanol

c)

Tekanan rendah menurunkan titik didih etanol

d)

Kondensor menaikkan titik didih etanol

37.

Komponen rotary evaporator yang mengalirkan air pendingin masuk dan keluar kondensor biasanya disebut apa?

a)

Circulator inlet dan outlet

b)

Venturi ejector unit

c)

Vacuum relief valve

d)

Gas trap manifold

38.

Tujuan umum evaporasi pada ekstrak cair simplisia adalah apa?

a)

Mengencerkan ekstrak untuk homogenisasi

b)

Memekatkan ekstrak dengan mengurangi pelarut

c)

Mengubah ekstrak menjadi emulsifier aktif

d)

Menetralkan ekstrak dengan buffer fosfat

39.

Dalam spray drying, droplet kecil cepat kering terutama karena apa?

a)

Densitas droplet sangat besar

b)

Luas permukaan per volume tinggi

c)

Tegangan permukaan sangat rendah

d)

Koagulasi ionik dalam udara panas

40.

Pada freeze drying, mengapa kualitas produk biologis sering lebih baik dibanding pengeringan panas langsung?

a)

Tidak ada kehilangan air sama sekali

b)

Reaksi oksidasi dipercepat untuk stabilitas

c)

Degradasi termal diminimalkan oleh suhu rendah

d)

Kristalisasi garam memperbaiki tekstur produk

41.

Saat menyiapkan alat, labu alas bulat diisi hingga sekitar berapa bagian volumenya untuk operasi aman?

a)

Penuh hingga bibir labu

b)

Dua pertiga dari total volume

c)

Kurang dari sepuluh persen

d)

Seperempat dari total volume

42.

Pada rotary evaporator, fungsi utama heating bath adalah apa?

a)

Mendinginkan uap pelarut menjadi cair kembali

b)

Menstabilkan rangka alat agar tidak bergeser

c)

Memanaskan labu berisi sampel secara terkontrol

d)

Menghasilkan vakum untuk menurunkan titik didih

43.

Labu flask pada rotary evaporator berfungsi sebagai apa?

a)

Sumber panas untuk memanaskan pelarut

b)

Wadah sampel/ekstrak yang diuapkan

c)

Penampung kondensat pelarut dingin

d)

Adaptor untuk menghubungkan ke pompa vakum

44.

Kondensor spiral digunakan untuk tujuan apa dalam sistem ini?

a)

Mengembunkan uap pelarut menjadi cair

b)

Menyalurkan vakum dari pompa ke labu

c)

Meningkatkan kecepatan putaran labu

d)

Menjaga suhu bath tetap konstan

45.

Peran chiller yang terhubung ke kondensor spiral adalah apa?

a)

Menyaring partikel dari ekstrak pekat

b)

Memanaskan bath agar cepat menguap

c)

Mensirkulasikan fluida dingin untuk kondensasi

d)

Mengurangi gesekan pada motor putar

46.

Komponen yang mengatur kecepatan rotasi (RPM) labu adalah apa?

a)

Adaptor pada chiller sirkulasi

b)

Termometer pada heating bath

c)

Katup pada kondensor spiral

d)

Panel kontrol pada motor putar

47.

Pompa vakum dalam rotary evaporator menurunkan titik didih pelarut dengan cara apa?

a)

Mengalirkan udara panas ke dalam bath

b)

Menambah volume labu berisi sampel

c)

Meningkatkan suhu kondensor spiral

d)

Mengurangi tekanan sistem tertutup

48.

Penyesuaian suhu heating bath yang umum untuk penguapan etanol adalah berapa?

a)

Sekitar 40–60 °C terkontrol

b)

Sekitar 10–20 °C terkontrol

c)

Sekitar 120–140 °C terkontrol

d)

Sekitar 90–110 °C terkontrol

49.

Manfaat memutar labu selama evaporasi adalah apa?

a)

Memperluas permukaan dan mempercepat penguapan

b)

Menghentikan pembentukan busa pada chiller

c)

Mengurangi kontak dengan dinding kondensor

d)

Meningkatkan tekanan sehingga titik didih naik

50.

