WorksheetsKUIS MEDIK 1
Total questions: 100
Worksheet time: 50mins
Suatu atom akan bersifat radioaktif, karena
Kehilangan elektron orbitalnya
Intinya tidak stabil
Terjadinya perpindahan elektron dari kulit atom yang lebih luar ke kulit atom yang lebih dalam
Mendapatkan tambahan elektron pada kulit atomnya
Atom suatu unsur akan berubah menjadi atom unsur lainnya, maka
Jumlah elektron di dalam inti berubah
Jumlah proton di dalam inti berubah
Jumlah neutron di dalam inti berubah
Jumlah elektron di dalam atom berubah
Yang BUKAN radiasi foton adalah
Radiasi sinar-X karakteristik
Bremsstrahlung
Radiasi gamma
Radiasi beta
Sinar-X karakteristik adalah
Radiasi yang dipancarkan atom sebagai akibat transisi elektron dari orbital lebih luar ke orbit yang lebih dalam pada atom tersebut
Radiasi elektromagnetik yang menyertai transisi atom-X
Radiasi elektromagnetik yang dipancarkan apabila positron dan neutron bersatu
Radiasi kontinyu yang diakibatkan terhentinya elektron secara tiba-tiba
Isotop adalah zat-zat radioaktif yang mempunyai
Berat atom sama
Nomor atom sama
Neutron sama
Nomor massa sama
Suatu zat radioaktif dengan umur paruh pendek akan menyebabkan
Konstanta peluruhannya kecil dan cepat meluruhnya
Konstanta peluruhannya besar dan lambat meluruhnya
Konstanta peluruhannya tetap dan aktivitasnya relative tetap
Konstanta peluruhannya besar dan cepat meluruhnya
Apabila suatu sumber radioaktif memancarkan radiasi beta, maka akan menghasilkan nuklida anak yang merupakan …….dengan nuklida induknya
Isobar
Isomer
Isoton
Isotop
Intensitas keluaran sinar-X dipengaruhi oleh
1. Arus tabung
2. Tegangan tabung
3. Bahan target
Jawaban yang benar adalah
1, 2, dan 3
Hanya 1
1 dan 2
2 dan 3
Suatu radionuklida zPA memancarkan radiasi alpha, maka reaksi inti pada proses tersebut
zP^A + α → z+2PA+4
zP^A → z+2P^A + α
zPA → z-2P^A+2 + α
zPA → z-2P^A-4 + α
Apabila partikel beta atau elektron yang bergerak dengan kecepatan tinggi menumbuk suatu bahan, maka akan terjadi transisi radiasi Bremsstrahlung. Bagian dari energi partikel beta atau elektron yang menjadi Bremsstrahlung akan
Hanya tergantung pada nomor atom bahan yang ditumbuknya
Tergantung pada energi partikel beta/elektron yang bergerak cepat dan nomor atom bahan yang ditumbuknya
Tergantung pada banyaknya neutron yang terdapat dalam inti atom bahan dan energi partikel beta/elektron
Tergantung pada nomor massa dan energi bahan yang ditumbuk oleh partikel beta/elektron
Pernyataan tersebut di bawah ini benar, KECUALI
Sinar-X bremsstrahlung mempunyai energi yang diskrit
Sinar-X bremsstrahlung mempunyai energi yang kontinu
Sinar-X bremsstrahlung terjadi bila radiasi beta atau elektron dibelokkan oleh atom
Sinar-X mempunyai energi relatif besar sehingga daya tembusnya tinggi
Yang dimaksud dengan ionisasi adalah
Dikeluarkannya elektron yang berasal dari dalam inti atom dan terjadinya proton
Dikeluarkannya elektron dari orbitnya untuk menjadi elektron bebas dan atom sisa menjadi bermuatan positif
Ditangkapnya elektron orbital oleh inti atom dan menjadikan inti atom tidak stabil
Ditangkapnya elektron yang berasal dari luar atom oleh inti atom dan menjadikan inti atom bermuatan negatif
Satuan aktivitas zat radioaktif adalah
sievert (Sv)
rontgen (R)
cacah per sekon (cps)
bequerel (Bq)
Sumber terbungkus Kr-85 memiliki aktivitas sebesar 1 mCi. Berapa aktivitas sumber tersebut dalam satuan MBq?
0,027
370
27
37
Suatu sumber radiasi mempunyai aktivitas sebesar 12,8 Gbq dan umur paro 8 hari. Berapa aktivitas sisa sumber radiasi tersebut setelah 24 hari?
