WorksheetsUFSI
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Perkembangan farmakognosi modern saat ini telah merambah ke tingkat molekuler. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan kontribusi farmakognosi dalam pengembangan Precision Medicine?
Membatasi penggunaan obat hanya pada bahan segar tanpa pengolahan.
Melakukan standarisasi chemical markers pada produk herbal untuk memastikan efikasi terapeutik yang konsisten pada tingkat genetik.
Mengganti seluruh obat sintetik dengan jamu tradisional.
Hanya mempelajari etnobotani dari masyarakat pedalaman.
Menghapus peran kimia medisinal dalam isolasi senyawa aktif.
Analisis ekonomi dalam farmakognosi mencakup aspek Sustainability. Mengapa budidaya terkontrol lebih diutamakan daripada pengambilan langsung dari alam (wild-crafting) dalam skala industri?
Pengambilan dari alam selalu menghasilkan zat aktif yang lebih tinggi.
Budidaya terkontrol menjamin homogenitas genetik dan lingkungan, sehingga profil metabolit sekunder lebih konsisten.
Alam liar tidak memiliki cukup nutrisi untuk tanaman obat.
Agar tanaman di alam liar cepat punah dan digantikan oleh varietas baru.
Budidaya di lahan pertanian tidak memerlukan biaya operasional.
Transisi dari penggunaan bahan alam kasar ke isolasi senyawa murni dipicu oleh kebutuhan akan dosis yang presisi. Peran Dioscorides dalam fondasi ilmu ini adalah...
Menemukan alat kromatografi pertama kali.
Meletakkan dasar taksonomi dan deskripsi efek farmakologis sistematis yang menjadi rujukan penemuan obat murni di kemudian hari.
Melakukan sintesis kimia terhadap morfin di laboratorium.
Menulis kitab yang melarang penggunaan bahan hewani dalam obat.
Menemukan penisilin dari jamur secara tidak sengaja.
Istilah “Pharmakognosie” oleh C.A. Seydler (1815) merujuk pada “pengetahuan tentang obat”. Bagaimana implikasi istilah ini terhadap kurikulum farmasi modern?
Kurikulum kini hanya fokus pada cara menjual obat herbal.
Farmakognosi menjadi jembatan antara biologi botani dengan farmakologi molekuler dan fitokimia.
Menghilangkan mata kuliah kimia organik karena obat dianggap sudah tersedia di alam.
Mengkhususkan mahasiswa hanya pada pengobatan alternatif.
Membatasi penelitian hanya pada tanaman endemik Eropa.
Artemisinin dari Artemisia annua adalah contoh sukses farmakognosi. Tantangan utama penggunaan senyawa ini dibandingkan dengan ekstrak tanaman asalnya adalah...
Ekstrak tanaman asalnya tidak memiliki rasa pahit.
Resistensi parasit yang lebih cepat muncul pada penggunaan senyawa tunggal secara masif.
Senyawa murni artemisinin tidak stabil dalam suhu ruang.
Ekstrak kasar lebih mudah diserap oleh dinding usus manusia daripada senyawa murni.
Artemisinin murni dilarang oleh organisasi kesehatan dunia.
Penemuan Vincristine dan Vinblastine menunjukkan bahwa simplisia nabati...
Selalu aman digunakan dalam dosis tinggi tanpa pengawasan medis.
Mengandung metabolit sekunder kompleks yang sulit disintesis secara total sehingga simplisia tetap menjadi sumber utama.
Hanya berkhasiat jika digunakan dalam bentuk segar (tidak dikeringkan).
Tidak memerlukan standarisasi karena berasal dari tanaman hias.
Memiliki profil keamanan yang identik dengan suplemen vitamin.
Secara analitis, mengapa identifikasi trikoma (rambut kelenjar) menjadi parameter mikroskopis yang sangat krusial pada simplisia daun?
Trikoma adalah tempat penyimpanan utama metabolit sekunder spesifik (seperti minyak atsiri) yang bersifat spesies-spesifik.
Trikoma menunjukkan bahwa tanaman tersebut tumbuh di daerah berair.
Jumlah trikoma berbanding lurus dengan kadar air simplisia yang tersisa.
