Font size
WorksheetsSistem A/C Manual
Total questions: 86
Worksheet time: 43mins
Pada diagram, komponen mana yang berfungsi mengompresi refrigeran dalam sistem A/C mobil?
ECM yang mengatur sinyal kontrol
Relay kompresor A/C di boks sekring
Sensor tekanan refrigeran A/C di saluran
Kompresor A/C yang digerakkan mesin
Unit HVAC pada kendaraan biasanya terletak di area mana sesuai ilustrasi?
Di ruang mesin dekat radiator
Di bawah dashboard kabin depan
Di atas atap kabin tengah
Di bagasi belakang kendaraan
Jika blower tidak berputar pada kecepatan rendah, komponen mana yang paling mungkin bermasalah?
Relay utama di boks relay
Resistor motor blower di rangka blower
Sensor suhu evaporator di unit HVAC
Sakelar A/C pada panel kontrol
Untuk mendiagnosis kipas pendingin radiator tidak menyala saat A/C aktif, langkah awal yang paling logis adalah?
Membersihkan evaporator di unit HVAC
Memeriksa relai kipas pendingin radiator
Mengisi ulang refrigeran hingga maksimum
Mengganti kompresor A/C tanpa pengecekan
Pemilih suhu pada panel kontrol berfungsi utama untuk apa dalam sistem A/C?
Mendeteksi tekanan refrigeran di kondensor
Mengaktifkan kipas pendingin radiator
Mengatur percampuran udara panas-dingin
Menentukan tingkat kompresi kompresor
Pada siklus A/C, komponen yang menaikkan tekanan refrigerant dari rendah menjadi tinggi adalah apa?
Kompresor mekanis berpenggerak sabuk
Evaporator penukar panas kabin
Kondensor pelepas panas luar
Katup ekspansi pengatur aliran
Setelah keluar dari kondensor, wujud umum refrigerant sebelum memasuki katup ekspansi adalah apa?
Cair suhu tinggi bertekanan rendah
Uap suhu rendah bertekanan tinggi
Cair suhu rendah bertekanan tinggi
Uap suhu tinggi bertekanan rendah
Fungsi utama katup ekspansi dalam siklus A/C adalah apa?
Meningkatkan kecepatan kipas kondensor
Mencampur udara luar dengan refrigerant
Menaikkan suhu agar panas dilepas
Menurunkan tekanan untuk menghasilkan campuran
Di sisi tekanan rendah, komponen yang menyerap panas dari udara kabin adalah apa?
Kondensor berpipa sirip luar
Evaporator berfin dan pipa
Kompresor pengisap gas refrigerant
Katup ekspansi jarum orifice
Manifold pressure gauge (MPG) digunakan untuk apa pada sistem A/C kendaraan?
Menentukan kecepatan motor blower
Menghitung massa aliran refrigerant
Mengukur tegangan listrik kompresor
Membaca tekanan saluran LO dan HI
Urutan aliran komponen yang benar dalam satu putaran siklus refrigerant adalah apa?
Kondensor → kompresor → evaporator → ekspansi
Ekspansi → kondensor → kompresor → evaporator
Evaporator → ekspansi → kondensor → kompresor
Kompresor → kondensor → ekspansi → evaporator
Tekanan standar pada pengukur tekanan rendah (LO) untuk motor bensin pada suhu ruang sekitar 30°C adalah berapa?
240–350 kPa pada pengukur LO
1220–1540 kPa pada pengukur HI
240–350 kPa pada pengukur HI
1220–1540 kPa pada pengukur LO
Pembacaan manifold: Tekanan LO 0,8–1,0 kg/cm² dan HI 7–10 kg/cm². Apa diagnosis paling mungkin?
Katup ekspansi macet menutup total
Pengisian refrigerant kurang pada sistem
Kondensor pendingin berlebihan bekerja
Komponen kompresor jenuh tekanan tinggi
Jika pengisian refrigerant kurang, tindakan perbaikan awal yang tepat adalah apa?
Membersihkan sirip kondensor dahulu
Mengencangkan belt kompresor segera
Cari kebocoran dengan leak detector
Mengganti receiver tanpa pemeriksaan
Tekanan LO 2,5–3,5 kg/cm² dan HI 20–25 kg/cm². Dua kemungkinan penyebab paling umum adalah?
