wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Tafsir—Ilmu Tafsir: Soal Pilihan Ganda (Kelas VII/Ganjil)

Total questions: 50

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.

Perhatikan teks berikut!

المكي: ما نزل قبل الهجرة وإن كان بغير مكة والمدني: ما نزل بعد الهجرة وإن كان بغير مدينة

Defenisi di atas adalah pengertian makiyyah dan madaniyah dari perspektif....

a)

Tempat turun (مكان النزول)

b)

Waktu turun (زمان النزول)

c)

Tema pembicaraan (موضوع النص)

d)

Obyek pembicaraan (مخاطب النص)

e)

Petunjuk pembicaraan (دلالة النص)

2.

Perhatikan QS Ali Imran ayat 69–70 berikut ini.

وَدَّتۡ طَّآٮِٕفَةٌ مِّنۡ اَهۡلِ الۡكِتٰبِ لَوۡ يُضِلُّوۡنَكُمؕۡ وَمَا يُضِلُّوۡنَ اِلَّاۤ اَنۡفُسَهُمۡ وَمَا يَشۡعُرُوۡنَ‏ ٦٩

يٰۤـاَهۡلَ الۡكِتٰبِ لِمَ تَكۡفُرُوۡنَ بِاٰيٰتِ اللّٰهِ وَاَنۡـتُمۡ تَشۡهَدُوۡنَ‏  ٧٠

Ayat tersebut termasuk kategori madaniyah karena kandungannya berupa dialog dengan ahli kitab. Metode apakah yang digunakan dalam menentukan makiyyah dan madaniyah seperti di atas....

a)

Riwayat

b)

Qiyasi ijtihadi

c)

Sima’i Naqli

d)

Bil Ma’tsur

e)

Nash

3.

Perhatikan ayat berikut ini.

وَٱلسَّارِقُ وَٱلسَّارِقَةُ فَٱقْطَعُوٓا۟ أَيْدِيَهُمَا جَزَآءًۢ بِمَا كَسَبَا نَكَٰلًا مِّنَ ٱللَّهِ ۗ وَٱللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

Ayat di atas termasuk kategori Madaniyah karena...

a)

Terdapat dialog dengan ahli kitab

b)

Mengandung izin untuk berjihad

c)

Menjelaskan hal ihwal orang-orang munafik

d)

Menjelaskan hukum-hukum ‘amaliyah dalam masalah ibadah dan muamalah

e)

Berisi hukum pidana, had dan kewajiban

4.

Permulaan al-Qur’an surat al-Hadid ayat 1 dengan penutupan surat al-Waqi’ah ayat 96 memiliki relevansi yang jelas, yakni keserasian dan hubungan dengan....

a)

Manusia

b)

Allah

c)

Tahmid

d)

Tasbih

e)

Alam

5.

Secara etimologi kata munasabah sering dipakai dalam tiga pengertian. Kata ini dipakai dengan makna....

a)

Musyakahah / munasabah

b)

Muqarabah / muhadasah

c)

Muqarabah / muwahidah

d)

Musyakalalah / muqarabah

e)

Muhadasah / musyakalalah

6.

“Usaha pemikiran manusia untuk menggali rahasia hubungan antara ayat-ayat atau surat yang dapat diterima oleh akal”. Pendapat tersebut merupakan pengertian munasabah menurut…

a)

Az Zaahaby

b)

Abu Bakar

c)

Al Ansari

d)

Az Zarkasyi

e)

Ibnu Taimiyah

7.

Di bawah ini adalah bentuk-bentuk munasabah dalam Al-Qur’an, kecuali....

a)

Hubungan ayat dengan ayat berikutnya

b)

Hubungan kata demi kata dalam satu ayat

c)

Hubungan mukaddimah satu surat dengan surat berikutnya

d)

Hubungan penutupan satu surat dengan mukaddimah surat berikutnya

e)

Hubungan antar ayat dengan dhomir yang sama

8.

