wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pembangunan Masa Orde Lama dan Orde Baru

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Kondisi awal Indonesia setelah kemerdekaan membuat pemerintah Orde Lama memprioritaskan penataan politik dan ekonomi karena…

a)

Rakyat menolak sistem pemerintahan baru

b)

Indonesia ingin segera menjadi negara industri maju

c)

Sistem kolonial masih kuat dan stabilitas negara belum terwujud

d)

Indonesia sudah memiliki cadangan devisa besar

2.

Penerapan sistem parlementer pada masa Orde Lama berdampak pada kondisi politik karena…

a)

Tidak ada peran perdana menteri dalam pemerintahan

b)

Pergantian kabinet menjadi sering terjadi karena bergantung pada dukungan parlemen

c)

Kabinet tidak perlu bertanggung jawab kepada DPR

d)

Presiden memegang seluruh kekuasaan pemerintahan

3.

Banyaknya pergantian perdana menteri pada masa Orde Lama menunjukkan bahwa…

a)

DPR tidak memiliki kekuasaan dalam pemerintahan

b)

Situasi politik cenderung tidak stabil akibat sistem parlementer

c)

Sistem pemerintahan berjalan sangat stabil

d)

Presiden sering memberhentikan perdana menteri tanpa alasan

4.

Peran presiden dalam sistem pemerintahan parlementer masa Orde Lama lebih menekankan fungsi sebagai…

a)

Pengendali penuh kebijakan ekonomi

b)

Pemimpin partai politik mayoritas

c)

Kepala negara yang tidak langsung memimpin kabinet

d)

Kepala pemerintahan yang mengatur jalannya kabinet

5.

Upaya pemerintah meningkatkan kesadaran politik masyarakat pada masa Orde Lama tercermin dari…

a)

Penguatan kekuasaan militer dalam politik

b)

Penghapusan lembaga perwakilan rakyat

c)

Pelaksanaan pemilu dan perubahan sistem kenegaraan

d)

Pembatasan jumlah partai politik

6.

Salah satu kelemahan utama sistem demokrasi parlementer yang diterapkan Indonesia sebelum 1959 adalah…

a)

Kekuasaan militer terlalu dominan dalam pemerintahan

b)

Tidak adanya pemilu untuk memilih wakil rakyat

c)

Kabinet mudah jatuh akibat mosi tidak percaya dari parlemen

d)

Presiden tidak dipilih langsung oleh rakyat

7.

Dikeluarkannya Dekret Presiden 5 Juli 1959 menunjukkan bahwa…

a)

Presiden ingin membatasi kekuasaan DPR

b)

Sistem parlementer dianggap berhasil menjaga stabilitas

c)

Sistem sebelumnya dinilai gagal menciptakan stabilitas politik

d)

Indonesia akan kembali menjadi negara federal

8.

Perbedaan utama antara sistem parlementer dan Demokrasi Terpimpin pada masa Orde Lama terletak pada…

a)

Lokasi ibu kota negara

b)

Peran partai politik dalam pemerintahan

c)

Masa jabatan presiden

d)

Jumlah kementerian dalam kabinet

9.

Pemilu 1955 sering disebut sebagai salah satu pemilu paling demokratis dalam sejarah Indonesia. Hal ini dapat disimpulkan karena…

a)

Pemilu dilaksanakan setelah Indonesia menjadi negara maju

b)

Pemilu dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, dan rahasia dengan partisipasi luas dari berbagai partai politik

c)

Pemerintah mengatur hasil pemilu demi menjaga stabilitas nasional

d)

Pemilu hanya diikuti oleh satu partai besar sehingga tidak menimbulkan konflik

10.

Jika dibandingkan dengan masa demokrasi parlementer, kedudukan presiden pada masa Demokrasi Terpimpin menjadi…

a)

Lebih kuat karena memegang kekuasaan pemerintahan langsung

b)

Hanya sebagai simbol negara

c)

Lebih lemah karena dikontrol DPR

d)

Sama saja seperti sebelumnya

11.

