Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pediatri 1.1

Total questions: 43

Worksheet time: 22mins

Name
Class
Date
1.

Bayi Bea, baru saja lahir dari ibu dengan usia gestasi 38 minggu melalui prosedur SC. Setelah lahir, bayi segera dihangatkan, dikeringkan, serta distimulasi. Penilaian awal didapatkan bayi hanya merintih, tonus otot lemah. Laju nadi 120×/mnt namun bayi tampak megap-megap dan terlihat kebiruan. Tindakan selanjutnya yang tepat dilakukan adalah

a)

O2 suplementasi 100%

b)

Injeksi epinefrin

c)

Persiapkan CPAP

d)

VTP dengan O2 21%

e)

VTP + pijat jantung, dengan O2 100%, injeksi epinefrin

2.

An. Floria, lahir 1 jam lalu, lahir pada usia kehamilan 38 minggu dari ibu G1P0A0 di bidan. Riwayat persalinan tidak ada masalah. Selama kehamilan, ibu juga rutin melakukan asuhan antenatal dengan rutin meminum suplemen besi dan asam folat. Karena pasien tampak tidak bugar, bidan kemudian membawa pasien ke RS untuk tindakan lebih lanjut. Ketika sampai di IGD, dokter jaga kemudian melakukan penilaian awal, dan pada pemeriksaan fisik didapatkan nadi 50×/menit, napas megap-megap, tampak sianosis. Tindakan selanjutnya adalah

a)

O2 suplementasi 100%

b)

Injeksi adrenalin

c)

Pemasangan CPAP

d)

VTP dengan udara kamar

e)

VTP + pijat jantung, dengan O2 100%, injeksi epinefrin

3.

By. Emry baru lahir di Puskesmas secara spontan dari ibu G5P3A1 usia gestasi 38 minggu dengan presentasi belakang kepala. Setelah bayi lahir, bayi tampak tidak bernapas, tonus otot tungkai, dan tidak ada detak jantung. Setelah dilakukan ventilasi tekanan positif, kompresi dada, pemberian cairan, dan obat-obatan selama 20 menit tetap tidak ada respons. Apakah tindakan selanjutnya yang paling tepat?

a)

Menghentikan resusitasi

b)

Mengulanggi resusitasi dari awal

c)

Memperbaiki langkah resusitasi

d)

Melanjutkan resusitasi hingga 15 menit

e)

Merujuk setelah resusitasi

4.

Ny Sarah, usia 23 tahun baru saja melahirkan bayi laki-laki secara normal pervaginam dengan usia kehamilan 36 minggu, berat badan lahir 2000 gram. Ibu tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya, rutin kontrol di bidan. Pada pemeriksaan tanda-tanda vital dalam batas normal. Apakah diagnosis neonatus yang tepat pada bayi tersebut?

a)

Neonatus kurang bulan, berat lahir normal, besar masa kehamilan

b)

Neonatus kurang bulan, berat lahir rendah, sesuai masa kehamilan

c)

Neonatus cukup bulan, berat lahir rendah, besar masa kehamilan

d)

Neonatus cukup bulan, berat lahir normal, kecil masa kehamilan

e)

Neonatus lebih bulan, berat lahir rendah, besar masa kehamilan

5.

By. Angel lahir secara SC dengan usia gestasi 43 minggu, berat lahir bayi 2400 gram. Tanda-tanda vital dalam batas normal. Diagnosis neonatus yang paling tepat adalah

a)

Neonatus cukup bulan, berat lahir rendah, besar masa kehamilan

b)

Neonatus lebih bulan, berat lahir normal, sesuai masa kehamilan

c)

Neonatus lebih bulan, berat lahir rendah, sesuai masa kehamilan

d)

Neonatus lebih bulan, berat lahir normal, kecil masa kehamilan

e)

Neonatus lebih bulan, berat lahir rendah, kecil masa kehamilan

6.