Di antara manfaat mempelajari ilmu munasabah adalah....

a)

Hanya dengan ilmu munasabah dapat menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an

b)

Dapat mengetahui permasalahan yang terjadi saat turunnya suatu ayat

c)

Dapat mengetahui perkembangan pemahaman terhadap al-Qur’an

d)

Dapat mengetahui ketinggian (keindahan) bahasa al-Qur’an

e)

Dapat mengetahui perubahan letak ayat yang mempunyai tema yang sama

9.

Perhatikan pernyataan berikut ini!

1) Sesuai dengan kaidah bahasa Arab

2) Mudah dibaca dan dipahami

3) Huruf hijaiah sesuai dengan khat dan model kufi

4) Sesuai dengan tulisan (rasm) Usmani

5) Jalan periwayatannya shahih

Kriteria pokok yang menentukan sahih atau tidaknya qiraat sehingga tidak boleh dibaca ketika shalat ada tiga, yaitu....

a)

1, 3 dan 5

b)

1, 2 dan 3

c)

1, 4 dan 5

d)

3, 4 dan 5

e)

2, 3 dan 4

10.

Mudraj termasuk ke dalam 6 macam qiraat, pengertiannya adalah....

a)

Qiraat yang sahih sanadnya, tapi tidak mencapai derajat mutawatir

b)

Qiraat yang sahih sanadnya, tapi menyimpang dari tulisan salah satu mushaf Usmani

c)

Qiraat yang palsu, dibuat-buat dan dinisbahkan kepada perawinya tanpa dasar

d)

Qiraat yang disisipkan atau ditambahkan ke dalam qiraat yang sah

e)

Qiraat yang periwayatannya menyimpang dari perawi-perawi yang terpercaya

11.

Berikut adalah di antara imam Qiraat al-sab’....

a)

Abdullah Ibn ‘Amir al Basri

b)

Abu Ja’far Yazid bin al Qa’qa’

c)

Abu Ya’qub al Hadrami

d)

Khalaf bin Hisyam al Bazzar

e)

Al A’masy

12.

Nafi’ Ibn Abi Nu’aim al Asfahani adalah salah satu di antara imam qiraat as sab’; ia menerima periwayatan qiraat dari....

a)

Qalun dan Warsy

b)

Al Bazz dan Qunbul

c)

Syu’bah dan Hafs

d)

Khalaf dan Khallad

e)

Sulaim bin al Hakam dan Ahmad bin al Farah

13.

“Sesuatu yang turun satu ayat atau beberapa ayat yang berbicara tentangnya (sesuatu itu) atau menjelaskan ketentuan-ketentuan hukum yang terjadi pada waktu terjadinya peristiwa tersebut”.

Defenisi asbabun nuzul di atas merupakan pendapat dari...

a)

Ali as Sabuni

b)

Dr. Shubhi Shalih

c)

Az Zarqani

d)

Manna’ Khalil Qattan

e)

Al Maliki

14.

Berikut yang bukan merupakan faedah dari mengetahui asbabun nuzul adalah....

a)

Memberi petunjuk tentang hikmah yang dikehendaki Allah atas apa yang telah ditetapkan hukumnya

b)

Memberi petunjuk tentang adanya ayat-ayat tertentu yang memiliki kekhususan hukum tertentu

c)

Merupakan cara yang efisien untuk memahami makna yang terkandung dalam al-Qur’an

d)

Menghindari keraguan tentang ketentuan pembatasan (al hasyr) yang terdapat dalam al-Qur’an

e)

Memudahkan menafsirkan kalimat-kalimat yang muhkam

15.

Perhatikan pernyataan berikut ini!

