Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

‘Ulum Al-Qur’an – Lembar Soal Kelas 11

Total questions: 150

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Jelaskan definisi Al-Qur’an dengan memilih pernyataan yang paling tepat.

a)

Kitab yang dikarang Nabi Muhammad untuk umatnya.

b)

Kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad secara mutawātir, memiliki kekuatan i‘jāz, dan membacanya merupakan ibadah.

c)

Kumpulan hadis sahih yang dibacakan dalam salat.

d)

Rangkaian doa dan zikir yang disusun para sahabat.

2.

Al-Qur’an mempunyai banyak nama. Pilih daftar empat nama yang semuanya merupakan nama lain dari Al-Qur’an.

a)

Al-Kitāb, al-Furqān, al-Dzikr, al-Mubīn

b)

al-Tanzīl, al-Hudā, al-Bayān, al-Mājid

c)

al-Rahmān, al-Busyra, al-‘Azīz, al-Basyīr

d)

al-Hadīs, al-Sunnah, al-Atsar, al-Akhbār

3.

Allah telah mengemukakan Al-Qur’an dengan beberapa sifat. Pilih empat sifat yang tepat.

a)

al-Nūr, al-Hudā, al-Syifā’, al-Rahmān

b)

al-Maw‘idzah, al-Mubārak, al-Busyra, al-‘Azīz

c)

al-Basyīr, al-Mājid, al-Mubīn, al-Tanzīl

d)

al-Nūr, al-Hudā, al-Syifā’, al-Mubārak

4.

Al-Qur’an mempunyai banyak nama sesuai dengan fungsi dan perannya. Nama Al-Qur’an yang menunjukkan fungsinya sebagai petunjuk (pedoman) adalah…

a)

al-Hudā

b)

al-Dzikr

c)

al-Syifā’

d)

al-Kitāb

5.

Al-Qur’an mempunyai banyak nama sesuai fungsi dan perannya. Nama Al-Qur’an yang menunjukkan fungsinya sebagai pembedaan antara yang haqq dan yang bāṭil adalah…

a)

al-Furqān

b)

al-Dzikr

c)

al-Mubīn

d)

al-Bayān

6.

Al-Qur’an juga disebut Al-Furqān. Apa artinya?

a)

Pembeda antara yang haqq dan yang bāṭil

b)

Kabar gembira untuk orang beriman

c)

Kitab yang diturunkan dalam bulan Ramadan

d)

Perintah untuk berhukum di antara manusia

7.

Sebutkan tiga pokok isi kandungan Al-Qur’an dengan memilih kombinasi yang tepat.

a)

Akidah, ibadah, muamalah

b)

Akidah, akhlak, sejarah nabi

c)

Ibadah, fiqh, ulumul hadīs

d)

Muamalah, ilmu kalam, tasawuf

8.

Apa yang dimaksud dengan ayat wa‘d dan wa‘īd? Pilih pernyataan yang benar.

a)

Wa‘d: ancaman bagi pelaku maksiat; wa‘īd: janji bagi pelaku kebaikan.

b)

Wa‘d: janji dan pahala bagi orang berbuat baik; wa‘īd: ancaman dan siksa bagi orang berbuat durhaka.

c)

Wa‘d: doa untuk orang saleh; wa‘īd: kutukan untuk orang kafir.

d)

Wa‘d: kisah-kisah nabi; wa‘īd: hukum-hukum syariat.

9.

Al-Qur’an berlaku di semua tempat dan semua waktu. Pilih istilah yang digunakan untuk menyebutkan hal tersebut.

a)

Ṣāliḥ li kull zamān wa makān

b)

Rabb al-‘ālamīn

c)

al-Kitāb al-Mubīn

d)

Madaniyyah wa Makkiyyah

10.

Jelaskan perbedaan antara Al-Qur’an dengan hadis qudsi dengan memilih pernyataan yang tepat.

a)

Al-Qur’an: lafaz dan makna dari Allah; hadis qudsi: makna dari Allah, lafaz dari Nabi Muhammad.

b)

Al-Qur’an: makna dari Nabi; hadis qudsi: lafaz dan makna dari Allah.

c)

Al-Qur’an dan hadis qudsi sama-sama lafaz Nabi dan makna Allah.

d)

Al-Qur’an: lafaz dari Jibril; hadis qudsi: lafaz dari sahabat.

11.

Seluruh ayat Al-Qur’an berstatus qaṭ‘iy al-wurūd, sementara hadis berstatus zhanniy al-wurūd, kecuali satu jenis hadis. Jenis hadis yang berstatus qaṭ‘iy al-wurūd adalah…

a)

Hadis mutawātir

b)

Hadis sahih

c)

Hadis hasan

d)

Hadis ahad

12.

Di antara fungsi diturunkannya Al-Qur’an adalah agar kita menerapkannya sebagai hukum di antara manusia seperti yang ditunjukkan Allah. Pilih pernyataan yang paling sesuai dengan fungsi tersebut.

a)

Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman berhukum di antara manusia dengan apa yang Allah turunkan.

b)

Menjadikan Al-Qur’an hanya sebagai bacaan ritual tanpa penerapan sosial.

c)

Mengganti hukum Al-Qur’an dengan adat istiadat setempat.

d)

Menyerahkan seluruh urusan hukum kepada penguasa tanpa rujukan Al-Qur’an.

13.

Di antara bukti bahwa Al-Qur’an benar-benar dari Allah adalah pernyataan ketidaksanggupan Nabi untuk merubahnya ketika orang-orang kafir meminta. Pilih pernyataan yang tepat.

a)

Nabi dapat mengubah ayat sesuai permintaan kaum kafir.

b)

Nabi tidak mampu mengubah ayat; beliau hanya mengikuti wahyu yang diwahyukan kepadanya.

c)

Ayat Al-Qur’an boleh diubah bila ada maslahat.

d)

Perubahan ayat ditentukan oleh ulama.

14.

Meskipun Rasulullah menyebut dirinya sama dengan manusia biasa, beliau menerima wahyu yang membedakannya dengan manusia lain. Pilih pernyataan yang benar.

a)

Beliau tidak pernah menerima wahyu.

b)

Beliau menerima wahyu dari Allah sehingga berbeda dari manusia lain.

c)

Beliau hanya meniru wahyu para nabi terdahulu.

d)

Beliau belajar wahyu dari para sahabat.

15.

Karena Nabi berbangsa Arab, Al-Qur’an pun diturunkan dalam bahasa Arab. Namun orang-orang kafir Arab tetap meminta agar Al-Qur’an dirinci lagi, dan jika dalam bahasa ‘Ajam (selain Arab), mereka akan menambah tuntutan. Pilih pernyataan yang paling tepat.

a)

Kaum kafir puas dengan bahasa Arab dan tak meminta penjelasan.

b)

Kaum kafir meminta Al-Qur’an dalam bahasa selain Arab dan akan memperbanyak tuntutan.

c)

Kaum kafir menolak Al-Qur’an karena tidak ada terjemahan.

d)

Kaum kafir menerima Al-Qur’an tanpa syarat.

16.

Karena Nabi tampak tergesa-gesa dan mengulang-ulang wahyu yang diterimanya, Allah menegur Nabi dan menyatakan bahwa Allah yang menjamin terpeliharanya Al-Qur’an. Pilih pernyataan yang tepat.

a)

Nabi harus menghafal secepatnya karena Allah tidak membantu mengingat.

b)

Allah menjamin pengumpulan, pembacaan, dan penjelasan Al-Qur’an sehingga Nabi tidak perlu tergesa-gesa.

c)

Nabi boleh menambah ayat agar mudah diingat.

d)

Penjagaan Al-Qur’an diserahkan sepenuhnya kepada manusia.

17.

Secara etimologi Al-Qur’an bermakna bacaan yang dibaca. Pilih arti etimologis yang tepat.

a)

Tulisan yang ditulis

b)

Bacaan yang dibaca

c)

Nyanyian yang dilagukan

d)

Doa yang dihafal

18.

