WorksheetsOrganisasi Islam
Total questions: 30
Worksheet time: 30mins
Nahdlatul Ulama berperan penting dalam kehidupan keagamaan di Indonesia terutama melalui
Gerakan pemurnian ajaran Islam secara ketat
Pengembangan dakwah berbasis budaya dan tradisi lokal
Perjuangan ekonomi kaum pedagang
Gerakan perlawanan bersenjata terhadap penjajah
Pengembangan pendidikan modern tanpa pesantren
Peran Muhammadiyah dalam pembaruan pendidikan Islam di Indonesia ditunjukkan dengan
Penolakan terhadap ilmu pengetahuan modern
Pengembangan sekolah dan perguruan tinggi berbasis Islam modern
Pelestarian tradisi keagamaan lokal
Pembentukan organisasi politik praktis
Penolakan sistem pendidikan nasional
Persatuan Islam (Persis) dikenal memiliki peran utama dalam
Perjuangan ekonomi rakyat melalui koperasi
Gerakan dakwah pemurnian ajaran Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis
Pengembangan pesantren tradisional
Gerakan nasionalisme ekonomi
Perlawanan fisik terhadap kolonialisme
Sarekat Islam memiliki peran penting dalam sejarah pergerakan nasional Indonesia karena
Menjadi organisasi keagamaan tertutup
Memelopori kebangkitan ekonomi dan politik umat Islam
Menolak keterlibatan dalam politik
Fokus pada pendidikan pesantren tradisional
Mengembangkan dakwah kultural
Al-Irsyad al-Islamiyah memiliki perhatian terhadap pendidikan dan dakwah Islam. Jika generasi muda ingin meneladani perjuangannya, tindakan yang sesuai adalah
Meningkatkan ilmu pengetahuan sambil memperkuat persaudaraan sesama
Mengutamakan kepentingan pribadi sambil mengurangi kegiatan kemasyarakatan
Mengembangkan persaingan antarsiswa agar prestasi sekolah semakin meningkat
Membatasi kegiatan keagamaan hanya pada lingkungan keluarga masing-masing
Menghindari diskusi keislaman karena dapat menimbulkan perbedaan pendapat
Jamiat kheir dikenal sebagai salah satu organisasi Islam modern pertama di Indonesia. Jika nilai perjuangannya diterapkan oleh pelajar masa kini, tindakan yang paling tepat adalah
Menghindari organisasi karena dapat mengurangi waktu belajar pribadi
Membatasi kegiatan belajar hanya pada pelajaran yang disukai
Mengikuti perkembangan teknologi tanpa memperhatikan nilai keagamaan
Mengutamakan prestasi pribadi tanpa memperhatikan lingkungan sekitar
Mengembangkan pendidikan sambil meningkatkan wawasan keislaman
Pada masa penjajahan, masyarakat Indonesia mengalami keterbatasan dalam memperoleh pendidikan dan kesejahteraan. Kondisi tersebut mendorong umat Islam mendirikan berbagai organisasi. Kesimpulan yang paling tepat adalah
Organisasi Islam dibentuk karena persaingan antarkelompok masyarakat
Organisasi Islam didirikan untuk menggantikan pemerintahan kolonial
Organisasi Islam berkembang karena pengaruh budaya masyarakat asing
Organisasi Islam berkembang karena mendorong memperbaiki kehidupan umat
Organisasi Islam muncul karena kebutuhan memperluas kekuasaan politik
Rendahnya kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan menjadi salah satu faktor lahirnya organisasi Islam. Bentuk respon yang paling sesuai terhadap kondisi tersebut adalah
Membatasi pendidikan hanya untuk kelompok masyarakat tertentu
Mendirikan sekolah dan madrasah untuk mencerdaskan masyarakat luas
Mengutamakan kegiatan politik daripada pengembangan pendidikan umat
Mengurangi kegiatan dakwah agar masyarakat fokus pada pendidikan
Mengembangkan perdagangan sebagai satu-satunya kegiatan organisasi
Salah satu peran utama organisasi Islam di Indonesia dalam bidang pendidikan adalah
Menghapus sistem pendidikan nasional
Mendirikan pesantren, madrasah, dan sekolah Islam
Melarang pendidikan modern
Menutup akses pendidikan bagi masyarakat umum
Menggantikan peran keluarga dalam pendidikan