Langkah awal yang benar sebelum memulai operasi rotavapor adalah apa?

a)

Menyalakan motor pada RPM maksimum langsung

b)

Mengisi labu hingga penuh 100% volume

c)

Memeriksa koneksi vakum dan pendingin

d)

Menutup semua katup kondensor dengan rapat

51.

Selama pengoperasian, apa indikator yang menunjukkan kondensasi berjalan efektif?

a)

Labu berhenti berputar periodik

b)

Tetesan pelarut terkumpul di penerima

c)

Suhu bath turun di bawah 20 °C

d)

Pompa vakum berbunyi lebih keras

52.

Untuk ekstrak sensitif panas, parameter mana yang harus disetel lebih rendah terlebih dahulu?

a)

Suhu heating bath dan tekanan sistem

b)

Volume sampel dan warna pelarut

c)

Kecepatan rotasi dan diameter labu

d)

Laju alir pendingin dan panjang spiral

53.

Praktik pemeliharaan yang benar setelah penggunaan adalah apa?

a)

Menyimpan bath dengan air panas terisi penuh

b)

Meninggalkan pelarut dalam labu selama semalam

c)

Membersihkan kondensor dan mengeringkan selang

d)

Menaikkan RPM saat alat dimatikan

54.

Risiko utama jika sistem vakum bocor selama evaporasi adalah apa?

a)

Motor putar terblokir sementara

b)

Kondensor spiral membeku sepenuhnya

c)

Chiller berhenti mensirkulasikan fluida

d)

Titik didih naik sehingga proses lambat

55.

Mengapa penggunaan chiller penting saat menguapkan pelarut mudah menguap seperti eter?

a)

Mengurangi kebutuhan vakum sehingga aman dioperasi

b)

Meningkatkan kecepatan rotasi labu agar homogen

c)

Mencegah pemanasan bath melampaui titik nyala

d)

Menjaga kondensor cukup dingin untuk menangkap uap

56.

Fungsi utama labu penampung (receiving flask) pada rotary evaporator adalah apa?

a)

Menjaga suhu air bath tetap konstan

b)

Menghomogenkan campuran ekstrak padat

c)

Menampung pelarut yang menguap terpisah

d)

Mengalirkan air dingin ke kondensor spiral

57.

Mengapa pompa vakum diterapkan saat evaporasi menggunakan Buchi R-300?

a)

Menurunkan tekanan sehingga titik didih turun

b)

Menaikkan suhu agar penguapan lebih cepat

c)

Menambah volume uap untuk kondensasi maksimal

d)

Mengurangi laju rotasi untuk mencegah bumping

58.

Peran chiller pada sistem rotary evaporator adalah apa?

a)

Menampung pelarut yang telah terkondensasi

b)

Menurunkan tekanan di dalam sistem vakum

c)

Mengatur kecepatan putar motor labu

d)

Menyediakan air dingin ke kondensor spiral

59.

Komponen mana yang mengatur suhu water bath, kecepatan rotasi, tekanan vakum, dan suhu chiller?

a)

Kontrol panel pada unit utama

b)

Combi-clip penahan sambungan

c)

Kondensor spiral pada bagian atas

d)

Adaptor bump trap di leher labu

60.

Urutan langkah operasi dasar yang benar saat menggunakan Buchi R-300 adalah mana?

a)

Rotasi labu, vakum, kondensasi uap, pemanasan sampel

b)

Pemanasan sampel, rotasi labu, vakum, kondensasi uap

c)

Kondensasi uap, rotasi labu, pemanasan sampel, vakum

d)

Vakum, kondensasi uap, pemanasan sampel, rotasi labu

61.

Tujuan memutar labu secara konstan (20–280 rpm) saat evaporasi adalah apa?

a)

Menurunkan titik didih pelarut secara drastis

b)

Mengurangi kebutuhan air pendingin dari chiller

c)

Meningkatkan permukaan penguapan dan mencegah bumping

d)

Mempercepat kondensasi uap di kondensor spiral

62.

Pada hasil akhir proses, apa yang tersisa di labu evaporasi dan apa yang berada di labu penampung?

a)

Ekstrak kental di labu evaporasi, pelarut bekas di penampung

b)

Pelarut bekas di labu evaporasi, ekstrak kental di penampung

c)

Pelarut murni di kondensor, ekstrak kental di chiller

d)

Ekstrak kental di kondensor, pelarut bekas di water bath

63.