Ayat yang menjelaskan bahwa setelah dibacakan kepada Rasulullah wahyu Al-Qur’an, beliau tidak akan lupa. Pilih pernyataan yang benar.

a)

Rasul akan lupa walau telah dibacakan.

b)

Rasul tidak akan lupa setelah wahyu dibacakan kepadanya.

c)

Rasul mengandalkan tulisan sahabat untuk ingat.

d)

Rasul melupakan wahyu sampai ada pengingat dari manusia.

19.

Al-Qur’an itu mudah dihafalkan dan mudah pula diambil pelajaran darinya. Pilih pernyataan yang sesuai.

a)

Al-Qur’an sulit dihafal dan tidak dimudahkan untuk peringatan.

b)

Al-Qur’an dimudahkan untuk dijadikan peringatan sehingga mudah dihafal.

c)

Al-Qur’an hanya bisa dihafal oleh para ulama.

d)

Kemudahan menghafal hanya berlaku untuk sebagian surat.

20.

Dalam Al-Qur’an terdapat ayat-ayat yang hukumnya di-naskh menurut sebagian ulama. Pilih definisi yang paling tepat tentang naskh sebagaimana dimaksud dalam potongan ayat.

a)

Penghapusan atau penggantian sebagian hukum sebelumnya dengan hukum baru dari Allah.

b)

Penambahan ayat dari sahabat ke dalam mushaf.

c)

Perubahan bahasa Al-Qur’an dari Arab ke ‘Ajam.

d)

Penghapusan seluruh Al-Qur’an.

21.

Sebutkan dalil Al-Qur’an yang menyatakan bahwa seluruh ayat yang disampaikan Nabi Muhammad merupakan wahyu Allah. Pilih pernyataan yang benar.

a)

Apa yang diucapkan Nabi adalah hasil ijtihad manusia.

b)

Apa yang diucapkan Nabi hanyalah wahyu yang diwahyukan kepadanya.

c)

Ucapan Nabi adalah tradisi Arab semata.

d)

Sebagian ucapan Nabi bukan wahyu Allah.

22.

Al-Qur’an bukan perkataan manusia. Seandainya bukan firman Allah, pasti ditemukan banyak pertentangan; kenyataannya tidak ada. Pilih pernyataan yang benar.

a)

Al-Qur’an penuh pertentangan sehingga diragukan.

b)

Al-Qur’an bebas dari pertentangan karena ia firman Allah.

c)

Pertentangan dalam Al-Qur’an sengaja dibuat sebagai ujian.

d)

Pertentangan hanya terdapat dalam tafsir, bukan Al-Qur’an.

23.

Al-Qur’an merupakan firman Allah. Seandainya semua manusia dan jin berkumpul untuk menyusun kitab semisal Al-Qur’an, mereka tidak akan mampu. Pilih pernyataan yang tepat.

a)

Manusia dan jin dapat menyamai Al-Qur’an bila bersatu.

b)

Manusia dan jin tidak akan mampu menandingi Al-Qur’an.

c)

Hanya jin yang dapat menyamai Al-Qur’an.

d)

Kesamaan dengan Al-Qur’an bisa dicapai oleh para penyair.

24.

Pilih pernyataan yang benar tentang tempat penyimpanan Al-Qur’an menurut ayat yang menyatakannya.

a)

Disimpan di lauh mahfūzh.

b)

Disimpan di baitul māl.

c)

Disimpan di rumah Nabi.

d)

Disimpan di perpustakaan Madinah.

25.

Selain sebagai pedoman hidup, Al-Qur’an berfungsi sebagai obat penyejuk hati dan rahmat bagi orang beriman. Pilih pernyataan yang tepat.

a)

Al-Qur’an menambah kerugian bagi orang beriman.

b)

Al-Qur’an adalah penyembuh dan rahmat bagi orang beriman.

c)

Al-Qur’an hanya memberi manfaat bagi orang kafir.

d)

Al-Qur’an tidak berpengaruh pada hati manusia.

26.

Allah menurunkan Al-Qur’an dan senantiasa memeliharanya sebagaimana dipahami dari surah al-Hijr: 9. Pilih pernyataan yang tepat.

a)

Penjagaan Al-Qur’an diserahkan pada manusia.

b)

Allah yang menurunkan al-Dzikr dan Dia yang memeliharanya.

c)

Penjagaan Al-Qur’an dilakukan oleh para raja.

d)

Al-Qur’an tidak membutuhkan penjagaan.

27.

Ayat yang secara eksplisit menyebutkan bahwa Allah-lah yang mengajarkan Al-Qur’an. Pilih jawaban yang benar.

a)

Jibril mengajarkan Al-Qur’an kepada manusia.

b)

Para sahabat mengajarkan Al-Qur’an pertama kali.

c)

Allah yang mengajarkan Al-Qur’an.

d)

Ulama adalah pengajar pertama Al-Qur’an.

28.

Ayat yang menyatakan bahwa Al-Qur’an diturunkan sama sekali bukan untuk mencelakakan Nabi Muhammad dan umatnya. Pilih pernyataan yang benar.

a)

Al-Qur’an diturunkan untuk mencelakakan manusia.

b)

Al-Qur’an tidak diturunkan untuk mencelakakan; ia petunjuk dan rahmat.

c)

Al-Qur’an hanya berlaku untuk sebagian kaum.

d)

Al-Qur’an adalah buku sejarah semata.

29.

Sebutkan tiga cara diturunkannya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad. Pilih kombinasi yang benar.

a)

Malaikat memasukkan ke dalam hati; malaikat menampakkan diri sebagai lelaki; malaikat menampakkan diri yang asli; wahyu seperti gemerincing lonceng.

b)

Ditulis sahabat; diumumkan di pasar; dibacakan di mimbar.

c)

Melalui mimpi, perenungan, dan musyawarah.

d)

Dengan perantara ulama, raja, dan hakim.

30.

Salah satu cara Nabi menerima wahyu adalah Jibril datang langsung berhadapan dengan Nabi. Peristiwa saat Nabi berhadapan langsung dengan Jibril adalah…

a)

Perang Badar

b)

Hijrah ke Madinah

c)

Turunnya wahyu pertama di gua Hira

d)

Perjanjian Hudaibiyah

31.

Di antara cara penerimaan wahyu yang dialami Nabi Muhammad, ada cara yang dianggap paling berat dan cepat. Cara tersebut adalah…

a)

Lewat mimpi yang indah

b)

Seperti gemerincing lonceng

c)

Melalui perantara sahabat

d)

Melalui surat tertulis

32.

Ayat yang menyebut bahwa Al-Qur’an turun kepada Rasulullah melalui tiga cara: melalui wahyu langsung, dari balik tabir, dan melalui utusan. Pilih daftar yang benar.

a)

Wahyu langsung; dari balik tabir; melalui utusan

b)

Melalui mimpi; melalui ijtihad; melalui musyawarah

c)

Dari sahabat; dari tabi’in; dari ulama

d)

Melalui terjemahan; melalui tafsir; melalui syair

33.

Nabi Muhammad menerima wahyu Al-Qur’an melalui perantaraan Jibril sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur’an. Pilih pernyataan yang benar.

a)

Wahyu turun tanpa perantara apa pun.

b)

Perantara wahyu adalah Jibril.

c)

Perantara wahyu adalah para sahabat.

d)

Perantara wahyu adalah malaikat Mikail.

34.

Apa perbedaan antara wahyu dan ilham? Pilih pernyataan yang tepat.

a)

Wahyu hanya untuk Nabi dan Rasul; ilham juga untuk manusia lain.

b)

Wahyu untuk semua manusia; ilham hanya untuk Nabi.

c)

Wahyu dan ilham sama persis tanpa perbedaan.

d)

Ilham turun melalui Jibril untuk semua orang.

35.

Wahyu di dalam Al-Qur’an memiliki beberapa makna. Salah satunya bermakna ilham seperti yang terjadi pada ibu Nabi Musa. Pilih makna yang tepat.

a)

Bisikan jahat

b)

Isyarat bahasa tangan

c)

Ilham kepada hati

d)

Perintah lisan dari Jibril

36.

