Search Header Logo
Ekonomi Liberal Masa Kolonialisme Belanda 1870-1900

Ekonomi Liberal Masa Kolonialisme Belanda 1870-1900

Assessment

Presentation

History

11th Grade

Hard

Created by

Hasanudin Hasanudin

Used 2+ times

FREE Resource

16 Slides • 0 Questions

1

Ekonomi Liberal Masa Kolonialisme Belanda 1870-1900

by H. Hasanudin SMA Al-Azhar BSD

2

Time Line Ekonomi Liberal

  • A.Latar belakang

  • ​B.Landasan /Asas

  • ​C.Penerapan

  • ​D.Ponali Sanctie

  • ​E.Perkembangan Ekonomi Liberal

  • ​F.Dampak

media

3

A.Latar Belakang

​1.Berkembangnya paham liberalisme

​2.Kemenangan Partai Liberal dalam Parlemen Belanda

​​3.Adanya traktat Sumatera 1817 isinya:

a.Kebebasan Belanda memperluas wilayahnya di Aceh

​​ b.Ingris meminta Belanda menerapkan ekonomi liberal di

Hindia Belanda

4

B.Landasan /Asas

1.Peraturan tentang pembendaharaan

Negara HIndia-Belanda (Indische

Comptabilitetit Wet ( 1867 )

2.Undang- Undang Agraria (Agrarische

Wet) ( 1870 )

3.Undang- Undang Gula (Suiker Wet)

4.Agrarische Besluit yang mengatur

lebih rinci tentang agraria (1870 )

media

5

​1.Isi Peraturan Pembendaharaan Negara Hindia-Belanda (Indische Comptabilitetit Wet ( 1867 )

.Hindia Belanda dalam menentukan anggaran belanja Hindia Belanda harus ditetapkan dengan undang-undang yang disetujui oleh Parlemen Belanda

6

2. UU Agraria (1870)

a.Tanah Indonesia dibedakan menjadi dua macam: yaitu : tanah rakyat dan

tanah pemerintah

b.Tanah rakyat dibedakan atas: tanah milik yang sifatnya bebas dan tanah

untuk keperluan penduduk desa yang sifatnya bebas

​​ ​c.Tanah pemerintah adalah tanah yang bukan milik rakyat, yang dapat dijual

atau disewakan untuk dijadikan perkebunan

7

Aturan Tanah Pemerintah

Pasal 1 ( Gubernur jenderal tidak boleh menjual tanah)

Pasal 2 (Gubernur jenderal boleh menyewakan tanah )

​​​Pasal 3(Dengan peraturan undang-undang akan diberikan tanah-tanah dengan hak erfpacht yaitu hak pengusaha untuk dapat menyewatanah dari gubernemen paling lama 75 tahun dan seterusnya)

8

3. UU Gula (Suiker Wet)

a.Perusahaan-perusahaan gula milik

pemerintah akan dihapus secara

bertahap

​b.Pada tahun 1891 semua

perusahaan gula milik pemerintah

harus sudah diambil alih oleh

swasta.

​c.Sewa hanya dapat dilakukan

antara satu sampai dua tahun

media

9

​Lanjutan UU Gula (Suiker Wet )

​d.Uang sewa sebesar hasil dari satu kali panen petani,

kalau tanah itu dikerjakan oleh petani.

​e.Investor asing wajib mengadakan perjanjian langsung

atau kontrak dengan petani

10

​3. Agrarische Besluit (1870)

Ditetapkan oleh Raja Belanda dan mengatur hal-hal yang lebih rinci, khususnya tentang hak kepemilikan tanah dan jenis-jenis hak penyewaan tanah oleh pihak swasta

media

11

​C.Penerapan Ekonomi Liberal

1.Sejak tahun 1870 di Indonesia diterapkan Imperialisme Modern

​2.Sejak tahun tersebut di Indonesia telah

diterapkan Opendeur Politiek

​3.Disamping modal swasta Belanda sendiri, modal

swasta asing lain juga masuk ke Indonesia, seperti

modal dari Inggris, Amerika, Jepang dan Belgia

​4.Modal-modal swasta asing tersebut tertanam pada

sektor-sektor pertanian dan pertambangan, seperti

karet, teh, kopi, tembakau, tebu, timah dan minyak.

Sehingga perkebunan-perkebunan dibangun secara

luas dan meningkat pesat..

media

12

Invetasi Asing Perkebunan  

a.Perkebunan teh di Jawa Barat dan Sumatra utara

b.Perkebunan tembakau di Deli, Sumatra Utara

​c.Perkebunan kelapa sawit di Sumatra Utara

d.Perkebunan karet di Sumatra Timur

e.Perkebunan Kina Jawa barata

13

​D.Koeli Ordonantie ( Undang-Undang Buruh )

1.Dalam peraturan ini setiap hubungan kerja harus di lakukan dengan

kontrak tertulis dan kontrak kerja serta kontrak itu tidak dapat diakhiri

oleh sang kuli.

​2.Bila kuli berusaha melarikan diri dari tempat kerja mereka akan

dikenakan hukuman yang dikenal sebagai Poenale Sanctie

3.Poenale Sanctie, yaitu sanksi hukuman yang diberikan apabila kuli lalai

atau melanggar kontrak. Hukuman bisa berupa denda, hukuman atau

penjara oleh majikannya.

14

E.Perkembangan Ekonomi Liberal

a.​Usaha – usaha perkebunan swasta ini mengalami perkembangan yang sangat pesat

antara tahun 1870 –1885

​​b.Ditunjang dengan adanya pemakaian mesin – mesin pengolahan yang modern serta

pembukaan Terusan Suez

c.Untuk melancarkan perkembangan produksi tanaman ekspor tersebut, maka

pemerintah hindia – Belanda ekspor tersebut, maka pemerintah hindia – Belanda

membangun sarana – sarana penunjang seperti: waduk, saluran irigasi, jalan raya,

jalan kereta api, dan dermaga pelabuhan dengan sistem kerja rodi waduk, saluran

irigasi, jalan raya, jalan kereta api, dan dermaga pelabuhan dengan sistem kerja rodi

15

​E.Dampak Sistem Ekonomi Liberal

Dampak Positif Bagi pihak SWasta dan Belanda

​a.Keuntungan yang sangat besar kepada swasta dan pemerintah

Hindia Belanda

​b.Hasil-hasil produksi perkebunan dan pertambangan mengalir

ke negeri Belanda

​​c..Negeri Belanda menjadi pusat perdagangan hasi negeri

jajahannya

16

Dampak Bagi Bangsa Indonesia

​1•Kemerosotan tingkat kesejahteraan penduduk.

​2•Adanya krisis perkebunan

​3•Menurunnya konsumsi bahan makanan sementara

​4•pertumbuhan penduduk di Jawa pesat

​5•Menurunnya usaha kerajinan rakyat bersaing dengan barang

impor dari Eropa

Ekonomi Liberal Masa Kolonialisme Belanda 1870-1900

by H. Hasanudin SMA Al-Azhar BSD

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 16

SLIDE