By. Asyi usia 3 hari datang ke RS dengan keluhan benjolan di kepala sejak lahir. Pasien memiliki riwayat dilahirkan dengan metode vakum akibat partus macet. Dari pemeriksaan fisik ditemukan adanya benjolan di regio oksipital. Tidak ada tanda inflamasi. Dokter mencurigai adanya suatu cephalhematoma pada pasien. Hasil pencitraan yang dapat mendukung diagnosis dokter adalah

a)

Adanya gambaran perdarahan di area subaponeurosis

b)

Adanya hematoma di area subkutis

c)

Adanya hematoma di area subgaleus

d)

Adanya ventrikulomegali dan kalsifikasi

e)

Pencitraan tidak diperlukan

7.

By. Clowdy berusia 3 hari datang dibawa ke Puskesmas oleh ibunya dengan keluhan terdapat benjolan di bagian belakang kepala. Bayi lahir spontan pervaginam ditolong bidan, berat lahir bayi 3200 gram. Saat persalinan dikatakan berlangsung lama karena ibu kelelahan saat mengejan. Saat lahir bayi aktif, menangis kuat, menyusu dengan baik serta berhasil IMD. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya benjolan berukuran 2×3 cm yang terasa lunak serta melewati garis sutura. Apa diagnosis yang paling mungkin dari kondisi bayidiatas?

a)

Spina bifida

b)

Meningocele

c)

Subdural hematom

d)

Cephal Hematom

e)

Caput Succedaneum

8.

By. Aliyah, usia 2 hari dirujuk dari puskesmas ke IGD RS dengan penurunan kesadaran sejak 1 hari yang lalu. Riwayat bayi lahir cukup bulan secara normal dengan bantuan forceps di puskesmas. Pemeriksaan fisik TTV HR 170×/mnt, RR 40×/mnt, Suh 36,0 °C, air dingin, CRT>2. Status lokalis tampak hematoma pada parietal kiri konsistensi padat, melintasi garis sutura, serta tampak adanya perdarahan. Diagnosis yang tepat pada kasus tersebut adalah

a)

Caput succedaneum

b)

Cephalhematom

c)

Perdarahan subgaleal

d)

Perdarahan subaponeurotika

e)

Perdarahan subdural

9.

By. Laurent usia 4 hari, dibawa ke dokter oleh ibunya dengan keluhan kuning sejak 1 hari yang lalu. Pasien diberikan ASI, namun ASI keluar masih sedikit. Pada pemeriksaan didapatkan gerak bayi aktif, ikterus Kramer I, golongan darah ibu dan bayi keduanya O Rh (+). Hasil lab Bilirubin total 11,5 mg/dL, Indirek 11 mg/dL, Direk 0,5 mg/dL. Apakah diagnosis yang paling tepat?

a)

Breastmilk jaundice

b)

Breastfeed jaundice

c)

Inkompatibilitas ABO

d)

Hepatitis neonatal

e)

Atresia bilier

10.

By Romeo usia 1 hari dibawa ibunya ke RS dengan keluhan kuning sejak usia 4 hari dan menetap hingga saat ini. Riwayat lahir normal di bidan, usia cukup bulan, BBL 3000 gram. Riwayat bayi mendapatkan ASI eksklusif. Bayi minum ASI dengan kuat dan sering. Pemeriksaan fisik bayi aktif, tanda vital normal, ikterus Kramer III. Pemeriksaan laboratorium bilirubin total 12 mg/dL, indirek 11,4 mg/dL, direk 0,6 mg/dL. Apakah kemungkinan diagnosis pasien?

a)

Breast feeding jaundice

b)

Breast milk jaundice

c)

Ikterus fisiologis

d)

Kernikterus

e)

Neonatal jaundice

11.

