Search Header Logo
KERUANGAN DAN KONEKTIVITAS

KERUANGAN DAN KONEKTIVITAS

Assessment

Presentation

Social Studies

9th Grade

Practice Problem

Medium

Created by

Indonesia Quizizz

Used 41+ times

FREE Resource

8 Slides • 4 Questions

1

KERUANGAN DAN KONEKTIVITAS

Aspek Keruangan dan Aspek Konektivitas Antarruang dan Waktu.

Slide image

2

Pengertian Ruang dan Interaksi Antarruang.

Ruang adalah tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan oleh makhluk hidup untuk tinggal.

Ruang tidak hanya sebatas udara yang bersentuhan dengan permukaan bumi, tetapi juga lapisan atmosfer terbawah yang memengaruhi permukaan bumi.

Ruang juga mencakup perairan yang ada di permukaan bumi (laut, sungai, dan danau) dan di bawah permukaan bumi (air tanah) sampai kedalaman tertentu.

Ruang juga mencakup lapisan tanah dan batuan sampai pada lapisan tertentu yang menjadi sumber daya bagi kehidupan. Berbagai organisme atau makhluk hidup juga merupakan bagian dari ruang. Dengan demikian, batas ruang dapat diartikan sebagai tempat dan unsur-unsur lainnya yang mempengaruhi kehidupan di permukaan bumi.

Setiap ruang di permukaan bumi memiliki ciri khas tertentu yang berbeda antara suatu wilayah dan wilayah lainnya. Tidak ada satu lokasi pun yang karakteristiknya sama persis antara satu dan lainnya. Karateristik inilah yang kemudian menciptakan keterkaitan antarruang di permukaan bumi. Indonesia sebagai suatu wilayah di permukaan bumi juga memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan wilayah lainnya. Dengan adanya perbedaan karakteristik ruang di permukaan bumi, maka setiap ruang dapat memiliki keterkaitan dengan ruang lainnya.

3

Beberapa kondisi saling bergantung yang diperlukan untuk terjadinya interaksi keruangan.

  • Saling melengkapi (complementarity),

  • Kesempatan

    antara (intervening opportunity),

  • Keadaan dapat diserahkan/dipindahkan

    (transferability) .

4

1. Saling Melengkapi (complementarity atau Regional Complementary).

Kondisi saling melengkapi terjadi jika ada wilayah-wilayah yang berbeda komoditas yang dihasilkannya. Misalnya, wilayah A merupakan penghasil sayuran, sedangkan wilayah B merupakan penghasil ikan. Wilayah A membutuhkan ikan, sedangkan wilayah B membutuhkan sayuran. Jika masing-masing memiliki kelebihan (surplus), maka wilayah A melakukan interaksi dengan wilayah B melalui aktivitas perdagangan atau jual beli.

5

Gambar 1.1.

Saling melengkapi antarwilayah dengan sumber daya yang berbeda.

Slide image

6

2. Kesempatan Antara (Intervening Opportunity).

Kesempatan antara merupakan suatu lokasi yang menawarkan alternatif lebih baik sebagai tempat asal maupun tempat tujuan. Jika seseorang akan membeli suatu produk, maka ia akan memperhatikan faktor jarak dan biaya untuk memperoleh produk tersebut. Contohnya,

Wilayah A biasanya membeli ikan ke wilayah B, namun kemudian diketahui ada wilayah C yang juga penghasil ikan. Karena Wilayah C jaraknya lebih dekat dan ongkos transportasinya lebih murah, para pembeli ikan dari wilayah A akan beralih membeli ikan ke wilayah C. Akibatnya, interaksi antara wilayah A dengan B melemah.

7

Gambar 1.2.

Melemahnya interaksi karena adanya intervening oppurtunity.

Slide image

8

3. Kemudahan Transfer (Transfer Ability).

Pengangkutan barang atau juga orang memerlukan biaya. Biaya untuk terjadinya interaksi tersebut harus lebih rendah dibandingkan dengan keuntungan yang diperoleh. Jika biaya tersebut terlalu tinggi dibandingkan dengan keuntungannya, maka interaksi antar ruang tidak akan terjadi. Kemudahan transfer dan biaya yang diperlukan juga sangat tergantung pada ketersediaan infrastruktur (sarana dan prasarana) yang menghubungkan daerah asal dan tujuan. Jalan yang rusak dan sulit untuk dicapai akan mengurangi kemungkinan terjadinya interaksi karena biaya untuk mencapainya juga akan lebih mahal.

Sebagai contoh, seseorang akan menjual sayuran dari wilayah A ke wilayah B, namun jalan menuju wilayah B mengalami kerusakan, sehingga tidak bisa dilalui. Akibatnya, orang tersebut tidak jadi menjual sayuran ke wilayah B.

9

Multiple Choice

Seorang Ibu biasanya pergi belanja ke pasar A, kemudian ada pembangunan pasar B yang jaraknya lebih dekat, sehingga si ibu tadi beralih ke pasar B. Contoh kasus tersebut dikenal sebagai ....

1

dapat dipindahkan (transferiability)

2

keterhubungan (connectivity)

3

kesempatan antara (intervening opportunity)

4

saling melengkapi (complementary)

10

Multiple Choice

Wilayah A membutuhkan beras, sedangkan wilayah B membutuhkan ikan. Jika kedua wilayah tersebut memiliki kelebihan atau surplus maka wilayah A akan melakukan interaksi dengan wilayah B melalui aktivitas jual beli. Contoh di atas dikenal sebagai ....

1

regional complementary

2

connectivity

3

transveriability

4

intervening opportunity

11

Multiple Choice

Hampir setiap hari Tiara berbelanja di toko B. Sekarang ia beralih berbelanja di toko C. Hal ini karena harga barang yang dijual di toko C lebih murah dan jaraknya lebih dekat dari rumahnya. Contoh kasus yang dialami Tiara dikenal sebagai ....

1

connectivity

2

transveriability

3

intervening opportunity

4

complementary

12

Multiple Choice

Setiap ruang di permukaan bumi memiliki karakteristik masing-masing. Perbedaan karakteristik ini dalam memenuhi kebutuhan manusia mengakibatkan terjadinya hubungan dalam bidang ....

1

agama

2

budaya

3

politik

4

perdagangan

KERUANGAN DAN KONEKTIVITAS

Aspek Keruangan dan Aspek Konektivitas Antarruang dan Waktu.

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 12

SLIDE