Contoh kegiatan perawatan mingguan/bulanan yang dianjurkan untuk Buchi R-300 adalah apa?

a)

Membersihkan segel O-ring setiap jam operasi

b)

Mengganti motor rotasi setiap dua minggu

c)

Kalibrasi sensor setiap hari setiap sesi

d)

Ganti cairan pemanas dan periksa pipa vakum

64.

Koefisien distribusi (KD) untuk komponen A antara dua pelarut tak saling campur didefinisikan sebagai perbandingan konsentrasi A di pelarut 1 terhadap konsentrasi A di pelarut 2 pada keadaan setimbang. Manakah ekspresi yang benar?

a)

KD = CA1 / CA2 pada keadaan setimbang

b)

KD = CA2 / CA1 pada kondisi dinamis

c)

KD = (CA1 − CA2) pada keadaan setimbang

d)

KD = (CA1 + CA2) dibagi dua

65.

Pada ekstraksi cair-cair, dua lapisan terbentuk karena pelarut yang digunakan memiliki sifat utama apa?

a)

Tidak saling bercampur pada suhu sama

b)

Memiliki densitas sangat serupa

c)

Memiliki titik didih identik

d)

Mengandung elektrolit kuat yang sama

66.

Istilah extractant dalam proses ekstraksi cair-cair merujuk pada apa?

a)

Metode gelas khusus untuk corong pisah

b)

Fase air yang tersisa setelah penguapan

c)

Lapisan yang mengandung analit setelah setimbang

d)

Pelarut kedua yang ditambahkan untuk mengekstrak

67.

Prinsip kelarutan 'like dissolves like' paling tepat digunakan untuk menjelaskan fenomena apa dalam partisi padat-cair?

a)

Penggunaan suhu tinggi untuk mempercepat emulsi

b)

Pemilihan pelarut yang serupa polaritasnya dengan analit

c)

Kebutuhan penambahan garam untuk memecah emuls

d)

Penentuan densitas pelarut untuk memisahkan lapisan

68.

Koefisien partisi (Kp) untuk satu komponen tunggal dinyatakan sebagai [A]1/[A]2. Apa arti [A] dalam persamaan tersebut?

a)

Kelarutan mutlak pelarut

b)

Konsentrasi molar komponen

c)

Aktivitas ion analit

d)

Fraksi massa total sampel

69.

Dalam prosedur praktis, corong pisah digunakan terutama untuk langkah apa?

a)

Memisahkan dua lapisan pelarut setelah agitasi

b)

Mengeringkan ekstrak dengan desikan

c)

Mengukur pH larutan dengan akurat

d)

Menentukan viskositas pelarut dengan cepat

70.

Manakah pasangan pelarut yang umum digunakan untuk memisahkan metabolit sekunder berdasarkan polaritasnya?

a)

n-heksan dan etil asetat

b)

air dan gliserol

c)

metanol dan etanol

d)

asetat amonium dan urea

71.

Tujuan utama clean-up dalam ekstraksi cair-cair adalah apa?

a)

Meningkatkan tekanan uap sistem

b)

Mengubah analit menjadi bentuk ionik

c)

Memisahkan analit dari matriks pengganggu

d)

Mengurangi densitas pelarut organik

72.

Selama ekstraksi cair-cair, terbentuk emulsi terutama ketika apa terjadi?

a)

Pelarut memiliki titik didih sangat tinggi

b)

Fase organik mudah beremulsi dengan fase air

c)

Kadar garam dalam air sangat tinggi

d)

Suhu sistem terlalu rendah untuk analit

73.

Jika suatu analit sangat nonpolar, kecenderungan distribusinya dalam sistem air–n-heksan akan bagaimana?

a)

Lebih banyak larut dalam n-heksan

b)

Lebih banyak larut dalam air

c)

Terdistribusi sama di kedua fase

d)

Tidak terdistribusi ke salah satu fase

74.

Operasi ekstraksi padat-cair yang dilakukan dengan mencampur suspensi padatan dalam pelarut tanpa pemanasan terutama dimaksudkan untuk apa?

a)

Mendispersikan komponen terlarut dari matriks padat

b)

Meningkatkan volatilitas pelarut organik

c)

Menetralkan komponen asam dengan basa kuat

d)

Mengendapkan garam anorganik ke dasar bejana

75.