Organisasi Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama berperan penting dalam bidang sosial dengan cara
Menguasai sektor perdagangan nasional
Menyediakan layanan kesehatan dan bantuan sosial
Membentuk partai politik tunggal
Menyebarkan budaya asing
Menghilangkan tradisi lokal
Peran organisasi Islam dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia ditunjukkan melalui
Penolakan terhadap Pancasila
Sikap eksklusif terhadap kelompok lain
Dakwah yang menekankan toleransi dan moderasi beragama
Pembentukan negara agama
Penghapusan budaya lokal
Kontribusi organisasi Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara terlihat dari
Penolakan terhadap sistem pemerintahan
Peran aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan dan pembangunan nasional
Penghapusan hukum negara
Penentangan terhadap demokrasi
Pengasingan diri dari masyarakat
Pendekatan dakwah Nahdlatul Ulama (NU) yang membedakannya dengan organisasi Islam modernis adalah
Penolakan terhadap tradisi masyarakat
Dakwah kultural yang menghargai adat dan budaya lokal
Gerakan ekonomi kaum pedagang
Pemurnian ajaran Islam secara ketat
Fokus pada perjuangan politik praktis
Muhammadiyah disebut sebagai pelopor gerakan Islam modern karena
Menolak sistem pendidikan Barat
Menggabungkan ajaran Islam dengan ilmu pengetahuan modern
Mengutamakan tarekat dan tradisi lokal
Menghindari aktivitas sosial
Menutup diri dari perkembangan zaman
Ciri utama gerakan Persatuan Islam (Persis) dalam perkembangan Islam di Indonesia adalah
Mengembangkan pesantren salaf tradisional
Menekankan dakwah berbasis adat
Mengajak kembali kepada Al-Qur’an dan Hadis secara murni
Fokus pada gerakan politik nasional
Mengembangkan ekonomi umat
Sarekat Islam memiliki peran penting dalam pergerakan nasional karena berhasil
Mengembangkan pendidikan pesantren
Menyatukan pedagang Muslim dan meningkatkan kesadaran politik rakyat
Menyebarkan tarekat Islam
Mengembangkan dakwah kultural
Menolak organisasi modern
Organisasi-organisasi Islam sebelum kemerdekaan memiliki pendekatan yang berbeda. Namun, terdapat persamaan tujuan di antara organisasi tersebut. Persamaan yang paling tepat adalah
Memajukan umat melalui pendidikan, dakwah, dan kepedulian sosial
Mengembangkan organisasi politik sebagai satu-satunya sarana perjuangan
Membatasi pendidikan agama agar tidak berkembang dalam masyarakat luas
Mengutamakan kepentingan organisasi daripada kepentingan masyarakat umum
Mengembangkan kegiatan ekonomi tanpa memperhatikan pendidikan masyarakat
Seorang siswa ingin meneladani perjuangan organisasi Islam sebelum kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari. Program yang paling mencerminkan nilai tersebut adalah
Mengembangkan kegiatan organisasi tanpa melibatkan siswa yang memiliki pendapat berbeda
Mengadakan kegiatan sekolah yang berorientasi pada penghargaan bagi anggota tertentu
Membuat konten populer tanpa memperhatikan kebenaran informasi yang disampaikan
Membentuk kelompok eksklusif untuk meningkatkan solidaritas antaranggota organisasi
Membentuk kelompok belajar, kegiatan sosial, dan kampanye digital yang edukatif
Perjuangan organisasi Islam sebelum kemerdekaan dapat menjadi inspirasi bagi generasi digital. Bentuk penerapan yang paling sesuai adalah
Menggunakan teknologi untuk membangun kelompok yang hanya berisi orang dengan pandangan sama
Menggunakan media digital untuk menyebarkan informasi sebanyak mungkin kepada masyarakat
Menggunakan teknologi untuk belajar, berdakwah, berorganisasi, dan membantu masyarakat
Menggunakan teknologi terutama untuk hiburan tanpa memperhatikan manfaat sosialnya
Menggunakan media sosial untuk menunjukkan aktivitas pribadi kepada seluruh pengikutnya