Pembentukan Badan Perancang pada tahun 1947 menunjukkan bahwa pemerintah Orde Lama…

a)

Lebih memprioritaskan pembangunan militer daripada ekonomi

b)

Menghentikan pembangunan karena kondisi perang

c)

Sudah mulai menyusun rencana pembangunan nasional secara terarah

d)

Menyerahkan perencanaan pembangunan kepada pihak asing

12.

Dokumen perencanaan awal yang dihasilkan Panitia Pemikir Siasat Ekonomi memiliki arti penting karena…

a)

Menjadi dasar Indonesia bergabung dengan negara maju

b)

Menjadi pedoman awal pemerintah dalam merencanakan pembangunan ekonomi nasional

c)

Digunakan untuk kepentingan perdagangan luar negeri saja

d)

Disusun sepenuhnya oleh pemerintah kolonial Belanda

13.

Pembangunan berbagai infrastruktur seperti jalan, jembatan, sekolah, rumah sakit, dan Bandara Djuanda pada masa Orde Lama menunjukkan bahwa pemerintah saat itu berupaya…

a)

Memusatkan pembangunan hanya di bidang militer

b)

Menghentikan pembangunan ekonomi demi stabilitas politik

c)

Mendukung mobilitas, pelayanan publik, dan pertahanan negara secara bersamaan

d)

Mengabaikan kesejahteraan masyarakat

14.

Pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, pelabuhan, dan bandara pada masa Orde Lama memberi dampak utama berupa…

a)

Berkurangnya jumlah penduduk Indonesia

b)

Meningkatnya hubungan dan mobilitas antardaerah

c)

Menurunnya aktivitas perdagangan

d)

Berpindahnya pusat pemerintahan ke luar Jawa

15.

Pembangunan sekolah, rumah sakit, dan fasilitas umum lainnya pada masa Orde Lama menunjukkan bahwa pemerintah juga memperhatikan…

a)

Kepentingan politik partai saja

b)

Penguatan sektor militer

c)

Kesejahteraan sosial masyarakat

d)

Kepentingan negara asing

16.

Pembangunan Bandara Djuanda dan berbagai sarana transportasi lainnya pada masa Orde Lama berperan penting karena…

a)

Hanya digunakan untuk kepentingan wisata

b)

Mendukung mobilitas penduduk serta kepentingan pertahanan negara

c)

Tidak berkaitan dengan pembangunan nasional

d)

Dibangun untuk menggantikan semua pelabuhan laut

17.

Lahirnya pemerintahan Orde Baru ditandai dengan peristiwa…

a)

Pemilu pertama tahun 1955

b)

Konferensi Asia Afrika

c)

Dikeluarkannya Supersemar tahun 1966

d)

Dekret Presiden 5 Juli 1959

18.

Fokus utama pembangunan pada awal masa Orde Baru adalah…

a)

Peningkatan kebebasan berpendapat

b)

Penguatan peran partai politik

c)

Stabilitas politik dan pemulihan ekonomi

d)

Perluasan wilayah negara

19.

Pembatasan aktivitas politik masyarakat pada masa Orde Baru dilakukan pemerintah dengan tujuan utama…

a)

Mempercepat pergantian presiden

b)

Menjaga stabilitas nasional demi kelancaran pembangunan

c)

Mengurangi peran militer dalam pemerintahan

d)

Memberi kebebasan penuh kepada rakyat

20.

Berdasarkan kondisi politik masa Orde Baru, pembangunan nasional dapat berjalan lebih terarah karena…

a)

Presiden hanya menjabat satu periode

b)

Tidak ada lembaga perwakilan rakyat

c)

Pemerintah menekankan stabilitas dan kontrol politik

d)

Semua partai politik dibubarkan

21.