Refrigerant jenuh atau cooling fan kurang
Receiver rusak atau dryer kotor
Komponen evaporator tersumbat total
Sensor BCM gagal membaca suhu
Manifold menunjukkan HI 20–25 kg/cm², LO 2,5–3,5 kg/cm², sirip kondensor tampak kotor. Tindakan perbaikan yang tepat adalah?
Mengganti kompresor dengan baru
Menambah refrigerant hingga jenuh
Membersihkan sirip kondensor segera
Melakukan vakum berulang kali
Ada udara dalam saluran sistem. Apa tindakan perbaikan yang dianjurkan?
Membuang sebagian refrigerant saja
Menambah oli kompresor berlebih
Mengganti receiver atau filter
Mengencangkan drive belt kompresor
Tekanan LO 2,5–3,5 kg/cm² dan HI 20–25 kg/cm² terjadi karena proses pembuangan udara saat pemvakuman kurang sempurna. Langkah yang benar adalah?
Ulangi pemvakuman dan isi ulang refrigerant
Bersihkan sirip kondensor berulang
Tambah refrigerant sampai tekanan naik
Ganti katup ekspansi segera
Tekanan tidak stabil: LO 1,5–2,5 kg/cm², HI 14–23 kg/cm². Kemungkinan penyebab utama adalah?
Evaporator overheat karena sensor
Cooling fan berputar terlalu cepat
Kompresor kehabisan oli pelumasan
Air membeku pada katup ekspansi
Sirkulasi refrigerant tidak jalan dengan pembacaan LO sekitar −76 Hg (di bawah 0 kg/cm²) dan HI 6 kg/cm². Apa diagnosis yang sesuai?
Penyumbatan kotoran di katup ekspansi
Receiver jenuh menyaring uap air
Kebocoran besar pada kondensor
Drive belt terlalu kencang dan slip
Katup ekspansi tidak normal, tekanan LO 2,5 kg/cm² dan HI 19–20 kg/cm². Jika katup rusak, tindakan tepat adalah?
Setel jika mungkin atau ganti katup
Menambah refrigerant hingga stabil
Mengganti kompresor dan dryer
Ubah posisi tabung kontrol sementara
Tabung kontrol kendur pada pemasangan katup ekspansi. Apa langkah perbaikan?
Kurangi tekanan HI dengan membuang gas
Perbaiki posisi agar benar-benar rapat
Buka sebagian katup untuk meringankan
Tambahkan oli kompresor agar lengket
Tekanan kompresi kurang baik: LO 4–6 kg/cm², HI 7–10 kg/cm². Diagnosis dan tindakan perbaikan yang paling tepat adalah?
Receiver jenuh, lakukan pengeringan
Kompresor rusak, perbaiki atau ganti
Fan kondensor lambat, kencangkan belt
Udara terperangkap, ulang vakum sistem
Magnetic clutch A/C berfungsi saat ON. Apa yang terjadi pada sistem ketika clutch ON?
