Worksheets‘Ulum Al-Qur’an – Lembar Soal Kelas 11
Total questions: 150
Worksheet time: 1hrs 15mins
Jelaskan definisi Al-Qur’an dengan memilih pernyataan yang paling tepat.
Kitab yang dikarang Nabi Muhammad untuk umatnya.
Kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad secara mutawātir, memiliki kekuatan i‘jāz, dan membacanya merupakan ibadah.
Kumpulan hadis sahih yang dibacakan dalam salat.
Rangkaian doa dan zikir yang disusun para sahabat.
Al-Qur’an mempunyai banyak nama. Pilih daftar empat nama yang semuanya merupakan nama lain dari Al-Qur’an.
Al-Kitāb, al-Furqān, al-Dzikr, al-Mubīn
al-Tanzīl, al-Hudā, al-Bayān, al-Mājid
al-Rahmān, al-Busyra, al-‘Azīz, al-Basyīr
al-Hadīs, al-Sunnah, al-Atsar, al-Akhbār
Allah telah mengemukakan Al-Qur’an dengan beberapa sifat. Pilih empat sifat yang tepat.
al-Nūr, al-Hudā, al-Syifā’, al-Rahmān
al-Maw‘idzah, al-Mubārak, al-Busyra, al-‘Azīz
al-Basyīr, al-Mājid, al-Mubīn, al-Tanzīl
al-Nūr, al-Hudā, al-Syifā’, al-Mubārak
Al-Qur’an mempunyai banyak nama sesuai dengan fungsi dan perannya. Nama Al-Qur’an yang menunjukkan fungsinya sebagai petunjuk (pedoman) adalah…
al-Hudā
al-Dzikr
al-Syifā’
al-Kitāb
Al-Qur’an mempunyai banyak nama sesuai fungsi dan perannya. Nama Al-Qur’an yang menunjukkan fungsinya sebagai pembedaan antara yang haqq dan yang bāṭil adalah…
al-Furqān
al-Dzikr
al-Mubīn
al-Bayān
Al-Qur’an juga disebut Al-Furqān. Apa artinya?
Pembeda antara yang haqq dan yang bāṭil
Kabar gembira untuk orang beriman
Kitab yang diturunkan dalam bulan Ramadan
Perintah untuk berhukum di antara manusia
Sebutkan tiga pokok isi kandungan Al-Qur’an dengan memilih kombinasi yang tepat.
Akidah, ibadah, muamalah
Akidah, akhlak, sejarah nabi
Ibadah, fiqh, ulumul hadīs
Muamalah, ilmu kalam, tasawuf
Apa yang dimaksud dengan ayat wa‘d dan wa‘īd? Pilih pernyataan yang benar.
Wa‘d: ancaman bagi pelaku maksiat; wa‘īd: janji bagi pelaku kebaikan.
Wa‘d: janji dan pahala bagi orang berbuat baik; wa‘īd: ancaman dan siksa bagi orang berbuat durhaka.
Wa‘d: doa untuk orang saleh; wa‘īd: kutukan untuk orang kafir.
Wa‘d: kisah-kisah nabi; wa‘īd: hukum-hukum syariat.
Al-Qur’an berlaku di semua tempat dan semua waktu. Pilih istilah yang digunakan untuk menyebutkan hal tersebut.
Ṣāliḥ li kull zamān wa makān
Rabb al-‘ālamīn
al-Kitāb al-Mubīn
Madaniyyah wa Makkiyyah
Jelaskan perbedaan antara Al-Qur’an dengan hadis qudsi dengan memilih pernyataan yang tepat.
Al-Qur’an: lafaz dan makna dari Allah; hadis qudsi: makna dari Allah, lafaz dari Nabi Muhammad.
Al-Qur’an: makna dari Nabi; hadis qudsi: lafaz dan makna dari Allah.
Al-Qur’an dan hadis qudsi sama-sama lafaz Nabi dan makna Allah.
Al-Qur’an: lafaz dari Jibril; hadis qudsi: lafaz dari sahabat.
Seluruh ayat Al-Qur’an berstatus qaṭ‘iy al-wurūd, sementara hadis berstatus zhanniy al-wurūd, kecuali satu jenis hadis. Jenis hadis yang berstatus qaṭ‘iy al-wurūd adalah…
Hadis mutawātir
Hadis sahih
Hadis hasan
Hadis ahad
Di antara fungsi diturunkannya Al-Qur’an adalah agar kita menerapkannya sebagai hukum di antara manusia seperti yang ditunjukkan Allah. Pilih pernyataan yang paling sesuai dengan fungsi tersebut.
Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman berhukum di antara manusia dengan apa yang Allah turunkan.
Menjadikan Al-Qur’an hanya sebagai bacaan ritual tanpa penerapan sosial.
Mengganti hukum Al-Qur’an dengan adat istiadat setempat.
Menyerahkan seluruh urusan hukum kepada penguasa tanpa rujukan Al-Qur’an.
Di antara bukti bahwa Al-Qur’an benar-benar dari Allah adalah pernyataan ketidaksanggupan Nabi untuk merubahnya ketika orang-orang kafir meminta. Pilih pernyataan yang tepat.
Nabi dapat mengubah ayat sesuai permintaan kaum kafir.
Nabi tidak mampu mengubah ayat; beliau hanya mengikuti wahyu yang diwahyukan kepadanya.
Ayat Al-Qur’an boleh diubah bila ada maslahat.
Perubahan ayat ditentukan oleh ulama.
Meskipun Rasulullah menyebut dirinya sama dengan manusia biasa, beliau menerima wahyu yang membedakannya dengan manusia lain. Pilih pernyataan yang benar.
Beliau tidak pernah menerima wahyu.
Beliau menerima wahyu dari Allah sehingga berbeda dari manusia lain.
Beliau hanya meniru wahyu para nabi terdahulu.
Beliau belajar wahyu dari para sahabat.
Karena Nabi berbangsa Arab, Al-Qur’an pun diturunkan dalam bahasa Arab. Namun orang-orang kafir Arab tetap meminta agar Al-Qur’an dirinci lagi, dan jika dalam bahasa ‘Ajam (selain Arab), mereka akan menambah tuntutan. Pilih pernyataan yang paling tepat.
Kaum kafir puas dengan bahasa Arab dan tak meminta penjelasan.
Kaum kafir meminta Al-Qur’an dalam bahasa selain Arab dan akan memperbanyak tuntutan.
Kaum kafir menolak Al-Qur’an karena tidak ada terjemahan.
Kaum kafir menerima Al-Qur’an tanpa syarat.
Karena Nabi tampak tergesa-gesa dan mengulang-ulang wahyu yang diterimanya, Allah menegur Nabi dan menyatakan bahwa Allah yang menjamin terpeliharanya Al-Qur’an. Pilih pernyataan yang tepat.
Nabi harus menghafal secepatnya karena Allah tidak membantu mengingat.
Allah menjamin pengumpulan, pembacaan, dan penjelasan Al-Qur’an sehingga Nabi tidak perlu tergesa-gesa.
Nabi boleh menambah ayat agar mudah diingat.
Penjagaan Al-Qur’an diserahkan sepenuhnya kepada manusia.
Secara etimologi Al-Qur’an bermakna bacaan yang dibaca. Pilih arti etimologis yang tepat.
