Search Header Logo
Kaidah Bahasa

Kaidah Bahasa

Assessment

Presentation

Professional Development

Professional Development

Practice Problem

Hard

Created by

eric dahana

Used 5+ times

FREE Resource

6 Slides • 5 Questions

1

Kaidah-kaidah Bahasa

Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI)

Slide image

2

Huruf Kapital

  • Huruf pertama awal kalimat.

    Contoh: Ibu pergi ke pasar.

  • Tidak dipakai sebagai huruf pertama nama orang yang merupakan jenis atau satuan ukuran.

    Contoh: 50 ampere, 25 watt.

  • Tidak dipakai untuk menuliskan huruf pertama kata yang bermakna 'anak dari', seperti binbintiboru, dan van, atau huruf pertama kata tugas.

    Contoh: Rudi bin Atang, Gio van Mrongos.

3

Huruf Kapital

  • dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat.

    Contoh: Wakil Presiden Adam Malik, Guru Besar Fakultas Hukum Profesor Soetopo .

  • dipakai sebagai huruf pertama nama geografi, kecuali bukan nama diri (proper name).

    Contoh: Bukit Barisan, Terusan Suez.

  • Huruf pertama nama diri geografi yang dipakai sebagai nama jenis (common name) tidak ditulis dengan huruf kapital.

    Contoh: jeruk bali, terung belanda.

4

Multiple Choice

Mana ragam penggunaan huruf kapital yang benar?

1

Sungai Gangga, bika ambon, film Korea

2

sungai Gangga, bika Ambon, film Korea

3

Sungai Gangga, Bika Ambon, Film Korea

4

Sungai Gangga, bika Ambon, film korea

5

Huruf Miring

  • Dipakai untuk menuliskan judul buku, nama majalah, atau nama surat kabar yang dikutip dalam tulisan, termasuk dalam daftar pustaka.

    Contoh: Saya sudah membaca buku Salah Asuhan karangan Abdoel Moeis.

  • Dipakai untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, kata, atau kelompok kata dalam kalimat.

    Contoh: Buatlah kalimat dengan menggunakan ungkapan lepas tangan.

  • Dipakai untuk menuliskan kata atau ungkapan dalam bahasa daerah atau bahasa asing.

    Contoh: Ungkapan bhinneka tunggal ika dijadikan semboyan negara Indonesia.

6

Multiple Choice

Penulisan huruf miring mana yang kurang tepat?

1

Dalam bab ini tidak dibahas pemakaian tanda baca.

2

World Health Organization adalah salah satu lembaga di PBB.

3

Nama ilmiah buah manggis ialah Garcinia mangostana.

4

Pusat Bahasa. 2011. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Edisi Keempat (Cetakan Kedua). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

7

Frasa vs Kata Majemuk

  • Frasa merupakan gabungan dua kata (morfem) yang membentuk kata baru, terdiri atas kata yang diterangkan/inti (D) dan kata yang menerangkan/penjelasan (M). Penulisan frasa dipisah.

    Contoh: Orang (D) tua (M) adalah orang yang lebih/sudah tua atau yang dituakan.

  • Kata majemuk (kompositum) adalah gabungan dua kata yang membentuk makna baru, tetapi kedua kata tersebut sejajar (tidak terdiri dari inti dan penjelasan) dan bahkan tiap morfemnya bisa jauh berbeda.

    Contoh: kacamata, dukacita.

8

Multiple Choice

Mana penulisan yang benar?

1

gempabumi, suka cita, sapu tangan

2

gempa bumi, sukacita, sapu tangan

3

gempa bumi, suka cita, sapu tangan

4

gempa bumi, sukacita, saputangan

9

Bentuk Terikat dan "Tetapi" vs "Namun"

  • Bentuk terikat ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya. Bila diikuti oleh kata yang berhuruf awal kapital atau singkatan yang berupa huruf kapital dirangkaikan dengan tanda hubung (-).

    Contoh: tunarungu, pascamelahirkan, non-Indonesia, pro-Barat.

  • Tetapi adalah konjungsi intrakalimat untuk menyambungkan dua unsur setara di dalam suatu kalimat yang diletakkan di tengah kalimat dan didahului oleh koma.

    Namun adalah konjungsi antarkalimat untuk menyambungkan dengan kalimat sebelumnya. Ia diletakkan di awal kalimat dan diikuti oleh koma.

10

Multiple Choice

Mana ragam penulisan bentuk terikat yang tepat?

1

antar pulau, kontraproduktif, anti-PKI

2

antarpulau, kontraproduktif, anti-PKI

3

antar pulau, kontra produktif, antiPKI

4

antarpulau, kontra-produktif, anti-PKI

11

Multiple Select

Mana ragam penulisan konjungsi yang benar?

1

Dia sudah makan, namun masih lapar.

2

Aku sangat mencintainya. Tetapi, cinta tak harus memiliki.

3

Kasus COVID19 sedang meningkat drastis. Namun, masih banyak masyarakat yang tak acuh.

4

Aku sudah memberitahu dia agar mengenakan masker, tetapi dia tetap saja abai.

Kaidah-kaidah Bahasa

Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI)

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 11

SLIDE