Condenser fan berhenti mendinginkan gas
Kompresor berputar memompa refrigerant
BCM memutus seluruh rangkaian sensor
Evaporator menahan aliran udara luar
Pada diagram rangkaian magnetic clutch dan condenser fan, komponen yang menghubungkan daya ke kopling magnet saat termostat menutup adalah…
Relay kopling magnet seri termostat
Sakelar blower paralel resistor
Motor kipas kondensor langsung baterai
Fuse under-hood tanpa kontrol ECU
Di rangkaian motor blower, posisi L, M, H pada selektor kecepatan berfungsi untuk…
Memilih jalur tahanan blower bertingkat
Mengalihkan kompresor ke mode ekonomi
Menyambung kipas kondensor secara langsung
Memutus BCM dari jalur kontrol A/C
Pada rangkaian lengkap A/C konvensional, hubungan antara sakelar blower dan termostat adalah…
Termostat memutus jalur tahanan depan
Keduanya paralel ke motor kondensor
Termostat mengendalikan pilihan kecepatan L M H
Sakelar blower memasok arus ke termostat
Pada sistem A/C tanpa BCM, elemen yang langsung mengendalikan compressor clutch relay adalah…
Under-dash fuse box tanpa sensor apapun
Pressure switch seri dengan thermo switch
Blower resistor melalui heater fan switch
Ignition switch melalui ECU sinyal BLK/RED
Fungsi blower resistor pada diagram tanpa BCM adalah…
Memberi penurunan tegangan untuk kecepatan
Melindungi relay dari lonjakan induksi
Mengalihkan sinyal sensor ke ECU
Menjaga arus konstan pada kopling
Jika pressure switch membuka karena tekanan rendah, konsekuensi pada kompresor adalah…
Termostat memintas resistor blower
Kipas kondensor berputar maksimum
Blower motor bertambah cepat
Relay kompresor tidak mendapat arus
Dalam skema kerja A/C dengan BCM, sinyal kecepatan blower dari HVAC control unit digunakan untuk…
Mengendalikan blower motor melalui blower resistor
Mengatur radiator fan relay secara langsung
Mengaktifkan compressor clutch tanpa relay
Memberi umpan balik ke evaporator sensor
Sensor evaporator temperature pada sistem dengan BCM berperan untuk…
Memutus arus ke under-hood fuse box
Menghidupkan langsung motor kipas kondensor
Mengaktifkan heater fan switch pada MAX
Memberi masukan ke ECM agar kompresor aman
Menurut tabel diagnosis, bila condenser fan tidak berputar di semua kondisi dengan kemungkinan fuse putus, tindakan perbaikan yang tepat adalah…
Ganti fuse pada jalur kipas kondensor
Periksa BCM lalu reprogram
Hubungkan kompresor langsung ke baterai
Tambah resistor untuk arus lebih kecil
Pada kasus magnetic clutch tidak bekerja dengan kemungkinan open circuit pada wiring, langkah yang benar adalah…
Melepas relay kipas radiator sementara
Perbaiki atau ganti jaringan kabel
Naikkan setting kecepatan blower
Menambah tekanan refrigeran manual
Saat memeriksa tekanan refrigerant A/C, langkah awal yang benar terkait manifold gauge adalah apa?
Menghubungkan selang ke kompresor langsung
Menutup rapat katup HI dan LO pada gauge
Membuka katup HI dan LO pada gauge segera
Menyalakan blower lalu membuka katup gauge
Selang HI dari manifold gauge harus dihubungkan ke komponen mana pada kendaraan?
Port pengisian oli mesin
Sensor temperatur kisi-kisi blower
Katup servis LO pada sistem A/C
Katup servis HI pada sistem A/C
Sebelum membaca tekanan, mesin harus dijalankan hingga kondisi apa?
Kompresor A/C nonaktif sementara
Suhu kabin turun di bawah 0°C
Putaran tinggi selama 5 menit
Mencapai temperatur kerja dan idle normal
Pada pengukuran standar sekitar 30°C, rentang tekanan rendah (LO) yang benar adalah apa?
240–350 kPa atau 2,4–3,6 kgf/cm²
1220–1540 kPa atau 12,4–15,7 kgf/cm²
90–150 kPa atau 0,9–1,5 kgf/cm²
400–600 kPa atau 4–6 kgf/cm²
Untuk menstabilkan pengoperasian A/C sebelum pengukuran, tindakan yang disarankan adalah apa?
Naikkan putaran mesin di atas idle
Tunggu sekitar 10 menit dan buka jendela
Matikan magnetic clutch sementara
Matikan blower lalu tutup semua kisi
Jika sistem A/C tidak bekerja seluruhnya dan ditemukan fuse putus, tindakan perbaikan yang tepat adalah apa?
Ganti ECM tanpa pemeriksaan lain
Setel ulang clearance pada puli
Periksa selector kecepatan blower dulu
Ganti fuse dengan spesifikasi yang sama
Ketika blower tidak beroperasi karena resistor motor rusak, langkah teknis yang benar adalah apa?
Ganti pressure switch segera
Setel clearance puli kompresor
Perbaiki atau ganti wiring condenser
Periksa resistor dan ganti bila perlu
Urutan prosedur pengosongan dan pengisian refrigerant yang benar adalah apa?
