wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UH KELAS 8 BAB 4

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Di Desa Waringin, kegiatan gotong royong membersihkan sungai dilakukan secara rutin sebagai bentuk tanggung jawab warga terhadap lingkungan dan kebersamaan. Namun, seiring berkembangnya gaya hidup individualistis dan kesibukan warga, kegiatan tersebut jarang dilaksanakan. Akibatnya, sungai menjadi kotor dan sering menyebabkan banjir.

Analisis yang paling tepat terhadap kondisi tersebut adalah …

a)

Gotong royong tidak sesuai dengan kehidupan masyarakat modern

b)

Menurunnya partisipasi warga melemahkan pelestarian nilai kebersamaan

c)

Banjir hanya disebabkan oleh faktor alam

d)

Tradisi gotong royong hanya tanggung jawab perangkat desa

2.

eorang guru mengajak siswa mengunjungi sanggar seni daerah untuk mengenal alat musik tradisional sebagai bagian dari budaya bangsa. Sebagian siswa kurang tertarik karena lebih menyukai budaya populer dari luar negeri yang sering mereka lihat di media sosial.

Makna kegiatan tersebut adalah …

a)

Seni tradisional hanya penting bagi masyarakat adat

b)

Budaya asing lebih sesuai dengan perkembangan zaman

c)

Pendidikan dapat menjadi sarana pelestarian budaya nasional

d)

Kegiatan budaya tidak berpengaruh terhadap sikap siswa

3.

Di Maluku, dikenal tradisi Sasi, yaitu larangan mengambil hasil laut atau hutan dalam waktu tertentu agar sumber daya alam tetap lestari. Saat larangan ini dilanggar, hasil laut menjadi berkurang dan merugikan masyarakat sendiri.

Penilaian yang paling tepat terhadap tradisi Sasi adalah …

a)

Tradisi Sasi perlu dipertahankan karena mendukung keberlanjutan lingkungan

b)

Tradisi Sasi menghambat pemanfaatan sumber daya alam

c)

Tradisi Sasi tidak sesuai dengan kebutuhan ekonomi masyarakat

d)

Tradisi Sasi hanya menguntungkan kelompok tertentu

4.

Dalam masyarakat Minangkabau, terdapat pepatah adat “adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah” yang menjadi pedoman hidup bermasyarakat. Nilai ini mengatur perilaku sosial agar sesuai dengan norma adat dan agama. Namun, sebagian generasi muda mulai mengabaikan nilai tersebut.

Evaluasi yang paling tepat terhadap kondisi tersebut adalah …

a)

Nilai adat tidak lagi diperlukan dalam kehidupan modern

b)

Adat Minangkabau hanya berlaku bagi orang tua

c)

Nilai adat menghambat kebebasan individu

d)

Pengabaian nilai adat dapat melemahkan identitas dan tatanan sosial masyarakat

5.

Tradisi Ngaben di Bali merupakan upacara adat yang memiliki makna penghormatan kepada leluhur dan nilai spiritual yang tinggi. Namun, sebagian masyarakat hanya memandangnya sebagai acara seremonial tanpa memahami maknanya.

Analisis yang paling tepat terhadap sikap tersebut adalah …

a)

Tradisi Ngaben tidak relevan dengan kehidupan masa kini

b)

Upacara adat hanya berfungsi sebagai hiburan

c)

Kurangnya pemahaman menyebabkan rendahnya penghargaan terhadap budaya nasional

d)

Tradisi adat tidak perlu dilestarikan

6.

Pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, siswa dari berbagai daerah diminta menampilkan tarian tradisional daerah masing-masing. Meskipun berbeda latar budaya, seluruh siswa bekerja sama dan saling menghargai saat acara berlangsung.

Berdasarkan cerita tersebut, peran budaya nasional sebagai alat pemersatu bangsa adalah …

a)

Menunjukkan perbedaan budaya antar daerah

b)

Menumbuhkan rasa kebersamaan dalam keberagaman

c)

Membandingkan budaya satu daerah dengan daerah lain

d)

Mengutamakan budaya daerah tertentu

7.

ndonesia memiliki berbagai bahasa daerah, namun dalam kegiatan resmi nasional digunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Hal ini membuat masyarakat dari berbagai suku dapat berkomunikasi dengan baik.

Analisis yang tepat terhadap penggunaan Bahasa Indonesia sebagai budaya nasional adalah …

a)

Bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat pemersatu bangsa

b)

Bahasa daerah menjadi tidak penting

c)

Bahasa nasional hanya digunakan dalam pemerintahan

d)

Bahasa Indonesia menggantikan seluruh budaya daerah

8.

Festival budaya nasional yang menampilkan pakaian adat, musik tradisional, dan makanan khas dari berbagai daerah sering diselenggarakan di tingkat nasional. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat dari berbagai latar belakang suku dan agama.

Penilaian yang paling tepat terhadap kegiatan tersebut adalah …

a)

Festival budaya hanya bersifat hiburan

b)

Kegiatan tersebut kurang bermanfaat bagi masyarakat

c)

Kegiatan budaya lebih baik dilakukan di daerah masing-masing

d)

Festival budaya memperkuat persatuan melalui pengenalan budaya nasional

9.