Tulisan yang ditulis
Bacaan yang dibaca
Nyanyian yang dilagukan
Doa yang dihafal
Ayat yang menjelaskan bahwa setelah dibacakan kepada Rasulullah wahyu Al-Qur’an, beliau tidak akan lupa. Pilih pernyataan yang benar.
Rasul akan lupa walau telah dibacakan.
Rasul tidak akan lupa setelah wahyu dibacakan kepadanya.
Rasul mengandalkan tulisan sahabat untuk ingat.
Rasul melupakan wahyu sampai ada pengingat dari manusia.
Al-Qur’an itu mudah dihafalkan dan mudah pula diambil pelajaran darinya. Pilih pernyataan yang sesuai.
Al-Qur’an sulit dihafal dan tidak dimudahkan untuk peringatan.
Al-Qur’an dimudahkan untuk dijadikan peringatan sehingga mudah dihafal.
Al-Qur’an hanya bisa dihafal oleh para ulama.
Kemudahan menghafal hanya berlaku untuk sebagian surat.
Dalam Al-Qur’an terdapat ayat-ayat yang hukumnya di-naskh menurut sebagian ulama. Pilih definisi yang paling tepat tentang naskh sebagaimana dimaksud dalam potongan ayat.
Penghapusan atau penggantian sebagian hukum sebelumnya dengan hukum baru dari Allah.
Penambahan ayat dari sahabat ke dalam mushaf.
Perubahan bahasa Al-Qur’an dari Arab ke ‘Ajam.
Penghapusan seluruh Al-Qur’an.
Sebutkan dalil Al-Qur’an yang menyatakan bahwa seluruh ayat yang disampaikan Nabi Muhammad merupakan wahyu Allah. Pilih pernyataan yang benar.
Apa yang diucapkan Nabi adalah hasil ijtihad manusia.
Apa yang diucapkan Nabi hanyalah wahyu yang diwahyukan kepadanya.
Ucapan Nabi adalah tradisi Arab semata.
Sebagian ucapan Nabi bukan wahyu Allah.
Al-Qur’an bukan perkataan manusia. Seandainya bukan firman Allah, pasti ditemukan banyak pertentangan; kenyataannya tidak ada. Pilih pernyataan yang benar.
Al-Qur’an penuh pertentangan sehingga diragukan.
Al-Qur’an bebas dari pertentangan karena ia firman Allah.
Pertentangan dalam Al-Qur’an sengaja dibuat sebagai ujian.
Pertentangan hanya terdapat dalam tafsir, bukan Al-Qur’an.
Al-Qur’an merupakan firman Allah. Seandainya semua manusia dan jin berkumpul untuk menyusun kitab semisal Al-Qur’an, mereka tidak akan mampu. Pilih pernyataan yang tepat.
Manusia dan jin dapat menyamai Al-Qur’an bila bersatu.
Manusia dan jin tidak akan mampu menandingi Al-Qur’an.
Hanya jin yang dapat menyamai Al-Qur’an.
Kesamaan dengan Al-Qur’an bisa dicapai oleh para penyair.
Pilih pernyataan yang benar tentang tempat penyimpanan Al-Qur’an menurut ayat yang menyatakannya.
Disimpan di lauh mahfūzh.
Disimpan di baitul māl.
Disimpan di rumah Nabi.
Disimpan di perpustakaan Madinah.
Selain sebagai pedoman hidup, Al-Qur’an berfungsi sebagai obat penyejuk hati dan rahmat bagi orang beriman. Pilih pernyataan yang tepat.
Al-Qur’an menambah kerugian bagi orang beriman.
Al-Qur’an adalah penyembuh dan rahmat bagi orang beriman.
Al-Qur’an hanya memberi manfaat bagi orang kafir.
Al-Qur’an tidak berpengaruh pada hati manusia.
Allah menurunkan Al-Qur’an dan senantiasa memeliharanya sebagaimana dipahami dari surah al-Hijr: 9. Pilih pernyataan yang tepat.
Penjagaan Al-Qur’an diserahkan pada manusia.
Allah yang menurunkan al-Dzikr dan Dia yang memeliharanya.
Penjagaan Al-Qur’an dilakukan oleh para raja.
Al-Qur’an tidak membutuhkan penjagaan.
Ayat yang secara eksplisit menyebutkan bahwa Allah-lah yang mengajarkan Al-Qur’an. Pilih jawaban yang benar.
Jibril mengajarkan Al-Qur’an kepada manusia.
Para sahabat mengajarkan Al-Qur’an pertama kali.
Allah yang mengajarkan Al-Qur’an.
Ulama adalah pengajar pertama Al-Qur’an.
Ayat yang menyatakan bahwa Al-Qur’an diturunkan sama sekali bukan untuk mencelakakan Nabi Muhammad dan umatnya. Pilih pernyataan yang benar.
Al-Qur’an diturunkan untuk mencelakakan manusia.
Al-Qur’an tidak diturunkan untuk mencelakakan; ia petunjuk dan rahmat.
Al-Qur’an hanya berlaku untuk sebagian kaum.
Al-Qur’an adalah buku sejarah semata.
Sebutkan tiga cara diturunkannya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad. Pilih kombinasi yang benar.
Malaikat memasukkan ke dalam hati; malaikat menampakkan diri sebagai lelaki; malaikat menampakkan diri yang asli; wahyu seperti gemerincing lonceng.
Ditulis sahabat; diumumkan di pasar; dibacakan di mimbar.
Melalui mimpi, perenungan, dan musyawarah.
Dengan perantara ulama, raja, dan hakim.
Salah satu cara Nabi menerima wahyu adalah Jibril datang langsung berhadapan dengan Nabi. Peristiwa saat Nabi berhadapan langsung dengan Jibril adalah…
Perang Badar
Hijrah ke Madinah
Turunnya wahyu pertama di gua Hira
Perjanjian Hudaibiyah
Di antara cara penerimaan wahyu yang dialami Nabi Muhammad, ada cara yang dianggap paling berat dan cepat. Cara tersebut adalah…
Lewat mimpi yang indah
Seperti gemerincing lonceng
Melalui perantara sahabat
Melalui surat tertulis
Ayat yang menyebut bahwa Al-Qur’an turun kepada Rasulullah melalui tiga cara: melalui wahyu langsung, dari balik tabir, dan melalui utusan. Pilih daftar yang benar.
Wahyu langsung; dari balik tabir; melalui utusan
Melalui mimpi; melalui ijtihad; melalui musyawarah
Dari sahabat; dari tabi’in; dari ulama
Melalui terjemahan; melalui tafsir; melalui syair
Nabi Muhammad menerima wahyu Al-Qur’an melalui perantaraan Jibril sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur’an. Pilih pernyataan yang benar.
Wahyu turun tanpa perantara apa pun.
Perantara wahyu adalah Jibril.
Perantara wahyu adalah para sahabat.
Perantara wahyu adalah malaikat Mikail.
Apa perbedaan antara wahyu dan ilham? Pilih pernyataan yang tepat.
Wahyu hanya untuk Nabi dan Rasul; ilham juga untuk manusia lain.
Wahyu untuk semua manusia; ilham hanya untuk Nabi.
Wahyu dan ilham sama persis tanpa perbedaan.
Ilham turun melalui Jibril untuk semua orang.