By. Brynn, usia 6 minggu dibawa orang tuanya ke IGD dengan keluhan kuning sejak 10 hari yang lalu. Ibu mengatakan BAB pasien berwarna sangat pucat dengan kencing yang berwarna gelap. Bayi cukup bulan dengan BBL 2900 gram dan menangis saat lahir. Pada pemeriksaan fisik pasien tampak kuning, bayi tampak letargis, dan menangis lemah. Dari pemeriksaan lab didapatkan Hb 11 g/dL, leukosit 10.000/mm³, trombosit 350.000/mm³, SGOT 78, SGPT 51, gamma glutamyl transferase 788.000 U/L, Bilirubin total 15 mg/dL, bilirubin direk 8 mg/dL. Pada USG didapatkan triangular cord sign (+). Gold standard pemeriksaan pada kasus ini adalah

a)

MRI

b)

CT-Scan

c)

Kolangiografi

d)

USG

e)

Foto polos abdomen

12.

By Maya, usia 2 minggu dibawa oleh ibunya karena mengalami kejang. Kejang terjadi pada ekstremitas atas kiri sejak kurang lebih 15 menit SMRS. Tidak terdapat demam pada bayi. Bayi lahir cukup bulan dengan bantuan dukun beranak. Riwayat suntik vaksin hepatitis B maupun Vitamin K tidak diketahui. Dari pemeriksaan didapatkan nadi 128×/menit, laju nafas 32×/menit dan suhu 36,7 °C. Selain itu didapatkan pula UUB menonjol disertai pupil anisokor dan anak keesaan tidak sadar sepenuhnya. Riwayat sakit lain sebelum kejang disangkal. Diagnosis yang paling mungkin?

a)

Encephalitis

b)

Meningitis bakterial

c)

Brain Abscess

d)

Acquired Prothrombin Complex Deficiency

e)

Tetanus Neonatorus

13.

Bayi Zayn, usia 1 bulan dibawa orang tuanya ke IGD dengan keluhan kejang berulang, anak tidak demam, kejang terjadi pada seluruh tubuh, setelah kejang anak tidak sadar. Pasien diketahui lahir dibantu dukun beranak. Pemeriksaan fisik: somnolen, HR 150 kali/mnt, RR 40 kali/mnt, suhu 36,7 °C, UUB membonjol. Pemeriksaan penunjang yang menegakkan diagnosis yang paling tepat.

a)

Darah rutin

b)

Fungsi hepar

c)

Kadar bilirubin

d)

Coombs test

e)

Apusan darah tepi

14.

By. Ivree, usia 3 hari dibawa ke poli anak dengan keluhan kulitpada seluruh tubuh sejak 10 jam setelah lahir. Riwayat persalinan pasien normal dengan UK aterm, BB 3200gr. Bayi tampak aktif, kuat menyusu, produksi ASI masih seperti biasa. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kramer 4. Dokter melakukan pemeriksaan darah dan ditemukan memiliki golongan darah ibu O, Rh(+), dan bayi memiliki golongan darah A, Rh (+). Apakah penyebab yang paling mungkin pada kasus ini?

a)

Inkompatibilitas ABO

b)

Inkompatibilitas rhesus

c)

Atresia bilier

d)

Breastmilk jaundice

e)

Breastfeed jaundice

15.

Bayi Viri berusia 12 jam di ruang perinatologi dengan keluhan kuning. Bayi lahir normal pervaginam, cukup bulan. Apgar Score 7–9, tidak demam dan tidak ada keluhan lainnya. tanda vital nadi 120×/mnt, RR 40×/mnt, Suh 36,7 °C. Pada pemeriksaan awal, bayi tampak kuning kramer 1. Diketahui ibu memiliki golongan darah O Rhesus (+), dan bayi memiliki golongan darah O Rhesus (+). Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus ini?

a)

Inkompatibilitas ABO

b)

Inkompatibilitas rhesus

c)

Ikterus fisiologis

d)

Neonatal sepsis

e)

Atresia bilier

16.

