NEW
Font size
WorksheetsPage 1
Total questions: 77
Worksheet time: 39mins
Berikut ini yang merupakan contoh Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah:
Kusta
Frambusia
Kanker serviks
Zoonosis
Virus HPV (Human Papiloma Virus) dapat menyebabkan:
HIV – AIDS pada manusia
HIV – AIDS pada primata
Kanker
Diabetes mellitus
Penyakit tidak menular umumnya disebabkan oleh:
Infeksi virus dan bakteri
Kurangnya vitamin dan mineral
Faktor genetik dan gaya hidup tidak sehat
Gigitan serangga pembawa penyakit
Manakah dari pernyataan berikut yang benar mengenai Penyakit Tidak Menular (PTM)?
PTM dapat dicegah dengan vaksinasi
PTM dapat ditularkan melalui batuk dan bersin
PTM umumnya berkembang dalam jangka waktu yang lama
PTM disebabkan oleh mikroorganisme seperti virus dan bakteri
Faktor risiko utama penyakit diabetes melitus dan penyakit jantung koroner adalah:
Konsumsi makanan rendah garam
Kurang aktivitas fisik dan obesitas
Asupan vitamin A yang kurang
Terpapar polusi udara
Salah satu faktor risiko utama PTM pada remaja, menurut Kementerian Kesehatan, adalah kurangnya aktivitas fisik dan...
Stres
Pola makan yang buruk (kurang sayur dan buah, sering konsumsi makanan cepat saji)
Rendahnya cakupan vaksin
Usia
Berapa durasi minimal aktivitas fisik yang disarankan per hari untuk membantu mencegah PTM?
5 menit
15 menit
30 menit
60 menit
Pernyataan berikut yang tidak benar adalah:
PTM merupakan penyebab disabilitas
Kanker serviks dapat dilakukan deteksi dini dengan pemeriksaan IVA test
Kanker serviks disebabkan oleh virus
Faktor risiko Diabetes mellitus Tipe 1 antara lain adalah obesitas
Target pengendalian PTM dalam SDGs yang akan dicapai tahun 2030, antara lain, kecuali:
Penurunan konsumsi rokok 30%
Peningkatan DM/Obesitas 0%
Peningkatan akses air bersih 50%
Penurunan konsumsi garam 30%
“Penetapan batas maksimal kandungan TAR dan nikotin dalam rokok” dalam kebijakan pencegahan dan pengendalian PTM, merupakan:
Deteksi dini
Perlindungan khusus
Penanganan kasus
Pencegahan tersier
Komunikasi Informasi edukasi tentang Faktor Risiko PTM pada masyarakat, merupakan:
Promosi kesehatan
Pencegahan primer
Pencegahan sekunder
Komunikasi interpersonal
Berikut ini yang merupakan promosi kesehatan PTM adalah:
Pengaturan Kemasan, informasi dan peringatan Kesehatan dalam kemasan produk tembakau
Kolaborasi layanan FKTP
Penyediaan alat layanan kesehatan
Penetapan batas maksimal kandungan gula, garam dan lemak pada pangan
Skrining faktor risiko PTM (misal: pengukuran lingkar perut, tekanan darah, berat badan, dll) di masyarakat merupakan kegiatan
Promosi kesehatan
Deteksi dini
Perlindungan khusus
Penanganan kasus
Kegiatan deteksi dini PTM adalah juga merupakan
Promosi kesehatan
Pencegahan primer
Pencegahan sekunder
Pencegahan sekunder
Kelainan metabolisme dengan berbagai etiologi yang ditandai dengan hiperglikemia kronis dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein akibat defek pada sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya, merupakan
Definisi penyakit DM tipe 1
Definisi penyakit DM tipe 2
Definisi penyakit DM
Definisi penyakit DM gestasional
Pernyataan berikut yang paling tepat adalah
Diabetes tipe 1 dan tipe 2 adalah dua tipe utama, dengan diabetes tipe 2 menyumbang mayoritas (>85%) dari total prevalensi diabetes.
Diabetes tipe 1 dan tipe 2 adalah dua tipe utama, dengan diabetes tipe 1 menyumbang mayoritas (>85%) dari total prevalensi diabetes.
Diabetes tipe 1 umumnya dipengaruhi oleh gaya hidup tidak sehat (misal kurang aktivitas fisik, tinggi konsumsi gula)
Diabetes tipe 2 umumnya disebabkan oleh faktor genetik.
