Search Header Logo
Teks Cerpen

Teks Cerpen

Assessment

Presentation

Other

9th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Fitria Rahmawati

Used 5+ times

FREE Resource

19 Slides • 4 Questions

1

Teks Cerpen

Kelas IX Ganjil

Slide image

2

Multiple Choice

Apa yang bisa dilakukannya setelah semua pintu kantor tertutup baginya? Tak ada lagi sisa pekerjaan. Kantor tak membutuhkan seorang laki-laki kurus, apatis, dan lamban seperti dia. Kantor tak membutuhkan otak yang menolak dan menilai sebuah tugas. Tidak. Pintu-pintu kantor terbuka bagi mereka yang muda, gesit, dan tidak banyak tanya kecuali billing yang akan diterima kantor. Mereka bicara hanya soal insentif.

Tokoh Aku memiliki karakter berikut, kecuali ....

1

penganggur

2

laki-laki kurus

3

apatis

4

tangkas

3

Multiple Choice

(1) Ibu jengkel dan marah karena menunggu ayah tak kunjung pulang. (2) Kemarahan memuncak setelah teringat Murni, anak Pak Murad yang pernah menipu ayah. (3) Karena memuncaknya panas hati, ibu tidak melihat ayah yang telah bersandar dalam keadaan lesu, pakaian lusuh dengan bekas-bekas darah pada muka dan tangannya. (4) Setelah mendapat keterangan bahwa ayah terseret banjir dan berbaring berhari-hari di rumah penolongnya, barulah berkurang rasa marah ibu dan beliau merasa bersyukur karena ayah selamat sampai di rumah.

Bukti bahwa penggalan cerita tersebut berlatar di rumah terdapat pada kalimat nomor ....

1

(1) dan (2)

2

(1) dan (4)

3

(2) dan (3)

4

(2) dan (4)

4

Multiple Choice

“Ibu...Ibu kritis, Mas,” tangis Surti meledak(1). Aku membiarkan tangisnya mereda(2). Aku bergumul dengan perasaanku sendiri(3). Ibu kritis dan aku tak di sampingnya(4). Anak macam apa aku ini(5). Seharusnya aku tahu akan terjadi sesuatu pada diri Ibu dan Surti(6). Bukankah cicak itu...cicak yang kemarin telah menjatuhiku?(7) Cicak itu telah memberitahu padaku(8). Bodohnya aku tak menyadarinya(9).

Bukti watak tokoh aku “percaya tahayul” terdapat pada kalimat nomor ....

1

(1) dan (2)

2

(3) dan (4)

3

(5) dan (6)

4

(7) dan (8)

5

Multiple Choice

Wulan heran, mengapa lelaki itu begitu baik mau membayarkan ongkos busnya. Padahal Wulan tak mengenalnya sama sekali. “Astaga, jangan-jangan ....” melintas pikiran buruk di benaknya. “Jangan-jangan lelaki itu mau menculikku, dia membayariku supaya aku tidak curiga kepadanya. Jantung Wulan kembali berdegub kencang. Baru saja kemarin, ia membaca koran tentang penculikan anak-anak. Seingat Wulan, lelaki itu tadi juga naik dari sekolahnya.

Amanat penggalan cerita anak tersebut adalah ....

1

Kita harus mencurigai seseorang.

2

Kita harus selalu waspada di setiap kesempatan.

3

Kita tidak bisa membedakan orang baik dan jahat.

4

Kita harus berbuat baik kepada siapa saja.

6

Slide image

7

Slide image

8

Slide image

9

Slide image

10

Slide image

11

Slide image

12

Slide image

13

Slide image

14

Slide image

15

Slide image

16

Slide image

17

Slide image

18

Slide image

19

Slide image

20

Slide image

21

Slide image

22

Slide image

23

Slide image

Teks Cerpen

Kelas IX Ganjil

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 23

SLIDE