1,6 GBq
2,1 GBq
4,2 GBq
42 GBq
Radiasi alpha lebih berbahaya daripada radiasi gamma pada penyinaran internal, karena:
Bukan salah satu dari jawaban tersebut di atas
Radiasi alpha energinya lebih besar daripada radiasi gamma
Pemancar radiasi alpha pada umumnya lebih sulit dieliminasi dari dalam tubuh dibandingkan dengan pemancar radiasi gamma
Daya ionisasi radiasi alpha lebih besar daripada daya ionisasi radiasi gamma
Satuan ”Rontgen” adalah satuan untuk besaran paparan yang berlaku untuk penyinaran radiasi
Alpha
Beta
Gamma dan sinar-X
Alpha, beta, gamma dan sinar-X
Faktor kualitas radiasi dipengaruhi oleh
Aktivitas sumber radioaktif
Jenis dan energi radiasi
Densitas bahan
Dosis radiasi
Besaran yang menyatakan energi rata-rata radiasi yang diserap persatuan massa bahan memiliki satuan
Sievert
Rem
Gray
C/kg
Jika diketahui nilai paparan radiasi di udara, maka untuk menghitung dosis efektif yang diterima oleh pekerja radiasi maka diperlukan informasi mengenai hal di bawah ini, KECUALI
Umur paruh biologi
Faktor kualitas radiasi
Faktor konversi
Faktor bobot organ/jaringan
Pengertian faktor bobot jaringan pada dasarnya merupakan
Bilangan yang menunjukkan perbandingan kerapatan ionisasi dari berbagai jenis radiasi
Bilangan yang menunjukkan perbandingan antara laju penyinaran di udara dan dalam jaringan tubuh
Bilangan yang menunjukkan perbandingan antara dosis ekivalen dengan dosis serap
Bilangan yang menunjukkan perbandingan risiko efek stokastik dari suatu jaringan tubuh terhadap risiko efek stokastik pada seluruh tubuh
Sumber radiasi Cs-137 dengan aktivitas 90 mCi digunakan dalam industri. Berapa laju paparan pada jarak 10 meter dari sumber tersebut jika diketahui faktor gamma untuk Cs-13 adalah 0,3 R.m²/Ci.jam
0,27 mR/jam
0,27 R/jam
27 mR/jam
270 R/jam
Suatu pesawat sinar-X dioperasikan pada tegangan 60 kV dengan kuat arus 20 mA menghasilkan laju dosis sebesar 1 mSv/jam. Jika kuat arus dinaikkan menjadi 40 mA dan kV tetap, maka laju dosis ekivalen pada jarak yang sama menjadi
4 mSv/jam
2 mSv/jam
0,5 mSv/jam
0,25 mSv/jam
Seorang pekerja radiasi yang bekerja pada medan radiasi campuran. Berapakah dosis ekivalen yang diperoleh pekerja radiasi tersebut?
20,5 Sv
20,5 Gy
2000,5 Sv
2000,5 Gy
Seorang pekerja radiasi melakukan pekerjaan di daerah radiasi gamma dengan laju dosis yang berbeda-beda yaitu: 1,5 jam di daerah dengan laju dosis 0,080 mGy/jam; 30 menit di daerah dengan laju dosis 0,600 mGy/jam; 45 menit di daerah dengan laju dosis 4,000 mGy/jam. Dengan demikian maka dosis radiasi yang diterimanya selama melakukan pekerjaan tadi adalah:
4,225 mSv
4,375 mSv
5,375 mSv
3,42 mSv
Memilih alat pemantau dosis perorangan tidak mudah. Persyaratan yang harus dipenuhi agar alat tersebut dapat berfungsi optimal adalah:
Harus mampu mengukur dosis dari 10 mSv hingga 5 Sv
Respon dosis tidak tergantung pada energi radiasi
Responnya dapat dipengaruhi oleh bahan kimia, temperatur, kelembaban dan lain-lain
Respon dosis tergantung pada energi radiasi
Penentuan luas spektrum percikan cahaya untuk mengukur dosis radiasi yang diterima oleh seorang pekerja radiasi, dilakukan pada monitor radiasi jenis:
Bukan salah satu dari jawaban tersebut di atas
Dosimeter saku
Film badge
TLD
Salah satu keuntungan penggunaan film badge adalah:
Dapat mengetahui energi radiasi yang mengenai tubuh
Dapat mengukur dosis yang sangat rendah dibawah 0,1 mSv
Dapat mengukur dosis yang sangat tinggi
Dapat mengukur semua jenis radiasi kecuali netron
Di bawah merupakan detektor yang tidak dapat membedakan energi radiasi….