Diabetes dapat menyebabkan komplikasi multisystem, antara lain
Retinopati
Nefropati
Neuropati
Semua benar
Penyakit Diabetes mellitus merupakan salah satu PTM yang penting, salah satunya karena:
Prevalensi Diabetes mellitus hanya sedikit menurun
Diabetes mellitus menyebabkan mortalitas dini yang tinggi
Komplikasi Diabetes mellitus tidak dibiayai oleh BPJS
Diabetes mellitus cenderung menyebabkan obesitas
Kejadian Diabetes mellitus di negara maju dan negara berkembang umumnya berbeda dalam hal faktor risiko utamanya, yaitu:
Di negara maju umumnya karena faktor usia, di negara berkembang umumnya karena gaya hidup
Di negara maju umumnya karena faktor gaya hidup, di negara berkembang umumnya karena usia
Di negara maju umumnya terdapat tipe 2, di negara berkembang umumnya tipe 1
Di negara maju umumnya disebabkan oleh genetik, di negara berkembang disebabkan oleh autoimun
Pernyataan berikut adalah benar, kecuali:
Risiko tuberkulosis lebih tinggi pada penderita Diabetes mellitus, dibandingkan tanpa diabetes mellitus
Diabetes mellitus adalah penyakit akut yang merusak sistem imun
Diabetes mellitus meningkatkan risiko untuk terkena obesitas
Diabetes mellitus tipe 1 umumnya dapat dikendalikan
Berikut adalah faktor risiko Diabetes mellitus yang dapat dikendalikan:
Pernah menderita DM gestasional
Dislipidemia
Riwayat melahirkan bayi dengan BB lahir > 4000 gram
Semua salah
Berikut adalah faktor risiko Diabetes mellitus yang tidak dapat dikendalikan:
Riwayat lahir dengan berat badan rendah, kurang dari 2,5 kg
Dislipidemia
Berikut adalah beberapa faktor risiko Diabetes mellitus yang dapat dikendalikan:
Obesitas, dislipidemia, kurang aktivitas fisik, hipertensi, diet tinggi glukosa
Obesitas, riwayat DM gestasional, kurang aktivitas fisik, hipertensi, diet tinggi glukosa
Obesitas, umur, kurang aktivitas fisik, hipertensi, diet tinggi glukosa
Obesitas, genetik, kurang aktivitas fisik, hipertensi, diet tinggi glukosa
Pernyataan berikut yang paling tepat tentang Diabetes mellitus tipe 1, adalah:
Kekurangan insulin, umumnya terjadi pada orang dewasa, disebabkan oleh genetik
Kekurangan insulin, umumnya terjadi pada anak-anak, disebabkan oleh genetik
Insulin resisten, umumnya terjadi pada orang dewasa, disebabkan oleh genetik
Insulin resisten, umumnya terjadi pada anak-anak, disebabkan oleh genetik
Pernyataan berikut yang paling tepat tentang Diabetes mellitus tipe 2, adalah:
Kekurangan insulin, umumnya terjadi pada orang dewasa, disebabkan oleh gaya hidup
Kekurangan insulin, umumnya terjadi pada anak-anak, disebabkan oleh gaya hidup
Insulin resisten, umumnya terjadi pada orang dewasa, disebabkan oleh gaya hidup
Insulin resisten, umumnya terjadi pada anak-anak, disebabkan oleh gaya hidup
Pernyataan berikut yang paling tepat tentang Diabetes mellitus gestasional, adalah:
Kekurangan insulin, terjadi pada ibu hamil, bisa sembuh setelah melahirkan.
Kekurangan insulin, terjadi pada ibu hamil, tidak bisa sembuh setelah melahirkan.
Insulin resisten, terjadi pada ibu hamil, bisa sembuh setelah melahirkan.
Insulin resisten, terjadi pada ibu hamil, bisa sembuh setelah melahirkan.
Yang termasuk faktor agent pada Diabetes mellitus, adalah:
Menurunnya sensitivitas insulin, cacat genetik, kerusakan pangkreas, autoimunitas.
Menurunnya sensitivitas insulin, cacat genetik, kerusakan pangkreas, umur.
Jenis kelamin, cacat genetik, kerusakan pangkreas, jenis kelamin, autoimunisa.