Dalam ayat berikut, kata ‘wahyu’ menunjuk pada makna apa yang diberikan kepada lebah?

a)

Makna tabi‘ī/gharizī (insting)

b)

Makna bisikan jahat

c)

Makna syariat lengkap

d)

Makna naskh hukum

37.

Apa makna ‘wahyu’ yang terdapat dalam ayat tentang Nabi Zakariya yang memberi tanda kepada kaumnya?

a)

Makna isyarat

b)

Makna naskh

c)

Makna ilham

d)

Makna bisikan jahat

38.

Dalam Al-Qur’an, kata ‘wahyu’ juga dapat menunjukkan arti bisikan jahat. Pilih pernyataan yang benar sesuai potongan ayat.

a)

Wahyu selalu berarti firman Allah kepada para nabi.

b)

Wahyu kadang berarti bisikan jahat yang disampaikan setan kepada teman-temannya.

c)

Wahyu hanya berarti ilham kepada orang saleh.

d)

Wahyu berarti pertukaran ayat (naskh).

39.

Pilih potongan informasi yang benar: Al-Qur’an diturunkan di bulan…

a)

Muharram

b)

Rabi‘ul Awal

c)

Ramadan

d)

Dzulhijjah

40.

Menurut dalil Al-Qur’an yang dijadikan rujukan tentang turunnya Al-Qur’an pada bulan Ramadan, ayat manakah yang dimaksud sebagai dasar penetapan tanggal 17 Ramadan?

a)

Al-Baqarah 2:1852:185

b)

Al-Qadr 97:197:1 – 55

c)

Ad-Duha 93:193:1 – 33

d)

Al-Mā’idah 5:35:3

41.

Menurut jumhur ulama, Al-Qur’an turun pertama kali di gua Hira kemudian disusul wahyu kedua. Ayat pertama dari wahyu kedua tersebut adalah dari surah apa?

a)

Al-Muddatsir 74:174:1 – 33

b)

Al-‘Alaq 96:196:1 – 55

c)

Al-Fātiḥah 1:11:1 – 77

d)

Ad-Duha 93:193:1 – 33

42.

Surah apa yang pertama kali turun secara lengkap menurut pendapat para ulama? Pilih semua yang benar.

a)

Al-Fātiḥah

b)

Al-Muddatsir

c)

Al-‘Alaq

d)

Ad-Duha

43.

Surah yang pertama turun di Madinah adalah apa?

a)

Al-Baqarah

b)

Al-Anfāl

c)

Āli ‘Imrān

d)

At-Tawbah

44.

Menurut mayoritas ulama, surah dan ayat berapakah yang terakhir turun?

a)

Al-Mā’idah 5:35:3

b)

Al-Baqarah 2:2852:285

c)

An-Naṣr 110:1110:1 – 33

d)

Al-Baqarah 2:2812:281

45.

Menurut pendapat al-Suyūṭī, ayat terakhir yang turun adalah ayat mana?

a)

Al-Baqarah 2:2812:281

b)

Al-Mā’idah 5:35:3

c)

An-Naṣr 110:3110:3

d)

At-Taubah 9:1289:128

46.

Al-Qur’an diturunkan melalui dua tahap. Pilih semua pernyataan yang benar mengenai dua tahap tersebut.

a)

Dari Lawḥ Maḥfūẓ ke al-samā’ al-dunyā/Bayt al-‘izzah secara sekaligus

b)

Dari Bayt al-‘izzah kepada Nabi secara berangsur-angsur

c)

Dari Jibril langsung kepada seluruh umat secara sekaligus

d)

Dari Lawḥ Maḥfūẓ kepada Nabi tanpa perantara

47.

Melihat kondisi Nabi Muhammad setelah menerima wahyu pertama, Khadijah mengajak Rasulullah menemui anak pamannya. Siapakah dia dan apa yang diberitahukannya kepada Nabi?

a)

Waraqah bin Nawfal; menjelaskan bahwa yang datang adalah al-Nāmūs/Malaikat Jibril yang juga datang kepada Nabi Musa

b)

‘Abdullāh bin ‘Abbās; menyatakan wahyu datang dari Israfil

c)

Abū Sufyān; menyebut wahyu dari Mikā’īl

d)

Zubayr bin al-‘Awwām; menyebut wahyu dari Malik

48.

Setelah surah Al-Muddatsir turun, terjadi fatrat al-wahy. Pernyataan manakah yang benar mengenai fatrat al-wahy dan surah yang turun setelahnya?

a)

Fatrat al-wahy adalah masa terputusnya wahyu; surah berikutnya Al-Dhuha

b)

Fatrat al-wahy adalah masa banyaknya wahyu; surah berikutnya Al-‘Alaq

c)

Fatrat al-wahy adalah jeda hijrah; surah berikutnya Al-Fātiḥah

d)

Fatrat al-wahy adalah masa peperangan; surah berikutnya An-Naṣr

49.

Masa turunnya Al-Qur’an dibagi menjadi periode Makkah dan periode Madinah. Berapa lama periode Makkah?

a)

Sekitar 13 tahun

b)

Sekitar 10 tahun

c)

Sekitar 22 tahun

d)

Sekitar 5 tahun

50.

Berapa lamakah Al-Qur’an diturunkan di Makkah dan di Madinah?

a)

Di Makkah 13 tahun dan di Madinah 10 tahun

b)

Di Makkah 10 tahun dan di Madinah 13 tahun

c)

Di Makkah 22 tahun dan di Madinah 2 tahun

d)

Di Makkah 5 tahun dan di Madinah 5 tahun

51.

Salah satu hikmah turunnya Al-Qur’an secara bertahap adalah memantapkan hati Nabi Muhammad. Berapa lama total masa pewahyuan Al-Qur’an berlangsung?

a)

Antara 2222 – 2323 tahun (sekitar 2222 tahun 22 bulan 2222 hari)

b)

Antara 1010 – 1313 tahun

c)

Tepat 3030 tahun

d)

Antara 55 – 77 tahun

52.

Apa saja hikmah diturunkannya Al-Qur’an secara berangsur-angsur? Pilih semua yang benar.

a)

Menguatkan hati Nabi dalam melaksanakan tugas sucinya

b)

Agar mudah diajarkan dan dihafal

c)

Menjawab masalah-masalah yang dihadapi Nabi

d)

Adanya ayat nāsikh mansūkh

e)

Agar hanya turun pada malam hari

53.

Ayat yang menjelaskan bahwa Al-Qur’an tidak diturunkan sekaligus melainkan secara berangsur untuk memperkuat hati Nabi Muhammad adalah ayat mana?

a)

Al-Furqān 25:3225:32

b)

Al-Isrā’ 17:10617:106

c)

Al-Qadr 97:197:1

d)

Āli ‘Imrān 3:73:7

54.

Ayat yang menjelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan berangsur supaya Nabi membacakannya kepada manusia secara perlahan adalah ayat mana?

a)

Al-Isrā’ 17:10617:106

b)

An-Naḥl 16:4416:44

c)

Al-Furqān 25:3225:32

d)

Yūnus 10:1510:15

55.

Apa yang dimaksud dengan asbāb al-nuzūl dan asbāb al-wurūd? Pilih semua definisi yang benar.

a)

Asbāb al-nuzūl adalah sebab-sebab turunnya Al-Qur’an atau peristiwa yang melatarbelakangi turunnya ayat

b)

Asbāb al-wurūd adalah sebab-sebab atau peristiwa yang melatarbelakangi munculnya suatu hadis Nabi

c)

Asbāb al-nuzūl adalah daftar qirā’āt yang sahih

d)

Asbāb al-wurūd adalah daftar perawi Al-Qur’an

56.

Bagaimana cara mengetahui asbāb al-nuzūl?

a)

Melalui redaksi ayat Al-Qur’an (cara mikro) dan melalui riwayat atau kesaksian turunnya ayat (cara makro)

b)

Hanya melalui ijtihad ulama tanpa riwayat

c)

Melalui tafsir mimpi para sahabat

d)

Melalui musyawarah tanpa dalil

57.