Proporsional
Kamar ionisasi
Geiger Muller
Semikonduktor
Di bawah ini termasuk dalam detektor yang bekerja berdasarkan prinsip ionisasi KECUALI
Geiger Muller
Ionization Chamber
Proporsional
Sintilasi
Diketahui laju dosis terukur adalah 10 µSv/jam. setelah dihitung diperoleh laju dosis sebenarnya adalah 9,6 µSv/jam, maka faktor kalibrasi surveimeter tersebut adalah
0,94
0,96
1,06
1,04
Dibandingkan dengan detektor sintilasi NaI (Tl), detektor semikonduktor HPGe mempunyai sifat:
Resolusinya lebih baik, namun efisiensinya kurang baik
Resolusi dan efisiensinya lebih buruk
Resolusi dan efisiensinya lebih baik
Resolusinya kurang baik, namun efisiensinya lebih baik
Surveimeter yang digunakan untuk pemantauan daerah kerja harus memenuhi persyaratan berikut
Harus dilengkapi mode pengukuran secara integral
Tidak diperlukan, apabila pekerja radiasi sudah menggunakan pemantau dosis perorangan
Digunakan untuk mengukur intensitas atau laju dosis
Dapat memantau segala jenis radiasi yang datang secara akurat
Pernyataan yang benar untuk kalibrasi alat ukur radiasi adalah
Energi sumber pengkalibrasi berada dalam rentang respon yang sama dengan sumber radiasi yang digunakan
Tidak perlu dikalibrasi apabila peralatan tidak menunjukkan kerusakan/masih baru
Tujuan kalibrasi untuk membandingkan responnya dengan peralatan lain
Nilai faktor kalibrasi adalah nilai pengukuran dibagi nilai sebenarnya
Jika energi sumber radiasi yang diukur sangat berbeda dengan energi sumber kalibrasi maka pernyataan yang tepat adalah :
Faktor kalibrasi yang tercantum dalam sertifikat kalibrasi tidak sesuai lagi
Faktor kalibrasi menjadi bernilai 1
Faktor kalibrasi yang tercantum dalam sertifikat kalibrasi masih tepat digunakan
Nilai paparan pada surveymeter tidak perlu dikalikan dengan faktor kalibrasi
Detektor Geiger Muller bekerja atas dasar
Proses sintilasi yang terjadi dalam medium detektor
Pembentukan cahaya saat radiasi berinteraksi dengan bahan detektor
Pengumpulan ion yang dibentuk oleh radiasi dalam medium detektor
Pengukuran panas akibat proses interasi radiasi dengan medium
Faktor kalibrasi dari suatu alat ukur pada umumnya adalah 1. Perbandingan antara besarnya laju dosis sebenarnya dengan laju dosis yang terukur 2. Faktor pengali besarnya laju dosis yang terukur, yang berlaku untuk semua jenis radiasi 3. Faktor pengali besarnya laju dosis yang terukur untuk jenis radiasi dan rentang energi yang tertentu 4. Tidak tergantung pada energi dan laju dosis radiasi Pernyataan yang benar yaitu
Hanya 4 yang benar
Hanya 1 yang benar
1 dan 3 benar
1 dan 2 benar
Apabila kita menggunakan dosimeter film sebagai alat pemonitor radiasi perorangan, karakteristik yang TIDAK menguntungkan dari dosimeter tersebut adalah:
Dapat mengukur dosis dalam rentang (range) yang luas
Dapat memberikan hasil evaluasi dosis yang permanen
Dapat dipengaruhi temperatur dan kelembaban udara
Dapat memberikan informasi tentang kualitas radiasi
Interaksi radiasi dengan materi biologi dibedakan menjadi:
Interaksi langsung dan tidak langsung
Ionisasi langsung dan tidak langsung
Single strand break dan double strand break
Ionisasi dan eksitasi
Efek radiasi yang paling mungkin terdeteksi dengan dosimeter biologis (aberasi kromosom) adalah:
Efek genetik
Kanker dan leukemia
Sindroma radiasi akut
Bukan salah satu dari jawaban tersebut di atas
Nilai 30 LD 50 untuk manusia diperkirakan sebesar 3 Gy atau 300 rad. Yang dimaksud dengan 30LD50 adalah:
Dalam waktu 50 hari, 30% dari orang-orang yang masing-masing memperoleh dosis sebesar 300 rad akan mati
30 dari 50 orang yang memperoleh dosis sebesar 300 rad akan mati
Dalam waktu 50 hari, 30% dari leukosit yang terdapat dalam darah yang telah memperoleh dosis sebesar 300 rad akan mati