Menurunnya sensitivitas insulin, obesitas, kerusakan pangkreas, obesitas, autoimunitas.
Secondary prevention dalam pengendalian PTM merupakan:
Penyuluhan kepada populasi sehat
Deteksi dini kasus-kasus tanpa gejala
Pencegahan komplikasi
Rehabilitasi kecacatan
Tertiary prevention PTM, meliputi:
Pengobatan/perawatan kasus yang sudah terjadi.
Deteksi dini berupa skrining faktor risiko
Promosi kesehatan
Tindakan pencegahan dengan diet sehat, aktivitas fisik, tidak merokok.
Tujuan pengobatan Diabetes antara lain adalah:
Menyembuhkan penderita
Mencegah komplikasi
Menurunkan morbiditas/angka kesakitan
Upaya pencegahan PTM berfokus pada perubahan gaya hidup sehat, dengan singkatan "CERDIK", yaitu:
Cek tekanan darah, Edukasi PTM, Rokok dihindari, Diet rendah gula, Ikuti petunjuk dokter, Kendalikan faktor risiko.
Cek faktor risiko, Enyahkan asap rokok, Rajin periksa kesehatan, Diet sehat, Istirahat cukup, Kelola stress.
Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat, Istirahat cukup, Kelola stress.
Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet rendah kalori, Istirahat cukup, Kelola stress.
Menurut Kemenkes hipertensi didefinisikan sebagai:
Tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan/atau diastolik ≥ 90 mmHg
Tekanan darah sistolik ≥ 90 mmHg dan/atau diastolik ≥ 140 mmHg
Tekanan darah sistolik ≥ 120 mmHg dan/atau diastolik = 70 mmHg
Semua salah
Hipertensi seringkali tidak menunjukkan gejala khas meskipun tekanan darah sudah tinggi. Karena itu hipertensi sering disebut sebagai penyakit:
Silent killer
Katastropik
Kronis
Hypotensi
Tujuan epidemiologi hipertensi, antara lain adalah:
Memantau trend penyakit, mengidentifikasi kelompok risiko tinggi, dan mengevaluasi intervensi
Skrining penyakit, deteksi dini, perubahan gaya hidup
Pencegahan primer, pencegahan sekunder dan pemcegahan tersier
Semua benar
Diantara intervensi hipertensi berikut, yang termasuk non farmakologis adalah:
Diet rendah garam
Pemberian zat/obat diuretic yang meningkatkan produksi urin untuk mengeluarkan kelebihan garam dari tubuh.
Keduanya benar
Berikut adalah tanda dan gejala seseorang mungkin mengalami hipertensi, kecuali:
Sakit kepala, terutama bagian belakang
Sering buang air kecil
Detak jantung kurang teratur
Mudah lelah
Usia adalah salah satu faktor risiko hipertensi yang tidak dapat dikendalikan. Karena itu hipertensi:
Hanya terjadi pada usia lanjut
Meningkat risikonya seiring bertambahnya usia
Merupakan faktor risiko penyakit kanker
Semua salah
Determinan dari hipertensi antara lain adalah genetik. Karena itu jika orang tua saya terkena hipertensi, maka:
Saya akan terkena hipertensi
Saya berisiko terkena hipertensi
Pasti kakek saya juga terkena hipertensi
Semua benar
Pernyataan berikut adalah benar:
Sebagian kecil hipertensi tidak bergejala
Hipertensi tidak bisa dideteksi, kecuali setelah stadium lanjut
Salah satu upaya pengendalian hipertensi adalah dengan diet rendah gula
Semua benar
Keberhasilan dari tatalaksana kasus hipertensi, antara lain adalah:
Hipertensi terdeteksi secara dini
Ditegakkannya diagnosis hipertensi
Hipertensi terkendali
Semua benar
Di antara upaya pengendalian hipertensi adalah:
Diet rendah gula
Diet rendah garam
Keduanya benar
Keduanya salah
Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, berdasarkan kelompok usia, hipertensi paling banyak terdiagnosis pada kelompok:
Usia 15–24 tahun
Usia 25–34 tahun
Usia 35–44 tahun
Usia 55–64 tahun
Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, kelompok usia yang lebih patuh dalam pengobatan hipertensinya adalah:
Usia produktif
Usia lanjut
Remaja
Balita
Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, berdasarkan jenis kelamin, presentase hipertensi lebih banyak pada:
Laki-laki
Wanita
Tidak ada perbedaan
Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, berdasarkan tempat tinggal, presentase hipertensi lebih banyak di:
Pedesaan
Perkotaan
Tidak ada perbedaan
Pembiayaan kesehatan di Indonesia, tertinggi adalah untuk penyakit:
Jantung
Kanker
Stroke
TBC
Berikut ini merupakan target SDGs pada tahun 2030 terkait penyakit PTM, diantaranya adalah:
Penurunan konsumsi tembakau 10 %
Penurunan kurang aktifitas fisik 10 %
Penurunan asupan garam 10 %
Semua salah
Berikut ini yang bukan merupakan target SDGs pada tahun 2030 terkait penyakit PTM adalah:
Peningkatan obesitas 0 %
Penurunan konsumsi tembakau 30%
Penurunan konsumsi alkohol 10 %
Penurunan tekanan darah tinggi 10 %
Hipertensi yang diakibatkan oleh penyakit lain, seperti penyakit ginjal, disebut:
Hipertensi esensial
Hipertensi tipe 2
Hipertensi sekunder
Komplikasi hipertensi
Orang dengan tekanan darah 130/85, tergolong:
Prehipertensi
Hipertensi
Normal
Hipertensi derajat 1
Target saran skrining hipertensi adalah usia:
Bayi
Balita
≥ 15 tahun
1–14 tahun
Jika hasil skrining hipertensi negatif dan mempunyai faktor risiko rendah, maka:
Edukasi perilaku hidup sehat
Dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan
Keduanya benar
Keduanya salah
Dalam pengukuran hipertensi, sebelumnya:
Tidak olah raga dalam 30 menit terakhir
Tidak merokok
Keduanya benar
Keduanya salah
Dalam mengukur tekanan darah, dilakukan 3 kali dengan jarak:
1–2 menit
3–5 menit
5–10 menit
> 10 menit
Dari 3 kali pengukuran, tekanan darah ditetapkan berdasarkan:
Pengukuran terakhir
Rata-rata dari 2 kali pengukuran terakhir
Rata-rata dari 3 kali pengukuran
Semua salah
Jika dalam pengukuran ke 1: Sistolik =130 mmHg, diastolik = 90 mmHg; pengukuran ke 2: Sistolik = 140 mmHg, diastolik = 90 mmHg; pengukuran ke 3: sistolik = 150 mmHg, diastolik = 100 mmHg, maka hasil pengukuran yang digunakan adalah:
Pengukuran terakhir, yaitu sistolik = 150 mmHg, diastolik = 100 mmHg
Rata-rata dari 3 kali pengukuran, menjadi: Sistolik = 140 mmHg, diastolik = 93 mmHg
Rata-rata dari dua kali pengukuran terakhir, menjadi: Sistolik 145 mmHg, diastolik 95 mmHg
Semua salah
Untuk penderita hipertensi Konseling dan edukasi meliputi pemahaman tentang:
Penyakit tidak dapat sembuh tetapi dapat dikontrol sebagai upaya pencegahan komplikasi
Gaya hidup sehat harus diterapkan pada penderita misalnya olahraga, menghindari rokok, dan menjaga pola makan
Pemberian obat jangka panjang dengan kontrol teratur sesuai anjuran
Semua benar
Salah satu langkah pengendalian PTM adalah dengan Gerakan PATUH, yaitu:
P = Periksa kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter, A = Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur, T = tetap diet dengan gizi seimbang, U = Upayakan aktivitas fisik dengan aman, H = hindari asap rokok, alkohol, dan zat karsinogenik lainnya
P = Pengobatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter, A = Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur, T = tetap diet dengan gizi seimbang, U = Upayakan aktivitas fisik dengan aman, H = hindari asap rokok, alkohol, dan zat karsinogenik lainnya
P = Periksa kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter, A = Atasi penyakit dengan pengobatan alternatif, T = tetap diet dengan gizi seimbang, U = Upayakan aktivitas fisik dengan aman, H = hindari asap rokok, alkohol, dan zat karsinogenik lainnya
Semua salah
Pernyataan berikut adalah benar:
Hipertensi bukan penyebab disabilitas
Hipertensi tidak bisa dicegah
Hipertensi bisa menyebabkan penyakit jantung dan stroke
