Search Header Logo
IKATAN KIMIA

IKATAN KIMIA

Assessment

Presentation

Chemistry

10th Grade

Medium

NGSS
HS-PS1-1, HS-PS1-2

Standards-aligned

Created by

Ida Deliana T Panjaitan

Used 1+ times

FREE Resource

20 Slides • 10 Questions

1

IKATAN KIMIA

IDA DELIANA T PANJAITAN, S.Pd

Slide image

2

KOMPETENSI DASAR

3.5     Membandingkan ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan kovalen koordinasi, dan ikatan logam serta kaitannya dengan sifat zat 


4.5     Merancang dan melakukan percobaan untuk menunjukkan karakteristik senyawa ion atau senyawa kovalen berdasarkan beberapa sifat fisika 

3

INDIKATOR PEMBELAJARAN

3.5.1       Memahami teori Lewis tentang ikatan dan menuliskan struktur Lewis

3.5.2       Memahami perbedaan sifat senyawa ion dan senyawa kovalen.

3.5.3       Membandingkan proses pembentukan ikatan ion dan ikatan kovalen.

3.5.4       Membandingkan proses pembentukan ikatan kovalen tunggal dan ikatan kovalen rangkap.


4

IKATAN KIMIA

  • Ikatan kimia merupakan interaksi antar atom- atom yang berikatan sehingga terbentuk suatu molekul Ikatan kimia menggambarkan cara atom-atom bergabung membentuk molekul, senyawa atau ion.
  • Ikatan kimia merupakan daya tarik-menarik antara atom yang menyebabkan suatu senyawa kimia dapat bersatu

5

TERJADINYA IKATAN

  • Ikatan antar atom dapat terjadi karena ada interaksi elektron antara atom yang satu dengan yang lain sehingga terbentuk suatu molekul, senyawa atau gugusan atom.
  • Untuk mencapai kestabilan, atom-atom unsur saling mengadakan ikatan yang disebut Ikatan kimia.
  • Pembentukan ikatan kimia dapat terjadi berdasarkan serah terima atau pemasangan elektron, bergantung pada jenis unsur yang berikatan.

6

PERANAN ELEKTRON DALAM IKATAN KIMIA

Menurut Lewis (Teori oktet)

Atom-atom unsur memiliki kecenderungan ingin stabil seperti gas mulia terdekat yang memiliki susunan 8e pada kulit terluar ( oktet ), kecuali helium dengan 2e‑ pada kulit terluar ( duplet ).


7

Kecenderungan Unsur Melepas atau Menerima Elektron

A. MELEPAS ELEKTRON

  • Kecenderungan melepaskan elektron terjadi pada unsur logam yang mempunyai energi ionisasi relatif kecil (bersifat elektropositif).
  • Atom unsur logam cenderung melepas elektron valensinya membentuk ion +x (x = nomor golongan utama).
  • Atom-atom melepaskan elektron agar elektron valensinya menjadi 8 (oktet) atau agar elektron valensinya menjadi 2 (duplet), seperti gas mulia (golongan VIIIA/ gas inert).

8

Atom Yang Melepas Elektron Dari Golongan IA dan IIA

Atom yang menangkap elektron dari golongan IVA, VA, VIA, VIIA.

Gol IA  elektron valensi = 1  melepas satu elektron, membentuk ion +1,

yaitu: Li+, Na+, K+

Gol IIA  elektron valensi = 2  melepas 2 elektron

membentuk ion +2

yaitu: Mg+2, Ca+2, Sr+2, Ba+2, Ra+2

9

11Na (2. 8. 1)  ion Na+ (2 . 8) melepas 1e


19K ( )  melepas 1 elektron

 ion K+: sesuai struktur 18Ar

12Mg ( )  ion Mg2+ (2 . 8) melepas 2 e

20Ca ( )  melepas 2 elektron

 ion Ca+2 : sesuai struktur 18Ar

10

B. MENANGKAP ELEKTRON

  • Pencapaian kestabilan dengan menangkap elektron dilakukan oleh unsur non logam karena mempunyai afinitas elektron atau kelektronegatifan yang relatif besar (bersifat elektronegatif).
  • Atom-atom menyerap / mengikat elektron supaya memiliki elektron valensi 8 (oktet) atau 2 (duplet) seperti gas mulia (gas inert/ golongan VIIIA).

11

Contoh

9F (2.7) + 1e  ion F- (2.8) struktur Ne

8O (2. 6) e  ion O-2 (2 . 8) struktur Ne

16S (2.8.6) + 2 e  ion S-2 (2.8.8) struktur Ar

7N (2. 5) e  ion N-3 (2 . 8) struktur Ne

12

ELEKTRON VALENSI

  • Elektron valensi berperan pada pembentukan ikatan antar atom dalam membentuk senyawa. Sehingga sifat kimia unsur banyak ditentukan oleh elektron valensinya.
  • Elektron valensi pada suatu atom digambarkan dengan lambang titik ( . ) atau silang kecil ( x ) disebut struktur Lewis.

13

IKATAN ION

Ikatan kimia yang terjadi antara unsur logam dan nonlogam dengan cara serah terima elektron valensi sehingga terjadi ion positif dan negatif yang berikatan dengan gaya elektrostatis

Misal:

1. Logam IA dan IIA (kecuali H dan Be) dengan nonlogam VIA dan VIIA

2. Logam IA dan IIA (kecuali Be, Mg) dengan H

14

Contoh:

Bagaimana ikatan ion yang terjadi antara unsur K dan O ?