Wahyu di dalam Al-Qur’an memiliki beberapa makna. Salah satunya bermakna ilham seperti yang terjadi pada ibu Nabi Musa. Pilih makna yang tepat.
Bisikan jahat
Isyarat bahasa tangan
Ilham kepada hati
Perintah lisan dari Jibril
Dalam ayat berikut, kata ‘wahyu’ menunjuk pada makna apa yang diberikan kepada lebah?
Makna tabi‘ī/gharizī (insting)
Makna bisikan jahat
Makna syariat lengkap
Makna naskh hukum
Apa makna ‘wahyu’ yang terdapat dalam ayat tentang Nabi Zakariya yang memberi tanda kepada kaumnya?
Makna isyarat
Makna naskh
Makna ilham
Makna bisikan jahat
Dalam Al-Qur’an, kata ‘wahyu’ juga dapat menunjukkan arti bisikan jahat. Pilih pernyataan yang benar sesuai potongan ayat.
Wahyu selalu berarti firman Allah kepada para nabi.
Wahyu kadang berarti bisikan jahat yang disampaikan setan kepada teman-temannya.
Wahyu hanya berarti ilham kepada orang saleh.
Wahyu berarti pertukaran ayat (naskh).
Pilih potongan informasi yang benar: Al-Qur’an diturunkan di bulan…
Muharram
Rabi‘ul Awal
Ramadan
Dzulhijjah
Menurut dalil Al-Qur’an yang dijadikan rujukan tentang turunnya Al-Qur’an pada bulan Ramadan, ayat manakah yang dimaksud sebagai dasar penetapan tanggal 17 Ramadan?
Al-Baqarah 2:185
Al-Qadr 97:1 – 5
Ad-Duha 93:1 – 3
Al-Mā’idah 5:3
Menurut jumhur ulama, Al-Qur’an turun pertama kali di gua Hira kemudian disusul wahyu kedua. Ayat pertama dari wahyu kedua tersebut adalah dari surah apa?
Al-Muddatsir 74:1 – 3
Al-‘Alaq 96:1 – 5
Al-Fātiḥah 1:1 – 7
Ad-Duha 93:1 – 3
Surah apa yang pertama kali turun secara lengkap menurut pendapat para ulama? Pilih semua yang benar.
Al-Fātiḥah
Al-Muddatsir
Al-‘Alaq
Ad-Duha
Surah yang pertama turun di Madinah adalah apa?
Al-Baqarah
Al-Anfāl
Āli ‘Imrān
At-Tawbah
Menurut mayoritas ulama, surah dan ayat berapakah yang terakhir turun?
Al-Mā’idah 5:3
Al-Baqarah 2:285
An-Naṣr 110:1 – 3
Al-Baqarah 2:281
Menurut pendapat al-Suyūṭī, ayat terakhir yang turun adalah ayat mana?
Al-Baqarah 2:281
Al-Mā’idah 5:3
An-Naṣr 110:3
At-Taubah 9:128
Al-Qur’an diturunkan melalui dua tahap. Pilih semua pernyataan yang benar mengenai dua tahap tersebut.
Dari Lawḥ Maḥfūẓ ke al-samā’ al-dunyā/Bayt al-‘izzah secara sekaligus
Dari Bayt al-‘izzah kepada Nabi secara berangsur-angsur
Dari Jibril langsung kepada seluruh umat secara sekaligus
Dari Lawḥ Maḥfūẓ kepada Nabi tanpa perantara
Melihat kondisi Nabi Muhammad setelah menerima wahyu pertama, Khadijah mengajak Rasulullah menemui anak pamannya. Siapakah dia dan apa yang diberitahukannya kepada Nabi?
Waraqah bin Nawfal; menjelaskan bahwa yang datang adalah al-Nāmūs/Malaikat Jibril yang juga datang kepada Nabi Musa
‘Abdullāh bin ‘Abbās; menyatakan wahyu datang dari Israfil
Abū Sufyān; menyebut wahyu dari Mikā’īl
Zubayr bin al-‘Awwām; menyebut wahyu dari Malik
Setelah surah Al-Muddatsir turun, terjadi fatrat al-wahy. Pernyataan manakah yang benar mengenai fatrat al-wahy dan surah yang turun setelahnya?
Fatrat al-wahy adalah masa terputusnya wahyu; surah berikutnya Al-Dhuha
Fatrat al-wahy adalah masa banyaknya wahyu; surah berikutnya Al-‘Alaq
Fatrat al-wahy adalah jeda hijrah; surah berikutnya Al-Fātiḥah
Fatrat al-wahy adalah masa peperangan; surah berikutnya An-Naṣr
Masa turunnya Al-Qur’an dibagi menjadi periode Makkah dan periode Madinah. Berapa lama periode Makkah?
Sekitar 13 tahun
Sekitar 10 tahun
Sekitar 22 tahun
Sekitar 5 tahun
Berapa lamakah Al-Qur’an diturunkan di Makkah dan di Madinah?
Di Makkah 13 tahun dan di Madinah 10 tahun
Di Makkah 10 tahun dan di Madinah 13 tahun
Di Makkah 22 tahun dan di Madinah 2 tahun
Di Makkah 5 tahun dan di Madinah 5 tahun
Salah satu hikmah turunnya Al-Qur’an secara bertahap adalah memantapkan hati Nabi Muhammad. Berapa lama total masa pewahyuan Al-Qur’an berlangsung?
Antara 22 – 23 tahun (sekitar 22 tahun 2 bulan 22 hari)
Antara 10 – 13 tahun
Tepat 30 tahun
Antara 5 – 7 tahun
Apa saja hikmah diturunkannya Al-Qur’an secara berangsur-angsur? Pilih semua yang benar.
Menguatkan hati Nabi dalam melaksanakan tugas sucinya
Agar mudah diajarkan dan dihafal
Menjawab masalah-masalah yang dihadapi Nabi
Adanya ayat nāsikh mansūkh
Agar hanya turun pada malam hari
Ayat yang menjelaskan bahwa Al-Qur’an tidak diturunkan sekaligus melainkan secara berangsur untuk memperkuat hati Nabi Muhammad adalah ayat mana?
Al-Furqān 25:32
Al-Isrā’ 17:106
Al-Qadr 97:1
Āli ‘Imrān 3:7
Ayat yang menjelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan berangsur supaya Nabi membacakannya kepada manusia secara perlahan adalah ayat mana?
Al-Isrā’ 17:106
An-Naḥl 16:44
Al-Furqān 25:32
Yūnus 10:15
Apa yang dimaksud dengan asbāb al-nuzūl dan asbāb al-wurūd? Pilih semua definisi yang benar.
Asbāb al-nuzūl adalah sebab-sebab turunnya Al-Qur’an atau peristiwa yang melatarbelakangi turunnya ayat
Asbāb al-wurūd adalah sebab-sebab atau peristiwa yang melatarbelakangi munculnya suatu hadis Nabi
Asbāb al-nuzūl adalah daftar qirā’āt yang sahih
Asbāb al-wurūd adalah daftar perawi Al-Qur’an
Bagaimana cara mengetahui asbāb al-nuzūl?