By. Helen usia 2 hari datang ke RS dibawa oleh ibunya dengan keluhan badan kuning sejak 1 hari yang lalu. Riwayat persalinan normal pervaginam di bidan, cukup bulan, berat lahir normal dan bayi lahir langsung menangis. Ibu pasien memiliki golongan darah O Rh (+) dan ayah pasien memiliki golongan darah B Rh (+). Pemeriksaan fisik tanda vital HR 150 kali/mnt, RR 50 kali/mnt, T 36,7 °C, ikterus Kramer III. Hasil lab bilirubin total 14 mg/dL, bilirubin indirek 13 mg/dL. Apakah diagnosis yang paling mungkin?

a)

Inkompatibilitas ABO

b)

Inkompatibilitas rhesus

c)

Neonatal sepsis

d)

Ikterus fisiologis

e)

Atresia bilier

17.

Bayi Arnold, usia 3 hari dirujuk ke RS dengan keluhan kulit menguning beberapa jam setelah lahir, emosi keluar segera setelah lahir dan ibu kontrol rutin kehamilan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan bayi menangis kuat, ikterus Kramer 3, HR 170×/’/, RR 70×/’, suhu 36,7 °C. Pemeriksaan golongan darah menunjukkan bahwa ibu memiliki golongan darah O dan bayi memiliki golongan darah B. Pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis yang paling tepat adalah

a)

Transfusi tukar

b)

Kortikosteroid

c)

Berikan ASI, ditambah susu formula

d)

ASI sesering mungkin

18.

By. Sharlene, usia 2 hari dibawa ke poli anak dengan keluhan kulit dan mata kuning sejak 17 jam yang lalu. Riwayat persalinan pasien normal dengan UK 38 minggu per vaginam. BBL 3.100 g. Ibu pasien tidak pernah ANC untuk kehamilan ini. Pada pemeriksaan fisik didapatkan sklera ikterik dengan kulit jaundice. Dokter melakukan pemeriksaan darah dan ditemukan memiliki golongan darah ibu O, Rh(-) dan bayi memiliki golongan darah B, Rh (+). Apakah penyebab yang paling mungkin pada kasus ini?

a)

Defisiensi enzim pada sel darah merah

b)

Sel darah merah bentuk sabit

c)

Antibodi anti-A

d)

Malformasi duktus biliaris

e)

Antibodi anti-B

19.

By. Emily usia 14 hari dibawa ke IGD RS dirujuk dari Puskesmas dengan keluhan badan sangat kuning yang tidak kunjung hilang sejak pasien baru lahir. Tidak ada keluhan demam. BAB dan BAK warna normal. Riwayat pasien mendapat ASI + susu formula. Namun satu hari ini pasien mulai tampak lemas dan malas menetek. Pemeriksaan fisik tanda vital HR 156 kali/mnt, RR 55 kali/mnt, T 36,7 °C, sklera ikterik, refleks fisiologis menurun, tonus otot lemah. Apakah komplikasi yang dapat terjadi pada pasien ini?

a)

Ensefalopati bilirubin

b)

Kernikterus

c)

Penyakit liver kronik

d)

Kolestasis

e)

Sepsis

20.

By. Resya berusia 20 hari dibawa ke Rumah Sakit dengan keluhan seluruh badan kuning. Keluhan kuning muncul sejak bayi berusia 7 hari dan tidak hilang hingga saat ini. Keluhan tersebut disertai dengan muntah tiap kali minum. Bayi mendapatkan ASI eksklusif. Riwayat lahir di bidan, usia cukup bulan, BBL 2800 gram. Pada pemeriksaan fisik RR 50×/menit, Nadi 132×/menit, Suhu 36,8 °C, didapatkan sklera ikterik, kulit ikterik mulai wajah, leher, dada, perut, punggung, hingga ekstremitas. Pemeriksaan laboratorium didapatkan Bilirubin Total 24, Bilirubin Direk 18, Bilirubin Indirek 12. Penanganan yang paling tepat untuk kasus diatas adalah

a)

Terapi sinar

b)

Transfusi tukar

c)

Transfusi Criopresipitat

d)

Observasi hingga usia satu bulan

e)

Pemberian ASI

21.

