Search Header Logo
5. MENGEMBANGKAN IDE POKOK

5. MENGEMBANGKAN IDE POKOK

Assessment

Presentation

Other

10th Grade

Hard

Created by

upi_97 novis

FREE Resource

8 Slides • 0 Questions

1

5. MENGEMBANGKAN POKOK PIKIRAN

Slide image

2

Paragraf adalah gabungan beberapa kalimat yang saling berhubungan dan menghasilkan suatu tema tertentu. Umumnya, paragraf terdiri dari empat hingga sepuluh kalimat, tergantung pengembangan gagasan yang diinginkan penulisnya.

3

A.     UNSUR-UNSUR PARAGRAF

Unsur paragraf merupakan unsur-unsur pembangun di dalam paragraf. Unsur pembangun paragraf berfungsi membentuk kalimat agar menjadi paragraf yang baik. Misalnya nih, kalimat utama tanpa kalimat penjelas tidak akan membentuk paragraf yang sempurna.

4

1.      Topik atau Gagasan Utama 

Topik atau gagasan utama merupakan ide utama yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca. Intinya, gagasan utama “layaknya jiwa” yang menghidupkan sebuah paragraf agar menarik di mata pembaca

5

2. Kalimat Utama

Unsur pembangun yang kedua adalah kalimat utama. Kalimat utama berisi gagasan utama yang diletakkan secara tersurat pada awal atau akhir paragraf. Namun, kalimat utama dapat juga ditemukan pada awal dan akhir paragraf. Kalimat utama bersifat umum dan akan dikembangkan oleh kalimat-kalimat pendukung lainnya. 

6

3. Kalimat Penjelas atau Kalimat Pendukung

Selanjutnya, kalimat penjelas atau pendukung. Seperti yang disebutkan di atas, kalimat pendukung berfungsi untuk mengembangkan dan memperkuat gagasan yang disampaikan pada kalimat utama. Kalimat penjelas bisa berupa data pelengkap seperti opini, fakta, atau data yang valid. Gini nih, contohnya:

“Gunung Merapi yang terletak di wilayah Magelang, Jawa Timur merupakan gunung aktif di Indonesia. Sewaktu-waktu, gunung merapi ini bisa meletus. Letusan Merapi yang paling hebat tercatat pada tahun 2010 yang memakan sekitar 330 korban jiwa.”

7

4. Konjungsi / kata penghubung

Unsur yang berikutnya adalah konjungsi. Apa sih konjungsi itu? Singkatnya, konjungsi adalah kata sambung atau kata penghubung. Konjungsi dalam bahasa Indonesia ada dua jenis, yaitu konjungsi intrakalimat dan konjungsi antarkalimat.

Konjungsi intrakalimat adalah kata sambung yang berfungsi menghubungkan kata dengan kata, frasa dengan frasa, serta klausa dengan klausa dalam satu kalimat. Misalnya, “dan”, “sehingga”, “agar”, “sebelum”, dan lain-lain.


8


Contohnya: Kami menyiapkan jaket dan kaus kaki sebelum pergi ke Malang.

Berbeda dengan konjungsi intrakalimat, konjungsi antarkalimat adalah kata sambung yang menghubungkan antarkalimat dalam satu paragraf. Misalnya, “Jadi”, “Oleh karena itu”, “Namun”.

Contohnya: “Hari ini Kota Malang diguyur hujan deras. Oleh karena itu, kita harus membawa payung di tas saat sedang ke luar rumah.”

5. MENGEMBANGKAN POKOK PIKIRAN

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 8

SLIDE