Tujuan utama partisi cair‑cair pada ekstrak tumbuhan adalah apa?

a)

Menstabilkan bahan terhadap oksidasi spontan

b)

Mengurangi tekanan uap pelarut selama refluks

c)

Meningkatkan viskositas fase pelarut nonpolar

d)

Memisahkan komponen kimia berdasar kepolarannya

76.

Pada prosedur partisi cair‑cair, n‑heksana ditambahkan ke ekstrak berair. Alasan pemilihan n‑heksana adalah apa?

a)

Sebagai pengoksidan ringan untuk pigmen

b)

Sebagai katalis reaksi hidrolisis komponen

c)

Sebagai agen pengkompleks untuk ion logam

d)

Sebagai pelarut nonpolar untuk senyawa lipofilik

77.

Mana pernyataan yang benar tentang partisi padat‑cair dalam ekstraksi fitokimia?

a)

Hanya cocok untuk senyawa bermassa molekul tinggi

b)

Tidak memerlukan pengadukan atau homogenisasi

c)

Selalu menggunakan sentrifugasi tanpa penyaringan

d)

Melibatkan pelarut melarutkan solut dari matriks padat

78.

Salah satu manfaat partisi adalah memperoleh ekstrak lebih murni dan selektif. Mekanisme yang mendukung manfaat ini adalah apa?

a)

Pemilihan pelarut dengan polaritas saling berlawanan

b)

Penguapan pelarut pada suhu kamar selalu

c)

Penambahan garam untuk menaikkan ionic strength

d)

Penggunaan surfaktan untuk menstabilkan emulsi

79.

Emulsi yang sering muncul saat partisi mengindikasikan apa?

a)

Adanya reaksi oksidasi cepat antara fase

b)

Kelarutan analit sempurna pada kedua pelarut

c)

Pembentukan kristal analit dalam fase air

d)

Campuran tidak memisah dari dua cairan tak saling larut

80.

Interaksi analit dengan partikulat sampel dapat menghambat pemisahan karena apa?

a)

Analit mengalami fotodegradasi oleh cahaya

b)

Analit bereaksi membentuk garam amonium

c)

Analit segera teroksidasi oleh udara bebas

d)

Analit menempel kuat pada permukaan serat atau lignin

81.

Cara praktis memecah emulsi yang terbentuk saat partisi adalah apa?

a)

Mengurangi volume kedua fase hingga nol

b)

Menaikkan viskositas kedua fase dengan polimer

c)

Menambahkan surfaktan untuk menstabilkan emulsi

d)

Melepaskan udara dalam corong pisah dan mengocok ulang

82.

Pada laporan praktikum, hasil partisi etil asetat adalah 0,16 g dari sampel 1 g. Berapakah persen rendemen fraksi etil asetat?

a)

1,6%

b)

0,16%

c)

0,016%

d)

16%

83.

Jika fraksi n‑heksana menghasilkan 0,02 g dari 1 g sampel, interpretasi yang tepat adalah apa?

a)

Rendemen 200% menunjukkan kesalahan penimbangan

b)

Rendemen 20% menunjukkan ekstraksi berlebihan

c)

Rendemen 0,02% menunjukkan komponen sangat polar

d)

Rendemen 2% menunjukkan komponen sangat nonpolar

84.

Dalam partisi padat‑cair, mengapa penggunaan magnetic stirrer selama homogenisasi bermanfaat?

a)

Meningkatkan kontak pelarut‑matriks untuk pelarutan

b)

Mengaktifkan katalisitas pelarut terhadap analit

c)

Menurunkan titik didih pelarut agar tidak menguap

d)

Mengendapkan partikel besar untuk filtrasi cepat

85.

Apa prinsip utama pemisahan pada Kromatografi Lapis Tipis (KLT)?

a)

Perbedaan titik didih antar senyawa

b)

Adsorpsi dan partisi pada fase diam

c)

Reaksi redoks pada permukaan lempeng

d)

Penguraian termal oleh sinar UV

86.

Fase diam yang paling umum digunakan dalam KLT untuk analisis fitokimia adalah…

a)

Silika gel berukuran halus

b)

Karbon aktif granular

c)

Alumina berpori aktif

d)

Selulosa kristalin murni

87.

