NEW
Font size
WorksheetsRisiko dan Serangan Keamanan Siber
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Apa yang dimaksud dengan serangan Clickjacking?
Serangan yang membanjiri server dengan trafik palsu.
Teknik manipulasi psikologis untuk mendapatkan informasi penting.
Hacker menjebak korban untuk mengklik sesuatu tanpa sadar apa yang sebenarnya diklik.
Pencurian identitas pribadi seperti nama lengkap atau NIK.
Apa karakteristik utama dari serangan Phishing?
Mencuri data pribadi melalui kebocoran database.
Pelaku berpura-pura menjadi pihak resmi untuk mendapatkan informasi sensitif.
Menyerang sistem komputer dengan ribuan permintaan palsu.
Menebak kata sandi secara terus-menerus hingga berhasil.
Apa tujuan utama dari pencurian identitas (Identity Theft)?
Membuat sistem komputer menjadi lambat atau tidak bisa diakses.
Mendapatkan akses ke akun penting dengan menebak kata sandi.
Mencuri data pribadi untuk digunakan seolah-olah pelaku adalah korban.
Menipu korban agar mengklik tautan berbahaya.
Apa prinsip inti dari Social Engineering?
Menggunakan perangkat lunak untuk menebak kata sandi.
Membanjiri server dengan lalu lintas data palsu.
Memanipulasi psikologi manusia untuk mendapatkan informasi rahasia.
Menyadap data yang dikirim melalui jaringan Wi-Fi publik.
Kebiasaan pengguna apa yang dimanfaatkan oleh serangan Credential Stuffing?
Menggunakan jaringan Wi-Fi publik yang tidak aman.
Mengklik tautan yang mencurigakan dari email atau SMS.
Menggunakan kata sandi yang sama untuk banyak akun.
Tidak mengaktifkan verifikasi dua langkah pada akun.
Apa tujuan utama dari serangan DDoS (Distributed Denial of Service)?
Mencuri identitas pribadi korban.
Mendapatkan akses ke akun pengguna dengan menebak kata sandi.
Membuat sistem atau situs web tidak dapat diakses oleh pengguna asli.
Menyadap komunikasi data melalui jaringan.
Bagaimana cara kerja serangan Brute Force?
Mengirimkan email palsu yang meminta informasi login.
Mencuri data pribadi dari database yang bocor.
Menebak semua kemungkinan kombinasi kata sandi secara otomatis.
Memanipulasi korban secara psikologis untuk mengungkapkan data.
Apa risiko utama saat menggunakan jaringan Wi-Fi publik yang tidak aman?
Sistem komputer menjadi lambat karena serangan DDoS.
Akun dapat dibobol melalui serangan brute force.
Data pribadi dapat disadap oleh pihak ketiga.
Terjebak dalam jebakan klik yang tidak disadari.
Apa karakteristik utama dari serangan "Man in the Middle Attack"?
Pelaku hanya bisa membaca pesan yang dikirimkan.
Pelaku dapat mengubah isi pesan dan korban tidak menyadarinya.
Serangan ini hanya terjadi pada jaringan pribadi yang aman.
Serangan ini memerlukan instalasi software khusus pada perangkat korban.
Apa tujuan utama dari serangan Typosquatting?
Meningkatkan kecepatan akses internet pengguna.
Mengalihkan pengguna ke situs web yang lebih populer.
Menipu pengguna dengan situs palsu untuk mencuri data atau menyebarkan malware.
Memperbaiki kesalahan penulisan alamat web secara otomatis.
Siapa yang termasuk dalam kategori "Insider Threat" dalam keamanan siber?
Hacker dari luar organisasi yang tidak dikenal.
Karyawan, mantan pegawai, atau rekan bisnis yang memiliki akses internal.
Pengguna internet biasa yang tidak sengaja mengklik tautan berbahaya.
Penyedia layanan internet yang mengalami gangguan sistem.
Bagaimana metode SQL Injection memungkinkan hacker untuk masuk ke sebuah situs web?
Dengan membanjiri server situs web dengan lalu lintas data.
Dengan memanfaatkan perintah SQL untuk mengelabui situs agar bisa masuk.
Dengan menebak password pengguna secara berulang kali.
Dengan mengubah alamat IP server DNS.
Apa yang terjadi pada pengguna saat mengalami serangan DNS Poisoning?
Perangkat pengguna terinfeksi malware secara otomatis.
Pengguna diarahkan ke situs web palsu meskipun mengetik alamat yang benar.
Data login pengguna dicuri melalui situs web yang sah.
Koneksi internet pengguna menjadi sangat lambat.
Bagaimana perangkat dapat terinfeksi malware melalui serangan Drive-by Download?
Dengan mengunduh file dari email yang mencurigakan.
Dengan mengklik iklan pop-up yang berbahaya.
Dengan mengunjungi situs web tertentu, bahkan tanpa mengklik apa pun.
Dengan menggunakan jaringan Wi-Fi publik yang tidak aman.
Apa tujuan utama dari serangan Cross-site Scripting (XSS)?
Membuat situs web menjadi tidak dapat diakses oleh pengguna.
Menyuntikkan skrip jahat ke situs web untuk mencuri data pengguna atau mengambil alih akun.
Mengubah tampilan visual situs web tanpa izin.
Meningkatkan peringkat situs web di mesin pencari.