1) Ayat yang diketahui maksudnya, baik karena kejelasan redaksinya sendiri maupun melalui ta’wil penafsiran

2) Ayat yang tidak dapat menerima kecuali satu penafsiran

3) Ayat yang tidak dapat dipahami kecuali mengaitkannya dengan penjelasan

4) Ayat yang kandungannya tidak mungkin dibatalkan (mansukh)

5) Ayat yang jelas maknanya dan tidak membutuhkan penjelasan dari luar dirinya, atau ayat yang tidak disentuh oleh sedikitpun kemusykilan

6) Ayat yang mengandung banyak kemungkinan makna

Yang termasuk dari pengertian ayat-ayat Muhkam adalah...

a)

1, 2, 3, 4

b)

1, 2, 4, 5

c)

1, 3, 4, 5

d)

2, 4, 5, 6

e)

2, 3, 5, 6

16.

Perhatikan Surat ash-Shaffat ayat 93 berikut ini!

فَرَاغَ عَلَيْهِمْ ضَرْبًا بِالْيَمِينِ

Pada ayat di atas, kata yamin tidak jelas maksudnya, apakah dalam arti tangan kanan atau kuat sumpah. Hal ini menjadi alasan mengapa ayat tersebut termasuk kategori Mutasyabih. Pada aspek apakah kesamaran ayat tersebut....

a)

Kesamaran pada ayatnya

b)

Kesamaran pada maknanya

c)

Kesamaran pada lafaz yang digunakan ayat

d)

Kesamaran pada lafaz dan maknanya

e)

Kesamaran pada maksudnya

17.

Perhatikan Surat al An’am ayat 59 berikut ini !

وَعِندَهُۥ مَفَاتِحُ ٱلْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَآ إِلَّا هُوَ

Ayat diatas mengisyaratkan bahwa meskipun manusia merupakan sebaik-baik ciptaan Allah dengan yang dibekali kekuatan berupa lima panca indera, namun hal yang gaib tetap menjadi sebuah rahasia yang hanya diketahui oleh Allah dan tidak dapat dijangkau oleh manusia. Inilah mengapa ayat tersebut dikategorikan menjadi ayat mutasyabih.

Termasuk kategori mutasyabih yang mana ayat di atas…..

a)

Termasuk kategori mutasyabih yang butuh penafsiran

b)

Ayat-ayat yang maksudnya dapat diketahui oleh para ulama tertentu dan bukan semua ulama

c)

Ayat-ayat yang hanya bisa dipahami melalui indera keenam

d)

Ayat-ayat yang setiap orang bisa mengetahui maksudnya melalui penelitian dan pengkajian

e)

Ayat-ayat yang seluruh manusia tidak dapat sampai kepada maksudnya

18.

Al ‘Am adalah suatu lafazh yang didalamnya menunjukkan pengertian umum menurut makna yang sebenarnya, tidak dibatasi oleh jumlah dan tidak pula menunjukkan bilangan tertentu. Defenisi di atas dikemukakan oleh….

a)

Jalaludin As Suyuthi

b)

Ushuliyyin

c)

Al Ghazali

d)

Subhi Shalih

e)

M. Khudori Beik

19.

Perhatikan pernyataan berikut!

1) Lafazh kullun (كل) dan Jamiun (جمع)

2) Isim Nakirah

3) Kata benda tunggal yang dima’rifahkan dengan alif dan lam

4) Isim syarat dan isim nakiroh yang dinafikan

5) Huruf istitsna

6) Isim maushul seperti allaziina.

Yang menunjukkan ‘am adalah….

a)

3, 2, 4, 5

b)

3, 6, 1, 4

c)

3, 5, 1, 2

d)

4, 6, 3, 2

e)

4, 5, 1, 6

20.

Perhatikan Qs At Taubah ayat 120 berikut ini.

مَا كَانَ لِأَهْلِ ٱلْمَدِينَةِ وَمَنْ حَوْلَهُم مِّنَ ٱلْأَعْرَابِ أَن يَتَخَلَّفُوا۟ عَن رَّسُولِ ٱللَّهِ وَلَا يَرْغَبُوا۟ بِأَنفُسِهِمْ عَن نَّفْسِهِۦ

Sepintas dipahami bahwa ayat tersebut menunjukkan ayat umum, yaitu penduduk Madinah dan orang-orang Arab disekitarnya, termasuk orang sakit dan lemah. Namun yang dikehendaki dari ayat tersebut bukanlah masyarakat pada umumnya, tetapi hanya masyarakat yang mampu saja yang diwajibkan. Oleh karena itu, dari segi penggunaannya, ayat di atas merupakan contoh kategori….