By. Billy usia 7 hari dibawa ibunya ke dokter karena kuning satu badan sejak lahir. Riwayat dengan demam disangkal. BAB warna coklat dan urin warna kuning jernih. Riwayat lahir normal di bidan, usia cukup bulan, berat badan lahir normal. Bayi mendapatkan ASI eksklusif. Pemeriksaan fisik tanda vital HR 150 kali/mnt, RR 50 kali/mnt, T 36,7 °C, sklera ikterik, ikterus kramer IV. Pemeriksaan penunjang bilirubin total 19 mg/dL, bilirubin indirek 18 mg/dL, bilirubin direk 1 mg/dL. Apa yang harus dilakukan pada bayi ini?

a)

Fototerapi

b)

Transfusi tukar

c)

Medikamentosa

d)

Suportif

e)

Observasi

22.

By. Derby, dibawa ke RS dengan keluhan tubuh kuning. Bayi lahir di bidan, aterm dengan BB 3300 gram. Bayi tersebut mendapat ASI eksklusif. Pada pemeriksaan fisik RR 50×/menit, Nadi 132×/menit, Suhu 36,8 °C. Pada hari kedua, BB bayi menjadi 2950 gram. Kadar bilirubin serum yang dilakukan saat usia 48 jam adalah 18 mg/dL. Didapatkan sklera ikterik, kulit ikterik mulai wajah, leher, dada, perut, punggung, hingga ekstremitas. Penanganan yang tepat untuk kasus diatas adalah

a)

Fototerapi

b)

Transfusi tukar

c)

Cek bilirubin kembali 48 jam kemudian

d)

Stop ASI, ganti susu formula

e)

Stop ASI, ganti dextrose

23.

By. Romeo dibawa ke IGD dengan keluhan sesak napas sejak lahir 1 jam yang lalu. Ibu bayi melahirkan di bidan desa dengan usia gestasi 42 minggu. Ketika melahirkan, air ketuban tampak berwarna hijau, keruh dan berbau busuk. Pada pemeriksaan fisik didapatkan HR 165×/menit, RR 67×/menit, suhu 37,0 °C, terdapat napas cuping hidung, dan retraksi subcostal, terdengar ronki basah kasar bilateral. Diagnosis yang paling mungkin pada kasus ini adalah

a)

Hyaline membrane disease

b)

Transient tachypnea of newborn

c)

Respiratory distress syndrome

d)

Sepsis neonatorum

e)

Mekonium aspiration syndrome

24.

Bayi aurela lahir diharikan 4 jam yang lalu, tampak merintih dan kebiruan. Bayi dilahirkan secara sectio caesarea pada usia kehamilan 28 minggu dengan indikasi gawat janin. Bayi jenis kelamin perempuan dengan berat badan lahir 1.2500 gram. Pada pemeriksaan fisik didapatkan HR 160×/menit, RR 76×/menit, suhu 37,0 °C, terdapat retraksi substernal. Gambaran radiologi tampak infiltrate retikulogranular. Diagnosis yang paling mungkin pada kasus ini adalah

a)

Transient tachypnea of newborn

b)

Pneumonia neonatus

c)

Sepsis neonatorum

d)

Respiratory distress syndrome

e)

Mekonium aspiration syndrome

25.

Bayi Kiki, usia 1 hari tampak merintih dan kebiruan. Bayi dilahirkan secara SC dengan UK 32 minggu dengan indikasi gawat janin. Pada pemeriksaan tampak nafas cepat, retraksi sesak kuat, RR 70×/’/. Gambaran radiologi tampak gambaran ground glass. Penyebab pada kasus ini adalah

a)

Kelahiran preterm

b)

Gangguan sintesis dan sekresi surfaktan

c)

Retensi cairan dalam alveoli

d)

Kelainan kongenital akibat mutase gen

e)

Infeksi intrauterine

26.