Melalui redaksi ayat Al-Qur’an (cara mikro) dan melalui riwayat atau kesaksian turunnya ayat (cara makro)
Hanya melalui ijtihad ulama tanpa riwayat
Melalui tafsir mimpi para sahabat
Melalui musyawarah tanpa dalil
Sebutkan jenis redaksi (ṣighat) sabab al-nuzūl yang dikenal dalam riwayat. Pilih semua yang benar.
Redaksi sharīḥ (jelas menunjukkan bahwa itu riwayat sabab nuzūl)
Redaksi muḥtamil (kemungkinan bisa jadi sabab nuzūl atau hanya menunjukkan kandungan ayat)
Redaksi syādh (ganjil)
Redaksi mutawātir khusus
Dalam ilmu asbāb al-nuzūl terdapat istilah ta‘addud al-nāzil wa al-sabab wāḥid. Apa makna istilah tersebut?
Ayat turun lebih dari satu (tempat/waktu) sedangkan sebab turunnya hanya satu
Sebab turunnya lebih dari satu riwayat sedangkan ayat yang turun hanya satu
Ayat dan sebab turunnya sama sekali tidak terkait
Ayat turun sekaligus tanpa sebab
Dalam ilmu asbāb al-nuzūl terdapat istilah ta‘addud al-asbāb wa al-nāzil wāḥid. Apa makna istilah tersebut?
Sebab turunnya lebih dari satu riwayat sedangkan ayat yang turun hanya satu
Ayat turun lebih dari satu sedangkan sebabnya satu
Ayat turun tanpa sebab
Sebab turun hanya satu dan ayat yang turun banyak
Bagaimana cara memilih/menentukan sabab nuzūl sebuah ayat jika riwayat sebabnya banyak sementara ayat yang turun hanya satu? Pilih semua kaidah yang digunakan.
Jika satu riwayat beredaksi sharīḥ sementara lainnya muḥtamil, pilih yang sharīḥ
Jika salah satu sahih sementara lainnya tidak, pilih yang sahih
Jika keduanya sahih, pilih yang memiliki penguat
Jika keduanya sahih tanpa penguat dan peristiwanya berdekatan, keduanya dapat dikompromikan sebagai dua sabab nuzūl untuk satu ayat
Jika keduanya sahih tanpa penguat dan peristiwanya berjauhan, dianggap ayat turun dua kali dengan dua sabab nuzūl berbeda
Dalam ‘ulūm al-Qur’ān terdapat kaidah yang menjadi pedoman istinbāṭ hukum bahwa yang dijadikan pegangan adalah keumuman lafaz, bukan kekhususan sebab. Kaidah apakah itu?
“ al-‘ibrah bi ‘umuˉm al-lafẓ laˉ bi khuṣuˉṣ al-sabab ”
“ al-ḥukmu lil-sabab duˉna al-lafẓ ”
“ al-‘ibrah bi khuṣuˉṣ al-sabab ”
“ al-ḥukmu bi al-ma‘naˉ duˉna al-lafẓ ”
Apa yang dimaksud dengan ayat makkiyah dan madaniyah menurut pendapat yang paling kuat? Pilih semua yang benar.
Makkiyah adalah ayat-ayat yang diturunkan sebelum Nabi hijrah ke Madinah, walaupun turunnya di luar kota Makkah
Madaniyah adalah ayat-ayat yang diturunkan sesudah Nabi hijrah ke Madinah, walaupun turunnya di luar kota Madinah
Makkiyah adalah ayat-ayat yang diturunkan di Makkah saja
Madaniyah adalah ayat-ayat yang diturunkan setelah wafat Nabi
Berapakah jumlah surah Al-Qur’an yang termasuk makkiyah dan yang madaniyah?
Makkiyah 86 surah dan Madaniyah 28 surah
Makkiyah 28 surah dan Madaniyah 86 surah
Makkiyah 72 surah dan Madaniyah 42 surah
Makkiyah 90 surah dan Madaniyah 24 surah
Manakah yang termasuk ciri-ciri surah madaniyah? Pilih semua yang benar.
Surahnya panjang-panjang
Mengandung masalah hukum
Terdapat kalimat “yā ayyuhā alladzīna āmanū”
Banyak kisah Nabi Musa dan Fir‘aun
Manakah yang termasuk ciri-ciri surah makkiyah? Pilih semua yang benar.
Ayat dan surahnya relatif pendek-pendek
Mengandung masalah keimanan/tauhid
Sering terdapat seruan “yā ayyuhā al-nās”
Dominan membahas rincian fikih pernikahan
Istilah populer dalam ‘ulūm al-Qur’ān untuk menjaga Al-Qur’an melalui hafalan (taḥfīẓ) pada masa Nabi dan sahabat adalah apa?
Al-jam‘ fī al-shudūr
Al-jam‘ fī al-suthūr
Al-khatṭ al-mansūkh
Al-muqri’ al-‘ām
Selain diajarkan dan dihafal, Al-Qur’an juga ditulis oleh para sahabat. Pilih semua yang termasuk sahabat penulis wahyu terkenal (selain al-khulafā’ al-rāsyidīn).
‘Āmir bin Fuhayrah
Ubay bin Ka‘b
Zayd bin Tsābit
Mu‘āwiyah bin Abī Sufyān
Al-Zubayr bin al-‘Awwām
Siapakah sahabat yang terbanyak menulis ayat-ayat Al-Qur’an pada zaman Nabi Muhammad?
Zayd bin Tsābit
Ubay bin Ka‘b
‘Alī bin Abī Ṭālib
Abū Hurairah
Apa sebutan kelompok para sahabat yang ditugasi menuliskan wahyu yang turun seperti Ubay bin Ka‘b dan Zayd bin Tsābit?
Kuttāb al-waḥy
Ahl al-ḥadīth
Fuqahā’ al-Madīnah
Ahl al-badr
Hadis yang menjelaskan larangan menulis sesuatu dari Nabi selain Al-Qur’an diriwayatkan oleh sahabat siapa?
Abū Sa‘īd al-Khudrī
Abū Hurairah
‘Abdullāh bin Mas‘ūd
Anas bin Mālik
Para sahabat ḥuffāẓ banyak gugur dalam suatu perang. Perang apakah itu?
Perang Yamāmah
Perang Badar
Perang Uhud
Perang Hunain
Apa faktor utama penghimpunan Al-Qur’an pada masa Abū Bakr?
Banyaknya ḥuffāẓ syahid dalam Perang Yamāmah sehingga dikhawatirkan Al-Qur’an akan hilang
Dorongan untuk memperbanyak mushaf hias
Keinginan menulis tafsir resmi negara
Perintah langsung dari Nabi setelah Haji Wada‘
Pada masa Nabi Muhammad, para sahabat menulis Al-Qur’an pada kepingan-kepingan tulang, pelepah kurma, dan batu-batu. Siapakah sahabat yang mendesak khalifah Abū Bakr untuk melaksanakan pengumpulan tulisan-tulisan Al-Qur’an tersebut?
‘Umar bin al-Khaṭṭāb
‘Uthmān bin ‘Affān
‘Alī bin Abī Ṭālib
Abū Hurairah
Siapa yang diberi tugas untuk memimpin pengumpulan tulisan Al-Qur’an pada zaman Abū Bakr al-Ṣiddīq?
Zayd bin Tsābit
‘Abdullāh bin Mas‘ūd
Abū Mūsā al-Asy‘arī
Sa‘īd bin al-‘Āsh
Apa yang menjadi dasar pegangan Zayd bin Tsābit dalam mengumpulkan Al-Qur’an pada masa Abū Bakr?