Sebutkan jenis redaksi (ṣighat) sabab al-nuzūl yang dikenal dalam riwayat. Pilih semua yang benar.

a)

Redaksi sharīḥ (jelas menunjukkan bahwa itu riwayat sabab nuzūl)

b)

Redaksi muḥtamil (kemungkinan bisa jadi sabab nuzūl atau hanya menunjukkan kandungan ayat)

c)

Redaksi syādh (ganjil)

d)

Redaksi mutawātir khusus

58.

Dalam ilmu asbāb al-nuzūl terdapat istilah ta‘addud al-nāzil wa al-sabab wāḥid. Apa makna istilah tersebut?

a)

Ayat turun lebih dari satu (tempat/waktu) sedangkan sebab turunnya hanya satu

b)

Sebab turunnya lebih dari satu riwayat sedangkan ayat yang turun hanya satu

c)

Ayat dan sebab turunnya sama sekali tidak terkait

d)

Ayat turun sekaligus tanpa sebab

59.

Dalam ilmu asbāb al-nuzūl terdapat istilah ta‘addud al-asbāb wa al-nāzil wāḥid. Apa makna istilah tersebut?

a)

Sebab turunnya lebih dari satu riwayat sedangkan ayat yang turun hanya satu

b)

Ayat turun lebih dari satu sedangkan sebabnya satu

c)

Ayat turun tanpa sebab

d)

Sebab turun hanya satu dan ayat yang turun banyak

60.

Bagaimana cara memilih/menentukan sabab nuzūl sebuah ayat jika riwayat sebabnya banyak sementara ayat yang turun hanya satu? Pilih semua kaidah yang digunakan.

a)

Jika satu riwayat beredaksi sharīḥ sementara lainnya muḥtamil, pilih yang sharīḥ

b)

Jika salah satu sahih sementara lainnya tidak, pilih yang sahih

c)

Jika keduanya sahih, pilih yang memiliki penguat

d)

Jika keduanya sahih tanpa penguat dan peristiwanya berdekatan, keduanya dapat dikompromikan sebagai dua sabab nuzūl untuk satu ayat

e)

Jika keduanya sahih tanpa penguat dan peristiwanya berjauhan, dianggap ayat turun dua kali dengan dua sabab nuzūl berbeda

61.

Dalam ‘ulūm al-Qur’ān terdapat kaidah yang menjadi pedoman istinbāṭ hukum bahwa yang dijadikan pegangan adalah keumuman lafaz, bukan kekhususan sebab. Kaidah apakah itu?

a)

“ al-‘ibrah bi ‘umuˉm al-lafẓ laˉ bi khuṣuˉṣ al-sabab\text{al-‘ibrah bi ‘umūm al-lafẓ lā bi khuṣūṣ al-sabab} ”

b)

“ al-ḥukmu lil-sabab duˉna al-lafẓ\text{al-ḥukmu lil-sabab dūna al-lafẓ} ”

c)

“ al-‘ibrah bi khuṣuˉṣ al-sabab\text{al-‘ibrah bi khuṣūṣ al-sabab} ”

d)

“ al-ḥukmu bi al-ma‘naˉ duˉna al-lafẓ\text{al-ḥukmu bi al-ma‘nā dūna al-lafẓ} ”

62.

Apa yang dimaksud dengan ayat makkiyah dan madaniyah menurut pendapat yang paling kuat? Pilih semua yang benar.

a)

Makkiyah adalah ayat-ayat yang diturunkan sebelum Nabi hijrah ke Madinah, walaupun turunnya di luar kota Makkah

b)

Madaniyah adalah ayat-ayat yang diturunkan sesudah Nabi hijrah ke Madinah, walaupun turunnya di luar kota Madinah

c)

Makkiyah adalah ayat-ayat yang diturunkan di Makkah saja

d)

Madaniyah adalah ayat-ayat yang diturunkan setelah wafat Nabi

63.

Berapakah jumlah surah Al-Qur’an yang termasuk makkiyah dan yang madaniyah?

a)

Makkiyah 8686 surah dan Madaniyah 2828 surah

b)

Makkiyah 2828 surah dan Madaniyah 8686 surah

c)

Makkiyah 7272 surah dan Madaniyah 4242 surah

d)

Makkiyah 9090 surah dan Madaniyah 2424 surah

64.

Manakah yang termasuk ciri-ciri surah madaniyah? Pilih semua yang benar.

a)

Surahnya panjang-panjang

b)

Mengandung masalah hukum

c)

Terdapat kalimat “yā ayyuhā alladzīna āmanū”

d)

Banyak kisah Nabi Musa dan Fir‘aun

65.

Manakah yang termasuk ciri-ciri surah makkiyah? Pilih semua yang benar.

a)

Ayat dan surahnya relatif pendek-pendek

b)

Mengandung masalah keimanan/tauhid

c)

Sering terdapat seruan “yā ayyuhā al-nās”

d)

Dominan membahas rincian fikih pernikahan

66.

Istilah populer dalam ‘ulūm al-Qur’ān untuk menjaga Al-Qur’an melalui hafalan (taḥfīẓ) pada masa Nabi dan sahabat adalah apa?

a)

Al-jam‘ fī al-shudūr

b)

Al-jam‘ fī al-suthūr

c)

Al-khatṭ al-mansūkh

d)

Al-muqri’ al-‘ām

67.

Selain diajarkan dan dihafal, Al-Qur’an juga ditulis oleh para sahabat. Pilih semua yang termasuk sahabat penulis wahyu terkenal (selain al-khulafā’ al-rāsyidīn).

a)

‘Āmir bin Fuhayrah

b)

Ubay bin Ka‘b

c)

Zayd bin Tsābit

d)

Mu‘āwiyah bin Abī Sufyān

e)

Al-Zubayr bin al-‘Awwām

68.

Siapakah sahabat yang terbanyak menulis ayat-ayat Al-Qur’an pada zaman Nabi Muhammad?

a)

Zayd bin Tsābit

b)

Ubay bin Ka‘b

c)

‘Alī bin Abī Ṭālib

d)

Abū Hurairah

69.

Apa sebutan kelompok para sahabat yang ditugasi menuliskan wahyu yang turun seperti Ubay bin Ka‘b dan Zayd bin Tsābit?

a)

Kuttāb al-waḥy

b)

Ahl al-ḥadīth

c)

Fuqahā’ al-Madīnah

d)

Ahl al-badr

70.

Hadis yang menjelaskan larangan menulis sesuatu dari Nabi selain Al-Qur’an diriwayatkan oleh sahabat siapa?

a)

Abū Sa‘īd al-Khudrī

b)

Abū Hurairah

c)

‘Abdullāh bin Mas‘ūd

d)

Anas bin Mālik

71.

Para sahabat ḥuffāẓ banyak gugur dalam suatu perang. Perang apakah itu?

a)

Perang Yamāmah

b)

Perang Badar

c)

Perang Uhud

d)

Perang Hunain

72.

Apa faktor utama penghimpunan Al-Qur’an pada masa Abū Bakr?

a)

Banyaknya ḥuffāẓ syahid dalam Perang Yamāmah sehingga dikhawatirkan Al-Qur’an akan hilang

b)

Dorongan untuk memperbanyak mushaf hias

c)

Keinginan menulis tafsir resmi negara

d)

Perintah langsung dari Nabi setelah Haji Wada‘

73.

Pada masa Nabi Muhammad, para sahabat menulis Al-Qur’an pada kepingan-kepingan tulang, pelepah kurma, dan batu-batu. Siapakah sahabat yang mendesak khalifah Abū Bakr untuk melaksanakan pengumpulan tulisan-tulisan Al-Qur’an tersebut?

a)

‘Umar bin al-Khaṭṭāb

b)

‘Uthmān bin ‘Affān

c)

‘Alī bin Abī Ṭālib

d)

Abū Hurairah

74.