Dalam waktu 30 hari, 50% dari orang-orang yang masing-masing memperoleh dosis sebesar 300 rad akan mati
Beberapa ciri efek radiasi adalah:
1. Mempunyai dosis ambang
2. Keparahannya dipengaruhi oleh besar dosis radiasi dan laju dosis radiasi
3. Timbul setelah masa tenang yang lama
4. Keparahannya tidak tergantung pada dosis radiasi
Ciri dan efeknya sebagai berikut:
Ciri 1 dan 2 adalah efek deterministik
Ciri 2 dan 3 adalah efek deterministik
Ciri 2 dan 4 adalah efek stokastik
Ciri 1 dan 4 adalah efek stokastik
Efek radiasi deterministik:
1. Dapat berbeda keparahannya jika jenis radiasinya berlainan, meskipun dosis serapnya sama
2. Pada penyinaran dosis tunggal akan lebih parah daripada penyinaran dosis terbagi, meskipun dosis serap totalnya sama
3. Dipengaruhi oleh distribusi penyinaran pada bagian tubuh
4. Timbul bila dosis ambang terlampaui
Pernyataan yang benar adalah:
3 dan 4
1, 2, 3, dan 4
1, 2 dan 4
2, 3 dan 4
Dosis lebih dari 20 Gray akibat paparan radiasi gamma pada seluruh tubuh yang diterima secara sekaligus akan menyebabkan kematian. Hal ini disebabkan karena:
Kerusakan susunan syaraf pusat
Kerusakan saluran pencernaan
Kerusakan sumsum tulang
Kerusakan gonad
Pada kondisi penyinaran seluruh tubuh dimana setiap bagian tubuh mendapatkan dosis ekivalen yang sama:
Efek yang terjadi tergantung pada kepekaan jaringan atau organ terhadap radiasi
Efek yang terjadi tergantung pada kedalaman letak organ atau jaringan
Seluruh jaringan atau organ akan mendapatkan efek yang sama
Efek stokastik pasti terjadi jika dosis ekivalen yang diterima adalah sebesar NBD
Pilihlah salah satu pernyataan yang paling benar di bawah ini:
Perbedaan efek biologi pada berbagai organ tubuh yang menerima dosis serap yang sama disebabkan adanya faktor bobot jaringan yang berbeda
Efek biologi radiasi pada organ reproduksi atau sterilitas merupakan efek stokastik
Efek radiasi yang dapat dicegah timbulnya dengan cara memperkecil dosis adalah leukemia
Efek stokastik adalah yang peluang terjadi efek biologinya memerlukan dosis ambang
Efek radiasi berupa leukemia akibat pemaparan radiasi gamma:
Pasti terjadi pada korban kecelakaan dengan sindrom sumsum tulang
Disebabkan oleh efek radiasi yang mengubah sifat sel darah putih
Terjadi rata-rata dua bulan setelah Sindroma Radiasi Akut
Semua jawaban a, b dan c benar
Pernyataan yang paling benar di bawah ini adalah:
Salah satu tujuan proteksi radiasi adalah mencegah terjadinya efek stokastik akibat radiasi pengion
Efek somatik non stokastik (deterministik) pada kulit tingkat keparahannya tidak tergantung pada besarnya dosis
Efek stokastik adalah peluang terjadinya efek biologi akibat radiasi pengion yang tidak memerlukan dosis ambang
Efek biologi radiasi yang gejala pada umumnya dapat segera diamati adalah efek somatik stokastik
Efek radiasi yang TIDAK DAPAT dicegah meskipun menerima dosis di bawah dosis ambang adalah
Katarak
Sterilitas
Efek pewarisan
Epilasi
Efek hereditas berkaitan dengan dosis radiasi yang diterima oleh
Gonad
Embrio
Janin
Sel otak
Untuk proses perizinan kegiatan tertentu dalam pemanfaatan sumber radiasi pengion, diperlukan inspeksi. Diantara kegiatan berikut ini, mana sajakah kegiatan yang wajib dilakukan inspeksi selama proses perizinan?
1. Pengaktifan zat radioaktif dan/atau pembangkit radiasi pengion untuk keperluan selain medik
2. Operasi fotofluorografi dengan pembangkit radiasi pengion dengan energi tinggi
3. Impor zat radioaktif
4. Produksi pembangkit radiasi pengion
5. Penggunaan pada radiodiagnostik dan intervensional.
Pernyataan yang benar adalah:
1, 2, dan 4
2 dan 4 saja
1, 2, 3, 5
3 dan 5 saja
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 29 tahun 2008, Pemegang Izin wajib mengajukan permohonan izin baru pemanfaatan sumber radiasi pengion, jika terjadi perubahan data mengenai:
