

Kls IV Pelajaran V Puja Bakti - 2
Presentation
•
Religious Studies
•
4th Grade
•
Easy
Rukaman Rukaman
Used 3+ times
FREE Resource
13 Slides • 4 Questions
1
Kls IV Pelajaran V Puja Bakti - 2

2
Namo Sanghyang Adi Buddhaya
Namo Buddhaya
3
Doa Pembuka Belajar.
Terpujilah Tuhan Yang Maha Esa, Terpujilah Triratna
Dengan ini saya berdoa:
Semoga saya dapat belajar dengan baik dan benar, untuk menjadi anak yang pandai dan berbudi luhur.
Semoga semua makhluk hidup berbahagia.
Sadhu sadhu sadhu.
4
Duduk Hening
Ayo, kita duduk hening.
Duduklah dengan santai, mata terpejam, kita sadari napas, katakan dalam hati:
“Napas masuk ... aku tahu.”
“Napas keluar ... aku tahu.”
“Napas masuk ... aku tenang.”
“Napas keluar ... aku bahagia.
5
Macam-Macam Puja Bakti
Pertemuan 2
6
1. Kebaktian Umum
Kebaktian umum adalah kebaktian yang dilaksanakan secara bersama-samadi vihara, cetiya ataupun candi. Contoh kebaktian umum, yaitu kebaktian dewasa, usia lanjut (manula), kebaktian sekolah minggu dan kebaktian hari raya. Kebaktian umum dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
a. kebaktian yang dihadiri bhikkhu,
b. kebaktian yang tidak dihadiri oleh bhikkhu.
7
Open Ended
Ciri Kebaktian yang di hadiri Bhikkhu !
8
Open Ended
Ciri Kebaktian yang tidak di hadiri Bhikkhu !
9
Kebaktian Di sekolah
Kebaktian sekolah adalah kebaktian yang dilaksanakan sebelum dan sesudah pelajaran agama Buddha dilaksanakan. Dalam kebaktian ini, pembacaan doa tidak mengikat dan mengikuti kebiasaan di sekolah tersebut. Pada umumnya, sebelum pelajaran agama Buddha dimulai, siswa dan guru membacakan paritta
Namaskara Patha. Setelah pelajaran agama Buddha selesai, membacakan kembali Namaskara Patha atau Vihara Gita Namaskara. Tujuan kebaktian di sekolah agar para siswa lebih yakin terhadap kebenaran Dharma Buddha dan lebih memberi pengaruh batinnya agar lebih tenang dan konsentrasi dalam belajar. Hal yang perlu diperhatikan dalam kebaktian di sekolah adalah dengan mempersiapkan suasana tenang dan batin yang damai, pembacaan paritta lebih hikmat.
10
3. Kebaktian Pribadi
Kebaktian pribadi adalah kebaktian yang dilaksanakan oleh perorangan atau keluarga yang biasanya dilaksanakan di rumah. Akan tetapi, terdapat pula umat Buddha yang melaksanakan kebaktian pribadi di vihara ataupun cetiya.
11
Sikap hormat ketika puja bakti,
Sikap hormat ketika puja bakti, yaitu sebagai berikut.
a. Bersujud (namaskara); dengan lima titik menyentuh lantai
b. Beranjali; dengan merangkapkan kedua tangan di depan dada.
c. Berjalan (Pradaksina/padakkhina); dengan mengelilingi altar/candi searah jarum jam sebanyak tiga kali, tangan bersikap anjali dan tanpa menggunakan
alas kaki.
12
4. Sopan Santun di Vihara
Tata Krama yang ada di vihara contohnya adalah sebagai berikut.
1. Tata Krama Berpakaian:
a) Berpakaian rapi dan sopan
b) Melepaskan alas kaki, topi maupun jaket
c) Meletakkan alas kaki pada tempat yang disediakan
2. Tata Krama Pikiran:
a) Pikiran bersih saat memasuki halaman vihara
b) menjaga kesadaran agar pikiran tetap bersih dan suci
13
4. Sopan santun di Vihara
3. Tata Krama Ucapan:
a) Memberi salam dengan bersikap anjali kepada bhikkhu dan sesama umat Buddha
b) Bersikap ramah kepada siapa saja
c) Mengikuti puja bakti dengan tertib dan hikmat
d) Membaca doa dan paritta dengan tenang
4. Tata Krama Dalam Perbuatan:
a) Memasuki ruang puja bakti dengan bersikap anjali
b) Sebelum dan setelah meninggalkan ruang puja bakti, bersujud
(namaskara) di hadapan altar Buddha
c) Mendengarkan ceramah atau cerita dengan tenang
d) Bermeditasi dengan tenang dan serius
e) Bersikap sopan, tenang, tidak bercanda atau berisik, dan tidak lari-larian;
f) Menonaktifkan hand phone ketika puja bakti
g) Membuang sampah pada tempatnya
h) Tidak makan atau minum ketika di ruang puja bakti dan
i) Tidak menjulurkan kaki ke depan altar.
14
5. Tata Krama terhadap Bhikkhu/Bhikkhuni:
5. Tata Krama terhadap Bhikkhu/Bhikkhuni:
a) Menghormat dengan bersikap anjali memberi salam atau ber-namaskara
b) Dengan sopan memanggil bhikkhu dengan panggilan “bhante” dan
bhiksu dengan panggilan “Suhu” atau “Sefu”
c) Berhenti sejenak jika berpapasan dengan anggota Sangha
d) Bangun jika sedang duduk dan memberi tempat duduk yang baik
kepada anggota Sangha
e) Duduk di tempat yang tidak lebih tinggi dari bhikkhu/bhikkhuni
f) Jika bicara dengan anggota Sangha yang berbeda jenis, sebaiknya
dilakukan di tempat terbuka
15
Ayo belajar baca Dharmapada, kemudian renungkan artinya.
Bahum’pi ce sahitaṁ bhāsamāno
na takkaro hoti naro pamatto
Gopo’va gāvo gaṇayaṁ paresaṁ
Na bhāgavā sāmaññasa hoti
Artinya:
Biarpun seseorang banyak membaca kitab suci, tetapi tidak berbuat sesuai dengan ajaran, orang lengah itu sama seperti gembala sapi yang menghitung sapi milik orang lain; ia tak akan memperoleh manfaat kehidupan suci. (Dhammapada 19)
16
Open Ended
Tuliskan Pengalamanmu ketika berada di vihara !
17
Open Ended
Tuliska pengalamanmu ketika bertemu Bhikkhu atau Bhikkhuni, samanera atau samaneri!
Kls IV Pelajaran V Puja Bakti - 2

Show answer
Auto Play
Slide 1 / 17
SLIDE
Similar Resources on Wayground
11 questions
QS. Al-Hujurat ayat 13
Presentation
•
4th Grade
14 questions
PAI KELAS 4
Presentation
•
4th Grade
10 questions
PAI PB KELAS 4 SMT 2 BAB 1
Presentation
•
4th Grade
10 questions
nama-nama malaikat beserta tugasnya
Presentation
•
4th Grade
10 questions
Iman Kepada malaikat
Presentation
•
4th Grade
14 questions
Week 6 Sin Consequences
Presentation
•
4th Grade
12 questions
Kisah Nabi Musa alaihis salam
Presentation
•
4th Grade
11 questions
Pendidikan Agama Islam
Presentation
•
4th Grade
Popular Resources on Wayground
19 questions
Naming Polygons
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Prime Factorization
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
Fast food
Quiz
•
7th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
19 questions
Classifying Quadrilaterals
Quiz
•
3rd Grade