Siapa yang diberi tugas untuk memimpin pengumpulan tulisan Al-Qur’an pada zaman Abū Bakr al-Ṣiddīq?

a)

Zayd bin Tsābit

b)

‘Abdullāh bin Mas‘ūd

c)

Abū Mūsā al-Asy‘arī

d)

Sa‘īd bin al-‘Āsh

75.

Apa yang menjadi dasar pegangan Zayd bin Tsābit dalam mengumpulkan Al-Qur’an pada masa Abū Bakr?

a)

Hafalan para sahābat serta tulisan yang ditulis pada masa Rasulullah

b)

Tradisi lisan masyarakat Arab semata tanpa tulisan

c)

Terjemahan non-Arab yang beredar saat itu

d)

Riwayat dari luar jazirah tanpa verifikasi

76.

Dalam melaksanakan tugas menghimpun Al-Qur’an, ada ayat yang dihafal oleh Zayd bin Tsābit tetapi tidak ditemukan tulisannya. Ayat apakah itu dan akhirnya ditemukan pada siapa?

a)

Akhir surah al-Tawbah (128–129) ditemukan pada sahabat Khuzaymah bin Tsābit al-Anshārī

b)

Awal surah al-Baqarah ditemukan pada ‘Umar bin al-Khaṭṭāb

c)

Akhir surah Yūnus ditemukan pada Abū Hurairah

d)

Pertengahan surah al-Nisā’ ditemukan pada ‘Ā’isyah

77.

Sesudah ‘Umar bin al-Khaṭṭāb wafat, di manakah shuḥuf yang berisi tulisan-tulisan Al-Qur’an yang berhasil dikumpulkan itu disimpan?

a)

Di rumah Hafshah, putri ‘Umar bin al-Khaṭṭāb

b)

Di Baitul Māl Madinah

c)

Di Masjid Nabawi

d)

Di rumah ‘Uthmān bin ‘Affān

78.

Apa yang menjadi faktor penulisan dan penghimpunan Al-Qur’an pada masa ‘Uthmān bin ‘Affān?

a)

Terjadinya perselisihan bacaan di kalangan umat Islam sehingga perlu penyatuan standar

b)

Kehilangan seluruh naskah sebelumnya

c)

Larangan membaca Al-Qur’an secara jahr

d)

Dorongan dari bangsa non-Arab untuk menterjemahkan

79.

Siapa yang mengusulkan kepada khalifah ‘Uthmān bin ‘Affān untuk mengumpulkan Al-Qur’an karena menemukan perselisihan yang disebabkan perbedaan bacaan Al-Qur’an pada saat perang antara Armenia dan Azerbaijan?

a)

Hudzayfah ibn al-Yamān

b)

Mu‘āwiyah bin Abī Sufyān

c)

Zubayr bin al-‘Awwām

d)

Ṭalḥah bin ‘Ubaydillāh

80.

Sebutkan salah satu tujuan dibukukannya Al-Qur’an pada masa ‘Uthmān bin ‘Affān!

a)

Memberikan solusi terhadap perbedaan bacaan di kalangan umat Islam

b)

Menghapus seluruh mushaf non-Madinah tanpa pengecualian

c)

Menjadikan terjemahan sebagai standar utama

d)

Meniadakan hafalan dan hanya mengandalkan tulisan

81.

Al-Qur’an di masa Nabi ditulis pada media seperti pelepah kurma, bahan kulit, dan sebagainya. Selanjutnya di masa Abū Bakr dikumpulkan menjadi satu dan diurutkan sesuai urutan seharusnya. Lalu pada tahap berikutnya ditulis ulang di kertas menjadi mushaf di masa ‘Uthmān bin ‘Affān. Siapakah yang memimpin tim penulisan Al-Qur’an pada masa khalifah ‘Uthmān tersebut?

a)

Zayd bin Tsābit

b)

‘Abdullāh bin Mas‘ūd

c)

Abū Dardā’

d)

’Ubayy bin Ka‘b

82.

Sebutkan para penulis wahyu Al-Qur’an yang diperintahkan oleh ‘Uthmān bin ‘Affān untuk mengumpulkan/menghimpun Al-Qur’an!

a)

Zayd bin Tsābit, ‘Abdullāh bin al-Zubayr, Sa‘īd bin al-‘Āsh, ‘Abd al-Raḥmān bin Ḥārits bin Hisyām

b)

Zayd bin Tsābit, Abū Hurairah, Mu‘āwiyah, Ḥudhayfah

c)

‘Alī bin Abī Ṭālib, Ibn ‘Abbās, Ibn ‘Umar, ‘Ā’isyah

d)

Abū Bakr, ‘Umar, ‘Uthmān, ‘Alī

83.

Menurut suatu riwayat, panitia penulisan Al-Qur’an yang diketuai oleh Zayd bin Tsābit itu menulis 5 mushaf Al-Qur’an. Dari kelima mushaf tersebut 4 di antaranya dikirimkan ke Mekkah, Kūfah, Bashrah dan Syām, sedangkan sebuah mushaf dipegang oleh ‘Uthmān di Madinah. Apakah nama mushaf yang dipegang oleh ‘Uthmān tersebut?

a)

Muṣḥaf al-Imām

b)

Muṣḥaf al-Madīnah

c)

Muṣḥaf al-Ḥaram

d)

Muṣḥaf al-Khalīfah

84.

Apakah yang dimaksud dengan muṣḥaf ‘Uthmānī?

a)

Mushaf Al-Qur’an hasil kodifikasi/pembukuan yang dilakukan pada masa khalifah ‘Uthmān bin ‘Affān

b)

Mushaf pribadi sahabat yang tidak standar

c)

Mushaf terjemahan yang disusun di masa Umayyah

d)

Mushaf yang hanya berisi juz ‘amma

85.

Dalam ‘ulūm al-Qur’ān dikenal istilah rasm ‘Uthmānī. Apa maksudnya?

a)

Pola penulisan Al-Qur’an yang dipergunakan oleh ‘Uthmān bin ‘Affān dan sahabatnya saat menulis dan membukukan Al-Qur’an yang kemudian menjadi standar penulisan kembali atau penggandaan Al-Qur’an di masa berikutnya

b)

Tradisi kaligrafi hias tanpa kaidah

c)

Metode tajwīd untuk bacaan panjang

d)

Sistematika penghafalan per juz

86.

Sebutkan 4 kota yang menjadi tempat terkirimnya mushaf Al-Qur’an setelah dibukukan pada zaman ‘Uthmān bin ‘Affān!

a)

Makkah, Kūfah, Bashrah, dan Syām

b)

Madinah, Ṭā’if, Yaman, dan Mesir

c)

Basrah, Baghdad, Qairawān, dan Andalus

d)

Makkah, Madinah, Ḥabasyah, dan Bahrain

87.

Apakah yang dimaksud dengan surah dalam Al-Qur’an?

a)

Kumpulan sejumlah ayat Al-Qur’an yang berdiri sendiri, mempunyai permulaan dan akhiran serta diberi nama tertentu

b)

Satu ayat tunggal yang berdiri sendiri tanpa nama

c)

Bagian halaman tanpa penutup

d)

Paragraf tafsir di luar mushaf

88.

Sebutkan apa yang dimaksud dengan istilah ayat dalam Al-Qur’an!

a)

Sejumlah kalam Allah yang terdapat dalam sebuah surah Al-Qur’an atau yang mempunyai permulaan dan akhiran yang dihitung sebagai bagian dari surah

b)

Kalimat tafsir yang ditulis ulama

c)

Kata tunggal dalam bahasa Arab

d)

Penomoran halaman mushaf

89.

Apa yang dimaksud dengan istilah fāshilah?

a)

Istilah untuk kalimat yang merupakan akhir ayat yang telah sempurna maknanya

b)

Huruf muqaṭṭa‘ah di awal surah

c)

Tanda waqaf wajib

d)

Nama lain untuk basmalah

90.

Tertib atau urutan ayat-ayat Al-Qur’an bersifat tawqīfī. Apa yang dimaksud dengan istilah tawqīfī itu?

a)

Sesuai dengan petunjuk Rasulullah sebagaimana diberitahukan oleh Jibril atas perintah Allah

b)

Ditentukan sepenuhnya oleh para penulis mushaf

c)

Hasil musyawarah sahabat tanpa tuntunan wahyu

d)

Diubah-ubah sesuai kebutuhan pembaca

91.