Trikoma merupakan kontaminan eksternal yang harus dibuang saat proses penggilingan.
Tanpa trikoma, simplisia tidak dapat dikeringkan menggunakan oven.
Pada pemanenan Cortex (kulit kayu), jaringan manakah yang harus dipertahankan karena sering kali menjadi akumulator senyawa metabolit sekunder (alkaloid/tannin)?
Jaringan epidermis yang sudah mengalami suberisasi (mati).
Floem sekunder dan parenkim korteks yang aktif secara fisiologis.
Jaringan xilem yang sudah mengayu sempurna.
Lapisan gabus (phellum) paling luar saja.
Jaringan empulur batang yang lunak.
Perbedaan antara Piperis Nigri Fructus dan Piperis Albi Fructus dalam analisis pascapanen adalah...
Penggunaan spesies tanaman yang berbeda secara genetik.
Tahap kematangan buah saat panen dan proses mekanis penghilangan perikarp.
Tempat tumbuh yang berbeda antara dataran tinggi dan rendah.
Kandungan air yang sengaja ditingkatkan pada salah satu jenis.
Penggunaan pemutih kimia pada lada putih.
Sebagai mahasiswa farmasi, bagaimana Anda menganalisis keunggulan Adeps Lanae sebagai basis salep dibandingkan lemak nabati?
Memiliki afinitas yang tinggi terhadap air (daya serap air besar) karena struktur sterolnya yang mirip sebum manusia.
Tidak memiliki aroma sehingga mempermudah formulasi tanpa fragrance.
Harganya jauh lebih murah dan ketersediaannya lebih stabil dari minyak nabati.
Bersifat sangat polar sehingga larut sempurna dalam pelarut air.
Tidak memiliki batas waktu kadaluwarsa.
Sifat fisikokimia apa yang dimanfaatkan dari simplisia mineral seperti Bentonite dalam formulasi suspensi?
Kemampuan mineral untuk dimetabolisme secara sistemik.
Luas permukaan yang besar dan kemampuan adsorpsi serta pembentukan gel tixotropik.
Kelarutan yang tinggi dalam campuran etanol-air.
Kandungan mineral organik yang berfungsi sebagai antioksidan.
Kemampuan mineral untuk menguap pada suhu ruang.
Jika simplisia yang mengandung klorofil berubah warna menjadi cokelat kusam setelah pengeringan suhu tinggi, analisis kimia yang paling tepat adalah...
Terjadi pembentukan feofitin akibat lepasnya ion Mg2+ dari cincin klorofil oleh asam/panas.
Terjadi polimerisasi glukosa menjadi selulosa cokelat.
Kadar air simplisia meningkat secara spontan akibat kelembapan udara.
Zat aktif utama telah menguap seluruhnya.
Tanaman tersebut memang memiliki varietas genetik berwarna cokelat.
Rasa “sepat” (astringent) pada organoleptik simplisia berkaitan erat dengan keberadaan...
Alkaloid yang bersifat toksik bagi saraf.
Senyawa polifenol (tanin) yang mampu mengkoagulasi protein membran mukosa.
Kontaminasi jamur yang menghasilkan mikotoksin.
Mineral seng (Zn) yang terakumulasi dari tanah.
Gula reduksi yang mengalami karamelisasi.
Mengapa kadar logam berat (Pb, Cd, Hg) menjadi parameter wajib dalam standarisasi simplisia di tingkat industri farmasi?
Logam berat berfungsi sebagai ko-faktor zat aktif.
Logam berat memiliki sifat bioakumulasi yang dapat menyebabkan toksisitas organ pada penggunaan jangka panjang.
Untuk meningkatkan densitas serbuk agar volume kemasan lebih kecil.
Agar simplisia memiliki tampilan visual yang lebih mengkilap.
Logam berat mempermudah proses ekstraksi menggunakan pelarut non-polar.
Apa perbedaan mendasar antara pengujian “Angka Lempeng Total” (ALT) dan pengujian “Bakteri Patogen” dalam parameter non-spesifik?
ALT mengukur jumlah total mikroba aerob mesofilik, sedangkan uji bakteri patogen mencari kehadiran spesies spesifik yang berbahaya.
ALT hanya untuk jamur, sedangkan bakteri patogen hanya untuk virus.