Pengosongan, pengisian oli, pemvakuman, pengisian
Pengosongan, pemvakuman, pengisian, pengisian oli
Pemvakuman, pengosongan, pengisian, pengisian oli
Pengisian oli, pengosongan, pengisian, pemvakuman
Tujuan utama penggunaan alat pendaur ulang refrigerant (3R) saat pengosongan adalah apa?
Meningkatkan kapasitas kompresor saat bekerja
Menurunkan suhu evaporator lebih cepat
Mencegah pencemaran lingkungan oleh refrigerant
Mempercepat proses pengisian refrigerant baru
Apa risiko jika jumlah oli kompresor A/C terlalu banyak atau terlalu sedikit?
Meningkatkan efisiensi kondensor secara signifikan
Dapat merusak kompresor karena pelumasan tidak tepat
Menyebabkan refrigerant menguap lebih lambat
Mengurangi tekanan vakum pada manifold gauge
Saat hanya mengisi refrigerant, bagaimana perlakuan terhadap oli kompresor A/C?
Kuras seluruh oli dan isi kapasitas maksimum
Tambahkan oli dua kali dari kapasitas spesifikasi
Biarkan oli lama tanpa penyesuaian jumlahnya
Isi dengan jumlah oli terukur yang sama saat pengosongan
Berapa standar jumlah oli kompresor A/C untuk model bensin?
40–50 cm³ untuk kebanyakan kendaraan
80–90 cm³ agar tekanan stabil
60–70 cm³ sesuai standar model bensin
100–110 cm³ pada sistem berkapasitas besar
Langkah awal pada pemvakuman sistem A/C menggunakan vacuum pump adalah apa?
Periksa indikator tekanan pada gauge
Buka kedua katup pada manifold gauge
Pasang selang pengisi tengah ke pompa
Hubungkan selang HI dan LO ke katup servis
Indikasi tidak ada kebocoran setelah 10 menit operasi awal pompa vakum ditunjukkan oleh apa pada pengukur LO?
Indikator naik turun tanpa stabil dalam 5 menit
Tekanan bertambah hingga di atas 200 kPa
Vakum kurang dari 100 kPa atau -760 mmHg
Jarum menunjukkan nol dan kembali ke posisi awal
Sebelum pengisian, bagaimana cara uji kebocoran melalui retensi vakum?
Tunggu 10 menit dan pastikan pembacaan tekanan rendah tidak berubah
Naikkan tekanan lalu lihat perubahan pada indikator HI
Tambahkan refrigerant sedikit untuk memeriksa kebocoran
Buka katup LO dan HI untuk mengalirkan udara masuk
Langkah awal pengisian manual yang benar pada sistem A/C saat mesin berhenti adalah apa?
Mengisi dari sisi tekanan rendah terlebih dulu
Mengisi dari sisi tekanan tinggi terlebih dulu
Membuka kedua katup LO dan HI sekaligus
Menyalakan A/C dan menaikkan putaran mesin
Saat membersihkan saluran pengisian, katup mana yang harus dibuka pada tabung refrigerant?
Katup pada kompresor A/C
Katup LO pada manifold gauge
Katup HI pada manifold gauge
Katup pada tabung refrigerant
Apa bahaya jika katup HI tidak tertutup rapat saat pengisian?
Evaporator membeku karena aliran refrigerant rendah
Sight glass buram karena kondensasi
Kompresor macet karena oli berlebih
Ledakan tabung akibat aliran balik tekanan tinggi
Pada tahap pengisian uap, posisi tabung refrigerant harus bagaimana?
Horizontal sejajar lantai
Menghadap ke atas untuk uap
Terbalik agar cairan keluar
Miring 45 derajat ke bawah
Setelah sistem diisi, tindakan apa yang dilakukan dengan manifold pressure gauge?
Menguji kebocoran dengan gelembung sabun
Memeriksa tekanan LO dan HI lalu menutup LO
Mengurangi tekanan hingga nol bar
Mengalirkan refrigerant kembali ke tabung
Kapan tes kebocoran refrigerant dilakukan dalam proses servis A/C?
Hanya sebelum pemvakuman sistem
Hanya saat mesin beroperasi 2000 RPM
Selama pengisian awal cairan
Setelah pemvakuman dan setelah pengisian
Alat apa yang digunakan untuk mendeteksi titik kebocoran secara elektronik pada saluran A/C?