Apa yang dimaksud dengan tawqīfī surah dan ayat?

a)

Penentuan batas dan susunan surah dan ayat yang ketentuannya ditetapkan dan diajarkan Rasulullah sendiri

b)

Penentuan yang bersifat ijtihād murni sahabat

c)

Penomoran halaman oleh penjilid mushaf

d)

Penetapan nama surah oleh penguasa

92.

Surah-surah dalam Al-Qur’an ditinjau dari segi panjang dan pendeknya terbagi menjadi 4 bagian. Sebutkan!

a)

Al-sab‘ al-ṭiwāl, al-mi’ūn, al-matsānī, dan al-mufaṣshal

b)

Al-ḥawāmīm, al-musabbihāt, al-mufaṣshal, dan al-jawāmi‘

c)

Makkiyyah, Madaniyyah, muḥkam, dan mutasyābih

d)

Al-ashrār, al-anwār, al-aqwāl, dan al-a‘māl

93.

Apa yang dimaksud dengan al-sab‘ al-ṭiwāl?

a)

Tujuh surah yang panjang-panjang yaitu al-Baqarah, Āli ‘Imrān, al-Nisā’, al-Māidah, al-An‘ām, al-A‘rāf, dan al-Anfāl atau al-Anfāl dengan al-Tawbah sekaligus atau Yūnus

b)

Tujuh surah pembuka dengan huruf muqaṭṭa‘ah

c)

Tujuh surah yang diturunkan di Madinah

d)

Tujuh surah pendek di akhir mushaf

94.

Apa yang dimaksud dengan al-mi’ūn?

a)

Surah Al-Qur’an yang terdiri dari seratus ayat atau lebih

b)

Surah yang terdiri dari sepuluh ayat

c)

Surah yang kurang dari seratus ayat

d)

Surah yang memiliki Ḥizb tertentu

95.

Apa yang dimaksud dengan al-matsānī?

a)

Surah Al-Qur’an yang kurang dari seratus ayat, tetapi tidak tergolong surah pendek

b)

Surah yang diulang dua kali dalam mushaf

c)

Surah yang hanya berisi nasihat

d)

Surah yang panjang melebihi dua ratus ayat

96.

Apa yang disebut dengan al-mufaṣshal?

a)

Surah pendek yang dimulai/dihitung dari surah Qāf atau al-Ḥujurāt sampai dengan surah al-Nās

b)

Surah yang memiliki banyak hukum fikih

c)

Surah yang turun bertahap di Madinah

d)

Surah yang hanya berisi doa-doa

97.

Surah-surah Al-Qur’an terbagi menjadi empat kelompok, di antaranya al-mufashshal. Mengapa dinamakan al-mufashshal?

a)

Karena banyak dipisah dengan basmalah

b)

Karena panjang ayatnya seragam

c)

Karena seluruhnya Makkiyyah

d)

Karena tidak memiliki fāshilah

98.

Apa yang disebut dengan istilah fawātiḥ al-suwar atau al-aḥruf al-muqaṭṭa‘ah?

a)

Huruf-huruf hijāiyah yang terdapat pada awal surah (jumlah hurufnya 14)

b)

Kalimat basmalah di awal surah

c)

Ayat pertama setiap surah

d)

Nama lain untuk rasm ‘Uthmānī

99.

Berapakah jumlah surah dalam Al-Qur’an yang dimulai dengan fawātiḥ al-suwar?

a)

29 surah

b)

14 surah

c)

7 surah

d)

19 surah

100.

Huruf-huruf hijāiyah yang ada pada awal beberapa surah (fawātiḥ al-suwar) terdiri atas satu sampai lima huruf. Huruf tunggal apa saja yang mengawali sebuah surah dalam Al-Qur’an?

a)

Shād (ص), Qāf (ق), dan Nūn (ن)

b)

Alif (ا), Lām (ل), dan Mīm (م)

c)

Ṭā (ط), Sīn (س), dan Mīm (م)

d)

Yā (ي), Hā (ه), dan Rā (ر)

101.

Ada berapakah surah yang diawali dengan huruf الم dalam Al-Qur’an? Sebutkan!

a)

Ada 6, yaitu al-Baqarah, Āli ‘Imrān, al-‘Ankabūt, al-Rūm, Luqmān, dan al-Sajdah

b)

Ada 5, yaitu Yūnus, Hūd, Yūsuf, Ibrāhīm, dan al-Ḥijr

c)

Ada 7, yaitu Ghāfir, Fuṣṣilat, al-Syūrā, al-Zukhruf, al-Dukhān, al-Jāthiyah, dan al-Aḥqāf

d)

Ada 2, yaitu al-Syu‘arā’ dan al-Qashash

102.

Ada berapakah surah yang diawali dengan huruf الر dalam Al-Qur’an?

a)

Ada 5, yaitu Yūnus, Hūd, Yūsuf, Ibrāhīm, dan al-Ḥijr

b)

Ada 6, yaitu al-Baqarah, Āli ‘Imrān, al-‘Ankabūt, al-Rūm, Luqmān, dan al-Sajdah

c)

Ada 7, yaitu Ghāfir, Fuṣṣilat, al-Syūrā, al-Zukhruf, al-Dukhān, al-Jāthiyah, dan al-Aḥqāf

d)

Ada 2, yaitu al-Syu‘arā’ dan al-Qashash

103.

Ada berapa surah yang diawali dengan huruf حم dalam Al-Qur’an? Sebutkan!

a)

Ada 7 yaitu Ghāfir, Fuṣḥṣilat, al-Syūrā, al-Zukhruf, al-Dukhān, al-Jātsiyah, dan al-Aḥqāf

b)

Ada 6 yaitu al-Baqarah, Āli ‘Imrān, al-‘Ankabūt, al-Rūm, Luqmān, dan al-Sajdah

c)

Ada 5 yaitu Yūnus, Hūd, Yūsuf, Ibrāhīm, dan al-Ḥijr

d)

Ada 2 yaitu al-Syu‘arā’ dan al-Qashash

104.

Surah apa saja yang pembuka surah (fawātiḥ al-suwar)-nya diawali dengan lafaz طسم?

a)

Surah al-Syu‘arā’ dan surah al-Qashash

b)

Surah Yāsīn dan surah Ṣād

c)

Surah al-Anfāl dan al-Tawbah

d)

Surah al-Raḥmān dan al-Wāqi‘ah

105.

Apa istilah yang digunakan untuk ilmu yang membahas tentang tulisan asli Al-Qur’an?

a)

Ilmu Rasm ‘Uthmānī

b)

Ilmu Balāghah

c)

Ilmu Tajwīd

d)

Ilmu Qirā’āt

106.

Pada awalnya Al-Qur’an ditulis tanpa harakat. Siapakah orang pertama yang membuat tanda baca (nuqṭah al-i‘rāb) yang kemudian menjelma seperti syakal yang kita kenal sekarang?

a)

Abū al-Aswad al-Du’alī

b)

Yahyā bin Ya‘mar

c)

Naṣr bin ‘Āṣim

d)

Al-Khalīl bin Aḥmad

107.

Di antara orang yang berjasa mengembangkan tulisan Al-Qur’an adalah Yahyā bin Ya‘mar (w. 90 H/708 M) dan Naṣr bin ‘Āṣim (w. 100 H/718 M). Apa yang beliau lakukan dalam upaya mengembangkan penulisan Al-Qur’an tersebut?

a)

Memberi tanda titik pada huruf untuk membedakan antara satu huruf dengan huruf lain (nuqṭah al-ijām/ta‘jīm)

b)

Menyusun mushaf baru yang berbeda urutan ayat

c)

Menghapus basmalah dari setiap surah

d)

Mencetak mushaf dengan kertas Eropa

108.