Bakteri patogen hanya diuji jika kadar air di atas 20%.
ALT dilakukan di lapangan, sedangkan uji bakteri patogen di laboratorium.
Tidak ada perbedaan, keduanya mengukur hal yang sama.
Analisis pemilihan metode destilasi toluen untuk penetapan kadar air pada simplisia rimpang yang kaya akan minyak atsiri didasarkan pada...
Kecepatan proses destilasi dibandingkan pengeringan oven.
Akurasi pengukuran karena minyak atsiri tidak ikut terhitung sebagai air (terpisah berdasarkan kelarutan dan berat jenis).
Toluena dapat menarik warna zat aktif sehingga lebih mudah diamati.
Metode oven dilarang untuk semua jenis tanaman obat.
Destilasi toluen tidak memerlukan pemanasan sama sekali.
Hasil “Kadar Abu Tidak Larut Asam” yang melebihi batas standar mengindikasikan bahwa simplisia tersebut...
Mengandung kadar kalium dan kalsium organik yang sangat tinggi.
Terkontaminasi oleh silikat, pasir, atau tanah yang tidak hilang saat pencucian.
Mengalami degradasi zat aktif akibat suhu pemijaran.
Masih memiliki kadar air yang tinggi di dalam sel.
Mengandung alkaloid dalam bentuk garam yang tidak larut.
Pemijaran pada penetapan kadar abu total bertujuan untuk menghilangkan seluruh...
Mineral anorganik tanaman.
Senyawa organik tanaman melalui proses oksidasi menjadi gas.
Sisa pelarut ekstraksi yang tertinggal.
Bakteri dan jamur yang menempel.
Kandungan minyak atsiri secara selektif.
Penetapan kadar sari larut air dan etanol memberikan informasi analitis mengenai...
Estimasi jumlah total metabolit yang dapat terekstraksi oleh pelarut dengan polaritas tertentu.
Tingkat higroskopisitas serbuk simplisia.
Ukuran partikel sel yang rusak setelah penggilingan.
Keberadaan residu pestisida yang larut lemak.
Kandungan vitamin yang larut dalam pelarut organik.
Jika kadar sari larut etanol suatu simplisia menurun drastis dari batch sebelumnya, pada spesiesnya sama, kemungkinan masalahnya adalah...
Tanaman dipanen pada usia yang terlalu tua.
Terjadi degradasi senyawa aktif akibat penyimpanan yang lembap atau suhu pengeringan yang salah.
Tanah tempat tumbuh mengandung terlalu banyak mineral.
Pencucian dilakukan menggunakan air suling.
Kadar abu total pasti akan meningkat.
Berdasarkan ritme sirkadian, mengapa pemanenan daun yang mengandung minyak atsiri (misal: Mentha) sebaiknya dilakukan pada pagi hari?
Untuk meminimalisir penguapan komponen volatil oleh radiasi matahari dan menjaga tekanan turgor sel.
Karena pada pagi hari daun tidak mengandung klorofil.
Agar kadar air dalam daun mencapai 100%.
Memudahkan pemisahan antara daun dan batang.
Menghindari kontaminasi debu jalan raya yang terbang di siang hari.
Pemanenan rimpang temu lawak dilakukan pada masa dorman (bagian atas tanah mengering) karena...
Rimpang lebih lunak dan mudah diiris.
Akumulasi kurkuminoid dan pati dalam rimpang telah mencapai titik maksimal setelah proses translokasi dari daun selesai.
Menghindari rimpang dimakan oleh serangga tanah.
Rimpang pada masa tersebut tidak mengandung air sama sekali.
Mempermudah proses sortasi basah.
Analisis termodinamika pada metode Freeze Drying menjelaskan keunggulannya dalam menjaga mutu simplisia bernilai tinggi karena...
Menggunakan suhu sangat tinggi untuk membunuh enzim.
Menghilangkan air melalui sublimasi pada kondisi vakum dan suhu rendah, sehingga integritas kimia tetap terjaga.
Menghasilkan warna simplisia yang lebih gelap dan pekat.
Mempercepat proses oksidasi zat aktif agar stabil.
Tidak memerlukan energi listrik dalam operasionalnya.