1. Pengalihan kepemilikan sumber radiasi
2. Pergantian sumber radiasi
3. Pergantian Petugas Proteksi Radiasi
4. Perubahan data pekerja radiasi
5. Perubahan lokasi pemanfaatan.
Pernyataan yang benar adalah:
1, 2, dan 3
1 dan 2
1, 2, dan 5
1, 2, 3, dan 4
Jika terdapat perubahan data, Pemegang Izin wajib mengajukan permohonan perubahan izin pemanfaatan sumber radiasi pengion, KECUALI:
Pengalihan sumber radioaktif
Identitas Pemegang Izin
Perlengkapan proteksi radiasi
Personil yang bekerja di fasilitas
Pengecualian dari kewajiban memiliki izin untuk pemanfaatan peralatan pembangkit radiasi pengion harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
Dalam kondisi pengoperasian normal, laju dosis ekuivalen ke segala arah < 1 µSv/jam pada jarak 10 cm dari permukaan peralatan dan energi maksimum lebih kecil atau sama dengan 5 keV
Dalam kondisi pengoperasian normal, laju dosis ekuivalen ke segala arah < 10 µSv/jam pada jarak 10 cm dari permukaan peralatan dan energi maksimum lebih kecil atau sama dengan 5 keV
Dalam kondisi pengoperasian normal, laju dosis ekuivalen ke segala arah < 10 µSv/jam pada jarak 10 cm dari permukaan peralatan
Energi maksimum lebih kecil atau sama dengan 5 keV
Berdasarkan Pasal 12 PP 29 tahun 2008 tentang Perizinan Pemanfaatan Sumber Radiasi Pengion dan Bahan Nuklir, Pemohon Izin harus melengkapi persyaratan izin. Persyaratan Administrasi sebagai bagian dari persyaratan izin diantaranya adalah:
a. Identitas Pemohon Izin
b. Akta pendirian badan hukum atau badan usaha
c. Lokasi pemanfaatan sumber radiasi pengion dan bahan nuklir
Jawaban a, b, dan c benar
Dalam hal Pemegang Izin melanggar ketentuan yang berlaku, maka Badan Pengawas:
a. Dapat mencabut izin pemanfaatan tanpa peringatan tertulis terlebih dahulu
b. Dapat langsung mencabut izin pemanfaatan, jika diketahui memanfaatkan sumber radiasi pengion tidak sesuai dengan izin yang diterbitkan
c. Memberikan peringatan tertulis pertama, kedua terlebih dahulu sebelum mencabut izin pemanfaatan
Jawaban b dan c benar
Berdasarkan PP No. 29 Tahun 2008 tentang Perizinan Pemanfaatan Sumber Radiasi Pengion dan Bahan Nuklir, pengelompokan pemanfaatan sumber radiasi pengion menjadi kelompok A, B dan C didasarkan pada resiko yang terkait dengan keselamatan radiasi dan keamanan sumber radioaktif dengan mempertimbangkan hal berikut:
1. Potensi bahaya radiasi
2. Tingkat kerumitan fasilitas
3. Jumlah dan kompetensi personil
4. Potensi dampak kecelakaan radiasi terhadap keselamatan, kesehatan pekerja dan anggota masyarakat dan lingkungan hidup
5. Potensi ancaman terhadap sumber radioaktif.
Pernyataan yang benar adalah:
1, 2, 3, 4, dan 5
1, 2, 4, dan 5
1, 2, 3, dan 4
1, 3, 4, dan 5
Sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku, permohonan penetapan penghentian kegiatan pemanfaatan radiografi industry terbuka dan tertutup, well logging, gauging industri dengan zat radioaktif aktivitas tinggi, radiodiagnostik dan interventional, radioterapi, harus diajukan secara tertulis kepada kepala Bapeten paling lama:
30 hari sebelum masa berlaku izin berakhir
60 hari sebelum masa berlaku izin berakhir
10 hari sebelum masa berlaku izin berakhir
6 minggu sebelum masa berlaku izin berakhir
Berdasarkan PP 29 tahun 2008 tentang Perizinan Pemanfaatan Sumber Radiasi Pengion dan Bahan Nuklir, bahwa izin pemanfaatan sumber radiasi pengion langsung dicabut oleh Kepala BAPETEN, jika diketahui Pemegang Izin:
a. Tidak menyampaikan data yang benar dalam dokumen persyaratan izin
b. Tidak melaksanakan kewajibannya, sehingga menimbulkan bahaya terhadap keselamatan pekerja, anggota masyarakat dan perlindungan terhadap lingkungan hidup dan keamanan sumber radioaktif
c. Menimbulkan kecelakaan radiasi yang disebabkan karena kegiatan pemanfaatan sumber radiasi yang dilakukannya
Jawaban a, b, dan c benar
Berdasarkan Undang-undang No. 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, untuk memastikan bahwa pemanfaatan tenaga nuklir dilakukan mengikuti peraturan yang telah ditetapkan, maka Badan Pengawas memiliki kewajiban....