Hafalan para sahābat serta tulisan yang ditulis pada masa Rasulullah
Tradisi lisan masyarakat Arab semata tanpa tulisan
Terjemahan non-Arab yang beredar saat itu
Riwayat dari luar jazirah tanpa verifikasi
Dalam melaksanakan tugas menghimpun Al-Qur’an, ada ayat yang dihafal oleh Zayd bin Tsābit tetapi tidak ditemukan tulisannya. Ayat apakah itu dan akhirnya ditemukan pada siapa?
Akhir surah al-Tawbah (128–129) ditemukan pada sahabat Khuzaymah bin Tsābit al-Anshārī
Awal surah al-Baqarah ditemukan pada ‘Umar bin al-Khaṭṭāb
Akhir surah Yūnus ditemukan pada Abū Hurairah
Pertengahan surah al-Nisā’ ditemukan pada ‘Ā’isyah
Sesudah ‘Umar bin al-Khaṭṭāb wafat, di manakah shuḥuf yang berisi tulisan-tulisan Al-Qur’an yang berhasil dikumpulkan itu disimpan?
Di rumah Hafshah, putri ‘Umar bin al-Khaṭṭāb
Di Baitul Māl Madinah
Di Masjid Nabawi
Di rumah ‘Uthmān bin ‘Affān
Apa yang menjadi faktor penulisan dan penghimpunan Al-Qur’an pada masa ‘Uthmān bin ‘Affān?
Terjadinya perselisihan bacaan di kalangan umat Islam sehingga perlu penyatuan standar
Kehilangan seluruh naskah sebelumnya
Larangan membaca Al-Qur’an secara jahr
Dorongan dari bangsa non-Arab untuk menterjemahkan
Siapa yang mengusulkan kepada khalifah ‘Uthmān bin ‘Affān untuk mengumpulkan Al-Qur’an karena menemukan perselisihan yang disebabkan perbedaan bacaan Al-Qur’an pada saat perang antara Armenia dan Azerbaijan?
Hudzayfah ibn al-Yamān
Mu‘āwiyah bin Abī Sufyān
Zubayr bin al-‘Awwām
Ṭalḥah bin ‘Ubaydillāh
Sebutkan salah satu tujuan dibukukannya Al-Qur’an pada masa ‘Uthmān bin ‘Affān!
Memberikan solusi terhadap perbedaan bacaan di kalangan umat Islam
Menghapus seluruh mushaf non-Madinah tanpa pengecualian
Menjadikan terjemahan sebagai standar utama
Meniadakan hafalan dan hanya mengandalkan tulisan
Al-Qur’an di masa Nabi ditulis pada media seperti pelepah kurma, bahan kulit, dan sebagainya. Selanjutnya di masa Abū Bakr dikumpulkan menjadi satu dan diurutkan sesuai urutan seharusnya. Lalu pada tahap berikutnya ditulis ulang di kertas menjadi mushaf di masa ‘Uthmān bin ‘Affān. Siapakah yang memimpin tim penulisan Al-Qur’an pada masa khalifah ‘Uthmān tersebut?
Zayd bin Tsābit
‘Abdullāh bin Mas‘ūd
Abū Dardā’
’Ubayy bin Ka‘b
Sebutkan para penulis wahyu Al-Qur’an yang diperintahkan oleh ‘Uthmān bin ‘Affān untuk mengumpulkan/menghimpun Al-Qur’an!
Zayd bin Tsābit, ‘Abdullāh bin al-Zubayr, Sa‘īd bin al-‘Āsh, ‘Abd al-Raḥmān bin Ḥārits bin Hisyām
Zayd bin Tsābit, Abū Hurairah, Mu‘āwiyah, Ḥudhayfah
‘Alī bin Abī Ṭālib, Ibn ‘Abbās, Ibn ‘Umar, ‘Ā’isyah
Abū Bakr, ‘Umar, ‘Uthmān, ‘Alī
Menurut suatu riwayat, panitia penulisan Al-Qur’an yang diketuai oleh Zayd bin Tsābit itu menulis 5 mushaf Al-Qur’an. Dari kelima mushaf tersebut 4 di antaranya dikirimkan ke Mekkah, Kūfah, Bashrah dan Syām, sedangkan sebuah mushaf dipegang oleh ‘Uthmān di Madinah. Apakah nama mushaf yang dipegang oleh ‘Uthmān tersebut?
Muṣḥaf al-Imām
Muṣḥaf al-Madīnah
Muṣḥaf al-Ḥaram
Muṣḥaf al-Khalīfah
Apakah yang dimaksud dengan muṣḥaf ‘Uthmānī?
Mushaf Al-Qur’an hasil kodifikasi/pembukuan yang dilakukan pada masa khalifah ‘Uthmān bin ‘Affān
Mushaf pribadi sahabat yang tidak standar
Mushaf terjemahan yang disusun di masa Umayyah
Mushaf yang hanya berisi juz ‘amma
Dalam ‘ulūm al-Qur’ān dikenal istilah rasm ‘Uthmānī. Apa maksudnya?
Pola penulisan Al-Qur’an yang dipergunakan oleh ‘Uthmān bin ‘Affān dan sahabatnya saat menulis dan membukukan Al-Qur’an yang kemudian menjadi standar penulisan kembali atau penggandaan Al-Qur’an di masa berikutnya
Tradisi kaligrafi hias tanpa kaidah
Metode tajwīd untuk bacaan panjang
Sistematika penghafalan per juz
Sebutkan 4 kota yang menjadi tempat terkirimnya mushaf Al-Qur’an setelah dibukukan pada zaman ‘Uthmān bin ‘Affān!
Makkah, Kūfah, Bashrah, dan Syām
Madinah, Ṭā’if, Yaman, dan Mesir
Basrah, Baghdad, Qairawān, dan Andalus
Makkah, Madinah, Ḥabasyah, dan Bahrain
Apakah yang dimaksud dengan surah dalam Al-Qur’an?
Kumpulan sejumlah ayat Al-Qur’an yang berdiri sendiri, mempunyai permulaan dan akhiran serta diberi nama tertentu
Satu ayat tunggal yang berdiri sendiri tanpa nama
Bagian halaman tanpa penutup
Paragraf tafsir di luar mushaf
Sebutkan apa yang dimaksud dengan istilah ayat dalam Al-Qur’an!
Sejumlah kalam Allah yang terdapat dalam sebuah surah Al-Qur’an atau yang mempunyai permulaan dan akhiran yang dihitung sebagai bagian dari surah
Kalimat tafsir yang ditulis ulama
Kata tunggal dalam bahasa Arab
Penomoran halaman mushaf
Apa yang dimaksud dengan istilah fāshilah?
Istilah untuk kalimat yang merupakan akhir ayat yang telah sempurna maknanya
Huruf muqaṭṭa‘ah di awal surah
Tanda waqaf wajib
Nama lain untuk basmalah
Tertib atau urutan ayat-ayat Al-Qur’an bersifat tawqīfī. Apa yang dimaksud dengan istilah tawqīfī itu?
