
Pelaksanaan Haji di Indonesia
Presentation
•
Religious Studies
•
10th Grade
•
Hard
ahl allah
Used 19+ times
FREE Resource
6 Slides • 0 Questions
1
Prosedur pelaksanaan Haji di Indonesia
Dari tahun ke tahun minat masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah haji semakin meningkat. Pemerintah sebagai penanggung jawab penyelenggaraan ibadah haji senantiasa berupaya dengan sungguh-sungguh menyempurnakan dan meningkatkan pelayanannya. Kemudian lahirlah Undang-Undang Nomor 17 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Keputusan Menteri Agama Nomor 224 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Pemerintah di bawah koordinasi Menteri Agama mengatur proses pelaksanaan haji dalam buku ”Pedoman Perjalanan Haji”
2
Persiapan
a. Pendaftaran, ada dua sistem 1) Sistem tabungan haji Misalnya calon jamah haji menyetor tabungan pada Bank Penerima Setoran (BPS) antara Rp 20 juta sampai dengan Rp 25 juta ( Sesuai ketentuan yang berlaku ). Bank Penerima Setoran (BPS) melakukan entry data dan mencetak lembar bukti setoran tabungan sebagai tanda bukti untuk mendapatkan porsi haji pada tahun yang diinginkan penabung. Kemudian penabung mendaftarkan diri di Kementerian Agama Kabupaten/Kota sesuai daerah domisilinya. 2) Sistem setoran lunas Calon jemah haji membayar lunas biaya perjalanan haji dan BPS BPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) melakukan entry data dan mencetak lembar bukti setor lunas BPIH, sebagai bukti untuk melapor ke Kementerian Agama Kabupaten/Kota sesuai daerah domisilinya.
3
Pengelompokan Jemaah Haji
1) Setiap 11 orang calon jamaah haji dikelompokkan dalam satu regu
2) Setiap 45 orang dikelompokkan dalam satu rombongan
3) Jamaah akan diberangkatkan dalam satu kelompok terbang (kloter) dengan kapasitas pesawat antara 325-455 orang
4) Tiap kloter terdapat petugas
a) TPHI : Tim Pemandu Haji Indonesia, sebagai ketua kloter
b) TPIHI : Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia, sebagai pembimbing ibadah.
c) TKHI : Tim Kesehatan Haji Indonesia, sebagai pelayanan kesehatan terdiri dari 1 dokter dan 2 paramedis
d) Ketua rombongan (Karo)
e) Ketua regu (Karu)
4
Bimbingan dan pemeriksaan kesehatan
1) Calon jamaah haji akan memperoleh buku paket yaitu:
a) Bimbingan manasik haji
b) Panduan perjalanan haji
c) Tanya jawab ibadah haji
d) Doa dan zikir ibadah haji
2) Pemeriksaan kesehatan
Pertama, dilaksanakan di Puskesmas untuk mengetahui status kesehatan calon jamaah haji sebagai penyaringan awal.
Kedua, dilaksanakan di Dinas Kesehatan Kabupaten atau Kota untuk menyeleksi kembali calon jamaah haji ketika menentukan apakan memenuhi syarat berangkat atau tidak
5
Pemberangkatan Jemaah Haji
a. Persiapan pemberangkatan, berupa persiapan mental, spiritual dan material
b. Pemberangkatan, sejak dari rumah sampai dengan Asrama Haji Embarkasi dianjurkan memperbanyak zikir dan doa
c. Di Asrama Haji Embarkasi
Saat kedatangan di asrama haji embarkasi, jemaah menyerahkan Surat Panggilan Masuk Asrama (SPMA), Menerima kartu makan dan akomodasi selama di asrama haji, Memeriksakan kesehatan badan (pemeriksaan akhir) dan Menimbang dan memeksakan barang bawaan (koper)
ketika berada di asrama haji hendaknya,
a) Istirahat yang cukup
b) Mengikuti pembinaan manasik haji
c) Mendapatkan pemeriksaan/pelayanan kesehatan
d) Menerima gelang identitas dan paspor haji
e) Menerima uang living cost (biaya hidup selama di Arab Saudi) dalam bentuk mata uang riyal.
d. Ketika di pesawat jemaah hendaknya,
1) Patuhi petunjuk awak kabin atau petugas
2) Perbanyak zikir dan membaca ayat al-Qur’an
3) Duduk dengan tenang, tidak berjalan hilar mudik selama perjalanan
4) Perhatikan tata cara penggunaan WC, hindari penggunaan air di lantai pesawat.
6
Kegiatan di Arab Saudi serta pemulangan jemaah haji
Mulai turun dari pesawat di Bandar Udara King Abdul Azis Jeddah, kegiatan selama pelaksanaan ibadah haji seluruhnya diatur oleh pemerintah Indonesia bekerja sama dengan pemerintah Arab Saudi, termasuk kegiatan ziarah ke beberapa tempat bersejarah di Arab Saudi. Selain itu juga bimbingan kesehatan selama ibadah haji.
Pemulangan Jemaah
Setelah ibadah haji selesai dilaksanakan, jamaah secara berangsur akan pulang ke tanah air. Pemerintah mengatur kegiatan di Madinatul Hujjaj, di debarkasi sampai ke kampung halaman masing-masing kembali.
Prosedur pelaksanaan Haji di Indonesia
Dari tahun ke tahun minat masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah haji semakin meningkat. Pemerintah sebagai penanggung jawab penyelenggaraan ibadah haji senantiasa berupaya dengan sungguh-sungguh menyempurnakan dan meningkatkan pelayanannya. Kemudian lahirlah Undang-Undang Nomor 17 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Keputusan Menteri Agama Nomor 224 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Pemerintah di bawah koordinasi Menteri Agama mengatur proses pelaksanaan haji dalam buku ”Pedoman Perjalanan Haji”
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 6
SLIDE
Similar Resources on Wayground
6 questions
Gr.9 Catholic
Presentation
•
9th Grade
1 questions
Belum Berjudul
Presentation
•
10th Grade
6 questions
PERUBAHAN LINGKUNGAN
Presentation
•
10th Grade
6 questions
Refleksi dan Resolusi 2025
Presentation
•
10th Grade
6 questions
FIKIH KELAS 5 MATERI QURBAN
Presentation
•
10th Grade
7 questions
Tuhan Yesus dan Aku
Presentation
•
KG
1 questions
Quizz asmaul Husna
Presentation
•
11th Grade
8 questions
PENDIDIKAN ISLAM TINGKATAN 4 : SIRAH RASULULLAH SAW
Presentation
•
10th Grade
Popular Resources on Wayground
19 questions
Naming Polygons
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Prime Factorization
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
Fast food
Quiz
•
7th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
19 questions
Classifying Quadrilaterals
Quiz
•
3rd Grade