Kerusakan glikosida jantung pada simplisia Digitalis yang disimpan pada kelembapan tinggi disebabkan oleh...
Hidrolisis enzimatik oleh β -glukosidase yang menjadi aktif pada kondisi lembap.
Oksidasi oleh oksigen karena paparan sinar UV.
Pembentukan kompleks dengan ion besi dari tanah.
Karamelisasi gula reduksi selama penyimpanan.
Sublimasi komponen volatil dari jaringan daun.
Senyawa golongan manakah yang paling rentan terhadap kerusakan oksidatif jika sistem penyimpanan simplisia tidak menggunakan pengemasan vakum atau air-tight?
Senyawa terpenoid dan asam lemak tidak jenuh dalam minyak lemak.
Polisakarida seperti amilum.
Serat selulosa dan lignin.
Kalsium oksalat kristalin.
Mineral magnesium dan kalium.
Mengapa derajat kehalusan serbuk simplisia untuk ekstraksi metode perkolasi tidak boleh terlalu halus (misal: melewati mesh 100)?
Zat aktif akan rusak akibat panas penggilingan berlebih.
Ukuran partikel yang terlalu kecil dapat menyebabkan pemampatan (clogging) pada kolom perkolator sehingga pelarut tidak mengalir.
Pelarut akan menguap sebelum sempat menarik zat aktif.
Serbuk halus akan langsung larut seluruhnya dalam pelarut.
Standar industri hanya memperbolehkan serbuk kasar.
Penggunaan desikator berisi silika gel dalam penimbangan serbuk simplisia bertujuan untuk…
Memisahkan minyak atsiri dari serbuk secara fisik.
Mencegah penambahan bobot palsu akibat penyerapan uap air dari udara (higroskopisitas serbuk).
Membunuh spora jamur yang tersisa.
Memperkecil ukuran partikel serbuk tanpa penggilingan.
Mengubah polaritas senyawa aktif.
Dalam sistem manajemen mutu gudang farmasi, penerapan First In First Out (FIFO) bertujuan untuk…
Mengurangi jumlah karyawan gudang.
Menjamin penggunaan simplisia dengan masa simpan tertua terlebih dahulu untuk meminimalisir risiko degradasi mutu.
Menghindari pemeriksaan ulang pada stok lama.
Meningkatkan harga jual simplisia yang baru datang.
Mempermudah klasifikasi tanaman berdasarkan alfabet latin.
Fenomena “Chemotype” dalam farmakognosi merujuk pada…
Perbedaan warna bunga dalam satu spesies tanaman.
Individu dalam satu spesies yang sama namun memiliki profil metabolit sekunder yang berbeda secara signifikan karena faktor genetik internal.
Tanaman yang berubah menjadi spesies lain akibat pemupukan kimia.
Tanaman yang hanya bisa tumbuh di laboratorium.
Klasifikasi tanaman berdasarkan tinggi batangnya.
Bagaimana mekanisme “Abiotic Stress” (seperti kekeringan) dapat meningkatkan kadar metabolit sekunder tertentu pada tanaman obat?
Stres memicu kematian sel sehingga zat aktif terlepas.
Metabolit sekunder diproduksi lebih banyak sebagai respon defensif fisiologis tanaman untuk bertahan hidup dalam kondisi ekstrem.
Kekeringan membuat tanaman lebih mudah menyerap mineral sulfur.
Kurangnya air menyebabkan zat aktif menjadi lebih cair.
Tanaman yang stres tidak melakukan fotosintesis sama sekali.
Pengaruh faktor edafik berupa kandungan sulfur yang tinggi di tanah terhadap mutu bawang putih (Allium sativum) berkaitan dengan…
Sulfur sebagai katalisator pembentukan amilum.
Sulfur merupakan prekursor atom pusat dalam biosintesis senyawa organosulfur aktif (seperti Aliin).
Sulfur mencegah penguapan air dari umbi lapis.
Tanah bersulfur membunuh seluruh hama tanpa pestisida.
Membuat kulit bawang menjadi lebih tebal dan keras.
Faktor klimatik berupa intensitas cahaya matahari mempengaruhi kadar alkaloid melalui peran fotosintesis sebagai…
Sumber energi untuk pergerakan stomata saja.