Jawab:

19K = 2) 8) 8) 1)  K+

8O = 2) 6)  O2-

K  e + K+ ) x2

2e + O  O2-

2K + O  2K+ + O2-  K2O

15

IKATAN KOVALEN

  • Pemakaian bersama pasangan elektron yang berasal dari atom-atom yang berikatan.
  • Ikatan ini terjadi antara unsur nonlogam dengan nonlogam yang sama-sama ingin menangkap elektron.


Contoh :

Pada senyawa FCl

Perhatikan elektron ikatan ( bonding electron ) yang berada di antara F dan Cl. Pasangan elektron ikatan ini berasal dari F dan Cl. Sepasang elektron ikatan tersebut digunakan bersama sehingga setelah berikatan elektron valensi kedua atom “seolah-olah” menjadi 8 (oktet) seperti gas mulia.

16

IKATAN KOVALEN RANGKAP

  • Ikatan ini melibatkan pemakaian bersama lebih dari satu pasang elektron oleh dua atom yang berikatan.
  • Ikatan kovalen rangkap/ganda dibedakan menjadi dua yaitu ikatan kovalen rangkap dua dan ikatan kovalen rangkap tiga.

17

Ciri-ciri Ikatan Kovalen Polar

  • Senyawa poliatomik simetris yang memiliki atom pusat berpasangan elektron bebas ( lone pair electron ) selalu polar  punya PEB.
  • Hal ini karena pasangan elektron bebas lebih kuat dibanding pasangan elektron ikatan sehingga menimbulkan elektronegatifitas yang besar.
  • Beda nilai elektronegativitas ≤ 1,7 Contoh : H2O, NH3

18

IKATAN KOVALEN NON POLAR


Molekul dwiatomik yang sama selalu simetris dan selalu Nonpolar. Hal ini karena elektron ikatan tertarik ke dua arah dengan kekuatan tarikan ( elektronegatifitas ) yang sama besar.

Contoh : H2, O2, F2


Molekul simetri poliatomik yang memiliki atom pusat tanpa elektron bebas ( lone pair electron ) selalu nonpolar.

Contoh : CCl4, CH4, CO2, SF6, PCl5

19

Ikatan Kovalen Koordinasi

  • Ikatan kovalen yang terjadi jika pasangan elektron yang digunakan bersama berasal dari salah satu atom yang berikatan, sedang atom yang lain tidak ikut menyumbang.

Contoh : H3O+, N2O, SO2, SO3, H2SO4, NH4+

20

KUIS / EVALUASI

  • PILIH JAWABAN YANG PALING TEPAT DI ANTARA PILIHAN JAWABAN YANG TERSEDIA
  • SELAMAT BEKERJA

21

Multiple Choice

Ikatan kovalen koordinasi terdapat pada ....

1

H2O

2

NH4+

3

CH4

4

HF

5

C2H4

22

Multiple Choice

Zat yang bersifat polar adalah…

1

BCl3

2

H¬2O

3

CCl¬4

4

PCl5

5

CHCl3

23

Multiple Choice

Atom Mg dengan nomor atom 12 dapat membentuk ion dengan muatan ....

1

-2

2

-1

3

0

4

+1

5

+2

24

Multiple Choice

Deret senyawa berikut ini tergolong senyawa kovalen, kecuali…

1

HF, HCl, HI

2

BH3, BF3, CO¬2

3

H2O, NH3, CO2

4

Li2O, CaO, MgO

5

IF5, CCl4, ClF3.

25

Multiple Choice

Pasangan senyawa berikut yang keduanya berikatan ionik adalah…

1

HF dan HCl

2

NaBr dan K2O

3

FeCl2 dan H2O

4

C2H4 dan CaC2

5

CO2 dan N2O4

26

Multiple Choice

Unsur dengan konfigurasi elektron: 2, 8, 8, 2, jika akan mengikat unsur lain untuk membentuk senyawa, maka langkah terbaik dengan … .

1

Pelepasan 1 elektron, sehingga bermuatan 1+

2

Pelepasan 2 elektron, sehingga bermuatan 2+

3

Penangkapan 1 elektron, sehingga bermuatan 1–

4

Penangkapan 2 elektron, sehingga bermuatan 2–

5

Memasangkan 2 elektron dengan 2 elektron lainnya

27

Multiple Choice

Susunan elektron valensi gas mulia di bawah ini adalah oktet, kecuali ….

1

Ar

2

Ne

3

He

4

Kr

5

Xe

28

Multiple Choice

Dua buah unsur memiliki notasi 13X dan 17Y

Bila kedua unsur tersebut berikatan, maka rumus senyawa yang dihasilkan adalah....

1

XY

2

XY2

3

X2Y

4

XY3

29

Multiple Choice

Senyawa X mempunyai sifat sebagai berikut:

1. mudah larut dalam air;

2. dapat menghantar listrik dalam fase cair; dan

3. titik didihnya dan titik lelehnya tinggi.

Jenis ikatan dalam senyawa X tersebut adalah....

1

ikatan ion

2

ikatan kovalen

3

ikatan logam

4

ikatan hidrogen

30

Multiple Choice

ikatan elektrovalens adalah daya tarikan _____________  yang kuat di antara ion yang berlawanan cas.
1
elektrik
2
kimia
3
elektrostatik
4
magnet

IKATAN KIMIA

IDA DELIANA T PANJAITAN, S.Pd

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 30

SLIDE