Siapakah yang pertama kali meletakkan tanda huruf hamzah, tasydīd, dan harakāt seperti yang kita kenal sekarang?

a)

Al-Khalīl bin Aḥmad al-Farāhīdī

b)

Abū al-Aswad al-Du’alī

c)

Ibn Mujāhid

d)

Ibn Kathīr

109.

Model Al-Qur’an pojok yang biasa digunakan untuk menghafal Al-Qur’an mempunyai nama yang sama dengan nama penerbitnya pertama kali, yakni penerbit Angkatan Laut Turki Utsmani. Apa nama Al-Qur’an pojok tersebut?

a)

Al-Qur’an Bahriyah

b)

Al-Qur’an Madani

c)

Al-Qur’an Syāmī

d)

Al-Qur’an Kūfī

110.

Penulisan (khaṭ) Al-Qur’an harus sesuai dengan kaidah rasm ‘utsmānī. Disebut apakah tulisan (khaṭ) yang tidak sesuai dengan rasm ‘utsmānī itu?

a)

Khaṭ (rasm) imlā’ī

b)

Khaṭ naskhī

c)

Khaṭ riq‘ah

d)

Khaṭ kufī klasik

111.

Apa yang dimaksud dengan ḥadzf al-isyārah dalam kaidah rasm ‘utsmānī?

a)

Membuang huruf dengan tujuan memberi isyarat adanya bacaan lain

b)

Menambah huruf untuk memudahkan pembaca

c)

Mengganti huruf dengan tanda waqaf

d)

Menulis huruf tanpa titik

112.

Apa yang dimaksud dengan ḥadzf al-ikhtishār dalam kaidah rasm ‘utsmānī?

a)

Membuang huruf dengan tujuan untuk meringkas tulisan

b)

Menambah huruf agar bacaan panjang

c)

Mengganti huruf sesuai dialek

d)

Menghilangkan seluruh tanda baca

113.

Apa yang dimaksud dengan ḥadzf al-iqtiṣhāḥ dalam kaidah rasm ‘utsmānī?

a)

Membuang huruf pada kalimat tertentu saja

b)

Menambah huruf pada setiap ayat

c)

Mengganti seluruh huruf hidup menjadi mati

d)

Menghapus basmalah dari beberapa surah

114.

Sebutkan hadis Nabi yang menjelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan dengan tujuh huruf!

a)

Dari Ibn ‘Abbās r.a.: أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال ( أقرأني جبريل على حرفٍ فلَمْ أزلْ أستزيدُه حتى انتهى إلى سبعةِ أحرفٍ ) (رواه البخاري)

b)

Dari Abū Hurairah r.a.: إنما الأعمال بالنيات

c)

Dari ‘Umar r.a.: إنما الدنيا متاع الغرور

d)

Dari ‘Ā’isyah r.a.: من أحدث في أمرنا هذا ما ليس منه فهو رد

115.

Qirā’āt Al-Qur’an harus berdasarkan sanad yang sahih dan bersambung sampai kepada Nabi. Disebut apakah qirā’āt yang sesuai kaidah bahasa Arab, sesuai salah satu mushaf ’utsmānī, dan diriwayatkan oleh sejumlah besar perawi dari generasi ke generasi?

a)

Qirā’āt masyhūrah

b)

Qirā’āt mutawātirah

c)

Qirā’āt āḥād

d)

Qirā’āt syādzdzah

116.

Qirā’āt yang sanadnya sahih, populer di kalangan ahli qirā’āt, tetapi tidak diriwayatkan oleh sejumlah besar perawi, dikategorikan sebagai qirā’āt apa?

a)

Qirā’āt masyhūrah

b)

Qirā’āt mutawātirah

c)

Qirā’āt āḥād

d)

Qirā’āt syādzdzah

117.

Qirā’āt apakah yang sanadnya sahih tetapi menyalahi kaidah rasm ’utsmānī, kaidah bahasa Arab, dan tidak dikenal seperti halnya qirā’āt mutawātirah dan masyhūrah?

a)

Qirā’āt āḥād

b)

Qirā’āt masyhūrah

c)

Qirā’āt mutawātirah

d)

Qirā’āt syādzdzah

118.

Qirā’āt Al-Qur’an harus berdasarkan sanad yang sahih dan bersambung sampai kepada Nabi. Disebut apakah qirā’āt yang sanadnya lemah?

a)

Qirā’āt mutawātirah

b)

Qirā’āt masyhūrah

c)

Qirā’āt syādzdzah

d)

Qirā’āt āḥād

119.

Dalam sebagian ayat dijumpai sisipan kata atau kalimat yang sejatinya merupakan penafsiran, seperti qirā’āt Sa’d ibn Abī Waqqāṣ pada penggalan ayat yang menambahkan kata min ummin. Termasuk kategori qirā’āt apakah tambahan kata tersebut?

a)

Mudraj

b)

Mutawātir

c)

Masyhūr

d)

Syādzd

120.

Kita mengenal bermacam kelompok qirā’āt Al-Qur’an: qirā’āt tujuh, qirā’āt sepuluh, dan qirā’āt empat belas. Siapakah penggagas atau penghimpun qirā’āt tujuh?

a)

Abū Bakr ibn Mujāhid

b)

Imam Nāfi‘

c)

Imam Al-Kisā’ī

d)

Imam Ibnu Katsīr

121.

Pilih semua nama yang termasuk al-qurrā’ al-sab‘ah (tujuh imam qirā’āt).

a)

‘Abdullāh ibn ‘Āmir

b)

Ibnu Katsīr

c)

‘Āshim

d)

Al-Kisā’ī

e)

Ya‘qūb

122.

Di antara al-qurrā’ al-sab‘ah ada dua imam yang lahir di Makkah. Siapakah mereka berdua?

a)

Ibnu Katsīr dan Abū ‘Amr

b)

Nāfi‘ dan ‘Āshim

c)

Ibnu ‘Āmir dan Hamzah

d)

Al-Kisā’ī dan Abū ‘Amr

123.

Sebutkan dua perawi dari imam Nāfi‘ dalam qirā’āt tujuh!

a)

Qālūn dan Warsy

b)

Syu‘bah dan Ḥafṣ

c)

Al-Bazzī dan Qunbul

d)

Hisyām dan Ibnu Dzakwān

124.

Sebutkan dua perawi dari imam Ibnu Katsīr dalam qirā’āt tujuh!

a)

Qālūn dan Warsy

b)

Al-Bazzī dan Qunbul

c)

Al-Dūrī dan Al-Sūsī

d)

Khalaf dan Khallād

125.

Sebutkan dua perawi dari imam Abū ‘Amr dalam qirā’āt tujuh!

a)

Al-Dūrī dan Al-Sūsī

b)

Hisyām dan Ibnu Dzakwān

c)

Syu‘bah dan Ḥafṣ

d)

Qālūn dan Warsy

126.

Sebutkan dua perawi dari imam Ibnu ‘Āmir dalam qirā’āt tujuh!

a)

Hisyām dan Ibnu Dzakwān

b)

Qālūn dan Warsy

c)

Al-Bazzī dan Qunbul

d)

Khalaf dan Khallād

127.

Sebutkan dua perawi dari imam ‘Āshim dalam qirā’āt tujuh!

a)

Syu‘bah dan Ḥafṣ

b)

Qālūn dan Warsy

c)

Al-Dūrī dan Al-Sūsī

d)

Al-Bazzī dan Qunbul

128.

Sebutkan dua perawi dari imam Ḥamzah dalam qirā’āt tujuh!

a)

Khalaf dan Khallād

b)

Syu‘bah dan Ḥafṣ

c)

Qālūn dan Warsy

d)

Al-Dūrī dan Al-Sūsī

129.

Sebutkan dua perawi dari imam Al-Kisā’ī dalam qirā’āt tujuh!

a)

Abū al-Ḥārīts dan Al-Dūrī

b)

Qālūn dan Warsy

c)

Al-Bazzī dan Qunbul

d)

Hisyām dan Ibnu Dzakwān

130.

Salah seorang tokoh imam Qirā’āt Tujuh adalah ‘Āshim. Dari kota mana imam ‘Āshim?

a)

Madinah

b)

Makkah

c)

Basrah

d)

Kūfah

131.