a)

Lafazh ‘am yang dikhususkan (al al al makhshush)

b)

Lafazh ‘am tetapi maksudnya khusus (al am al muradu bihi al khusush)

c)

Lafazh khas tetapi maksudnya ‘am (al khas al muradu bihi al am)

d)

Lafazh khas yang tetap pada kekhususannya (al baqiy ‘ala khususihi)

e)

Lafazh ‘am yang tetap pada keumumannya (al baqiy ‘ala umumihi)

21.

Perhatikan ayat berikut ini!

وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّىٰ نَبْعَثَ

Lafazh وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ pada ayat di atas bersifat umum. Akan tetapi keumumannya dipersempit pengertiannya dengan….

a)

Ganti keseluruhan (بدل البعض من الكل)

b)

Sifat (الصفة)

c)

Kesudahan (الغاية)

d)

Syarat (الشرط)

e)

Pengecualian (الاستثناء)

22.

Mukhasis Munfasil adalah dalil umum/makna dalil yang sama dengan dalil atau makna dalil yang mengkhususkannya, masing-masing berdiri sendiri (terpisah). Berikut ini yang bukan merupakan Mukhasis Munfasil adalah….

a)

Al Quran di takhsis dengan Al Quran

b)

Sunnah di takhsis dengan Sunnah

c)

Al Quran di takhsis dengan Sunnah

d)

Al Quran di takhsis dengan Ijma

e)

Sunnah di takhsis dengan Al Quran

23.

Mukhasis Muttasil adalah apabila makna satu dalil yang mengkhususkan berhubungan erat/bergantung pada kalimat umum sebelumnya. Berikut ini yang merupakan Mukhasis Muttasil dengan menggunakan syarat adalah….

a)

وَبُعُولَتُهُنَّ أَحَقُّ بِرَدِّهِنَّ فِى ذَٰلِكَ إِنْ أَرَادُوٓا۟ إِصْلَٰحًا

b)

  وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّىٰ نَبْعَثَ

c)

وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا

d)

إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لَفِى خُسْر إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ

e)

وَمَن قَتَلَ مُؤْمِنًا خَطَـًٔا فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ

24.

Perhatikan pernyataan berikut ini!

ما دل على فرد او أفراد شائعة بدون قيد مستقل لفظا

Defenisi di atas merupakan pengertian muthlaq menurut….

a)

Khudhori Beik

b)

Manna’ Al Qattan

c)

Subhi Salih

d)

Az Zarkasyi

e)

Hasbi Ash Shiddiqi

25.

Perhatikan Qs An Nisa ayat 92 berikut ini!

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ أَن يَقْتُلَ مُؤْمِنًا إِلَّا خَطَـًٔا ۚ وَمَن قَتَلَ مُؤْمِنًا خَطَـًٔا فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ

Ayat di atas merupakan contoh ayat muqayyad. Yang merupakan qayyid dalam ayat tersebut adalah….

a)

مُؤْمِنَةً

b)

فَتَحْرِيرُ

c)

رَقَبَةٍ

d)

دِيَةٌ مُسَلَّمَةٌ

e)

إِلَى أَهْلِهِ

26.

Perhatikan Qs Al Maidah ayat 6 berikut ini!

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغْسِلُوا۟ وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى ٱلْمَرَافِقِ

Lafazh yang menunjukkan muqayyad pada ayat di atas adalah….

a)

وَأَيْدِيَكُمْ

b)

إِلَى الْمَرَافِقِ

c)

وُجُوهَكُمْ

d)

بِرُءُوسِكُمْ

e)

إِذَا قُمْتُمْ

27.

Perhatikan dua potongan ayat berikut ini!