Sesuai dengan petunjuk Rasulullah sebagaimana diberitahukan oleh Jibril atas perintah Allah
Ditentukan sepenuhnya oleh para penulis mushaf
Hasil musyawarah sahabat tanpa tuntunan wahyu
Diubah-ubah sesuai kebutuhan pembaca
Apa yang dimaksud dengan tawqīfī surah dan ayat?
Penentuan batas dan susunan surah dan ayat yang ketentuannya ditetapkan dan diajarkan Rasulullah sendiri
Penentuan yang bersifat ijtihād murni sahabat
Penomoran halaman oleh penjilid mushaf
Penetapan nama surah oleh penguasa
Surah-surah dalam Al-Qur’an ditinjau dari segi panjang dan pendeknya terbagi menjadi 4 bagian. Sebutkan!
Al-sab‘ al-ṭiwāl, al-mi’ūn, al-matsānī, dan al-mufaṣshal
Al-ḥawāmīm, al-musabbihāt, al-mufaṣshal, dan al-jawāmi‘
Makkiyyah, Madaniyyah, muḥkam, dan mutasyābih
Al-ashrār, al-anwār, al-aqwāl, dan al-a‘māl
Apa yang dimaksud dengan al-sab‘ al-ṭiwāl?
Tujuh surah yang panjang-panjang yaitu al-Baqarah, Āli ‘Imrān, al-Nisā’, al-Māidah, al-An‘ām, al-A‘rāf, dan al-Anfāl atau al-Anfāl dengan al-Tawbah sekaligus atau Yūnus
Tujuh surah pembuka dengan huruf muqaṭṭa‘ah
Tujuh surah yang diturunkan di Madinah
Tujuh surah pendek di akhir mushaf
Apa yang dimaksud dengan al-mi’ūn?
Surah Al-Qur’an yang terdiri dari seratus ayat atau lebih
Surah yang terdiri dari sepuluh ayat
Surah yang kurang dari seratus ayat
Surah yang memiliki Ḥizb tertentu
Apa yang dimaksud dengan al-matsānī?
Surah Al-Qur’an yang kurang dari seratus ayat, tetapi tidak tergolong surah pendek
Surah yang diulang dua kali dalam mushaf
Surah yang hanya berisi nasihat
Surah yang panjang melebihi dua ratus ayat
Apa yang disebut dengan al-mufaṣshal?
Surah pendek yang dimulai/dihitung dari surah Qāf atau al-Ḥujurāt sampai dengan surah al-Nās
Surah yang memiliki banyak hukum fikih
Surah yang turun bertahap di Madinah
Surah yang hanya berisi doa-doa
Surah-surah Al-Qur’an terbagi menjadi empat kelompok, di antaranya al-mufashshal. Mengapa dinamakan al-mufashshal?
Karena banyak dipisah dengan basmalah
Karena panjang ayatnya seragam
Karena seluruhnya Makkiyyah
Karena tidak memiliki fāshilah
Apa yang disebut dengan istilah fawātiḥ al-suwar atau al-aḥruf al-muqaṭṭa‘ah?
Huruf-huruf hijāiyah yang terdapat pada awal surah (jumlah hurufnya 14)
Kalimat basmalah di awal surah
Ayat pertama setiap surah
Nama lain untuk rasm ‘Uthmānī
Berapakah jumlah surah dalam Al-Qur’an yang dimulai dengan fawātiḥ al-suwar?
29 surah
14 surah
7 surah
19 surah
Huruf-huruf hijāiyah yang ada pada awal beberapa surah (fawātiḥ al-suwar) terdiri atas satu sampai lima huruf. Huruf tunggal apa saja yang mengawali sebuah surah dalam Al-Qur’an?
Shād (ص), Qāf (ق), dan Nūn (ن)
Alif (ا), Lām (ل), dan Mīm (م)
Ṭā (ط), Sīn (س), dan Mīm (م)
Yā (ي), Hā (ه), dan Rā (ر)
Ada berapakah surah yang diawali dengan huruf الم dalam Al-Qur’an? Sebutkan!
Ada 6, yaitu al-Baqarah, Āli ‘Imrān, al-‘Ankabūt, al-Rūm, Luqmān, dan al-Sajdah
Ada 5, yaitu Yūnus, Hūd, Yūsuf, Ibrāhīm, dan al-Ḥijr
Ada 7, yaitu Ghāfir, Fuṣṣilat, al-Syūrā, al-Zukhruf, al-Dukhān, al-Jāthiyah, dan al-Aḥqāf
Ada 2, yaitu al-Syu‘arā’ dan al-Qashash
Ada berapakah surah yang diawali dengan huruf الر dalam Al-Qur’an?
Ada 5, yaitu Yūnus, Hūd, Yūsuf, Ibrāhīm, dan al-Ḥijr
Ada 6, yaitu al-Baqarah, Āli ‘Imrān, al-‘Ankabūt, al-Rūm, Luqmān, dan al-Sajdah
Ada 7, yaitu Ghāfir, Fuṣṣilat, al-Syūrā, al-Zukhruf, al-Dukhān, al-Jāthiyah, dan al-Aḥqāf
Ada 2, yaitu al-Syu‘arā’ dan al-Qashash
Ada berapa surah yang diawali dengan huruf حم dalam Al-Qur’an? Sebutkan!
Ada 7 yaitu Ghāfir, Fuṣḥṣilat, al-Syūrā, al-Zukhruf, al-Dukhān, al-Jātsiyah, dan al-Aḥqāf
Ada 6 yaitu al-Baqarah, Āli ‘Imrān, al-‘Ankabūt, al-Rūm, Luqmān, dan al-Sajdah
Ada 5 yaitu Yūnus, Hūd, Yūsuf, Ibrāhīm, dan al-Ḥijr
Ada 2 yaitu al-Syu‘arā’ dan al-Qashash
Surah apa saja yang pembuka surah (fawātiḥ al-suwar)-nya diawali dengan lafaz طسم?
Surah al-Syu‘arā’ dan surah al-Qashash
Surah Yāsīn dan surah Ṣād
Surah al-Anfāl dan al-Tawbah
Surah al-Raḥmān dan al-Wāqi‘ah
Apa istilah yang digunakan untuk ilmu yang membahas tentang tulisan asli Al-Qur’an?
Ilmu Rasm ‘Uthmānī
Ilmu Balāghah
Ilmu Tajwīd
Ilmu Qirā’āt
Pada awalnya Al-Qur’an ditulis tanpa harakat. Siapakah orang pertama yang membuat tanda baca (nuqṭah al-i‘rāb) yang kemudian menjelma seperti syakal yang kita kenal sekarang?
Abū al-Aswad al-Du’alī
Yahyā bin Ya‘mar
Naṣr bin ‘Āṣim
Al-Khalīl bin Aḥmad
Di antara orang yang berjasa mengembangkan tulisan Al-Qur’an adalah Yahyā bin Ya‘mar (w. 90 H/708 M) dan Naṣr bin ‘Āṣim (w. 100 H/718 M). Apa yang beliau lakukan dalam upaya mengembangkan penulisan Al-Qur’an tersebut?
Memberi tanda titik pada huruf untuk membedakan antara satu huruf dengan huruf lain (nuqṭah al-ijām/ta‘jīm)
Menyusun mushaf baru yang berbeda urutan ayat
Menghapus basmalah dari setiap surah
Mencetak mushaf dengan kertas Eropa
Siapakah yang pertama kali meletakkan tanda huruf hamzah, tasydīd, dan harakāt seperti yang kita kenal sekarang?