Membina pelaksanaan pemanfaatan sumber radiasi pengion
Mengeluarkan izin pemanfaatan sumber radiasi pengion
Menyusun peraturan ketenaganukliran
Melakukan inspeksi secara berkala dan sewaktu
Keamanan Sumber Radioaktif berdasarkan peraturan perundangan mempunyai pengertian sebagai berikut:
Tindakan yang dilakukan untuk mengurangi pengaruh radiasi yang merusak akibat paparan radiasi
Tindakan yang dilakukan untuk melindungi pekerja, anggota masyarakat, dan lingkungan hidup dari bahaya radiasi
Tindakan yang dilakukan untuk mencegah akses tidak sah atau perusakan, dari kehilangan, pencurian dan/atau pemindahan tidak sah sumber radioaktif
Tindakan untuk mengurangi atau menghindari terjadinya paparan kronik dan paparan darurat
Kategori sumber radioaktif dengan potensi sangat berbahaya masuk dalam kategori:
3
1
4
2
Sumber radioaktif yang termasuk dalam kategori 3, dalam kegiatan penggunaan dan penyimpanan harus memenuhi upaya keamanan sumber radioaktif tingkat keamanan:
Lanjutan
C
Lanjutan diperketat
B
Peralatan keamanan minimal dalam kegiatan penggunaan, penyimpanan ekspor dan impor yang termasuk dalam upaya keamanan deteksi yang harus mencakup:
Alarm yang dilengkapi dengan sirine dan telepon
Alarm dan Handy talky
BMS dan CCTV
Handy talky dan CCTV
Salah satu upaya keamanan untuk memenuhi fungsi pencegahan yang harus dilakukan pada kegiatan pengangkutan adalah….
Kendali akses
Pemilihan moda angkut
Organisasi
Sistem keamanan Informasi
Salah satu unsur dalam Organisasi Keamanan Sumber Radioaktif adalah Petugas Keamanan Sumber Radioaktif (PKSR). PKSR tersebut:
Harus ditunjuk dan ditetapkan oleh BAPETEN; dapat berasal dari PPR atau kepala SATPAM fasilitas; dan harus lulus pelatihan KSR
Harus ditunjuk dan ditetapkan oleh Pemegang Izin; dapat berasal dari PPR atau kepala SATPAM fasilitas; dan harus lulus pelatihan KSR
Harus ditunjuk dan ditetapkan oleh Pemegang Izin; dapat berasal dari PPR atau kepala SATPAM fasilitas
Harus ditunjuk dan ditetapkan oleh BAPETEN; dapat berasal dari PPR atau kepala SATPAM fasilitas
Upaya keamanan dalam penggunaan, penyimpanan, ekspor, impor dan pengangkutan harus mencakup fungsi:
1. Pencegahan
2. Deteksi
3. Penundaan
4. Respon
5. Laporan
Pernyataan yang benar adalah:
1, 2, 3, dan 4
1, 3, dan 4
1, 2, dan 4
1, 2, 3, dan 5
Menurut Perba No. 6 Tahun 2015 tentang Keamanan Sumber Radioaktif, hasil penilaian unjuk kerja organisasi, prosedur, dan peralatan keamanan sumber radioaktif merupakan bagian dari laporan
Pelaksanaan Program Keamanan Sumber Radioaktif
Pelaksanaaan Verifikasi Keamanan Sumber Radioaktif
Keadaan Darurat Keamanan Sumber Radioaktif
Pelaksanaan Program Proteksi Radiasi
Bila terjadi kecelakaan radiasi eksterna, maka untuk menduga nilai dosis radiasi yang diterima oleh korban dapat dilakukan dengan cara di bawah ini, KECUALI:
Menggunakan Whole Body Counter (WBC)
Dosimeter biologi
Rekontruksi kejadian kecelakaan dan melakukan penghitungan
Membaca dosis yang telah tercatat pada dosimeter saku dan film badge
Upaya pencegahan agar tidak terjadi kecelakaan radiasi dilakukan melalui
Evaluasi kehandalan sistem keselamatan peralatan
Program pelatihan personil
Program perawatan peralatan
Semua jawaban benar
Pemegang Izin yang mempunyai instalasi dengan potensi dampak radiologi tinggi harus mempunyai Rencana Penanggulangan Keadaan Darurat untuk mengatasi potensi bahaya dari kecelakaan radiasi yang mungkin terjadi selama pengoperasian instalasi tersebut. Sebutkan salah satu yang BUKAN termasuk unsur infrastruktur di bawah ini
Organisasi Penanggulangan Keadaan Darurat
Koordinasi
Peringatan dini
Fasilitas, peralatan, dan sarana pendukung serta program pelatihan/uji coba
Setelah kejadian kecelakaan radiasi, Pemegang Izin harus melaksanakan pencarian keterangan segera yang berupa:
1. Perhitungan atau perkiraan dosis yang diterima
2. Analisa penyebab kejadian
3. Tindakan korektif yang diperlukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa
4. Membuat laporan ke BAPETEN
Jawaban yang benar adalah
1, 2, dan 3
1, 2, dan 4
1, 3, dan 4
