Search Header Logo
TEKS ANEKDOT

TEKS ANEKDOT

Assessment

Presentation

World Languages, Education

10th Grade

Hard

Created by

Rosiana Febrianti

Used 3+ times

FREE Resource

11 Slides • 6 Questions

1

TEKS ANEKDOT

Rosiana Febriyanti, S.Pd.

Slide image

2

3

STRUKTUR ANEKDOT

  • Abstrak: Pendahuluan/bagian pembuka.

  • Orientasi: Awal suatu kejadian (saat cerita mulai bergulir).

  • Krisis: Puncak cerita. Biasanya berisi konflik/masalah yang terjadi kepada karakter.

  • Reaksi: Hal yang dilakukan karakter setelah mengalami krisis.

  • Koda: Bagian penutup yang berisi amanat/kritik.

4

Slide image

5

Slide image

6

Slide image

7

Slide image

8

Slide image

9

Slide image

10

Slide image

11

Slide image

12

Multiple Choice

Berikut ini contoh kalimat penggunaan konjungsi waktu ....

1

kemarin saya pergi ke rumah nenek

2

setahun yang lalu, ayahku memberikan hadiah 10 novel

3

saya berencana untuk liburan ke Korea. Setelah itu, saya akan berlibur ke Jepang

4

Nina dan Aini menyampaikan infornasi tentang ujian matematika

5

karena kehujanan, Sami sakit

13

Multiple Choice

....

(1) Bulan Oktober kemarin, Hendrik warga Jakarta berlibur ke negara Singapura. (2) Namun, ia tak tahu akan adanya aturan membuang sampah akan didenda. (3) Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku. (4) Setelah itu, ia tanpa sengaja membuang puntung rokoknya.

....


Berdasarkan kutipan di atas, kalimat yang memiliki konjungsi waktu ada pada nomor ....

1

1

2

2

3

3

4

4

14

Multiple Choice

Bacalah paragraf berikut ini!

Setiap tahun, masyarakat mengadakan pesta rakyat di alun-alun. Mereka berduyun-duyun datang ikut memeriahkan pesta. Dari kalangan anak-anak sampai orang tua, dari orang miskin sampai orang kaya, dari rakyat hingga pejabat ikut pesta. Masyarakat banyak yang memanfaatkan peristiwa ini. Mbah Suket juga memanfaatkan peristiwa ini dengan meminta-minta.

(1) Mbah Suket: Sedekah, den!

Remaja: (mengeluarkan uang seribu dan menyerahkannya) Doakan, ya, mbah ... semoga lancar jodoh.

(2) Mbah Suket: Amin, nak.

Remaja itu pun berlalu

Mbah suket: Sedekah, den!

Seseorang: (memandang dengn jijik) sudi amat

(3) Mbah Suket: "Oalah, orang kok kaya gitu. Apa to pekerjaanmu?"

Seseorang: "Pejabat."

(4) Mbah suket: "Pantas!"

(5) Pejabat menendang mbah suket, tapi untungnya mbah suket bisa menghindar dari tendangannya. Orang itu pergi meninggalkan Mbah Suket.

Kalimat yang tidak terdapat reaksi adalah.…

1

1

2

2

3

3

4

4

5

5

15

Multiple Choice

Bacalah teks di bawah ini!

1. Pelajaran moral berlangsung.

2. Siswa mendengarkan ceramah guru dengan tenang.

3. Guru: setiap manusia pasti menjadi pemimpin. Paling tidak dia memimpin dirinya sendiri.

Agung menimpali pernyataan gurunya.

4. Agung: tidak hanya itu saja, pak. Setiap manusia pasti jadi CAMAT

Guru: apa itu?

Agung: Calon Mati.

5. Para siswa tertawa, geli dan guru pun tersenyum

Bagian orientasi adalah….

1

1

2

2

3

3

4

3

5

5

16

Multiple Choice

Bacalah teks berikut ini!


Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.

Kalimat yang menunjukkan krisis adalah…

1

Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas

2

“Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya.

3

Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto.

4

”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”

5

Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.

17

Multiple Choice

Bacalah teks di bawah ini dengan cermat!

Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai. “Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”.Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam. Kapalnya selamat setelah dia membuang semua muatannya dengan bersusah payah .kejadiaan tersebut mengingatkan padanya kalau dia seorang ‘pelaut ulung’. Badailah yang membuatnya ulung. Pikirannya kembali kepada keluarganya.“Bagaimana kalau istri dan anakku yang kubuang? Apakah saya akan memperoleh ketenangan dan merasakan kebahagiaan?” ujar si pelaut. Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.

Kalimat yang menunjukkan abstraksi adalah…

1

Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai

2

“Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”

3

Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam.

4

Badailah yang membuatnya ulung

5

Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.

TEKS ANEKDOT

Rosiana Febriyanti, S.Pd.

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 17

SLIDE