Al-Khalīl bin Aḥmad al-Farāhīdī
Abū al-Aswad al-Du’alī
Ibn Mujāhid
Ibn Kathīr
Model Al-Qur’an pojok yang biasa digunakan untuk menghafal Al-Qur’an mempunyai nama yang sama dengan nama penerbitnya pertama kali, yakni penerbit Angkatan Laut Turki Utsmani. Apa nama Al-Qur’an pojok tersebut?
Al-Qur’an Bahriyah
Al-Qur’an Madani
Al-Qur’an Syāmī
Al-Qur’an Kūfī
Penulisan (khaṭ) Al-Qur’an harus sesuai dengan kaidah rasm ‘utsmānī. Disebut apakah tulisan (khaṭ) yang tidak sesuai dengan rasm ‘utsmānī itu?
Khaṭ (rasm) imlā’ī
Khaṭ naskhī
Khaṭ riq‘ah
Khaṭ kufī klasik
Apa yang dimaksud dengan ḥadzf al-isyārah dalam kaidah rasm ‘utsmānī?
Membuang huruf dengan tujuan memberi isyarat adanya bacaan lain
Menambah huruf untuk memudahkan pembaca
Mengganti huruf dengan tanda waqaf
Menulis huruf tanpa titik
Apa yang dimaksud dengan ḥadzf al-ikhtishār dalam kaidah rasm ‘utsmānī?
Membuang huruf dengan tujuan untuk meringkas tulisan
Menambah huruf agar bacaan panjang
Mengganti huruf sesuai dialek
Menghilangkan seluruh tanda baca
Apa yang dimaksud dengan ḥadzf al-iqtiṣhāḥ dalam kaidah rasm ‘utsmānī?
Membuang huruf pada kalimat tertentu saja
Menambah huruf pada setiap ayat
Mengganti seluruh huruf hidup menjadi mati
Menghapus basmalah dari beberapa surah
Sebutkan hadis Nabi yang menjelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan dengan tujuh huruf!
Dari Ibn ‘Abbās r.a.: أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال ( أقرأني جبريل على حرفٍ فلَمْ أزلْ أستزيدُه حتى انتهى إلى سبعةِ أحرفٍ ) (رواه البخاري)
Dari Abū Hurairah r.a.: إنما الأعمال بالنيات
Dari ‘Umar r.a.: إنما الدنيا متاع الغرور
Dari ‘Ā’isyah r.a.: من أحدث في أمرنا هذا ما ليس منه فهو رد
Qirā’āt Al-Qur’an harus berdasarkan sanad yang sahih dan bersambung sampai kepada Nabi. Disebut apakah qirā’āt yang sesuai kaidah bahasa Arab, sesuai salah satu mushaf ’utsmānī, dan diriwayatkan oleh sejumlah besar perawi dari generasi ke generasi?
Qirā’āt masyhūrah
Qirā’āt mutawātirah
Qirā’āt āḥād
Qirā’āt syādzdzah
Qirā’āt yang sanadnya sahih, populer di kalangan ahli qirā’āt, tetapi tidak diriwayatkan oleh sejumlah besar perawi, dikategorikan sebagai qirā’āt apa?
Qirā’āt masyhūrah
Qirā’āt mutawātirah
Qirā’āt āḥād
Qirā’āt syādzdzah
Qirā’āt apakah yang sanadnya sahih tetapi menyalahi kaidah rasm ’utsmānī, kaidah bahasa Arab, dan tidak dikenal seperti halnya qirā’āt mutawātirah dan masyhūrah?
Qirā’āt āḥād
Qirā’āt masyhūrah
Qirā’āt mutawātirah
Qirā’āt syādzdzah
Qirā’āt Al-Qur’an harus berdasarkan sanad yang sahih dan bersambung sampai kepada Nabi. Disebut apakah qirā’āt yang sanadnya lemah?
Qirā’āt mutawātirah
Qirā’āt masyhūrah
Qirā’āt syādzdzah
Qirā’āt āḥād
Dalam sebagian ayat dijumpai sisipan kata atau kalimat yang sejatinya merupakan penafsiran, seperti qirā’āt Sa’d ibn Abī Waqqāṣ pada penggalan ayat yang menambahkan kata min ummin. Termasuk kategori qirā’āt apakah tambahan kata tersebut?
Mudraj
Mutawātir
Masyhūr
Syādzd
Kita mengenal bermacam kelompok qirā’āt Al-Qur’an: qirā’āt tujuh, qirā’āt sepuluh, dan qirā’āt empat belas. Siapakah penggagas atau penghimpun qirā’āt tujuh?
Abū Bakr ibn Mujāhid
Imam Nāfi‘
Imam Al-Kisā’ī
Imam Ibnu Katsīr
Pilih semua nama yang termasuk al-qurrā’ al-sab‘ah (tujuh imam qirā’āt).
‘Abdullāh ibn ‘Āmir
Ibnu Katsīr
‘Āshim
Al-Kisā’ī
Ya‘qūb
Di antara al-qurrā’ al-sab‘ah ada dua imam yang lahir di Makkah. Siapakah mereka berdua?
Ibnu Katsīr dan Abū ‘Amr
Nāfi‘ dan ‘Āshim
Ibnu ‘Āmir dan Hamzah
Al-Kisā’ī dan Abū ‘Amr
Sebutkan dua perawi dari imam Nāfi‘ dalam qirā’āt tujuh!
Qālūn dan Warsy
Syu‘bah dan Ḥafṣ
Al-Bazzī dan Qunbul
Hisyām dan Ibnu Dzakwān
Sebutkan dua perawi dari imam Ibnu Katsīr dalam qirā’āt tujuh!
Qālūn dan Warsy
Al-Bazzī dan Qunbul
Al-Dūrī dan Al-Sūsī
Khalaf dan Khallād
Sebutkan dua perawi dari imam Abū ‘Amr dalam qirā’āt tujuh!
Al-Dūrī dan Al-Sūsī
Hisyām dan Ibnu Dzakwān
Syu‘bah dan Ḥafṣ
Qālūn dan Warsy
Sebutkan dua perawi dari imam Ibnu ‘Āmir dalam qirā’āt tujuh!
Hisyām dan Ibnu Dzakwān
Qālūn dan Warsy
Al-Bazzī dan Qunbul
Khalaf dan Khallād
Sebutkan dua perawi dari imam ‘Āshim dalam qirā’āt tujuh!
Syu‘bah dan Ḥafṣ
Qālūn dan Warsy
Al-Dūrī dan Al-Sūsī
Al-Bazzī dan Qunbul
Sebutkan dua perawi dari imam Ḥamzah dalam qirā’āt tujuh!
Khalaf dan Khallād
Syu‘bah dan Ḥafṣ
Qālūn dan Warsy
Al-Dūrī dan Al-Sūsī
Sebutkan dua perawi dari imam Al-Kisā’ī dalam qirā’āt tujuh!
Abū al-Ḥārīts dan Al-Dūrī
Qālūn dan Warsy
Al-Bazzī dan Qunbul
Hisyām dan Ibnu Dzakwān
Salah seorang tokoh imam Qirā’āt Tujuh adalah ‘Āshim. Dari kota mana imam ‘Āshim?