By. Yuda, baru saja lahir dari ibu G1P1A0 usia gestasi 37 minggu, secara operasi seksio sesarea atas indikasi partus tidak maju. Bayi lahir dengan skor APGAR 8/10, BB 2900 gram, PB 46 cm, dan air ketuban jernih. Pada usia 3 jam setelah lahir, bayi mulai terlihat sesak nafas, dengan cuping hidung, laju nafas 72 ×/menit, retraksi (+), sianosis (-). Apakah kemungkinan diagnosis pada pasien ini?

a)

Transient tachypnea of newborn

b)

Pneumonia neonatus

c)

Sepsis neonatorum

d)

Mekonium aspiration syndrome

e)

Hyaline membrane disease

27.

Pasien anak dengan napas cuping hidung, wheezing, dan ronki basah kasar disertai stridor saat inspirasi; RR 60/menit, nadi 125/menit, suhu 38,2°C. Apakah tata laksana yang harus segera dilakukan pada pasien?

a)

Inhalasi steroid

b)

Antibiotik dosis yang sesuai

c)

Inhalasi beta-2 agonis kerja singkat

d)

Oksigen dengan aliran tinggi

e)

Inhalasi epinefrin

28.

Anak usia 6 tahun dengan gangguan perkembangan, belum dapat mengucapkan 3 suku kata, tidak dapat berjalan normal, berjalan jinjit, refleks fisiologis meningkat, sign Babinski (+), postur kaki tampak seperti gunting. Diagnosis yang tepat untuk pasien adalah...

a)

Duchenne muscular dystrophy

b)

Becker muscular dystrophy

c)

Poliomyelitis

d)

Cerebral palsy

e)

Osteogenesis imperfecta

29.

Anak usia 5 tahun dengan riwayat lahir prematur, berjalan dengan postur seperti gunting, tonus dan refleks fisiologis meningkat, refleks patologis (+) pada kedua tungkai. Kelainan lesi pada pasien ini terdapat pada...

a)

Cerebellum

b)

Ganglia basalis

c)

Korteks cerebri

d)

Cornu anterior medulla spinalis

e)

Otot skeletal

30.

Anak usia 2 tahun, anggota tubuh lemah, head lag (+), terdapat tetraparesis dan atrofi otot. Diagnosis yang paling tepat adalah...

a)

Cerebral palsy tipe hemiplegia

b)

Cerebral palsy tipe athetoid

c)

Cerebral palsy tipe ataxia

d)

Cerebral palsy tipe spastic diplegia

e)

Cerebral palsy tipe quadriplegia

31.

Anak usia 5 tahun tampak sangat lemah, belum dapat berbicara, berjalan, makan, atau memakai pakaian sendiri. Saat ingin berdiri, harus bertumpu pada kedua tangan dan kaki kemudian perlahan mendekatkan kedua tangan ke kaki (tanda Gowers). IQ 20. Diagnosis pasien tersebut adalah...

a)

Amyotrophic lateral sclerosis

b)

Becker muscular dystrophy

c)

Myasthenia gravis

d)

Duchenne muscular dystrophy

e)

Osteogenesis imperfecta

32.

Anak usia 6 tahun tampak sangat lemah dan mengalami gangguan pertumbuhan tulang dengan temuan yang mengarah pada kelainan metabolisme tulang. Penyebab utama kasus tersebut adalah...

a)

Gangguan autoimun secara molecular mimicry

b)

Demyelinisasi

c)

Kekurangan vitamin D

d)

Kelebihan vitamin D

e)

Gangguan jaringan ikat glikosaminoglikan

33.

Bayi baru lahir 1 hari, BBL 1900 g, ditemukan lekukan pada punggung setinggi L3–4; refleks primitif dan motorik kedua ekstremitas inferior normal. Apakah diagnosis pada pasien ini?

a)

Meningocele

b)

Myeloschisis

c)

Meningomyelocele

d)

Spina bifida occulta

e)

Omphalocele

34.

Bayi baru lahir 1 hari dengan benjolan di punggung, membran transparan; refleks primitif ekstremitas atas baik namun refleks primitif ekstremitas bawah tidak ada; saat menangis kedua tungkai tidak bergerak. Apakah diagnosis pada pasien ini?

a)

Meningocele

b)

Myeloschisis

c)

Meningomyelocele

d)

Spina bifida occulta

e)

Omphalocele

35.