Surat al Maidah ayat 38:

وَالسَّارِقُ وَالسَّارِقَةُ فَاقْطَعُوا أَيْدِيَهُمَا جَزَاءً بِمَا كَسَبَا نَكَالًا مِنَ اللَّهِ.

Surat al Maidah ayat 6:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ.

Menurut kaidah yang berlaku, ayat yang pertama tidak bisa dipahami dan diamalkan sebagaimana yang kedua, karena….

a)

Sebab yang ada pada Mutlaq dan muqayyad berbeda, tetapi hukum keduanya sama

b)

Sebab yang ada dalam Mutlaq dan muqayyad sama tetapi hukum keduanya berbeda

c)

Sebab yang ada dalam Mutlaq dan muqayyad sama tetapi hukum keduanya berbeda, maka yang mutlaq tidak bisa ditarik kepada muqayyad

d)

Sebab dan hukum yang ada pada Mutlaq berbeda dengan sebab dan hukum yang ada pada muqayyad

e)

Sebab dan hukum yang ada dalam Mutlaq sama dengan sebab dan hukum yang ada dalam muqayyad

28.

Perhatikan pernyataan berikut ini!

تشبيه شيئ بشيئ في حكمه وتقريب المعقول من المحسوس او احد المحسوس من الآخر واعتبار أحدهما بالاخر

Defenisi di atas adalah pengertian amsal menurut….

a)

M. Abduh

b)

Muhammad Bakar Ismail

c)

Ibn al Qayyim

d)

Rasyid Ridha

e)

Subhi Salih

29.

Perhatikan Qs Al Isra’ ayat 29 berikut ini!

وَلَا تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُولَةً إِلَىٰ عُنُقِكَ وَلَا تَبْسُطْهَا كُلَّ ٱلْبَسْطِ فَتَقْعُدَ مَلُومًا مَّحْسُورًا

Ayat di atas tidak menyebutkan dengan jelas kata-kata yang menunjukkan perumpamaan, tetapi kalimat itu mengandung pengertian yang mempesona. Ayat di atas merupakan contoh dari….

a)

Amsal Kaminah

b)

Amsal Muwadhahah

c)

Amsal Mursalāh

d)

Amsal Mukarrarah

e)

Amsal Musharrahah

30.

Perhatikan pernyataan berikut ini!

1) Menampilkan sesuatu yang abstrak (yang hanya ada dalam fikiran) ke dalam sesuatu yang konkret-material yang dapat diindera manusia

2) Menyingkap makna-makna mutasyabih dalam sebuah ayat

3) Menyingkap makna yang sebenarnya dan memperlihatkan hal yang ghaib melalui paparan yang nyata

4) Menjelaskan ayat-ayat yang masih umum menjadi khusus

5) Membuat si pelaku amsal menjadi senang dan bersemangat

6) Menghimpun arti yang indah dalam ungkapan yang singkat sebagaimana yang terlihat dalam amsal kaminah dan amsal mursalāh.

Yang bukan termasuk manfaat amsal al Quran adalah….

a)

2 dan 4

b)

3 dan 6

c)

1 dan 2

d)

3 dan 4

e)

4 dan 5

31.

Fungsi dhamir sangatlah penting, diantaranya adalah….

a)

Meringkas suatu pembicaraan

b)

Menunjukkan makna suatu kata

c)

Menghilangkan kata-kata yang menjadikan bosan para pembaca

d)

Menunjukkan keunggulan bahasa Arab diantara bahasa yang lain

e)

Penuh dengan I’jaz dalam Al Quran

32.

Marji’ dhamir ه pada QS Hud ayat 42

وَنَادَى نُوحٌ ابْنَهُ adalah….

a)

نَادَى

b)

نُوحٌ

c)

ابْنِ

d)

وَ

e)

نُوحٌ ابْنُهُ

33.

Ta’rif dengan isim ‘alam pada Qs al Fath ayat 29

مُحَمَّدٌ رَّسُولُ اللّٰهِ.

