wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

T2 Perawatan Lokomotif | Digitalisasi Perawatan Sarana

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

SAP MMPM adalah modul SAP yang digunakan di KAI untuk

a)

Mengatur jadwal perjalanan KA

b)

Mengintegrasikan proses bisnis perawatan sarana

c)

Mengelola penjualan tiket

d)

Menghitung biaya bahan bakar

2.

SAP termasuk dalam kategori software

a)

ERP (Enterprise Resource Planning)

b)

CRM (Customer Relationship Management)

c)
  1. CMS (Content Management System)

d)
  1. BI (Business Intelligence)

3.

Instruksi Direksi PT KAI No. 18/KR.203/KA-2016 terkait

a)

Penggunaan LocoFAM

b)
  1. Penetapan bisnis proses SAP MMPM Sarana Lintas

c)

Implementasi aplikasi ROSCHA

d)

Digitalisasi laporan gangguan FSR

4.

ROSCHA merupakan kepanjangan dari

a)

Rolling Stock Checksheet Application

b)
  1. Railway System Control Application

c)
  1. Rolling Stock Control Handling Application

d)
  1. Railway Stock Checking App

5.

Fungsi utama ROSCHA adalah

a)
  1. Mencatat inventaris sarana

b)
  1. Mengisi dan memonitor checksheet perawatan/pemeriksaan

c)
  1. Menghitung biaya perawatan

d)
  1. Menganalisa data selfload

6.

Status 'On Progress' dalam ROSCHA berarti

a)
  1. Checksheet sudah disetujui

b)
  1. Checksheet sedang dikerjakan

c)
  1. Checksheet ditolak supervisor

d)

Checksheet belum diisi

7.

CMS-RS adalah singkatan dari

a)
  1. Checksheet Management System – Rolling Stock

b)
  1. Central Monitoring System – Railway Stock

c)
  1. Control Management Software – Rolling Stock

d)

Check Maintenance System – Railway Service

8.

Salah satu fitur CMS-RS adalah

a)

Mengelola jadwal perjalanan KA

b)

Mengganti nomor Work Order SAP pada checksheet

c)

Membuat laporan penjualan tiket

d)
  1. Mencatat konsumsi BBM

9.

FSR merupakan aplikasi untuk

a)

Mengelola stok gudang

b)
  1. Melaporkan gangguan sarana secara digital

c)
  1. Menganalisis diameter roda

d)
  1. Mengatur absensi teknisi

10.

Alur status laporan gangguan di FSR adalah

a)
  1. Start → Done → Reject

b)

Open → PB Depo/PB BY → Close → Approve

c)
  1. Draft → Review → Final

d)
  1. Waiting → Processing → Finish

11.

Kategori pelaporan gangguan di FSR meliputi

a)

BGS, LPT, NON LPT, Laporan PB

b)

SOP, IK, MI, WO

c)

Preventive, Predictive, Corrective

d)

Har, Bul, Tah, Ovh

12.

Metode analisa yang digunakan dalam FSR untuk mencari penyebab gangguan adalah

a)
  1. Pareto Analysis

b)
  1. 5M (Man, Machine, Material, Method, Measurement)

c)

SWOT Analysis

d)
  1. Ishikawa Diagram

13.

LocoFAM digunakan untuk

a)
  1. Analisa kode FAM dan monitoring gangguan lokomotif

b)
  1. Manajemen tiket penumpang

c)

Pengisian checksheet harian

d)
  1. Menghitung umur ekonomis lokomotif

14.

Fitur LocoFAM yang mengubah file selfload menjadi grafik disebut

a)
  1. Dashboard Extra

b)
  1. Analisis Selfload Digital

c)
  1. Fault Isolation

d)
  1. Komponen Input

15.

Manfaat utama LocoFAM adalah

a)

Integrasi data operasional untuk monitoring real-time dan predictive maintenance

b)

Menggantikan fungsi checksheet manual

c)
  1. Membuat laporan keuangan

d)

Mengelola absensi karyawan

16.

Jika Seorang Tim Final Test Balai Yasa akan melakukan inbound Lokomotif, dimana dia bisa mendapatkan record / Operating MWhrs dari injector Lokomotif CC 206

a)
  1. SAP MM PM

b)

Field Service Report (FSR)

c)

Locofam

d)
  1. Layar SDIS

17.

Apa Perbedaan Mendasar dari SAP MM dan SAP PM

a)

SAP MM mengelola Persediaan Material, sedangkan SAP PM menjadwalkan dan memonitor pemeliharaan Aset

b)

SAP MM menjadwalkan dan memonitor pemeliharaan Aset, sedangkan SAP PM mengelola Persediaan Material

c)
  1. SAP MM menjadwalkan dan memonitor pemeliharaan Material Aset, sedangkan SAP PM mengelola Persediaan Aset Material

d)
  1. SAP MM dan SAP PM memiliki fungsi yang sama hanya beda di hieraki autorisasi

18.

TCODE yang sering digunakan oleh rekan – rekan gudang dalam transaksi keluar masuk barang seperti contoh adalah penerimaan Barang / Good Issue

a)
  1. IW31

b)
  1. IP24

c)
  1. IW41

d)

MIGO

19.

Komponen menguhungkan atau mengintegrasikan antara proses di SAP, FSR dan Aplilkasi lain di Sarana adalah

a)
  1. Nomor NIPP User

b)

Work Order

c)
  1. Tcode SAP

d)

Nomor Sarana

20.

Aplikasi yang membantu Supervisor Los/KR QC dan KUPT dalam  melakukan approval checksheet yang telah dilakukan oleh pengawas

a)
  1. Roscha

b)
  1. Checksheet Management System (CMS)

c)
  1. Field Service Report (FSR)

d)
  1. Rail Document System (RDS)

21.
  1. Dalam sebuah Kasus Gangguan Operasional, KA 67 Malabar mengalami Gangguan saat akan masuk stasiun Kroya akibat adanya groun di Traksi Motor. Siapakah yang menjadi prioritas utama melakukan input di Field Service Report (FSR)

a)

Depo Lokomotif Kutoarjo

b)

Depo Lokomotif Purwokerto

c)
  1. PUS Kroya

d)
  1. Balai Yasa Yogyakarta

22.

Apa manfaat dari diterapkannya Rolling Stock Checksheet Application (Roscha) dalam proses perawatan di Balai Yasa / Depo , kecuali

a)
  1. Menggantikan proses manual → efisiensi & akurasi data

b)

Transparansi status perawatan & pemeriksaan

c)

Terintegrasi dengan SAP sehingga akan mengganti penuh fungsi SAP

d)

Database perawatan terpusat → mendukung analisis reliability & preventive maintenance

23.

Dalam sebuah kasus Proses Perawatan Lokomotif di Balai Yasa, dilakukan penggantian komponen besar seperti Injector maupun Fuel Transfer Pump dimana dilakukan pencatatan data agar terintegrasi oleh sistem

a)

SAP MM

b)

Locofam

c)

T.175

d)

Jawaban a dan b benar

24.

Pada Bagan diatas dimanakah proses tersebut terjadi

a)

SAP MM PM dan FSR

b)

Locofam dan FSR

c)
  1. Roscha dan Locofam

d)

Locofam dan SAP MM PM

25.

Dimanakah kit akita bisa melihat rekap dari Distance , GHP dan Motoring semua Lokomotif

a)

SAP MM

b)
  1. Locofam

c)

FSR

d)

Jawaban a dan b benar