Penyedia kerangka karbon (prekursor awal) yang masuk ke jalur biosintesis asam amino sebelum menjadi alkaloid.
Media penguapan sisa metabolisme primer.
Penghambat pertumbuhan gulma di sekitar tanaman obat.
Penyebab utama mutasi genetik tanaman.
Analisis risiko pencucian rimpang yang terlalu lama menggunakan air tergenang adalah…
Terjadi kehilangan zat aktif hidrofilik melalui proses osmosis/difusi ke media pencuci dan risiko kontaminasi mikroba air.
Rimpang menjadi terlalu bersih sehingga tidak memiliki aroma.
Meningkatkan kadar abu tidak larut asam secara signifikan.
Rimpang akan langsung tumbuh tunas baru.
Membuat proses pengeringan menjadi tidak efektif sama sekali.
Mengapa perajangan (slicing) simplisia aromatik tidak boleh dilakukan terlalu tipis sebelum pengeringan?
Agar simplisia tidak hancur saat pengemasan.
Untuk meminimalisir kerusakan dinding sel kelenjar yang menyebabkan minyak atsiri menguap lebih cepat selama pengeringan.
Supaya warna simplisia tetap hijau cerah.
Irisan tebal lebih mudah dihitung jumlahnya.
Irisan tipis meningkatkan risiko pertumbuhan kapang.
Tujuan “Sortasi Kering” pada skala industri farmasi adalah memisahkan…
Tanah dan kerikil dari bahan segar.
Bagian tanaman yang rusak, gosong, atau benda asing (logam/plastik) yang masuk selama proses produksi.
Air dari dalam jaringan sel menggunakan vakum.
Zat aktif dari serat kasar tanpa ekstraksi.
Daun yang lebar dari daun yang sempit.
Bagaimana pengaruh elevasi (ketinggian tempat tumbuh) terhadap komposisi kimia minyak atsiri pada sereh wangi?
Elevasi tidak memberikan pengaruh karena tanaman memiliki DNA tetap.
Perbedaan suhu dan tekanan oksigen di ketinggian tertentu menggeser jalur enzimatis yang merubah rasio komponen kimia (misal: sitronelal vs geraniol).
Ketinggian tempat hanya berpengaruh pada panjang akar.
Semakin tinggi tempat tumbuh, tanaman akan kehilangan kemampuan biosintesis.
Elevasi hanya berpengaruh pada kadar air tanah.
Parameter non-spesifik yang digunakan untuk menjamin keamanan simplisia dari residu bahan kimia pertanian adalah…
Analisis residu pestisida menggunakan instrumen Gas Chromatography (GC).
Uji organoleptik rasa pahit kimia.
Penetapan kadar sari larut air.
Penghitungan kadar abu total.
Uji keasaman (pH) ekstrak cair.
Dalam evaluasi mutu, “Bahan Organik Asing” pada simplisia daun jambu biji meliputi…
Bagian tanaman jambu biji selain daun (ranting/buah) atau bagian tanaman lain yang bukan merupakan target.
Serangga dan kotoran hewan.
Pasir dan kerikil yang menempel.
Sisa pelarut etanol yang tidak menguap.
Bahan tambahan pangan seperti pemanis.
Penggunaan air berklorin tinggi saat pencucian rimpang berisiko secara kimiawi karena…
Membuat rimpang menjadi sangat putih.
Klorin dapat bereaksi (klorinasi/oksidasi) dengan senyawa metabolit sekunder sensitif dan merubah profil kromatogramnya.
Klorin meningkatkan kadar amilum dalam sel.
Air klorin mempercepat proses pembusukan oleh jamur.
Menurunkan nilai kadar abu larut air.
Pencegahan serangan serangga gudang (infestation) pada penyimpanan simplisia skala besar dilakukan dengan…
Penyemprotan pestisida cair langsung pada simplisia.
Pengendalian suhu gudang (< 25°C), kelembapan rendah, dan fumigasi berkala dengan agen yang tidak meninggalkan residu toksik.
Membuka pintu gudang setiap hari agar serangga keluar.
Mencampur simplisia dengan butiran naftalena (kapur barus).
Merendam simplisia dalam alkohol sebelum disimpan.