Langkah awal pemerintah Orde Baru dalam proses pembangunan difokuskan pada…

a)

Peningkatan kegiatan partai politik

b)

Industrialisasi besar-besaran

c)

Pemulihan stabilitas politik dan ekonomi

d)

Perluasan kerja sama militer

22.

Salah satu keberhasilan awal kebijakan ekonomi Orde Baru adalah…

a)

Penghapusan pajak bagi seluruh rakyat

b)

Inflasi meningkat hingga 600%

c)

Penurunan tingkat inflasi secara signifikan pada akhir 1960-an

d)

Penghentian bantuan luar negeri

23.

Program pembangunan jangka panjang pada masa Orde Baru dibagi ke dalam tahapan lima tahunan yang disebut…

a)

Repelita

b)

Dekrit

c)

Supersemar

d)

GBHN

24.

Salah satu tujuan utama Pelita I (1969–1974) adalah…

a)

Memenuhi kebutuhan dasar dan membangun infrastruktur, terutama pertanian

b)

Mengembangkan industri teknologi tinggi

c)

Mengurangi peran sektor pertanian

d)

Memusatkan pembangunan di kota-kota besar

25.

Trilogi Pembangunan yang menjadi landasan kebijakan Orde Baru menekankan pada…

a)

Stabilitas nasional, pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan pembangunan

b)

Politik luar negeri bebas aktif, perdagangan bebas, dan investasi asing

c)

Demokrasi, otonomi daerah, dan kebebasan pers

d)

Industrialisasi, militerisasi, dan urbanisasi

26.

Program Keluarga Berencana (KB) pada masa Orde Baru berperan penting dalam mendukung pembangunan ekonomi karena…

a)

Meningkatkan jumlah penduduk di kota besar

b)

Menekan laju pertumbuhan penduduk sehingga beban pembangunan sosial dapat lebih terkendali

c)

Mengurangi jumlah tenaga kerja usia produktif

d)

Membatasi hak masyarakat untuk berkeluarga

27.

Program transmigrasi dikaitkan dengan upaya pemerataan pembangunan karena…

a)

Memindahkan seluruh penduduk desa ke kota

b)

Menghapus ketimpangan sosial secara instan

c)

Mengurangi jumlah pulau di Indonesia

d)

Menyebarkan penduduk ke daerah yang jarang penduduk sekaligus membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru

28.

Industrialisasi pertanian dan perluasan pendidikan dasar pada PJP Tahap I saling berkaitan dalam mendukung pembangunan jangka panjang karena…

a)

Keduanya bertujuan menggantikan peran sektor pertanian tradisional sepenuhnya

b)

Peningkatan keterampilan dasar penduduk mendukung penerapan teknologi pertanian yang lebih modern

c)

Industrialisasi pertanian tidak membutuhkan sumber daya manusia terdidik

d)

Pendidikan dasar hanya diperlukan untuk pegawai negeri

29.

Jika dibandingkan dengan PJP Tahap I yang menekankan pemenuhan kebutuhan dasar, arah pembangunan pada PJP Tahap II lebih difokuskan pada…

a)

Penghentian pembangunan infrastruktur

b)

Pengurangan jumlah industri nasional

c)

Peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing global

d)

Perluasan lahan pertanian tradisional

30.

Penekanan pada pengembangan industri berteknologi lebih maju pada Pelita PJP Tahap II menunjukkan bahwa pemerintah merencanakan…

a)

Ketergantungan penuh pada impor barang jadi

b)

Peralihan dari ekonomi berbasis sumber daya alam menuju ekonomi berbasis industri dan teknologi

c)

Pengurangan peran tenaga kerja terampil

d)

Penghentian ekspor hasil industri

31.

Apabila tujuan peningkatan kualitas pendidikan pada PJP Tahap II berhasil, dampak jangka panjang yang paling logis adalah…

a)

Menurunnya kebutuhan akan teknologi

b)

Berkurangnya peran sektor jasa

c)

Meningkatnya kemampuan tenaga kerja dalam menghadapi persaingan global

d)

Bertambahnya angka putus sekolah

32.