Pernyataan yang benar tentang pemilihan eluen pada KLT adalah…

a)

Selalu berupa pelarut tunggal non-polar

b)

Tidak mempengaruhi nilai Rf yang diperoleh

c)

Harus mengikuti polaritas senyawa yang dianalisis

d)

Ditentukan hanya oleh harga dan ketersediaan

88.

Nilai Rf (retardation factor) didefinisikan sebagai…

a)

Kecepatan eluasi dikurangi waktu spotting

b)

Jarak tempuh noda dibagi jarak tempuh eluen

c)

Jarak tempuh noda dikali waktu pengembangan

d)

Jarak tempuh eluen dibagi jarak tempuh noda

89.

Pada pelat KLT dengan indikator fluoresensi, bercak dapat diamati jelas ketika disinari pada panjang gelombang…

a)

400 nm dan 420 nm

b)

200 nm dan 220 nm

c)

254 nm atau 366 nm

d)

500 nm atau 520 nm

90.

Semakin kecil ukuran partikel silika gel pada fase diam, maka…

a)

Nilai Rf menjadi konstan untuk semua senyawa

b)

Waktu pengembangan selalu lebih lama

c)

Efisiensi dan resolusi menurun tajam

d)

Efisiensi dan resolusi umumnya meningkat

91.

Dalam KLT, peningkatan kepolaran eluen cenderung…

a)

Hanya memindahkan bercak non-polar saja

b)

Tidak berpengaruh terhadap semua senyawa

c)

Menaikkan Rf senyawa polar pada pelat silika

d)

Menurunkan jarak tempuh noda senyawa polar

92.

Langkah awal penotolan sampel pada pelat KLT yang benar adalah…

a)

Mengoleskan larutan eluen langsung pada garis akhir

b)

Memanaskan pelat di atas lampu UV

c)

Menutup pelat dengan alumunium foil

d)

Menotolkan ekstrak pada garis awal dengan pipa kapiler

93.

Tujuan penggunaan asam sulfat 10% sebagai pereaksi penampak adalah…

a)

Mengukur ketebalan lapisan tipis pelat

b)

Mengaktifkan kembali adsorben silika gel

c)

Membuat bercak lebih tampak setelah pemanasan

d)

Menstabilkan eluen selama pengembangan

94.

Jika jarak tempuh eluen adalah 8,0 cm dan noda A menempuh 5,2 cm, maka Rf untuk noda A adalah…

a)

0,48

b)

0,52

c)

0,65

d)

0,75

95.

Mengapa KLT cocok untuk identifikasi awal senyawa fitokimia?

a)

Menggunakan reaksi kimia kompleks

b)

Memiliki instrumen deteksi mahal

c)

Memberikan pilihan fase gerak lebih beragam

d)

Selalu menghasilkan data kuantitatif rinci

96.

Selama pengembangan, pelat KLT harus ditempatkan dalam bejana yang…

a)

Dipenuhi air untuk menjaga kelembaban

b)

Dibiarkan terbuka agar eluen menguap cepat

c)

Disinari UV agar noda segera muncul

d)

Diisi uap pelarut dan ditutup rapat

97.

Tujuan utama skrining fitokimia pada ekstrak tumbuhan obat adalah apa?

a)

Menentukan kandungan metabolit sekunder utama

b)

Mengukur dosis terapi untuk manusia dewasa

c)

Menilai toksisitas akut terhadap hewan uji

d)

Menstandarkan metode isolasi senyawa kompleks

98.

Metode uji fitokimia yang banyak digunakan di lapangan maupun laboratorium adalah apa?

a)

Spektrometri massa resolusi tinggi

b)

Elektroforesis kapiler cepat

c)

Kromatografi kolom preparatif

d)

Reaksi warna dan pengendapan

99.

Alkaloid adalah metabolit sekunder dengan ciri struktur molekul mengandung apa?

a)

Atom klorin dalam rantai alifatik

b)

Atom nitrogen biasanya heterosiklik

c)

Atom sulfur pada gugus tiol

d)

Atom fosfor dalam fosfodiester

100.

