Search Header Logo
Cerita Pendek

Cerita Pendek

Assessment

Presentation

Education, Other

11th Grade

Hard

Created by

Rista Yuliyanti Rista

Used 2+ times

FREE Resource

7 Slides • 0 Questions

1

Cerita Pendek

Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas XI oleh Ibu Rista Yuliyanti, S,Pd.

Slide image

2

STRUKTUR CERPEN

Berikut ini adalah beberapa bagian struktur dari cerpen, antara lain sebagai berikut ini:

1.  Abstrak biasanya terdapat pada bagian awal yang berisi rangkuman singkat tentang penggambaran awal dari cerita yang akan terjadi dalam cerpen tersebut.

2.  Orientasi biasanya berhubungan dengan rentang waktu kejadian, suasana yang berlangsung dan tempat yang dipakai.

3.  Komplikasi yaitu berkaitan dengan hubungan sebab serta akibat dari suatu kejadian yang terjadi.

4.  Evolusi biasanya berhubungan dengan pengarahan permasalahan yang akan menjadi semakin memanas.

5.  Resolusi biasanya berhubungan dengan penggambaran permasalahan yang sedang terjadi.

6.  Koda biasanya berhubungan dengan suatu hikmah atau nilai yang dapat di petik oleh para pembaca.

3

UNSUR INTRINSIK CERPEN

1.  Memiliki tema, suatu cerpen memiliki inti/hal pokok yang akan diceritakan dalam sebuah cerita.

2.  Alur atau plot ini harus jelas karena merupakan jalan dari sebuah cerita. Alur ini terdiri dari 3 jenisnya, yakni alur maju, alur mundur serta alur campuran.

3.  Setting, yang dimaksud disini adalah bagian penjelasan mengenai waktu, tempat dan juga suasana yang terjadi.

4.  Tokoh, yaitu sosok yang diceritakan dalam sebuah karangan. Tokoh ada beberapa jenis, yaitu tokoh baik, tokoh jahat serta tokoh netral.

5.  Penokohan yang dimaksud disini adalah suatu bentuk penggambaran tokoh beserta dengan sifat–sifat yang dimiliki. Dalam penokohan ini terdapat dua cara dalam menentukan penokohan, yaitu melalui metode analitik serta metode dramatik. Metode analitik merupakan suatu metode penokohan yang dijelaskan secara langsung. Misalnya dia adalah anak yang pemberani, rajin serta pandai. Metode dramatik yaitu suatu metode penokohan yang dijelaskan secara tak langsung. Pemaparannya dapat dilakukan lewat penggambaran kebiasaan atau cara berpakaian.

4

Lanjutan

6.  Sudut pandang, adalah suatu perspektif yang dipakai oleh si pembuat cerita pendek. Sudut pandang ini ada 4 jenisnya, diantaranya sebagai berikut ini:

o   Sudut pandang orang pertama (biasanya memakai istilah “Aku”). Misalnya, hari minggu aku pergi ke supermarket, membeli beberapa bahan masakan untuk ibu di rumah dalam rangka menyambut hari ulang tahun sahabat spesialku yaitu Ani.

o   Sudut pandang orang pertama pelaku sampingan (maksudnya adalah tokoh yang bernama aku bukanlah pemeran utama, namun sebagai seorang yang ada tetapi tak begitu di fokuskan). Contohnya Lusa aku serta teman–teman berangkat study tour ke beberapa kota yang terdapat di Indonesia. Kami semua sangat senang dapat meluangkan waktu bersama. Tetapi aku dan satu temanku mengalami kecapean sehingga kami jatuh sakit. Temanku yang bernama Ratih ternyata mengalami anemia sehingga ia mengalami pusing serta mual lebih parah dari aku.

o   Sudut pandang orang ketiga serbatahu (pengarang cerita biasanya menceritakan tokoh bernama dia dengan sangat detail sekali). Misalnya, dia merupakan salah seorang anak orang kaya yang terdapat di indonesia, orang tuanya terkenal di seluruh jagat raya ini. Banyak sekali yang pengen jadi teman dekatnya di sekolah. Tetapi ia terlalu sombong dan suka memilih–milih teman.

o   Sudut pandang orang ketiga pengamat (maksudnya disini adalah pengarang cerita hanya menjelaskan apa yang dilakukan, apa yang dialami, apa yang dipikirkan oleh tokoh dia serta terbatas hanya fokus pada satu orang saja). Misalnya, aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi padanya, ia beberapa akhir ini memang terlihat murung dan selalu bersedih. Memang kemarin terdengar berita bahwa kucing kesayangannya mati. Kucing yang ia pelihara sejak usia masih di bangku sekolah dasar.


5

LANJUTAN

7.  Amanat biasanya merupakan pesan atau nilai atau juga hikmah yang dapat diambil serta di petik oleh para pembaca setelah membaca karangan cerita tersebut

6

CONTOH CERPEN

Wirausaha


Yola merupakan mahasiswi lulusan pertanian yg memilih berwirausaha daripada bekerja kantoran. Uniknya, yang ia jual adalah produk olahannya sendiri yang ia racik dari penelitian yang ia lakukan di kampus, yaitu sambal dengan campuran rumput laut yang ekonomis serta sehat.

Awalnya ia menjualnya di kalangan teman kuliahnya sampai dosen serta staf kampus. Selain harganya yg relatif terjangkau sesuai dengan keuangan mahasiswa, ternyata produknya juga menyehatkan.

“Yol, apa sih yang bikin kamu lebih suka berwirausaha? Padahal kamu itu masuk dalam jajaran mahasiswa berprestasi loh. Kamu dapat masuk perusahaan manapun dengan gampang bahkan tanpa tes. Apalagi produk sambalmu itu kamu jual dengan harga yang murah, gimana kamu bisa dapat untung?” Tanya salah seorang temannya yang penasaran.

“Iya emang aku bisa aja menjual produkku ini dengan harga yang tinggi jika aku mau. Pasti juga laku dan untung. Apalagi bagi orang yang ngerti kesehatan. Aku juga bisa aja kerja di perusahaan bonafit dengan gaji yang besar. Tetapi mohon maaf ya teman-teman, aku kuliah tinggi- tinggi bukan untuk uang atau balik modal dari seluruh biaya yang aku udah keluarin. Tetapi aku bahagia jika pekerjaanku dapat bermanfaat untuk orang lain baik dari segi biaya serta kesehatan mereka.” Jelas Yola.

Mendengar penjelasan Yola, temannya seketika langsung terdiam



https://brainly.co.id/tugas/8505867

7

LATIHAN

Tentukan unsur intrinsik dalam cerpen tersebut!


1. Tema

2. Latar tempat, waktu, suasana

3. Gaya bahasa

4. Sudut Pandang

5. Tokoh dan Penokohan

6. Alur

7. Amanat


Cerita Pendek

Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas XI oleh Ibu Rista Yuliyanti, S,Pd.

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 7

SLIDE