NEW
Font size
WorksheetsRuang Publik Virtual
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Seorang teman sekelasmu mengunggah status di Facebook yang isinya memaki salah satu guru karena merasa nilai tugasnya tidak adil. Unggahan tersebut sudah dibagikan (share) berkali-kali oleh siswa lain. Tindakanmu adalah...
Memberi komentar dukungan agar teman tersebut merasa dibela sebagai sesama siswa
Mengabaikan unggahan tersebut karena merasa itu bukan urusan pribadimu
Menghubungi teman tersebut lewat pesan pribadi (DM) dan menyarankannya untuk menghapus postingan
Menulis komentar yang mengingatkan bahwa postingan itu bisa terkena UU ITE agar dia takut.
Di sebuah grup publik "Portal Bitung", seseorang memposting foto penumpukan sampah di Pasar Winenet dengan kalimat provokatif: "Bitung Kota Cakalang atau Kota Sampah? Pemerintah tidur saja!" Sebagai warga digital yang baik, responmu adalah...
Membalas dengan: "Setuju! Memang kerja pemerintah hanya duduk diam saja."
Membalas dengan: "Sangat disayangkan kondisinya. Sebaiknya kita bantu tag akun resmi Dinas Lingkungan Hidup dan tetap jaga tutur kata agar keluhan ini cepat direspon."
Langsung membagikan (share) postingan tersebut ke grup WhatsApp keluarga agar makin viral.
Membalas dengan: "Daripada mengeluh di sosmed, mending kamu pergi bersihkan sendiri sampahnya."
Membalas dengan: "Daripada mengeluh di sosmed, mending kamu pergi bersihkan sendiri sampahnya."
Mengunduh foto tersebut sebagai bukti untuk menjatuhkannya jika dia menang.
Tidak melakukan apa-apa karena foto itu sudah lama dan merupakan bagian dari masa lalunya.
Memberitahu teman tersebut secara pribadi tentang adanya foto itu agar dia bisa melakukan langkah antisipasi dan mampu menjelaskan sebelum diketahui banyak orang.
Melaporkan (report) akun forum tersebut agar postingannya dihapus secara otomatis oleh sistem.
Kamu sedang bertengkar hebat dengan sahabatmu lewat WhatsApp Group kelas yang berisi 30 orang. Kamu merasa sangat marah karena dia menghinamu. Respon yang paling bijak sesuai etika ruang virtual adalah...
Membalas hinaannya dengan lebih pedas di grup tersebut agar dia malu di depan teman-teman.
Segera keluar dari grup (left group) sebagai bentuk protes tanpa penjelasan.
Menahan diri untuk tidak membalas di grup, lalu mengajaknya menyelesaikan masalah secara tatap muka atau lewat chat pribadi.
Meminta teman-teman lain di grup untuk memberikan penilaian siapa yang benar di antara kalian.
Beredar pesan di grup WhatsApp bahwa akan terjadi tsunami besar di pantai Lembeh malam ini berdasarkan "pesan dari orang pintar". Pesan ini membuat warga Bitung panik. Apa yang kamu lakukan?
Langsung menyebarkan pesan tersebut ke semua kontak agar mereka waspada.
Memeriksa akun resmi BMKG atau portal berita terpercaya, lalu membagikan tangkapan layar informasi resminya ke grup tersebut untuk menenangkan warga.
Bertanya di grup tersebut: "Ini benar tidak ya?" sambil tetap merasa cemas.
Menegur pengirim pesan dengan kata-kata kasar karena sudah menyebarkan ketakutan.
Seorang kreator konten asal Bitung mengunggah video tentang pariwisata di Selat Lembeh, namun menurutmu kualitas videonya buruk dan informasinya ada yang salah. Cara berkomentarmu...
Menulis: "Video sampah, informasi salah semua. Malu-maluin orang Bitung saja!"
Menulis: "Keren videonya, tapi ada sedikit kekeliruan di menit ke-2 tentang nama pantai. Sukses terus ya!"
Menulis: "Coba belajar edit video lagi supaya lebih bagus."
Menonton saja tanpa memberikan interaksi apa pun.
Ada sebuah survei di media sosial yang menjanjikan hadiah pulsa gratis dengan syarat mengisi data nama lengkap, tanggal lahir, dan nama ibu kandung. Sikapmu...
Langsung mengisi karena sangat membutuhkan pulsa tersebut.
Mengisi data yang palsu agar tetap bisa mendapatkan hadiahnya.
Mengabaikan dan melaporkan postingan tersebut sebagai penipuan (scam/phishing) untuk melindungi orang lain.
Memberitahu teman-teman bahwa itu adalah penipuan lewat kolom komentar saja.
Kamu sedang berdebat tentang pilihan pemain sepak bola favorit di kolom komentar sebuah portal olahraga. Lawan debatmu mulai mengeluarkan kata-kata rasis terhadap pemain tersebut. Reaksimu...
Membalas rasisme tersebut dengan hinaan yang sama kuatnya.
Berhenti berdebat dan melaporkan komentar rasis tersebut ke pihak Facebook karena melanggar standar komunitas.
Menjelaskan secara panjang lebar mengapa rasisme itu salah meskipun dia terus menghujat.
Meminta bantuan teman-temanmu untuk melakukan "serangan balik" di akun orang tersebut.
Meminta bantuan teman-temanmu untuk melakukan "serangan balik" di akun orang tersebut.
Ikut menulis komentar pedas agar terlihat kompak dengan mayoritas.
Menulis komentar yang memberi semangat kepada temanmu di postingan tersebut untuk menyeimbangkan suasana.
Menghubungi temanmu secara pribadi untuk memberi dukungan mental dan menyarankannya untuk menutup kolom komentar sementara waktu.
Menjadi penonton pasif dan membaca semua komentar jahat tanpa bertindak.
Di Bitung, kita hidup berdampingan dengan berbagai suku dan agama. Jika kamu melihat sebuah postingan yang menghina tradisi salah satu suku di Bitung, tindakan yang paling mencerminkan "Berkebinekaan Global" adalah...
Mengajak orang-orang dari sukumu untuk memprotes postingan tersebut secara anarkis di dunia maya.
Melaporkan konten tersebut dan memposting konten tandingan yang memperlihatkan keindahan toleransi di Kota Bitung.
Berdebat panas dengan pengunggah sampai dia meminta maaf.
Mengingatkan pengunggah secara sopan bahwa tindakannya bisa merusak persaudaraan di Bitung.