Berdasarkan biosintesisnya, alkaloid sesungguhnya berasal dari apa?

a)

Gugus terpenoid dan netral

b)

Asam amino dan bersifat basa

c)

Glikosida dan tidak bermuatan

d)

Polifenol dan bersifat asam

101.

Proto alkaloid dicirikan oleh apa?

a)

Amina tersier dengan gugus karboksilat

b)

Amina aromatik dengan cincin piridin

c)

Amina sederhana tanpa cincin heterosiklik

d)

Amina kuarterner dalam garam amonium

102.

Pseudo alkaloid umumnya tidak berasal dari apa?

a)

Asam amino sebagai prekursor

b)

Glikon monosakarida

c)

Unit isoprena C5H8

d)

Gugus fenol polimerik

103.

Sifat basa pada alkaloid terutama disebabkan oleh apa menurut teori asam-basa Lewis?

a)

Resonansi pada cincin aromatik

b)

Kelarutan tinggi dalam pelarut nonpolar

c)

Ikatan hidrogen antarmolekul kuat

d)

Pasangan elektron bebas pada nitrogen

104.

Reagen Mayer untuk uji alkaloid akan menghasilkan apa?

a)

Endapan putih pada larutan

b)

Warna biru kuat pada sampel

c)

Busai persisten setelah dikocok

d)

Endapan jingga kecoklatan stabil

105.

Reagen Dragendorff pada uji alkaloid memberikan apa?

a)

Warna merah darah pekat

b)

Endapan putih kristalin

c)

Fluoresensi hijau kuat

d)

Endapan jingga kecoklatan

106.

Flavonoid berperan memberikan apa pada tumbuhan?

a)

Berbagai warna pada jaringan

b)

Rasa pahit dominan umumnya

c)

Aroma volatil khas terpenoid

d)

Tekstur berlendir pada batang

107.

Struktur dasar flavonoid umumnya terdiri dari berapa cincin aromatik tersubstitusi (A, B) yang terhubung oleh heterosiklik (C)?

a)

Satu aromatik dan dua alifatik

b)

Tiga aromatik tanpa heterosiklik

c)

Dua aromatik dan satu heterosiklik

d)

Satu heterosiklik dan dua alifatik

108.

Tanin dan polifenol alam mudah dikenali karena reaksi dengan besi(III) klorida menghasilkan apa?

a)

Busai persisten setelah pengocokan

b)

Warna jingga kecoklatan pekat

c)

Endapan putih tidak larut air

d)

Warna biru-hitam khas kompleks

109.

Sifat khas saponin yang digunakan untuk identifikasi adalah apa?

a)

Menghasilkan warna biru dengan FeCl3

b)

Membentuk busa persisten saat dikocok

c)

Membentuk endapan oranye dengan Dragendorff

d)

Memberi fluoresensi kuat di UV

110.

Struktur kimia saponin umumnya berupa apa?

a)

Amina aromatik heterosiklik kompleks

b)

Polimer fenolik bercabang panjang

c)

Glikosida dengan aglikon triterpenoid atau steroid

d)

Ester lemak jenuh rantai panjang

111.

Monoterpenoid dan seskuiterpenoid adalah senyawa berjumlah atom karbon sekitar berapa dengan unit isoprena?

a)

C20–C25 tersusun dari C10H16

b)

C2–C6 tersusun dari CH2

c)

C30–C35 tersusun dari C15H24

d)

C10–C15 tersusun dari C5H8

112.

Reaksi pengenalan monoterpenoid dan seskuiterpenoid dapat menghasilkan warna dengan reagen apa?

a)

Anisaldehid-asam sulfat atau vanillin-sulfat

b)

Kalium permanganat atau kromat hijau

c)

Benedict atau Fehling basa kuat

d)

Biuret atau ninidrin ninhidrin

113.

Dalam pengujian alkaloid, salah satu sumber hasil positif palsu adalah pengendapan apa?

a)

Glikosida jantung, saponin kompleks

b)

Protein, kumarin, q-piron, hidroksi flavon

c)

Tanin tersier, polifenol reduktif

d)

Monoterpen, seskuiterpen, steroid bebas

114.

Untuk membedakan tanin dari polifenol lain, sifat tanin yang digunakan adalah kemampuannya mengendapkan apa dari larutan 1%?

a)

Gelatin sebagai protein kolagen

b)

Glukosa sebagai gula reduksi

c)

Pektin sebagai polisakarida

d)

Kitosan sebagai biopolimer

115.