Imam qirā’āt ini lahir di Isfahān dan wafat di Madinah tahun 169 H, dikenal dengan nama Abū Ruwaym/Abū ‘Abdillāh al-Laytsī, memiliki murid terkenal Qālūn dan Warsy. Siapakah nama masyhur imam qirā’āt ini?

a)

Nāfi‘ al-Madanī

b)

Abū Ja‘far

c)

Ya‘qūb

d)

Khalaf

132.

Panggilannya Abū Bakar (laqab Abū Bahdalah), seorang tābi‘ī yang wafat sekitar 127–128 H di Kūfah, termasuk imam qirā’āt. Perawinya Syu‘bah (wafat 193 H) dan Ḥafṣ (wafat 180 H). Siapakah dia?

a)

‘Āshim

b)

Ibnu Katsīr

c)

Abū ‘Amr

d)

Hamzah

133.

Siapa nama imam qurrā’ yang qirā’āt-nya paling banyak diikuti dan dibaca di Indonesia dan umumnya di dunia?

a)

Imam ‘Āshim Al-Kūfī (riwayat Ḥafṣ)

b)

Imam Nāfi‘ (riwayat Qālūn)

c)

Imam Ibnu Katsīr (riwayat Al-Bazzī)

d)

Imam Abū ‘Amr (riwayat Al-Dūrī)

134.

Riwayat Qunbul adalah salah satu riwayat yang diterima sebagai mutawātir. Dari imam qirā’āt siapakah Qunbul menerima riwayat bacaannya?

a)

Ibnu Katsīr

b)

Nāfi‘

c)

‘Āshim

d)

Ya‘qūb

135.

Dari imam siapakah perawi Al-Dūrī meriwayatkan qirā’āt sab‘?

a)

Dari imam Abū ‘Amr dan Al-Kisā’ī

b)

Dari imam Nāfi‘ dan Ibnu ‘Āmir

c)

Dari imam Ibnu Katsīr dan Ḥamzah

d)

Dari imam Ya‘qūb dan Abū Ja‘far

136.

Ulama qirā’āt yang sangat terkenal di Afrika utara bernama asli Abū Sa‘īd ‘Utsmān bin Sa‘īd al-Mishrī, dinisbatkan pada nama makanan berbahan susu karena kulitnya sangat putih dan halus. Bersama Qālūn ia menjadi perawi dari Imam Nāfi‘ al-Madanī. Siapakah dia?

a)

Warsy

b)

Qālūn

c)

Rauh

d)

Ruways

137.

Panggilannya Abū Bakar (laqab Abū Bahdalah), seorang tābi‘ī yang wafat sekitar 127–128 H di Kūfah, termasuk imam qirā’āt tujuh. Murid yang meriwayatkan qirā’āt darinya selain Syu‘bah adalah siapa?

a)

Ḥafṣ

b)

Qālūn

c)

Warsy

d)

Al-Dūrī

138.

Bagaimana bacaan mīm jam‘ (jām‘ mudzakkar mukhāṭab) menurut Imam Ibnu Katsīr?

a)

Mīm jam‘ dibaca ḍammah dan disambungkan dengan waw sukūn

b)

Mīm jam‘ dibaca kasrah lalu diwaqafkan

c)

Mīm jam‘ dibaca fathah tanpa penyambungan

d)

Mīm jam‘ diidghāmkan ke huruf berikutnya

139.

Dalam qirā’āt sepuluh (qirā’āt ‘asyr) terdapat tiga imam; salah satunya Abū Ja‘far. Siapakah dua perawinya yang masyhur?

a)

Ibnu Wardān dan Ibnu Jammāz

b)

Rauh dan Ruways

c)

Isḥāq dan Idrīs

d)

Qālūn dan Warsy

140.

Dalam qirā’āt sepuluh (qirā’āt ‘asyr) terdapat tiga imam; salah satunya Ya‘qūb. Siapakah dua perawinya yang masyhur?

a)

Rauh dan Ruways

b)

Ibnu Wardān dan Ibnu Jammāz

c)

Isḥāq dan Idrīs

d)

Qālūn dan Warsy

141.

Dalam qirā’āt sepuluh (qirā’āt ‘asyr) terdapat tiga imam; salah satunya Khalaf. Siapakah dua perawinya yang masyhur?

a)

Isḥāq dan Idrīs

b)

Rauh dan Ruways

c)

Ibnu Wardān dan Ibnu Jammāz

d)

Qālūn dan Warsy

142.

Beberapa tokoh atau imam qirā’āt yang dikenal termasuk imam qirā’āt tujuh, sepuluh, dan empat belas. Imam al-A‘masy yang wafat 148 H termasuk dalam imam qirā’āt yang mana?

a)

Qirā’āt tujuh

b)

Qirā’āt sepuluh

c)

Qirā’āt empat belas

d)

Qirā’āt mutawātirah

143.

Mengapa alif pada akhir sejumlah kata ditulis seperti huruf yā’ (sering disebut alif bengkok)?

a)

Untuk mengakomodir qirā’āt yang membacanya imālah

b)

Untuk menandai mad ṭabī‘ī

c)

Untuk menunjukkan hukum idghām

d)

Untuk membedakan rasm antara Makkah dan Madinah

144.

Huruf ‘ain pada tepi lembaran mushaf Al-Qur’an merupakan kepanjangan dari apa?

a)

Rukū‘

b)

‘Uddah

c)

‘Arūḍ

d)

‘Ibārah

145.

Ayat yang memerintahkan agar ketika Al-Qur’an dibacakan, manusia diam dan mendengarkan dengan khusyuk adalah pada surah dan ayat berapa?

a)

Al-A‘rāf ayat 204

b)

Ali ‘Imrān ayat 7

c)

Al-Fātiḥah ayat 4

d)

An-Naḥl ayat 44

146.

Disebut ilmu apakah dalam ‘ulūm al-Qur’ān yang membahas periwayatan, bentuk-bentuk qirā’āt, dan tempat turunnya ayat yang diketahui berdasarkan dalil naqlī?

a)

Ilmu Riwayah

b)

Ilmu Dirayah

c)

Ilmu Balāghah

d)

Ilmu Tajwīd

147.

Disebut ilmu apakah dalam ‘ulūm al-Qur’ān yang mempelajari hasil perenungan dan penelitian untuk mengetahui makna lafaz gharib serta penafsiran ayat-ayat mutasyābihāt?

a)

Ilmu Dirayah

b)

Ilmu Riwayah

c)

Ilmu Balāghah

d)

Ilmu Uṣūl

148.

Ayat yang menjelaskan bahwa Al-Qur’an memiliki ayat-ayat muḥkamāt dan ayat-ayat mutasyābihāt adalah pada surah dan ayat berapa?

a)

Ali ‘Imrān ayat 7

b)

Al-A‘rāf ayat 204

c)

An-Naḥl ayat 44

d)

Al-Baqarah ayat 185

149.

Apa yang dimaksud dengan ayat muḥkamāt dan ayat mutasyābihāt sebagaimana disebut pada surah Ali ‘Imrān ayat 7?

a)

Muḥkamāt bermakna jelas dan mudah dipahami; mutasyābihāt bermakna samar dan sulit dipahami

b)

Muḥkamāt adalah ayat-ayat hukum; mutasyābihāt adalah ayat-ayat kisah

c)

Muḥkamāt adalah ayat Makkiyah; mutasyābihāt ayat Madaniyah

d)

Muḥkamāt hanya dibaca tartīl; mutasyābihāt dibaca mujaz

150.

Bagaimana pendapat ulama tentang kemungkinan diketahui takwil ayat-ayat mutasyābihāt oleh manusia?

a)

Ulama berbeda: salaf menyatakan tidak dapat diketahui, sedangkan khalaf menyatakan dapat diketahui

b)

Semua ulama sepakat takwilnya pasti diketahui

c)

Semua ulama sepakat takwilnya tidak mungkin diketahui

d)

Takwil hanya diketahui oleh mufassir kontemporer