1, 2, 3, dan 4
Pernyataan tentang kecelakaan radiasi di bawah ini yang benar adalah
Hanya yang menimbulkan korban jiwa saja yang perlu dilaporkan
Monitor radiasi perorangan selalu dapat diandalkan sebagai sumber informasi tentang dosis radiasi yang diterima korban
Tindakan yang pertama kali harus diambil adalah lapor ke BAPETEN
Bukan salah satu dari jawaban di atas
Laporan pencarian keterangan mengenai paparan darurat yang diakibatkan kecelakaan radiasi, harus dilaporakan secara tertulis ke BAPETEN paling lambat
1 hari
3 hari
4 hari
5 hari
Tahap awal perencanaan intervensi keadaan darurat dalam program proteksi dan keselamatan radiasi adalah
Mengidentifikasi potensi kedaruratan yang mungkin terjadi
Membentuk organisasi kesiapsiagaan nuklir
Membuat prosedur penanggulangan
Mengetahui penyebab kecelakaan
Penyelenggara keselamatan yang disusun dalam suatu organisasi proteksi radiasi, minimal harus terdiri dari
Pemegang izin, PPR, dan pekerja radiasi
Pemegang Izin, PPR dan PKSR
Pemegang Izin, PKSR dan Pekerja Radiasi
PPR, PKSR dan Pekerja Radiasi
Prosedur yang TIDAK PERLU ada pada pemanfaatan sumber radiasi pengion menggunakan pesawat sinar-X adalah
Prosedur pemantauan paparan radiasi di daerah kerja
Prosedur pengoperasian pesawat sinar-X
Prosedur penggantian tabung pesawat sinar-X
Prosedur pengangkutan zat radioaktif
Yang bertanggung jawab untuk membuat dan memutakhirkan dokumen Program Proteksi dan Keselamatan Radiasi adalah
Pemegang Izin
Petugas Proteksi Radiasi
Petugas Keamanan Sumber Radioaktif
Pekerja Radiasi
Dalam persyaratan perizinan pemanfaatan sumber radiasi pengion, dokumen program proteksi dan keselamatan radiasi termasuk dalam persyaratan
Administrasi
Manajemen
Teknis
Khusus
Berikut ini adalah rekaman yang harus ada sebagai bukti pelaksanaan program proteksi dan keselamatan radiasi yang TIDAK termasuk dalam kegiatan verifikasi keselamatan
Pemantauan paparan radiasi
Pemeriksaan komponen peralatan
Pengujian kebocoran zat radioaktif
Pemeriksaan kesehatan pekerja radiasi
Pembagian daerah kerja menjadi daerah supervisi dan pengendalian dalam Program Proteksi dan Keselamatan Radiasi dijabarkan dalam bagian
Rekaman dan laporan
Penyelenggara Keselamatan
Prosedur proteksi dan keselamatan radiasi
Deskripsi fasilitas, peralatan, dan perlengkapan proteksi radiasi
Isi dari program Proteksi dan Keselamatan Radiasi yang tepat adalah
Berisi komitmen dan upaya rinci yang akan dilakukan pemegang izin dalam memenuhi persyaratan keselamatan radiasi
Berisi cara dan teknik mengoperasikan pesawat sinar–X yang memenuhi prinsip proteksi radiasi
Berisi instruksi-instruksi pemegang izin kepada petugas proteksi radiasi
Berisi rencana tindak rumah sakit dalam memanfaatkan pesawat sinar–X untuk melayani pasien
Laporan pelaksanaan program proteksi dan keselamatan radiasi serta verifikasi keselamatan kegiatan pemanfaatan sumber radiasi dengan aktivitas atau energi rendah dilakukan setiap
6 bulan
1 tahun
2 tahun
3 tahun
Hasil pengukuran terhadap sumber radiasi memberikan hasil sebagai berikut. Jenis radiasi yang dipancarkan sumber radiasi tersebut adalah...
Partikel alpha dan beta
Partikel alpha dan sinar gamma
Hanya sinar gamma
Partikel beta dan sinar gamma
Jika intensitas radiasi setelah melalui penahan sebesar 0,125% dari intensitas mula-mula, maka ketebalan penahan yang digunakan adalah setara dengan
3 HVL + 2 TVL
2 HVL + 1 TVL
1 TVL + 3 HVL
3 TVL + 1 HVL
Seseorang mendapat pemasukan (intake) suatu zat radioaktif sebanyak 80 MBq. Diketahui umur paro zat radioaktif tersebut adalah 8 hari dalam waktu 5 hari 50% dari zat radioaktif tersebut dikeluarkan dari dalam tubuh karena proses biologi. Berapa aktivitas zat radioaktif tersebut yang meluruh 9 hari setelah intake?
70 MBq
60 MBq
20 MBq
10 MBq
Sumber Ir-192 dengan aktivitas 40 Ci digunakan untuk kegiatan radiografi industri (faktor gamma, Γ= 0,5 Rm2/Ci.jam). Berapakah HVL dan TVL yang diperlukan sebagai penahan radiasi agar laju dosis di suatu titik pada jarak 10 meter dari sumber radiasi menjadi sebesar 1 mrem/jam?