Salah satu kontribusi organisasi Islam adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam konteks pelajar, indikator keberhasilan penerapan nilai tersebut adalah
Meningkatnya persaingan antarsiswa agar setiap individu memperoleh prestasi terbaik
Meningkatnya popularitas siswa melalui berbagai kegiatan di lingkungan sekolah
Meningkatnya jumlah kegiatan siswa tanpa mempertimbangkan manfaat kegiatan tersebut
Meningkatnya ilmu, keterampilan, akhlak, dan kepedulian sosial siswa
Meningkatnya prestasi akademik tanpa memperhatikan perkembangan karakter siswa
Perbedaan utama antara NU dan Muhammadiyah dalam pendekatan dakwah terletak pada
Tujuan dakwah
Sumber ajaran Islam
Sikap terhadap budaya dan tradisi lokal
Wilayah penyebaran dakwah
Peran dalam pendidikan
Keberadaan berbagai organisasi Islam di Indonesia menunjukkan bahwa
Islam berkembang secara seragam
Islam hanya berperan dalam bidang ibadah
Islam berkembang secara dinamis sesuai kondisi sosial budaya
Islam menolak kebhinekaan
Islam bersifat eksklusif
6 SEPTEMBER 1914
15 JANUARI 1919
18 NOVEMBER 1912
12 SEPTEMBER 1923
31 JANUARI 1926
Urutan perkembangan beberapa organisasi Islam sebelum kemerdekaan berikut yang tepat adalah
Jamiat Kheir – Al-Irsyad – Muhammadiyah – Persis – Nahdlatul Ulama
Muhammadiyah – Jamiat Kheir – Al-Irsyad – Persis – Nahdlatul Ulama
Jamiat Kheir – Muhammadiyah – Al-Irsyad – Persis – Nahdlatul Ulama
Sarekat Islam – Jamiat Kheir – Muhammadiyah – Persis – Al-Irsyad
Jamiat Kheir – Persis – Sarekat Islam – Muhammadiyah – Al-Irsyad
Tumbuhnya nasionalisme menjadi salah satu faktor perkembangan organisasi Islam. Dalam kehidupan pelajar, nasionalisme dapat diwujudkan dengan
Mengutamakan kepentingan pribadi daripada kepentingan lingkungan sekolah bersama
Menjaga persatuan dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekolah
Mengutamakan kelompok sendiri dan mengabaikan kepentingan kelompok lainnya
Menolak perbedaan budaya agar seluruh siswa memiliki kebiasaan yang sama
Menghindari kegiatan sosial karena tidak berkaitan langsung dengan pembelajaran
Kepedulian sosial merupakan salah satu nilai yang ditunjukkan organisasi Islam sebelum kemerdekaan. Contoh penerapannya di sekolah adalah
Membantu teman hanya ketika kegiatan tersebut memberikan keuntungan pribadi
Menyerahkan seluruh kegiatan sosial kepada organisasi sekolah tanpa ikut terlibat
Mengutamakan kegiatan pribadi ketika terdapat teman yang membutuhkan bantuan
Mengadakan kegiatan bantuan bagi teman yang mengalami kesulitan
Membantu teman hanya apabila mendapatkan imbalan dari kegiatan tersebut
Seorang pelajar aktif mengikuti organisasi sekolah, tetapi ia sering mengabaikan tugas akademiknya. Berdasarkan keteladanan tokoh organisasi Islam, sikap yang sebaiknya dilakukan adalah
Menyeimbangkan kegiatan organisasi dengan tanggung jawab belajar secara disiplin
Meninggalkan kegiatan organisasi agar seluruh waktu digunakan untuk belajar
Mengurangi kegiatan belajar agar dapat lebih aktif dalam kegiatan organisasi
Mengikuti semua kegiatan organisasi tanpa mempertimbangkan kemampuan diri sendiri
Menyerahkan tugas akademik kepada teman agar dapat fokus mengurus organisasi
Perjuangan organisasi Islam dilakukan melalui pendidikan, dakwah, sosial, ekonomi, dan kebangsaan. Hal tersebut menunjukkan bahwa perjuangan kemerdekaan
Harus dilakukan melalui perjuangan politik tanpa melibatkan bidang kehidupan lainnya
Dapat dilakukan melalui berbagai bidang yang memberikan manfaat bagi masyarakat
Tidak memerlukan pendidikan karena perjuangan lebih banyak berkaitan dengan politik
Sebaiknya dilakukan melalui satu organisasi agar tujuan perjuangan lebih mudah dicapai
Lebih efektif apabila hanya dilakukan oleh tokoh agama dalam lingkungan masyarakat