Sebagian remaja lebih bangga meniru budaya luar negeri daripada mengenal budaya nasional Indonesia. Akibatnya, mereka kurang menghargai budaya bangsa sendiri.

Evaluasi yang tepat terhadap kondisi tersebut adalah …

a)

Kurangnya pemahaman budaya nasional dapat melemahkan persatuan bangsa

b)

Budaya nasional tidak menarik bagi generasi muda

c)

Budaya luar lebih baik daripada budaya nasional

d)

Pengaruh globalisasi harus ditolak sepenuhnya

10.

Sebuah sekolah menyelenggarakan program pertukaran pelajar antardaerah. Selama kegiatan, siswa dari berbagai suku dan budaya mengikuti upacara bendera, menggunakan Bahasa Indonesia dalam komunikasi, serta berdiskusi tentang nilai persatuan. Program ini bertujuan membangun sikap saling menghargai dalam keberagaman.

Penilaian yang paling tepat terhadap program tersebut adalah …

a)

Program ini menekankan keseragaman sehingga berpotensi menghilangkan identitas budaya daerah

b)

Program ini memanfaatkan budaya nasional untuk memperkuat persatuan dalam keberagaman

c)

Kegiatan tersebut hanya bersifat simbolik dan tidak berdampak pada sikap siswa

d)

Kegiatan budaya sebaiknya difokuskan pada pelestarian budaya daerah saja

11.

Seorang siswa ingin mengenalkan budaya Indonesia melalui media sosial dengan cara membuat konten tentang kuliner khas daerah. Ia memposting foto nasi tumpeng, rendang, dan pempek. Analisis tujuan kegiatan ini dalam konteks jati diri bangsa:

a)

Menunjukkan kreativitas siswa saja

b)

Hanya mengikuti tren media sosial

c)

Mengurangi rasa cinta terhadap budaya asing

d)

Menguatkan identitas budaya bangsa melalui kuliner

12.

Di sekolah, ada kegiatan “Hari Batik Nasional”, beberapa siswa berpendapat:

  1. Kegiatan ini penting untuk menjaga budaya lokal.

  2. Batik hanya sekadar pakaian, tidak ada hubungannya dengan jati diri bangsa.

  3. Melalui batik, siswa dapat belajar sejarah dan filosofi daerah.

  4. Batik dapat diganti dengan fashion internasional untuk lebih modern.

Manakah pernyataan yang mencerminkan pemahaman budaya sebagai identitas bangsa?

a)

A. 1 dan 3

b)

B. 2 dan 4

c)

C. 1 dan 2

d)

D. 3 dan 4

13.

Seorang siswa menganalisis pengaruh budaya lokal terhadap perilaku sehari-hari. Ia menemukan:

  • Mengucapkan salam tradisional “Sampurasun” di Bandung.

  • Mengikuti gotong royong membersihkan lingkungan sekolah.

  • Mengikuti lomba dance K-pop di sekolah.

Dari kegiatan tersebut, manakah yang menunjukkan internalisasi budaya sebagai identitas bangsa?

a)

Hanya mengikuti lomba K-pop

b)

Semua kegiatan mencerminkan budaya lokal

c)

Hanya gotong royong karena bukan budaya asing

d)

Mengucapkan salam tradisional dan gotong royong

14.

Perhatikan pernyataan berikut ini tentang beberapa budaya Indonesia:

  1. Tari Saman berasal dari Aceh dan menunjukkan kebersamaan masyarakat.

  2. Batik merupakan pakaian tradisional yang mengandung filosofi kehidupan.

  3. Wayang kulit hanya digunakan untuk hiburan tanpa nilai moral.

  4. Upacara adat Nyepi hanya ada di Jawa Tengah.

Manakah pernyataan yang menunjukkan hubungan budaya dengan identitas dan jati diri bangsa secara benar?

a)

A. 1 dan 2

b)

B. 1 dan 3

c)

C. 2 dan 4

d)

D. 3 dan 4

15.

Di sekolah, beberapa siswa mengikuti ekstrakurikuler musik tradisional. Mereka diperkenalkan dengan angklung dari Jawa Barat dan kolintang dari Sulawesi Utara. Guru meminta mereka untuk membuat pertunjukan bersama.

Setelah beberapa latihan, muncul diskusi di antara siswa: “Angklung kan dari Jawa Barat, kolintang dari Sulawesi Utara, apakah tetap bisa disebut budaya Indonesia yang sama?” dan “Apakah alat musik ini penting bagi identitas bangsa, atau hanya hiburan saja?”

Berdasarkan cerita di atas, analisis peran angklung dan kolintang dalam memperkuat jati diri bangsa dan identitas budaya daerah. Pilih jawaban yang paling tepat:

a)

Kedua alat musik tersebut mencerminkan keanekaragaman budaya daerah dan memperkuat identitas bangsa.

b)

Kedua alat musik hanya hiburan, jadi tidak ada hubungannya dengan identitas bangsa.

c)

Angklung dan kolintang berasal dari daerah berbeda, sehingga tidak bisa dianggap bagian dari budaya nasional.

d)

Hanya angklung yang penting untuk identitas bangsa karena lebih populer.