Maksudnya adalah….

a)

إهانةٌ

b)

لِبَيَانِ حالِهِ في القُرْبِ

c)

لِبَيَانِ حالِهِ في البُعْدِ

d)

لتعظيمِهِ

e)

لِتَحقِيرِهِ

34.

Ta’rif dengan isim ‘alam pada Qs al Lahab ayat 1

تَبَّتْ يَدَآ أَبِى لَهَبٍ وَتَبَّ

bertujuan untuk….

a)

إهانة

b)

بيان حاله في القرب

c)

بيان حاله في البعد

d)

لتعظيمه

e)

لتحقيره

35.

Maksud pengulangan kata الصِّرَاط pada

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ

QS Al Fatihah 6-7 adalah…

a)

Pada umumnya yang kedua adalah hakikat yang pertama

b)

Yang kedua biasanya bukan yang pertama

c)

Tergantung pada qarinah, terkadang qarinah menunjukkan bahwa keduanya berbeda

d)

Sesuatu yang telah diketahui sebelumnya

e)

Tergantung pada qarinah, terkadang qarinah menunjukkan bahwa keduanya sama

36.

Qoshosh bentuk jamak dari kata qishshoh (قصة) yang berarti…..

a)

Meringkas suatu pembicaraan

b)

Mengulang kembali masa lalu

c)

Cerita dalam al Quran

d)

Kisah yang terjadi masa lalu

e)

Kisah ghaib

37.

Diantara pembagian kisah-kisah dalam al Quran adalah al qashashul ghuyub al madhiyah yang berarti….

a)

Kisah-kisah ghaib yang tidak pernah terjadi

b)

Kisah-kisah ghaib yang akan terjadi

c)

Kisah-kisah ghaib yang telah terjadi

d)

Kisah-kisah ghaib yang diketahui oleh manusia

e)

Kisah-kisah ghaib yang terjadi di akhirat

38.

Kisah kemenangan kerajaan Bizantium atas kerajaan Persia diabadikan dalam al Quran dan digolongkan ke bentuk kisah….

a)

Kisah yang sangat panjang

b)

Kisah sangat pendek

c)

Kisah ghaib yang tidak pernah terjadi

d)

Kisah ghaib yang akan terjadi

e)

Kisah ghaib masa lalu

39.

Tujuan al Quran menceritakan kisah-kisah ghaib yang akan terjadi adalah…..

a)

Untuk dijadikan teladan bagi kehidupan manusia

b)

Untuk mengokohkan keimanan Rasulullah saw

c)

Untuk memberikan gambaran tentang masa depan Rasulullah saw

d)

Untuk membuktikan bahwa al Quran bukan perkataan Rasulullah saw

e)

Untuk diamalkan oleh semua umat Rasulullah saw

40.

Perhatikan Qs an Naml ayat 18 berikut ini!

حَتَّىٰ إِذَآ أَتَوْا عَلَىٰ وَادِ ٱلنَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّمْلُ ٱدْخُلُوا۟ مَسَٰكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَٰنُ وَجُنُودُهُۥ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ

Potongan ayat di atas menceritakan tentang….

a)

Kisah yang pendek

b)

Kisah yang panjang

c)

Kisah manusia

d)

Kisah binatang

e)

Kisah jin dan manusia

41.

Perkembangan tafsir pertama kali adalah dengan periwayatan lisan. Tafsir bil ma’tsur disebut dengan tafsir bil riwayah. Yang demikian ini dikarenakan…

a)

Menggunakan cara lisan

b)

Ayat dengan ayat al Quran

c)

Menafsirkan dengan metode kebahasaan

d)

Menggunakan tambahan pemikiran ulama

e)

Lebih mengutamakan periwayatan dari Rasulullah dan sahabat

42.

Tafsir bil ro’yi disebut dengan tafsir bid-diroyah, karena….

a)

Penjelasan ayatnya menggunakan bantuan sains dan teknologi

b)

Menggunakan pendekatan pemikiran atau ilmu

c)

Penjelasannya kurang detail

d)

Merupakan tafsir yang paling mudah dipahami

e)

Tidak ada Riwayat isroiliyat di dalamnya

43.