Sight glass indikator
Vacuum pump portabel
Leak detector elektronik
Thermometer inframerah genggam
Dalam diagram prosedur, jika jarum pengukur tidak tetap di -76 cmHg setelah berhenti 30 detik, tindakan yang tepat adalah apa?
Melanjutkan vakum selama 30 menit lagi
Segera mengisi refrigerant ke sistem
Memeriksa adanya kebocoran lalu lakukan perbaikan
Menutup semua katup dan menyalakan A/C
Menurut rentang spesifikasi, berapa tekanan sisi LO saat mesin 2000 RPM yang dinyatakan pada diagram?
0,5–1,0 kg/cm2
1,5–2,5 kg/cm2
10–12 kg/cm2
15–17 kg/cm2
Dalam kondisi A/C beroperasi saat pengisian, katup mana yang boleh dibuka sesuai prosedur?
Tidak ada katup yang dibuka
Kedua katup LO dan HI
Hanya katup HI pada manifold
Hanya katup LO pada manifold
Langkah awal saat kondensor fan tidak berputar adalah apa?
Periksa fuse dari putus/terbakar
Ukur tekanan refrigerant sistem
Setel clearance magnetic switch
Tes kerja heater control panel
Saat fuse OK tetapi kondensor fan masih tidak berputar, tindakan berikutnya adalah apa?
Setel clearance clutch pulley
Periksa kebocoran refrigerant
Ganti motor condenser fan
Lepas konektor relay kondensor
Pada pemeriksaan kondensor fan, jika tidak ada tegangan baterai di terminal 86 relay, tindakan yang tepat adalah apa?
Ganti relay condenser fan segera
Kalibrasi pressure switch A/C
Perbaiki open circuit diantara relay dan fuse
Isi ulang refrigerant sistem
Tes motor condenser fan dilakukan dengan cara apa?
Hubungkan baterai 12V ke terminal (+) dan (-) motor
Menyetel clearance magnetic switch
Memberi tekanan refrigerant tambahan
Mengukur tahanan heater control panel
Jika motor condenser fan tidak dapat berputar saat diuji langsung 12V, apa tindakan berikut?
Perbaiki open circuit antara fuse dan relay
Ganti motor condenser fan
Ganti fuse utama sistem
Lepas konektor thermoswitch
Saat compressor/magnetic clutch tidak bekerja dan fuse OK, langkah uji berikutnya adalah apa?
Periksa kebocoran sistem refrigerant dulu
Lepas konektor thermoswitch A/C dan jumper dua terminal
Setel clearance pressure plate segera
Ganti relay condenser fan untuk berjaga-jaga
Jika setelah men-jumper thermoswitch mesin start dan kompresor tidak bekerja, apa yang harus diperiksa?
Level oli kompresor mekanis
Kontinuitas kabel ground heater
Kebocoran pada evaporator kabin
Tegangan input di terminal 30 relay magnetic clutch
Ketika relay clutch dinyatakan tidak OK, tindakan yang tepat adalah apa?
Ganti relay magnetic clutch
Setel clearance clutch pulley
Perbaiki open circuit ke ECU
Ganti thermoswitch A/C
Apa tujuan memeriksa clearance antara clutch pulley dan pressure plate pada magnetic clutch?
Menentukan besarnya aliran refrigerant ke kondensor
Memvalidasi tekanan sistem pada pressure switch
Mengetahui kondisi bearing kompresor aus
Memastikan celah sesuai agar clutch dapat meng-engage
Pada sistem A/C tidak bekerja, setelah memastikan fuse OK, pemeriksaan berikutnya berfokus pada apa?
Kalibrasi sensor temperatur kabin otomatis
Cek kebocoran refrigerant menggunakan nitrogen
Tes kerja motor blower kabin secara manual
Ukur tegangan input pressure switch dengan IG ON
Jika relay condenser fan tidak OK saat diuji, tindakan yang benar adalah apa?
Ganti pressure switch segera
Ganti relay condenser fan
Jumper terminal 30 dan 87 permanen
Setel clearance magnetic switch
Ketika kontinuitas terminal pressure switch tidak ada, langkah diagnosis selanjutnya adalah apa?