1 HVL dan 1 TVL
2 HVL dan 1 TVL
1 HVL dan 2 TVL
2 HVL dan 2 TVL
Jika pada jarak 5 m dari sumber radiasi Ir-192 yang mempunyai faktor gamma Γ= 0,5 Rm2/Ci.jam, memberikan laju penyinaran sebesar 400 mR/jam, maka aktivitas sumber Ir-192 tersebut adalah
30 Ci
25 Ci
20 Ci
15 Ci
Jika HVL dan TVL suatu penahan radiasi adalah 6 mm dan 2 cm, maka untuk mengurangi intensitas radiasi menjadi 1/80 dari intensitas semula diperlukan bahan penahan setebal
6,6 cm
3,8 cm
2,3 cm
3,3 cm
Umur paro fisik suatu zat radioaktif sebesar 40 hari. Dalam waktu 40 jam zat radioaktif yang masuk ke dalam tubuh dikeluarkan dari dalam tubuh sebesar 93,75%. Untuk menurunkan zat radioaktif di dalam tubuh dari 1,28 MBq menjadi 10 KBq diperlukan waktu selama
56 jam
70 jam
56 hari
70 hari
Pembatasan dosis radiasi yang diterima di permukaan perut wanita pekerja radiasi yang sedang hamil sebaiknya adalah
Tidak lebih dari 1 mSv
Tidak lebih dari 6 mSv
Tidak lebih dari 20 mSv
Tidak lebih dari 2 mSv
Jika satu perisai radiasi mampu menyerap intensitas radiasi sebesar 95%, maka jika dua
buah perisai yang sama digunakan sebagai perisai secara bersamaan, intensitas radiasi
yang mampu melawati perisai menjadi sebesar
0,25%
0,5%
1,0%
1,25%
Tc99m adalah salah satu nuklida yang digunakan dalam kedokteran nuklir. Pasangan nuklida Tc99 dan Tc99m disebut
Isobar
Isotop
Isoton
Isomer
Berapa besarnya dosis ekivalen yang mengenai suatu organ, apabila diketahui dosis serap dan radiasi gamma 0,5 Gy dan dosis serap dari radiasi neutron dengan energy 20 keV adalah 200 rad? (Diketahui faktor bobot radiasi gamma = 1 dan neutron 20 keV = 10)
20,5 C/kg
20,5 J/kg
20,5 Gy
20,5 Sievert
Dalam hal selama atau setelah pengolahan zat radioaktif terbuka dan bahan serta peralatan yang terkontaminasi dan/atau teraktivasi yang tidak digunakan tidak dapat mencapai hasil nilai dibawah atau sama dengan tingkat klirens, Penghasil Limbah Radioaktif wajib melakukan
Pengenceran untuk mengupayakan radioaktivitas sampai nilai dibawah atau sama dengan tingkat klirens
Melakukan upaya pengolahan lainnya
Membuang sedikit demi sedikit ke lingkungan
Menyerahkan kepada BATAN
Pengusaha instalasi menetapkan pembatas dosis untuk pekerja radiasi sebesar 0,2 mSv/minggu. Jika rata-rata bacaan dosimeter saku yang dipakai seorang pekerja radiasi sekali melakukan pekerjaan dengan radiasi sebesar 50 uSv, berapa kali maksimum pekerja radiasi boleh bekerja untuk melakukan pekerjaan tersebut dalam satu minggu?
2 kali
4 kali
6 kali
8 kali
Sumber radioaktif yang digunakan dalam teleterapi Co-60 terpasang tetap termasuk dalam tingkat keamanan
A
B
C
D
Salah satu yang ditentukan sebagai Daerah pengendalian dalam fasilitas Radioterapi adalah
Ruang tunggu pasien
Ruang penyinaran teleterapi
Ruang operator
Lingkungan sekitar rumah sakit
Manakah yang merupakan tugas dan tanggung jawab Petugas Proteksi Radiasi?
Menjamin pelaksanaan seluruh aspek keselamatan pasien
Menyelenggarakan uji kesesuaian pesawat sinar-X apabila instalasi fersebut memiliki peralatan yang memadai
Meninjau secara sistematik dan periodik, program pemantauan di semua tempat di mana sumber radiasi digunakan, disimpan, atau diangkut
Menerapkan teknik dan prosedur yang tepat untuk meminimalkan paparan yang diterima pasien sesuai kebutuhan
Laju paparan radiasi pada permukaan pada jarak 2 meter dari suatu bungkusan adalah 2,5 µSv/jam, dengan demikian Indeks Angkutan dari bungkusan tersebut adalah
0,1
0,125
1
1,25