Rencana pembangunan infrastruktur yang lebih modern pada PJP Tahap II berhubungan erat dengan kebutuhan untuk…

a)

Membatasi kegiatan ekonomi di luar Jawa

b)

Menggantikan seluruh transportasi darat dengan laut

c)

Mendukung pertumbuhan industri, perdagangan, dan konektivitas antardaerah

d)

Mengurangi mobilitas penduduk

33.

Jika dikaitkan dengan Trilogi Pembangunan, tantangan utama dalam PJP Tahap II kemungkinan terletak pada…

a)

Menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi tinggi dan pemerataan hasil pembangunan

b)

Menghapus semua bentuk kerja sama luar negeri

c)

Mengurangi jumlah penduduk usia produktif

d)

Menghentikan pembangunan sektor industri

34.

Pelita VII yang seharusnya melanjutkan PJP Tahap II tidak terlaksana sebagaimana direncanakan karena…

a)

Sistem Repelita dianggap tidak lagi relevan sejak awal

b)

Indonesia telah mencapai seluruh target pembangunan

c)

Berakhirnya pemerintahan Orde Baru pada tahun 1998 yang mengubah arah kebijakan pembangunan nasional

d)

Tidak adanya dukungan dari lembaga internasional

35.

Jika dibandingkan, perbedaan prioritas pembangunan awal antara Orde Lama dan Orde Baru paling tepat dijelaskan oleh…

a)

Orde Lama menata politik–ekonomi pascakemerdekaan, Orde Baru memulihkan krisis dan menstabilkan ekonomi

b)

Orde Lama fokus industri, Orde Baru fokus militer

c)

Keduanya langsung fokus pada teknologi tinggi

d)

Keduanya tidak memiliki rencana pembangunan

36.

Seringnya pergantian kabinet pada masa Orde Lama berdampak pada pembangunan karena…

a)

Pembangunan hanya berfokus pada sektor militer

b)

Presiden tidak terlibat dalam pembangunan

c)

Kebijakan pembangunan sering berubah sehingga kurang konsisten

d)

Program pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan

37.

Stabilitas politik yang ditekankan Orde Baru membuat program pembangunan lebih terarah, tetapi sekaligus berisiko karena…

a)

Semua keputusan harus melalui pemilu

b)

Rakyat terlalu bebas mengkritik pemerintah

c)

Pembangunan tidak membutuhkan stabilitas

d)

Pembatasan kebebasan politik dapat mengurangi partisipasi dan kontrol masyarakat

38.

Jika dilihat dari strategi ekonominya, perbedaan pendekatan Orde Lama dan Orde Baru menunjukkan bahwa…

a)

Orde Lama lebih terencana dibanding Orde Baru

b)

Orde Baru lebih menekankan perencanaan jangka panjang melalui tahapan pembangunan

c)

Keduanya menolak bantuan luar negeri

d)

Orde Lama tidak membangun infrastruktur

39.

Program pembangunan pertanian pada awal Orde Baru dapat dianggap sebagai kelanjutan kebutuhan mendesak sejak Orde Lama karena…

a)

Indonesia sudah menjadi negara industri

b)

Sebagian besar penduduk masih bergantung pada sektor pertanian

c)

Pemerintah ingin mengurangi produksi pangan

d)

Sektor pertanian tidak penting bagi ekonomi

40.

Jika dibandingkan dari sisi dampak sosial, pembangunan Orde Baru yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi tinggi tetapi memunculkan kesenjangan menunjukkan bahwa…

a)

Pertumbuhan ekonomi otomatis menjamin pemerataan

b)

Pemerataan lebih mudah dicapai daripada pertumbuhan

c)

Pembangunan ekonomi perlu diimbangi kebijakan sosial agar hasilnya merata

d)

Kesenjangan sosial tidak berhubungan dengan kebijakan pembangunan