Reagen Mayer terutama digunakan untuk uji keberadaan senyawa apa pada ekstrak tumbuhan?

a)

Flavonoid dalam etanol 70%

b)

Saponin dalam air panas

c)

Tanin dalam FeCl3

d)

Alkaloid dalam larutan asam encer

116.

Endapan berwarna putih setelah penambahan reagen Mayer pada filtrat menandakan apa?

a)

Adanya triterpenoid kuat

b)

Negatif alkaloid seluruhnya

c)

Positif saponin yang persisten

d)

Positif alkaloid pada sampel

117.

Reagen Dragendorff biasanya mengandung komponen apa untuk mendeteksi alkaloid?

a)

Asam sulfat pekat murni

b)

Besi(III) klorida dalam air

c)

Garam bismut dengan iodida kalium

d)

Magnesium dengan HCl

118.

Uji FeCl3 terhadap filtrat menghasilkan warna biru-hitam. Hal ini mengindikasikan apa?

a)

Adanya steroid murni

b)

Adanya tanin atau polifenol

c)

Adanya saponin persisten

d)

Adanya alkaloid kuat

119.

Penambahan larutan gelatin 1% yang menghasilkan endapan putih digunakan untuk konfirmasi apa?

a)

Tanin dalam simplisia

b)

Saponin dalam filtrat

c)

Steroid dalam kloroform

d)

Flavonoid dengan Mg

120.

Dalam uji saponin, indikator positif yang diamati adalah apa?

a)

Larutan menjadi biru-hijau

b)

Warna ungu segera muncul

c)

Endapan jingga-coklat tebal

d)

Busa ≥1 cm dan tidak hilang cepat

121.

Uji flavonoid dengan logam Mg dan HCl pekat positif bila muncul warna apa?

a)

Kuning cerah tanpa perubahan

b)

Merah jingga sampai merah ungu

c)

Biru-hitam pekat sepanjang tabung

d)

Hijau kebiruan sangat muda

122.

Jika pada uji flavonoid terbentuk warna kuning jingga, senyawa apa yang mungkin ada?

a)

Saponin triterpenik

b)

Steroid cincin kondensasi

c)

Alkaloid tersier polar

d)

Flavon, kalkon, atau auron

123.

Reaksi Liebermann–Burchard digunakan untuk identifikasi kelompok senyawa apa?

a)

Polifenol sederhana

b)

Alkaloid amina sekunder

c)

Quinon tersubstitusi

d)

Steroid dan triterpenoid

124.

Campuran pereaksi Liebermann–Burchard dibuat dari apa?

a)

Besi(III) klorida dan gelatin

b)

Natrium hidroksida dan etanol

c)

Asam asetat anhidrat dan asam sulfat pekat

d)

Kalium iodida dan HgCl2

125.

Pada uji LB, warna ungu pada tabung menunjukkan apa?

a)

Adanya triterpenoid dalam ekstrak

b)

Adanya tanin terpolimer

c)

Adanya flavonoid kompleks

d)

Adanya alkaloid kuat

126.

Pada uji LB, jika terbentuk warna biru-hijau, hal itu menandakan adanya apa?

a)

Senyawa kelompok steroid

b)

Polifenol sederhana

c)

Saponin anionik bebas

d)

Quinon tereduksi penuh

127.

Senyawa kuinon umumnya dikenali melalui pembentukan garam berwarna dengan apa?

a)

Larutan alkali kuat seperti NaOH

b)

FeCl3 dalam etanol 70%

c)

Asam asetat anhidrat murni

d)

Gelatin 1% dalam air

128.

p-Benzoquinon termasuk turunan dari kelompok senyawa apa?

a)

Tanin katekolik

b)

Steroid siklopentan

c)

Kuino n aromatik para

d)

Saponin glikosidik

129.

Dalam identifikasi alkaloid, ekstrak sering diasamkan dengan apa sebelum ditetes reagen?

a)

NaOH 1N dingin

b)

Gelatin 1% pekat

c)

HCl 2N sambil vorteks

d)

FeCl3 1% hangat

Similar Resources on Wayground