Semua benar
Yang dimaksud prediabetes adalah:
Diabetes tanpa komplikasi
Kadar glukosa darah lebih tinggi dari normal tetapi belum memenuhi kriteria diabetes
Kondisi gula darah selalu normal sepanjang hari
Diabetes yang terjadi hanya pada usia lanjut
Prediabetes meningkatkan risiko untuk terjadinya:
Penyakit jantung
Stroke
Diabetes
Semua benar
Lingkar perut di atas normal (Pria > 90 cm, Wanita > 80 cm), disebut sebagai:
Obesitas sentral
Obesitas abdomen
Keduanya benar
Keduanya salah
Salah satu ukuran status gizi seseorang adalah Indeks Massa Tubuh (IMT). Rumus IMT adalah:
IMT=TBBB
IMT=TB×TBBB
IMT=BB×TB
IMT=UBB
Jika seseorang mempunyai berat badan 65 kg dan tinggi badan 163 cm, maka berdasarkan IMT, tergolong pada:
Kurus
Kelebihan berat badan / overweight
Obesitas
Obesitas Tingkat 1
Jika hasil pemeriksaan skrining gula darah normal, maka pemeriksaan ulangan sebaiknya:
Sekurang-kurangnya setiap tahun
Sekurang-kurangnya setiap 3 tahun
Sekurang-kurangnya setiap bulan
Sekurang-kurangnya setiap 3 bulan
Di antara negara-negara ASEAN, jumlah kasus kanker dan kematiannya di Indonesia menduduki peringkat apa?
Pertama
Kedua
Ketiga
Kelima
Kanker leher rahim dan kanker payudara di Indonesia paling sering ditemukan pada stadium lanjut, sekitar berapa?
40%−50%
50%−60%
60%−70%
70%−80%
Jika kanker ditemukan lebih awal, perkiraan penderita yang dapat bertahan hidup lebih dari 5 tahun sejak diagnosis adalah sebanyak berapa?
6 dari 10 penderita
7 dari 10 penderita
8 dari 10 penderita
9 dari 10 penderita
Jika kanker ditemukan pada stadium lanjut, perkiraan penderita yang dapat bertahan hidup lebih dari 5 tahun sejak diagnosis adalah sebanyak berapa?
1 dari 10 penderita
2 dari 10 penderita
3 dari 10 penderita
4 dari 10 penderita
Dari segi pembiayaan, kanker menduduki peringkat kedua setelah penyakit apa?
Jantung
Stroke
Gagal ginjal
Diabetes mellitus
Tingginya mortalitas penyakit kanker, salah satunya merefleksikan apa?
Rendahnya upaya deteksi dini
Tingginya kualitas pengobatan
Peningkatan akses layanan kesehatan
Penurunan faktor risiko di populasi
Berdasarkan data Kemenkes, deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim tahun 2024:
> 50 %
> 30 %
< 30 %
< 5 %
Enam kategori dalam transformasi sistem kesehatan, diantaranya adalah:
Transformasi layanan primer, Transformasi layanan rujukan, Transformasi sistem ketahanan kesehatan.
Transformasi sistem pembiayaan kesehatan, Transformasi SDM Kesehatan, Transformasi teknologi kesehatan.
Keduanya benar
Keduanya salah
Keberhasilan promosi kesehatan dalam pengendalian penyakit kanker, salah satu kuncinya adalah:
Organisasi kemasyarakatan atau organisasi kewanitaan sebaiknya tidak terlibat karena pemahaman masyarakat bisa menjadi keliru.
Pemberdayaan kader dikurangi, diperkuat sosialisasi melalui media sosial.
Keduanya benar.
Keduanya salah.
Skrining kesehatan yang masuk dalam paket manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), antara lain:
IVA test untuk deteksi dini kanker payudara
SADANIS untuk deteksi dini kanker serviks
GDP tekanan darah untuk deteksi dini penyakit jantung.
Pengukuran GDP untuk deteksi dini Diabetes mellitus.
Pernyataan berikut tentang kanker leher Rahim adalah benar, kecuali:
Merupakan Penyakit Tidak Menular sehingga tidak bisa dicegah dengan vaksin.
Bisa dicegah dengan vaksin
Merupakan penyakit katastropik
Disebabkan oleh virus
Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah penyakit yang tidak disebabkan oleh agen infeksius dan berkembang perlahan dalam waktu lama, sering disebut juga penyakit …. Pilih jawaban yang tepat.
Infeksi
Potensial wabah
Degeneratif
Akut