Yang termasuk karya tafsir bid-diroyah adalah…

a)

Ruh al Ma’ani fi Tafsir al Quran al Azim wa as Sab’ al Masani karya ‘Allamah al Alusi

b)

Al Kassyaf wa al Bayan at Tafsir al Quran karya Abu Ishaq as Sa’labi

c)

Ma’alim at Tanzil karya Muhammad al Husain al Bagawy

d)

Al Muharrar al Wajiz fi Tafsir al Kitab al Aziz karya Abu Muhammad al Andalusi

e)

Al Mar’atu fi al Quran karya Abbas al Aqod

44.

Perhatikan Qs an Nisa ayat 62 berikut ini!

ثُمَّ جَاءُوكَ يَحْلِفُونَ بِٱللَّهِ إِنْ أَرَدْنَآ إِلَّا إِحْسَٰنًا وَتَوْفِيقًا

Pada potongan ayat di atas, kata yang bersinonim dengan kata qasam (قسم) adalah…

a)

أَرَدْنَا

b)

إِحْسَانًا

c)

يَحْلِفُونَ

d)

جَاءُوكَ

e)

وَتَوْفِيقًا

45.

Amatilah pengertian qasam menurut al Zarkasyi berikut ini!

هو جملة يؤكد بها الخبر حتي....... وإن كان فيه إخبار إلا أنه لما جاء توكيدا للخبر سمي قسما

Maksud dari kata yang bergaris bawah adalah…

a)

Qasam bertujuan untuk memuliakan muqsam bihi

b)

Qasam bertujuan untuk menguatkan kebenaran berita

c)

Qasam bertujuan untuk menjelaskan muqsam alaihi

d)

Qasam dapat berupa kalimat berita

e)

Qasam berisi tentang kebenaran suatu berita

46.

Perhatikan contoh ayat berikut!

وَٱلْعَصْرِ إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لَفِى خُسْرٍ

Maqsum bihi pada ayat di atas ditunjukkan oleh kalimat…

a)

الْإِنسَانِ

b)

خُسْرٍ

c)

ٱلْعَصْرِ

d)

لَفِي

e)

إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ

47.

Berita yang menjadi sasaran qasam dengan tujuan untuk menguatkan kebenarannya sehingga dapat dipercaya atau diterima oleh orang yang mendengarnya disebut dengan….

a)

Muqsam alaih

b)

Adat qasam

c)

Muqsam fihi

d)

Muqsim

e)

Muqsam bihi

48.

Menghimpun ayat-ayat al Quran yang mempunyai maksud yang sama, dalam arti sama-sama membicarakan satu topik masalah dan menyusunnya berdasar kronologi serta sebab turunnya ayat-ayat tersebut merupakan definisi…

a)

Tafsir al Quran

b)

Tafsir Maudhu’i

c)

Tafsir Tahlili

d)

Tafsir Muqarin

e)

Tafsir Ijmali

49.

Pengertian Tafsir Muqaran adalah…

a)

Cara menafsirkan al Quran dengan mengurai dan menganalisa ayat-ayat al Quran secara berurutan, sesuai tertib mushaf dengan membahas segala makna dan aspek yang terkandung di dalamnya

b)

Menghimpun ayat-ayat al Quran yang mempunyai maksud yang sama, dalam arti sama-sama membicarakan satu topik masalah dan menyusunnya berdasar kronologi serta sebab turunnya ayat-ayat tersebut

c)

Menjelaskan ayat-ayat al Quran secara ringkas.

d)

Upaya membandingkan ayat-ayat al Quran antara sebagian dengan sebagian lainnya

e)

Menjelaskan ayat-ayat al Quran dengan cara merangkum ayat-ayatnya

50.

Salah satu metode yang diterapkan oleh Muhammad Rasyid Ridha dalam tafsirnya adalah…

a)

Metode Muqaran

b)

Metode Ijmali

c)

Metode Tahlili

d)

Metode Maudhu’i

e)

Metode bil ma’tsur