Search Header Logo
Perkembangan Politik dan Ekonomi Masa Demokrasi Parlementer

Perkembangan Politik dan Ekonomi Masa Demokrasi Parlementer

Assessment

Presentation

History

12th Grade

Hard

Created by

Aris Munandar,S.Pd

Used 5+ times

FREE Resource

6 Slides • 0 Questions

1

Perkembangan Politik dan Ekonomi Masa Demokrasi Parlementer

Slide image

2

Slide image

3

TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mempelajari uraian ini, diharap kamu dapat:

  • Menjelaskan perkembangan kabinet yang berlangsung selama

    masa Demokrasi Parlementer 1950-1959.

  • Menganalisis sistem kepartaian yang berlangsung pada masa

    Demokrasi Parlementer.

  • Membandingkan pelaksanaan Pemilu pada masa Demokrasi

    Parlementer dengan pemilu pada masa Reformasi.

  • Menjelaskan kebijakan dan sistem ekonomi pada masa Demokrasi

    Parlement

4

Sistem Pemerintahan

Bangsa kita sebenarnya adalah bangsa pembelajar. Indonesia sampai dengan tahun 1950-an telah menjalankan dua sistem pemerintahan yang berbeda, yaitu

sistem presidensial dan sistem parlementer.

Tidak sampai satu tahun setelah kemerdekaan, sistem pemerintahan presidensial digantikan dengan sistem pemerintahan parlementer. Hal ini ditandai dengan pembentukan kabinet parlementer pertama pada November 1945 dengan Syahrir sebagai perdana menteri.

5


Ketika Indonesia kembali menjadi negara kesatuan,

UUD yang digunakan sebagai landasan hukum Republik

Indonesia bukan kembali UUD 1945, sebagaimana

yang ditetapkan oleh PPKI pada awal kemerdekaan,

namun menggunakan UUD Sementara 1950. Sistem

pemerintahan negara menurut UUD Sementara 1950

adalah sistem parlementer. Artinya, kabinet disusun

menurut perimbangan kekuatan kepartaian dalam

parlemen dan sewaktu-waktu dapat dijatuhkan oleh

wakil-wakil partai dalam parlemen. Presiden hanya

merupakan lambang kesatuan saja. Hal ini dinamakan pula Demokrasi

Liberal, sehingga era ini dikenal sebagai zaman Demokrasi Liberal. Sistem

kabinet masa ini berbeda dengan sistem kabinet RIS yang dikenal sebagai

Zaken Kabinet.

6

Salah satu ciri yang nampak dalam masa ini adalah sering terjadi penggantian kabinet. Mengapa sering terjadi pergantian kabinet? Hal ini terutama disebabkan adanya perbedaan kepentingan di antara partai-partai yang ada. Perbedaan di antara partai-partai tersebut tidak pernah dapat

terselesaikan dengan baik sehingga dari tahun 1950 sampai tahun 1959 terjadi silih berganti kabinet mulai Kabinet Natsir (Masyumi) 1950-1951; Kabinet Sukiman (Masyumi) 1951-1952; Kabinet Wilopo (PNI) 1952-1953; Kabinet Ali Sastroamijoyo I (PNI) 1953-1955; Kabinet Burhanuddin Harahap (Masyumi) 1955-1956; Kabinet Ali Sastroamijoyo II (PNI) 1956-1957; dan Kabinet Djuanda (Zaken Kabinet) 1957-1959.

Perkembangan Politik dan Ekonomi Masa Demokrasi Parlementer

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 6

SLIDE