Madinah
Makkah
Basrah
Kūfah
Imam qirā’āt ini lahir di Isfahān dan wafat di Madinah tahun 169 H, dikenal dengan nama Abū Ruwaym/Abū ‘Abdillāh al-Laytsī, memiliki murid terkenal Qālūn dan Warsy. Siapakah nama masyhur imam qirā’āt ini?
Nāfi‘ al-Madanī
Abū Ja‘far
Ya‘qūb
Khalaf
Panggilannya Abū Bakar (laqab Abū Bahdalah), seorang tābi‘ī yang wafat sekitar 127–128 H di Kūfah, termasuk imam qirā’āt. Perawinya Syu‘bah (wafat 193 H) dan Ḥafṣ (wafat 180 H). Siapakah dia?
‘Āshim
Ibnu Katsīr
Abū ‘Amr
Hamzah
Siapa nama imam qurrā’ yang qirā’āt-nya paling banyak diikuti dan dibaca di Indonesia dan umumnya di dunia?
Imam ‘Āshim Al-Kūfī (riwayat Ḥafṣ)
Imam Nāfi‘ (riwayat Qālūn)
Imam Ibnu Katsīr (riwayat Al-Bazzī)
Imam Abū ‘Amr (riwayat Al-Dūrī)
Riwayat Qunbul adalah salah satu riwayat yang diterima sebagai mutawātir. Dari imam qirā’āt siapakah Qunbul menerima riwayat bacaannya?
Ibnu Katsīr
Nāfi‘
‘Āshim
Ya‘qūb
Dari imam siapakah perawi Al-Dūrī meriwayatkan qirā’āt sab‘?
Dari imam Abū ‘Amr dan Al-Kisā’ī
Dari imam Nāfi‘ dan Ibnu ‘Āmir
Dari imam Ibnu Katsīr dan Ḥamzah
Dari imam Ya‘qūb dan Abū Ja‘far
Ulama qirā’āt yang sangat terkenal di Afrika utara bernama asli Abū Sa‘īd ‘Utsmān bin Sa‘īd al-Mishrī, dinisbatkan pada nama makanan berbahan susu karena kulitnya sangat putih dan halus. Bersama Qālūn ia menjadi perawi dari Imam Nāfi‘ al-Madanī. Siapakah dia?
Warsy
Qālūn
Rauh
Ruways
Panggilannya Abū Bakar (laqab Abū Bahdalah), seorang tābi‘ī yang wafat sekitar 127–128 H di Kūfah, termasuk imam qirā’āt tujuh. Murid yang meriwayatkan qirā’āt darinya selain Syu‘bah adalah siapa?
Ḥafṣ
Qālūn
Warsy
Al-Dūrī
Bagaimana bacaan mīm jam‘ (jām‘ mudzakkar mukhāṭab) menurut Imam Ibnu Katsīr?
Mīm jam‘ dibaca ḍammah dan disambungkan dengan waw sukūn
Mīm jam‘ dibaca kasrah lalu diwaqafkan
Mīm jam‘ dibaca fathah tanpa penyambungan
Mīm jam‘ diidghāmkan ke huruf berikutnya
Dalam qirā’āt sepuluh (qirā’āt ‘asyr) terdapat tiga imam; salah satunya Abū Ja‘far. Siapakah dua perawinya yang masyhur?
Ibnu Wardān dan Ibnu Jammāz
Rauh dan Ruways
Isḥāq dan Idrīs
Qālūn dan Warsy
Dalam qirā’āt sepuluh (qirā’āt ‘asyr) terdapat tiga imam; salah satunya Ya‘qūb. Siapakah dua perawinya yang masyhur?
Rauh dan Ruways
Ibnu Wardān dan Ibnu Jammāz
Isḥāq dan Idrīs
Qālūn dan Warsy
Dalam qirā’āt sepuluh (qirā’āt ‘asyr) terdapat tiga imam; salah satunya Khalaf. Siapakah dua perawinya yang masyhur?
Isḥāq dan Idrīs
Rauh dan Ruways
Ibnu Wardān dan Ibnu Jammāz
Qālūn dan Warsy
Beberapa tokoh atau imam qirā’āt yang dikenal termasuk imam qirā’āt tujuh, sepuluh, dan empat belas. Imam al-A‘masy yang wafat 148 H termasuk dalam imam qirā’āt yang mana?
Qirā’āt tujuh
Qirā’āt sepuluh
Qirā’āt empat belas
Qirā’āt mutawātirah
Mengapa alif pada akhir sejumlah kata ditulis seperti huruf yā’ (sering disebut alif bengkok)?
Untuk mengakomodir qirā’āt yang membacanya imālah
Untuk menandai mad ṭabī‘ī
Untuk menunjukkan hukum idghām
Untuk membedakan rasm antara Makkah dan Madinah
Huruf ‘ain pada tepi lembaran mushaf Al-Qur’an merupakan kepanjangan dari apa?
Rukū‘
‘Uddah
‘Arūḍ
‘Ibārah
Ayat yang memerintahkan agar ketika Al-Qur’an dibacakan, manusia diam dan mendengarkan dengan khusyuk adalah pada surah dan ayat berapa?
Al-A‘rāf ayat 204
Ali ‘Imrān ayat 7
Al-Fātiḥah ayat 4
An-Naḥl ayat 44
Disebut ilmu apakah dalam ‘ulūm al-Qur’ān yang membahas periwayatan, bentuk-bentuk qirā’āt, dan tempat turunnya ayat yang diketahui berdasarkan dalil naqlī?
Ilmu Riwayah
Ilmu Dirayah
Ilmu Balāghah
Ilmu Tajwīd
Disebut ilmu apakah dalam ‘ulūm al-Qur’ān yang mempelajari hasil perenungan dan penelitian untuk mengetahui makna lafaz gharib serta penafsiran ayat-ayat mutasyābihāt?
Ilmu Dirayah
Ilmu Riwayah
Ilmu Balāghah
Ilmu Uṣūl
Ayat yang menjelaskan bahwa Al-Qur’an memiliki ayat-ayat muḥkamāt dan ayat-ayat mutasyābihāt adalah pada surah dan ayat berapa?
Ali ‘Imrān ayat 7
Al-A‘rāf ayat 204
An-Naḥl ayat 44
Al-Baqarah ayat 185
Apa yang dimaksud dengan ayat muḥkamāt dan ayat mutasyābihāt sebagaimana disebut pada surah Ali ‘Imrān ayat 7?
Muḥkamāt bermakna jelas dan mudah dipahami; mutasyābihāt bermakna samar dan sulit dipahami
Muḥkamāt adalah ayat-ayat hukum; mutasyābihāt adalah ayat-ayat kisah
Muḥkamāt adalah ayat Makkiyah; mutasyābihāt ayat Madaniyah
Muḥkamāt hanya dibaca tartīl; mutasyābihāt dibaca mujaz
Bagaimana pendapat ulama tentang kemungkinan diketahui takwil ayat-ayat mutasyābihāt oleh manusia?
Ulama berbeda: salaf menyatakan tidak dapat diketahui, sedangkan khalaf menyatakan dapat diketahui
Semua ulama sepakat takwilnya pasti diketahui
Semua ulama sepakat takwilnya tidak mungkin diketahui
Takwil hanya diketahui oleh mufassir kontemporer