Periksa tekanan refrigerant dan kebocoran sistem
Membersihkan konektor heater control panel
Ganti langsung ECU tanpa pemeriksaan lain
Menambah tegangan ke terminal 86 relay
Udara kotor dan suhu lembab di sekitar evaporator cenderung menyebabkan apa pada kisi-kisi evaporator?
Pengurangan kebisingan pada sistem kompresor
Korosi serta kebocoran pada evaporator
Peningkatan laju pendinginan udara kabin
Perubahan tekanan refrigeran menjadi stabil
Tindakan dasar untuk menjaga umur evaporator agar awet adalah apa?
Membersihkan dan mengganti filter kabin berkala
Menambah oli kompresor setiap minggu
Mematikan blower saat suhu tinggi
Menaikkan setelan tekanan refrigeran
Kerusakan kompresor A/C biasanya ditandai oleh mana berikut ini?
Drive belt selalu kencang tanpa penyetelan
Evaporator lebih cepat mendinginkan kabin
Tekanan pemompaan berkurang dan kebocoran seal
Magnetic clutch tidak membutuhkan shim
Jika kompresor mengalami kerusakan serius dan perbaikan tidak memungkinkan, langkah yang tepat adalah apa?
Menambah refrigeran tanpa memeriksa
Mengganti blower resistor terlebih dahulu
Mematikan sistem A/C secara permanen
Ganti kompresor A/C dengan unit baru
Saat melepas dan memasang komponen kompresor, apa yang dianjurkan pada ulir komponen?
Olesi dengan grease bertekanan tinggi
Gunakan sealer sebelum dipasang
Semprotkan refrigeran cair
Biarkan kering tanpa pelumas
Standar ketegangan drive belt penggerak kompresor A/C adalah berapa?
7–8 mm saat disetel
2–3 mm saat bebas
5–6 mm saat berjalan
10–12 mm saat beban
Saat pemeriksaan drive belt, kondisi apa yang mengharuskan penggantian?
Tegangan sedikit di atas standar
Permukaan halus tanpa serabut
Keausan, retak, atau tercemar oli
Bunyi klik pada magnetic clutch
Langkah awal memeriksa magnetic clutch pada puli rotor adalah apa?
Mengganti evaporator sebelum pengujian
Menambah shim penyetel pada armature
Mengukur tekanan pemompaan kompresor
Periksa bearing puli dengan memutar tangan
Jika saat pemeriksaan puli rotor ditemukan noise atau kekocakan, tindakan yang benar adalah apa?
Menambah refrigeran ke sistem
Membersihkan evaporator dengan udara
Menurunkan tegangan drive belt
Ganti puli rotor yang rusak
Apa yang diukur setelah melepas konektor magnetic clutch?
Tinggi ketegangan drive belt
Resistansi kumparan medan clutch
Suhu evaporator di kisi-kisi
Tekanan statis refrigeran
Nilai clearance yang disyaratkan di antara rotor puli dan armature adalah sekitar berapa?
± 0,05–0,10 mm
± 2,0–2,5 mm
± 1,0–1,5 mm
± 0,35–0,65 mm
Jika clearance magnetic clutch tidak sesuai spesifikasi, apa yang harus dilakukan?
Naikkan kecepatan blower fan
Ganti evaporator segera
Isi refrigeran hingga maksimum
Tambah atau kurangi shim penyetel
Saat perlu melepas pulli untuk perbaikan magnetic clutch, alat yang dianjurkan adalah apa?
Kunci pas adjustable biasa
SST puller sesuai manual
Obeng pipih berukuran besar
Tang kombinasi standar
Faktor utama yang sering menyebabkan kerusakan kompresor adalah apa?
Shim penyetel terlalu banyak
Baling-baling blower tidak seimbang
Usia penggunaan dan kesalahan pengisian refrigeran
Kelembapan rendah pada evaporator
Prosedur yang harus diikuti saat melepas atau memasang evaporator adalah mengacu pada apa?
Manual instruksi radio kendaraan
Service manual book kendaraan
Tabel tekanan kompresor umum
Panduan keselamatan pabrik umum