Bayi usia 8 bulan dengan benjolan di punggung yang muncul sejak lahir dan membesar; USG lumbosakral menunjukkan defek neural tube. Etiologi kelainan pada pasien adalah...

a)

Defisiensi Fe

b)

Defisiensi asam folat

c)

Infeksi toksoplasma

d)

Infeksi CMV

e)

Infeksi rubella

36.

Bayi lahir spontan, BBL 2600 gram, ditemukan hidrosefalus dengan kalsifikasi intrakranial dan ODS korioretinitis. Kemungkinan yang menyebabkan kondisi tersebut adalah...

a)

Infeksi toksoplasma

b)

Infeksi CMV

c)

Infeksi rubella

d)

Infeksi HSV

e)

Infeksi varisela

37.

Anak usia 2 tahun, penonjolan vena pada kulit kepala, sunset phenomenon (+). Kemungkinan diagnosis pada pasien ini...

a)

Tumor otak

b)

Abses otak

c)

Hidrosefalus

d)

Encephalocele

e)

Megalocephali

38.

Bayi usia 2 bulan dengan bintik putih pada kedua mata dan didapatkan murmur jantung. Apa diagnosis yang paling mungkin pada pasien tersebut?

a)

Rubeola

b)

Congenital toxoplasmosis

c)

Congenital varicella syndrome

d)

Congenital rubella syndrome

e)

Congenital cytomegalovirus infection

39.

Anak usia 4 tahun dengan tungkai berbentuk huruf O, riwayat konsumsi susu formula hingga usia 2,5 tahun, jarang keluar rumah; ditemukan Harrison groove dan tulang dada prominen. Kemungkinan penyebab penyakit pasien adalah...

a)

Mutasi X-linked resesif

b)

Kelainan posisi duduk

c)

Defisiensi vitamin B12

d)

Defisiensi vitamin K

e)

Defisiensi vitamin D

40.

Anak usia 2 tahun, craniotabes (+), Harrison groove (+), manki-manki pada daerah tulang iga serta kaki melengkung. Kemungkinan diagnosis pasien adalah...

a)

Juvenile rheumatoid arthritis

b)

Osteomalasia

c)

Osteogenesis imperfecta

d)

Marfan syndrome

e)

Rickets

41.

Anak usia 3 tahun dengan riwayat jatuh dari tempat tidur; radiologi menunjukkan multiple callus yang mengarah pada beberapa fraktur lama. Temuan lain apa yang dapat mendukung kemungkinan diagnosis anak ini?

a)

Harrison groove

b)

Gower sign

c)

Blue sclera

d)

Rosary beads

e)

Bamboo spine

42.

Bayi usia 3,5 bulan dengan benjolan merah pada pipi yang muncul sejak lahir, membesar lalu stabil; lesi merah cerah, tunggal, berbatas tegas, permukaan tampak berbenjol-benjol halus dan tidak nyeri; ditemukan krusta dan ekskoriasi. Diagnosis pasien yang paling mungkin adalah...

a)

Malformasi vaskular kapilaris

b)

Hemangioblastoma

c)

Nevus pigmentosa

d)

Hemangioma infantil

e)

Granuloma piogenik

43.

TD 70/35 mmHg, HR 120 kali/menit, RR 67 kali/menit, suhu 36,5°C. Pada pemeriksaan fisik ditemukan nyeri tekan abdomen difus disertai defans muskular, bising usus tidak terdengar. Hasil laboratorium menunjukkan Hb 12,8 g/dL, leukosit 18.000 sel/mm³, trombosit 78.000 sel/mm³. Fecalysis ditemukan darah. Lihat foto polos abdomen yang menyertai soal. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus ini?

a)

Hirschsprung disease

b)

Alergi susu sapi

c)

Intususepsi

d)

Malrotasi dengan volvulus

e)

Necrotizing enterocolitis